RESUME

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Konsep Dasar Keperawatan 1 (KDK 1)

Dosen : Erna Safariyah, Skep,. Ners

KELOMPOK 4
IMANIAR VITASARI ADE RAHMAWATI AI YENI DESI CHOERUNNISA DINNY OKTAVIANI LIA CAMPAKA REGILIANA P SULISTIAWATI SUNINGSIH MIRNA MIRNAWATI

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KOTA SUKABUMI 1021

spirit kepercayaan dan nilai kehidupan. kualitas. Karena respon spiritual kemungkian akan muncul pada pasien. (Hanafi. sesuatu yang bersifat Tuhan. (Cozier Kesehatan spiritual atau kesejahteraan adalah” rasa keharmonisan saling kedekatan antara diri dengan orang lain. alam. B. melihat arti dari kehidupan dan memelihara hubungan dengan sesama. Hubungan yang tidak diketahui atau ketidakpastian dalam hidup b. pengalaman hidup Spirituality berasal dari bahasa latin “spiritus” yang berarti nafas atau udara. Kekuatan tertinggi. Kata-kata yang digunakan untuk menjabarkan spiritual termasuk makna. seseorang percaya pada Tuhan. hal ini dipengaruhi Spiritual adalah konsep yang unik pada masing-masing individu (Farran et al. Spiritual menghubungkan antara intrapersonal (hubungan dengan diri sendiri). kemuliaan atau sumber energi serta spiritual juga merupakan seseorang yang mana akan terjadi konflik bila pemahamannya dibatasi. kreatif. atau sumber energi yang tidak terbatas. 2000).A. Menyadari dan mampu untuk menarik sumber-sumber dan kekuatan dari dalam diri. dan dengan kehidupan yang tertinggi “(Hungelmann et al. pencarian arti dalam kehidupan dan pengembangan dari nilai-nilai dan sistem kepercayaan Spirituality atau kepercayaan spiritual adalah kepercayaan dengan sebuah kekuatan yang lebih tinggi dari kekuatan pencipta. djuariah. Manusia adalah mahluk yang mempunyai aspek spiritual yang akhir-akhir ini banyak perhatian dari masyarakat yang disebut kecerdasan spiritual yang sangat menentukan kehagiaan hidup seseorang. d. Spiritualitas merupakan suatu konsep yang unik pada masing-masing individu. 1989). Barbara. diri sendiri dengan tuhan/kekuatan gaib) interpersonal (hubungan antara diri sendiri dan orang lain). transenden. Allah. dan transpersonal (hubungan antara Spiritual adalah suatu kepercayaan dalam hubungan antar manusia dengan beberapa kekuatan diatasnya.menjiwai seseorang. oleh budaya. cinta. Spiritualitas mampu menghadirkan cinta. Mempunyai perasaan hubungan kedekatan dengan diri sendiri dan Tuhan atau Allah. c. dan harapan.1995). Menurut Emblen. Spirit memberikan arti penting ke hal apa saja yang sekiranya menjadi pusat dari seluruh aspek kehidupan seseorang( Dombeck. pengalaman hidup dan ide-ide mereka sendiri tentang hidup. 2003). (Perry Potter. Spirituality memiliki beberapa aspek antara lain : a. Perawat atau ners memahami bahwa aspek ini adalah bagian dari pelayanan yang komprehensif. Menemukan arti dan tujuan dalam hidup. 1992 spiritual sangat sulit untuk didefinisikan. Spirituality adalah suatu yang dipengaruhi oleh budaya. . Contoh. PENDAHULUAN Penting bagi perawat untuk memahami konsep yang mendasari kesehatan spiritual. 2005). kepercayaan.1985). Masing-masing individu memiliki definisi yang berbeda mengenai spiritual. hubungan dan eksistensi. perkembangan. perkembangan. PENGERTIAN SPIRITUAL memberikan hidup. harapan.

Individu diciptakan sebagai khalifah (penguasa dan pengatur kehidupan) dimuka bumi. Memiliki rohani/jiwa yang sempurna (akal. Spiritual dimulai ketika anak-anak belajar tentang diri mereka dan hubungan mereka hubungan yang langgeng. adalah sebagai sistem organisasi kepercayaan dan peribadatan dimana seseorang bisa mengungkapkan dengan jelas secara lahiriah mengenai spiritualitasnya. dan lain-lain. untuk memahami makna kata spiritual dapat diketahui dari arti kata-kata berikut ini : persembahan. Adapun unsur-unsur spiritualitas meliputi kesehatan spiritual. suatu perasaan yang memberikan alasan tentang keyakinan (belief) dan keyakinan sepenuhnya (action). sosiologikal dan spiritual. Menurut Oxford English Dictionary. Agama. Dimensi spiritual merupakan suatu penggabungan Kata “spiritual” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kepercayaan didefinisikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan Ketuhanan. Budha. Harapan juga merupakan energi yang bisa memberikan motivasi kepada individu untuk mencapai sutau prestasi dan berorientasi ke depan. c.Hj. pikiran. perkembangan. Terdiri atas unsur bio-psiko-sosial yang utuh (Ali H. interpersonal (hubungan antara orang lain dan lingkungan) dan merupakan kekuatan tertinggi). b.Z. Konsep kepercayaan mempunyai dua pengertian: 1) 2) Kepercayaan didefinisikan sebagai kultur atau budaya dan lembaga keagamaan seperti Islam. Spiritualitas juga memberikan suatu perasaan yang berhubungan dengan intrapersonal (hubungan antara diri sendiri). fisiologikal atau fisik. yang menjadi satu kesatuan antara unsur psikologikal. Kemampuan untuk mengasihi orang lain dan diri sendiri secara Kesehatan jiwa (spiritual) menurut ilmu kedokteran saat ini adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. . Banyak orang dewasa mengalami pertumbuhan spiritual ketika memasuki bermakna adalah bukti dari kesehatan spiritual. perasaan dan kemauan). orang yang mempunyai wewenang atau kuasa. suatu kelanjutan yang sifatnya berupa kebaikan. d.dengan orang lain. harapan merupakan suatu konsep multidimensi. Harapan (hope).2004). Diciptakan Tuhan dalam bentuk yang sempurna dibanding makhluk ciptaan lainnya. Agama adalah suatu sistem ibadah yang terorganisasi atau teratur. Kristen. Untuk memahami pengertian spiritual dapat dilihat dari berbagai sumber. 2002: 43). transpersonal (hubungan yang tidak dapat dilihat yaitu suatu hubungan dengan ketuhanan yang kebutuhan spiritual dan kesadaran spiritual. dan bisa mengurangi sesuatu yang kurang menyenangkan. Mempunyai kepercayaaan atau keyakinan berarti mempercayai atau mempunyai komitmen terhadap sesuatu atau seseorang.tji anita. intelektual dan emosional yan optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan orang lain ( suliswati. Individu sebagai makhluk spiritual mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : a. kekuatan tertinggi.

sesuatu yang suci. orang tua dan orang sakit. § Berkomunikasi dengan alam (bertanam. Para ahli keperawatan menyimpulkan bahwa spiritual merupakan sebuah konsep yang dapat diterapkan pada seluruh manusia. 2) Hubungan dengan alam § Mengetahui tentang tanaman. menggerakkan. Cobb. pohon. Berdasarkan konsep keperawatan. Tidak harmonis . pengetahuan dan sumber secara timbal balik. harapan.dimensi supranatural. dan mampu menggerakan serta memimpin cara berfikir dan bertingkah laku seseorang . harmoni atau keselarasan diri). adanya perkembangan pemikiran dan perasaan. inter-. dan Tuhan (Dossey & Guzzetta. Karakteristik spiritual tersebut. 1997). § Menyakini kehidupan dan kematian. penting. apa yang dapat dilakukannya). orang lain. Menurut Reed (1992) spiritual mencakup hubungan intra-. mengabadikan dan melindungi alam. § Mengasuh anak. Sedangkan berdasarkan etimologinya. dan transpersonal. percaya pada kehidupan atau masa depan. dan berhubungan dengan organisasi keagaamaan. antara lain 1) Hubungan dengan diri sendiri § Pengetahuan diri (siapa dirinya. berbeda dengan dimensi fisik. kerukunan. Dimensi ini mengintegrasi. makna spiritual dapat dihubungkan dengan kata-kata: makna. kekudusan. 2000). § Sikap (percaya pada diri sendiri. KARAKTERISTIK SPIRITUAL Spiritualitas mempunyai suatu karakter. dan mempengaruhi seluruh aspek hidup manusia. sehingga bisa diketahui bagaimana tingkat spiritualitas seseorang. C. alam. berjalan kaki). spiritual berarti sesuatu yang mendasar. dan dengan Tuhan. dan sistem kepercayaan (Dyson. Forman. orang lain. margasatwa dan iklim. pemikiran yang intelektual dan berkualitas. perasaan atau pernyataan jiwa. 3) Hubungan dengan orang lain Harmonis § Berbagi waktu. Spiritual juga merupakan aspek yang menyatu dan universal bagi semua manusia. adanya perasaan humor. Dyson mengamati bahwa perawat menemukan aspek spiritual tersebut dalam hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. ada perubahan hidup. Setiap orang memiliki dimensi spiritual. memotivasi. Spiritual juga diartikan sebagai inti dari manusia yang memasuki dan mempengaruhi kehidupannya dan dimanifestasikan dalam pemikiran dan prilaku serta dalam hubungannya dengan diri sendiri.

1992). Religi Berdasarkan kamus. menjalin hubungan positif dan dinamis melalui keyakinan. inter-. mengembangkan arti penderitaan dan menyakini hikmah dari suatu kejadian atau penderitaan. dan berperilaku serta membantu seseorang . religi berarti suatu sistem kepercayaan dan praktek yang berhubungan dengan Yang Maha Kuasa (Smith. khususnya membedakan spiritual dari religi. D. Selain itu perawat juga perlu memahami perbedaan dimensi spiritual dengan dimensi psikologi. § Perlengkapan keagamaaan. dapat digunakan sebagai dasar bahwa religi merupakan sebuah konsep yang lebih sempit daripada spiritual. § Resolusi yang menimbulkan ketidakharmonisan dan friksi. dan memperkirakan bagaimana kebudayaan dengan spiritual saling berhubungan. akan tetapi sebenarnya ada perbedaan antara keduanya. Dari definisi religi. rasa percaya dan cinta.§ Konflik dengan orang lain. § Bersatu dengan alam. 1995). Jadi dapat dikatakan religi merupakan jembatan menuju spiritual yang membantu cara berfikir. membina integritas personal dan merasa diri berharga. Mengingat spiritual lebih mengacu kepada suatu bagian dalam diri manusia. merasakan kehidupan yang terarah yang terlihat melalui harapan. dan transpersonal (Reed. Pargamet (1997) mendefinisikan religi sebagai suatu pencarian kebenaran tentang cara-cara yang berhubungan dengan korban atau persembahan. merasakan. 4) Hubungan dengan Ketuhanan Agamis atau tidak agamis § Sembahyang/ berdo’a/ meditasi. yang berfungsi untuk mencari makna hidup melalui hubungan intra-. Seringkali kali kata spiritual dan religi digunakan secara bertukaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa seseorang terpenuhi kebutuhan spiritualnya apabila mampu : 1) 2) 3) 4) 5) 6) merumuskan arti personal yang positif tentang tujuan keberadaannya di dunia/kehidupan. mengembangkan hubungan antar manusia yang positif. KONSEP-KONSEP YANG TERKAIT DENGAN SPIRITUAL Sebuah isu yang sering muncul dalam konsep keperawatan adalah kesulitan dalam membedakan antara spiritual dengan aspek-aspek yang lain dalam diri manusia.

pengabdian 4. dan permasalahan emosional. sangat sulit membedakan dimensi psikologi dengan dimensi spiritual. dan kematian. E. Kebutuhan akan harapan (Fish and Shelly. tujuan. nilai-nilai. dan hubungan dengan Yang Maha Kuasa.menemukan makna hidup. dan Nelson (1983) membedakan dua dimensi ini dengan mengatakan bahwa dimensi psikologi berhubungan dengan hubungan antar manusia seperti : berduka. perasaan misteri Spiritual saat ini dihubungkan dengan pencarian akan arti dan refleksi dari bagian kepercayaan pada paham duniawi. Kebutuhan spiritual adalah harmonisasi dimensi kehidupan (Rnetzky’s. Kebudayaan juga meliputi perilaku. menderita. peran. dan Tuhan. 1994). termasuk menemukan arti. kehilangan. dan praktek keagamaan yang diwariskan turun-temurun. 1987. dan spiritual merupakan aspek yang saling terkait. Kebudayaan terdiri dari nilai. spiritual dipengaruhi pengalaman hidup yang tidak berhubungan dengan kebudayaan. Sedangkan dimensi spiritual merupakan segala hal dalam diri manusia yang berhubungan dengan pencarian makna. Dimensi Psikologi Karena fisik. 1979). psikologi. yaitu spiritual dipengaruhi seluruhnya oleh kebudayaan. kepercayaan. rasa percaya 5. Perasaan untuk memaafkan / pengampunan teman) 3. mengidentifikasi 5 dasar kebutuhan spiritual manusia : 1. Elemen-Elemen dalam Spiritual 1. dan spiritual dapat dipengaruhi kebudayaan dan pengalaman hidup yang tidak berhubungan dengan kebudayaan. Sullender (1998) 3. Menurut Martsolf (1997) ada tiga pandangan yang menjelaskan hubungan spiritual dengan kebudayaan. kebutuhan akan harapan dan keyakinan hidup. Kebudayaan Kebudayaan merupakan kumpulan cara hidup dan berfikir yang dibangun oleh sekelompok orang dalam suatu daerah tertentu (Martsolf. Peterson and Nelson. Dimensi ini Schoenbeck. 1997). Pencarian arti 2. Kebutuhan akan cinta (Keinginan untuk mendapatkan kasih sayang : keluarga dan 4. Akan tetapi sebagai perawat harus mengetahui perbedaan keduanya. Spangler. harapan di waktu kesusahan. Sedangkan praktek religi merupakan cara individu mengekspresikan spiritualnya . arti dan tujuan hidup 2.Spilka. dan kebutuhan akan keyakinan pada diri sendiri. Kebutuhan Spritual 4 hal yang mendasari kebutuhan spiritual adalah : 1. Hal ini menimbulkan pertanyaan: haruskah perawat yang tidak . tingkah laku sekelompok masyarakat. 1978.

Kesadaran Spritual   Kesadaran spiritual akan timbul saat seseorang dihadapkan pada kebutuhan spiritual dan pencarian identitas. Untuk menguatkan identitas seseorang agar meditasi. Tingkat Existensial penyatuan diri dengan orang lain (uniting the self and others). Tingkat Transpersonal Bands lebih permanen pada level ini. yang hasilnya akan memperkaya kesadaran internal (inner awareness) seseorang. dan merasakan eksistensi dasar seseorang. terjadi dalam waktu yang sama. . Jung menggunakan istilah synchronicity. saat mempertahankan nilai-nilai dan keyakinan atau kepercayaan. Wilber mengikuti konsep Jung dalam menggambarkan elemen-elemen yang ada dalam tingkat transpersonal ini. Sebuah pembelajaran insiden kritis dari respon perawat terhadap kebutuhan spiritual dari (Walter. Tiga tingkat kesadaran menurut Wilber: A. menolong seseorang yang membutuhkan spiritual orang yang memiliki fase terminal. ditemukan bahwa perawat merasa tidak harus memiliki pengalaman dan keahlian untuk memberikan dukungan secara spiritual. menghentikan semua konsep mental tentang diri sendiri. Bila dua kejadian. ini berarti terjadi synchronicity. yang satu bersifat psikis dan yang lain bersifat fisik. Individu mulai merealisasi dan mengalami apa yang disebut sebagai reliansi/keyakinan eksklusif dalam Pada level ini individu mulai menyadari dan mengakui bentuk-bentuk pengetahuan yang pengalaman. Di sisi lain. dengan orang-orang lain. dan bahwa kehilangan kesadaran berarti memutuskan hubungan antara diri dengan orang-orang lain. terapi Gestalt. yaitu bahwa makhluk di bumi memiliki ikatan otentik antara total individu dengan lingkungannya.religius. 1997). B. biasanya diperlukan bentuk-bentuk terapi eksistensial semacam tidak bersifat dualistis (antara subjek dan objek pengetahuan tidak terpisah). psikolog dan humanistic. Kebutuhan akan harapan merupakan kepentingan utama terhadap seseorang yang dihadapi oleh penyakit dan ancaman potensial terhadap gaya hidup dan kehidupan. peningkatan kesadaran ke tingkat eksistensial dapat dicapai secara sederhana dengan duduk di tempat yang sepi (tenang). meningkatkan kesadaran berarti melibatkan diri dalam hubungan mendalam Mereka meyakini bahwa individu hanya eksis ketika berada dalam relasi dengan orang-orang lain. hatha yoga. Pada dasarnya apakah mereka mampu? Pada studi keperawatan dengan orang- klien memberikan sebuah pengertian yang mendalam terhadap perawat akan kebutuhan spiritual klien serta peran perawat sebagai pemberi layanan secara spiritual. Para filsuf eksistensialis mengakui Pada level ini Wilber menggunakan istilah yang berasal dari filsuf-filsuf eksistensial. Menurut Wilber. 2. atau yang tidak memiliki spiritual. yaitu suatu kejadian yang penuh makna antara gejala psikis dan fisik.

Level of Mind secara objektif. Ini disebut pengetahuan yang tidak dualistis (nondual Pada tingkat ini. konsep. Artinya individu mampu mengamati aliran dari sesuatu. penyembuhan. Keyakinan ini sering berakar . yang diberdayakan setelah semua data empiris dijajaki sebagai saksi supra-individual.intuisi. Kesehatan Spiritual  Dicapai ketika seseorang menemukan keseimbangan antara. pilihan. tujuan. 1985). Wilber menyatakan bahwa “Diri” orang yang mengalami kesadaran sebenarnya bukanlah real self (“Diri” sesungguhnya) dari orang tersebut. yaitu dengan meningkatkan kepekaan intuitif. menit berikutnya ia menerima telepon dari orang yang baru saja dipikirkan. misalnya bermimpi atau merenung. ketika seseorang Aspek psikis dalam fenomena ini dapat termanifestasi dalam suatu bentuk mimpi. ide. pada pagi harinya ternyata mimpinya itu benar-benar terjadi semalam. simbol-simbol. suatu kesadaran 3. “Diri” merupakan sesuatu mengalami realitas secara langsung. yang menyebabkan adanya suatu tabir antara diri kita dengan realitas. tujuan dari nilai-nilai kehidupan akan lebih nyata. dan objek mental semuanya secara konstan menyambil energi kita. pikiran. penyakit. tanpa menyela. Sebagai contoh. dan merasakan dirinya. Rasa keharmonisan ini dicapai ketika seseorang menemukan keseimbangan antara nilai. mengalami Wilber. tidak terkontaminasi oleh pikiran-pikiran. C. Pada saat terjadi stress. Krishnamurti menggambarkan kesadaran seperti ini sebagai kesadaran intensif tanpa tentang apa. atau kehilangan. dan system keyakinan mereka dengan hubungan mereka di dalam diri mereka sendiri dan dengan orang lain. Dalam menggambarkan Level of Mind. Sering kali gaya koping ini terdapat dalam keyakinan atau nilai dasar orang tersebut. atau memikirkan orang lain. Contoh lain. berpikir. individu menyingkap tabir tersebut. Pada tingkat kesadaran ini individu mengalami perasaan transendensi. Gejala synchronicity Pengetahuan sinkronistik ini meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan. spiritual seseorang dan kesadarn arti spiritual akan lebih meningkat. mengomentari. sehingga memungkinkan dia knowing). atau dualitas. alam. Ide. Berikut adalah tingkat kesadaran paling tinggi dalam Spectrum of Consciousness dari Bagaimanapun cara seseorang melihat. atau memanipulasi alur peristiwa. seseorang mungkin Kesehatan spiritual atau kesejahteraan adalah “rasa keharmonisan saling kedekatan antara berbalik ke cara-cara lama dalam merespons atau menyesuaikan dengan situasi. seseorang bermimpi tentang pesawat jatuh dan ketika ia membaca koran muncul bila secara fisik individu dalam keadaan kurang sadar. yang kompleks. nilai hidup :  Dengan berjalannya kehidupan. dan dengan kehidupan yang tertinggi” (Hungelmann et al. emosi. diri dengan orang lain. yang kemudian menjadi kenyataan secara fisik.

Sebuah hadits mengatakan. Tetapi untuk hal- . sebanyak mungkin. berarti sebuah tindakan melawan semua keinginan ego. malaikat menuliskan pahala kita.Allah swt memerintahkan kita untuk beribadah. menunaikan ibadah Haji sebanyak 50. tujuan hidup. Tanda-tanda Kesehatan Spiritual. Itu berarti.000 tetapi masih melihat pramugari pesawat dengan penuh syahwat maka Jika kita bersabar dalam beribadah.Kesehatan spiritual tercapai dan hubungan seseorang dengan diri sendiri atau orang lain. manusia dan Jinn selama hidupnya. ketika seseorang menemukan keseimbangan antara nilai hidup. maka Allah swt akan memberikan balasan yang tak hingga. Sabar dengan Menahan Diri dari Segala Hal yang Dilarang : Misalnya ketika kalian bangun di pagi hari yang dingin untuk melaksanakan shalat. menjadi lebih menyadari tentang makna. Dan ketika kalian mampu menghilangkan seluruh keluhan yang kalian miliki. dari kesehatan spiritualitas.Hal ini sangat penting bagi seseorang untuk memiliki karakter yang baik. Kesehatan spiritualitas yang sehat adalah didasarkan pada hubungan yang langgeng dengan yang Maha Agung. “Hidup sebagai hamba dan menjauhi hal-hal yang dilarang apa yang tidak boleh kita lakukan atau "Yang Dilarang". Meninggalkan suatu larangan lebih baik dari pada tetapi tidak sabar dalam menjaga batasan yang telah ditetapkan Allah swt. Kesabaran adalah berwudhu dengan air yang dingin atau ketika kalian antri kalian akan merasakan ketidak nyamanan Begitu pula ketika kita sedang sakit. sistem keyakinan. Dari jumlah banyaknya keluhan orang. dia sudah memiliki kesabaran dan ini berarti dia mempunyai iman yang sejati. Shalat lima kali sehari adalah cukup dan jika kalian bisa melakukan lebih dari itu. kalian bisa bersabar untuk beribadah ibadah haji yang ke-50. Spiritualitas dimulai ketika anak-anak belajar tentang diri mereka dan hubungan mereka dengan orang lain.”Islam menawarkan dua jenis perintah. tujuan. Banyak orang dewasa mengalami pertumbuhan spiritual ketika memasuki hubungan yang langgeng. Jika seseorang tidak mempunyai keluhan lagi. atau nilai adalah salah satu cara mengembangkan spiritualitas. yaitu: 1. Sabar Terhadap Ketidaknyamanan Fisik : Seseorang yang mempunyai karakter baik juga mempunyai kehidupan spiritual yang sehat. Sepanjang hidup seorang individu mungkin tumbuh lebih spiritual. Yang terpenting di antara keduanya adalah meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah . tetapi bila kita menunjukkan ketahanan terhadap suatu larangan. kalian kemudian akan mengetahui bahwa kalian itu sehat dan tidak ada lagi karakter buruk yang tertinggal. dan nilai hidup.Ada Tiga Tipe Kesabaran. 2.000 kali. mungkin kalian akan segera mengetahui berapa banyak karakter buruk yang masih tertinggal didalam diri seseorang. atau pada saat2 kita sedang menyelesaikan tugas yang sulit dan sebagainya. adalah lebih berharga dibandingkan ibadah seluruh malaikat. Jika kalian kembali dari semuanya akan sia-sia. itu lebih baik. Menetapkan hubungan dengan yang maha agung. pertama apa yang harus kita lakukan dan kedua. kehidupan.dalam spiritualitas orang tersebut. Penyakit dan kehilangan Kemampuan untuk mengasihi orang lain dan diri sendiri secara bermakna adalah bukti sesuatu yang memberikan kedamaian dan penerimaan tentang diri dan hal tersebut sering dapat mengancam dan menantang proses perkembangan spiritual.

(Syaikh Nazim al-Qubrusi al Haqqani an Naqshbandi. maka tidak akan ada lagi kesulitan yang akan menimpa kalian baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat. Kalian harus selalu ingat bahwa segala sesuatu itu terjadi se-mata2 adalah atas kehendak Allah. seperti tentang makanan diet. Ada 800 larangan dan karakteristik buruk yang harus kita tinggalkan semua.” Kesabaran kebaikan akan kalian dapatkan. Allah swt dan Rasulullah saw. Setiap tindakan yang terlarang mempunyai efek buruk terhadap iman kita. Jika seseorang mempertahankan benteng luar maka harta di dalamnya akan selamat. kalian harus menghindari semuanya.hal yang dilarang. jadi akankah kalian Apabila kalian bisa melepaskan diri dari daya tarik semua sifat2 buruk. “Mengapa aku harus mengeluh.1998). F. baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. mereka menghancurkan iman kita. Sumber kekuatan dan penyembuhan Individu bisa menahan distress fisik yang luar biasa karena mempunyai keyakinan yang kuat. obat bagi segala penyakit hati. Keyakinan spiritual yang perlu di pahami antara lain: 1) Menuntun kebiasaan hidup sehari-hari Praktik tertentu pada umumnya yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan mungkin mempunyai makna keagamaan bagi klien. Lebih buruk lagi jika kalian bersembunyi dari orang-orang dan melakukan hal terlarang. 2) 3) Sumber dukungan Saat stress individu akan mencari dukungan dari keyakinan agamanya. Al-Qur’an mengatakan. yaitu haram (terlarang) dan makruh (tidak disukai). KESEHATAN DAN SAKIT Keyakinan spiritual sangat penting bagi perawat karena dapat mempengaruhi tingkat kesehatan dan perilaku self-care klien.Kita diperintahkan sekuat tenaga untuk menolak segala keburukan yang tidak disukai Allah dan Rasulullah saw. Ada 500 kebaikan yang dapat kita lakukan sebisa mungkin. . Kalian harus berkata. Ini adalah tipe kesabaran yang paling baik di antara ketiganya. Kami adalah hal yang paling penting dalam hidup manusia. Ada dua tingkatan menyangkut hal-hal yang dilarang. Jika kalian mempunyai kesabaran. Sekarang ummat Muslim mendapat dukungan dari Setan untuk melakukan hal-hal yang makruh. Pandangan Allah tertuju pada diri kalian. seluruh bersabar? menguji beberapa di antara kalian dengan orang-orang lainnya di antara kalian. Itu adalah penyakit yang buruk di kalangan Muslim. kalian bersama Allah dan kita harus menjaga penghormatan kita kepada-Nya melebihi yang 3. Kalian tidak tersembunyi dari Allah.Menjaga diri ketika sedang sendiri adalah lebih baik sebab diberikan kepada orang-orang. Inilah kuncinya. bila Allah yang memerintahkan ini semua harus terjadi?” Bila kalian mampu mengingat hal ini kalian akan merasa puas dengan segala kehendak-Nya dan akan setuju dengan semua itu. Bersabar dalam menghadapi orang yang mengganggu kita. KETERKAITAN ANTARA SPIRITUAL.

dan kepribadian anak. Menurut Nolan & Crawford (1997) kebutuhan spiritual sekelompok orang meliputi keinginan kelompok tersebut untuk dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungannya.4) Sumber konflik Pada situasi tertentu. masyarakat. Contoh kebutuhan spiritual individu adalah kebutuhan seseorang untuk mencari tujuan hidup. semua manusia memiliki dimensi spiritual. semua klien akan mengekspresikan dan memanifestasikan kebutuhan spiritual mereka kepada perawat. mengekspresikan perasaan kesedihan maupun kebahagiaan. dan kebutuhan untuk memberikan dan mendapatkan maaf . Dalam kenyataannya.merupakan suatu kondisi yang ditandai adanya penerimaan hidup. dan lingkungan sehingga menunjukkan adanya suatu kesatuan (Greer & Moberg. faktor-faktor yang mempengaruhi spiritual seseorang adalah: 1) Tahap perkembangan seseorang Berdasarkan hasil penelitian terhadap anak-anak dengan empat negara berbeda. . agama. seringkali perawat gagal dalam mengenali ekspresi kebutuhan spiritual klien.Kesejahteraan Spiritual. Kebutuhan spiritual menyangkut individu dengan orang lain meliputi keinginan memaafkan dan dimaafkan serta mencintai dan dicintai. kesejahteraan spiritual termasuk dalam tingkat kebutuhan aktualisasi diri . adanya kedekatan dengan Tuhan. 1998). kebutuhan untuk mencintai dan dicintai serta rasa keterikatan. Manifestasi spiritual dapat dilihat melalui bagaimana cara seseorang berhubungan dengan diri sendiri. 1998). G. Dalam hierarki kebutuhan dasar manusia. Karena kurangnya pemahaman tentang kebutuhan spiritual. serta bagaimana sekelompok orang berhubungan dengan anggota kelompok tersebut (Koenig & Pritchett. keharmonisan. diri sendiri. Dapat disimpulkan bahwa kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan untuk mencari arti dan tujuan hidup. orang lain. seperti pandangan penyakit. sehingga perawat gagal dalam memenuhi kebutuhan tersebut. H. kedamaian. dan untuk terus berjuang dalam hidup. dan dengan Yang Maha Kuasa. seks. MANIFESTASI SPIRITUAL Manifestasi spiritual merupakan cara kita untuk dapat memahami spiritual secara nyata. harapan. ditemukan bahwa mereka mempunyai persepsi tentang Tuhan dan bentuk sembahyang yang berbeda menurut usia. bisa terjadi konflik antara keyakinan agama dengan praktik kesehatan. untuk bersyukur. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SPIRITUAL Menurut Taylor & Craven (1997).

Kebiasaan hidup sehari-hari juga berubah antara lain tidak dapat menghadiri acara sosial. Pada umumnya seseorang akan mengikuti tradisi agama dan spiritual keluarga.dll. Terpisahnya klien dari ikatan spiritual beresiko terjadinya perubahan fungsi spiritual. 4) Pengalaman hidup sebelumnya Pengalaman hidup baik yang positif maupun pengalaman negatif dapat mempengaruhi spiritual seseorang. tetapi apa yang anak pelajari mengenai Tuhan. Oleh karena keluarga merupakan lingkungan terdekat dan pengalaman pertama anak dalam mempersepsikan kehidupan di dunia. Peristiwa buruk dianggap sebagai suatu cobaan yang diberikan Tuhan pada manusia untuk menguji imannya. seringkali membuat individu terpisah atau kehilangan kebebasan pribadi dan sistem dukungan sosial. dan nilai dipengaruhi oleh latar belakang etnik dan budaya. atau kenaikan pangkat menimbulkan syukur pada Tuhan. Anak belajar pentingnya menjalankan kegiatan agama termasuk nilai moral dari hubungan keluarga. Akan tetapi perlu diperhatikan apapun tradisi agama atau sistem kepercayaan yang dianut individu. Hal yang penting bukan apa yang diajarkan oleh orang tua pada anak tentang Tuhan. transplantasi organ. kelulusan. Prosedur medis seringkali dapat dipengaruhi oleh ajaran agama seperti sirkumsisi. Konflik antara jenis terapi dengan keyakinan agama sering dialami oleh klien dan tenaga kesehatan. penderitaan. 7) Isu moral terkait dengan terapi Pada kebanyakan agama. keyakinan. Pengalaman hidup yang menyenangkan seperti pernikahan. proses penyembuhan dianggap sebagai cara Tuhan untuk menunjukkan kebesaranNya walaupun ada juga agama yang menolak intervensi pengobatan. kehilangan. diri sendiri dari perilaku orang tua mereka. dan bahkan kematian. . Krisis sering dialami ketika seseorang menghadapi penyakit. mengikuti kegiatan agama dan tidak dapat berkumpul dengan keluarga atau teman yang biasa memberikan dukungan setiap saat diinginkan. 6) Terpisah dari ikatan spiritual Menderita sakit terutama yang bersifat akut. proses penuaan. kehidupan. maka pandangan anak ada umumnya diwarnai oleh pengalaman mereka dalam berhubungan dengan saudara dan orang tua. 5) Krisis dan perubahan Krisis dan perubahan dapat menguatkan kedalaman spiritual seseorang.2) Keluarga Peran orang tua sangat menentukan dalam perkembangan spiritual anak. 3) Latar belakang etnik dan budaya Sikap. sterilisasi. maka keyakinan spiritual dan keinginan untuk sembahyang atau berdoa lebih meningkat dibandingkan dengan pasien yang berpenyakit tidak terminal. Bila klien dihadapkan pada kematian. tetap saja pengalaman spiritual unik bagi setiap individu.

ataupun konselor. seseorang dapat mencurahkan segenap kemampuannya untuk memahami makna dari apa yang telah terjadi dan bagaimana seharusnya kejadian itu dapat diperbaiki . Seseorang dapat menjalankan hubungan yang paling intim dengan hakikat diri terdalamnya atau dengan Tuhannya. Selain itu dukungan spiritual juga dapat diperoleh dari teman. Dalam proses transendensi (menyendiri). sambil merenungkan kitab suci atau nyanyian. 5) Menulis pengalaman spiritual Perawat dapat menulis perasaan yang sedang dirasakan. Salah satu cara untuk mendapat pembenaran positif adalah dengan berdiam diri. Cara ini sangat bermanfaat bagi perawat untuk dapat keluar dari situasi stress. . atau semua inspirasi dan pikiran-pikiran yang timbul. Banyak orang merasa asing dengan orang-orang yang memiliki agama atau kepercayaan sama. 3) Meditasi Beberapa orang manggunakan yoga atau meditasi untuk kembali menenangkan diri dan memfokuskan pikiran kembali untuk menemukan makna dari suatu hal. Menurut Agus (2002) inti dari pemenuhan kebutuhan spiritual untuk mencapai kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient) adalah proses transendensi dan realisasi. merenungkan berkat dalam hidup dan berserah kepada Yang Maha Kuasa merupakan cara yang baik dalam meningkatkan spiritual. Perawat dapat mencari dukungan spiritual dari komunitas rohaninya. pencerahan-pencerahan spiritual terjadi. 2) Berdoa Berdoa. 4) Pembenaran yang positif Pembenaran yang positif dapat membantu seseorang menghadapi situasi stress. sebelum membantu pasien dalam memenuhi kebutuhan spiritual klien. mentor. Tetapi dengan bergabung dalam suatu komunitas rohani dapat menimbulkan rasa nyaman dan dapat meningkatkan rasa spiritual.I. pengalaman spiritual yang dialami. membaca kitab suci. 6) Mencari dukungan spiritual Dukungan spiritual dapat datang dari mana saja. Dengan memusatkan diri untuk sementara waktu dari keributan dunia. Dengan hal ini diharapkan perawat dapat lebih memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan spiritual perawat antara lain sebagai berikut: 1) Beribadah dalam suatu komunitas Berpartisipasi dalam suatu komunitas rohani dapat meningkatkan spiritualitas. CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PERAWAT Perawat diharapkan terlebih dahulu terpenuhi kebutuhan spiritualnya.

rasa tercekik. Pasien ketakutan dan cemas Adanya ketakutan atau kecemasan dapat menimbulkan perasaan kacau. Respon panik seperti nafas pedek. Secara umum kita dapat meningkatkan kecerdasan spiritual dengan meningkatkan proses tersier psikologi kita. lebih sadar diri. sedikit menjangkau di luar diri kita. yang dapat membuat pasien membutuhkan ketenangan pada dirinya dan ketenangan yang paling besar adalah bersama Tuhan (Asmadi. tidak mampu menyelesaikan masalah. Kita menjadi lebih suka merenung. sakit kepala. susah tidur dan perasaan tidak enak. Respon cemas sedang biasanya meliputi sering bernafas pendek. bibir bergetar. tidak dapat berfikir logis (Tarwoto & Wartonah. yaitu kecenderungan untuk bertanya mengapa. lahan persepsi sangat sempit. mulut kering. gelisah. Pasien kesepian Pasien dalam keadaan sepi dan tidak ada yang menemani akan membutuhkan bantuan spiritual karena mereka merasakan tidak ada kekuatan selain kekuatan Tuhan. Respon cemas ringan seperti sesekali bernafas pendek. 3) Cemas berat Pada tingkat ini lahan persepsi menjadi sangat sempit dimana individu tidak dapat memecahkan masalah atau mempelajari masalah. nadi dan tekanan darah naik. pucat. 2) Cemas sedang Ditandai dengan persepsi terhadap masalah menurun sehingga individu kehilangan pegangan tetapi dapat mengikuti pengarahan dari orang lain. . untuk membawa ke permukaan asumsi-asumsi mengenai makna dibalik atau di dalam sesuatu. b. tekanan darah naik. berkeringat. Beberapa orang yang membutuhkan bantuan spiritual antara lain : a. untuk mencari keterkaitan antara segala sesuatu. lebih jujur terhadap diri sendiri. bertanggung jawab. tidak mampu menerima rangsangan. nadi dan tekanan darah meningkat. 4) Panik Pada tingkat ini. nadi meningkat. Adapun tanda-tanda yang dapat diperhatikan pada klien yang mengalami kecemasan : 1) Cemas ringan Kecemasan normal yang berhubungan dengan ketegangan akan peristiwa kehidupan sehari-hari. 2008: 26). Respon kecemasan yang timbul misalnya nafas pendek. 2003: 98-99). lahan persepsi telah terganggu sehingga individu tidak dapat mengendalikan diri lagi dan tidak dapat melakukan apa-apa walaupun telah diberikan pengarahan. tidak dapat duduk dengan tenang dan tremor halus pada tangan. tidak ada yang menyertainya selain Tuhan. dan lebih pemberani.Hal serupa juga dikemukakan oleh Danah Zohar & Ian Marshall (2002).

menarik diri. d. yang merupakan suatu keadaan ketika individu atau kelompok mengalami atau beresiko mengalami gangguan dalam kepercayaan atau sistem nilai yang memberikannya kekuatan. maka pasien akan lebih membutuhkan dukungan spiritual (Asmadi. 2008: 256). Masalah yang sering terjadi pada pemenuhan kebutuhan spiritual adalah distress spiritual. cemas dan marah. mengungkapkan adanya keraguan dalam sistem kepercayaan. kemudian ditunjang dengan tanda-tanda fisik seperti nafsu makan terganggu. adanya keraguan yang berlebihan dalam mengartikan hidup. kesulitan tidur dan tekanan darah meningkat (Hidayat. Pasien menghadapi pembedahan Menghadapi pembedahan adalah sesuatu yang sangat mengkhawatirkan karena akan timbul perasaan antara hidup dan mati. harapan dan arti kehidupan. yang ditandai dengan pasien meminta pertolongan spiritual. .c. menolak kegiatan ritual dan terdapat tanda-tanda seperti menangis. Pasien yang harus mengubah gaya hidup Perubahan gaya hidup dapat membuat seseorang lebih membutuhkan keberadaan Tuhan (kebutuhan spiritual). 2006: 27). mengungkapkan perhatian yang lebih pada kematian dan sesudah hidup. Pola gaya hidup dapat membuat kekacauan keyakinan bila ke arah yang lebih buruk. Pada saat itulah keberadaan pencipta dalam hal ini adalah Tuhan sangat penting sehingga pasien selalu membutuhkan bantuan spiritual. adanya keputusan.

Ada yang bereaksi dengan perilaku mengintrospeksi diri dan mencari alasan terjadinya suatu situasi dan berupaya mencari fakta yang dapat menjelaskan situasi tersebut. tidak dan tidak tergantung. dan ansietas mungkin menunjukkan perubahan fungsi spiritual yang adaptif dan maladaptif. Kepekaan perawat sangat penting dalam menarik kesimpulan dari verbalisasi klien tentang distres yang dialami klien. Tanda Pola atau perilaku adaptif percaya sabar. tidak terbuka. namun ada yang bereaksi secara emosional dan mencari informasi serta dukungan dari keluarga atau teman. tidak terbuka terhadap Tuhan dan sesame Kemauan memberikan maaf Menerima diri sendiri dan orang Merasakan penyakit sebagai suatu lain yang berbuat salah. sebagai memandang sesuatu yang penyakit diri sendiri. terhadap rasa Tanda Pola atau perilaku maladaptif diri Tidak nyaman dengan kesadaran diri. karena mungkin saja klien sedang mengalami masalah spiritual adalah sebagai berikut : 1) Verbalisasi distres Individu yang mengalami gangguan fungsi spiritual biasanya memverbalisasikan apa yang dialaminya atau mengespresikan kebutuhan untuk mendapatkan bantuan. tidak mampu menerima buruk. Manifestasi Perubahan Fungsi Spiritual Berbagai perilaku dan ekspresi yang dimanifestasikan klien perlu diwaspadai perawat.J. Perawat juga harus peka terhadap keluhan klien tentang kematian atau merasa tidak berharga dan kehilangan arti hidup. 1999: 21) Kebutuhan Rasa percaya Rasa sendiri. dan pandangan realistik . menyalahkan diri sendiri nyata. Klien yang merasa cemas dengan hasil pemeriksaan atau menunjukan kemarahan setelah mendengar hasil pemeriksaan mungkin saja sedang menderita distres sipiritual. tidak hukuman. Biasanya klien meminta perawat berdoa bagi kesembuhannya atau memberitahukan kepada pemuka agama untuk mengunjunginya. rasa takut. 2) Perubahan perilaku Perubahan perilaku juga dapat merupakan manifestasi gangguan fungsi spiritual. Perasaan bersalah. Tabel Perilaku Adaptif dan Maladaptif (Achir Yani. merasa Tuhan sebagai mendakwa atau berprasangka penghukum. percaya mudah tertipu. dan orang lain terhadap kehidupan dan terbuka mengharapkan bantuan orang lain terhadap Tuhan dan sesama memaafkan diri sendir dan orang lain. depresi.

kepuasan dengan menjelaskan terisolasi mengekspresikan kebutuhan keyakinan Kreativitas harapan dan Meminta batin informasi daripada kondisinya. menjalankan kehidupan untuk bertahan hidup. kebutuhan frustasi. terbuka menolong atau menerima diri. tidak mendapatkan kedamaian Arti dan tujuan Mengekspresikan sesuai cara dengan untuk kepuasan Mengekspresikan tidak ada alasan sistem nilai. tidak dapat menerima penderitaan sebagai mempertanyakan memahami sendiri.Kebutuhan Tanda Pola atau perilaku adaptif terhadap masa lalu Tanda Pola atau perilaku maladaptif Mencintai keterikatan dan Mengekspresikan Tuhan. berbagi tidak jelas. kehidupan rirual. dan marah terhadap Tuhan. tidak mepunyai hubungan rasa cinta dengan Tuhan. menerima diri sendiri. menolak diri sendiri dan mencari kebaikan dari orang atau angkuh dan mementingkan diri lain sendiri. mengekspresikan arti obat/alkohol. takut setelah kematian. merasa kecewa. merasa bergantung dan merasa jauh dari Tuhan Keyakinan Ketergantungan pada anuhgerah Mengekspresikan perasaan ambivalen Tuhan. takut harapan terhadap terapi. dan termotivasi untuk terhadap Tuhan. tumbuh. kehidupan. cemas berpisah dicintai oleh orang lain atau oleh lain. penyakit.penyalahgunaan . mencari kenyamanan kehilangan mengekspresikan terhadap untuk mengekspresikan Nilai keyakinan dan tujuan hidup kebosanan. hidup. dan telah menunda pengambilan keputusan yang penting tentang masa depan. dan konflik nilai tentang Mengekspresikan fisik. masyarakat sekitar.takut mati. tidak percaya pada dari kepercayaan mengekspresikan kekuasaan Tuhan. Mampu perasaan Takut untuk bergantung pada orang menerima tenaga kesehatan. putus asa. menolak bekerja sama dengan bantuan. mengekspresikan perasaan kendali takut diri. menerima diri tujuan arti arti penderitaan. tidak dapat kemungkinan dapat menikmati apapun. dengan keluarga.

sempurna pada penyesalan. dan selalu ingin . merasakan Menjelaskan masa lalu dan yang akan anugerah yang berlimpah dari datang.Kebutuhan Tanda Pola atau perilaku adaptif kehidupan dan kematian dan mengekspresikan komitmen dan orientasi hidup Tanda Pola atau perilaku maladaptif Bersyukur Merasa bersyukur. utuh berorientasi pad terpusat Tuhan. dan merasa harmoni dan pencapaian/produktifitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful