You are on page 1of 14

Lapor an Pr oyek Ak hi r

Retno Wulan Sari / 0810117428037 24

BAB III
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN
Perancangan merupakan tahap awal menuju proses pembuatan sebuah
mesin untuk mempermudah proses pembuatan alat serta mempertimbangkan
bahan dan komponen-komponen yang diperlukan dalam perancangan mesin
sehingga mudah dalam proses pembuatan dan mengurangi kesalahan dalam
proses pembuatan alat.
3.1. Blok Diagram Sistem
Perancangan sebuah sistem, dibutuhkan suatu blok diagram yang dapat
menerangkan sistem secara keseluruhan agar sistem yang dibuat dapat
menjalankan fungsi sebagaimana yang diinginkan. Berikut blok diagram sistem
mesin pencetak pakan ikan dengan variasi cetakanadalah:




Gambar 3.1. Blok Diagram Sistem.

Dalam pembuatan proyek akhir, perancangan dibagi atas 2 bagian:
1. Perancangan dan Pembuatan Elektronik
 Rangkaian kontrol.
 Rangkaian daya.
2. Perancangan dan Pembuatan Mekanik
a. Perancangan dan pembuatan penggiling dan penekan.
b. Perancangan dan pembuatan wadah / hoper.
c. Perancangan dan pembuatan bagian piringan pemutus dan pemisah
ruang.
d. Perancangan dan pembuatan rangka.
e. Perancangan dan pembuatan kedudukan kotak rangkaian elektronik.
Input :
Bahan Pakan
Ikan
Proses cetak
pakan

Hasil
pelet

Penampungan

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 25

3.2. Perancangan dan Pembuatan Elektronik
Perancangan rangkaian elektronika merupakan rancangan rangkaian
sekuensial yang terdiri dari rangkaian kontrol dan rangkaian daya. Untuk
melakukan pemilihan terhadap komponen listrik yang digunakan, berikut adalah
perancangan untuk mementukan besar arus pada MC yang digunakan.
Diketahui berdasarkan spesifikasi motor:
Daya motor (P) = 746 Watt
Tegangan = 220 volt
Arus = 7 ampere
Maka, cos ∅
P = V x I cos ∅
746 Watt = 220 volt x 7 ampere cos ∅
cos ∅ = 746 / 1540 = 0,48
untuk menentukan berapa arus pada MC yang digunakan maka:
P = v x I cos ∅
746 Watt = 220 volt x I x 0,48
I = 7,064 A
Dengan demikian MC yang digunakan adalah MC dengan arus yang lebih besar
dari konsumsi arus yang dibutuhkan secara teori.

(a) (b)

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 26


(c)
Gambar 3.2 Rangkaian elektronika (a) Rangkaian daya, (b) Rangkaian kontrol, (c)
Rangkaian elektronika

Gambar diatas merupakan rangkaian yang digunakan untuk mengontrol
mesin pada saat beroperasi, pada rangkaian terdiri atas MCB, magnetic contactor,
pushbutton dan lampu indikator. Rangkaian berfungsi untuk menghidupkan dan
mematikan mesin, pada saat pushbutton ON ditekan maka mesin mulai berputar
dan terindikasi oleh lampu indikator hijau, kemudian utuk menghentikan mesin
dilakukan dengan menekan tombol pushbutton OFF yang terindikasi oleh lampu
indikator merah.

3.3. Perancangan dan Pembuatan Mekanik
Pada perancangan dan pembuatan mekanik terdiri dari perancangan dan
pembuatan bagian penggiling dan penekan, perancangan dan pembuatan cetakan,
perancangan dan pembuatan pemisah ruang / penyanggah cetakan, perancangan
dan pembuatan piringan pemutus, perancangan dan pembuatan mesin.

3.3.1 Perancangan dan Pembuatan Bagian Penggiling / Penekan
Perancangan bagian ini berfungsi sebagai bagaian penggiling / penekan
bahan pakan ikan yang telah dimasukkan kedalam hoper. Dengan adanya tekanan
dari bagian ini makan bahan pakan ikan akan masuk ke lubang – lubang cetakan
yang terletak dibagian bawah bagian ini.


Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 27


Gambar 3.3 Penggiling / penekan.

Alur pada bagian penggiling bertujuan untuk memperbesar gaya gesek agar proses
penggilingan / penekananan lebih besar dan dapat menghasilkan pelet lebih
banyak.

3.3.2 Perancangan dan Pembuatan Cetakan
Cetakan berfungsi sebagai pencetak bahan pakan ikan menjadi pakan ikan,
pada perancangan, cetakan dibuat dengan tiga variasi ukuran mess cetakan (4mm,
5mm,6mm).


Gambar 3.4 Cetakan

3.3.3 Perancangan dan Pembuatan Pemisah Ruang / Penyanggah Cetakan
Perancanggan pemisah ruang berfungsi agar bahan pakan ikan yang telah
tercetak menjadi pakan ikan tidak bercampur, karena ukuran pakan ikan yang
dihasilkan bervariasi (4mm, 5mm, 6mm).


Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 28


Gambar 3.5 Penyanggah cetakan/pemisah ruang hoper

3.3.4 Perancangan dan Pembuatan Piringan
Perancangan piringan bertujuan untuk menghindari penumpukan pakan
ikan yang telah tercetak, gerakan berputar piringan yang sesuai dengan putaran
motor ac dan poros, akan menyebabkan pakan ikan akan jatuh kebagian
penampungan tanpa ada tumpukan – tumpukan pakan ikan yang telah tercetak.


Gambar 3.6 Piringan pemutus pelet

3.3.5 Perancangan dan Pembuatan Mesin
Gambar 3.7a adalah gambar perancangan mesin pencetak pakan ikan
dengan variasi ukuran mess cetakan dan gambar 3.7b merupakan gambar mesin
pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan.


Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 29


(a)

(b)
Gambar 3.7 (a) Perancangan mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran
mess cetakan, (b) Mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan.

3.4 Perhitungan Rancangan pada Desain Mekanik
Untuk memperoleh nilai – nilai pada perancangan desain mekanik,
dilakukan dengan perhitungan poros, perhitungan perencanaan bantalan dan
perhitungan transmisi sabuk dan puli sebagai berikut.
3.4.1 Perhitungan Poros
Diketahui spesifikasi motor;
P = 1 HP = 0,746 kW

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 30

n = 1400 rpm
Putaran output (n2) yang direncanakan = 323 rpm
Sehingga rasio putaran motor i =
n1
n2
=
14ûû rpm
323 rpm
= 4, 3
σb = 48 Kg/mm
2
baja s30c
cb = 2
kt = 1,5 fc = 1
sf1 = 6 sf2 = 2



 Sumbu y

y 5,11 sin 11,8

x 11,8°
z 5,11 cos 11,8
2,26x10
-5
sin 11,8 = 4,6x10
-6
kg
2,26x10
-5
cos 11,8 = 2,2x10
-5
kg


Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 31



+
∑Mb= 0
= 3,2 kg ( 75mm ) + Fcy ( 30mm ) + 4,6x10
-6
kg ( 52,5mm )
= 240 kgmm + Fcy(30mm) + 2,4x10
-4
kgmm
- Fcy(30mm) = 240 kgmm + 2,4x10
-4
kgmm
Fcy=
242,4 kgmm
-30 mm
= -8,1 kg
Fcy = 8,1 kg
Mdy = 8,1 kg x 52,5 mm = 425,2 kgmm
 Sumbu z


+
∑Mb= 0
= 3,2 kg (75mm) + Fcz (30mm) – 2,2x10
-5
kg(52,5mm)
= 240 kgmm + Fcz (30mm) + 1,15x10
-3
kgmm

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 32

Fcz =
240
-30
= −8 kg
Mdz = 8 kg x 52,5 mm = 420 kgmm
M = ¸HJy
2
+ HJz
2
= ¸425,2
2
+ 420
2
= 597,6 kgmm
Pd = p . fc = 0,746 Kw x 1 = 0,746 kw
T = 9,74 x 10
5
x
Pd
n
= = 9,74 x 10
5
x
0,746
1400
= 519 kgmm
n1= 1400 rpm
¡o =
cb
s]1 x s]2
=
48 kgmm2
6 x 2
= 4
kg
mm2
( σb = 48, kekuat an t ar i k baj a S30C)
ds ≥
3 / 1
2 2
) ( ) (
1 , 5






 KtT CbM
a


ds ≥
3 / 1
2 2
) 519 5 , 1 ( ) 6 , 597 2 (
4
1 , 5






 x kgmm x

ds ≥ 12,206 mm = 25,4 mm ( disesuaikan dengan kebutuhan )
3.4.2 Perencanaan Bantalan ( Bearing )
Berikut perhitungan bantalan:
a. Beban radial
Wr = ¸¡by
2
+ ¡bz
2
= ¸( 8,1kg)
2
+ ( 8 kg)
2
= 11,38 kg
b. Beban rencana radial
Fr= fw x Wr
Fr = 1,3 x 11,38 kg = 14,8 kg
Fa = 0
P = x . v. Fr + Fa = 1.1.11,8+ 0 = 11,8
c. Factor kecepatan

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 33

Bantalan yang digunakan pada mesin pencetak pakan ikan dengan variasi
ukuran mess cetakan direncanakan dapat digunakan selama Lh= 10th x 12bln x
22hr x 5jam = 13200 jam, sehingga:
Fn= _
33,3
n
3
= _
33,3
1400
3
= 0,29
Fh= _
Lh
500
3
= _
13200
323
3
= 6,4

d. Faktor umur
C=
fh.p
In
=
8∗11,8
0,29
= 325,5 kg (Kode bantalan adalah 6000)
C= kapasitas nominal dinamis spesifik

3.4.3 Perencanaan Sabuk dan Puli
Perhitungan pada bagian transmisi adalah sebagai berikut:
a. Pemilihan Penampang sabuk-V
Diketahui : PJ = 0.746 kw, n1 = 1400 rpm.
[ Gambar 5.3. referensi 1] Diagram pemilihan sabuk-V diperoleh :
Sabuk-V Standard Jenis Penampang A

b. Diameter puli Minimum yang dianjurkan (diameter jarak bagi = dP) dan
diameter lingkaran (Dp, dB, DB, dK, DK)
Dari [Tabel 5.4 referensi 1] Diameter minimum puli yang dianjurkan (mm),
diperoleh :
Diameter jarak bagi Puli penggerak (dP ) = 95 mm.
maka :
Diameter jarak bagi Puli yang digerakkan:
ÐP = JP ∗ i = 95 mm∗ 4,3 = 408,5 mm
Diameter naf :
1. Diameter naf puli penggerak /motor (dB)
JB = JP −2ko dimana ko diperoleh dari [table 5.2 referensi 1] Ukuran puli-V,
diketahui penampang sabuk-V adalah penampang A, maka nilai ko = 8.0, jadi:

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 34

JB = JP −2ko = 95 mm− 2 ∗ 8 = 79 mm
2. Diameter naf Puli yang digerakkan (DB)
ÐB = ÐP −2ko = 408,5 mm− 2 ∗ 8 = 392,5 mm
Diameter Luar Puli :
1. Diameter luar puli penggerak/motor (dK)
JK = JP + 2k dimana k diperoleh dari [table 5.2 referensi 1]Ukuran puli-V,
diketahui penampang sabuk-V adalah penampang A, maka nilai k = 4.5, jadi:
JK = JP + 2k = 95 mm+ 2 ∗ 4.5 = 104 mm
2. Diameter luar Puli yang digerakkan (DK)
3. DK = DP + 2k = 408,5 mm + 2 ∗ 4.5 = 417,5 mm
c. Kecepatan linier sabuk (v)

C >
dk+ÐK
2
=
104+417,5
2
= 260,5 mm, Jimono Cr = 340 mm ( omon)
d. Panjang sabuk (L)
L = 2cr +
¬
2
( dP + DP) +
1
4 x Cr
( DP − dP)
2

L = 2 x 340 mm + 1,57(95+408,5) + 0,370 = 1470 mm
e. Nomor sabuk
No sabuk =
1470
25,4
= 57
f. Jarak sumbu poros ideal (C)

Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 35


Dimana :
b = 2L −π( DP + dP) = 2 ∗ 1470 mm − 3.14 ( 408,5 mm + 95 mm) =
1360 mm
Maka :
C = 372,8 mm
g. Sudut kontak (θ)

θ = 131,8
o
Sehingga k0 = 593,1
h. Jumlah sabuk

Dimana:
Po diperoleh dari [table 5.5 referensi 1 terlampir] Kapasitas daya yang
ditransmisikan untuk satu sabuk tunggal.
Diketahui :
penampang sabuk tipe A, n1 = 1400 rpm , Po1 = 1.31
penampang sabuk tipe A, n1 = 1400 rpm, i = 2.6 , Po2 = 0.18
Po = Po1 + Po2 = 1.31 + 0.18 = 1.49

Kθ diperoleh dari [Tabel 5.7 referensi 1 terlampir] Faktor Koreksi , diketahui
Sudut kontak (θ) = 131,8
0

Maka diperoleh Kθ = 0.96

Sehingga:
N =
Pd
Po∗K0
=
0,746
1.49∗0.96
= 0,52 ≈ 1 buah


Lapor an Pr oyek Ak hi r
Retno Wulan Sari / 0810117428037 36

i. Lebar puli
f dan e diperoleh dari [tabel 5.2 referensi 1] f = 10 dan e = 15
B = 2f + ( N-1 )e
= 2*10 + ( 1-1 )15 = 20 mm
a. Kesimpulan
Sabuk :
1. Tipe A
2. No 57
3. L = 1470 mm
4. Jumlah 1 buah
Puli :
5. dB= 79mm
6. DB= 392,5mm
7. dk= 104mm
8. Dk= 417,5mm
9. dp= 95mm
10. Dp= 417,5mm
11. B= 20mm
Fi l ename: BAB III
Di r ect or y: C:\ Documen t s and Set t i n gs\ USER\ Deskt op
Templat e: C:\ Documen t s and Set t i n gs\ USER\ Appl icat i on
Dat a\ M i cr osof t \ Templ at es\ Nor mal .dot m
Ti t le: Pr oposal Pr oyek Akh i r
Subj ect :
Au t hor : Acer
Keywo rd s:
Comment s:
Cr eat i on Dat e: 8/ 19/ 2011 11:51:00 AM
Change Nu mber : 143
Last Saved On: 9/ 7/ 2011 8:55:00 AM
Last Saved By: ACER
To t al Edi t i ng Ti me: 407 M i nut es
Last Pr in t ed On: 9/ 14/ 2011 12:26:00 PM
As of Last Compl et e Pr i nt in g
Number of Pages: 13
Number of Wo rd s: 1.461 (app ro x.)
Number of Char act er s: 8.328 (app ro x.)

2.48 untuk menentukan berapa arus pada MC yang digunakan maka: P = v x I cos ∅ 746 Watt = 220 volt x I x 0.Laporan Proyek Akhir 3.064 A Dengan demikian MC yang digunakan adalah MC dengan arus yang lebih besar dari konsumsi arus yang dibutuhkan secara teori. Untuk melakukan pemilihan terhadap komponen listrik yang digunakan.48 I = 7. berikut adalah perancangan untuk mementukan besar arus pada MC yang digunakan. cos ∅ P = V x I cos ∅ 746 Watt = 220 volt x 7 ampere cos ∅ cos ∅ = 746 / 1540 = 0. Diketahui berdasarkan spesifikasi motor: Daya motor (P) = 746 Watt Tegangan = 220 volt Arus = 7 ampere Maka. (a) (b) Retno Wulan Sari / 0810117428037 25 . Perancangan dan Pembuatan Elektronik Perancangan rangkaian elektronika merupakan rancangan rangkaian sekuensial yang terdiri dari rangkaian kontrol dan rangkaian daya.

3. magnetic contactor. pushbutton dan lampu indikator.1 Perancangan dan Pembuatan Bagian Penggiling / Penekan Perancangan bagian ini berfungsi sebagai bagaian penggiling / penekan bahan pakan ikan yang telah dimasukkan kedalam hoper. Perancangan dan Pembuatan Mekanik Pada perancangan dan pembuatan mekanik terdiri dari perancangan dan pembuatan bagian penggiling dan penekan. perancangan dan pembuatan cetakan. Retno Wulan Sari / 0810117428037 26 .3. (c) Rangkaian elektronika Gambar diatas merupakan rangkaian yang digunakan untuk mengontrol mesin pada saat beroperasi.Laporan Proyek Akhir (c) Gambar 3. perancangan dan pembuatan mesin. perancangan dan pembuatan piringan pemutus. kemudian utuk menghentikan mesin dilakukan dengan menekan tombol pushbutton OFF yang terindikasi oleh lampu indikator merah. Dengan adanya tekanan dari bagian ini makan bahan pakan ikan akan masuk ke lubang – lubang cetakan yang terletak dibagian bawah bagian ini. (b) Rangkaian kontrol. perancangan dan pembuatan pemisah ruang / penyanggah cetakan. pada saat pushbutton ON ditekan maka mesin mulai berputar dan terindikasi oleh lampu indikator hijau.2 Rangkaian elektronika (a) Rangkaian daya. 3. Rangkaian berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan mesin.3. pada rangkaian terdiri atas MCB.

5mm. cetakan dibuat dengan tiga variasi ukuran mess cetakan (4mm. 5mm. Retno Wulan Sari / 0810117428037 27 . karena ukuran pakan ikan yang dihasilkan bervariasi (4mm. Alur pada bagian penggiling bertujuan untuk memperbesar gaya gesek agar proses penggilingan / penekananan lebih besar dan dapat menghasilkan pelet lebih banyak.Laporan Proyek Akhir Gambar 3.3.3 Perancangan dan Pembuatan Pemisah Ruang / Penyanggah Cetakan Perancanggan pemisah ruang berfungsi agar bahan pakan ikan yang telah tercetak menjadi pakan ikan tidak bercampur. Gambar 3.4 Cetakan 3.6mm).3. 6mm).3 Penggiling / penekan. 3.2 Perancangan dan Pembuatan Cetakan Cetakan berfungsi sebagai pencetak bahan pakan ikan menjadi pakan ikan. pada perancangan.

3.7a adalah gambar perancangan mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan dan gambar 3.Laporan Proyek Akhir Gambar 3. Retno Wulan Sari / 0810117428037 28 .4 Perancangan dan Pembuatan Piringan Perancangan piringan bertujuan untuk menghindari penumpukan pakan ikan yang telah tercetak. Gambar 3.5 Penyanggah cetakan/pemisah ruang hoper 3.6 Piringan pemutus pelet 3.7b merupakan gambar mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan.5 Perancangan dan Pembuatan Mesin Gambar 3. akan menyebabkan pakan ikan akan jatuh kebagian penampungan tanpa ada tumpukan – tumpukan pakan ikan yang telah tercetak. gerakan berputar piringan yang sesuai dengan putaran motor ac dan poros.3.

P = 1 HP = 0.4 Perhitungan Rancangan pada Desain Mekanik Untuk memperoleh nilai – nilai pada perancangan desain mekanik. perhitungan perencanaan bantalan dan perhitungan transmisi sabuk dan puli sebagai berikut.1 Perhitungan Poros Diketahui spesifikasi motor.4. dilakukan dengan perhitungan poros.7 (a) Perancangan mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan.Laporan Proyek Akhir (a) (b) Gambar 3.746 kW Retno Wulan Sari / 0810117428037 29 . 3. 3. (b) Mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan.

11 sin 11.  Sumbu y y 5.26x10-5 sin 11.8 = 2.8° 5.8 = 4.5 sf1 = 6 fc = 1 sf2 = 2 = = .8 Retno Wulan Sari / 0810117428037 30 .6x10-6 kg 2.26x10-5 cos 11.8 x z 2.Laporan Proyek Akhir n = 1400 rpm Putaran output (n2) yang direncanakan = 323 rpm Sehingga rasio putaran motor i = σb = 48 Kg/mm2 baja s30c cb = 2 kt = 1.2x10-5 kg 11.11 cos 11.

5mm) = 240 kgmm + Fcz (30mm) + 1.4x10-4 kgmm .1 kg x 52.2x10-5 kg(52.4x10-4 kgmm Fcy= . = -8.Laporan Proyek Akhir + ∑Mb= 0 = 3.1 kg Mdy = 8.Fcy(30mm) = 240 kgmm + 2.5 mm = 425.5mm ) = 240 kgmm + Fcy(30mm) + 2.2 kg ( 75mm ) + Fcy ( 30mm ) + 4.15x10-3 kgmm Retno Wulan Sari / 0810117428037 31 .2 kgmm  Sumbu z + ∑Mb= 0 = 3.6x10-6 kg ( 52.1 kg Fcy = 8.2 kg (75mm) + Fcz (30mm) – 2.

2 + 420 = 597. Fr + Fa = 1.206 mm = 25.6 kgmm Pd = p . Factor kecepatan Retno Wulan Sari / 0810117428037 32 .746 kw T = 9.1  ( 2 x 597 .Laporan Proyek Akhir Fcz = = −8 Mdz = 8 kg x 52.1  ( CbM ) 2  ( KtT ) 2    a  ds ≥  5. Beban rencana radial Fr= fw x Wr Fr = 1.5 x 519 ) 2   4   1/ 3 ds ≥ 12. fc = 0.11.6 kgmm ) 2  (1. Beban radial Wr = + = (8.3 x 11.2 Perencanaan Bantalan ( Bearing ) Berikut perhitungan bantalan: a.38 kg b.74 x 105 x .4 mm ( disesuaikan dengan kebutuhan ) 3.8 kg Fa = 0 P = x .1. = 519 kgmm ds ≥  5. v.746 Kw x 1 = 0.74 x 105 x n1= 1400 rpm = = =4 ( σb = 48.5 mm = 420 kgmm M= + = 425. kekuatan tarik baja S30C) 1/ 3 = = 9.1 ) + (8 ) = 11.8+ 0 = 11.4.8 c.38 kg = 14.

4 d. Pemilihan Penampang sabuk-V = 0. Diameter naf puli penggerak /motor (dB) = −2 dimana ko diperoleh dari [table 5. . maka nilai ko = 8.0. dK.2 referensi 1] Ukuran puli-V. DK) Dari [Tabel 5. diperoleh : Diameter jarak bagi Puli penggerak (dP ) = 95 mm. .29 = 6. referensi 1] Diagram pemilihan sabuk-V diperoleh : Sabuk-V Standard Jenis Penampang A b.5 Diameter naf : 1.3 = 408. = ∗ . Faktor umur C= . n1 = 1400 rpm.4.746 . Diameter puli Minimum yang dianjurkan (diameter jarak bagi = dP) dan diameter lingkaran (Dp. dB. diketahui penampang sabuk-V adalah penampang A. Fn= Fh= = = = 0.3. = 325.3 Perencanaan Sabuk dan Puli Perhitungan pada bagian transmisi adalah sebagai berikut: a. DB. jadi: Retno Wulan Sari / 0810117428037 33 . maka : Diameter jarak bagi Puli yang digerakkan: = ∗ = 95 ∗ 4.5 kg (Kode bantalan adalah 6000) C= kapasitas nominal dinamis spesifik 3. sehingga: .4 referensi 1] Diameter minimum puli yang dianjurkan (mm).Laporan Proyek Akhir Bantalan yang digunakan pada mesin pencetak pakan ikan dengan variasi ukuran mess cetakan direncanakan dapat digunakan selama Lh= 10th x 12bln x 22hr x 5jam = 13200 jam. Diketahui : [ Gambar 5.

5 mm c.57(95+408. Panjang sabuk (L) L = 2cr + (dP + DP) + (DP − dP)2 L = 2 x 340 mm + 1. f.5 mm + 2 ∗ 4. Kecepatan linier sabuk (v) C> = .5 . DK = DP + 2k = 408. Jarak sumbu poros ideal (C) Retno Wulan Sari / 0810117428037 34 .370 = 1470 mm e. = 260. = 340 ( ) d. Nomor sabuk No sabuk = = 57 .2 referensi 1]Ukuran puli-V. Diameter naf Puli yang digerakkan (DB) Diameter Luar Puli : 1.5 = 417.5 2. Diameter luar puli penggerak/motor (dK) = = +2 dimana k diperoleh dari [table 5. maka nilai k = 4. diketahui penampang sabuk-V adalah penampang A. Diameter luar Puli yang digerakkan (DK) 3.5 − 2 ∗ 8 = 79 − 2 ∗ 8 = 392.5. jadi: + 2 = 95 + 2 ∗ 4.Laporan Proyek Akhir = = −2 −2 = 95 = 408.5 = 104 2.5) + 0.

8o Sehingga k = 593. n1 = 1400 rpm.18 Po = Po1 + Po2 = 1.Laporan Proyek Akhir Dimana : b = 2L − π(DP + dP) = 2 ∗ 1470 mm − 3.49 Kθ diperoleh dari [Tabel 5. i = 2. . Diketahui : penampang sabuk tipe A.18 = 1. Po1 = 1. ∗ . Po2 = 0.5 mm + 95 mm) = 1360 mm Maka : C = 372. Sudut kontak (θ) θ = 131.7 referensi 1 terlampir] Faktor Koreksi .31 + 0. diketahui Sudut kontak (θ) = 131.6 .8 mm g.8 0 Maka diperoleh Kθ = 0. = 0.1 h. Jumlah sabuk Dimana: Po diperoleh dari [table 5.5 referensi 1 terlampir] Kapasitas daya yang ditransmisikan untuk satu sabuk tunggal.14 (408. n1 = 1400 rpm .96 Sehingga: = ∗ = .31 penampang sabuk tipe A.52 ≈ 1 buah Retno Wulan Sari / 0810117428037 35 .

Kesimpulan Sabuk : 1.5mm dk= 104mm Dk= 417. 11.5mm dp= 95mm Dp= 417. Puli : 5.Laporan Proyek Akhir i. 4. 10. 6. Lebar puli f dan e diperoleh dari [tabel 5.2 referensi 1] f = 10 dan e = 15 B = 2f + ( N-1 )e = 2*10 + ( 1-1 )15 = 20 mm a. dB= 79mm DB= 392. 7. 3.5mm B= 20mm Tipe A No 57 L = 1470 mm Jumlah 1 buah Retno Wulan Sari / 0810117428037 36 . 2. 8. 9.

dotm Title: Proposal Proyek Akhir Subject: Author: Acer Keywords: Comments: Creation Date: 8/19/2011 11:51:00 AM Change Number: 143 Last Saved On: 9/7/2011 8:55:00 AM Last Saved By: ACER Total Editing Time: 407 Minutes Last Printed On: 9/14/2011 12:26:00 PM As of Last Complete Printing Number of Pages: 13 Number of Words: 1.Filename: BAB III Directory: C:\Documents and Settings\USER\Desktop Template: C:\Documents and Settings\USER\Application Data\Microsoft\Templates\Normal.) Number of Characters: 8.461 (approx.) .328 (approx.