P. 1
Efek Dari Penggunaan Sedatif Hipnotik Dan Opiate (Opium)

Efek Dari Penggunaan Sedatif Hipnotik Dan Opiate (Opium)

|Views: 3,160|Likes:

More info:

Published by: Gerry Pratama Dewanto on Apr 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2013

pdf

text

original

SMA SANTA MARIA 1 BANDUNG 2011-2012

Makalah Tentang Narkoba
Dibuat Oleh : Sebastian Gerry (17)

temazepam. lorazepam. f) pengaruhnya terhadap kualitas tidur. menurunkan respons terhadap perangsangan emosi dan menenangkan. terutama rangsangan emosi tanpa menimbulkan kantuk yang berat. Hipnotika dapat dibagi menjadi beberapa kelompok. hingga yang berat (kecuali benzodiazepin) yaitu hilangnya kesadaran. Pada penilaian kualitatif dari obat tidur. dan alkohol. perlu diperhatikan faktor-faktor kinetik berikut: a) lama kerjanya obat dan berapa lama tinggal di dalam tubuh. b) pengaruhnya pada kegiatan esok hari. keadaan anestesi. g) interaksi dengan otot-otot lain. triazolam. contohnya: flurazepam. maka dinamakan sedatif. hipnotik sedatif lain. obat ini diberikan pada malam hari. Page | 1 . Sedatif Hipnotik Hipnotika atau obat tidur adalah zat-zat yang dalam dosis terapi diperuntukkan meningkatkan keinginan faali untuk tidur dan mempermudah atau menyebabkan tidur. glutetimid. contohnya: fenobarbital. metiprilon. mulai dari yang ringan yaitu menyebabkan tenang atau kantuk. tiopental.A. koma dan mati. Sedatif menekan reaksi terhadap perangsangan. Bila zat-zat ini diberikan pada siang hari dalam dosis yang lebih rendah untuk tujuan menenangkan. Pada dosis terapi obat sedatif menekan aktivitas. c) kecepatan mulai bekerjanya. Obat hipnotik menyebabkan kantuk dan mempermudah tidur serta mempertahankan tidur yang menyerupai tidur fisiologis. Hipnotik menyebabkan tidur yang sulit dibangunkan disertai penurunan refleks hingga kadang-kadang kehilangan tonus otot. contohnya: kloralhidrat. butobarbital. Hipnotik sedatif merupakan golongan obat depresan susunan saraf pusat (SSP) yang relatif tidak selektif. Umumnya. yaitu benzodiazepin. etklorvinol. barbiturat. e) efek “rebound” insomnia. meprobamat. menidurkan. bergantung pada dosis. d) bahaya timbulnya ketergantungan.

Morfin Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. termasuk morfin. Morfin merupaakan alkaloida utama dari opium ( C17H19NO3 ) . perasaan ringan dikepala dan termangu. Morfin rasanya pahit. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat. terutama pada dosis berlebihan. Papaver somniverum. Walaupun pembuatan. jus dari bunga opium. Kebanyakan obat tidur bersifat lipofil. yaitu efek sisa pada keesokan harinya berupa mual. opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine). Efek samping umum hipnotika mirip dengan efek samping morfin. terutama barbiturat. Heroin. c) sembelit pada penggunaan lama. kodein (3-methoxymorphine). Sifat ini paling ringan pada flurazepam dan zat-zat benzodiazepin lainnya. dan hydromorphone (Dilaudid). yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium. yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. 2. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan. demikian pula pada kloralhidrat dan paraldehida. B. Turunan OPIOID (OPIAD) yang sering disalahgunakan adalah: 1. terutama oleh barbiturat. Opiate (Opium) Opioid atau opiat berasal dari kata opium. yaitu: a) depresi pernafasan. berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. b) tekanan darah menurun. termasuk juga zat-zat benzodiazepin dan barbiturat yang disebut short-acting. mudah melarut dan berkumulasi di jaringan lemak. terutama pada dosis tinggi.h) toksisitas. penjualan dan Page | 2 . d) “hang over”. Heroin ( putaw ) Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir – akhir ini . Hal ini disebabkan karena banyak hipnotika bekerja panjang (plasma-t½-nya panjang). yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu.

Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid.pemilikan heroin adalah ilegal. Methadon Saat ini Methadone banyak digunakanorang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. PT. termasuk meperidine (Demerol). Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Sejumlah besar narkotik sintetik (opioid) telah dibuat. nalorphine. dan buprenorphine (Buprenex). pentazocine (Talwin). Demerol Nama lain dari Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. butorphanol (Stadol). dan apomorphine. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. putih. dan propocyphene (Darvon). naltrxone (Trexan). methadone (Dolphine). Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis. tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik. Efek codein lebih lemah daripada heroin. Nama popoler jenis opioid : putauw. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna. Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan. levalorphane. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid. Page | 3 . Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan). 5. dan senyawa tersebut adalah pentazocine. etep. dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. 3. Codein Codein termasuk garam / turunan dari opium / candu. 4.

yaitu mengantuk atau koma bicara cadel . dan kecanduan opiat mungkin menetap selama sebulan setelah putus zat. kematian karena overdosis. rinorea lakrimasipiloereksi. demam.Seseorang dengan ketergantungan opioid jarang meninggal akibat putus opioid. kram perut. gangguan pertimbangaan. Gejala intoksitasi (keracunan) opioid : Konstraksi pupil ( atau dilatasi pupil karena anoksia akibat overdosis berat ) dan satu ( atau lebih ) tanda berikut.gangguan atensi atau daya ingat.Sindroma putus obat mencapai puncak intensitasnya selama hari kedua atau ketiga dan menghilang selama 7 sampai 10 hari setelahnya. mual. iritabilitas.Perilaku maladaptif atau perubahan psikologis yang bermakna secara klinis misalnya: euforia awal diikuti oleh apatis. atau segera setelah pemakaian opioid. Gejala putus obat dari ketergantungan opioid adalah : kram otot parah dan nyeri tulang. Biasanya setelah suatu periode satu sampai dua minggu pemakaian kontinu atau pemberian antagonis narkotik. depresi. termasuk pipotermia dan hipertermia. Pada tiap waktu selama sindroma abstinensi. diare berat. Gejala penyerta putus opioid adalah kegelisahan. peningkatan resiko terkena virus HIV dan hepatitis dan penyakit infeksi lainnya melalui jarum suntik dan penurunan hasrat dalam hubungan sex. kecuali orang tersebut memiliki penyakit fisik dasar yang parah. disforia. tremor.Gejala residual seperti insomnia. suatu suntikan tunggal morfin atau heroin menghilangkan semua gejala. mengalami kerusakan pada liver dan ginjal. hipertensi takikardia disregulasi temperatur. agitasi atau retardasi psikomotor. kelemahan. bradikardia. yang berkembang selama . kerusakan penglihatan pada malam hari. atau gangguan fungsi sosial atau pekerjaan ) yang berkembang selama. atau segera setelah pemakaian opioid. menguap. dilatasi pupil. kebingungan dalam identitas seksual. Gejala putus obat : Gejala putus obat dimulai dalam enam sampai delapan jam setelah dosis terakhir. Page | 4 .Efek samping yang ditimbulkan : Mengalami pelambatan dan kekacauan pada saat berbicara. seperti penyakit jantung. Tetapi beberapa gejala mungkin menetap selama enam bulan atau lebih lama. disregulasi temperatur. dan muntah.

Kumpulan Gambar Sedatif Hipnotik Opium Narkoba Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Psikotropika dan Zat Adiktif. Selain "narkoba".C. Page | 5 . istilah lain yang diperkenalkan khususnya olehDepartemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika.

narkotika menghasilkan perasaan “lebih membaik” yang dikenal dengan eforia dengan mengurangi tekanan psikis. Heroin adalah derivatif 3. dapat dilihat dari tanda – tanda fisik si pengguna. Efek ini dapat mengakibatkan ketergantungan. mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. pemakaian sebelumnya dan harapan pengguna. diamorfin hidroklorida. daya ingatannya menurun Jenis  Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid. bicaranya kacau 6. batuk dan diare akut. Efek Samping Efek narkotika tergantung kepada dosis pemakaian. mulut kering 3. narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. bibir bewarna kecoklatan 4. Selain kegunaan medis untuk mengobati nyeri. seperti : 1. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya. Page | 6 . Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida. mata merah 2. cara pemakaian. perilakunya tidak wajar 5.Semua istilah ini. Menurut pakar kesehatan. tanda tanda fisik. baik "narkoba" ataupun "napza".

dan dengan meminum Bhang.000 meter di atas permukaan laut. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. dan dengan meminum bhang. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Tanaman semusim ini tingginya dapat mencapai 2 meter. Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. tetrahidrokanabinol (THC. walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan. Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana. Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat. namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya. Di India. Bunganya kecil-kecil dalam dompolan di ujung ranting. berbeda dengan obat-obatan terlarang jenis lain yang menggunakan bahan-bahan sintetik atau semi sintetik dan merusak sel-sel otak. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. tetrahidrokanabinol(THC. namun lebih dikenal karena kandungan zatnarkotika pada bijinya. sebagian Sadhu yang menyembah dewaShiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum. Berdaun menjari dengan bunga jantan dan betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika. Di India. Ganja (Cannabis sativa syn. tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). yang Page | 7 . tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Ganja Ganja (Cannabis sativa syn. Ganja hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1. sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap hashish melalui pipa chilam/chillum. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat.

thiethylperazine. Efek Negatif Efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu. sementara ada kelompok yang menjadi aktif. karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuanadan marijuana pada umumnya.sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Berdasarkan penelitian terakhir. chlorpromazine. dengan "Cannabis sativa" dari Barat. atau alizapride. di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa. hal ini (lonjakan kreativitas). Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol. terutama euforia (rasa gembira) yang berlebihan serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu. Efek negatif secara umum adalah pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obatobatan kimia buatan manusia itu. domperidone. haloperidol. Bahkan. Di antara pengguna ganja. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreativitas adalah hasil silangan modern "Cannabis indica" yang berasal dari India . yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik. banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreativitas dalam berpikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi). di mana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. hingga detik ini. terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan metamfetamin). karena sejumlah pasien mengalami gejala efek psikotropika Page | 8 . dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker). Segolongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas. Dalam penelitian ilmiah dengan metode systematic review yang membandingkan efektifitas ganja sebagai obat antiemetic didapatkan hasil ganja memang efektif sebagai obat antiemetic dibanding prochlorperazine. Jenis ganja silangan inilah yang tumbuh di Indonesia. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit. beragam efek yang dihasilkan. tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. hal ini masih menjadi kontroversi. tetapi pengunaannya sangat dibatasi dosisnya. Namun. metoclopramide. Ganja. juga dipengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan.

serta berperan penting dalam kontrabudaya tahun 1960. Efek samping morfina antara lain adalah penurunan kesadaran. dan juga arterial hypotension LSD Asam lisergat dietilamida (LSD) merupakan suatu narkotika halusinogen. dan penglihatan kabur. LSD segera menjadi agen terapi yang nampak menimbulkan harapan besar. depresi. paranoia.dari ganja yang sangat berbahaya seperti pusing. peningkatan curah jantung. Diperkenalkan oleh Sandoz Laboratories (kini Novartis). hiperefleksia. kematian ego dan pergeseran kognitif yang dalam. rasa kantuk. perspirasi. hipotermia. Terdapat beberapa indikasi bahwa LSD dapat menimbulkan keadaan fuga disosiatif pada orang-orang yang mengonsumsi beberapa jenis antidepresan tertentu seperti garam litium dan trisiklik. Dosis tunggal asam lisergat dietilamida berkisar antara 100-500 mikrogram. demam. Gejala berikut telah dilaporkan: konstraksi rahim. Jumlah tersebut hampir setara dengan 1/10 massa sebutir pasir. cengkeraman rahang. euforia. sebagai obat dengan berbagai penggunaan psikiatrik pada tahun 1947. dan tremor. Morfin Morfina adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. LSD bersifat non-adiktif (tak menimbulkan ketergantungan) dan non-toksik (tak menimbulkan keracunan) dan banyak dikenal atas efekpsikologisnya yang menyebabkan tertutup/terbukanya mata. tegaknya bulu roma. Morfina bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit. halusinasi. Reaksi fisik pada LSD bervariasi dan tak spesifik. lesu. Morfina juga mengurangi Page | 9 . dengan nama dagang Delysid. Obat ini bersifat psikedelik dari keluarga ergolina. produksi air liur dan lendir. suhad (rasa tak dapat tidur). kenaikan kadar gula darah. midriasis (dilatasi pupil). perasaan distorsi waktu.

Morfin umumnya 8 sampai 17 persen dari berat kering opium. Poppy Straw Konsentrat . dan komersial pertama dijual oleh Merck pada tahun 1827. Pasien ketergantungan morfina juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk. pertama didistribusikan oleh Friedrich Sertürner pada tahun 1817. bracteatum ) tidak mengandung morfin atau kodein. mungkin turun menjadi 0. yang digunakan dalam pembuatan-sintetik dan semi sintetik opioid seperti oxycodone dan etorphine dan beberapa jenis obat. atau lainnya narkotika fenantrena tipe. dihydrocodeine . dari analgesik digunakan untuk meringankan penderitaan berat atau sakit dan penderitaan . morfin dianggap sebagai standar emas. Varietas yang terakhir. dihydromorphine . termasuk 'Przemko' dan Norman 'kultivar' dari opium poppy. berbagai proses di pabrik memproduksi kodein . dengan efek yang sama. misalnya oksikodon (OxyContin. dan turunan opium lainnya. Oramorph . Morfin adalah pemurnian pertama dari sumber tanaman dan merupakan salah satu dari sedikitnya mengandung 50 macam alkaloid dari beberapa jenis dalam opium. Percodan). ( P. atau patokan. MSIR . merangsang batuk. Percocet. dan dalam beberapa kasus jumlah diabaikan hidromorfon . Itu lebih banyak digunakan setelah penemuan jarum suntik pada tahun 1857. yang neuropeptida . hidromorfon Page | 10 . Tubuh manusia memproduksi endorphines . Terjadinya morfin di lain papaverales dan Papaveraceae . Papaver somniferum . getah kering (lateks) yang berasal dari hasil getah irisan biji mentah opium. di bawah 1 persen. tebain dan oripavine . Morfin (INN) (diucapkan / n mɔrfi ː / ) ( MS T'rusk .04 persen. Morfina menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Seperti opioid lain. tebain . Roxanol . Spesies ini lebih merupakan sumber tebain . alkaloid. Hal ini ditemukan pada 1804 oleh Friedrich Sertürner . Avinza . dan meyebabkan konstipasi. Morfin diproduksi paling dominan di awal siklus hidup tanaman. digunakan untuk menghasilkan dua alkaloid lain. dan xanax (senyawa ini agak disintesis dari tebain dan oripavine). Kata "morfina" berasal dari Morfeus. dewa mimpi dalam mitologi Yunani.rasa lapar. serta pada beberapa jenis hop dan murbei pohon belum dikonfirmasi. walaupun khusus dibesarkan kultivar mencapai 26 persen atau menghasilkan morfin sedikit sekali. yang pada waktu itu sebuah toko kimia kecil. Melewati titik optimum untuk ekstraksi. tetrahydrothebaine. poppy. atau dinamakan. Kapanol ) adalah potensial candu analgesik obat dan dianggap sebagai prototipikal opioid . Kadian . Dalam pengobatan klinis. Morfin adalah paling banyak mengandung alkaloid yang ditemukan di opium . Ini mengambil nama dari Tuhan Yunani mimpi Morpheus ( Yunani : Μορφέας ).

morfin langsung mempengaruhi pada sistem saraf pusat (SSP) untuk meringankan rasa sakit . adalah obat golonganstimulansia (hanya dapat diperoleh dengan resep dokter) yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. atau benzedrin. Morfin memiliki potensi tinggi untuk kecanduan . Sementara di Indonesia dijual dalam kemasan injeksi dengan merk dagang generik. Kokaina Kokaina adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. karena efekvasokonstriksif-nya juga membantu. Pada awalnya. amfetamin sangat populer digunakan untuk mengurangi nafsu makan dan mengontrol berat badan. Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal. Obat ini juga digunakan secara ilegal sebagai obat untuk kesenangan Page | 11 . meskipun Fisiologis ketergantungan mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk berkembang. Merk dagang Amfetamin (di AS) antara lain Adderall. Amfetamin Amfetamin atau Amphetamine atau Alfa-Metil-Fenetilamin atau beta-fenil-isopropilamin. bersama dengan morfina dan heroina karena efekadiktif. Kokaina diklasifikasikan sebagai suatu narkotika. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala lukaluka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis. dan Dexedrine. dan diacetylmorphine ( heroin ). Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”. toleransi dan psikologis ketergantungan berkembang dengan cepat. hidung dan tenggorokan. khususnya untuk pembedahan mata. Palladone). Kokaina merupakan alkaloid yang didapatkan dari tumbuhan koka Erythroxylon coca.(Dilaudid. yang berasal dari Amerika Selatan.

dan hidung berdarah. kesulitan pernapasan. ·Dari hidung keluar air. gangguan keseimbangan dan koordinasi. batuk bersin. nyeri perut.Pengaruh Jangka Panjang ·Otot lemah dan rasa letih. amyl nitrit. mual. ·Masuk ke dalam paru-paru lalu ke darah. ·Termasuk inhalansia/solven adalah: nitrous oxide. dan selera makan hilang.Pengaruh Segera Setelah pemakaian ·Bau zat yang dihirup. jantung berdebar dan denyut nadi cepat. ·Mudah tersinggung. dan gangguan orientasi.Fakta Umum ·Inhalansia/solven adalah zat-zat kimia yang menghasilkan pengaruh psikoaktif (mengubah perasaan dan pikiran seseorang) yang sangat kuat jika dihirup. bensin. thiner (pengencer cat). c. 4. dan selera makan hilang.System Syaraf Pusat ·Meningkatkan risiko kerusakan otak yang menetap. ·Gangguan penglihatan (penglihatan ganda) dan halusinasi (penglihatan semu). ·Mulut kering dan merasa lemah.System Jantung dan Pembuluh darah ·Merusak jantung. INHALANSIA (ZAT YANG DIHIRUP) / SOLVEN (ZAT PELARUT YANG MUDAH MENGUAP) 1.(Recreational Club Drug) dan sebagai peningkat penampilan (menambah percaya diri atau PD). 2. lem. pusing. dan aerosol spray. dan segera masuk ke otak setelah dihirup.System Pernapasan Page | 12 . ·Bicara pelo.Pengaruh pada system tubuh manusia a. ·Meningkatkan risiko kerusakan syaraf (perasaan tumpul dan kesemutan pada tangan dan kaki) b. dan muntah. gangguan penglihatan. ·Sakit kepala. kebingungan. Istilah "Amftamin" sering digunakan pada campuran-campuran yang diturunkan dari Amfetamin. 3.

sosial budaya dan agama. Apa itu narkoba. Metode Kuratif dapat dilakukan dengan 2 cara : 1. pramuka. Informatif. Motivasinya: penyelesaian masalah narkoba secara konsisten adil. bertanggung jawab dan manusiawi. Metode Preventif dapat dilakukan dengan tiga cara atau upaya yang bersifat : 1. yaitu pencegahan melalui pendekatan ini pada intinya memberi pengetahuan narkoba secara lebih spesifik. yaitu pencegahan melalui pendekatan ini pada intinya hanya memberikan informasi umum. Page | 13 . yaitu pencegahan melalui pendekatan ini berbentuk program untuk memulihkan atau menormalkan kembali perilaku para korban/pecandu narkoba. Alternatif. Rehabilitatif. Refresif. narkoba ditinjau dari berbagai aspek antara lain ekonomi.·Meningkatkan risiko kerusakan paru-paru. Edukatif. Misalnya. bahayanya dan bagaimana cara menanggulanginya? 2. ·Berkurang atau hilangnya penciuman karena saluran hidung rusak Pencegahan Narkoba Metode Preventif yaitu suatu upaya yang dilakukan sebelum terjadi penggunaan atau pemakaian narkoba dan sering disebut sebagai upaya pencegahan. 3. Misalnya. Metode Kuratif yaitu suatu upaya yang dilakukan sesudah terjadi penyalahgunaan atau pemakaian narkoba. yaitu pencegahan melalui pendekatan ini pada intinya mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di sentra-sentra kegiatan umum. Misalnya. pendidikan. pesantren remaja dan sebagainya. kesehatan. 2. yaitu pencegahan melalui pendekatan ini berbentuk tindakan hukum secara tegas terutama terhadap setiap pelaku penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba oleh aparat penegak hokum. olah raga. seperti halnya di Panti-panti Rehabilitasi atau Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). kesenian. Dalam upaya yang bersifat rehabilitatif ini. oleh karenanya diharapkan turut berperan. seluruh anggota keluarga korban memegang peranan yang sangat penting.

Page | 14 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->