You are on page 1of 20

1

Pengantar Ilmu Politik

A. Pengertian Politik, Ilmu Politik dan Konsep Ilmu Politik Politik berasal dari bahasa yunani polites berarti warga negara kemudian berkembang menjadi Politikos yang berarti kewarganegaraan, dan Politike yang berarti kemahiran politik. Adapun konsep-konsep dalam ilmu politik senantiasa berkutat dalam masalah: a. Kekuasaan – sumber kekuasaan – pengaruh – pembuat dan pelaksanan kebijakan b. Kewenangan – kekuasaan berdasarkan legitimasi c. Konflik dan konsensus d. Pengambilan keputusan dan cara mendistribusikan kekuasaan B. Lingkup dan pengertian Politik Sebagai ilmu, politik mempunyai lingkup yang meliputi berbagai aspek. Berikut pendapat para ahli tentang ruang lingkup dan pengertian ilmu politik: - Gambte: politik merupakan kumpulan dari satu wilayah kehidupan sosial seperti jender, ras, dan kelas sosial, sehingga politik diartikan sebagai aspek dari keseluruhan kehidupan sosial, dan tidak hanya terpusat pada lembaga-lembaga pemerintah.

2

- Lefwich Politik tidak terlepas dari kehidupan dan aktivitas publik. Politik menyangkut keseluruhan aktivitas dan kerjasama dan konflik di dalam atau antar masyarakat. - Deliar Noer Politik adalah segala aktivitas atau sikap yang berhubungan dengan kekuasaan dan yang dimaksud untuk mempengaruhi dengan jalan mengubah atau mempertahankan suatu bentuk susunan masyarakat. C. Sejarah Perkembangan politik Mengkaji tentang sejarah ilmu politik bisa dilihat dari dua pandangan yaitu pembahasan secara luas atau secara sempit. Secara luas berarti ilmu politik telah ada sejak zaman dahulu berupa pembahasan dalam bukubuku tertentu yang telah dikarang masa lampau, sedangkan secara sempit berarti ilmu politik dilihat dari aspek sistematisasinya sebagai ilmu dan pengakuannya dari aspek akademis. Sejarah secara luas. Ilmu politik telah ada sejak zaman dahulu, ini bisa dilihat dari karya-karya berikut; a. Yunani tahun 450 SM terdapat buku karya Herodatus, Plato dan Aristoteles. b. India tahun 500 SM terdapat kitab Dharmasastra dan arthasastra. c. Cina tahun 500 SM terdapat tokoh Confucius dan Kung Fu Tzu d. Arab abad 11 M terdapat karya al-Marwardi berjudul al-Ahkam asSulthaniyyah e. Indonesia abad 13 M terdapat kitab Negarakertagama dan Babad Tanah Jawi.

organisasi. Lembaga Politik (Undang-Undang. hukum) Pada zaman Yunani Kuno para pemikir yang terkenal antara lain: .Socrates (469-399 SM) .Unesco lembaga dibasah PBB tahun 1948 melahirkan buku Contemporary Political Science Dalam Buku Contemporary Political Science ini terdapat 4 bidang ilmu politik. pemerintah) 3. Austria dan Prancis telah muncul pembahasan tentang politik namun masih kental dipengaruhi hukum dan negara. Partai 4.Masih di AS tahun 1904 lahir American Political Science Assosiation (APSA) .Di AS tahun 1858 diangkat Francis Lieber sebagai guru besar Sejarah dan Ilmu politik di columbia College.Abad 18 dan 19 di Jerman.3 Sejarah secara sempit . .Di Inggris Ilmu politik dipengaruhi oleh filsafat moral dan sejarah .Di Paris Prancis tahun 1870 lahir Ecole libredes Scienies . yaitu: 1.Di Inggris tahun 1895 muncul lembaga London School of Economic and Political Science . Teori Politik 2. Hubungan Internasional (politik internasional. .

4 Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas masalah Public good (kebaikan bersama) yakni struktur ideal serta tentang keadilan. dasar. Pendekatan Developmentalis. Pendekatan kenajemukan (pluralism) 4. Eropa Daratan Anglo Saxon Indonesia . fokus. Perkembangan ilmu politik diberbagai Negara berbeda-beda tahapnya. dan empiris.Aristoteles (384 .Plato (429-347 SM) Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas tentang siapa yang memerintah dan kedudukan individu dalam lingkup kekuasaan yang dipegang. obyektif. Muncul pendekatan-pendekatan yg berkembang. Pendekatan Kelembagan / institusional 2. .322 SM) Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas tentang asal dan tujuan terbentuknya negara. berikut adalah contoh perkembangan ilmu politik diberbagai Negara termasuk Indonesia. David E Apter Menyatakan beberapa pendekatan yang berkembang: 1. dan ruang lingkup mengembangkan hukum-hukum ilmiah. Pendekatan stuktural 5. Pendekatan tingkah laku (behaviouralism) 3. . sistematis. Perkembangan sebagai ilmu pada akhir abad 19 mulai berkembang sebagai cabang ilmu social memiliki : rangka.

hubungan antar negara dengan warga negara dengan negara lain. Belanda 1596 eropa selain Inggris 2. 3. 1960 3. Anglo Saxon D. - Aspek Kajian Tingkah laku Empiris Sosiopsikologis Luas Kecenderungan Aktual Fenomenal Kotemporer Sifat Ilmu Murni Bebas nilai 2. Aspek Kajian Kelembagaan Filosofis Historis Yuridis Formal Sempit Kecenderungan Klasik Tradisional Sifat Ilmu Terapan Bernilai amerika pengaruhnya 2. Negara-negara dan 1. Fokus obyek kajian Ilmu Politik . tujuan-tujuan negara dan lembagalembaga negara yang akan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut.Harold Laswll dan Abraham Kaplan: Ilmu Politik mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasan .5 1. 3.Roger F Soltau: Ilmu Politik mempelajari negara. 1970 4. Negara-negara 1. . 4. 4.

Kewajiban dalam mencapai kebutuhan tersebut Ilmu politik secara teoritis terbagi kepada dua yaitu : . Ilmu Politik mempelajari pengambilan keputusan kolektef dan atau pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat.Kemungkinan dan kebutuhan untuk cara tersebut . proses terbentuknya maupun akibat-akibatnya. Teori politik ini terdiri dari : . kapan dan Bagaimana E. Teori politik adalah generalisasi dari phenomenaphenomena politik.Joyce Mitchell . Teori-teori Politik Teori Politik berdasarkan moral dan menetukan norma-norma politik (mengandung nilai).Cara mencapai tujuan politik tersebut . . . Bidang Kajian Ilmu Politik Politik sebagai ilmu politik memiliki bidang kajian antara lain: 1.Harolod Laswell: Ilmu Politik memepelajari masalah siapa mendapat apa.6 .Tujuan politik .Hoggerwerf : Ilmu Politik menelaah tentang kebijakan pemerintah.

3. keadilan. pemerintah. Contoh: etika politik. 3. ideologi dan politik sistematis. Valuational artinya ilmu politik berdasarkan moral dan norma politik. orang. Teori valuational ini terdiri dari filsafat politik. administrasi. sehingga teori politik membahas fenomena dan fakta politik. 6. Hubungan International Politik International. Mencari kebenaran berdasarkan rasional tentang apa. 8. perbandingan lembaga politik dsb 5. 1. Kekuasaan Pendidikan Kekayaan Kesehatan Keterampilan Kasih sayang Kejujuran/keadilan Keseganan 2. dsb. Non valuational artinya ilmu politik hanya sekedar mendeskripsikan dan mengkomparasikan satu peristiwa dengan peristiwa lain tanpa mengaitkannya dengan moral atau norma. Filsafat Politik. Menurut Harold Laswell terdapat 8 nilai yang dikejar dalam politik. yaitu . Teori Politik sistematis Bagaimana menerapkan norma-norma dlm kehidupan politik. bagaimana sifat dan hekekat kehidupan manusia. 7. 2. Partai Politik . dan hak international . Lembaga-lembaga politik konstitusi. 2. golongan dan pendapat umum 6.7 1.(bisa tidak mengandung nilai = bebas nilai) 4. 4. 5.

Ilmu Politik & Antropologi Budaya Fokus analisisnya menyelidiki aspek kultural dari setiap hidup bersama.8 F. Ilmu Politik & Ilmu Sejarah Mempelajari peristiwa masa lampau baik menyangkut sebab-sebabnya serta hubungan antar peristiwa. atau prinsip-prinsip yang sudah diterima secara umum dalam ilmu ilmu alam. bagaimana suatu peristiwa terjadi serta akibat-akibat yang ditimbulkannya. pengendalian sosial serta pola struktur dan pola kehidupan sosial terutama kaitannya dengan pengambilan pengorganisasian secara politis. sumber-sumber keabsahan politik 2. Sosiologi melihat Negara sebagai organisasi pengendali sosial. Hubungan Ilmu Politik & Sosiologi Baik ilmu sosiologi maupun ilmu politik sebagai ilmu yang berusaha mengupas fakta-fakta yang terjadi dalam masyarakat. Membantu memahami ilmu politik dalam rangka mengetahui sumber-sumber kewenangan politik. Sosiologi banyak memberi kontribusi terhadap ilmu politik dalam penajaman analisis Membantu ilmu politik dalam memahami latar belakang keputusan. 3. Membantu Ilmu politik : Untuk memahami kondisi . Ilmu politik melihatnya sebagai asosiasi tertinggi. Membantu ilmu politik dalam memprediksi masa depan yakni mengapa suatu peristiwa terjadi. seperti ketika ilmuwan ilmu alam dihadapkan pada gejala yang harus dijelaskannya 1. Sama-sama menelaah negara. Hubungan Ilmu Politik dgn Ilmu Lainnya. Prinsip-prinsip ilmiah dalam ilmu alam adalah berarti prinsip “resonable conduct” yaitu ‘the manner in which a typical contemporary scientist deal with his problems of research”.

9 masyarakat terutama di negara-negara berkembang yang sedang mengalami perubahan terkait dengan konsep elite modernisasi. hubungan dengan nasionalisme. Membantu ilmu politik : Menjelaskan gejala-gejala politik dan motif-motif politik yang menjadi dasar setiap proses politik Dalam menganalisis tentang siapa yang paling berkuasa dalam proses politik Pengaruh pemimpin informal dalam pembuatan keputusan politik Mengetahui sikap masyarakat terhadap hal-hal yang baru dan bagaimana situasi yang ada. nilai-nilai ideal bagi kehidupan negara/pemerintah. Ilmu Politik dan Ilmu Hukum Sama-sama menganalisis negara dan komponenanya. observer 4. 6. demokratisasi. dll Pengembangan metode penelitian partizipant . Membant ilmu politik menyangkut hakekat manusia. Membantu ilmu politik: kolonialisme. 7. Ilmu Politik dengan Ilmu Ekonomi Menelaah sesuatu yang berkaitan dengan faktor kelangkaan sehingga berorientasi pada kebijakan rasional. massa. Ilmu Politik dapat dibantu dalam memahaminya secara normatif. Ilmu Politik dengan Filsafat Mengkaji secara sistematis dan rasional dalam mencari jawaban atas persoalan yang menyangkut alam dan kehidupan manusia. Membantu ilmu politik menyangkut moral dan etika 5. Ilmu Politik & Psikologi Sosial Cabang psikologi yang meneliti perilaku manusia sebagai individu dalam kaitannya dengan situasi sosial (mengamati tingkah laku seseorang yang dipengaruhi situasi sosial).

Kewenangan prosedural yaitu berasal dari peraturan perundangundangan 2.10 Pengambilan keputusan terutama menyangkut pembangunan ekonomi nasional Penggunaan pendekatan tingkah laku dalam menganalisis masalah-masalah politik G. Kewenangan substansial yaitu berasal dari tradisi. Sebuah bangsa atau negara mempunyai tujuan. Instrumental yaitu kekayaan dan keahlian iptek Adapun Tipe kewenangan adalah sebagai berikut: 1. Kegiatan untuk mencapai tujuan disebut tugas. Tradisi – keluarga atau darah biru 2. Peraturan perundang-undangan yang mengatur prosedur dan syarat menjadi pemimpin 5. Kewenangan Kewenangan adalah kekuasaan yang mendapatkan keabsahan atau legitimasi Kewenangan adalah hak moral untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik Prinsip moral menentukan siapa yang berhak memerintah mengatur cara dan prosedur melaksanakan wewenang. Kekuatan sakral seperti Tuhan. Dewa dan wahyu seperti kerajaan 3. Kualitas pribadi seperti atlit. artis 4. kualitas pribadi dan instrumental . Hak moral untuk melakukan kegiatan mencapai tujuan disebut kewenangan Tugas dan kewenangan untuk mencapai tujuan masyarakat atau negara disebut fungsi Sumber kewenangan 1. kekuatan sakral.

Sikap terhadap kewenangan 1) Menerima 2) Mempertanyakan (skeptis) 3) Menolak 4) Kombinasi H. Hukum . kewenangan dan legitimasi karena ketiganya berkaitan dengan hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin atau masyarakat.11 Setiap masyarakat pasti memakai kedua tipe kewenangan ini hanya yang satu dijadikan sebagai yang utama dan yang lain sebagai pelengkap Peralihan kewenangan a. Perbedaannya kekuasaan adalah penggunaan sumber-sumber kekuasaan untuk mempengaruhi pembuat dan pelaksana kebijakan politik. Masyarakat politik . Persamaan antara kekuasaan.krisis identitas 2.krisis konstitusi . Legitimasi Adalah Pengakuan dan penerimaan masyarakat kepada pemimpin untuk memerintah. kudeta atau ancaman kekerasan. sedangkan kewenangan adalah hak moral untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik (bersifat top down). membuat dan melaksanakan keputusan politik. Paksaan – revolusi. Turun temurun – keturunan atau keluarga b. Pemilihan – langsung atau perwakilan c. Objek legitimasi adalah: 1. adapun legitimasi adalah pengakuan dan penerimaan kepada pemimpin (bersifat bottom up).

pemimpin politik . ada dalam pemerintahan yang baru terbentuk yang meyakini memiliki kewenangan tapi sebagian kelompok masyarakat belum mengakuinya b. yaitu ketika dasar legitimasi sudah berubah. Simbolis. kesehatan dll. materiil/instumental yaitu menjanjikan dan memberikan kebutuhan dasar masyarakat (basic needs) seperti sembako. kepercayaan dilakukan secara ritualistik seperti upacara kenegaraan. berlegitimasi. Untuk mempertahankan kewenangannya biasanya digunakan cara-cara kekerasan. krisis kelembagaan dan krisis kepemimpinan. ketika pemimpin atau pemerintah gagal untuk mengundurkan diri. yaitu ketika pemerintah bisa meyakinkan Tak berlegitimasi. tradisi. lembaga politik . akhirnya muncul tak masyarakat dan masyarakat menerima dan mengakuinya.krisis kebijakan krisis ini terjadi secara berurutan ketika sudah mencapai krisis kebijakan maka sebenarnya sudah terlewati krisis identitas. 2. Maka bila semuanya sudah mengalami krisis disebutlah krisis legitimasi. Kadar legitimasi: a. parade tentara atau pemberian penghargaan. d. krisis konstitusi. emosional. Adapun Cara mendapat legitimasi 1. pra legitimasi.krisis kepemimpinan 5. pendidikan.12 3. mendapat pengakuan dari masyarakat tapi pemimpin tersebut menolak berlegitimasi. kebijakan .krisis kelembagaan 4. . Pasca legitimasi. yaitu memanipulasi kecenderungan moral. c.

pemerintah tidak memenuhi janjinya pihak yang membangkan terhadap . peralihan prinsip kewenangan 2. atau prestasi 4. Tradisional – tradisi yang dipelihara dan dilembagakan contoh kerajaan 2. pemilu untuk memilih orang atau referendum untuk menentukan kebijakan umum. Manfaat legitimasi 1. 3. menciptakan stabilitas politik dan perubahan sosial 2. kualitas pribadi – kharisma. mengurangi penggunaan saran kekerasan fisik 4. Sedangkan pemimpin hasil dari prinsip prosedural dan instrumental menggunakan metode prosedural dan metode intrumental. ideologi dan kualitas pribadi menggunakan metode simbolis. memperluas bidang kesejahteraan atau meningkatkan kualita kesejahteraan Krisis legitimasi terdi karena: 1. persaingan yang tajam dan tidak sehat 3. ideologi – penafsir dan pelaksana ideologi. instrumental – menjanjikan dan menjamin kesejahteraan materiil. prosedural – peraturan perundang-undangan 5. untuk mendapat dan mempertahankan legitimasi bagi kewenangannya juga menyingkirkan kewenangannya. Pemimpin yang mendapatkan legitimasi berdasarkan prinsip tradisional. penampilan pribadi. mengatasi masalah lebih cepat 3. Tipe legitimasi 1.13 3.

• • • Tujuan Cara Hasil Oleh karena agar kekuasaan tidak disalahartikan maka perlu difahami makna kekuasaan. sehingga orang lain mengalami ketakutan. Konsep-konsep yang berkaitan dengan kekuasaan • Influence atau pengaruh. kelompoknya atau masyarakat secara umum. yaitu bagimana seseorang mampu mempengaruhi agar orang lain berubah secara sukarela. • Force yaitu tekanan fisik. Unsur kekuasaan terdiri dari . Ini biasanya dilengkapi dengan sejata. Kekuasaan Dan Pengaruh Politik Kekuasaan adalah gejala yang selalu ada dalam proses politik Politik tanpa kekuasaan bagaikan agama tanpa moral karena begitu berkaitannya antara keduanya. • Persuasi yaitu cara meyakinkan orang dengan memberikan argumentasi • Manipulasi adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain namun yang dipengaurhi tidak menyadari • Coersion adalah ancaman atau paksaan agar orang lain sesuai dengan kehendak yang punya kekuasaan. Kekuasaan adalah kemampuan menggunakan sumber pengaruh untuk mempengaruhi proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik sehingga menguntungkan dirinya. sosialisasi kewenangan berubah I. seperti membatasi kebebasan.14 4. yaitu : .

6. 7.15 1. Potensial – aktual artinya sumber kekuasaan bila belum digunakan maka masih bersifat potensial bila sudah digunakan berarti sudah aktual. Pihak yang mempunyai sumber kekuasaan belum tentu punya kekuasaan. Sumber pengaruh digunakan mempengaruhi proses politik Jadi kekuasaan bukan hanya paksaan atau kekerasan atau manipulasi tetapi bisa juga konsensus dan kerelaan Kekuasaan harus dilihat dari dimensi yang saling melengkapinya. Pemegang kekuasaan punya kemampuan mempengaruhi orang lain 3. bergantung pada kemampuannya untuk menggunakan sumber kekuasaan itu. yaitu : a. b. Kekuasaan digunakan untuk masyarakat umum 10. Penggunaan sumber kekuasaan dapat dengan paksaan. Positif – negatif maksudnya kekuasaan apakah untuk mencapai tujuan tertentu (positif) atau untuk mencegah pihak lain (negatif) . organisasi atau pemerintah 4. Kekuasaan bisa memiliki tujuan yang baik atau juga buruk 8. Pemegang kekuasaaan bisa individu. Kekuasaan adalah hubungan antara manusia 2. Berkaitan pula dengan distribusi kekuasaan 9. kelompok. kelompok. Sasaran kekuasaan dapat individu. konsensus atau kombinasi dari keduanaya. organisasi atau pemerintah 5.

teknologi dll 2. Sarana paksaan fisik seperti senjata. seperti bintang film. kepala suku atau pemerintah yang diakui. Adapun Sumber kekuasaan terdiri dari . d. Normatif seperti pemimpin agama. Jabatan keahlian seperti pengetahuan. pemain sepakbola. Massa yang terorganisir seperti organisasi buruh. 7. 6. kekuasaan di masyarakat modern adalah kekuasaan karena jabatan sedangkan. maksudnya seberapa besar efektivitas kekuasaan. bila kekuasaan pribadi itu karena kualitas pribadi seseorang. tanah. 5.16 c. bankir. pengusaha dll 3. Kekayaan seperti uang. Sumber kekuasaan juga harus dilengkapi dengan • • waktu dan keterampilan minat dan perhatian . e. keterampilan. Langsung – tidak langsung. Konsensus – paksaan kekuasaan bisa berupa kesadaran dan persetujuan (konsensus) bisa juga dengan ketakutan (paksaan) seperti ketakuatan secara fisik. Implisit – eksplisit kekuasaan bisa secara kasat mata dirasakan atau tidak dirasakan f.Informasi seperti pers yang punya kemampuan membentuk opini publik. petani. teknologi. Popularitas pribadi. Jabatan – pribadi. 4. 1. guru dll. ekonomi dan psikologis.

Hasil penggunaan sumber kekuasaan bisa dilihat dari : 1. Nilai ideal yang bersifat abstrak seperti keadilan.Mempunyai harapan untuk berhasil .Punya persepsi mengenai biaya dan resiko .Jumlah individu yang dikendalikan 2. Klasik Politik dalam pandangan klasik dikemukakan oleh Arsitoteles.Bidang kehidupan yang dikendalikan 3. Keinginan orang banyak . a.Kedalaman pengaruh kekuasaan Kekuasaan harus didistribusikan dengan cara .17 Empat hal ini menjadi penunjang seseorang yang punya sumber kekuasaan menjadi penguasa. memberi bantuan dll. Mempegaruhi proses politik dengan syarat : .Kuat motivasi untuk mencapai tujuan . berbelanja. adalah usaha warga negara dalam mencapai kebaikan bersama atau kepentingan umum Kebaikan bersama ini bisa berupa. b.Punya pengetahuan tentang cara mencapainya. Karena kekuasaan cenderung berkembang biak. Pandangan Politik 1. kebajikan.Model pluralis c. kesejahteraan.Model elit memerintah b.Model populis J. dll. Sumber kekuasaan dapat digunakan untuk dua hal : a. Non politik seperti untuk usaha.

atau bangsa Apa berati nilai. seperti tokoh agama yang punya pengaruh tidak berarti dia sedang berpolitik. Negara adalah komuntas manusia yang sukses memonopoli penggunaan paksaan fisik yang sah dalam wilayah tertentu. dll. Kelemahan pandangan ini tidak membedakan aspek politik dengan aspek lain. kelompok. menurutnya politik adalah usaha untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat. Harold Lasswell “Who gets what. Kekuasaan Pandangan ini dikemukakan oleh Robson. kekayaan dll. konflik.18 atau keinginan golongan mayoritas. David Easton “The Authoritative allocation of values for a society” Artinya alokasi nilai-nilai berdasarkan kewenangan mengikat suatu masyarakat. Kekuasaan adalah kemampuan mempengaruhi orang lain untuk berperilaku sesuiai dengan kehendak yang mempengaruhi. how” Siapa mendapatkan apa kapan dan bagaimana. when. tidak melihat realitas. Selain itu dalam politik terdapat konsep lain selain kekuasaan seperti kewenangan. Pandangan politik klasik ini terlalu bersifat filosofis sehingga tidak membumi. bisa abstrak seperti keadilan dll. Siapa bisa orang. 3. When ukuran orang yang mendapatkan kekuasaan pada waktu tertentu. lembaga. Fungsionalisme Politik dalam pandangan ini berarti merumuskan dan melaksanakan kebijakan umum. How cara untuk mendapatkan kekuasaan seperti persuasif atau koersif. Kelembagaan Pandangan politik kelembagaan menurut Weber berarti politik berkaitan dengan penyelenggaraan negara. legitimasi. bisa juga konkrit seperti kedudukan. 4. . 2.

Pengambilan keputusan (membuat pilihan diantara alternatif) d. Pembagian atau alokasi sumber . perdebatan. kerjasama maupun integrasi. Kekuatan c. Pendekatan dalam ilmu politik 1. persaingan bahkan pertentangan maka lahirlah konflik. pendekatan tradisional berhubungan dengan nilai. Pandangan ini terlalu menekankan aspek konflik padahal dalam politik ada juga konsensus. Jadi politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yagn tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Ilmu politik selalu berkaitan dengan a. filsafat. 2. 5. padahal pemerintah sendiri memiliki kepentingan tersendiri. Kebijakan (keputusan yang memiliki tujuan dan cara mencapainya) e. Negara b. empiris dll.19 Kelemahan pandangan ini menganggap pemerintah sebagai wasit kepentingan masyarakat. Pendekatan tingkah laku berhubungan dengan fakta. Ilmu politik muncul sejak zaman Yunani dengan adanya polis (negara kota) Menjadi ilmu yang mapan sejak abad ke-18 Di indonesia juga ada buku tentang ilmu politik seperti kitab negara kertagama dan babad tanah jawi. Konflik Dalam mendapatkan kekuasaan selalu terjadi perbedaan pendapat.

Yogyakarta. 1980 7. Inu Kencana Syafe’I. Benarkah DPR Kita Mandul. Yogyakarta. Dasar-dasar Ilmu Politik. Azhar. Affan Gaffar. Biograf Publishing. bandung. Analisa Politik Modern. 1996 2. Jakarta. Memahami Ilmu Politik. 1992 3. Politik Indonesia. Robert A. 1988 5. Miriam Budiardjo. Ramlan Surbakti. Sinar Baru.20 Referensi : 1. Sistem Politik Indonesia. Jakarta. 1997 6. Bandung. Dahl. Rusadi Kantaprawira. Gramedia Pustaka Utama. Pengantar Ilmu Politik. 1998 . Remaja Rosda Karya. 2002 4. Pustaka Pelajar. Gramedia. Ipong S. Jakarta. Dewaruci Press.