Kode KIM.

13

Hidrokabon dan Minyak Bumi

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

i

Kode KIM.13

Hidrokarbon dan Minyak Bumi

Penyusun:

Drs. Sukarmin, M. Pd.

Editor
Drs. Bambang Sugiarto, M. Pd. Dra. Heny Subandiyah, M. Hum.

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004
Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

ii

Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata pelajaran Fisika, Kimia dan Matematika. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis, kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta divalidasi dan diujicobakan empirik secara terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expertjudgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta diklat SMK. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tidak
Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

iii

Desember 2004 a. praktisi dunia usaha dan industri. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan. Demikian. dengan mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan industri dan potensi SMK dan dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang terstandar pada peserta diklat. khususnya peserta diklat SMK Bidang Adaptif untuk mata pelajaran Matematika. Jakarta. pengorbanan waktu. tenaga komputerisasi modul. tenaga ahli desain grafis) atas dedikasi. atau praktisi yang sedang mengembangkan modul pembelajaran untuk SMK. 13. tenaga. n. semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua. editor. NIP 130 675 814 Kim. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan. dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul.berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak. dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini. Gatot Hari Priowirjanto. M. Dr. Hidrokarbon dan Minyak Bumi iv . terutama tim penyusun modul (penulis. Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi. Ir. Sc. kesesuaian dan fleksibilitas. Kimia. Fisika.

dan mudah dipahami oleh peserta diklat sehingga proses pembelajaran yang tepat guna dapat dicapai. Bagi sekolah menengah kejuruan. dan alkuna. karena isinya yang singkat. Bagi peserta diklat. selain dapat dipakai sebagai sumber belajar. M. padat informasi. serta terakhir membahas minyak bumi. Modul merupakan salah satu media yang dapat digunakan. Hidrokarbon dan Minyak Bumi v .Kata Pengantar Media yang sesuai dan tepat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu pada setiap pembelajaran. Modul ini membahas senyawa karbon yang paling sederhana. 13. alkena. Pembahasan masing-masing anggota hidrokarbon tersebut meliputi tatanama. isomer dan sifat. Sukarmin. modul merupakan media informasi yang dirasakan efektif. Surabaya. modul juga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan tertentu. Pd Kim. yaitu hidrokarbon yang terdiri dari alkana. Desember 2004 Penyusun Drs.

................................................ Prasyarat ............................................................................................. g......................................... e............ a. 1..................................... c........... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ................................. e................................... c........................................................................................... Kim. Glosary ........... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .............................................................................................................................................................................................. f................................... 7 8 8 8 8 11 11 11 12 13 14 14 14 33 34 34 36 1 2 2 3 4 6 2................................... B................................ Kompetensi....................................... Tes Formatif............................................................................ Kunci Jawaban. Rangkuman................ Peta Kedudukan Modul............................ E..................................... d..... i ii iii v vi viii ix x I................. C....................... Kunci Jawaban............................Daftar Isi ? ? ? ? ? ? ? ? Halaman Sampul ....................... Kegiatan Belajar ........... Uraian Materi........................................................................ Kata Pengantar ......................................................................................................................................... Hidrokarbon dan Minyak Bumi vi .......................................................................... F.................. Tugas ........ B...... PENDAHULUAN A............................... Rencana Belajar Peserta Diklat ........................... f....................................................................................................... II.................. 13... Uraian Materi..... Kegiatan Belajar 2.......................................... Kegiatan Belajar 1............... PEMBELAJARAN A........... D.................... a.......... Daftar Judul Modul ........................................................................................................................................................... Kata Pengantar ................... Lembar Kerja.... Daftar Isi ............. Halaman Francis ..................... Deskripsi ............... Cek Kemampuan .............................................. d......................... b.......................................................... Tugas .................................................................................................................. Tujuan Akhir ........................................................... b...... Rangkuman...... Tes Formatif............... Petunjuk Penggunaan Modul..

.................................. e... b....................................................................... f......... 37 37 37 47 47 47 47 III......................................................................................... Tes Formatif...................................................................... c..................... 53 DAFTAR PUSTAKA ............................................... 49 IV............. Uraian Materi....... Rangkuman............................................. Kunci Jawaban..... a.......................................... 13........................ EVALUASI . d........................ Hidrokarbon dan Minyak Bumi vii .......................... Tugas ......................................................... Kegiatan Belajar 3 .......3............................................................................. PENUTUP ............. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ..... 54 Kim.........

Peta Kedudukan Modul
MATERI DAN PERUBAHAN

LAMBANG UNSUR DAN PERSAMAAN REAKSI

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK

KONSEP MOL

IKATAN KIMIA DAN TATANANNYA

LARUTAN ASAM BASA

REDOKS

PENCEMARAN LINGKUNGAN

THERMOKIMIA

HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI

LAJU REAKSI SENYAWA KARBON KESETIMBANGAN POLIMER ELEKTROKIMIA

KIMIA LINGKUNGAN

Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

viii

Daftar Judul Modul
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kode Modul KIM. 01 KIM. 02 KIM. 03 KIM. 04 KIM. 05 KIM. 06 KIM. 07 KIM. 08 KIM. 09 KIM. 10 KIM. 11 KIM. 12 KIM. 13 KIM. 14 KIM. 15 KIM. 16 Judul Modul Materi dan Perubahannya Lambang Unsur dan Persamaan Reaksi Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur Konsep Mol Ikatan Kimia Larutan Asam Basa Reaksi Oksidasi dan Reduksi Pencemaran Lingkungan Termokimia Laju Reaksi Kesetimbangan Kimia Elektrokimia Hidrokarbon dan Minyak Bumi Senyawa Karbon Polimer Kimia Lingkungan

Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

ix

Glossary
ISTILAH atom C primer (1o) atom C sekunder (2o) atom C tertier (3o) Senyawa hidrokarbon Senyawa hidrokarbon alifatik Senyawa hidrokarbon siklik Senyawa aromatik Alkana Alkena Alkuna Keisomeran Minyak mentah Bilangan oktan KETERANGAN atom C yang berikatan dengan 1 atom C lainnya atom C yang berikatan dengan 2 atom C lainnya atom C yang berikatan dengan 3 atom C lainnya Senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon Senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang Senyawa karbon yang rantai C nya membentuk cincin (rantai tertutup) Senyawa karbon yang terdiri dari 6 atom C yang membentuk rantai benzena Senyawa hidrokarbon alifatik jenuh yang seluruh ikatannya tunggal C? C Senyawa hidrokarbon alifatik jenuh yang seluruh ikatannya tunggal C=C Senyawa hidrokarbon alifatik jenuh yang seluruh ikatannya tunggal C=C Dua senyawa atau lebih yang mempunyai rumus molekul sama dengan struktur yang berbeda. Minyak bumi yang telah dipisahkan dari gas alam Ukuran dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam mesin

atom C kuartener (4o) atom C yang berikatan dengan 4 atom C lainnya

Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi

x

Senyawa karbon umumnya tersusun dari karbon. NH4OCN dipanaskan CO(NH2)2 Dari beberapa analisis diketahui bahwa seluruh senyawa organik mengandung unsur karbon (C). obat-obatan. Urea yang dihasilkan dari pemanasan amonium sianat sama dengan urea pada air kencing pada binatang. dan lain-lain. serat sintetik. Deskripsi Pada permulaan abad ke-19 ilmu kimia terbagi atas kimia anorganik dan kimia organik. sehingga istilah kimia organik identik dengan kimia karbon. seperti plastik. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 1 . alkena dan alkuna. PENDAHULUAN A. Pembagian tersebut didasarkan asalnya. Pada tahun 1827 Friedrich Wohler berhasil membuat ureum (senyawa organik) dari amonium sianat (zat anorganik). yaitu senyawa karbon yang hanya tersusun dari hidrogen dan karbon. Kim. hidrogen. Senyawa karbon yang paling sederhana adalah hidrokarbon. Sehingga hilanglah perbedaan yang spesifik antara senyawa organik dan senyawa anorganik.BAB I. Kimia organik hanya mempelajari zat-zat yang berasal dari jasad-jasad hidup seperti tumbuhan dan binatang. Diakhir modul ini membahas minyak bumi. seperti batu-batuan. 13. Kimia anorganik mempelajari zat-zat yang ada di alam sebagai benda mati. oksigen dan nitrogen. Sekarang sudah banyak senyawa organik yang tidak berasal dari mahluk hidup. Pada modul ini akan membahas anggota hidrokarbon yang terdiri dari alkana.

Bacalah referensi lain yang ada hubungan dengan materi modul ini agar Anda mendapatkan pengetahuan tambahan.B. Bilamana terdapat evaluasi maka kerjakan evaluasi tersebut sebagai sarana latihan. Petunjuk Penggunaan Modul 1. Bila terdapat penugasan. 4. anda harus sudah memahami konsep Struktur atom. sehingga diperoleh hasil yang optimal. catatlah semua kesulitan Anda dalam mempelajari modul ini untuk ditanyakan pada guru/instruktur pada saat tatap muka. 6. Prasyarat Agar dapat mempelajari modul ini dengan baik. C. Pahami setiap teori dasar yang akan menunjang penguasaan materi dengan membaca secara teliti. Jawablah tes formatif dengan jawaban yang singkat dan jelas serta kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 2 . Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari ini antara modul-modul yang lain. 13. kerjakan tugas tersebut dengan baik dan bila perlu konsultasikan hasil penugasan tersebut kepada guru/instruktur. Kim. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. 5. sistem periodik dan ikatan kimia. 3. 2.

3. 9. 4. Menjelaskan komponen utama pembentk minyak bumi. alkena. Menjelaskan proses pembentukan minyak bumi. dan isomer dari alkana. alkena. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 3 . alkuna. Menentukan atom C primer.tersier dan kuartener. Menjelaskan penggolongan hidrokarbon. 13. Menjelaskan tata nama alkana. Kim. 8. alkuna. 6. 10. alkena. Menjelaskan kekhasan atom karbon. Menjelaskan teknik pemisahan minyak bumi. 11. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat: 1. 2. alkuna. 12. Menggambarkan struktur ikatan pada senyawa karbon. alkena. alkuna.D. 7. nama. Menjelaskan kegunaan senyawa alkana. Menjelaskan kualitas bensin. sekunder. Menentukan rumus umum alkana. Menuliskan struktur. 5.

Alkuna ? penentuan rumus umum alkana. sekunder. struktur ikatan sekunder.Alkana . 13. tertier dan pada atom C kuarterner primer. alkena dan alkuna ? pengertian isomer ? penjelasan tatanama senyawa karbon ? Penulisan struktur nama senyawa karbon dan isomernya ? Mengkomunikasika n dan menggolongkan senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan bakar Kim. sekunder.E. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 4 .Menggolongkan senyawa hidrokarbon ? Pengelompkkan senyawa hidrokarbon ? Isomer ? Tatanama senyawa hidrokarbon ? Tekun dan cermat menuliskan nama senyawa hidrokarbon dan isomer ? Penjelasan senyawa . tertier dan kuartener dibedakan berdasarkan jumlah atom yang diikat ? Senyawa hidrokarbon dikelompokkan berdasarkan kejenuhan ikatan 2. ? Menuliskan struktur tersier dan kuarterner senyawa hidrokarbon KRITERIA KINERJA ? Kekhasan atom karbon dijelaskan dalam bentuk senyawa hidrokarbon Atom C primer. Kompetensi Kompetensi Program Keahlian Matadiklat/Kode Durasi Pembelajaran SUB KOMPETENSI 1. 03 : 18 jam @ 45 menit LINGKUP BELAJAR ? Kekhasan atom C ? Jenis atom C ? Senyawa hidrokarbon SIKAP ? Aktif mengungkapkan pendapat tentang kekhasan atom karbon dan jenis atom karbon MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN ? Penjelasan atom karbon ? Menggambarkan ? Penjelasan atom C primer. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa hidrokarbon : MENGKOMUNIKASIKAN SENYAWA HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI : Program Adaptif : KIMIA/KIM.Alkena .

13.SUB KOMPETENSI 3.Mendeskripsikan proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya KRITERIA KINERJA ? pembentukan minyak bumi dan gas alam dijelaskan sesuai prosesnya ? Komponenkomponen utama minyak bumi dijelaskan sesuai zat penyusunnya ? Bagan penyulingan bertingkat ditafsirkan untuk menjelaskan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi Kualitas bensin dibedakan berdasarkan bilangan oktanya ? ? ? ? ? LINGKUP BELAJAR Senyawa hidrokarbon Proses bembentukan minyak bumi Komponenkomponen minyak bumi Teknik pemisahan minyak bumi Kualitas bensin SIKAP ? Kreatif memilih contoh materi yang digunakan sebagai bahan bakar MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN ? Penjelasan proses ? Mengkomunikasika pembentukan minyak bumi n teknik ? Penjelasan komponenpemisahan fraksikomponen utama minyak fraksi minyak bumi bumi dan bilangan oktan ? Penggambaran bagan penyulingan bertingkat pada minyak bumi ? Penjelasan bilangan oktan ? Perhitungan bilangan oktan Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 5 .

sekunder. tertier dan kuartener senyawa berikut: CH3 CH3 CH CH3 CH2 CH2 C H2C CH2 CH2 CH3 CH3 3. 13. Apakah arti bilangan oktan bahan bakar = 85? Kim. Tulis rumus struktur dari : 3-etil-2. Tentukan jumlah atom C primer.2-dimetilheptana 5.F. Tuliskan rumus molekul dan nama senyawa: CH2 CH2 C CH2 CH2 CH3 CH3 4. Lengkapi reaksi: CH3? CH=CH2 + HCl ? 6. Sebutkan kekhasan atom karbon 2. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 6 . Cek kemampuan 1.

. . Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini.Mendiskripsikan kekhasan atom karbon. .Mendiskripsikan proses pembentukan dan pemisahan fraksi minyak bumi. RENCANA BELAJAR SISWA Kompetensi Sub Kompetensi : : Mengkomunikasikan senyawa hidrokarbon dan minyak bumi. berilah alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur anda. PEMBELAJARAN A. Jika ada perubahan dari rencana semula.Menggolongkan senyawa hidrokarbon.BAB II. 13. Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan perubahan Tanda tangan Guru Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 7 .

tersier dan kuartener. 13. sebab atom karbon mempunyai beberapa kekhasan. Uraian Materi KEKHASAN ATOM KARBON Atom karbon mempunyai keistimewaan dapat membentuk persenyawaan yang stabil yang begitu besar jumlahnya. Atom karbon dapat membentuk empat ikatan kovalen Atom karbon mempunyai nomor atom 6. diharapkan anda dapat: ? Menjelaskan kekhasan atom karbon. Agar susunan elektronya stabil sesuai dengan kaidah oktet (mempunyai 8 elektron terluar). ? Menggambarkan struktur ikatan pada senyawa karbon. Sehingga atom karbon dapat membentuk empat buah ikatan kovalen. yaitu: 1. b. ? Menentukan atom C primer. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. KEGIATAN BELAJAR 1. atom karbon mempunyai 4 elektron terluar (elektron valensi). atom karbon memerlukan 4 elektron. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 8 . Kim.4 Berdasarkan konfigurasi tersebut. Di dalam sistem periodik atom karbon terletak pada golongan IVA periode 2.B. Kegiatan Belajar 1 a. sekunder. Konfigurasi atom karbon adalah sebagai berikut: 6C = 2.

Atom karbon dapat membentuk rantai lurus dan bercabang Kekhasan atom karbon yang tidak dimiliki atom lain adalah kemampuan membentuk rantai yang sangat panjang antar sesama atom karbon. C C C C C C rantai karbon lurus Kim. 13. atom karbon membentuk empat pasang elektron ikatan dengan atom-atom lain. Atom karbon dapat membentuk senyawa yang stabil Dalam persenyawaannya. Akibatnya persenyawaan atom karbon sangat stabil. Rantai karbon tersebut dapat lurus dan bercabang. dan ikatan rangkap tiga. sehingga lengkaplah pembentukan oktetnya tanpa adanya pasangan elektron bebas. Atom karbon dapat membentuk ikatan tunggal dan rangkap Keempat elektron valensi yang dimiliki oleh atom karbon dapat membentuk ikatan tunggal. 3.C 2. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 9 . C C C C C C 4. ikatan rangkap.

setiap atom karbon dapat mengikat 1.atom C tertier (3o) .atom C kuartener (4o) : atom C yang berikatan dengan 1 atom C lainnya : atom C yang berikatan dengan 2 atom C lainnya : atom C yang berikatan dengan 3 atom C lainnya : atom C yang berikatan dengan 4 atom C lainnya. H H H H C H C H C H C H H C H C H H C H C H H H dapat disederhanakan menjadi CH3 CH2 CH2 CH3 dapat disederhanakan menjadi CH3 CH CH3 CH2 CH3 C H H Posisi atom karbon Dalam ikatan antar karbon. yaitu: .C C C C C C C rantai karbon bercabang PENULISAN STRUKTUR SENYAWA KARBON Dalam penulisan rumus struktur senyawa karbon yang diperjelas penulisannya adalah ikatan antar atom karbon (C-C).2.atom C sekunder (2o) . posisi atom karbon dapat dibedakan menjadi empat macam. sedangkan ikatan dengan atom lain boleh digabung penulisannya. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 10 .atom C primer (1o) . Berdasarkan jumlah atom karbon yang diikat. 13. Kim.3 atau 4 atom karbon yang lain.

tersier dan kuartener. dan rantai rangkap. buatlah struktur senyawa karbon dengan rantai lurus. Tes Formatif 1) Mengapa senyawa organik disebut juga senyawa karbon? 2) Sederhanakan penulisan rumus struktur di bawah ini: Kim. d. ? Ada empat kemungkinan posisi atom C dalam senyawa karbon. yaitu primer. e. c. Tugas Dengan molimod. rantai bercabang.10 10 3 0 CH3 2 0 10 40 CH3 20 CH3 CH CH2 C CH2 1 0 CH2 CH3 10 CH3 atom C kuartener atom C sekunder Atom C primer atom C tertier Dalam senyawa karbon di atas terdapat 5 atom C primer. 1 atom C tertier. 3 atom C sekunder. 2) dapat membentuk senyawa yang stabil. sekunder. yaitu 1) dapat membentuk empat ikatan kovalen. Rangkuman ? Kimia organik disebut juga senyawa karbon karena selalu mengandung unsur karbon ? Ada 4 kekhasan atom karbon. 13. 3) dapat membentuk ikatan tunggal dan rangkap. 4) dapat membentuk rantai lurus dan bercabang. dan 1 atom C kuartener. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 11 .

tersier dan kuartener dari rumus struktur berikut ini: CH3 CH CH2 CH3 CH3 CH2 CH CH3 f. Kunci Jawaban CH2 CH3 C CH3 1) karena semua senyawa organik selalu mengandung atom C 2) CH3 CH3 CH CH CH3 CH2 CH3 3) 1 o CH3 CH C CH3 1o 2o 3o 2o 3o 2o 1 4o CH2 1 o CH3 CH2 CH CH3 CH2 o CH3 CH3 1o 1o Kim. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 12 .H H H H C H C H H C H C H H C H C H H H C H H 3) Hitunglah jumlah atom C primer. sekunder.

Susunlah senyawa karbon yang terdiri dari 5 atom C (kaki dan atom H boleh tersisa). Hidrokarbon dan Minyak Bumi 13 . 16 kali (penghubung atom). Amati perubahan yang terjadi dalam air kapur. Bandingkan dengan hasil kerja teman anda.terdapat: 6 atom C primer 3 atom C sekunder 2 atom C tersier 1 atom C kuartener g. Apa yang terjadi? Diskusikan dengan teman anda. dan 12 atom H. Lembar kerja 1. Panaskan tabung reaksi tersebut (lihat gambar). Masukkangula pasir dan CuO ke dalam tabung reaksi. Tutup tabung reaksi tersebut dengan sumbat karet yang telah terhubung dengan pipa bengkok. apakah selalu sama? 2. Mengidentifikasi adanya karbon dalam suatu zat. Siapkan satu set kotak molimod. Masukkan ujung pipa bengkok ke dalam larutan air kapur. Ambil 5 buah atom C. Kim. Membuat struktur senyawa karbon dengan molimod. 13.

Kim. dan isomer dari alkana. Untuk mempermudah mempelajari senyawa hidrokarbon yang begitu banyak.2. alkena. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. nama. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 14 . ? Senyawa alifatik jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya hanya berisi ikatan-ikatan tunggal saja. gas alam. ? Menuliskan struktur. yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik. senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar. Sampai saat ini telah dikenal lebih dari 2 juta senyawa hidrokarbon. Contoh senyawa hidrokarbon alifatik jenuh. ? Menjelaskan tata nama alkana. Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui senyawa hidrokarbon. plastik dan lain-lain. senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Kegiatan Belajar 2 a. alkena. ? Menjelaskan kegunaan senyawa alkana. Uraian Materi SENYAWA HIDROKARBON Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang paling sederhana. para ahli mengolongkan hidrokarbon berdasarkan susunan atom-atom karbon dalam molekulnya. alkuna. senyawa hidrokarbon alifatik terbagi menjadi senyawa alifatik jenuh dan tidak jenuh. bensin. ? Menentukan rumus umum alkana. alkuna. 13. Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang. Berdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya. b. misalnya minyak tanah. Golongan ini dinamakan alkana. diharapkan anda dapat: ? Menjelaskan penggolongan hidrokarbon. alkuna. alkena. Berdasarkan jumlah ikatannya. alkena. alkuna. Dari namanya.

Hidrokarbon dan Minyak Bumi 15 . HC HC HC CH CH CH Kim. Contoh senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh CH C CH2 CH2 CH3 CH2 CH CH CH2 CH3 CH3 Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai C nya melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping. ? senyawa alisiklik yaitu senyawa karbon alifatik yang membentuk rantai tertutup. Jika memiliki rangkap dua dinamakan alkena dan memiliki rangkap tiga dinamakan alkuna. 13. H2 C H2C H2C CH2 CH2 H2 C CH2 CH2 CH2 H2C H2C H2C ? Senyawa aromatik yaitu senyawa karbon yang terdiri dari 6 atom C yang membentuk rantai benzena. Golongan ini terbagi lagi menjadi senyawa alisiklik dan aromatik.CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 CH3 CH2 CH CH2 CH3 CH3 ? Senyawa alifatik tak jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya terdapat ikatan rangkap dua atau rangkap tiga.

Alkana juga dinamakan parafin (dari parum affinis). 13. Berdasarkan tetravalensi atom C. karena sukar bereaksi dengan senyawa-senyawa lainnya. Jika satu atom H pada metana diganti dengan atom C. CH4. maka atom C kedua akan mengikat 3 atom H. Kim. Metana dapat menurunkan senyawa alifatik lainnya. maka akan terbentuk suku kedua alkana. sehingga rumus molekul etana adalah C2H6. Sebagai hidrokarbon jenuh. Suku alkana ditentukan oleh jumlah atom C dalam senyawa tersebut. karena batas kejenuhan atom-atom H telah tercapai.Penggolongan hidrokarbon tersebut dapat diringkas sebagai berikut: Jenuh = Alkana Alifatik Rangkap dua = Alkena Tak jenuh Hidrokarbon Rangkap tiga = Alkuna Alisiklik Siklik Aromatik ALKANA Alkana merupakan senyawa hidrokarbon jenuh yang seluruh ikatannya tunggal. Setiap senyawa yang merupakan anggota alkana dinamakan suku. yaitu etana. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 16 . Suku pertama alkana adalah metana. Kadang-kadang alkana juga disebut sebagai hidrokarbon batas. Dalam molekul metana satu atom C terikat pada 4 atom H. Perhatikan suku-suku alkana berikut. alkana memiliki jumlah atom H yang maksimum.

CH2.CH2. dapat dirumuskan bahwa senyawa alkana mempunyai rumus: CnH2n+2 ISOMER ALKANA Atom C mampu membentuk senyawa hidrokarbon rantai lurus maupun bercabang.CH2.CH2. dan propana (C 3H8) tidak mempunyai isomer.CH2.CH2.CH2. Alkana dengan jumlah C yang sama akan mempunyai struktur yang berbeda.CH2.CH2-CH3 Struktur Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Berdasarkan sepuluh suku pertama deret alkana tersebut.CH2. semakin banyak struktur molekul yang dapat dibentuk.CH3 CH3.CH2.CH2.CH3 CH3.CH2.CH2. Dua senyawa atau lebih yang mempunyai rumus molekul sama tetapi mempunyai struktur molekul berbeda dinamakan isomer.CH2.CH2. Metana (CH4). Hidrokarbon dan Minyak Bumi 17 .Tabel 1. Semakin banyak jumlah atom C.CH3 CH3.CH2.CH2.CH2.CH2.CH2.CH3 CH3.CH2. CH4 CH3 CH3 CH3 CH2 CH3 Kim.CH3 CH3.CH2.CH2. karena hanya ada satu struktur.CH2.CH2.CH3 CH3.CH3 CH3.CH2.CH3 CH3.CH2.CH2.CH2. beberapa suku alkana Suku 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana CH4 CH3.CH2. etana (C 2H6). 13.CH2.CH2.CH2.CH2.CH2.

13. Banyaknya kemungkinan struktur senyawa karbon. Jumlah isomer alkana untuk sepuluh suku pertama Suku Rumus molekul Jumlah isomer Suku Rumus molekul 1 2 3 4 5 CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 1 1 1 2 3 6 7 8 9 10 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H 22 5 9 18 35 75 Jumlah isomer TATA NAMA Perbedaan rumus struktur alkana dengan jumlah C yang sama akan menyebabkan berbedaan sifat alkana yang bersangkutan. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 18 . yaitu CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 CH3 CH CH3 CH2 CH3 CH3 CH3 C CH3 CH3 Tabel 2. yaitu: dan CH3 CH2 CH2 CH3 CH3 CH CH3 CH3 Pentana (C 5H12) mempunyai 3 isomer. Aturan Kim. menyebabkan perlunya pemberian nama yang dapat menunjukkan jumlah atom C dan rumus strukturnya. karena ada dua struktur yang dapat terbentuk dengan rumus molekul C4H10.Butana (C 4H10) mempunyai dua isomer.

Rantai induk diberi nama alkana. Aturan tata nama alkana 1. CH3 CH CH2 CH3 CH2 CH2 CH3 rantai induk terdiri dari 6 atom C. yaitu rantai karbon terpanjang dari ujung satu ke ujung yang lain. maka cabang ada di nomor 3. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 19 . Rantai tidak bercabang (lurus) Jika rantai karbon terdiri dari 4 atom karbon atau lebih. Berilan nomor pada rantai induk dari ujung terdekat cabang. Sehingga dipilih penomoran dari ujung bawah. maka nama alkana diberi alawal n. maka: a. Penomoran. Kim.pemberian nama hidrokarbon telah dikeluarkan oleh IUPAC agar dapat digunakan secara internasional. maka cabang ada di nomor 4. sehingga diberi nama heksana b. CH3 3 2 1 CH CH2 CH3 4 CH2 5 CH2 6 CH3 Jika nomor dari bawah. tetapi jika dari kanan. Tentukan rantai induk.(normal) CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 = n-pentana 2. 13. Jika rantai karbon bercabang.

Tabel 3. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 20 . Cabang merupakan gugus alkil dan beri nama alkil sesuai struktur alkilnya. Tentukan cabang.c. 13. Nama Alkil Gugus alkil Nama alkil Metil CH3 CH3 CH3 CH3 CH2 CH2 CH CH3 atau C2H5 Etil Propil Isopropil CH2 atau C3H7 CH3 C4H9 CH3 CH2 CH2 CH2 atau Butil Isobutil CH CH3 CH2 CH3 CH2 CH CH3 Sek-butil (sekunder butil) Ters-butil (tersier butil) CH3 CH3 C CH3 CH3 metil 3 2 1 CH CH2 CH3 4 CH2 5 CH2 6 CH3 Kim. Perhatikan beberapa gugus alkil berikut: d. yaitu atom C yang yang terikat pada rantai induk.

CH3 CH3 CH CH CH3 Jika terdapat dua atau lebih jenis alkil.3. CH CH3 CH2 CH3 2. maka pilih rantai induk yang mempunyai cabang lebih terbanyak. 13.4-trimetilheksana CH3 CH2 CH3 CH CH CH3 CH CH3 CH2 CH3 4-etil-2. Tambahan untuk penomoran khusus a. maka tulis nonor-nonor cabang dari alkil sejenis dan beri awalan alkil dengan di. penta dan seterusnya sesuai dengan jumlah alkil sejenis.3-dimetilheksana 3. maka nama-mana alkil disusun menurut abjad.e. Jika terdapat beberapa pilihan rantai induk yang sama panjang. tri. Urutan penulisan nama untuk alkana bercabang: Nomor cabang-nama cabang nama rantai induk: Nama untuk struktur di atas adalah: 3-metilheksana jika terdapat lebih dari satu alkil sejenis. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 21 . Kim. tetra. Urutan penulisan nama.

Pelarut yang baik untuk alkana adalah pelarut non polar. CH3 CH2 CH3 CH2 CH CH3 CH CH2 CH3 Dari kiri. Jika alkana bercampur dengan air.CH3 CH2 CH3 CH CH3 CH CH2 CH3 CH3 CH CH3 CH3 CH2 CH CH2 CH3 Rantai induk = 5 atom C C Cabang = 2 (metil dan etil) Rantai induk = 5 atom Cabang = 1 (isopropil) Sehingga yang dipilih adalah struktur yang pertama : 3-etil-2metilpentana b. lapisan alkana berada di atas. misalnya eter. nomor 3 terdapat cabang metil. nomor 3 terdapat cabang etil Dari kanan. Sifat-sifat alkana Sifat fisik 1. Semua alkana merupakan senyawa polar sehingga sukar larut dalam air. Sehingga yang dipilih adalah penomoran dari kiri: 3-etil-4metilpentana. Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 22 . Gugus alkil dengan jumlah atom C lebih banyak diberi nomor yang lebih kecil. sebab massa jenisnya lebih kecil daripada 1. 13.

684 … … 0. 13.2.789 0. titik didih semakin tinggi.789 0. Dalam oksigen berlebih. Pada umumnya alkana sukar bereaksi dengan senyawa lainnya. Tabel 4.526 0. Untuk alkana yang berisomer (jumlah atom C sama banyak). CH4 + Cl 2 ? CH3Cl + HCl CH3Cl + Cl 2 ? CH2Cl2 + HCl 23 Kim. empat suku pertama berwujud gas. semakin banyak cabang. Br 2. Semakin banyak atom C.545 0. Beberapa sifat fisik alkana Nama alkana Rumus molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 … … Mr Titik leleh (oC) -182 -183 -188 -138 -130 -95 -91 … … 22 28 32 37 Titik didih (0C) -162 -89 -42 -0. Cn H 2n? 2 ? 3n ? 1 O 2 ? nCO2 ? (n ? 1) H 2O ? Energi 2 3. alkana dapat terbakar menghasilkan kalor.573 0. karbon dioksida dan uap air. Jika alkana direaksikan dengan unsur-unsur halogen (F2. 5 36 69 99 … … 302 316 330 343 Kerapatan (g/Cm3) 0. atom –atom H pada alkana akan digantikan oleh atom-atom halogen.778 0. titik didih semakin kecil. dan suku diatasnya berwujud padat.789 Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana … … Heptadekana Oktadekana Nonadekana Iikosana 16 30 44 58 72 86 100 … … 240 254 268 282 Fase pada 250C Gas Gas Gas Gas Cair Cair Cair … … cair padat padat padat C17H36 C18H38 C19H40 C20H42 Sifat kimia 1. Cl2.655 0.501 0. Pada suhu kamar.423 0. I2). Hidrokarbon dan Minyak Bumi . suku ke 5 hingga suku ke 16 berwujud cair. 3. 2.

Penomoran. Penomoran dimulai dari ujung rantai induk yang terdekat dengan rangkap.CH2Cl2 + Cl 2 CHCl3 + Cl 2 ? CHCl 3 + HCl ? CCl4 + HCl ALKENA Alkena merupakan hidrokarbon tak jenuh yang mempunyai ikatan rangkap dua C=C. 2. Jika terdapat lebih dari satu cabang. 13. berilah nama alkena sesuai jumlah atom C pada rantai induk. yaitu etena. sehingga secara umum dapat dirumuskan: CnH2n Tata nama alkena Tata nama alkena menurut IUPAC adalah sebagai berikut: 1. 3. Suku alkena yang paling kecil terdiri dari dua atom C. aturan penamaan sesuai dengan aturan pada tatanama alkana. Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 24 . yaitu rantai karbon terpanjang dari ujung satu ke ujung yang lain yang melewati ikatan rangkap. Jika terdapat cabang berilah nama cabang dengan alkil sesuai jumlah atom C cabang tersebut. Nama alkena sesuai dengan nama alkana dengan mengganti akhiran – ana menjadi –ena. Tentukan rantai induk. Nama Etena Propena Butena Pentena Struktur Rumus molekul C2H4 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH CH CH CH3 CH2 CH2 CH3 CH2 CH3 C3H6 C4H8 C5H10 Dari tabel diatas rumus molekul untuk alkena jumlah atom H selalu dua kali jumlah atom C.

Hidrokarbon dan Minyak Bumi 25 . 13. CH2 CH2 CH2 CH CH3 Isomer dari butena (C 4H8): Kim.4. Urutan penamaan: nomor cabang-nama cabang-nomor rangkap-rantai induk Contoh: CH3 CH2 CH CH CH3 : 2-pentena CH3 CH CH3 CH CH2 CH3 CH CH3 CH CH2 3-metil-1-butena (benar) 2-metil-3-butena (salah) CH2 C CH2 CH3 Penentuan rantai induk salah (tidak melewati rangkap) CH2 CH2 CH CH3 CH3 C CH2 CH3 Penentuan rantai induk benar (nama:: 2-etil-4-metil-1-pentena) CH2 CH CH3 CH3 Isomer alkena Etena (C 2H4) dan propena (C 3H6) tidak mempunyai isomeri katena hanya ada satu struktur.

CH2 C CH3 CH2 CH CH2 CH3 CH3 CH CH CH3 CH3 2-metilpropena 1-butena 2-butena SIFAT ALKENA Sifat fisik 1.675 0. Karena kerpatan cairan alkena lebih kecil dari 1 maka cairan alkena berada di atas lapisan air. 13.731 0. Dapat terbakar dengan nyala yang berjelaga karena kadar karbon alkena lebih tinggi daripada alkana yang jumlah atom karbonnya sama.698 0.716 0. 2.568 0. pada suhu kamar.614 0. Jika cairan alkena dicampur dengan air maka kedua cairan itu akan membentuk lapisan yang saling tidak bercampur. yaitu adisi. Ikatan rangkap dua ini merupakan gugus fungsional dari alkena sehingga menentukan adanya reaksi-reaksi yang khusus bagi alkena. polimerisasi dan pembakaran Kim.743 Fase pada 250C Gas Gas Gas Cair Cair Cair Cair Cair Cair Sifat kimia Sifat khas dari alkena adalah terdapatnya ikatan rangkap dua antara dua buah atom karbon. tiga suku yang pertama adalah gas. Tabel 5.643 0. Beberapa sifat fisik alkena Nama alkena Etena Propena 1-Butena 1-Pentena 1-Heksena 1-Heptena 1-Oktena 1-Nonesa 1-Dekena Rumus molekul C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 Mr 28 42 56 70 84 98 112 126 140 Titik leleh (oC) -169 -185 -185 -165 -140 -120 -102 -81 -66 Titik didih (0C) -104 -48 -6 30 63 94 122 147 171 Kerapatan (g/Cm3) 0. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 26 . suku-suku berikutnya adalah cair dan suku-suku tinggi berbentuk padat.630 0.

Alkena dapat mengalami adisi Adisi adalah pengubahan ikatan rangkap (tak jenuh) menjadi ikatan tunggal (jenuh) dengan cara menangkap atom/gugus lain. ? alkena simetris : akan menghasilkan satu haloalkana. apakah alkena simetris atau alkena asimetris. H C H C H + HBr H H H C H H C Br H ? alkena asimetris akan menghasilkan dua haloalkana. maka produk utama reaksi adalah molekul dengan atom H yang ditambahkan ke atom C dalam ikatan rangkap yang terikat dengan lebih banyak atom H. Pada adisi alkena 2 atom/gugus atom ditambahkan pada ikatan rangkap C=C sehingga diperoleh ikatan tunggal C-C. Produk utana reaksi dapat diramalkan menggunakan aturan Markonikov. Reaksi alkena dengan hidrogen halida (hidrohalogenasi) Hasil reaksi antara alkena dengan hidrogen halida dipengaruhi oleh struktur alkena.2-dikoroetana (bahan baku plastik PVC) b. Kim. yaitu: Jika suatu HX bereaksi dengan ikatan rangkap asimetris. 13.1. Beberapa contoh reaksi adisi pada alkena: a. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 27 . Reaksi alkena dengan halogen (halogenisasi) H C H C H H + Cl2 H H C Cl H C Cl H atau CH2=CH 2 + Cl2 ? CH2Cl-CH2Cl Etena klorin 1.

Reaksi alkena dengan hidrogen (hidrogenasi) Reaksi ini akan menghasilkan alkana. 13.H CH3 C H C H + HBr CH3 H C H H C Br H Produk utama H CH3 C Br c. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 28 . sedangkan molekul raksasa yang terbentuk disebut polimer. Polimerisasi adalah penggabungan molekul-molekul sejenis menjadi molekul-molekul raksasa sehingga rantai karbon sangat panjang. H C H H Produk sampingan H C H C H + H2 H H H C H H C H H 2. CH2 CH Cl CH2 CH Cl CH2 CH Cl CH2 CH Cl atau n CH2 CH Cl CH2 CH Cl n Kim. Alkena dapat mengalami polimerisasi. Molekul yang bergabung disebut monomer.

Kim. Tentukan rantai induk. pembakaran alkena Pembakaran alkena (reaksi alkena dengan oksigen) akan menghasilkan CO 2 dan H2O. Nama alkuna sesuai dengan nama alkana dengan mengganti akhiran – ana menjadi –una. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 29 . yaitu etuna. lang-kah-langkah untuk memberi nama alkuna adalah sebagai berikut: 1.3. Penomoran dimulai dari ujung rantai induk yang terdekat dengan rangkap. yaitu rantai karbon terpanjang dari ujung satu ke ujung yang lain yang melewati ikatan rangkap. Nama Etena Struktur CH=CH Rumus molekul C2H4 C3H4 C4H6 C5H8 Propena CH=C? CH3 Butena CH=C? CH2? CH3 Pentena CH=C? CH2? CH2? CH3 Dari tabel diatas rumus molekul secara umum dapat dirumuskan: CnH2n-2 Tata nama alkena Tata nama alkuna menurut IUPAC sama dengan tatanama alkena. Suku alkana yang paling kecil terdiri dari dua atom C. 2. CH2=CH 2 + 2 O 2 ? 2CO 2 + 2H2O Alkuna Alkuna merupakan hidrokarbon tak jenuh yang mempunyai ikatan rangkap tiga C=C. Penomoran. berilah nama alkuna sesuai jumlah atom C pada rantai induk. 13.

Jika terdapat cabang berilah nama cabang dengan alkil sesuai jumlah atom C cabang tersebut. Urutan penamaan: nomor cabang-nama cabang-nomor rangkap-rantai induk. 13. 4. tetapi tidak melewati rangkap. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 30 .5-dimetil-3-propil-1-heksuna) Kim. Contoh: CH3 C C CH2 CH3 : 2-pentuna CH3 CH CH3 C CH CH3 CH CH3 C CH 3-metil-1-butuna (benar) 2-metil-3-butuna (salah) CH3 CH3 CH2 CH2 C C CH CH2 CH CH3 CH3 Penentuan rantai induk salah Meskipun mempunyai rantai terpanjang.3. CH3 CH3 CH2 CH2 C C CH CH2 CH CH3 CH3 Penentuan rantai induk benar (nama: 3. aturan penamaan sesuai dengan aturan pada tatanama alkana. Jika terdapat lebih dari satu cabang.

Sifat Alkuna Sifat fisis Sifat fisis alkuna. titik didih semakin besar. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 31 . CH2 CH2 CH2 CH CH3 Isomer dari butuna (C 4H6): CH C CH2 CH3 CH3 C C CH3 1-butena Isomer pentuna (C 5H8) 2-butena CH C CH2 CH2 CH3 CH3 C C CH2 CH3 1-pentuna 2-pentuna CH C CH CH3 CH3 3-metil-1-butuna. yakni titik didih mirip dengan alkana dan alkena. suku berikutnya berwujud cair sedangkan pada suku yang tinggi berwujud padat. 13.ISOMER ALKUNA Etuna (C 2H2). tiga suku pertama berwujud gas. Tabel 6. Pada suhu kamar. Semakin tinggi suku alkena. propena (C 3H4) tidak mempunyai isomeri katena hanya ada satu struktur. Beberapa sifat fisik alkuna Nama alkena Etuna Propuna 1-Butuna 1-Pentuna Rumus molekul C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 Mr 26 40 54 68 Titik leleh (o C) -81 -103 -126 -90 Titik didih (0 C) -85 -23 8 40 Kerapatan (g/Cm3 ) 0.690 Fase pada 250 C Gas Gas Gas Cair Kim.

733 0. tetapi jika pada reaksi alkena dan alkuna ditambahkan peroksida maka akan berlaku aturan antimarkonikov.2.2-tetrakloropropana Perhatikan reaksi di atas. o Reaksi alkuna dengan hidrogen halida Tahap 1: Tahap2 : CH=C? CH3 + HCl ? CH2=CCl? CH3 Propuna 2-kloropropena 2-kloroprepena 2. polimerisasi. substitusi dan pembakaran 1. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 32 .2-dikloropropana CH2=CCl? CH3 +HCl ? CH3? CCl2? CH3 1.716 0.766 0.1.740 0. CHCl=CH? CH3 +HCl ? CHCl 2? CH2? CH3 Kim. reaksi pada tahap 2 berlaku aturan Reaksi di atas mengikuti aturan markonikov.2-dikloropropena CHCl=CCl? CH3 + Cl2 ? CHCl2? CCl2? CH3 1.2-dikloropropena markonikov.1-Heksuna 1-Hepuna 1-Oktuna 1-Nonusa 1-Dekuna C6H10 C7H12 C8H14 C9H16 C10H18 82 96 110 124 138 -132 -81 -79 -50 -44 71 100 126 151 174 0.1-dikloropropana. reaksi adisi pada alkuna o Reaksi alkuna dengan halogen (halogenisasi) Tahap 1: CH=C? CH3 + Cl2 ? CHCl=CCl? CH3 propuna Tahap 2: 1. Perhatikan reaksi berikut: Tahap 1: peroksida CH=C? CH3 + HCl ? ? ? ? ? CHCl=CH? CH3 Propuna Tahap2 : 1-kloropropena 1-kloroprepena 1.765 Cair Cair Cair Cair Cair Sifat kimia Adanya ikatan rangkap tiga yang dimiliki alkuna memungkinkan terjadinya reaksi adisi. 13.

200?C ? CH2=CH? CH3 ? ? 0 Propuna Tahap2 : 0 propena CH2=CH? CH3 +H2 ? Ni . Substitusi alkuna Substitusi (pengantian) pada alkuna dilakukan dengan menggantikan satu atom H yang terikat pada C=C di ujung rantai dengan atom lain. 200?C ? CH3? CH2? CH3 ? ? propena propana ? CH=C? CH=CH2 vinil etuna ? CH2=CH? C=C? CH=CH2 divinil etuna. senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar. etuna 2. Kim. Polimerisasi alkuna CH=CH + CH=CH Etuna vinil etuna 3. CH3? C=CH + Na ? CH3? C=CNa + ½H 2 CH3? C=CNa +CH3I ? CH3? C=C? CH3 + NaI 4. Pembakaran alkuna Pembakaran alkuna (reaksi alkuna dengan oksigen) akan menghasilkan CO 2 dan H2O. Rangkuman ? Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. ? Berdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya. 2CH=CH + 5 O2 ? 4CO 2 + 2H2O c. yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik.o Reaksi alkuna dengan hidrogen Tahap 1: CH=C? CH3 + H2 ? Ni . Hidrokarbon dan Minyak Bumi etuna CH=C? CH=CH2 + CH=CH 33 . 13. ? Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang.

misalnya: C 8H18. Tugas Diskusikan dengan teman anda untuk mencari isomer alkana. alkena. ? Senyawa aromatik yaitu senyawa karbon yang terdiri dari 6 atom C yang membentuk rantai benzene. CH2 CH3 CH CH3 CH CH3 CH CH2 CH3 Kim. ? Keisomeran adalah dua senyawa atau lebih yang mempunyai rumus molekul sama dengan struktur yang berbeda. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 34 . Beri nama senyawa berikut ini CH3 a. ? Alkena merupakan senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh yang mempunyai ikatan rangkap dua C=C. ? Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh yang mempunyai ikatan rangkap tiga C=C.? Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai C nya melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping. C8H16. alkuna suku tinggi. d. Tes Formatif 1. C8H14 e. 13. ? Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh yang seluruh ikatannya tunggal C? C.

CH2 CH3 C CH3 CH CH3 C CH2 CH CH3 CH3 CH3 C CH2 2. 2. CH3? CH2? CH=CH2 + HBr ? d.b. 4-metil-2-pentuna 3. c. CH3? CH2? C=CH + Br 2 ? Kim. 2. Tuliskan struktur dari a.3-dimetil-1-heksena c. CH3? CH2? CH=CH2 + Br 2 ? c. C3H8 + Br 2 ? b.4-dimetilheptana b. Selesaikan reaksi berikut a. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 35 .

CH C CH2 CH CH3 CH3 3.4-dimetilkehsana b. 3-etil-2-pentena c. CH3? CH2? CH=CH2 + HBr ? CH3? CH2? CHBr? CH3 d. CH3? CH2? CH=CH2 + Br 2 ? CH3? CH2? CHBr? CH2Br c. C3H8 + Br 2 ? C3H7Br + HBr b. Kunci tes formatif 1 a. a. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 36 . 13. CH3 CH CH3 CH2 CH CH3 CH2 CH2 CH3 b. 3-etil-3-metil-1-pentuna 2. 3-etil-2. CH2 C CH3 CH CH3 CH2 CH2 CH3 c. a.f. CH3? CH2? C=CH + Br 2 ? CH3? CH2? CHBr? CHBr 2 Kim.

Sedangkan sebagian lagi berada dalam fase gas dan disebut gas alam. 13. Sebagian campuran berada dalam fase cair dan dikenal sebagai minyak bumi. ? Menjelaskan teknik pemisahan minyak bumi. dan menghasilkan campuran hidrokarbon yang kompleks. Proses peruraian berlangsung lambat di bawah suhu dan tekanan tinggi. Kim. minyak bumi dapat mencapai permukaan bumi. b. batubara dan gas alam. pada umumnya minyak bumi terperangkap dalam bebatuan yang tidak berpori dalam pergerakannya ke atas. (Petro-leum dari bahasa Latin petrus artinya batu dan oleum artinya minyak). Hidrokarbon dan Minyak Bumi 37 . diharapkan anda dapat: ? Menjelaskan proses pembentukan minyak bumi. Hal ini menjelaskan mengapa minyak bumi juga disebut petroleum. ? Menjelaskan kualitas bensin. maka minyak bumi (dan gas alam) dapat bergerak ke atas melalui batuan sedimen yang berpori. kendaraan bermotor dan mesin industri berasal dari minyak bumi.3. Ketiga jenis bahan bakar tersebut terbentuk dari peruraian senyawa-senyawa organik yang berasal dari jasad organisme kecil yang hidup di laut jutaan tahun yang lalu. dilakukan pengeboran. Untuk memperoleh minyak bumi atau petroleum ini. ? Menjelaskan komponen utama pembentk minyak bumi. Kegiatan Belajar 3 a. Karena memiliki nilai kerapatan yang lebih rendah dari air. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. Akan tetapi. Jika tidak menemui hambatan. Uraian Materi Sumber energi utama yang digunakan untuk bahan bakar rumah tangga.

Kim. Lokasinya bisa di darat (yang dulunya lautan) atau di lepas pantai. mereka melihat petunjuk di permukaan bumi. ? Selanjutnya. maka dilakukan beberapa pengeboran untuk memperkirakan apakah jumlah minyak bumi tersebut ekonomis untuk diambil atau tidak. mereka melakukan pengeboran kecil untuk menentukan ada tidaknya minyak. 13. yaitu: ? Menanam jalur pipa di dasar laut dan memompa minyak (dan gas alam) ke daratan. Minyak bumi biasanya ditemukan di bawah permukaan yang berbentuk kubah. Gambar 1. Cara ini digunakan apabila jarak ladang minyak cukup dekat ke daratan.Bagaimana para ahli menemukan lokasi minyak bumi? ? Awalnya. Alat berat untuk pengeboran minyak Pengeboran untuk mengambil minyak bumi (dan gas alam) di lepas pantai dapat dilakukan dengan dua cara. ? Membuat anjungan di mana minyak bumi (dan gas alam) selanjutnya dibawa oleh kapal tanker menuju daratan. Jika ada. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 38 . ? Mereka kemudian melakukan survei seismik untuk menentukan struktur batuan di bawah permukaan tersebut.

alkuna. Distilasi bertingkat Dalam proses distilasi bertingkat. berwarna terang dan bersifat encer (viskositas rendah). Minyak bumi yang telah dipisahkan dari gas alam disebut juga minyak mentah (crude oil). maka sebagian hasil dari distilasi bertingkat perlu diolah lebih lanjut melalui proses konversi. Proses ini disebut distilasi bertingkat. Meskipun kompleks. minyak mentah tidak dipisahkan menjadi komponen-komponen murni. 13. untungnya terdapat cara mudah untuk memisahkan komponen-komponennya. Minyak mentah merupakan campuran yang kompleks dengan komponen utama alkana dan sebagian kecil alkena. dan pencampuran fraksi. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 39 .Di darat. Untuk mendapatkan produk akhir sesuai dengan yang diinginkan. minyak bumi (dan gas alam) dibawa ke kilang minyak (refinery) untuk diolah. Proses distilasi bertingkat ini dapat dijelaskan sebagai berikut: Kim. pemisahan pengotor dalam fraksi. yakni kelompok-kelompok yang mempunyai kisaran titik didih tertentu. yakni berdasarkan perbedaan nilai titik didihnya. aromatik. Hal ini dikarenakan jenis komponen hidrokarbon begitu banyak dan isomer-isomer hidrokarbon mempunyai titik didih yang berdekatan. melainkan ke dalam fraksi-fraksi. Pengolahan minyak bumi Minyak bumi ditemukan bersama-sama dengan gas alam. Minyak mentah dapat dibedakan menjadi: ? ? Minyak mentah ringan (light crude oil) yang mengandung kadar logam dan belerang rendah. siklo-alkana. Minyak mentah berat (heavy crude oil) yang mengandung kadar logam dan belerang tinggi. memiliki viskositas tinggi sehingga harus dipanaskan agar meleleh. dan senyawa anorganik.

? Dalam pergerakannya. Setiap pelat memiliki banyak lubang yang dilengkapi dengan tutup gelembung (bubble cap) yang memungkinkan uap lewat. Uap minyak mentah yang dihasilkan kemudian dialirkan ke bagian bawah menara/tanur distilasi. uap minyak mentah bergerak ke atas melewati pelat-pelat (tray). Sedangkan fraksi senyawa-senyawa dengan titik didih rendah akan terkondensasi di bagian atas menara. Sebagian uap akan mencapai ketinggian di mana uap tersebut akan terkondensasi membentuk zat cair. untuk memenuhi kebutuhan fraksi bensin yang tinggi. ? Fraksi yang mengandung senyawa-senyawa dengan titik didih tinggi akan terkondensasi di bagian bawah menara distilasi. 13. Sebagai contoh. Menara destilasi Proses konversi Proses konversi bertujuan untuk memperoleh fraksi-fraksi dengan kuantitas dan kualitas sesuai permintaan pasar. Gambar 2. uap minyak mentah akan menjadi dingin. Zat cair yang diperoleh dalam suatu kisaran suhu tertentu ini disebut fraksi. maka sebagian fraksi rantai Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 40 .? Minyak mentah dipanaskan dalam boiler menggunakan uap air bertekanan tinggi sampai suhu ~600oC. Sebagian fraksi dari menara distilasi selanjutnya dialirkan ke bagian kilang minyak lainnya untuk proses konversi. ? Dalam menara distilasi.

air. fraksi bensin harus mengandung lebih banyak hidrokarbon rantai bercabang/ alisiklik/aromatik dibandingkan rantai lurus. antara lain senyawa organik yang mengandung S. Di samping itu. perengkahan fraksi minyak ringan/berat menjadi fraksi gas. dan residu padat seperti aspal. dihasilkan kokas (coke). 13. dan garam anorganik. Contohnya. dan minyak solar/diesel. Pemisahan pengotor dalam fraksi Fraksi-fraksi mengandung berbagai pengotor. kerosin. Kokas digunakan dalam industri alumunium sebagai elektrode untuk ekstraksi logam Al. O. senyawa nitrogen. N. Reforming Reforming bertujuan mengubah struktur molekul rantai lurus menjadi rantai bercabang/alisiklik/aromatik. yang berfungsi untuk memisahkan hidrokarbon tidak jenuh. Alkilasi Alkilasi adalah penggabungan molekul-molekul kecil menjadi molekul besar. komponen rantai lurus (C 5? C6) dari fraksi bensin diubah menjadi aromatik. Contohnya. penggabungan molekul propena dan butena menjadi komponen fraksi bensin. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 41 . Dalam proses ini. senyawa oksigen. logam. Jadi. Sebagai contoh. Pengotor dapat dipisahkan dengan cara melewatkan fraksi melalui: Menara asam sulfat.panjang perlu diubah/dikonversi menjadi fraksi rantai pendek. Coking Coking adalah proses perengkahan fraksi residu padat menjadi fraksi minyak bakar dan hidrokarbon intermediat. diperlukan proses konversi untuk penyusunan ulang struktur molekul hidrokarbon. Beberapa jenis proses konversi dalam kilang minyak adalah: Perengkahan (cracking) Perengkahan adalah pemecahan molekul besar menjadi molekul-molekul kecil. bensin. Kim.

seperti pengisian bahan bakar dan industri petrokimia. Selanjutnya. Kim.- Menara absorpsi. (Simak sub bab bensin). dan juga sifat kimianya. produk-produk ini siap dipasarkan ke berbagai tempat. 13. yang mengandung agen pengering untuk memisahkan air. Fraksi minyak pelumas dicampur dengan berbagai hidrokarbon dan aditif untuk mendapatkan kualitas tertentu. Sebagai contoh: Fraksi bensin dicampur dengan hidrokarbon rantai bercabang/alisiklik/aromatik dan berbagai aditif untuk mendapatkan kualitas tertentu. yang berfungsi untuk memisahkan belerang/senyawa belerang. Scrubber. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 42 . Fraksi nafta dengan berbagai kualitas (grade) untuk industri petrokimia. Gambar 3. Skema proses pengolahan minyak bumi Kegunaan minyak bumi Kegunaan fraksi-fraksi yang diperoleh dari minyak bumi terkait dengan sifat fisisnya seperti titik didih dan viskositas. - PENCAMPURAN FRAKSI Pencampuran fraksi dilakukan untuk mendapatkan produk akhir sesuai dengan yang diinginkan.

C18? C20 300 – 350 > C20 > 350 Minyak bakar Bitumen > C20 > C40 > 350 > 350 Bensin Bensin merupakan bahan bakar transportasi yang masih memegang peranan penting sampai saat ini.250 dan bahan bakar kompor parafin. disamping sebagai bahan bakar tungku di industri. cat. Nafta 70 . industri pemanas. Aspal juga digunakan sebagai lapisan anti korosi. Sebagai lilin parafin untuk membuat lilin. Digunakan sebagai bahan bakar kendaraan 250 – 300 bermesin diesel. Kerosin Minyak solar dan diesel Minyak pelumas Lilin C11? C14 C15? C17 Fraksi nafta diperoleh dari fraksi bensin. Digunakan sebagai minyak pelumas. Kadarnya bervariasi tergantung komposisi minyak mentah dan kualitas yang diinginkan. isolasi listrik dan pengedap suara pada lantai. 13. minyak solar untuk kendaraan mesin diesel dengan rotasi tinggi. obat. Bahan bakar di kapal. Materi aspal jalan dan atap bangunan. karet sintetis. dan bahan pengkilap. dan kosmetik.Fraksi Gas Bensin (Gasolin) Nafta Jumlah Titik Kegunaan atom C didih ( oC) C1? C4 C5? C10 C6? C10 < 20 oC 40 . Bensin mengandung lebih dari 500 jenis hidrokarbon yang memiliki rantai C5-C10. bahan pakaian. sedangkan minyak diesel untuk rotasi sedang/rendah. Lalu. dan pembangkit listrik.180 Sebagai bahan bakar elpiji (LPG-Liquefied Petroleum Gas) dan bahan baku untuk sintesis senyawa organik. serta semir sepatu. bagaimana sebenarnya penggunaan bensin sebagai bahan bakar? Bensin sebagai bahan bakar kendaraan bermotor Kim. kertas pembungkus berlapis lilin. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 43 . Digunakan sebagai bahan bakar pesawat udara 180 . lilin batik. Hal ini terkait dengan kekentalan (viskositas) yang cukup besar. korek api. deterjen. Bahan bakar kendaraan bermotor.180 digunakan untuk sintesis senyawa organik lainnya yang digunakan untuk pembuatan plastik.

Hal ini tergantung dari ketepatan waktu pembakaran agar jumlah energi yang ditransfer ke piston menjadi maksimum. Bilangan oktan Bilangan oktan (octane number) merupakan ukuran dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam mesin. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 44 . Suatu campuran 30% nheptana dan 70% isooktana akan mempunyai bilangan oktan: = (30/100 x 0) + (70/100 x 100) = 70 Kim. Ketepatan waktu pembakaran tergantung dari jenis rantai hidrokarbon yang selanjutnya akan menentukan kualitas bensin. dan nnonana sangat mudah terbakar. Energi yang dihasilkan dari proses pembakaran bensin diubah menjadi gerak melalui tahapan sebagai berikut. bensin dengan kualitas yang baik harus mengandung lebih banyak alkana rantai bercabang/alisiklik/aromatik dibandingkan alkana rantai lurus. Pembakaran bensin yang diinginkan adalah yang menghasilkan dorongan yang mulus terhadap penurunan piston. dan nilai 100 untuk isooktana yang tidak mudah terbakar. Akibatnya timbul bunyi ledakan yang dikenal sebagai ketukan (knocking). Hal ini menyebabkan pembakaran terjadi terlalu awal sebelum piston mencapai posisi yang tepat. Kualitas bensin ini dinyatakan oleh bilangan oktan. Alkana rantai bercabang/alisiklik/aromatik dalam bensin seperti isooktana tidak terlalu mudah terbakar. Jadi. n-oktana. Oleh karena itu. 13. Pembakaran terlalu awal juga berarti ada sisa komponen bensin yang belum terbakar sehingga energi yang ditransfer ke piston tidak maksimum. dan energi yang ditransfer ke piston lebih besar.Oleh karena bensin hanya terbakar dalam fase uap. lebih sedikit ketukan yang dihasilkan. Alkana rantai lurus dalam bensin seperti n-heptana. Nilai bilangan oktan 0 ditetapkan untuk n-heptana yang mudah terbakar. maka bensin harus diuapkan dalam karburator sebelum dibakar dalam silinder mesin kendaraan.

yakni Premium. CH3 CH3CH2CH2CH2CH2CH2CH2CH3 n-oktana Reforming Katalis. Nilai bilangan oktan ketiga jenis bensin ini diberikan pada tabel terlampir. Contohnya mengubah n-oktana menjadi isooktana. Fraksi bensin dari menara distilasi umumnya mempunyai bilangan oktan ~70. panas CH3 C CH3 CH2 CH CH3 CH3 isooktana - Menambahkan hidrokarbon alisiklik/aromatik ke dalam campuran akhir fraksi bensin. Karakteristik tersebut kemudian dibandingkan dengan karakteristik pembakaran dari berbagai campuran n-heptana dan isooktana. Dulu digunakan senyawa timbal (Pb). Jika ada karakteristik yang sesuai. Menambahkan aditif anti ketukan ke dalam bensin untuk memperlambat pembakaran bensin. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 45 . - Jenis bensin Ada tiga jenis bensin produksi Pertamina. maka penggunaannya sudah dilarang dan diganti dengan senyawa organik. Beberapa keunggulan dari Pertamax dan Pertamax Plus dibandingkan Premium adalah: Kim. Pertamax. seperti etanol dan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Ether). maka kadar isooktana dalam campuran n-heptana dan isooktana tersebut digunakan untuk menyatakan nilai bilangan oktan dari bensin yang diuji. Oleh karena Pb bersifat racun.Bilangan oktan suatu bensin dapat ditentukan melalui uji pembakaran sampel bensin untuk memperoleh karakteristik pembakarannya. dan Pertamax Plus. Untuk menaikkan nilai bilangan oktan tersebut. 13. ada beberapa hal yang dapat dilakukan: Mengubah hidrokarbon rantai lurus dalam fraksi bensin menjadi hidrokarbon rantai bercabang melalui proses reforming.

Hal ini dimaksudkan agar tenaga mesin menjadi besar dan kendaraan dapat melaju dengan kecepatan tinggi. 13. Dampak pembakaran bensin terhadap lingkungan Pembakaran bensin dalam mesin kendaraan mengakibatkan pelepasan berbagai zat yang dapat mengakibatkan pencemaran udara. Penggunaan EFI (Electronic Fuel Injection) pada sistem bahan bakar. Mesin demikian membutuhkan bensin dengan bilangan oktan yang tinggi. ? Lebih ekonomis dari segi harga bahan bakar dan biaya perawatan Pertamax dan Pertamax Plus sudah mengandung aditif sehingga praktis dan tepat takarannya. Hidrokarbon dan Minyak Bumi . ? Bersifat ramah lingkungan Pertamax dan Pertamax Plus tidak mengandung Pb yang bersifat racun. ? Meningkatkan kinerja mesin agar mesin makin bertenaga Pertamax dan Pertamax Plus memiliki stabilitas oksidasi yang tinggi dan juga mengandung aditif generasi terakhir. Produsen mobil cenderung memproduksi kendaraan yang menggunakan perbandingan kompresi mesin yang tinggi. Pembakaran yang semakin sempurna juga dapat mengurangi kadar emisi gas polutan seperti CO dan NOx . Langkah-langkah mengatasi dampak dari pembakaran bensin: Produksi bensin yang ramah lingkungan. Penggunaan konverter katalitik pada sistem buangan kendaraan. Pembakaran bensin menjadi semakin sempurna sehingga kinerja mesin bertambah baik. (Perbandingan kompresi mesin adalah perbandingan volume silinder sebelum dan sesudah kompresi).? Mempunyai bilangan oktan yang tinggi. Penghijauan atau pembuatan taman dalam kota. 46 Kim. seperti tanpa aditif Pb. Aditif juga dapat melindungi mesin sehingga dapat menekan biaya perawatan.

5. 3. pertamina. Rangkuman ? Minyak mentah adalah minyak bumi yang telah dipisahkan dari gas alam. Minyak bumi terbentuk dari peruraian senyawa-senyawa organik yang berasal dari jasad organisme kecil yang hidup di laut jutaan tahun yang lalu. Kunci Jawaban 1. Suatu bahan bakar mempunyai angka oktan 82. 2. alamat webside pertamina: www. Campuran komponen pada minyak bumi dipisahkan dengan destilasi bertingkat. Kim. 13. f. e. Jelaskan prinsip kerja destilasi bertingkat. com. Tes formatif 1. Dapatkah angka oktan bensin dinaikkan? jelaskan. makin efisien dalam menghasilkan energi. c. Tugas Bukalah webside untuk mencari informasi tentang perkembangan minyak dunia. Jelaskan proses pembentukan minyak bumi. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 47 . ? Bilangan oktan (octane number) merupakan ukuran dari kemampuan. seperti tenaga surya dan sel bahan bakar (fuel cell). d. dan menghasilkan campuran hidrokarbon yang kompleks. ? Semakin besar harga bilangan oktan. bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam mesin. Proses peruraian berlangsung lambat di bawah suhu dan tekanan tinggi. Sebutkan komponen penyususn minyak bumi.- Penggunaan bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui dan yang lebih ramah lingkungan. apa artinya? 4.

seperti etanol dan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Ether). bisa.2. pemisahan campuran dengan destilasi bertingkat didadari pada pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih. 3. Kim. Angka oktan 82 artinya jika bahan bakar tersebut dibakar akan menghasilkan energi setara dengan campuran 82% isooktana dan 18% n-oktana. sebagian kecil terdiri dari alkena. Komponen utama penyusun minyak bumi adalah senyawa alkana mulai rantai pendek hingga rantai yang panjang. Menambahkan hidrokarbon alisiklik/aromatik ke dalam campuran akhir fraksi bensin. dengan cara sebagai berikut: Mengubah hidrokarbon rantai lurus dalam fraksi bensin menjadi hidrokarbon rantai bercabang melalui proses reforming. Menambahkan aditif anti ketukan ke dalam bensin untuk memperlambat pembakaran bensin. siklo-alkana. aromatik. 13. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 48 . alkuna. 4. 5.

Tuliskan rumus molekul dan nama senyawa berikut: a. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 49 . sekunder. tentukan jumlah atom C primer. 13. CH2 CH3 CH CH2 CH CH3 CH3 CH3 b. CH2 CH2 C CH2 CH CH3 CH3 CH3 Kim. Bagaimana cara membuktikan adanya unsur karbon dan hidrogen dalam suatu senyawakarbon organik? 2. tertier dan kuartener senyawa berikut: CH3 CH2 CH3 C CH3 CH CH3 CH2 CH CH2 CH CH3 CH3 CH3 C CH3 CH3 3.BAB III. EVALUASI Jawablah dengan jelas dan benar! 1.

4-dimetil-1-pentuna 5. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 50 . Apa dampak terhadap lingkungan akibat dari penggunaan bahan bakar minyak bumi? Kim. 13. C CH3 CH C CH CH3 CH3 CH3 4.c. Urutkan fraksi-fraksi minyak bumi dari yang paling mudah menguap. 8. 2-etil-4-metil-1-heksena c. Sebutkan bahan tambahan pada bensin untuk meningkatkan bilangan oktan. 3-etil-2-metilheptana b. CH2=CH 2 + HCl ? c. C6H14 + Br 2 ? b. 7. Tulis rumus struktur dari a. Lengkapi reaksi berikut: a. CH3? CH=CH2 + Br 2 ? 6. 3.

Membuktikan adanya karbon dan hidrogen: mencampur suatu zat dengan CuO dan memanaskan campuran tersebut. rumus molekul = C 8H18 b. rumus molekul = C 8H16 c. 3-etil-2-metilheptana nama = 2. 2-etil-4-metil-1-heksena CH2 C CH2 CH2 CH3 CH CH3 CH2 CH3 Kim. Jika uap (gas yang dihasilkan dapat mengubah warna kertas cobalt kloprida. a.3-dimetilheksana nama = 2-isopropil-1-pentena nama = 4. rumus molekul = C 8H14 4. a. jumlah C primer jumlah C sekunder jumlh C tertier jumlah C kuartener =9 =3 =3 =2 CH2 CH3 C CH3 CH CH3 CH2 CH CH2 CH CH3 CH3 CH3 C CH3 CH3 3. CH3 2. maka zat tersebut mengandung hidrogen.KUNCI JAWABAN 1. 13.5-dimetil-2-heksuna CH3 CH CH3 CH CH2 CH2 CH3 CH2 CH2 CH3 b. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 51 . Jika uap (gas) yang dihasilkan dapat mengeruhkan air kapur maka zat tersebut mengandung karbon.

kerosin. NOx . C6H14 + Br 2 ? C6H13Br +HBr b.c. Bahan tambahan pada bensin : a. CO.4-dimetil-1-pentuna CH C CH CH3 CH CH3 CH3 5. MTBE (methyl tertiary butyl eter) c. TEL (tetra ethyl lead) b. Kim. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 52 . a. CH2=CH 2 + HCl ? CH3? CH2Br c. lilin. aspal 7. Jika menggunakan TEL maka akan gas buang akan mengandung Pb. minyak solar. bensin. minyak diesel. minyak pelumas. minyak bakar. etanol 8adanya gas buang berupa CO2. Urutan fraksi minyak bumi dari yang paling mudah menguap: Gas (LPG). 3. nafta. CH3? CH=CH2 + Br 2 ? CH3? CHBr? CH2Br 6. 13.

maka hasil yang berupa nilai dari guru atau berupa portofolio dapat dijadikan bahan verifikasi oleh pihak industri atau asosiasi profesi. Apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini. Kim. PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini.BAB IV. 13. maka Anda berhak untuk melanjutkan ke topik/modul berikutnya. Mintalah pada guru untuk melakukan uji kompetensi dengan sistem penilaian yang dilakukan langsung oleh pihak industri atau asosiasi yang berkompeten apabila Anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. Kemudian selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standar pemenuhan kompetensi dan bila memenuhi syarat Anda berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh dunia industri atau asosiasi profesi. Anda berhak untuk mengikuti tes praktek untuk menguji kompetensi yang telah Anda pelajari. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 53 .

W. Organic Chemistry A Brief Survey Of Concepts And Applications. Chemistry Consepts and Aplications. . C. . Christina a. Brown Publisher.John S. Wistrom Cheryl. Charles F. 2000. New Jersey. Hill J. New York. 2004. Prentice Hall. Chemistry and aur world Wm.Baum S. Chemistry and Life. Hidrokarbon dan Minyak Bumi 54 . Kimia SMA Jilid 1 untuk kelas X. . W. Edisi kedua. Petrucci R. . . . Mary F. Wilcox. Prentice Hall. Gebelein. New Jersey. 1995. . Edisi kelima. Experimental Organic Chemistry A smallScale Approach. 1997. . . Bailey. . Prentice Hall. Rachmawati. Johari. New Jersey. Victor S. 1997. Glencoe McGraw-Hill. Edisi kelima. . Philip S. H. 13. Philips. Strozak. Prentice Hall. General Chemistry. W. 1995 Kim. . New Jersey.DAFTAR PUSTAKA Bailey. J. Hill J. Feigl D. Charles G.1996. Erlangga. Wilcox. . . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful