140 Ribu Komputer Masih Terinfeksi Flashback

WASHINGTON - Beberapa waktu lalu, sekira 600 ribu komputer Mac terinfeksi oleh malware bernama Flashback. Menurut sebuah posting di blog keamanan Symantec, upaya Apple menghapus malware tersebut kini masih belum tuntas. Diwartakan The Next Web, Kamis (19/4/2012), Symantec mengungkap masih ada sekira 140 ribu komputer yang terkena dampak kebocoran keamanan itu. Program Flashback sendiri dikatakan terinstall dalam sebuah mesin yang berlubang dan mencoba memanen aktivitas browsing penggunanya, termasuk usernames serta passwords. Kemudian informasi tersebut akan dikirimkan ke jaringannya melalui internet. Metode tersebut dikenal sebagai drive-by infection karena bisa menginstal dirinya sendiri setelah pengguna komputer mengunjungi situs yang terinfeksi. Serangan ini telah menginfeksi banyak pengguna. Perbaikan untuk OS X Lion yang dirilis Apple pada pekan lalu menambal lubang di Java. Flashback menyelinap ke dalam komputer pengguna dengan memanfaatkan lubang itu. Para pengguna, baik yang memiliki Java atau tidak, disarankan untuk tetap menginstal perbaikan tersebut. (fmh)

Anontune, Jejaring Musik Para Anonymous
Amerika Serikat - Menarik perhatian industri musik, sekelompok coder yang mengklaim diri sebagai bagian dari Anonymous mendirikan platform jejaring sosial musik bernama Anontune. Layanan ini dirancang untuk memutar lagu streaming dengan mulus dari sumber pihak ketiga seperti YouTube. Anontune juga memungkinkan para pengguna anonymous menyimpan lagulagu tersebut ke dalam playlist mereka dan membaginya. Salah satu pendiri Anontune menyebutkan, proyek ini sebenarnya sudah dimulai oleh kelompok Anonymous sekitar enam tahun lalu namun baru digarap secara serius sejak Februari silam. Awalnya, mereka aktif dalam kegiatan hacking underground. Selanjutnya, mereka mulai sering membicarakan musik, artis favorit dan apa yang ingin dilakukan untuk membuat sebuah model bisnis musik. "Kami berpikir, bagaimana jika menggabungkan website musik seperti Myspace, Yahoo, YouTube dan lainnya," ujar juru bicara Anontune seperti dilansir CNN, Jumat (20/4/2012).

Karena masih dalam tahap penggarapan, situs yang beralamat di www.anontune.com ini belum dapat diakses. Tim Anontune berharap pengerjaan situs mereka segera rampung agar bisa segera berkontribusi meningkatkan cara orang terlibat dengan musik.

Awas, Serangan Hacker ke Perusahaan Merajalela
Taipei - Ancaman keamanan pada perusahaan tidak bisa dipandang remeh. Tren yang sedang terjadi adalah serangan hacker yang menyasar data penting perusahaan semakin canggih metodenya. "Menghadapi ancaman gigih dan canggih ini, perusahaan harus berasumsi bahwa mereka diserang. Perusahaan harus punya deteksi dan kapabilitas untuk meminimalisir risiko kebocoran data," kata CEO Trend Micro, Eva Chen di Hotel Sheraton, Taipei. Lebih lanjut, Trend Micro menenggarai dua tren penting dalam lanskap sekuriti saat ini. Selain Advanced Persistent Threat (APT) atau serangan hack dari kelompok tertentu tersebut, juga terjangan program jahat ke perangkat mobile. "Tren keamanan sekuriti adalah ancaman yang menarget data intelektual perusahaan. Di sektor konsumer adalah popularitas perangkat mobile yang rentan diserang program jahat," sebut Eva. Platform Android misalnya, belakangan ini makin jadi sasaran empuk malware. Trend Micro sendiri yakin dapat membantu mengantisipasi tren ancaman tersebut dengan produk dan solusinya. "Misalnya, solusi kami bisa mengantisipasi kalau ada ponsel pegawai hilang. Bagaimana membantu menemukan dan menjaga agar data pentingnya tetap aman," imbuh Eva. Tren Micro sendiri menyadari cukup banyak kompetitor yang berkiprah di pasar cloud security. Namun mereka punya jurus-jurus untuk tetap bersaing. "Kuncinya adalah fokus dan inovasi. Mendengarkan konsumen yang menyewa kami untuk memecahkan masalah mereka. Saya sebenarnya tidak ambil pusing dengan kompetitor tapi lebih bagaimana untuk melawan hacker jahat," sebutnya.

Rahasia Master SEO Google
Bagi Anda yang saat ini belum mengerti apa itu SEO, Bagaimana cara mencari kata kunci yang tepat, untuk mengoptimasi seo on page, di Blogdetik Anda tidak perlu susah-susah mencari kata kunci, survey ini itu, semua sudah satu paket, segera anda bukti kan sendiri dan Daftarkan diri anda untuk memulainya dari sekarang, maka anad akan terkagum-kagum melihat hasilnya. serta saya merekomendasi kepada Anda blogdetik ini.

Mendominasi halaman pertama di Google dengan kata kunci yang kita targetkan sebenarnya tidaklah sulit meskipun kita tidak mengerti SEO dan kita tidak perlu mencari Rahasia yang tersembunyi pada Google dengan mengeluarkan banyak biaya, sebab Google sendiri selalu memperbaiki celah-celah sensitive yang bakal di manfaatkan orang untuk mendongkrak Rangking di mesin pencarian Google. Apa yang dibahas dalam produk Rahasia Master SEO ini secara umum boleh dibilang sama dengan produk-produk lain yang berbicara tentang SEO seperti cara riset keyword yang benar, dan itu semua saya rasa ttidak perlu, sebab Google punya cara sendiri untuk menentukan website mana yang layak nongol dihalaman pertamanya. Akan tetapi kita juga tidak bisa menulis artikel semau-maunya kita, kita harus mencari judul yang menarik, dan judul dan isi kalo bisa saling melengkapi, gunakan saja bahasa kita sendiri, tidak perlu mencontoh gaya dan bahasa penulisan kata-kata orang lain. Untuk itulah jika Anda serius ingin memiliki blog yang cepat dan sudah SEO, apa salah nya anda mencoba Blogdetik ini, saya sendiri sudah mencoba, dalam waktu 6 bulan terakhir ini raking alexa saya dari 5 jutaan sekarang sudah mendekati 1 jutaan, untuk buktinya cek blog saya di sini Itu lah sekedar berbagi pengalaman, saya sama sekali tidak mengerti SEO, WEB DESAIN, dan yg berbau dunia blog semua nya tidak begitu faham, dan hanya belajar dari teman2 yang blognya sudah bagus, dan itu semua cari cari melalui Google.

Ini Cara Google Earth Pertemukan Ibu & Anak yang Terpisah 25 Tahun Quote: Jakarta - Masih ingat dengan kisah Saroo Brierly? Seorang pria keturunan India yang memanfaatkan Google Earth untuk mencari ibunya setelah terpisah selama 25 tahun. Kisah Sarro kini mendunia. Mau tahu bagaimana ia melakukannya? I Made Andi Arsana, seorang Geodesi dan Geomatics dari Universitas Gadjah Mada, coba menerka sembari memvisualisasikan apa yang telah dilakukan Saroo dengan layanan peta online Google itu untuk mencari ibunya. Dalam video tersebut terlihat bahwa diperlukan sebuah perkiraan dan analisis untuk bisa memprediksi dari mana Saroo berasal. Selain itu, layanan yang dibutuhkan tidak cuma Google Earth namun juga layanan online lainnya, seperti freemaptools.com. Waktu yang sudah begitu lama berselang, sampai 25 tahun, serta sisa-sisa ingatan yang terbatas juga menjadi hambatan tersendiri. Untuk itu, Saroo pun harus mengoptimalkan sedemikian rupa ingatan tersebut untuk menggapai misinya. Sampai akhirnya, ia mengenali sebuah air terjun, dimana ketika kecil Saroo sering bermain di sana. Area yang sangat cocok dengan ingatan masa kecilnya itu akhirnya membawa pria 30

tahun itu ke sebuah desa bernama Ganesh Talai. Dia pun terbang ke sana. Benarlah, di desa itulah dia dulu tinggal. Saroo pun bertemu kembali dengan ibunya, Kamla dan saudaranya, Kallu. Keluarganya mengaku berusaha mencari dia, namun tidak juga berhasil. Berkat Google Earth, mereka dapat bertemu kembali. Dengan kesuksesannya, Saroo pun dapat membantu keluarganya yang masih hidup miskin. Berikut video bagaimana I Made Andi Arsana coba memvisualisasikan perjuangan Saroo dalam mencari ibunya yang telah terpisah seperempat abad itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful