You are on page 1of 17

BAB I LANDASAN TEORI

Secara umum sentrifugasi adalah proses pemisahan dengan

menggunakan gaya sentrifugal sebagai driving force. Pemisahan dapat dilakukan terhadap fasa padat cair tersuspensi maupun campuran berfasa cair-cair. Pada pemisahan dua fasa cair dapat dilakukan apabila kedua cairan mempunyai perbedaan rapat massa. Semakin besar perbedaan rapat massa dari kedua cairan semakin mudah dipisahkan dengan cara sentrifugasi. Semakin mudah dipisahkan yang dimaksud adalah semakin kecil energi yang diperlukan untuk proses pemisahannya. Dua cairan yang dipisahkan dengan metode sentrifugasi biasanya berbentuk dua fasa cair yang teremulsi. Pemisahan paling sering kita jumpai dalam industri adalah pemisahan lemak yang terdapat dalam susu full cream. Dengan sentrifugasi dipisahkan lemaknya sehingga diperoleh susu skim, susu dengan kadar lemak yang rendah, yaitu berkisar ±3% berat.

Dalam keperluan lain operasi sentrifugasi juga dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai pemisah untuk campuran maupun sebagai operasi yang membantu proses pengeringan bahan. Fungsi pengeringan utamanya biasanya adalah adanya tarikan udara vakum atau suhu yang agak tinggi. Salah satu teknik yang dapat dipergunakan untuk memisahkan campuran ini adalah teknik sentrifugasi, yaitu metode yang digunakan dalam untuk mempercepat proses pengendapan dengan memberikan gaya sentrifugal pada partikel-partikelnya. Gaya sentifugal adalah gaya yang terjadi akibat adanya putaran, arah gayanya adalah dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar. Pemisahan menggunakan gaya ini pada penerapannya biasanya dikenakan pada pemisahan fasa padat dengan fasa cair yang tercampur. Pemisahan menggunakan gaya ini dilakukan apabila perbedaan densitas antara kedua fasa tidak terlalu besar, bisa dalam bentuk campuran suspensi, sehingga pemisahan dengan gravitasi sukar dilakukan.

yaitu turbular centifuge dan disk bowl centrifuge. sedangkan piringan mangkok membentuk celah sebagai jalan keluar untuk masing-masing cairan yang mengandung berat jenis berbeda. Disk Bowl Centrifuge . Centrifuge yang digunakan dalam percobaan ini adalah disc bowl yang beroperasi secara batch. maka campuran tersebut dapat bergerak menuju pusat rotasi. Gambar 1. yaitu sebagai perusak sistem emulsi dan memisahkan kedua fasa cairnya.Pemisahan sentrifugal menggunakan prinsip dimana objek diputar secara horizontal pada jarak tertentu. Gaya inilah yang menyebabkan partikel-partikel menuju dinding tabung dan terakumulasi membentuk endapan. Apabila objek berotasi di dalam tabung atau silinder yang berisi campuran cairan dan partikel. Tiap piringan terdapat lubang kecil ditengah untuk jalannya umpan. gaya tersebut adalah gaya sentrifugasi. Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan yang berbeda. setelah dikenai gaya sentrifugal. Pemisahan antara dua fasa cair yang membentuk emulsi juga dapat dilakukan dengan cara pemberian gaya sentrifugal. Peralatan sentrifugasi untuk memisahkan dua fasa cair dapat dikelompokkan menjadi dua tipe. namun hal tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang berlawanan yang menuju ke arah dinding luar silinder atau tabung. Alat ini terdiri dari piringan – piringan berbentuk mangkok tersusun membentuk satu kesatuan. Gaya ini berfungsi ganda.

Meskipun proses kontinu. untuk mengurangi kekentalan dan mengoptimalkan perbedaan densitas antara fasa lemak dan berair. Disc bowl centrifuge biasanya digunakan untuk tugas ini. Isi lemak yang susu skim dapat dikurangi hingga kurang dari 0. misalnya mangkuk berbentuk tabung mesin untuk mengklarifikasi sari dan gula sirup memisahkan hewan darah ke dalam plasma dan hemoglobin.05%. nozzle atau membuka diri sentrifugal dapat digunakan. kasein micelles. Biasanya susu dipanaskan sampai antara 40°C dan 50°C sebelum pemisahan. tetapi dengan outlet untuk krim dan susu skim serta lumpur. Prinsip Kerja Disk Bowl Centrifuge Sentrifugasi digunakan dalam pemisahan krim susu untuk menghasilkan dan skim susu. Ada banyak aplikasi lain untuk sentrifugasi dalam pengolahan makanan. nozzle dan mesin membuka diri untuk dewatering pati dan sentrifuge untuk memulihkan . Alternatifnya. Mereka mungkin kedap disegel dan dilengkapi dengan pompa sentripetal. Mangkuk harus membersihkan pada interval. padatan larut hadir dalam susu (partikel kotoran.Gambar 2. mikroorganisme) membangun seperti lumpur dalam mangkuk sentrifugal. Lemak dapat pulih oleh sentrifugasi.

Dengan melakukan sentrifugasi dengan kecepatan antara 3000-3500 rpm. dan akan dihasilkan padatan dan minyak. Dalam pengolahan minyak kelapa.decanting hewan dan tumbuhan protein. Didalam santan terdapat campuran minyak dengan air. selanjutnya dengan penyaringan kita dapatkan minyak kelapa yang bersih dan jernih. Buah kelapa dihancurkan. sering juga dilakukan modifikasi khususnya dalam pemisahan krim untuk mendapatkan bagian minyak. Perhitungan Gaya Sentrifugal (F’c) Gaya sentrifugal dapat dirumuskan sebagai berikut : dimana. dan diperas sehingga didapat bagian santan. Begitu pula dalam proses pembuatan minyak kelapa. Modifikasi tersebut dilakukan dengan cara pemanasan krim. memisahkan lemak dari daging dan memisahkan comminuted kopi dan teh slurries. Selanjutnya krim diasamkan. kemudian diberi perlakuan sentrifugasi sekali lagi untuk memisahkan minyak dari bagian bukan minyak. Fc : gaya sentrifugal (Newton) F’c : gaya sentrifugal tiap satuan massa (Newton/kg) : kecepatan sudut (rad) N r m : kecepatan putar (rotasi/detik) : jari-jari (m) : massa (kg) . maka terjadi pemisahan dan terdapat dua bagian yaitu fraksi kaya minyak (krim) dan fraksi miskin minyak (skim). dimana teknik pemisahan sentrifugasi cukup berperan.

Memisahkan minyak dan air pada emulsi minyak dalam air (santan kelapa). 3. Mengetahui pengaruh besar gaya sentrifugal (Fc) terhadap tingkat pemisahan. . Mengetahui tingkat pemisahan yang dilakukan satu tahap dengan dua tahap pada operasi pemisahan dua fasa cair dengan peralatan sentrifugasi. 2.BAB II TUJUAN Tujuan dari percobaan fluidisasi padat-gas ini antara lain : 1. 4. Mengetahui pengaruh besar gaya sentrifugal (Fc) terhadap perbandingan volume perolehan fasa ringan dan fasa berat.

0025x + 1065 R² = 1 y = 0.4 16090.4 (ml) 500 530 (ml) 1300 1400 Kurva Hubungan F'c dengan Volume 1600 1400 1200 Volume (ml) 1000 800 600 400 200 0 10000 60000 110000 F’c (Newton/kg) y = 0.0007x + 429.1. Kurva Hubungan Antara F’c Terhadap Volume Light dan Heavy Liquid Umpan ke1 2 N (rpm) 13476.BAB III HASIL PERCOBAAN 3.5 R² = 1 160000 Light Liquid Heavy Liquid Linear (Light Liquid) Linear (Heavy Liquid) .

4 (gr/ml) 0.996 (gr/ml) 0.996 0.996 (gr/ml) 0.998 0.3.991 0.988 0.99 0. Tabel Data Hasil Perhitungan Umpan ke1 2 N (rpm) (gr/ml) 13476.987 50000 Kurva Hubungan F'c dengan Densitas Light Liquid Heavy Liquid Linear (Light Liquid) Linear (Heavy Liquid) y = 2E-07x + 0.9692 R² = 1 y = 0.996 0.994 0.4 16090. Kurva Hubungan Antara F’c Terhadap Densitas Light dan Heavy Liquid Umpan ke1 2 N (rpm) 13476.989 0.998 (ml) 500 530 (ml) 1300 1400 Densitas (gr/ml) .988 R² = #N/A 100000 F’c (Newton/kg) 150000 3.4 16090.3.995 0.988 0.988 0.997 0.4 0.988 0.996 (gr/ml) 0.988 0.992 0.2.993 0.

BAB IV PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN .

Third Edition. H. 2004. Operasi Teknik Kimia. Penerjemah : Ir. Operasi Teknik Kimia.Warren L. Teknik Kimia. 1993. Buku Petunjuk Praktikum Satuan Operasi : Sentrifugasi. Smith. Lienda Handojo.Jasjfi. dan Peter Harriot. 1990. G. A. Gester. 1999. Julian C. Fifth Edition. Smith. McCabe. Mc Cabe. Peralatan Kontak dan Pemisah Antar Fasa. hal 33-42. Diterjemahkan oleh Dr. 1995. Jakarta: Erlangga. M. Bandung : Politeknik Negeri Bandung. Mc Cabe. Ir. Jilid 2. Jurusan Teknik Kimia.dkk. Jasafi. E.M. J. dan E. Geankoplis. pp 127-132. Bagian 2. London : Prentice Hall International.Sc. Peter Harriott. Stauble. Unit Operations of Chemical Engineering. Transport Processes And Unit Operation. H. Schneiter. New York : Mc Graw Hill. Edisi keempat.. M. Tim. Jakarta : Erlangga . Inc. E. 1990.DAFTAR PUSTAKA Bernasconi. Diktat kuliah. . H. Teknologi Kimia. Djauhari. Jakarta : PT Pradnya Paramita. C. Warren L. Julian C. Hauser. Eng. Diterjemahkan oleh: Ir.Sc. Warren L. 2002. Bandung : Politeknik Negeri Bandung.

Gelas kimia 1000 ml 3 buah Gelas kimia 300 ml 1 buah . Piknometer 1 buah 3.LAMPIRAN A ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN Alat 1. Disk Bowl Centrifuge 1 unit 2. 4.

Neraca timbang 1 buah 7. Beaker plastik 2000 ml 1 buah 6. Air santan kelapa 5 L Aquades . 2.5. Tachometer 1 buah Bahan 1.

4 .2 49 49. 25°C) = 0.9971 gr/ml = 997.9 49.9 Volume (ml) 25 25 2000 500 1300 2000 530 1400 Rapat Massa Air ρair (1 atm.1 kg/m3 Kecepatan Putaran Centrifuge Putaran ke1 2 Kecepatan Putaran (rpm) 13476.9 48.4 16090.LAMPIRAN B DATA PENGAMATAN Volume Awal Volume santan kelapa awal Volume piknometer = 2000 ml = 25 ml Diameter Centrifuge Diameter centrifuge = 9.095 m Berat Piknometer Berdasarkan Isi Keadaan Isi Piknometer Kosong Air penuh Umpan1 Light Umpan1 Heavy Umpan1 Umpan2 Light Umpan2 Heavy Umpan2 Berat (gr) 24.5 cm = 0.1 49.1 48.1 48.

9 – 24. Rapat Massa Umpan1 = 2000 ml = 500 ml = 1300 ml = (49. Rapat Massa Light Liquid Umpan1 ⁄ c.1 – 24.9 gr = 24.2) gr = (48.2) gr = 24.9 – 24.7 gr ⁄ b.7 gr = 24. Rapat Massa Heavy Liquid Umpan1 ⁄ .2) gr = (48.LAMPIRAN C PENGOLAHAN DATA Umpan1 Volume umpan1 Volume light liquid umpan1 Volume heavy liquid umpan1 Massa umpan1 Massa light liquid umpan1 Massa heavy liquid umpan1 a.

1 – 24.2) gr = (48.9 gr = 24.1 – 24. Rapat Massa Light Liquid Umpan2 ⁄ c.2) gr = 24.2) gr = (49.9 – 24.7 gr ⁄ b. Rapat Massa Umpan2 = 2000 ml = 530 ml = 1400 ml = (49. Rapat Massa Heavy Liquid Umpan2 ⁄ .9 gr = 24.Umpan2 Volume umpan2 Volume light liquid umpan2 Volume heavy liquid umpan2 Massa umpan2 Massa light liquid umpan2 Massa heavy liquid umpan2 a.

996 (gr/ml) 0.4 16090.988 0.Jadi.4 0.998 (ml) 500 530 (ml) 1300 1400 Perhitungan Gaya Sentrifugal (F’c) a. Umpan ke1 2 N (rpm) (gr/ml) 13476.996 0. Umpan1 ( ⁄ ) b. Umpan2 ( ⁄ ) .988 0.996 (gr/ml) 0.

4 (ml) 500 530 (ml) 1300 1400 Kurva Hubungan F'c dengan Volume 1600 1400 1200 Volume (ml) 1000 800 600 400 200 0 10000 60000 110000 F’c (Newton/kg) 160000 y = 0.0007x + 429.5 R² = 1 Light Liquid Heavy Liquid Linear (Light Liquid) Linear (Heavy Liquid) .Kurva Hubungan Antara F’c Terhadap Volume Light dan Heavy Liquid Umpan ke1 2 N (rpm) 13476.4 16090.0025x + 1065 R² = 1 y = 0.

992 0.Kurva Hubungan Antara F’c Terhadap Densitas Light dan Heavy Liquid Umpan ke1 2 N (rpm) 13476.99 0.987 50000 70000 90000 110000 F’c (Newton/kg) 130000 150000 Light Liquid Heavy Liquid Linear (Light Liquid) Linear (Heavy Liquid) y = 2E-07x + 0.4 16090.9692 R² = 1 y = 0.994 0.988 R² = #N/A .989 0.998 Kurva Hubungan F'c dengan Densitas 0.996 0.993 0.988 0.995 Densitas (gr/ml) 0.4 (gr/ml) 0.988 0.991 0.997 0.988 0.996 (gr/ml) 0.