Headline Bintang Papua KNPB Siap Diperiksa Kamis, 03 Mei 2012 20:25

KNPB Siap Diperiksa
Terkait Aksi Anarkis di Waena yang Menewaskan Satu Warga

Maka Tabuni saat mendatangi POlda Papua JAYAPURA - Menyusul aksi anarkis yang berbuntut tewasnya satu warga, Dedy Kurniawan (25) diduga kuat dilakukan ratusan orang dari kelompok Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni penanggung jawab organisasi yang belum terdaftar di Kesbang/Linmas itu menyatakan siap dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian. „‟Kalau diminta pertanggungjawaban, KNPB siap diperiksa terkait aksi pengrusakan dan tewasnya salah satu warga di Waena, yang terjadi Rabu 2 Mei malam. Namun, keterangan akan diberikan setelah Polisi melakukan olah TKP,‟‟ujar Mako Tabuni kepada wartawan saat mendatangi Polda Papua, Kamis 3 Mei. Lanjut Mako, pihaknya baru bersedia memberikan keterangan kepada Polisi, karena yang bertindak anarkis, brutal dengan cara melempari kendaraan serta perkantoran dan juga melakukan pengeroyokan terhadap warga, adalah keluarga korban. ”Saya melihat sendiri bahwa massa yang mengamuk adalah keluarga Theoreli Karoba, bukan massa KNPB,”terangnya. Theoreli Karoba, mahasiswa STIE Port Numbay Semester 6 tewas saat pulang dari aksi unjuk rasa yang digelar KNPB di Jayapura 1 Mei dalam rangka menuntut kemerdekaan Bangsa Papua. Ia diduga ditembak di bagian perut saat duduk di atas atap truk yang mengangkut massa (bukan terkena proyektil di Makam THeys sebagaimana diberitakan sebelumnya). Di dalam perutnya ditemukan proyektil. Korban yang tinggal di Asrama Mahasiswa Tolikara kemudian dimakamkan di Kampung Waena. Tindakan anarkis kemudian pecah, usai prosesi pemakaman. Masih kata Mako, saat massa mengamuk, semua warga yang ada di sekitar lokasi terjadinya tindakan anarkis lari pontang panting. “Bukan hanya warga pendatang yang berhamburan lari menyelamatkan diri, tapi juga orang asli Papua juga lari masuk ke lorong-lorong,‟‟ ungkapnya. Beruntung, sambung Mako, pihak Kepolisian dengan cepat mampu meredam aksi anarkis massa. “Aksi massa bisa kendalikan polisi dengan cepat, sehingga tidak melebar kemanamana,‟‟tutur dia.

1 Tewas Saat Amuk Massa di Jayapura
Dedi Kurniawan melewati lokasi amuk massa dalam perjalanan pulang.
Kamis, 3 Mei 2012, 08:37 WIB Ita Lismawati F. Malau, Banjir Ambarita (Papua)

namun juga merenggut nyawa." kata Direktur Resers Kriminal Polda Papua Kombes Wachyono. ia meninggal. kami masih dalami aktornya. 14 Orang Ditangkap VIVAnews . Kamis 3 Mei 2012. Tapi massa menghadang dan menusuknya. Menurut Wachyono. Saat melintas di lokasi kejadian. Seorang pemuda. korban dalam perjalanan pulang menuju Sentani dengan mengendarai sepeda motor. Sehingga ia berupaya menerobos. yang dianggap rawan dari amuk massa." jelas Wachyono.Follow @vivanews Massa Komite Nasional Papua Barat demo tolak masuk NKRI (Antara/ Chanry Andrew Suripatty) BERITA TERKAIT      Massa Mengamuk."ungkapnya. "Korban tewas di rumah sakit. Massa kemudian menikam korban dari belakang dan mengenai punggung sebelah kiri. nyawa korban tak tertolong. aparat keamanan masih berjaga di sejumlah titik di Jayapura. Rabu malam. Milka Ramses Ohhe. "Korban tidak menduga jika massa yang saat itu pulang dari prosesi pemakaman seorang rekannya akan bertindak brutal.Aksi anarki ratusan massa Komite Nasional Papua Barat. tapi yang pasti massa adalah kelompok KNPB. bukan hanya membakar 2 sepeda motor dan melempari mobil serta perkantoran. Meski sempat dilakukan operasi selam 3 jam. "Korban tewas di rumah sakit." (adi) . korban sempat menyelamatkan diri ke rumah salah satu warga. "Kami hanya antisipasi jangan peristiwa serupa terjadi lagi. Ia juga mengungkapkan. Jalan Raya Abepura-Sentani. Jayapura Mencekam Dibekuk Polisi. sekelompok massa yang diyakini penghuni Asrama Tolikara menghadang korban." kata dia. Saat itu. akibat luka tusuk yang sangat parah. Dedi Kurniawan (28) tewas ditusuk saat melintas lokasi amuk massa. "Massa juga bertindak anarkis dan brutal. Warga Ceko Mengaku Wartawan Anggota DPRD Terobos Ruang Sidang Pakai Motor Mendagri: Papua Barat Mulai Normal Bakar Rumah Gubernur. Wachyono kemudian menjelaskan kronologi penusukan. Rekan yang dimakamkan itu tewas diduga akibat ditembak. pelaku pengeroyokan terhadap korban masih dalam penyelidikan. Setelah tertikam. Milka kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Dian Harapan.

Rangkullah saudara2 kita kembali ke pangkuan NKRI. gunakan pendekatan dg diaolog. jangan kalah sama terroris. • Balas • Laporkan kapolsek 03/05/2012 Aparat keamanan POLRI & TNI hrs bertindak hati2 namun tepat sasaran. • Balas • Laporkan cumii 03/05/2012 kalau udah kayak gini pemerintah harus tegas!!! • Balas • Laporkan . yang mati pasti orang jawa yang berkulit coklat yah.• VIVAnews | Share : Share @vivanews Komentar 778899 03/05/2012 Itu terroris separatis Papua. • Balas • Laporkan kacian_deh_elo 03/05/2012 AS saja sudah lelah perang. pendidikan yg rendah adalah sumber mslh. tumpas teroris Papua. mereka lbh berpikir anarkis karena sumberdaya nya yg belum mampu. mereka dapat support dari Amerika dan Australia. Polri dan TNI harus tegas. Jgn sampai salah langkah kekerasan dr oknum aparat kpd warga sipil dpt dimanfaatkan pihak2 tertentu yg sedang menunggu momen yg tepat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful