You are on page 1of 37

. PENDAHULUAN. A. Latarbelakang. Padi merupakan bahan makanan pokok bagi rakyat Indonesia.

sebagian masyarakat kita sumber makanannya dapat berasal dari jagung, sorghum dan sagu. Namun padi lebih popular, waluapun harga beras mencapai harga yang sangat tinggi (Rp 6000- sampai Rp 7000- perkilogram). Organisme penganggu tanaman (OPT) merupakan faktor pembatas produksi tanaman di Indonesia baik tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan. Organisme pengganggu tanaman secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu hama, penyakit dan gulma. Hama menimbulkan gangguan tanaman secara fisik, dapat disebabkan oleh serangga, tungau, vertebrata, moluska. Sedangkan penyakit menimbulkan gangguan fisiologis pada tanaman, disebabkan oleh cendawan, bakteri, fitoplasma, virus, viroid, nematoda dan tumbuhan tingkat tinggi. Perkembangan hama dan penyakit sangat dipengaruhi oleh dinamika faktor iklim. Sehingga tidak heran kalau pada musim hujan dunia pertanian banyak disibukkan oleh masalah penyakit tanaman seperti penyakit kresek dan blas pada padi, antraknosa cabai dan sebagainya. Sementara pada musim kemarau banyak masalah hama penggerek batang padi, hama belalang kembara, serta thrips pada cabai. Pada dasarnya penyakit hanya dapat terjadi jika ketiga faktor yaitu patogen, inang dan lingkungan mendukung. Inang dalam keadaan rentan, pathogen bersifat virulen (daya infeksi tinggi) dan jumlah yang cukup, serta lingkungan yang mendukung. Lingkungan berupa komponen lingkungan fisik (suhu, kelembaban, cahaya) maupun biotik (musuh alami, organisme kompetitor). Dari konsep tersebut jelas sekali bahwa perubahan salah satu komponen akan berpengaruh terhadap intensitas penyakit yang muncul.

Siapa dan petani mana yang tak khawatir jika tanamannya diserang hama? Apalagi jika menjelang panen? Hampir semua petani di belahan dunia merasakan kekhawatiran dan menggunakan banyak cara untuk membunuh hama. Di Indonesia sendiri, penanganan hama tak luput dari perhatian pemerintah. Ini demi menyelamatkan sumber pangan yang sangat berpengaruh bagi kestabilan pangan rakyat.

Dalam sudut pandang konvensial, hama bisa diartikan organisme yang dapat mengakibatkan penurunan hasil produksi pertanian. Jadi, secara umum jika ada organisme apapun itu, yang mengakibatkan penurunan hasil produksi bisa disebut sebagai hama. Namun pada dasarnya, Hama adalah binatang yang bersifat pengganggu terhadap petumbuhan dan perkembangan tanaman. Contoh-contoh hama misalnya: tikus, wereng, burung pemakan biji-bijian, penggerek batang, tungro, blas, lembing batu dan keong mas. Selain hama, yang menjadi perhatian serius adalah gulma. Tanaman yang tumbuh di sekitar areal tanam/persawahan mengganggu karena menjadi pesaing tanaman padi dalam memanfaatkan unsur hara, air, dan ruang. Selain berebut tiga hal tersebut, gulma sendiri menjadi tempat hidup dan bernaung hama dan penyakit tanaman, serta menyumbat saluran air. Pada lahan yang terus menerus tergenang, gulma yang paling banyak dijumpai adalah gulma air (eceng, semanggi, jajagoan, jujuluk), sedangkan pada lahan yang tidak tergenang, sebagian besar adalah gulma darat (alang-alang, gerintingan, babadotan, dll.). B. Identifikasi dan Batasan Masalah. Ada beberapa masalah yang menjadi pengganggu dalam pembudidaan tanaman, terutama pada tanaman padi yang dapat membuat setiap petani didunia cemas akan tanaman yang ditanamnya, masalah yang sering dihadapi para petani antara lain adalah: 1. Hama pada padi 2. Penyakit pada padi 3. Gulma pada Padi

MACAM-MACAM ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN PADI A. Hama Pada Padi.

Beberapa golongan hama yang termaksud pengganggu tanaman padi, antara lain: 1. Penggerek Batang (stem borer). - Pengerek Batang Padi Putih(Tryporyza innotata) - Pengerek Batang Padi Kuning (Scirpopaga incertulas) - Pengerek Batang Padi Merah Jambu (Sesamia inferen) - Pengerek Batang Padi Bergaris ( Chilo supressalis) - Pengerek Batang Padi Berkepala Hitam (Chilo polychrysus) - Pengerek Batang Padi Mata Bertungkai (Diopsis macropthalma). 2. Hama Wereng padi (rice planthopper) - Wereng coklat (Nilaparvata lugens) - Wereng hijau (Nephotettix sp) - Wereng punggung putih (Sogatella furcifera) - Wereng loreng (Ricilia dorsalis). 3. Hama Kepinding tanah (black bug). 4. Hama Walang sangit (rice bug). 5. Hama Ganjur (gall midge). 6. Hama putih (caseworm). 7. Hama putih palsu (leaffolder). 8. Ulat padi (rice caterpillar) Ulat tanduk hijau (green horned caterpillar) Ulat jengkal-palsu hijau (green semilooper) Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

Penyakit Bakteri . Penyakit Virus yang Menyerang Tanaman Padi .Bercak coklat sempit (Cercospora oryzae) . 11. Beberapa Serangga Hama Lainnya Yang Sering Dijumpai. Penyakit Cendawan .Bercak pelepah daun (Rhizoctonia solain) .- Ulat grayak (Spodopera mauritia) 9.Pseudomonas Oryzae atau Kresek (Xanthomonas Oryzae) 2.Bercak garis (Xanthomonas oryzicola) . antara lain: 1. Kepik hijau (Nezara viridula) 12.Tikus Sawah .Hangus palsu (ustilaginoidea virens) .Burung . 10. Penyakit pada padi. Beberapa golongan penyakit yang menjadi pengganggu tanaman padi. Orong-orong (mole cricket)/Anjing tanah (Gryllotalpa hirsute). .Bercak belah ketupat (Pyricularia oryzae) 3. Lalat bibit (rice whorl maggot).Bercak coklat (Helminthosporium oryzae) .Babi B.

Penyakit Goresan .. .Dactiloctenium aegyptum . Penyakit Sebagai Akibat Kekurangan Zat Mineral .Virus kerdil rumput .mentek 5. . antara lain: 1. .Kekurangan Zat Kalium C. Penyakit Nematoda .Hoja Blanca . Gulma padi Beberapa golongan Gulma yang menjadi pengganggu tanaman padi.Virus kerdil hampa .Echinochloa colona L. Golongan rumput-rumputan : .Virus Tungro Padi 4. .Digitaria ciliaris RETZ.Kekurangan Zat N .Echinochloa colorium (L) Link.Echinochloa crusgalle (L) Beaur.Kekurangan Zat Pospat .

F. . Golongan teki : . . . . Golongan gulma berdaun lebar : .Fimbristylis miliaciae (littoralis) (L) Vahl. 2. . . PENGENDALIAN ORGANISMES PENGGANGGU TANAMAN PADI .Eleusine indica (L) Gaertn.Scirpus maritimus L.Paspolom distichum L.Marcilea crenata. . .Monochoria vaginalis (Burm.) Presl..Cyperus rotundus L.Cyperus iria L.Commelina benghalensis L . .Sphenolea zeylanica Gaertn.Cyperus diformis L.Portulaca orelacea L. 3.Fimbristylis litolaris Gand.

Terdapat kempat spesies penggerek batang padi. Keempat jenis penggerek batang padi ini mempunyai cara hidup yang hampir sama dan gejala kerusakan yang ditimbulkan juga persis sama. Gejala ini disebut sebagai sundep. Kalau serangan terjadi pada fase generatif. tiga dari jenis penggerek batang ini tergolong kedalam famili Pyralidae dan Pengerek Batang Padi Bergaris ( Chilo supressalis) tergolong famili Noctuidae. Pengerek Batang Padi Merah Jambu (Sesamia inferen). Hama Padi Ada beberapa jenis hama yang menyerang dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi. Selain itu. Populasi penggerek batang padi biasanya meningkat menjelang berakhirnya musim hujan. Penggerek batang padi Penggerek batang padi merupakan hama penting karena secara nyata merusak malai sehingga mengurangi jumlah malai yang dapat dipanen atau dalam fase vegetatif mereka mematikan titik tumbuh sehingga mengurangi jumlah anakan. Pengendalian : . maka malai akan mati karena pangkalnya dikerat oleh larva. ada juga hama yang menjadikan padi sebagai tanaman inangnya.A. Gejala pada tahap ini disebut beluk. berwarna abu-abu putih dan bulirnya hampa. Malai ini mudah dicabut dan pada pangkalnya terdapat bekas gigitan larva. Kalau serangan terjadi pada fase vegetatif maka daun tengah atau pucuk tanaman mati karena titik tumbuhnya dimakan. Pengerek Batang Padi Kuning (Scirpopaga incertulas).yaitu Pengerek Batang Padi Putih(Tryporyza innotata). Pucuk yang mati akan berwarna coklat dan mudah dicabut. Gejala yang ditimbulkan : Kerusakan yang timbul tergantung pada fase pertumbuhan tanaman. Malai yang mati akan tetap tegak.Berikut beberapa contoh hama yang menyerang tanaman padi: 1.

Wereng loreng (Ricilia dorsalis). sedangkan wereng hijau dan wereng loreng dikenal sebagai wereng daun (leaf hopper) yang tergolong famili Jassidae atau Cicadellidae. Tabuhan-tabuhan famili Trichogrammatidae. a. Wereng coklat dan wereng punggung putih dikenal sebagai wereng batang (plant hopper) yang tergolong famili Delphacidea. b. Penggunaan varietas tahan. Dengan menggunakan musuh-musuh alami yang dapat menekan pertumbuhan gulma. 4.selisis waktu tanam jangan melewati 3-4 minggu. 2. Secara kultur teknis. Wereng punggung putih (Sogatella furcifera). Dengan menggukan insektisida. Secara hayati. dan Eulophidae dapat bertindak sebagai parasitoid. 3. Terdapat varietas tahan yang menunjukkan ketahanan sedang terhadap serangan penggerek batang. Wereng . 2. Varietas yang beranak banyak dapat mengkompensasi terjadinya sundep kalau serangan terjadi pada masa pembentukan anakan dibandingkan dengan varietas yang beranakan sedikit. Di antara keempat jenis wereng tersebut yang sering menimbulkan masalpada tanaman padi adalah wereng coklat dan wereng hijau. Scelionidae.1. Pada tanaman padi terdapat empat jenis wereng yaitu Wereng coklat (Nilaparvata lugens). Membuang bibit padi yang mengandung telur penggerek sebelum penanaman. c. Secara kimia. menanam varietas yang cepat dewasa. namun penggerek batang padi juga sulit dikendalikan dengan menggunakan ini. Menanam serempak.yaitu waktu tersingkat dalam satu generasi penggerek batang. Hama wereng. Wereng hijau (Nephotettix sp).

Sedangkan pada wereng hijau kerusakan yang ditimbulkan tidak begitunya. Gejala yang ditimbulkan : Wereng coklat dapat menyerang tanaman padi mulai dari persemaian sampai waktu panen. . Wereng hijau tersebar luas di Negara-negara India seperti Pakistan. Status hama dan penyebarannya : Wereng coklat menjadi hama penting sejak diintroduksikannya varietas unggul baru sekitar tahun 1970-an. dan Papua New Guinea. Sedangkan wereng hijau walaupun kerusakan langgung yang disebabkannya tidak begitu nyata. Pengaturan pola tanam. dan Kepulauan Pasifik. Wereng coklat dilaporkan menimbulkan kerusakan berat diberbagai propinsi di Indonesia. Selain kerusakan langsung.sehingga akhirnya tanaman mati. Gejala kerusakan yang terlihat pada tanaman berupa kelayuan dan mengeringnya daun. Pengendalian : 1. tetapi dapat menularkan penyakit Virus tungro. Birma. wereng coklat juga ditemukan di Negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Asia Timur. wereng coklat juga dapat menyebabkan kerusakan tidak langsung yaitu dengan menularkannya penyakit virus kerdil rumput dan kerdil hampa. Nimfa dan imago menghisap cairan tanaman pada bagian pangkalbatang padi. Selain di Indonesia.coklat dapat menyebabkan tanaman padi mati kekeringan dan tampak seperti terbakar atau puso serta dapat menularkan beberapa jenis penyakit Virus. Asia selatan. Asia Tenggara. Sedangkan kerusakan yang ditimbulkan wereng hijau yaitu matinya bagian tanaman yang diserang. mulai dari daun tua kemudian meluas dengan cepat keseluruh bagian tanaman. atau kalau serangan berat dapat juga menyebabkan puso.

Apabila serangan wereng sudah cukup berat sehingga tidak mungkin dapat dipanen. maka dalam pemakain varietas tahan perlu dilakukan pergiliran penanaman varietas-varietas tahan tersebut.Ophionea nigrofasciata. Predator lain yang juga dianggap sebagai musuh alami wereng coklat adalah kepik Microvelia Douglasi dan Cyrtorhinus lividipennis. 3. Penanaman serempak Yaitu untuk mencegah terjadinya tumpang tindih populasi antar generasi kerena siklus hidup wereng coklat dapat terputus pada saat pengolahan tanah dan juga dapat memudahkan pengamatan populasi sehingga dapat ditentukan waktu yang tepat untuk aplikasi insektisida. Eradikasi tanaman terserang. Di antara musuh alami yang paling efektif mengendalikan populasi wereng coklat adalah laba-laba predator Lycosa pseudoannulata. Pengendalian hayati. maka perlu dilakukan eradikasi tanaman terserang agar tidak menjadi sumber serangan bagi tanaman lain.atau sawah dibiarkan bera satu sampai dua bulan setiap tahun. kumbang Paederus fuscipes. dan Synarmonia octomaculata. 2. Pengendalian secara hayati yang dilakukan oleh musuh-musuh alami wereng coklat. dan juga terdapat parasit telur dan juga jamur. Menanam varietas tahan secara bergiliran Dengan terjadinya pematahan sifat ketahanan suatu varietas tahan oleh wereng coklat.a. b. c. Pergiliran tanaman yaitu untuk memutuskan siklus hidup wereng coklat yang dapat dilakukan dengan menanam satu kali tanaman non-padi. .

Asia Tenggara. Kepinding Tanah Kepinding tanah tergolong dalam famili Pertatomidae. Gejala yang ditimbulkan : . coarctata. Bila populasi tinggi. daerah India. dan cina. vermiculata. Bassa 50 EC. Pengendalian kimia dilakukan apabila cara-cara lain tidak mungkin lagi dan populasi wereng sudah berada di atas ambang ekonomi. Dharmabas 500 EC. maka dapat menyebabkan tanaman menjadi puso. dan scotinophara lurida. Tiga jenis kepinding tanah yang penting di Asia adalah scotinophara vermiculata. 500 ULV. Pakistan. Pengendalian Kimia. Daerah penyebaran ketiga jenis kepiding tanah yaitu terdapat pada Sri Langka. Penggunaan insektisida diusahakan sedemikian rupa sehingga efektif. dan pada daerah Indonesia jenis kepinding tanahnya adalah S. lama hidup imago dapat mencapai 7 bulan. efisien. lurida. Jepang. 400 FW. dan aman bagi lingkungan. bentuk telur seperti tong kecil. Telur berwarna merah jambu kehijuan dan diletakkan dalam barisanbarisan paralel. jenis kepinding tanahnya adalah S. imago betina mampu meletakkan telur sebanyak 200 butir.50 WP. Nimfa berwarna coklat kuning dengan bintik-bintik hitam. 3. Baycarb 500 EC. Imago berwarna coklat gelap dengan pajang tubuh 710mm.4. Serangan yang di timbulkan pada tanaman tua tidak seberat dengan serangan yang ditimbulkan pada tanaman muda atau persemaian. Insektisida yang sering digunakan adalah Aplaud 10 WP. ordo Hemiptera. scotinophara coarctata. Status Hama dan Penyebarannya : Hama ini dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup tinggi. Pakistan dan Asia Tenggara jenis kepinding tanahnya adalah S. Furadan 3G.

Jamur patogen seperti Metarrhizium anisopliae dan Oospora destructor dapat juga menginfeksi serangga ini bila kelembapan lingkungan sesuai dengan perkembangannya. dan Microphanurus artabazus.Nimfa dan imago menghisap cairan tanaman pada pelepah daun. Secara hayati. dapat memangsa nimfa. Selain itu kumbang predator Pterostichus microcephalus. yang kemudian ditaburi campuran serbuk gegaji. Walang sangit. Kata dan itik juga sering memakan kepinding tanah. Anchomenus dainio. Sampai saat ini secara kimia belum ditemukan. Chlaenius pallipes. Dapat juga dengan menanam varietas yang berumur singkat untuk mencegah meningkatnya populasi kepinding tanah didaerah tersebut. Dapat dilakukan dengan membersihkan gulma-gulma di sawah sehingga sinar matahari dapat masuk kepangkal batang. Bila serangan terjadi pada fase pembentukan anakan maka tanaman padi menjadi kerdil dan anakannya sedikit. Pengendalian : 1. Secara kimia. ini dapat memarasit 40-70% telur. . Hal ini menyebabkan daun berubah warna menjadi coklat kemerahan atau kuning. Kalau populasi sangat tinggi maka serangan kepinding tanah dapat mematikan seluruh tanaman pada suatu areal sehingga tampak seperti puso. 2. 4. malai tidak lengkap. Yaitu dengan menggunakan musuh-musuh alami seperti Tabuhan Telenomus triptus. Selain itu pengendalian dapat juga dilakukan dengan meninggikan permukaan air sawah. Serangan pada fase generatif menyebabkan malai kerdil. Secara kultur teknis. 3. dan minyak tanah (seperempat liter minyak tanah untuk 100 meter persegi). atau bulir hampa.

Pengendalian : 1. Tubuh imago ramping dengan antenna dan tungkang yang relative panjang. berwarna merah coklat gelap. India. ordo Hemiptera. Walang sangit dapat merusak padi sawah dan padi gogo. dan penanam yang tidak serempak di suatu hamparan sawah. leptocorisa acuta tergolong famili Alydidae. Sri Langka. Australian. tetapi menusuk melalui rongga diantara lemma dan palae. Dengan demikian kerusakan yang berat . Bila diganggu walang sangit akan meloncat dan terbang sambil mengeluarkan bau. Telur berbentuk seperti cakram. Walang sangit tidak melubangi bulir padi pada waktu menghisap. populasi gulma disekitar sawah cukup tinggi.Walang sangit. Melakukan penanaman serempak pada suatu daerah yang luas sehingga koloni walang sangit tidak terkonsentrasi di suatu tempat. dan Pakistan. Jepang. Stadium nimfa 17-27 hari dan terdiri dari 5 instar. dan diletakkan secara berkelompok. Status Hama dan Penyebarannya : Kehilang hasil akibat walang sangit biasanya tidak begitu besar karena mereka hanya menyerang selama fase masak susu. kepulauan Fiji. Hilangnya cairan biji menyebabkan biji padi menjadi mengecil tetapi jarang menjadi hampa karena mereka tidak dapat mengosongkan seluruh isi biji yang sedang tumbuh. Cina. Kultur tehnis. Gejala Serangan : Nimfa dan imago menghisap bulir padi pada fase masak susu. Factor-faktor yang mendukung peningkatan populasi walang sangit adalah terdapatnya hutan didekat partanaman padi. setiap imago betina dapat meletakkan telur sebanyak 200-300 butir selama hidupnya 2-3 bulan. Warna tubuh kuning kecoklatan dan panjangnya berkisar 15-30. Nimfa berwarna hijau kekuningan dan hidup bergerombol. dan juga dapat mengisap cairan batang padi. Daerah penyebaran walang sangit adalah Asia Tenggara.

Kilto 50EC. Dharmafur 3G. Pupa berwarna kuning muda dengan panjang 5-7 mm. Hama ini hanya terdapat pada sawah-sawah yang selalu tergenang dan populasi meningkat cepat pada musim hujan. Pengendalian kimia dilakukan dengan menggunakan insektisida yang dianjurkan dan diaplikasikan berdasarkan pada hasil pengamatan. Belalang predatordan laba-laba dapat memangsa imago. Adapun bahan kimia yang di gunakan adalah Bassa 50EG. Dharmacin 50WP. Telur diletakkan dalam barisan-barisan dipermukaan bawah daun yang mengambang di air. 5. Secara kimia. Tabuhan parasit seperti Hadronotus leptocorisae dan Doencyrtus malayensis dapat memarasit telur walang sangit. tergolong dalam famili pyralidae. Serangan hama . Dharmabas 500EC. Yaitu dengan menggunakan musuh-musuh alami yang ada disekitar persawahan. Hama putih. 2. sehingga walang sangit tidak sempat berkembang.dapat dihindarkan. Status Hama dan Penyebarannya : Hama putih hanya penting pada awal fase vegetatif sejak dipersemaian sampai tanaman padi berumur kira-kira satu bulan. Marshal 200EC. Lama stadium pupa 4-7 hari. 3. Secar hayati. Pupa terbentuk didalam tabung larva. Nymphula depunctalis. Mipcin 50WP. ordo Lepidoptera. Larva serangga ini bersifat akuatik dan hidup didalam tabung berisi air yang terbuat dari potongan daun. Unden 50WP. Telur berbentuk cakram.2 mm dan memakan permukaan bawah daun. Telur akan merubah warna menjadi kuning gelap kalau akan menetas. Larva yang baru menetas berukuran panjang 1. sedangkan jamur dapat menginfeksi nimfa dan imago. Selain itu tersedianya makanan yang cocok untuk walang sangit akan berlalu dengan cepat. Hama Putih. Imago berbentuk ngegat yang berwarna putih terang dengan dua buah titik hitam dan bercak-bercak kecoklatan pada sayap depannya.

Cina. seperti tabuhan parasit dari famili braconidaeyang dapat memarasit larva. dan semut Solenopsis geminata yang dapat memangsa larva dan pupa. sedang mengeringkan sawah selama beberapa hari dapat membunuh larva. Kumbang Hydrophilidae dan Dytiscidae dapat memangsa larva. akan terlihat banyak daun-daun yang tidak berujung. Daerah penyebaran hama putih adalah Asia Tenggara. India. bagian . Secara kultur teknis. Afrika. Gejala serangan : Larva hama putih menyerang padi sejak dipersemaian (kalau persemaian digenangi) sampai terbentuknya anakan maksimum. Selain itu dengan menanam bibit yang lebih tua maka akan mempersingkat periode tanaman yang rentan terhadap hama putih. Jepang. Larva memakan jaringan mesofil daun dari permukaan bawah daun dan meninggalkan epidermis permukaan atas sehingga tampak garis-garis memenjang yang berwarna keputih-putihan pada daun. Membuat bedengan persemaian yang tidak digenangi air dapat mencagah infestasi awal oleh hama putih. serta laba-laba dapat memangsa imago. Yaitu dengan menggunakan musuh-musuh alami yang ada disekitar persawahan. Secara hayati. Selain gejala tersebut. Pengendalian : 1. Hal ini disebabkan karena ujung daun dipotong oleh larva untuk dijadikan tabung tempat mereka hidup.putih bersifat setempat-setempat dan larva yang terdapat didalam tabung mudah dipindahkan oleh air irigasi yang mengalir. Amerika Selatan dan Australia bagian utara. 2. Selain itu juga terdapat lalat predator Tabanus sp.

Larva M. Ulat grayak menyerang tanaman pada malam hari. mauritia berwarna coklat gelap. tetapi yang paling umum terdapat tiga jenis yaitu: Mythimma separa. walaupun kadang-kadang mengalami eksplosi. Status Hama dan Penyebarannya : Populasi ulat grayak biasanya bersifat local dan peranan musuh alami cukup berarti dalam menekan populasi dibawah ambang ekonomi. Populasi biasanya meningkat pada musim hujan kerena mereka mudah mencari inang arternatif yaitu gulma rumput-rumputan. Larva sangat rentan terhadap insektisida sehingga relative mudah dikendalikan dengan insektisida. separata berwarna merah coklat pucat. Imago betina mampu meletakkan telur sampai sekitar 800-1000 butir. Tubuh larva S. Sebelum disebut ulat grayak. litura berwarna coklat lembayung gelap. Tomafur 3G. ordom Lepidoptera. litura berwarna abu-abu sampai hijau kehitaman. separate mempunyai warna yang bervariasi dari hijau sampai merah jambu. Marshal 200EC. Spodoptera mauritia. separata diletakkan di antara pangkal seludang daun dan batang serta tidak ditutupi oleh rambut-rambut. Banya ulat grayak yang menyerang padi. baik dalam formulasi semprot maupun butiran.telur ulat grayak berbentuk bulat dan diletakkan dalam kelompok-kelompok. mauritia dan S. Ulat grayak dapat dijumpai diseluruh lingkungan pertanaman padi. Imago M. Imago S. Pupa terdapat di pangkal batang (untuk padi gogo) atau pada batang-batang padi (untuk padi sawah) atau didaerah rumput-rumputan sepanjang tepi sawah. Ketiga jenis serangga ini tergolong dalam famili Noctuidae.3. karena kalau akan menyerang tanaman mereka datang secara bergerombol. maurita bewarna hijau gelap dengan kepala yang berwarna coklat terang berbelang-belang. Telur-telur M. litura diletakkan pada helaian daun dan ditutupi oleh rambut-rambut. Telur S. Daerah penyebaran ulat grayak adalah . Spodoptera litura. Secara kimia. Lama hidup imago kurang lebih 7 hari. 6. Larva S. tetapi pada sawah-sawah beririgasi biasanya mereka tidak begitu menimbulkan permasalah yang berarti. hama ini disebut ulat tentara. Adapu bahan kimia yang digunakan adalah Kilto 50EC. Ulat Grayak. Imago S.

yang merupakan perasit telur. Indonesia. dan Trichomma sp.Australia. Sedangkan Cotesia sp. Pembuatan bedengan persemaian agak jauh dari gulma-gulma. Sedangkan pathogen yang dapat menyerang ulat grayak adalah Polyhedrosis virus. Ada beberapa jenis tabuhan parasit diketahui dapat mengendalikan populasi ulat grayak yaitu Telenomus sp. Secara pengendalian hayati. Sri Langka. Yaitu dengan menggunakan musuh-musuh alami yang mempunyai peranan penting dalam menekan populasi ulat grayak sehingga tetap dibawah ambang ekonami. Secara kultur teknis. 2. Larva menjadi lebih aktif pada musim hujan dari pada musim kemarua. Pengendalian : 1. Akan tetapi larva juga kadang-kadang memotong pangkal batang semaian padi dan malai. Brachymeria sp. Filipina. Gejala Serangan : Larva-larva muda ulat grayak hanya memakan daun. Musuh alami lain adalah semut yang mengsa larva serta laba-lab yang memangsa imago. sehingga dapat mencegah ulat grayak pindah dari gulma-gulma tersebut. Cara lain adalah memberantas semua gulma di sawah dan membajak seluruh daerah yang akan di tanami. dan Palexorista lucagus merupakan perasit larva. dan Kepulauan Pasifik. New Zealand. Malaysia. Thailand. Larva yang lebih tua dapat memakan tulang-tulang daundan mengkonsumsi lebih banyak dibandingkan dengan larva yang lebih muda. . mulai dari ujung sampai sepanjang tepi daun. India. Pakistan.

Mereka mulai bermigrasi ke sawah-sawah pada saat tanaman padio membentuk malai. mobilitas. Potensi perkembang biak sangat tergantung pada makanan yang tersedia. Tikus sawah tersebar luas di Negara-negara di Asia Tenggra. Pada fase generatif tikus -tikus akan memakan malai yang terbentukdan bulir-bulir padi yang mulai menguning. dan kemampuan berkembang biak yang tinggi. Gejala Serangan : Tikus dapat menyerang tanaman padi pada berbagai fase pertanaman padi. Tikus sawah dapat disebabkan dari spesies tikus lainnya karena ekornya yang relative pendek. Kehilangan hasil akibat serangan tikus di Asia Tenggara diperkirakan antara berkisar antara 5-60%. Kerusakan akibat serangan tikus bersifat khas. Kemudian mereka membuat terowongan-terowongan di pematangan sawah dan mulai berkembang biak. atau umur varietas yang ditanam tidak sama. ordo Rodentia. Tikus ini lebih menyukai hidup di sawah-sawah yang berpengairan dan bersarang dengan membuat lubang di dalam tanah. Selain itu banyaknya gulmadi pematangan-pematangan sawah dapat menjadi pelindung tikus untuk bersembunyi. yaitu di tengah-tengah petakan sawah tampak gundul. Tikus aktif menyerang tanaman padi pada waktu malam. hanya kira-kira sepanjang tubuhnya. Status Hama dan Penyebarannya : Tikus merupakan hama padi yang cukup penting. sehingga dapat menyebabkan kehilangan hasil secara langsung. Tikus sawah. . Populasi tikus cepat meningkat kalau masa penen mengalami perpanjangan karena tidak serentaknya waktu tanam. Pada fase vegetatif mereka akan memutuskan batang-batang padi sehingga tampak berserakan.7. sedangkan pada siang hari mereka bersembunyi di dalam lubang-lubang atau di semak-semak. tergolong famili Muridae. Tikus sawah. Klas mamalia. Rattus argentiventer. Serangan tikus lebih berat pada musim hujan dari pada musim kemarau. Tikus merupakan salah satu hama yang sulit dikendalikan karena mempunyai daya adaptasi. Tikus sawh dapat menyerang berbagai jenis tanaman pada berbagai fase pertumbuhan. sedangkan bagian tepi biasanya tidak diserang.

. Mengecilkan ukuran pematangan sawah. Sawah yang bersih dari gulma tidak dijadikan tempat berlindung tikus. b. sehingga pada saat-saat tertentu tidak ada tanaman padi disawah. Membersihkan gulma-gulma dari pematang sawah dan disekitar sawah. Secara kimia. Biasanya digunakan belerang yang dibakar diatas sabut kelapa. 3. Secara kultur teknis a. cara ini disebut juga dengan gropyokan. Bisanya gropyokan dikombinasikan dengan pengendalian hayati. Racun terbagi dua racun akut (membunuh dengan segera) dan racun khonis (tidak membunuh dengan segera). Secara mekanik dan hayati. Hama Burung. Membuang gundukan jerami setelah panen. sehingga tikus tidak dapat membuat sarang. sehingga tikus yang lari kerena sarangnya dirusak dapat dikejar oleh hewan tersebut atau dipukul. Hal ini dapat memutuskan siklus hidup tikus. Menanam serempak. Pengemposan dilakukan dengan memasukan gas-gas beracun kedalam liang tikus. Yaitu dilakukan dengan pengemposan dan pengumpanan. c. kerena gundukan ini dapat dimamfaatkan tikus untuk membuat lubang yang tersembunyi sehingga mereka dapat berkembang biak. Pada saat dilakukan gropyokan dibawa juga hewan-hewan predator seperti anjing dan kucing. Sedangkan pengumpanan dilakukan dengan memberikan racun pada bahan makanan yang digunakan sebagai umpan baik itu beras ataupun umbi-umbian. 2. d. 8. kemudian dihembuskan kedalam lubang oleh alat emposan. Racun yang sering digunakan adalah khronis yaitu Klerat RMB.Pengendalian : 1. Pengendalian ini dilakukan dengan pembongkaran sarang-sarang tikus.

Manyar padi. yang paling umum terdapat disawah adalah pipit. Pengendalian : Pengendalian burung-burung hama padi ini dapat dilakukan dengan penanaman serempak menggunakan varietas yang berumur relative sama. 7. Mereka akan berpindah-pindah dari satu sawah ke sawa lainnya mencari bulir padi yang masak. Peking. peking. bondol hitam dan bondol uban memegang peranan yang lebih penting. Lonchura ferruginosa. maka populasi burung-burung ini akan meningkat dengan cepat. Lonchura maja leucocephala. Kedua burung ibi dapat menyebabkan patahnya malai karena sering hinggap secara bersama-sama pada malai tersebut. dan dapat juga dilakukan dengan menggantungkan caset-caset bekas untuk menghalau burung memakan padi sehingga dapat membuat keadaan disekitar . Lonchura punctata punctata. Psittacula alexandri alexandri. sehingga periode tersebut dapat dipersingkat dan populasi burung dapat ditekan. Gejala serangan : Burung-burung hama padi memakan langsung bulir padi yang sedang menguning sehingga menyebabkan terjadinya kehilangan hasil secara langsung. Lonchura leucogastroides.Terdapat beberapa jenis burung yang dapat menjadi hama padi tahap pematangan bulir. Bondol uban. Pipit. 3. Bondol hitam. Di antara burungburung ini. Betet. Membuat orang-orangan sawah atau menggoyang-goyang kaleng kosong hanya mengusir untuk sementara waktu. Di antara jenis-jenis burung tersebut. Gelatik. Burung-burung tersebut adalah: 1. 6. dan bondol. 4. Kalau waktu panen lebih lama karena adanya perbedaan waktu tanam. Ploceus manyar manyar. 2. 5. Cara lain yang dapat dilakukan adalah menjaring kawanan burung atau merusak sarangnya setiap kali ditemukan. Padda oryzivora oryzivora.

Garis-garisnya dapat membesar dan membentuk lepuh yang panjang. bakteri.dan air irigasi. Gejalanya : Infeksi pertama tampak sebagai garis-garis antartulang daun berwarna hijau tua. mengandung air. Penyebab : Bakteri Xanthomonas campestri pv.persawahan seolah ada orang yang dapat memberikan pantulan sinar matahari mengenai kaset yang menyilaukan. embun air hujan. Bakteri ini dapat masuk kejaringan tanaman melalui hidatoda pada tepi daun. Permukaan daun yang lembab melarutkan butiran-butiran tersebut sehingga sel-sel bakteri dapat menyebar dengan bebas. Penyakit Padi. dan ada juga satu kelompok yang disebut penyakit fisiologis yang disebabkan oleh kekurangan unsure hara seperti kekurangan N. Oryzae (X. Cuaca yang sangat basah (lembap) merupakan pendorong bagi keganasan bakteri ini. oryzae). Hingga saat ini di Indonesia penyakit kresek tidak banyak merisaukan petani. atau anakan yang terinfeksi. atau akar yang putus. cendawan. dan tembus cahaya. tetapi tidak menurunkan populasi burung tersebut sehingga tidak efektif. Pada awal pagi hari terdapat lendir yang kemudian mengeras menjadi butiran kecil pada permukaan daun yang terimfeksi. dan gulma yang menjadi inang. Penyakit Bakteri Kresek (Xanthomonas campestri pv. oryzae). B. luka pada daun. Penyerangannya masih sangat terbatas. Sumber penularan bakteri ini adalah benih. Penyakit-penyakit yang umum pada tanaman padi dapat dikelompokkan menurut organisme penyebabnya yaitu. Penyebarannya dilakukan oleh angina yang kencang. virus. Di luar negeri penyakit ini disebut Bakterial leaf blight. 1. jerami. tunggul. P dan K. Tetasan berwarna kehitam-hitaman (warna amber) keluar dari lepuh- . nematode atau cacing. Oryzae (X.

Pusat bercak terdapat bercak-barcak belah ketupat. konidianya berbentuk seperti buahalpokat dan bersel tiga. Sebaliknya tanah yang cukup lembab. 2. Penyebaran konidia cendawan ini dapat terjadi melalui benih dan angina. Seluruh daun dapat dihinggapinya. Tunas yang sakit menguning atau hijau kekuning-kuningan dan akhirnya mongering. konidia ini dibentuk pada ujun suatu tangkai dan umumnya dilepaskan pada malam hari sata ada embun atau angin. Pyricularia di jepang merupakan penyakit yang sangat ditakuti. Padi huma mudah diserang bila cuaca cukup kering. Cendawan ini berkembang biak bila jarak tanam rapat sehingga kelembaban tinggi dan tanaman dipupuk nitrogen secara berlebihan. akibat adanya irigasi dapat menahan penularan. Infeksi dapat menjalar terus kearah titik tumbuh. Hindari penggunaan pupuk N secara berlebihan. Bersihkan singgang dan gulma yang mungkin menjadi inang alternatif di antara musim tanam. Cegah kerusakan pada bibit waktu pemindahan. Bercak Belah Ketupat (Pyricularia oryzae). Cuaca yang lembab. Pengendalian : Menanam varietas yang tahan seperti IR 38. Sisa tanaman di lapang dan inang lain terutama jenis padi-padian (famili graminae) yang terimfeksi dapat menjadi sumber penularan bagi pertanman padi berikutnya. Penyebabnya : Cendawan Pyricularia oryzae. bahkan yang sangat kering dapat merangsang infeksi. Bilamana titik tumbuh sudah dirusak. dan lain-lain. Gunakan benih dari tanaman yang sehat. Tetesan ini penuh dengan bakteri dan dapat mengering. maka seluruh rumpun padi dapat mengering. Setiap stadium pertanaman padi dapat diserang. warnanya berubah menjadi hijau pucat bercampur kelabu. Pusat bercak berwarna kelabu atau keputih-putihan .lepuh tersebut. Gejala : Pada daun dan pelepah daun terdapat bercak-bercak belah ketupat. Dewi Ratih.

Bila penyakit terjadi pada tanman yang rentan dan kondisi lingkungannya lembap. dan kerentanan tanaman. Gunakan benih yang bebas penyakit. sehingga batang membusuk dan mudah rebah. Delsene MX 200. Kasumin 20 AS. Singkarak. Tondano. Fongorene 50 WP. Batangpun dapat terimfeksi akibat penularran dari pelepah daun. Bercak coklat (Helminthosporium oryzae). Penyebabnya : . Pengendalian : Dengan menanam varietas yang tahan seperti Sentani. maka penyakit yang namanya Bercak coklat Helminthosporium oryzae itu oleh rakyat dengan spontan diganti dengan nama daerah “si Totol”. Tampak adanya bercak-bercak sawo matang kehitamhitamandan tampak mengerikan. maka bercak dapat meluas dan bersatu sehingga dapat mengakibatkan rusaknya sebagian besar daun. Pupuk yang seimbang. sehingga penyakit ini disebut pula busuk leher.dengan pinggiran berwarna coklat. Untunglah berasnya tidak mengalami perubahan kualitas. Namun si Untung tidak beruntung untuk menghadapi penyakit si Totol. Oleh karena gejala totol tersebut. Sanitasi lapangan. umur bercak. dan menghidari pemupukan Nitrogen yang berlebihan. Jika perlu semprot dengan fungisida seperti Benlate T20/20 WP. 3. Ukuran dan warna bercak ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi linglungan. Kelara. Padi cere (tidak berbulu) banyak yang peka terhadap penyakit ini. Penyakit Bercak coklat Helminthosporium telah lama dikenal petani Indonesia. Daundan gabahnya diserang. Bila infeksi ini terjadi kehampaan pada bulir. oleh rakyat daerah cirebon diberi nama si Untung. dengan cara memusnahkan sisa tanaman dan inang lain yang berpenyakit. Tangkai malai dapat membusuk dan patah. Kasumiron 25/1 WP. Oleh kerena hasilnya pada waktu itu istimewa tingginya. Namanya Telakacheri. IR 48. Pada tahun 1938 pernah dianjurkan untuk menanam padi yang berasal dari India. Jarak tanam jangan terlalu rapat sehingga kelembapan dalam pertunaman tidak terlalu tinggi.

Kebanyakan bercak mempunyai warna kuning disekililingnya. berbentuk silindris. Cendawan ini terutama merusak pada kondisi yang lembap. Penularan terjadi lewat udara. bulir. Gejalanya: Bercak terutama pada daun.dan bagian tengahnya agak melebar. Konidia ini dapat disebarkan oleh angina dan dapat terbawa benih. 4. Dapat jagu dilakukan dengan menggunakan penyemprotan fungisida yang diberikan pada masa anakan maksimum. agak melengkung. berwarna coklat gelap. Infeksi terjadi persis sebelum pengisian bulir. dan Digitaria sp. dan tanaman yang dipupuk N dengan dosis tinggi. mendung pada masa pembungaan. Citarun. dan lainlainnya. Serayu. Pengolahan tanah yang cukup. Sanitasi lapangan. . Menggunakan benih yang sehat atau memberi perlakuan fungisida atau air panas pada benih. tetapi dapat pula terjadi pada tangkai malai.Cendawan Helminthosporium oryzae atau Drechslera oryzae (Cochliobolus miyabeanus). Sisa tanaman di lapang dan beberapa jenis gulma seperti Leersia sp. Konidia H. Bercak muda bebentuk bulat kecil. Penyebabnya : Sebagai penyebab penyakit ini adalah cendawa ustilaginoidea virens. yang terrinfeksi dapat menjadi sumber penularan. Bercak yang sudah tua berukuran lebih besar. Cynodon sp. pengairan dan drainase yang baik sehingga akar tumbuh dengan baik. dan batang. Konidia ini dibentuk pada tangkai sederhana yang tumbuh pada bercak. bewarna coklat dengan pusat kelabu. Memberikan pupu yang seimbang terutama pupuk K yang cukup. Pengendalian : Dengan menanam varietas yang tahan seperti Asahan. Hangus palsu (ustilaginoidea virens). oryzae berwarna coklat. banyak hujan.

berdiri tegak. Kerdil hampa. Ada dua jenis penyakit kerdil yang mempunyai cirri-ciri khas yaitu buku-buku batang padi sangat pendek pertumbuhannya. namun kecil-kecil. kemudian menjadi hijau gelap. dan bernoda hita. gumpalan spora tersebut mula-mula berwarna kuning sampai oranye. dibawah ukuran normal. Gejala-gejala penyakit virus tersebut yang sudah lama dikenal dijepang. Selain dinegara-negara tersebut juga sudah dikenal di pilifina dan kemudian menyebar ke Indonesia. 5. Tetapi wereng hanya merupakan alat angkutan dari penyakit virus kerdil.Gejala : Bulir-bulir padi berubah menjadi gumpalan spora yang berukuran sampai 1cm. Akibatnya rupun padi tampak kerdil. Penyebabnya : Virus kerdil hampa adalah penyebab penyakit ini. sehingga tampak sebagai kelebihan bibit yang ditanam dipertakan sawah. buahnya . Giri khas lainnya ialah. warna hijau kekuning-kuningan hingga kuning. Pengendalian : Pengendalian penyakit ini biasanya tidak diperlukan kerena luas dan intensitas serangannya umumnya rendah. Cara yang masih bisa dilakukan adalah penggunaan varietas yang tahan. Bila sampai dapat membentuk mayang dan berbunga. Gejala Penyakit tanaman kerdil yang pertama ialah penyakit ruput kerdil. rumpun yang dihinggapi virus tadi membentul banyak anak. mengakibatkan daun padi tetap pendek-pendek. pada mulanya diduga sebagai akibat serangan hama wereng. Virus ini dapat di tularkan oleh wereng coklat (Nilaparvata lugens).

Cabut dan musnahkan tanaman yang terinfeksi. jumlah anakan tidak atau sedikit berkurang.pun akan hampa dan warnanya coklat tua. Yang kedua ialah penyakit rumput kerdil mengakibatkan daunnya menggulai dan warnanya putih kekuning-kuninggan. Penyakit ini hingga sekarang penularangnya masih terbatas di jepang. 6. tidak ada salahnya bila kita mengetahui penyakit virus ini. Penyebabnya : Virus tungro padi. . Asahan. Bulir-bulirnya tertutup bercak coklat dan beratnya kurang disbanding bilir normal. Cabut dan musnahkan tanaman yang terrinfeksi agar tidak menular ketanaman sehat. Kemungkinan penyakit ini menjadi tantangan baru bagi petani Indonesia. Gejalanya : Tanaman yang terinfeksi menjadi kerdil. terutama Nephotettix virescens. Masa berat atau rotasi dengan tanaman palawija di antara musim tanam padi dapat mengurangi terjadinya penyakit ini. Malai tanaman yang terindeksi biasanya kecil dan keluar tidak sempurna. Warna daun biasanya berubah menjadi kuning kemerah-merahan atau oranye mulai dari ujung daun. Tungro. Pengendalian : menanam varietas yang tahan terdapat virus tungro atau penularnya. Berantas serangan penularannya dengan menggunakan insektisida. Citarum. Namun. Virus ini ditularkan oleh wereng daun. Daun muda mungkin menjadi belang atau bergari-garis hijau pucat. Cisadane. Pengendalian : Dianjurkan untuk menanam varietas yang tahan seperti Berantas.

daun hingga bunga padi. Jenis padi ini tumbuhnya memanjang mengikuti ketinggian air. Di daerah Malaysia dan Birma dinyatakan bahwa nematode banyak menyerang padi rawa. Kebanyakan jenis padi yang mendapat serangan nematode adalah jenis yang bentuk akarnya kasar.7. Jenis padi yang akarnya halus praktis tidak diganggu oleh nematoda. namun dapat menyusup kedalam jaringan-jaringan batang. Bila akar tanaman padi rusak maka daya regenerasi padi yang bersangkutan tidak cukup kuat untuk tumbuh. Penyebabnya : Jenis nematoda yang banyak menyerang tanaman padi adalah Tylenchus oryzae. walaupunmasih berumur 1 minggu. Pengendalian : Dapat dilakukan dengan mengatur jumlah air yang ada didalam petakan sawah. Gejalanya : Nematode ini menyerang akar tanaman padi. Selain menyerang tanaman padi yang sudah berumur. persemaian pun mudah menjadi sasarannya. Penyakit Sebagai Akibat Kekurangan Zat Mineral. sehingga nematode yang menyerang tidak dapat memanjang. Gejala-gejala penyakit malnutrition sering . Kekurangan zat mineral dapat dismakan dengan penyakit HO (hongeroedeem = malnutrition = kekurangan gizi) pada manusia. sehingga mengakibatkan mayang padi menjadi mengkerut. Penyakit Nematoda Penyakit yang telah lama dikenal petani Indonesia adalah penyakit mentek. yang agak terhalang hingga terhenti. maka dapat dipastikan pertumbuhan keseluruhannya akan terhalang. 8. yang diakibatkan oleh jenis Tylenchus. Salah satu akibat yang jelas merugikan adalah pertumbuhan mayangnya. dengan kata lain sebagian besar dari batangnya terendam air. Jenis ini tidak cukup merusak akar saja.

bercampur baur dengan penyakit lain. dan K adalah sebagai berikut : 1. Kekurangan zat P (Pospat). Gejala-gejala kekurangan zat ini adalah : Anaknya kurang. . P. walaupun sudah mendekati pemungutan hasilnya. Tanaman keseluruhan tampak tetap hijau. Pembentukan gabah tiap-tiap malai sangat berkurang. sedangkan daunnya terkulai. demikian pula tinggi batangnya. Kebanyakan zat N akan mengakibatkan tanaman tumbuhnya terlalu subur. Warna kuning jingga seluruh daun lambat laun berubah menjadi sawo matang kemerah-merahan. Daun yang tua berwarna jingga muda atau kuning. kemudian mongering. daunnya berdiri tegak lurus dan berwarna kebiru-biruan. Tanah yang banyak mengandung kapur juga banyak kekurangan zat ini. Daun tanaman seluruhnya menguning. 3. Pada umumnya tanaman padi yang kekurangan zat pospat tampak terhambat pertumbuhannya. Kekurangan zat N. Daun yang sudah agak tua pucuknya menguning. batangnya lemas sehingga tiap-tiap rumpun meduh rebah. Gejala yang khas dari kekurangan zat N. anaknya kurang. Pembentukan gabah tiap-tiap malainya sangat berkurang. Di luar negri dinyatakan bahwa kebanyakan zat stikstof memudahkan serangan cendawan Piricularia oryzae. demikian pula pinggiran daunnya. Tunasnya sangat berkurang. Untuk menghindarkan kekurangan zat N perabukan dengan Urea dan ZA sangat dianjurkan. Kekurangan zat k (Kalium) Kekurangan zat kalium banyak terjadi ditanah yang banyak mengandung pasir. 2. Hasilnya sangat menurun. Akarnya berwarna sawo matang.

Commelina Benghalensis. pematang pinggir jalan. Gulma ini banyak terdapat di Negara-negara Nepal. gulma ini dianggap semusim pada daerah beriklim sedang dan dianggap tahunan pada daerah beriklim tropis. Kompetisi ruangan tempat tumbuh dengan tanaman padi. Gulma ini akan berakar dalam tanah yang jenuh air tetapi dapat bertahan hidup setalah tanah menjadi kering. sepanjang tanggul. tebingtebing saluran irigasi. C.Kekurangan zat kalium sering terjadi. Habitat hidup gulma ini banyak ditemukan di ladang pada padi gogo. Gewor. C. Benghalensis mungkin terluka pada waktu . dan dalam bahasa jawa Branbangan. jika tanah lembab dan subur. Tumbuhan pengganggu atau gulma adalah salah satu penyebab utama rendahnya produksi padi di Indonesia. bilamana iklim mendadak menjadi kering atau pengairan mendadak terlambat. Commelina Benghalensis. Tumbuhan Pengganggu dan Cara Pengendaliannya (Gulma Padi). Jenis gulma ini adalah gulma berdaun lebar. Kekurangan kalium dapat diatasi dengan perabukan Zwavelzure Kali atau Patent Kali. misalkan didaerah persawahan rawa. Gulma-gulma ini secara langsung mengurangi produksi padi yang disebabkan oleh : Kompetisi (persaingan) pengambilan unsur hara dengan tanaman padi. Filipina dan Indonesia khusnya didaerah Kalimantan. Commelina Benghalensis akan tumbuh paling baik. jeboran. Kali Kangdang. Cirri-ciri khas dari gulma ini adalah daun yang lebar dan panjang daun 6-10 cm. Kompetisi mendapatkan cahaya matahari dengan tanaman padi. namun dapat bertahan dalam tanah yang mengandung pasir atau yang berbatu. pelepah daun berambut coklat kemerah-merahan. sehingga mengakibatkan kekeringan. Gragos. disebut juga dalam bahasa sunda Tali Said. India. bunga berwarna biru. Jenis-jenis tumbuhan pengganggu atau gulma yang menurunkan hasil tanaman padi adalah sebagai berikut : 1.

pematang pinggir jalan. Jepang. namun tumbuhan ini pendek. Korea. Monochoria Vaginalis tergolong kedalam gulma berdaun lebar. got dan juga banyak terdapat disawah. dan dalam bahasa jawa disebut Wewehan dan Bengok. kepala putik yang melengkung. sepanjang saluran. dan akarnya hanya dekat permukaan tanah dan tidak dapat bersaing dengan gulma lain untuk mendapatkan sinar matahari dan hara tanah. tebing-tebing saluran irigasi. Filipina. India. indica adalah Nepal. Monochoria Vaginalis. Monochoria Vaginalis disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Eceng lembut. Monochoria Vaginalis dianggap gulma semusim. 2. Gulma ini banyak dijumpai dilahan persawahan yang kering. C. Negara-negara yang paling gawat dilanda E. indica digolongkan kedalam gulma rumput-rumputan. ciri dari gulmi ini adalah daun berbentuk jantung yang mengkilat. Gulma ini berakar dalam Lumpur dan bagian atas tumbuh diatas air. Eleusine indica. Muang Thai. sawah yang tergenang. 3. Di daerah tropis pada musim kemarau atau bila tanah tidak lembab E. Jepang. bunga berwarna biru dengan kedudukan yang berlawanan dengan kedudukan daun. indica tumbuhnya kurang baik. gulma ini berbunga pada panjang . dan dalam bahasa jawa disebut Lulangan. pada sepanjang tanggul. Cirri khas dari gulma ini adalah karangan bunga berbentuk kicir air. dan Indonesia. Malaysia. Monochoria Vaginalis sering menghasilkan bobot basah yang lebih tinggi di sawah dari pada spesies gulma lain. disebabakan habitat hidupnya terdapat pada genangan air bersih. Eleusine indica disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Lelulangan. Malaysia.pengolahan tanah. India. dataran Lumpur di sungai. Negara-negara yang paling gawat dilanda gulma ini adalah Nepal. E. Filipina. Benghalensis menjadi rimbun dan akan menutupi tanaman yang rendah. dan Indonesia. namun batang-batang yang terpotong dapat bertahan hidup di permukaan tanah dan berakar lagi.

Bangladesh. Digitaria ciliaris banyak ditemukan dilahan kering dan persawahan. India.hari dari 6 sampai 16 jam. Digitaria ciliaris toleransi terhadap suhu tinggi da dapat menunjukkan pertumbuhan maksimum di kala tanaman lain mengalami tekanan akibat cuaca panas dan kering. Nepal. India. Nepal. Gulma ini bejenis rumpur-rumputtan dan digolongkan kedalam gulma tahunan. Malaysia. E. Muang thai. panjang anak bulir 2-3 mm. 5 Digitaria ciliaris. Filipina. Malaysia. selalu tanpa bulu. Filipina. Cirri khas dari gulma ini adalah pertumbuhan sedikit menyebar. dan Indonesia. Gulma ini mempunyai bibit yang muda mirip tanaman padi. Gulma ini berjenis 6. tanaman padi sudah rusak. gulma ini banyak ditemukan di lahan kering dan sawah. Bhutan. karangan bunga pajang 6-12 cm. dan dalam bahasa jawa disebut Tuton. Muang thai. Gulma ini banyak terdapat di asia yaitu pada Negaranegara yang paling gawat dilanda Echinochloa colona adalah Pacistan. . 4. indica didaerah tropis memerlukan waktu 5 minggu untuk menjalani daur reproduksi yang sempurna. Gulma ini sangat kuat bersaing karena akarnya sangat cepat menyebar di atas permukaan tanah. relative lebar. tinggikurang dari 1m. Gulma ini merupakan pesain yang tangguh dan mampu mengungguli tanaman padi secara sempurna jika pengolaan bawah jelek. helayan daun relative sempit. Echinochloa colona disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Jajagoan leutik. Digitaria ciliaris banyak terdapat pada Negara-negara seperti rumput-rumputan dan tergolong kedalam gulma semusim. Pada saat gulma ini dapat dikenal dan dicabut. Echinochloa colona. dan Indonesia. Fimbristylis miliacea. Echinochloa colona dapat tumbuh cepat di waktu musim hujan atau ketika air irigasi berlimpah.

daun pelindung pelidung lebih pendek dari pada bunga. ini menyulitkan pengendalian gulma dengan satu kali pemberian herbisida. gulma ini dianggap gulma tahunan. Habitat hidup Cyperus iria ditemukan didaerah terbuka yang basah. Negara-negara yang paling gawat dilanda Cyperus iria adalah Nepal. Cirri khas dari Cyperus iria adalah akar serabut berwarna merah kekuning-kuningan. Bhutan. dan dalam bahasa jawa disebut Sunduk welut. Negaranegara yang paling gawat dilanda Fimbristylis miliacea adalah Nepal. Linggih alit. Cyperus iria berjenis kadalam teki-tekian dan tergolong kedalam gulma musiman. dan dalam bahasa jawa disebut Jekeng. 7. ditanah basah. Jepang. milicea sangat bersaing dalam hal hara tanah karna akarnya lebih cepat menyebar dari pada akar padi. Babawangan. biji yang bersudut tiga dengan permukaan yang berbinti. Sebab kecembah dari pengecambahan kemudai dapat lolos dari pengendalian itu. Malaysia. tetapi ada perkecambahan yang berlangsung terus selama tanaman itu berkembang. Muang thai. Cyperus iria disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Jekeng. cirri-ciri khas dari gulma ini adalah daun seperti benang kaku tersusun dalam 2 barisan. Jepang. India. F.Fimbristylis miliacea disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Ponon munding. Tumbaran. tetapi tidak akan mapan dalam daerah yang tergenang air. banyak benih berkecambah selama tahap pertembuhan awal tanaman padi. Cyperus iria. tanah kering dan lahan gogorancah. korea. bunga terbuka berwarna kuning-kuningan. miliacea tumbuh baik dalam tanah lembat. diseluruh asia F. India. daun dibawah bunga lebih panjang dari pada bunganya. . daerah tandus yang terbuka dan lembab. Disebatkan karena tumbuhan F. Muang thai. dan Indonesia. Habitat hidup gulma ini banyak di temukan di sawah yang digarap selama musim kemarua. sawah yang terendam. miliacea semakin lama semakin gawat pada sawah. Perkembangan perkecambahan terus menerus dari benih. Fimbristylis miliacea digolongkan kedalam jenis gulma teki-tekian. 8. Malaysia. seperti pada sawah dan rawa-rawa dangkal. Filipina. Sriwit. Cyperus difformis. dan Filipina.

gulma yang tumbuh di dalam rumpun dan di antara barisan tanaman padi dapat dibuang tanpa merusak tanaman padi. Menyeang dengan tangan ialah cara yang paling tua.Cyperus difformis disebut juga dalam bahasa sunda sebagai Jukut papayungan. Menggenangi sampai kedalaman tertentu. Keuntungan menyiangi dengan tangan efektif terhadap gulma muda. amat bayak. Negara-negara yang paling gawat dilanda Cyperus difformis adalah Muang thai. tetapi tidak membunuh teki. paling sederhana langsung dalam mengendalikan gulma di sawah. tetapi dapat bersaing dalam memperebutkan air dan hara. Menyiang dengan tangan. Jepang. Cyperus difformis paling baik tumbuh ditanah subur yang tergenang atau yang sangat lembab. Habitat hidup gulma ini di rawa-rawa yang berumput. tumbuhan ini dapat menutupi tanah dengan cepat karena daur kehidupan yang pendek dan produksi biji yang sangat banyak. tepatnya pada umur padi 30-35 hari disawah dan kedua pada 55-65 hari. Vietnam. Cyperus difformis dapat menjadi gulma yang dominan di sawah bila herbisida yang digunakan itu efektif terhadap rumput.kerugian menyiang dengan tangan banyak memerlukan tenaga kerja tangan dan makan waktu. dan berkumpul dalam karangan bunga berbentu bulat telur. gulmi ini tidak menaungi tanaman padi. Cara pengendalian gulma dapat dilakukan dengan : a. dan Filipina. Bhatah. b. Pengaturan waktu menyiang dengan tangan. Malaysia. Cyperus difformis termaksud dalam jenis gulma teki-tekian dan dapat digolongkan kedalam gulma semusim. Tingkatan penggenangan sawah untuk memberantas gulma golongan rumput dan teki sebagai berikut : . Laos. dan dalam bahasa jawa disebut sunduk weluti. Cirri khas dari gulma ini adalah bunga berwarna kekuningkuningan. Korea. sawah. sepajang sungai atau saluaran. menyiang dengan tangan harus dilakukan pada waktu pertumbuhan dini tanaman. daerah terbuka yang basah.

Cairan. butiran atau granula. menggunakan racun gulma (herbisida). Tabel : racun-racun gulma dan jumlah yang diperlukan. Racun gulma ada 2 bentuk : a.- genangi sawah selama 5-10cm dimulai pada hari ke 5 atau ke 7 sesudah tanam. dimana pemakaiannya adalah dengan menaburkan merata disawah. dimana pemakaiannya dengan menyemprot. Penyemprotan harus merata. Gunakan dosis yang tepat. baik dari golongan rumputan. b. Semprotkanpada saat udara cerah. c. biarkan sawah tetap tergenang selama 14 hari sampai 3 minggu setelah tanam. menggunakan landak. Untuk padi yang ditanam secara tandur jajar lebih mudah dan cepat merumput dengan menggunakan alat landak. yaitu ditolak sepajang barisan tanam. hingga sawah berada dalam keadaan berlumpur. Banyak herbisida yang efektif untuk membunuh gulma. Pada hari ke 22 setelah tanam air dikurangi untuk menekan gulma-gulma. tekimaupun golongan gulma berdaun lebar. Pada saatpenggunaan alat landak ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk berhasilnya pemberantasan : semprotlah pada yang tepat. Nama dagang Bentuk Jumlah Banyak air Waktu . d.

KESIMPULAN Organisme penganggu tanaman (OPT) merupakan faktor pembatas produksi tanaman di Indonesia baik tanaman pangan. bahwa pada pemberian racun gulma. Organisme pengganggu tanaman secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu hama.Saturn Hedonal G Agroxone GG Saturn EC Hedonal M Agroxene S Zelan D butiran butiran butiran cairan cairan cairan tepung digunakan/hektar 25 kg 25 kg 25 kg 4 liter 2 liter 2 liter 2 kg campuran 375 liter 375 liter 375 liter 375 liter Campuran dari pupuk urea pemberian 3-5 hari slt 3-5 hari slt 3-5 hari slt 3-4 hari slt 3-4 hari slt 3-4 hari slt Pada saat memupuk Perlu diperhatikan. hortikultura maupun perkebunan. penyakit dan . air disawah tidak lebih dari 3-5 cm dalamnya dan tidak kering selama 10 sampai 14 hari setelah semprot atau penaburan racun.

DAFTAR PUSTAKA Harahap. Penggerek batang padi. dan ruang. Penyakit pada padi. PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADI. Penyakit Bakteri Kresek. budi. hama banyak ditemukan di Negaranegara benua asia. Penebar Swadaya. Selain hama. dan penyakit yang menjadi perhatian serius adalah gulma. air. Tikus sawah. disebabkan oleh cendawan. Bercak coklat. hayati. Penyakit Nematoda. virus. 2. Bercak Belah Ketupat. viroid. . dapat disebabkan oleh serangga. 1989. Cyperus difformis. kimia. Eleusine indica. Hama menimbulkan gangguan tanaman secara fisik. dan mekanisasi. fitoplasma.gulma. 3. Sedangkan penyakit menimbulkan gangguan fisiologis pada tanaman. Tungro. Jakarta. Echinochloa colona. Hama. penyakit dan gulma yang termaksud pengganggu tanaman padi. Monochoria Vaginalis. vertebrata. Beberapa golongan hama. penyakit. Penyakit. Cyperus iria. Identifikasi dan Batasan Masalah yang menjadi pokok bahasan adalah Hama pada padi. Cara penanggulangi organisme pengganggu tanaman padi dapat dilakukan dengan kultur tehnik. Tanaman yang tumbuh di sekitar areal tanam/persawahan mengganggu karena menjadi pesaing tanaman padi dalam memanfaatkan unsur hara. antara lain: 1. moluska. Gulma pada Padi. Digitaria ciliaris. Kepinding Tanah. tungau. Penyakit Sebagai Akibat Kekurangan Zat Mineral. Hama Burung. Pengganggu tanaman seperti gulma. PT. Hama Putih. sakti idham dan Tjahjono. bakteri. Gulma Commelina Benghalensis. Kerdil hampa. Ulat Grayak. Walang sangit. Hama wereng. Hangus palsu. nematoda dan tumbuhan tingkat tinggi.

Yogyakarta. Bandung. Rismunandar. PENGANTAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN. . International Rice Research institute. Gadjah Mada Universitas Press. Semangun. Aswar. 1996. PEDOMAN BERCOCOK TANAM PADI. 1981. Sinar Baru Algensindo. Tropical Asia. PENYAKIT TANAMAN PANGAN DAN PEMBASMIANNYA. Banda Aceh.IPRI. 1985. 1990. WEED PEST OF RICE. RDC Unsyiah. haryono.