Biopsi Eksisi Jika lesi kecil, sebaiknya dilakukan eksisi total.

Eksisi harus cukup luasdan dalam untuk menyertakan batas jaringan sehat sepanjang permukaan yangterpotong, sehingga tidak diperlukan tindakan bedah lebih jauh jika laporan patologis menunjukkan tumor jinak. Di sisi lain, jika ditemukan malignansi,segera lakukan rujukan kepada dokter bedah yang berkompeten. Gambar Biopsi Eksisi 2.Biopsi Insisi Digunakan jika lesi tidak dapat dilakukan eksisi lengkap, namun spesimenyang dapat merepresentasikan lesi harus didapatkan.a. Yang dipilih adalah bagian lesi yang memberi demonstrasi seluruh perubahan patologis secara klinis. Jika tidak memungkinkan hanya dengansatu bagian jaringan maka dilakukan dengan beberapa bagian. b. Membuang jaringan yang sempit dan dalam lebih baik daripada jaringanyang luas dan dangkal, karena potongan permukaan jaringan yang kecilhanya menunjukkan tidak lebih dari degenerasi, inflamasi atau perubahannekrosis. Jangan pernah melakukan biopsi hanya pada pusat lesi karenahanya akan menunjukkan nekrosis dan tidak menyediakan cukup rincianmengenai sel untuk membuat diagnosa.c. Pemotongan harus menyertakan jaringan pada dan di luar margin lateraldan dasar lesi. Dengan ini, dapat dilihat transisi jaringan sehat ke jaringanyang menunjukkan perubahan patologis (misalnya ekspansi atau infiltrasitumor) G ambar Biopsi Insisi 3 . Biopsi Aspirasi Dilakukan untuk lesi yang dalam seperti tumor kelenjar ludah. Metode initidak terlalu efektif dan telah dimodifikasi oleh Silverman yang menggunakan jarum yang memungkinkan operator untuk membuang bagian besar dari jaringan utuh. Cara ini sebaiknya tidak digunakan oleh pedodontist tetapi olehoperator yang telah dilatih dengan cara ini. 4 . Biopsi dengan Eksplorasi Dilakukan untuk lesi yang dalam khususnya dalam tulang, sebuah flapdinaikkan dan sati bagian lesi diangkat. Sering kuretase diperlukan untuk memperoleh bahan dari kavitas tulang dan sinus tracts. Sebagai tambahan, satu bagian plat padat dan tulang cancellous di daerah tumor sebaiknya diangkatdan dibiopsi. Pemakaian trephine

Biopsi cenderung mengahancurkan jaringan sehingga pembuatan diagnosa menjadi lebih sulit. 5.berguna untuk memperoleh sebuah biopsidari lesi sentral dalam tulang. dan operasi terakhir akan ditunda sampai patologis memiliki kesempatan untuk memeriksa rutin potongan.Jika biopsi dilakukan di rumah sakit. dapat diperoleh potongan beku yangmemungkinkan operator (asalkan operator memenuhi syarat) untuk melanjutkan tindakan dengan pengangkatan lengkap lesi pada saat bersamaanoperasi jika diperlukan. G ambar Biopsi P unch Teknik Biopsi1 . Anestesi . biopsi ini membantu dalam pengendalian pendarahan. Di sisi lain. seperti sinus maksilaris dan lateral atau dinding posterior faring. Biopsi Punch Biopsi ini memiliki kegunaan yang terbatas dalam mulut. Biopsi lebihaplikatif dalam pengangkatan spesimen kecil jaringan dalam daerah yang tidak dapat diakses. Potongan beku sering tidak menunjukkan rincian yang penting untuk diagnosis akurat.

Sebaliknya. 2 . high frequency cutting current . dan jika lesi ganas dapat menyebabkan penyebaran. jika bagiannya cukup besar. Pada saat preparasi. lenih baik tidak menggunakan antiseptic yang kuat karenacenderung dapat merubah jaringan dan mempengaruhi perubahan kualitaswarna. karena alat yang dahulucenderung membekukan specimen dan menghancurkan karakteristiknya. karena infiltrasidengan anestesi cenderung menggembungkan jaringan dan megubah bentuknya. Anestesi seharusnya tidak disuntikan pada tumor. Insisi Jika hanya potongan kecil jaringan yang harus diangkat.Biopsi biasanya dilakukan menggunakan anestesi local. scalpel lebihdisukai daripada high frequency cutting current .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful