ANTARA KAPULAGA SABRANG DAN LOKAL Kapulaga adalah komoditas rempah yang sudah dikenal sejak ribuan tahun

sebelum Masehi. Sama halnya dengan cengkeh, pala, lada dan kayu manis. Dalam perdagangan dunia, kapulaga disebut sebagai Cardamon. Ada dua macam Cardamon. Pertama True Cardamon alias kapulaga sabrang yang berasal dari India. Kedua adalah False Cardamon atau kapulaga lokal dari Indonesia. Nama latin True Cardamon adalah Elettaria cardamomum. Ada dua varietas E. cardamomum. Pertama E. cardamomum var. malabar dan kedua E. cardamomum var. mysore. Yang disebut sebagai kapulaga palsu adalah Amomum cardamomum alias kapulaga lokal. Sosok tanaman kapulaga mirip dengan tanaman lengkuas. Batangnya berupa rimpang yang berada dalam tanah, sementara batang yang menyembul ke permukaan tanah merupakan batang semu yang sebenarnya merupakah gabungan dari beberapa pelepah daun. Daunnya berbentuk dan berukuran mirip dengan daun lengkuas. Daun kapulaga lokal lebih lebar dengan bagian pangkal dan ujungnya kurang meruncing. Sementara daun kapulaga sabrang lebih ramping dengan bagian pangkal derta ujungnya meruncing. Tanaman kapulaga lokal berukuran lebih kecil dan juga lebih pendek. Tinggi rata-rata tanaman kapulaga lokal kurang dari dua meter. Sementara kapulaga sabrang tumbuh jangkung dengan ketinggian lebih dari dua meter dan perawakan batangnya lebih kekar. Tiap rumpun tanaman kapulaga ditumbuhi sekitar 30 sampai dengan 40 batang tanaman. Kapulaga lokal adalah tanaman dataran rendah. Dia hanya bisa tumbuh baik dan berproduksi optimal pada lahan dengan ketinggian mulai dari 0 sampai dengan 700 meter di atas permukaan laut (m. dpl). Sebaliknya, kapulaga sabrang justru hanya mau tumbuh baik di dataran tinggi mulai dari 700 sampai dengan 1.500 m. dpl. Yang juga membedakan kapulaga lokal dengan kapulaga sabrang adalah buahnya. Buah kapulaga lokal tumbuh berupa dompolan yang menempel di atas tanah. Tiap dompolan berisi antara 10 sampai dengan 20 butiran buah. Buah kapulaga lokal berbentuk bulat. Diameternya sekitar 1 cm. Dalam buah tersebut ada segmensegmen yang terpisah dan berisi butiran biji. Daging buahnya berupa lapisan lendir tipis, rasanya manis agak masam, membalut butiran biji. Kulit buah kapulaga lokal berbulu halus berwarna cokelat kemerahan dan menjadi cokelat terang keputihan setelah tua. Buah kapulaga sabrang var. malabar menempel pada malai yang tumbuh memanjang ke atas sampai 50 cm. Sementara var. mysore malai buahnya menjalar di permukaan tahnah dengan butiran buahnya juga menempel di tanah. Karenanya penanaman kapulaga sabrang var. mysore harus menggunakan mulsa. Biasanya digunakan mulsa plastik untuk menjaga kualitas buahnya. Ukuran buah kapulaga sabrang relatif lebih kecil dibanding kapulaga lokal. Bentuknya juga agak memanjang. Kulit buah licin berwarna hijau muda dan menjadi kekuningan setelah masak. Yang juga membedakan kapulaga lokal dengan kapulaga sabrang adalah produktifitasnya. Kapulaga lokal dengan sistem tanam tumpangsari populasi 1.400 tanaman per hektar, akan mampu berproduksi sekitar 2,8 sd. 3 ton buah basah per tahun. Produksi kapulaga sabrang var. malabar lebih tinggi yakni 4,2 sd. 4,5 ton per hektar per tahun. Sementara var. mysore hanya sekitar 2 ton per hektar per tahun. Hingga yang selama ini lebih banyak dikembangkan oleh para petani kita hanya var. malabar. Kapulaga lokal sudah mamupu berproduksi pada umur 1,5 tahun setelah tanam dengan bibit anakan yang baik. Sementara kapulaga sabrang, baik yang malabar maupun mysore baru mulai berbuah pada umur 2 tahun. Harga kapulaga lokal selalu lebih murah dibanding kapulaga sabrang. Biasanya harga kapulaga sabrang tiga kali lipat dibanding kapulaga lokal. Dengan catatan petaninya tahu bahwa komoditas yang dijualnya memang bisa

Kapulaga hanya mau tumbuh baik di bawah naungan.. buah kapulaga basah atau 0. biasanya didominasi oleh Pinus merkusii. pertumbuhan kapulaga tidak akan optimal. Dengan harga Rp 20. komoditas mahal ini bisa hanya dijual dengan harga dua kali lipat atau sama dengan kapulaga lokal.(di Jawa) maka dari satu hektar lahan tumpangsari itu akan didapat hasil Rp 4. mestinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang memiliki kawasan dengan ketinggian di atas 700 m. dpl. Dengan harga per kg Rp 500.000.Kalau yang ditanam kapulaga lokal (ketinggian lahan di bawah 700 m. Dengan cara tanam tumpangsari.200.000. Berarti dari tiap hektar dengan populasi 1. Sementara False Cardamon Oil selain mengandung tiga bahan tadi juga masih ada kandungan berneol dan kamfernya. Areal Perhutani dengan ketinggian tersebut. tiap tahunnya dapat dipanen dua kali masing-masing satu tandan @ 15 kg. Untuk naungan kapulaga bisa dipilih lamtoro..per kg. Perhutani dan P. Untuk mencapai luasan optimal.000. Tasikmalaya dan Kab.000.500 rumpun kapulaga lokal itu akan didapat hasil 2. kaliandra. per rumpun. Baik kapulaga lokal maupun sabrang adalah komoditas ekspor.8 sampai dengan 3 ton buah basah atau 560 kg. malabar 1. buah basah per tahun (hasil var. Selain untuk bumbu dan industri farmasi.. buah kering (bobot buah kering ± 20% dari bobot buah basah). jeruk dan lain-lain yang bagian bawah tegakannya masih menerima sedikit sinar matahari. Bekas tebangan Pinus. di Jawa hanya dimiliki oleh P. Tegal (Jateng) dan Kuningan (Jabar).Meskipun hasil agribisnis true cardamon cukup menarik.bernilai tinggi.400 sampai 1.000. Namun kalau petani tidak tahu. sampai dengan 900 kg.000.000. Misalnya di hutan jati. Jadi kalau harga buah kapulaga lokal kering Rp 20. maka harga kapulaga sabrang bisa mencapai Rp 60.per kg. glirisidia... kakao. petai. Kita tahu bahwa kawasan dengan ketinggian di atas 700 m. maka hasilnya per rumpun per tahun 2 kg.per kg. Bararti dari pisang akan didapat hasil antara 9 sampai dengan 12 ton buah.500.5 x lokal) atau per hektar antara 4. Yakni Rp 50.sampai Rp 12. Tanaman pisang. dpl.400 sampai dengan 1. Sementara kebun PTPN dengan ketinggian tersebut ditanami teh.000.000. Hingga komoditas ini cocok untuk dikembangkan sebagai tanaman tumpangsari pada kebun-kebun tanaman keras.000.2 sampai dengan 4.sampai dengan Rp 6. malabar. minyak kapulaga dikenal dengan nama Cardamon Oil. Jawa Barat. hasil per rumpunnya 3 kg. Hasil keringnya 840 kg. Di Kab. segera mengembangkan komoditas ini. Kalau yang ditanam kapulaga sabrang var. masyarakat . malabar baru terbatas dilakukan oleh perorangan di Kab.000. Kandungan True Cardamon Oil adalah terpen.. dpl). Sebab meskipun sudah ditumpangsarikan dengan pisang. sampai 600 kg. terpeneol dan sineol. sulit untuk diberi tumpangsari kapulaga karena tajuknya sangat rapat. apabila tidak diberi naungan khusus. albisia atau dadap... satu hektar lahan dapat diisi dengan pisang atau tanaman tahunan sebanyak 300 sampai 400 pohon dan kapulaganya sekitar 1.T. Arelnya juga masih sebatas hektaran. biasanya dimanfaatkan masyarakat setempat untuk penanaman palawija dan padi ladang. Satu baris tanaman pisang diselingi dengan satu baris tanaman kapulaga. namun dari tahun 1970an sampai dengan tahun 2002 ini. setelah lewat umur satu tahun.. maka hasilnya antara Rp 11.500 rumpun.5 ton.5 kering. Namun harga kapulaga sabrang bisa mencapai Rp 60. kebun kopi. Bandung.sampai dengan Rp 54. Kebun sawit dan karet misalnya. Pemanfaatan kapulaga lokal sebagian untuk industri farmasi dan sebagian lagi sebagai bumbu. areal tanaman kapulaga sabrang relatif lamban perkembangannya.per hektar per tahun.per kg.000.. Dalam perdagangan internasional. Hingga hasil per hektarnya cukup besar.T.000. Perkebunan Nusantara (PTPN). Bisa juga kapulaga ditumpangsarikan dengan pisang. kapulaga juga merupakan bahan minyak asiri dan oleoresin. Penanaman true cardamon var.400.

Dengan informasi yang lebih lengkap dan akurat. Jawa Timur yang ketinggiannya di atas 1. berbagai kendala lapangan juga akan mulai kelihatan. masih banyak lahan-lahan nganggur yang potensial untuk pengembangan true cardamon. salah satu komponen bumbunya adalah kapulaga. Tasikmalaya. Baik di kebun PTPN maupun swasta besar. Para pedagang kapulaga lokal pun.000 m. Di antara pelaku ekspor komoditas rempah dan obat serta minyak asiri adalah P. Cianjur dan di Lembang. Tetapi masih ada cara untuk mengetahui dengan lebih mendalam. Di areal yang masih belum ditanami teh. niscaya komoditas ini akan kelihatan lebih menarik lagi untuk dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi. Namun dengan tahu lebih banyak lagi. Dinas-dinas Perkebunan di Kab. Di Kab. Sebab setahu mereka yang namanya kapol (sebutan untuk buah kapulaga kering) ya hanya satu macam. Yang juga tahu banyak tentang seluk-beluk kapulaga adalah pabrik jamu dan eksportir. Bandung dan juga beberapa Kabupaten yang memiliki wilayah berketinggian di atas 700 m. hitung-hitungan bisnisnya. apa itu komoditas kapulaga. Kalau memang hasil true cardamon demikian baiknya. Sukabumi. Mereka akan lebih kebingungan lagi kalau diberitahu bahwa kapulaga sabrang alias true cardamon ada beberapa varietas. dpl. kalau kita menyantap gulai kambing. Caranya dengan mendatangi Balai Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat (Balittro).telah mulai menanam nilam pada lahan bekas Pinus yang telah selesai ditanami palawija. Di sini mestinya bisa dikembangkan false cardamon yang tidak akan mengganggu tanaman pokoknya. di Cipanas. Kab. Belum lagi memperkenalkan bahwa ada dua macam kapulaga. Padahal. Di sinilah menariknya terjun ke sektor apa pun. Antara lain di desa Sukamulya. Lebih-lebih bagi masyarakat awam. dpl. Kantor Balittro ada di Cimanggu. Kalau ingin tahu teleponnya bisa minta ke kode Bogor dan 108. Sementara di PTPN XII di pegunungan Ijen. termasuk sektor agribisnis. ada areal kebun Ylang-ylang milik Perhutani yang bagian bawahnya masih menganggur. .000 meter yang belum termanfaatkan. Demikian juga dengan PTPN. memang masih banyak lahan-lahan berketinggian di atas 1. mengapa sampai sekarang pengembangannya sangat lamban? Pertama komoditas ini belum banyak diketahui masyarakat. Departemen Pertanian. Lebak. Nama "kapulaga" sendiri masih sangat asing di telinga para investor agribisnis. Kab. mestinya bisa dikembangkan true cardamon. ketersediaan bibitnya dan sebagainya. Balittro punya beberapa "Instalasi Penelitian" (dulu namanya Sub Balai). Kab. Biasanya lahan-lahan ini merupakan bekas areal tanaman kina. sampai sekarang masih sering kebingungan bila kepadanya ditanyakan apakah bersedia menampung true cardamon alias kapulaga sabrang. Bandung. peluang pasarnya. Bogor. Kab.T. Djasula Wangi yang kantornya ada di Kemayoran. Jabar. Rakyat enggan untuk "menjarah" dan menanaminya dengan palawija atau sayuran sebab kawasan tersebut sangat terisolir. Jakarta. Dua varietas di antaranya sudah diintroduksi ke Indonesia. juga bisa dikontak untuk tahu lebih jauh tentang kapulaga. Perhutani mestinya bisa menyisihkan sebagian lahannya untuk budidaya true cardamon.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful