KARAKTERISASI MATERIAL (MMS8110803

)

PENGUJIAN MATERIAL (Materials Testing))

Prof. Dr. Ir. Anne Zulfia. MSc
Departemen Metalurgi & Material Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Kuliah 1

TUJUAN PENGUJIAN
•Memberikan data/informasi rutin untuk kualitas suatu produk (controlling the quality of materials)  Pengujian komersial) •Mengembangkan informasi yang lebih baru atau lebih baik dari material-material yang telah diketahui karakteristiknya, ataupun mengembangkan material-material baru (Development of new materials and devices)  Penelitian material •Memperoleh pengukuran akurat dari sifat-sifat fundamental atau kontanta fisik  pengukuran saintifik (Scientific measurement)

Kuliah 1

PENJELASAN TUJUAN PENGUJIAN

Pengujian komersial :
 Pemeriksaan

tingkat penerimaan (acceptability) material berdasarkan spesifikasi pengadaan (purchase)  Kontrol/pengendalian proses produksi atau manufaktur

Penelitian material:
 Memperoleh

pemahaman baru dari suatu material yang telah diketahui  menemukan sifat-sifat material baru  mengembangkan standar-standar yang bermakna dari kualitas produk ataupun prosedur-prosedur pengujian.

Kuliah 1

PENJELASAN TUJUAN PENGUJIAN

Pengujian scientific:
 Segala

jenis pengujian yang bertujuan sebagai akumulasi informasi yang teratur dan reliable mengenai sifat-sifat dasar dan berguna bagi material yang pada akhirnya didedikasikan bagi kepentingan analisis yang akurat tentang perilaku material dan bagi kepentingan disain yang efisien.

 Membutuhkan

tingkat kehati-hatian, kesabaran dan kepresisian yang tinggi

Kuliah 1

•Percobaan (Experiment)
Kesamaan Arti/Maksud ? Pengujian (Test) Percobaan: • hasil masih bersifat tidak pasti, • penelaahan lebih dalam akan dicoba untuk ditemukan.
The outcome is uncertain, new insights are to be gained.

Pengujian • mengindikasikan adanya prosedur yang telah disusun • batasan hasil yang ingin dicapai telah didefinisikan
Established procedure to determine if properties are within a predefined range.

Kuliah 1

Pengujian vs Percobaan
Umumnya percobaan, terutama dengan skala yang besar, Mengikut sertakan banyak pengujian-pengujian secara rutin. Laboratorium-laboratorium uji umumnya berfungsi sebagai institusi penelitian eksperimental maupun badan penguji. Walaupun tujuan, cara pandang dan metode pelaksanaan uji mungkin berbeda antara keduanya, banyak prosedurprosedur detail yang betul-betul sama dipakai.

Kuliah 1

II. KLASIFIKASI PENGUJIAN: A. Berdasarkan tempat pengujian: 1. Pengujian di lapangan (in situ/field test) Kondisi kerja yang sulit dan berbahaya, batasan waktu dan kondisi cuaca yang sangat bervariasi  hasil yang kurang presisi 2. Pengujian di laboratorium (laboratory test) Peralatan yang lebih lengkap tetapi belum tentu memberikan data yang lebih akurat atau presisi.

Manakah yang lebih penting: in situ atau laboratory tests?

Kuliah 1

II. KLASIFIKASI PENGUJIAN: B. Berdasarkan metode umum dan interpretasi data: 1.Pengujian skala penuh (full-size/scale) pada struktur, bagian struktur atau komponen 2.Pengujian model dari struktur, bagian struktur/komponen 3.Pengujian pada benda uji yang diambil dari produk jadi 4.Pengujian pada benda uji yang diambil dari material awal/hasil proses hulu. C. Berdasarkan mampu guna material/parts setelah diuji: 1. Pengujian Merusak (Destructive/mechanical testing) 2. Pengujian Tak Merusak (Non-Destructive testing)

Kuliah 1

III. INSPEKSI/PEMERIKSAAN MATERIAL Inspeksi dan Pengujian  apakah sama maksudnya? Pengujian  performans fisik dari pekerjaan operasional untuk menentukan hasil pengukuran kuantitatif sifat-sifat material.

Inspeksi  pengamatan proses dan produk manufaktur/konstruksi dlm rangka memastikan tercapainya kualitas yg diinginkan.

Kuliah 1

III. INSPEKSI/PEMERIKSAAN MATERIAL

Dalam banyak contoh pemeriksaan bersifat sepenuhnya kualitatif dan melibatkan semata-mata pengamatan visual terhadap tingkat kebenaran operasi, dimensi, penilaian cacat-cacat permukaan ataupun indikasi kondisi-kondisi yang tidak diinginkan seperti tingkat kelembaban udara atau temperatur yang terlampau tinggi.
Di sisi lain inspeksi terkadang turut mengikutsertakan pengujian-pengujian yang rumit untuk menentukan apakah suatu kebutuhan spesifikasi telah dipenuhi secara memuaskan.

Kuliah 1

Inspeksi bertujuan untuk mengontrol kualitas melalui penerapan sejumlah kriteria dan melibatkan penolakan sejumlah material dengan kualitas di bawah standar.

Pengujian bertujuan untuk menentukan kualitas material itu sendiri, mendapatkan fakta tanpa memandang implikasi hasil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful