REVIEW JURNAL STRUKTUR DAN FISIOLOGI TUMBUHAN Pengaruh Auksin terhadap Perkembangan Akar Arabidopsis sp.

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Struktur dan Fisiologi Tumbuhan Dosen : Sugiyono, S.Si. Ph.D

OLEH WALAD MUSTASYFAINI (Kelas C / P2BA11044)

PROGRAM STUDI PASCA SARJANA BIOLOGI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2011

1

Diawali dengan proses perkembangbiakan. Hal itu disebabkan pada daerah titik tumbuh terdapat perkembangan. terletak di bawah daerah pembelahan. Baik manusia. Perkembangan adalah suatu proses yang berjalan beriringan dengan pertumbuhan. terdiri atas jaringan epidermis. Pertumbuhan adalah peristiwa pertambahan volume yang mencakup pertambahan jumlah sel. tidak dapat dinyatakan dengan ukuran. Kecepatan pertumbuhan ujung batang dan akar di tiap-tiap bagian tidak sama. dan semua substansi yang terdapat di dalam sel yang bersifat irreversible (tak dapat kembali). dan jaringan vaskuler (xylem dan floem). yaitu bagian sel terluar dari lapisan jaringan vaskuler. c. Ada banyak faktor yang turut mempengaruhi kedua proses kehidupan ini. merupakan daerah yang sel-selnya telah mengalami spesifikasi dan terletak paling belakang pada daerah titik tumbuh. Akar dilapisi oleh tudung akar yang berfungsi melindungi meristem apical pada saat akar menembus tanah selama proses pertumbuhan primer berlangsung. pertumbuhan dan perkembangan tidak terjadi begitu saja.Pengaruh Auksin terhadap Perkembangan Akar Arabidopsis sp. tumbuhan dapat menghasilkan biji atau spora sebagai alat perkembangbiakannya. daerah diferensiasi. Pertumbuhan primer pada akar. sedangkan kambium merupakan daerah titik tumbuh sekunder. Pertumbuhan pada tumbuhan dimulai dengan pembelahan sel. Perkembangan dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan. pemanjangan dan diferensiasi sel yang terjadi pada daerah titik tumbuh. maupun tumbuhan pasti akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pendahuluan Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang selalu menandai suatu kehidupan. Biji atau spora akan tumbuh menjadi tumbuhan kecil yang akan terus tumbuh menjadi besar hingga dewasa. daerah pembelahan. yaitu: a. tiga daerah pertumbuhan dan 2 . jaringan dasar (parenkim). daerah pemanjangan. hewan. Akar lateral tumbuh dari perisikel. terletak paling ujung. volume sel. jenis sel. Pertumbuhan sekunder dari akar memunculkan akar lateral atau cabang akar. b. Ujung batang dan ujung akar tumbuhan merupakan titik tumbuh primer. Namun.

menyebabkan diferensiasi sel menjadi xilem. dalam konsentrasi tertentu tidak berpengaruh pada golongan Graminae tetapi dapat mematikan tumbuhan lain. e. h. serta faktor interseluler (luar). banyak penelitian atau kajian-kajian yang menggunakan specimen ini sebagai subjek penelitian. Pembahasan Terdapat tiga jurnal mengenai pengaruh auksin terhadap pertumbuhan akar Arabidopsis yang akan dikaji dalam paper ini. c. f. g. hormon pertumbuhan yang paling berperan pada keseluruhan organ tumbuhan adalah Auksin. yaitu lingkungan. i. Auksin merupakan senyawa indol asetat maupun turunannya. Demikian juga dalam hal pengaruh auksin dalam pertumbuhan akar pada beberapa jurnal berikut ini. Auksin sintetik adalah 2. b. merangsang perkembangan akar lateral dan akar serabut. Glucose and Auxin Signaling Interaction in Controlling Arabidopsis thaliana Seedlings Root Growth and Development. yaitu: a. membahasa mengenai interaksi antara glukosa dan auksin 3 . tapi menghambat pertumbuhan akar. Fungsi auksin. sitokinin. ditemukan di ujung tumbuhan yang sedang memanjang. merangsang perpanjangan sel. Auksin dengan konsentrasi tinggi merangsang pertumbuhan batang. giberelin. Arabidopsis merupakan salah satu jenis tumbuhan pertaman yang dijadikan bahan kajian secara molekuler. Auksin bekerja menjauhi sinar matahari. merangsang titik tumbuh. Namun. meningkatkan perkembangan bunga dan buah. merangsang pembentukan buah tanpa adanya penyerbukan yang dinamakan partenokarpi. Oleh karena itu. d. merangsang pembelahan kambium pembuluh. Hormon auksin yang diisolasi dari tumbuhan adalah Indol Asam Asetat (IAA). yaitu gen dan hormon. Pada jurnal pertama yang berjudul. dominasi apikal (menghambat pertumbuhan kuncup samping/ketiak). membengkokan batang. Beberapa hormon pada tumbuhan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan organ-organ tertentu. dan kalin.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat dibedakan menjadi faktor intraseluler (dalam).4 D. antara lain auksin.

yaitu 2.4 dichlorophenoxyacetic acid (2. pemanjangan rambut akar.4D dalam jaringan. NPA menghambat transport aktif antar sel dalam pengangkutan auksin. Glukosa dapat mempengaruhi sejumlah gen dan protein transport dalam mengoptimalkan kerja auksin. seperti tumbuhnya rambut akar pada epidermis. Hasil penilitian menunjukkan bahwa ekspresi GFP cocok dengan aliran stimulus 2. dimana ekspresi GFP selalu berpasangan dengan respon auksin pada DR5. Inhibition of Auxin Movement from the Shoot into the Root Inhibits Lateral Root Development in Arabidopsis mengulas tentang pengaruh pergerakan auksin pada tunas batang menuju akar terhadap perkembangan tunas lateral. kita tahu bahwa auksin menentukan panjang akar. mengulas tentang pemberian stimulus bahan kimia pada akar Arabidopsis thaliana menggunakan cip mikrofluida. Chemical Stimulation of the Arabidopsis thaliana Root using Multi-Laminar Flow on a Microfluidic Chip. Jurnal kedua yang berjudul.terhadap pertumbuhan dan perkembangan akar Arabidopsis thaliana. jumlah akar lateral dan rambut akar tetapi juga dapat mengatur arah pertumbuhan akar.4-D). Jurdal ketiga yang berjudul. Dikarenakan fungsi tersebut telah diketahui sebgai peranan auksin maka dilakukan penelitian pada transkripsi genom untuk mengetahui interaksi antara glukosa dan auksin. Sedangkan. Dimana hasil dari stimulus akan diamati menggunakan DR5::GFP Arabidopsis line. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan sepasang derifat auksin yang bekerja saling 4 . Stimulus yang diberikan berupa derifat auksin sintesis. Pemberian stimulus ini menunjukkan adanya perubahan morfologi pada akar tumbuhan. dan pembentukan akar lateral. seperti giberelin.4-D tersebut diberikan zat inhibitor NPA. Ketika daerah yang mengandung stimulus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi glukosa dalam jaringan tidak hanya dapat mengontrol panjang akar. serta arah pertumbuhan akar. Reseptor auiksin tir1 Arabidiopsis menunjukkan bahwa glukosa menginduksi perubahan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glukosa menginduksi auksin di dalam tumbuhan. jumlah akar lateral. sitokinin. dan asam absisat. dan zat penghambat N-1-naphthylphthalamic acid (NPA). terjadi perubahan mekanisme transport aktif dan pasif auksin. rambut akar. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa keberadaan gula (glukosa) di dalam jaringan tumbuhan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan akar dengan berinteraksi dengan sejumlah fitohormon.

yaitu naphthylphthalamic acid (NPA) dan Indolacetic Acid (IAA).berlawanan pada akar Arabidiopsis. 5 . Penutup Pada dasarnya ketiga jurnal tersebut mengkaji mengenai pengaruh hormon auksin terhadap perkembangan akar Arabidopsis. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan akar lateral pada Arabidopsis dihambat oleh NPA dan IAA apical (yang berasal dari batang). perkembangannya turut dipengaruhi oleh pergerakan auksin dari batang menuju akar. Akan tetapi. serta arah pertembuhan akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPA yang diberikan pada daerah hubungan antara batang dan akar ternyata menurunkan jumlah dan kepadatan akar lateral serta menurunkan kadar IAA pada akar dan aliran [3H]IAA menuju akar. reduksi akar lateral ini hanya terjadi pada daerah yang mengalami kontak langsung dengan NPA. Namun. kondisi tersebut dapat dikembalikan oleh auksin yang ada pada akar. Dimana auksin apical (batang) dapat menghambat perkembangan akar lateral. jumlah akar lateral dan rambut akar. Keberadaan glukosa di dalam jaringan tumbuhan dapat menginduksi auksin untuk menjalankan fungsinya. Sedangkan khusus untuk akar lateral. Auksin ternyata menjadi kontrol dalam penentuan panjang akar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful