Persaingan dan Keserakahan dalam Ekonomi Ardianing Pratiwi

Persaingan usaha pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini antara lain didapatkan melalui harga yang terjangkau, pilihan yang banyak, dan barang yang berkualitas. Jadi persaingan tidak hanya menuntut perusahaan untuk bersaing dari segi harga saja, akan tetapi juga dari segi non-harga. Tidak heran bahwa banyak negara berusaha untuk meningkatkan kualitas persaingan usaha di negara masing- masing. Selain itu, saat ini dunia bisnis terus mengalami perkembangan yang begitu dinamis. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh globalisasi dimana perusahaan-perusahan dituntut untuk bergerak dengan cepat. Para pelaku usaha mau tidak mau harus bersaing dengan ketat. Untuk itu, efisiensi menjadi sangat penting terkait dengan semakin terintegrasinya pasar di suatu negara dengan pasar dunia. Liberalisasi dan globalisasi menawarkan tantangan sekaligus ancaman bagi negara-negara di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengundangkan UU Persaingan Usaha. Salah satu tujuan undang-undang persaingan usaha adalah mendorong persaingan usaha, dimana dari persaingan usaha tersebut kemudian akan menciptakan efisiensi dalam perekonomian nasional. Dapat dilihat pada sejarah perekonomian Indonesia dimana persaingan usaha yang tidak sehat telah merusak sendi-sendi ketahanan perekonomian nasional. Salah satu contoh yang mudah terlihat adalah pada kasus tender pengadaan barang dan jasa pemerintah. Praktik persaingan usaha yang tidak sehat yang melibatkan kolusi antara sesama pelaku usaha disinyalir telah merugikan keuangan negara. Ini baru kasus tender, belum lagi kasus lainnya yang mungkin terjadi namun belum terangkat ke ke hadapan masyarakat luas. Sementara itu, dalam jika kita melihat kepada struktur industri maka terlihat bahwa industri di Indonesia banyak yang terkonsentrasi. Terkonsentrasinya industri di Indonesia merupakan konsekuensi dari kebijakan substitusi impor yang diambil di awal pembangunan. Untuk mendukung kebijakan ini maka industri kita banyak yang diproteksi. Hal ini pada akhirnya menyebabkan banyak industri di Indoneia yang terkonsentrasi tinggi. Selain karena adanya konsentrasi pasar yang tinggi, kondisi persaingan usaha juga dapat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. Kebijakan tersebut antara lain dengan menciptakan hambatan masuk dalam industri domestik, pengenaan pajak dan penetapan harga barang atau jasa. Shauki (1999) mengidentifikasikan tiga bentuk tindakan anti persaingan yang muncul di Indonesia, diantaranya juga terjadi karena dukungan pemerintah. Pertama, tindakan anti persaingan yang dilakukan pelaku usaha untuk menghalangi pesaingnya, misalnya integrasi

dan solusi-solusi masalah efektif. Kedua. Pada tahun 1999. Alasan lain pentingnya kondisi persaingan usaha yang sehat adalah bahwa persaingan usaha yang sehat akan menjamin bahwa proses-proses produksi akan beradaptasi sendiri terhadap kebutuhan permintaan para individu. persaingan usaha yang sehat merupakan suatu proses penemuan karena merangsang perusahaan-perusahaan untuk mencari produk-produk. Di dalamnya tercantum tujuan-tujuan Undang-undang ini antara lain adalah menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi ekonomi nasional sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jadi. 5 Tahun 1999 mengenai Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak sehat. mencegah praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat yang ditimbulkan oleh pelaku usaha. proses-proses. Suatu sistem ekonomi yang berlandaskan persaingan usaha yang sehat bukan hanya mewujudkan efisiensi alokasi yang tinggi. dan peningkatan inovasi baru. lebih dikenal dengan globalisasi ekonomi. dan terciptanya harga terjangkau. yang baru. mewujudkan iklim usaha yang kondusif melalui pengaturan persaingan usaha yang sehat sehingga menjamin adanya kepastian kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar. Tindakan anti pesaingan tersebut sering dituding sebagai faktor-faktor yang menyebabkan ketidakefisienan perekonomian Indonesia. resale price maintenance. kualitas produk yang lebih baik. pasar-pasar penjualan. tindakan anti persaingan yang dilakukan dengan berkolusi untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). tindakan anti persaingan yang dilakukan pelaku usaha dengan “restu” pemerintah. dan pada akhirnya diharapkan persaingan tersebut membuat semua pelaku usaha mampu mengefisienkan dirinya. pemerintah mengeluarkan Undang-undang No. tetapi keunggulannya terutama terlihat apabila dipandang secara dinamis sebagai pendorong pembangunan ekonomi. di mana semua negara diharap mampu berpartisipasi dalam membangkitkan perekonomian dunia. di negara lain Undang-undang sejenis juga umumnya dimaksudkan untuk mendorong terjadinya persaingan usaha. Hal ini . dan pelaku usaha kecil. antara lain melindungi pengusaha kecil dan menegah. dan terciptanya efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha. pelaku usaha menengah. dan pembagian pasar.vertikal. Dengan adanya Undang-undang ini maka kegiatan ekonomi yang diharapkan adalah perekonomian yang berazaskan demokrasi ekonomi dengan tetap memperhatikan keseimbangan kepentingan kepentingan umum dan pelaku usaha. termasuk asosiasi kartel dan hak monopoli yang diberikan kepada individu. yakni kebijakan pasar bebas. Persaingan usaha tersebut saat ini direalisasikan melalui sebuah kebijakan baru. pilihan yang semakin beragam. Tidak hanya di Indonesia. Selain itu juga ada berberapa tujuan lain dari Undang-undang Persaingan Usaha di berbagai negara. Ketiga.

baik berupa jasa maupun produksi barang. kesepakatan pasar bebas Indonesia-China berdampak buruk pada sektor manufaktur dalam negeri. telah menciptakan persaingan sedemikian rupa diantara individu-individu manusia. Sebagai contoh adalah kesepakatan pasar bebas Indonesia-China. seperti negara China. Setidaknya hal tersebut diperkuat dengan keberhasilan sejumlah negara berkembang melakukan proses transformasi ekonomi yang mengejutkan. China banyak mengambil keuntungan dari pasar yang luas di Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 230 jiwa. tanpa peduli kerugian pihak lain. Persaingan bersifat terbuka dan sangat tergantung dengan pemilik capital atau modal. Dampaknya. Tidak ada lagi batas negara bagi para pengusaha dalam mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja baru. Mereka kalah bersaing dengan produk China yang terkenal dengan harga murahnya. serta berbagai dimensi kekuatan mekanisme pasar lainnya. menerjang segala bentuk kemapanan. Karena serbuan produk dari China. produksi dan konsumsi. Pola penerapan globalisasi ekonomi adalah pasar dimana harga barang-barang dan jasa disusun secara lengkap. Pada era globalisasi. Siapa pun yang terlibat dalam globalisasi ekonomi adalah berorientasi pada keuntungan sebesar-besarnya. Secara langsung. Arus globalisasi ekonomi yang berasal dari negara-negara Barat terus mengalir tanpa henti. Keserakahan adalah dewa dalam prinsip pasar bebas. Iran termasuk Indonesia. Indonesia saat ini dibanjiri produk-produk China. Sementara itu neraca perdagangan Indonesia-China menunjukkan defisit yang cukup besar. Individu dipaksa sepenuhnya menempatkan diri sebagai homo economicus yang semata-mata digerakkan oleh rasionalitas instrumental pencapaian laba dan materi secara maksimal. Daya tahan industri manufaktur Indonesia terus tergerus oleh serbuan China. Korea Selatan. Patut diduga. banyak pengusaha dalam negeri gulung tikar.merupakan sebuah bentuk peradapan baru terhadap ekonomi dunia yang terkadang terlalu dipaksakan keberadaanya. Kesepakatan pasar bebas Indonesia-China ini langsung berdampak pada pengusaha di dalam negeri. Kondisi ini umumnya ditetapkan oleh hukum penawaran dan permintaan. berabadabad interaksi sosial ekonomi masyarakat negara-negara berkembang berlangsung dengan sehat dan harmonis. serta tanpa campur tangan pemerintah dalam regulasi harga. Padahal. . terkait pasar bisa bergerak bebas. globalisasi ekonomi telah ditumpangi faham liberal-kapitalisme yang menyebar bagaikan virus yang bergerak ke segala arah kehidupan. semua elemen ekonomi. Prinsip kerja kapitalisme yang mendorong secara optimal pencapaian akumulasi modal. Globalisasi ekonomi berpengaruh dahsyat terhadap tatanan sosial ekonomi masyarakat termasuk masyarakat negara-negara berkembang. India. tidak ada paksaan dan disetujui oleh para penjual-pembeli.

namun dapat kita minimalisir. hendaknya dalam setiap individu perlu ditegaskan kembali pentingnya etika bisnis. dan tindakan-tindakan politik yang menyalahi ketentuan. Untuk mendorong kembalinya nafas pelaku usaha untuk berbisnis. Kode etik merupakan jembatan antara norma moral suatu masyarakat secara umum dengan penerapannya dalam lingkungan tertentu. Richard Quinney (1977) menyatakan dengan tegas bahwa kapitalisme akan memproduksi dan mempelihara berbagai jenis kejahatan demi kelangsungan hidup faham sistem ini. Faham ini tidak dapat kita akhiri pelaksanaannya. Terdapat tiga jenis kejahatan yang dinilai fungsionalis bagi sistem kapitalisme.Konsep homo economicus yang menjadi etos kerja individu dan menjadi pola hubungan sosial ekonomi. kejahatan lingkungan. Dan kejahatan yang ketiga. penanaman citra produk dan lain sebagainya. Selain itu diperlukan juga adanya suatu program revitalisasi ekonomi guna mengangkat kesejahteraan masyarakat agar terhindar dari perilaku saling mengeksploitasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kapitalisme telah mengakar kuat dalam masing-masing individu. penyimpangan kontrak. Dengan berkembangnya globalisasi ekonomi yang sebagian besar pasarnya dikuasai oleh negara-negara adikuasa. Prinsip hubungan yang seperti ini akan menciptakan jalan bagi tumbuh kembangnya kriminalitas dalam berbagai aspek dan hubungan sosial manusia. eksploitasi buruh. Kejahatan kedua. Jiwa “serakah” yang dipelihara sistem kapitalis ini pada akhirnya akan merubah format hubungan individu (manusia) menjadi hubungan saling memeras dengan rasionalitas saling menguntungkan ataupun memeras dalam pengertian mengeksploitasi individu lain. penegakan hukum juga perlu diperkuat bersamaan dengan pembinaan norma moral dalam tubuh masyarakat. Untuk melindungi masyarakat dari kekejaman kepitalisme. korupsi. Pertama. termasuk pengabaian terhadap ketentuan hukum. kolusi. khususnya pelaku usaha yang sering menjadi tumbal bagi penguasa. etika politik dan etika perilaku secara umum. the crime of economic domination. the crime of acomodation. penipuan informasi produk. Sebagian kriminolig dan sosiolog yang kritis sudah sejak lama mencermati adanya konsekuensi akan lahirnya kriminalitas dalam sistem kapitalisme. yaitu kejahatan yang timbul sebagai respon terhadap dorongan maksimisasi konsumsi atau sebagai usaha mempertahankan hidup dimana institusi-institusi perlindungan sosial telah dilemahfungsikan demi efisiensi pertumbuhan kapitalisme. pada perkembangannya telah memunculkan jiwa-jiwa serakah. otomatis menimbulkan suatu kekhawatiran dalam tubuh pelaku usaha dalam negeri yang sebenanya memiliki potensi karya. yaitu penyalahgunaan wewenang birokrasi. the crimes of government. diperlukan suatu perbaikan dalam . hak asasi manusia. Maka itu. yaitu jenis-jenis kejahatan yang dilakukan pelaku bisnis berupa penipuan pajak.

Revitalisasi demokrasi ekonomi seharusnya tidak diposisikan sebagai jargon ataupun dogma politik saja. harga diri. (7) menata ulang badan usaha miliki negara dan pemerintah yang benar-benar memberi social benefit dan economic benefit yang sebesar-besarnya bagi rakyat bukan bagi asing ataupun pejabat birokrasi. melindungan segenap rakyat dan tanah air. yakni: (1) melindungi usaha mikro dan kecil melalui penguatan keuangan usaha mikro dan kecil dalam mencapai skala ekonominya. demokrasi yakni ekonomi merupakan kehidupan gerakan bangsa. Demokrasi ekonomi adalah asas implementatif bagi terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan dan merata. namun harus menjadi suatu cerminan dari jati diri. revitalisasi demokrasi ekonomi dapat dilakukan dengan sejumlah kebijakan. sosial untuk mencerdaskan memajukan kesejahteraan umum. Sejalan dengan hal diatas. (5) menjalankan program-program ekonomi daerah berdasarkan pada pendekatan partisipatori dan emansipasitori. dan citra suatu bagi setiap individu. mewujudkan Revitalisasi misi negara.perekonomian. (3) menetapkan suku bunga perbankan yang rendah sesuai dengan rasio modal usaha yang dimilikinya. (2) menata ulang zonasi perdagangan yang berpihak pada usaha mikro dan kecil sehingga terjaminnya kontinuitas usaha mereka. (4) menjamin kemandirian usaha ekonomi yang berbasis pada sumber daya dalam negeri. . Demokrasi ekonomi merupakan asas yang meletakkan kepentingan ekonomi masyarakat sebagai hal utama (putting people first) dan melindungi hajat hidup orang banyak. Revitalisasi demokrasi ekonomi hendaknya menjadi gerakan nasional yang diikuti dengan program-program kongkrit dan realistis. (6) menjembatani pola hubungan interkoneksitas antara sentra produksi pedesaan dan sentra perdagangan kota/moderen. (8) mengawasi dengan efektif dan terukur penguasaan sumber-sumber produksi di tingkat pusat dan daerah sehingga memperluas aksesibilitas masyarakat dalam memiliki sumber-sumber produksi tanpa adanya diskriminasi dan pemihakan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.