SEJARAH

Berbeda dengan tes kepribadian yang lain, kuesioner 16 PF diciptakan dari perspektif yang cukup unik. Hal ini dilatarbelakangi oleh background pendidikan Cattel yang pada mulanya Ia adalah seorang ahli dalam kimia dan fisika, dimana ia mengembangkan keyakinan bahwa semua bidang yang paling baik, adalah dipahami dulu untuk mencari dasar tersebut, dan kemudian baru mengembangkannya dengan cara yang valid untuk mengukur dan meniliti unsur-unsur tersebut (Cattell, 1965). Dengan demikian, tujuan Cattell dalam menciptakan Kuesioner 16PF'''' adalah untuk menemukan jumlah dan sifat dari sifat dasar kepribadian manusia dan untuk mengembangkan cara untuk mengukur dimensi-dimensi ini. Cattell kemudian meneliti trait sumber dengan mengumpulkan 4000 sifat manusia (sebagian besar diperoleh dari kamus yang disusun oleh Allport dan Obert), yang kemudian Cattell ringkas dengan cara mengelompokan sifat yang mirip dan menghilangkan istilah yang asing dan metaforik, menjadi 200 sifat (Alwisol, 2009). Mereka menemukan bahwa ada kecenderungan alami untuk sifat-sifat ini untuk pergi bersama-sama di dunia nyata, dan untuk menentukan domain yang penting dari perilaku-perilaku sosial manusia. Memakai metode kluster (mirip analisis faktor tetapi lebih sederhana), 200 sifat itu dikelompokkan dan diperamping menjadi 35 sifat (dinamakan 35 sifat sumber atau sifat primer, masing-masing diberi simbol huruf yang berbeda). 35 sifat itu terbagi menjadi dua kelompok, 23 sifat populasi normal dan 12 sifat populasi berdimensi patologis. Sesudah dilakukan analisis faktor terhada 23 sifat primer dari populasi normal, ditentukan 16 sifat primer yang satu dengan lainnya saling asing. 16 sifat sumber (sifat primer ini dinamakan faktor primer, oleh Cattell kemudian dijadikan dasar untuk mengembangkan instrument pengukuran kepribadian yang terkenal, yakni 16 Persoality Faktor Questionnair (16 PF Questionnaire). Sisanya, 7 sifat populasi normal dinamakan Faktor Primer non 16 PF. Kuesioner ini juga sudah diterjemahkan pada lebih dari 35 bahasa.

Cattell, RB. 1965. Analisis Ilmiah Kepribadian New York: Penguin Group. Alwisol, 2009, Psikologi Kepribadian, Malang: UMM Press.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful