Bahan Ujian 1.

Ver       

Forensik:

dan perundang2an Definisi Jenis dan bagian dari ver Dasar hukum Dasar hukum dokter wajib membantu peradilan Anamnesa dengan penyidik Deskripsi luka Membuat

2. Forensic klinik  Pasien datang bersama

spv
tindak pidana

 Pasien yang diduga korban berdasar petunjuk lain  Pasien dengan luka akibat

trauma kll

 Pasien yg keracunan, pengracunan, atau diduga pengracunan  Pasien  Pasien tidak diket.

kejahatan seksual atau diduga yg tdk sadar dg riwayat penyakit

yg

3. Kejahatan seks  Definisi o Penyerangan o Perempuan o Persetubuhan atau belum o Tanpa mempedulikan hubungan pelaku-korban  Pembagian o Tanpa pemaksaan o Dengan pemaksaan  Definisi perkosaan

bubuhkan label identitas di ttd pemeriksa. 9thn o 89 kuhp  pingsan / tdk berdaya = kkerasan o 287 kuhp  dbwh umur. utk sperma dan mani) lidinya dikeringkan dan dimasukkan dlm amplop. tdk brdaya. ganti dg yg lain o Keadaan umum. bius. memar di palatum. needle mark urin dan darah  Dasar hukum dokter wajib membantu o 284 kuhp o 285 kuhp  ancaman kekerasa. bintik perdarahan. luar perkawinan. kesadaran. 9thn o 291 dan 294 kuhp  3 hal pengecualian delik aduan: umur korban <12thn. o Kuku jari tangan o Tanda-tanda bekas hilang kesadaran. 12thn o 286 kuhp  pingsan.o 285 KUHP: barang siapa yg mengancam atau kekerasan thd seseorang wanita diluar pernikahan diancam penjara 12 tahun. disegel. luka . tanda vital lain o Cari luka2 sesuai jalan cerita  catat di rekam medik o Pemeriksaan gigi dan seks sekunder  pantas kawin? UU o Oral sex  lecet.  Cara pengumpulan bukti o Rape kit o Labor jika kejadian <3hari o Lukiskan penampilan korban o Jika byk nempel brg bukti  korban diatas kertas putih o Curiga bercak kaku dipakaian korban  ambil. lalu swab (utk mikrobiologi.

hitam  hijau  kuning  hilang o Manfaat medikolegal lebam mayat: mengetahui sebab kematian akibat keracunan.    berat atau mati krnny (12thn). pengantar korban. luka. hubungannya dengan rudapaksa (kekerasan)  Pembagian trauma berdasarkan penyebab  Trauma mekanik o Memar: merah  ungu. vulva. perkembangan sex. haid terakhir. tmpt dan wktu pemeriksaan. o Tolludin blue o Selaput dara dan saluran vagina Membuat 4. waktu. apa yg dilakukan setelah kekerasan Deksripsi luka pd genitalia dan luka pd tubuh lain o Kerak. korban (umur. bercak basah. siklus haid. tanggal. posisi sblm . kegiatan sex terakhir. o Luka di paha. lokasi. Traumatologi  Definisi = ilmu. Peran dokter dalam pembuktian kasus perkosaan o Membuktikan ada tanda2 persetubuhan o Ada tanda2 kekerasan o Menentukan usia korban Anamnesa o Rekam medis: identitas dokter pemeriksa. cedera. penetrasi. anak tiri atau dlm pengawasan pelaku (15thn). perineum. kekerasaan saat kejadian. waktu kematian. apakah masih haid saat kejadian). rambut pubis. rincian kejadian.

Trauma kimia o Asam kuat: koagulasi protein  kering. Infantiside 2. kuat arus. kelumpuhan susunan saraf pusat. karbonisasi  Luka dingin: hiperemis. dan ledakan gas panas.    o Luka lecet: gores. panas. pakaian sering terbakar dan robek. vesikel dan bula. geser Trauma fisika o Suhu  Luka bakar: Eritem. edema dan vesikel. luas.  Jejas listrik: tepi menonjol. pembekuan disertai kerusakan jaringan. licin. nekrosis koagulat. metalisasi  kematian karna fibrilasi ventrikel. keras spt perkamen o Basa kuat: rx penyabunan basah. metalisasi.  definisi  jenis2 .  Luka petir: aboresen mark. magnetisasi. tahanan kulit. serut. asfiksia mekanik. di sekitarnya terdapat daerah yg pucat dikelilingi kulit yg hiperemis. lama kontak. kerusakan smp dalam o Bentuk luka sesuai aliran zat Deskripsi luka Membuat 1. kelumpuhan otot dan pusat pernafasan.  Trauma listrik: tegangan. nekrosis. tekan.  kematian krn fibrilasi ventrikel.

 wet. dry. tenggelam. immertion 5. secondary. mekanisme kematian akibat asfiksia o asfiksia akibat spasme laring o gaging chocking o refles vagal o fibrilasi ventrikel (dalam air tawar) o edema pulmoner (dlm air asin)  cara menegakkan dx kematian  aspek medikolegal 3. keracunan. 4. tanatologi .