Penyelesaian Soal

1. Tunjukan bahwa f (x) =
x
kontinu untuk semua x.
Jawab :
) ( grafik dari x f
=
x
jelas terlihat bahwa grafik kontinu.
Kalau ada penyimpangan mungkin di titik x
o
=0
(i) f (0) = 0
(ii)
) 0 ( ) (
lim
0
·

x f
x
(iii)
) 0 ( ) (
lim
0
f x f
x
·

Maka f (x) kontinu di titik x = 0 berarti f (x) kontinu untuk semua harga x.
Y

x

x

0 x
¹
'
¹
> −
≤ +
·
1 x jika 3
x jika 3
) ( dari s kontinuita Selidiki . 2
x
x
x f
Jawab:
Fungsi menunjukan di titik x = 1
( )
( ) 2 3 3
4 3
lim
lim
1
1
· −
· +
+ →

x
x
x
Untuk x = 1. limit kiri # limit kanan, maka
. kan didefinisi dapat tak ) (
lim
1
x f
x→
Fugsi diskontinu untuk x = 1
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 1
y
4
2
-3 3 x
¹
'
¹
·
≠ ≥ −
·
3 x jika 2
3 jika 3
) ( . 3
x x
x f
Jawab : f (3) = 2

0 3
0 3
lim
lim
3
3
· −
· −
+ →
− →
x
x
x
x

) 3 ( ) (
i tetap 0 ) (
lim
lim
3 x
3
f x f
x f
x

·


Fungsi diskontinu di titik x = 3
4. Selidiki kekontinuan
( )
( ) ( ) − +

·
x x
x f
3
1 3
) (
Jawab:
Fungsi rasional ini akan diskontinu di titik x yang memberi nilai nol untuk
Penyebut.
¹
¹
¹
'
¹
>
·
< −
·
0 x jika x
0 x jika 0
0 jika 1
) ( dari n kekontinua Selidiki . 2 x f
Jawab :

( )
( )
ada tidak ) (
1 ) (
1 1 ) (
lim
lim lim
lim lim
0
0 0
0 0
·
· ·
· − ·

+ → + →
− → − →
x f
x x f
x f
x
x x
x x
Fungsi diskontinu di titik x = 0
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 2
y

y = x
x
¹
¹
¹
'
¹
≥ +
< < −
≤ +
·
2 x jika 3 x
2 x 1 jika 3x 8
1 x jika 3 x 2
) ( dari n kekontinua Selidiki . 2 x f
Jawab :
( )
( )
( )
( )
2 dititik diskontinu fungsi ada. tidak ) (
5 3 ) (
2 3 8 ) (
1 titik di kontinu fungsi . 5 ) 1 ( ) (
5 3 8 ) (
5 ) 1 ( dan 5 3 2 ) (
lim
lim lim
lim lim
lim
lim lim
lim lim
2
2 2
2 2
1
1 1
1 1
·
· + ·
· − ·
· · ·
· − ·
· · + ·

+ → + →
− → − →

+ ← + →
− → − ←
x x f
x x f
x x f
x f x f
x x f
f x x f
x
x x
x x
x
x x
x x

Y
5
3
x
2 / 3 − 1 2
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 3
Soal – Soal Tambahan
1. Selidiki kekontinuan fungsi
( ) ( )
¹
¹
¹
'
¹

− +
·
2
1
1 3 3 2
) (
x
x
x f
jika x # 1
Jika x = 1
2. Selidiki kekontinuan fungsi
4
16
) (
2
4


x
x
x f
3. Selidiki kekontinuan fungsi
3
3
) (


x
x
x f
4. Selidiki kekontinuan fungsi
( ) 4 x jika , 4 x jika
1
4
5
) ( · ≠
¹
¹
¹
'
¹
− x x f
5. Selidiki kekontinuan fungsi
x
x
x f
1
1
2 1
2 1
) (
+

Jawab 3.4
1. Diskontinu di x = 1
2. Kontinu untuk 2 dan 2 ≠ − ≠ x x
3. diskontinu di x = 3
4. Diskontinu di x = 4
5. Diskontinu di x = 0
4.1. Penambahan
Penambahan x ∆ dari variable x adalah perubahan dalam x kalau bertambah atau
berkurang dari satu x = x
0
menuju x = x
1
dalam daerahnya. Untuk x ∆ = x
1
– x
0
dapat
ditulis x
1
= x
0
+ x ∆ . Jika terhadap vaeiabel x diberi penambahan x ∆ dari x = x
0
dan
fungsinya y = f (x) karenanya memeproleh tambahan x ∆ = f (x
0
+ x ∆ ) – f (x
0
) dari y =
f. maka pernyataan.
x Perubahan
y perubahan
·


x
y
Disebut perubahan rata – rata dari fungsi pada interval x = x
0
dan x = x
0
+ x ∆
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 4
4.2. Turunan
Turunan fungsi y = f (x) terhadap x di titik x = x
0
didefinisikan sebagai
Andaikan limitnya ada dan ditulis sebagai f (x). limit disebut juga perubahan rata-rata y
terhadap x ditulis di titik x = x
0
.
Ambilah P(x
0
, y
0
) dan Q (x
1
, y
1
) maka x ∆ = x
1
– x
0
dan x ∆ = y
1
– y
0
. jika titik Q
mendekati P menyusur lengkung maka x ∆ mendekati nol. Untuk
, 0 → ∆x
maka garis
potong PQ akan bergeser sehingga menempati garis singgung di P. Condong garis
singgung di P diberikan oleh :
( ) ( ) ( ) ( )
x
x f x x f
x
x f x f
dx
dy
x x

− ∆ +
·


·
→ ∆ → ∆
0 0
0
0 1
0
lim lim
y

Q
y
1
y
0

0 x
0
x
1
Ketentuan ; fungsi f (x) disebut dapat didiferensir di titik sebagai x
1
, jika f (x
1
) ada.
Fungsi f (x) disebut dapat didiferensir jika fungsi dapat diturunkan di setiap titi di
dalam dominannya. Jika fungsi f (x) dapat didifrensir di x
1
, maka f (x) kontinu di titik
x
1
. Suatu fungsi f (x) yang kontinu di titik x
1
belum tentu dapat didirensir di titik x
1
(perhatikan !)
4.3. Penyelesaian Soal
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 5
( ) ( )
x
x f x x f
x
f
x
y
x x x

− ∆ +
·


·


∆ → ∆ → ∆
0
lim lim lim
0 0
1. Tentukan
dx
dy
untuk fungsi 4
2 3
− − · x x y dititik x = 0 dan y = 1 −
Jawab
( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( )
( ) ( ) { }
( ) ( ) ( ) ( ) 5 1 2 1 3 , 0 0 2 2 0 3
2 3 1 3 2 3
1 3 2 3
1 3 2 3
4 2 3 3
4
2
1 0
2 2 2
0
2 2
3 2 2
2 2 3 2 2 3
2 3
lim
· − − − ·

,
_

¸
¸
· − ·

,
_

¸
¸
− · ∆ + ∆ − + − ·
∆ + ∆ − + − ·


∆ + ∆ − + ∆ − · ∆
− ∆ − ∆ − − ∆ + ∆ + ∆ + ·
− ∆ + − ∆ + · ∆ +
− · ·
→ ∆
x x
x
dx
dy
dx
dy
x x x x x x x
dx
dy
x x x x x
x
y
x x x x x x y
x x x x x x x x x x
x x x x y y
2. Carilah turunan dari fungsi y =
1
1
− x
dititik x = 1 dan x = 3
Jawab :
( )
( )
( ) ( )
( ) ( )
( ) ( )
( ) ( )
( )( )
( )
( )
( )
1
2 3
1
1
2 1
1
2
1

2 2
1

2 2
1

2 2

2 2
2 2

2
1
2
1

2
1
2
3
2
1
2
0
lim
− ·


·

,
_

¸
¸
− ·


·

,
_

¸
¸


·
− ∆ + −
·
− ∆ + −

·


− ∆ + −
∆ −
·
− ∆ + −
− ∆ + − −
·


− ∆ +
· ∆
− ∆ +
· ∆ +
·
·
→ ∆
x
x
x
dx
dy
dx
dy
x
x x x dx
dy
x x x x
y
x x x
x
x x x
x x x
x x x
y
x x
y y
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 6
3. Hitunglah f (x) jika diberikan f (x) =
x
Jawab :
Y

Untuk x < 0, maka f (x) = -1
dan f (x) = -1

x

x
Untuk x > 0, maka f (x) =x
Di titik x = 0, maka f (x) = 0.
x
0
Dan
( ) ( ) ( ) ( )
x
f x f
x
x f x x f
x x

− ∆ +
·

− ∆ +
→ ∆ → ∆
0 0
lim lim
0 0


x
x
x


·
→ ∆
lim
0
1 untuk
lim 0
0
,
− ·


→ ∆
− → ∆

x
x
maka x
x
limit kiri limit kanan
1 untuk
lim 0
0
,
+ ·


→ ∆
+ → ∆
+
x
x
maka x
x

x
x
x

→ ∆
lim
0
tak ada
Maka fungsi tidak dapat didiferensir di titik x = 0. Tetapi jelas fungsi kontinu di
titik x = 0. ini contoh dari suatu fungsi yang kontinu di suatu titik tetapi tidak
dapat. Didiferensir di titik tersebut. (Perhatikan !)
4. Carilah koordinat titik puncak parabola y = x
2
– 4x + 1.
Jawab.
Garis singgung pada puncak parabola dengan persamaan tesebut sejajar sumbu
x. Condong diberikan oleh:
3 1 8 4 2 0 4 2 − · + − · → · → · − · y x x
dx
dy
Puncak P ( 2, - 3)
5. Tentukan penambahan volume dari balon berbentuk bola jika jari-jarinya
bertambah dari r menjadi r r ∆ +
Jawab :
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 7
( )
( ) ( ) { }
( ) ( ) ( ) { }
( ) ( ) { }( ) r r r r r
r r r r r V
r r r r r r r V
r r
V V r V
∆ ∆ + ∆ + ·
∆ + ∆ + ∆ · ∆
− ∆ + ∆ + ∆ + · ∆
∆ + ·
∆ + → ·
2 2
3 2 2
3 2 2 3
3
3
3 3
3
4

3 3
3
4
3
3
4
3 3
3
4
3
4


3
4
π
π
π π
π
π
6. Latihan dengan persamaan s = t
2
+ 3t. hitunglah kecepatan sesaat waktu t = 2
Jawab :
( ) 7 3 2 2 3 2
2
· + ·

,
_

¸
¸
→ +
· t
dt
ds
t
dt
ds
6. Lintasan dengan kecepatan persamaan s = (3t2 + 5) m dan t berubah dari 2
sampai 3 detik. Hitunglah kecepatan rata-rata .
Jawab :
( ) ( ) ( ) { } ( )
( ) ( ) { } ( )
( ) ( )
( )
( ) ( ) ik m
t
s
t t t t
t
s
t t t
t t t t t
t t t t s t t s s
det / 15 1 3 2 6
1 2 3 , 2 , 3 6
3 6
5 3 5 3 6 3
5 3 5 3
0
2
2 2 2
2 2
· + ·


· − · ∆ · ∆ + ·


∆ + ∆ ·
+ − + ∆ + ∆ + ·
+ − + ∆ + · − ∆ + · ∆
7. Hitunglah condong lengkung
1
4
+
·
x
y di titik x = 1
Jawab :

( ) ( )
( ) ( )
( ) ( )
( )
( ) ( )
( ) ( )
y
x
x
dx
dy
x x x x
y
x x x
x
x x x
x x x
x x x
y
x y x x y y


→ ∆
·
+ ∆ + +

·


+ ∆ + +
∆ −
·
+ ∆ + +
∆ + + − +
·
+

+ ∆ +
· ∆
− ∆ + · ∆
lim
0
1 1
4
1 1
4

1 1
1 . 4 1 4

1
4
1
4
) ( ) (

( ) ( )
( )
( )
1
4
4

1 1
4
1
4

1 1
4

2
1
2
0
lim
− ·

·
+

·

,
_

¸
¸
+

·
+ ∆ + +

·
·
→ ∆
x
x
dx
dy
x
x x x
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo, Bc. TT.
MATEMATIKA TEKNIK I 8

Selidiki kekontinuan f = ( x) Jawab: Fungsi rasional ini akan diskontinu di titik x yang memberi nilai nol untuk Penyebut.y 4 2 -3  x−3≥ f ( x) =  2 Jawab : f (3) = 2 jika x ≠ 3 jika x = 3 x−3 = 0 x−3 = 0 3 x 3. − 1  Selidiki kekontinua n dari f ( x) =  0  x  Jawab : jika < 0 jika x = 0 jika x > 0 ( 3 − 1) ( x + 3)( x − ) lim f ( x) = lim ( − 1) = 1 lim f ( x) = lim ( x ) = 1 lim f ( x) = tidak ada x →0 − x →0 − x →0 + x →0 + x ←0 Fungsi diskontinu di titik x = 0 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. lim x →3− lim x −3 x →3+ lim f ( x) = 0 tetap i lim f ( x) ≠ f (3) x ←3 Fungsi diskontinu di titik x = 3 4. Bc. MATEMATIKA TEKNIK I 2 . TT. 2. Bambang Hutomo.

MATEMATIKA TEKNIK I 3 .fungsi kontinu di titik x = 1 lim f ( x) = lim ( 8 − 3x ) = 2 x→ 2− lim f ( x) = lim ( x + 3) = 5 x→ 2+ x →2+ lim f ( x)tidak ada.y y=x x 2. fungsi diskontinu dititik x = 2 x→ 2 Y 5 3 x 1 2 − 3/ 2 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bc.  2x + 3  Selidiki kekontinua n dari f ( x) =  8 − 3x  x +3  Jawab : jika x ≤ 1 jika 1 < x < 2 jika x ≥ 2 lim f ( x) = lim ( 2 x + 3) = 5 dan f (1) = 5 x ←1− x →1− lim f ( x) = lim ( 8 − 3x ) = 5 x →1+ x ←1+ lim f ( x) = x →1 x →2− f (1) = 5. TT. Bambang Hutomo.

Bc.1. Jika terhadap vaeiabel x diberi penambahan ∆x dari x = x0 dan fungsinya y = f (x) karenanya memeproleh tambahan ∆x = f (x0 + ∆x ) – f (x0) dari y = f. TT. 4. 3. jika x ≠ 4 .4 1. MATEMATIKA TEKNIK I 4 . Selidiki kekontinuan fungsi  ( 2 x + 3)( 3 − 1)  f ( x) =  x −1 2  jika x # 1 Jika x = 1 2. Penambahan Penambahan ∆x dari variable x adalah perubahan dalam x kalau bertambah atau berkurang dari satu x = x0 menuju x = x1 dalam daerahnya. Untuk ∆x = x1 – x0 dapat ditulis x1 = x0 + ∆x .Soal – Soal Tambahan 1. Bambang Hutomo. Diskontinu di x = 4 5. jika x = 4 x 4 − 16 x2 − 4 x−3 x−3 Selidiki kekontinuan fungsi f ( x) Jawab 3. Diskontinu di x = 1 1 − 21 x 1 + 21 x 2. Kontinu untuk x ≠ −2 dan x ≠ 2 3. Diskontinu di x = 0 4. ∆y perubahan y = ∆x Perubahan x Disebut perubahan rata – rata dari fungsi pada interval x = x0 dan x = x0 + ∆x PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Selidiki kekontinuan fungsi f ( x) Selidiki kekontinuan fungsi f ( x) Selidiki kekontinuan fungsi  5  f ( x)  ( x − 4 ) 1  5. diskontinu di x = 3 4. maka pernyataan.

fungsi f (x) disebut dapat didiferensir di titik sebagai x1. Jika fungsi f (x) dapat didifrensir di x1.3. Bambang Hutomo. MATEMATIKA TEKNIK I 5 . jika titik Q mendekati P menyusur lengkung maka ∆x mendekati nol. Penyelesaian Soal PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. jika f (x1) ada. Bc. Condong garis singgung di P diberikan oleh : f ( x1 ) − f ( x0 ) f ( x0 + ∆x ) − f ( x0 ) dy = lim = lim dx ∆x→0 ∆x ∆x ∆x → 0 y Q y1 y0 0 x0 x1 Ketentuan .4. Turunan Turunan fungsi y = f (x) terhadap x di titik x = x0 didefinisikan sebagai f ( x0 + ∆x ) − f ( x ) ∆x lim ∆x = lim ∆x = lim ∆x → 0 ∆x →0 ∆x ∆y ∆f Andaikan limitnya ada dan ditulis sebagai f (x). Untuk ∆x → 0. maka f (x) kontinu di titik x1. maka garis potong PQ akan bergeser sehingga menempati garis singgung di P. Suatu fungsi f (x) yang kontinu di titik x1 belum tentu dapat didirensir di titik x1 (perhatikan !) 4. y1) maka ∆x = x1 – x0 dan ∆x = y1 – y0. Fungsi f (x) disebut dapat didiferensir jika fungsi dapat diturunkan di setiap titi di dalam dominannya. y0) dan Q (x1. TT. limit disebut juga perubahan rata-rata y terhadap x ditulis di titik x = x0.2. Ambilah P(x0.

Carilah turunan dari fungsi y = Jawab : y + ∆y = 1 dititik x = 1 dan x = 3 x −1 1 ( x + ∆x ) − 2 1 1 ∆y = − ( x + ∆x ) − 2 x − 2 ( x − 2) − ( x + ∆x − 2) = ( x − 2)( x + ∆x − 2) − ∆x = ( x − 2)( x + ∆x − 2) ∆y −1 = ∆x ( x − 2)( x + ∆x − 2 ) dy 1 = lim dx ∆x→0 ( x − 2 )( x + ∆x − 2 ) −1 = ( x − 2) 2 x =1  dy     dx  = −1  dy     dx  = −1 = −1 (1 − 2 ) 2 −1 ( 3 − 2) 2 x =3 = PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Bambang Hutomo.   x = −1 = 3( − 1) − 2( − 1) = 5 dx  dx    2 3 = x 3 + 3 x 2 ( ∆x ) + 3 x( ∆x ) + ( ∆x ) − x 2 − 2 x( ∆x ) − ( ∆x ) − 4 2 3 2 y + ∆y = ( x + ∆x ) − ( x + ∆x ) − 4 ( ) { } 2. TT.1. Tentukan Jawab dy untuk fungsi y = x 3 − x 2 − 4 dititik x = 0 dan y = − 1 dx 3 2 ∆y = 3 x 2 − 2 x ∆x + ( 3 x − 1)( ∆x ) + ( ∆x ) ∆y 2 = 3 x 2 − 2 x + ( 3 x − 1) ∆x + ( ∆x ) ∆x dy 2 = lim 3 x 2 − 2 x + ( 3 x − 1) ∆x + ( ∆x ) = 3 x 2 − 2 x dx ∆x→0  dy   dy  2   x =0 = 3( 0 ) 2 − 2( 0 ) = 0. Bc. MATEMATIKA TEKNIK I 6 .

ini contoh dari suatu fungsi yang kontinu di suatu titik tetapi tidak dapat. maka lim ∆x → 0 − − ∆x ∆x ∆x ∆x = −1 untuk ∆x → 0. maka f (x) =x Di titik x = 0. Garis singgung pada puncak parabola dengan persamaan tesebut sejajar sumbu x.3. . maka lim ∆x →0 + + = +1 lim ∆x → 0 ∆x x tak ada Maka fungsi tidak dapat didiferensir di titik x = 0. Condong diberikan oleh: dy = 2 x − 4 = 0 → x = 2 → y = 4 − 8 + 1 = −3 dx Puncak P ( 2. Tentukan penambahan volume dari balon berbentuk bola jika jari-jarinya bertambah dari r menjadi r + ∆r Jawab : PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Jawab. Bc. Hitunglah f (x) jika diberikan f (x) = x Jawab : Y Untuk x < 0. TT. MATEMATIKA TEKNIK I 7 . maka f (x) = 0. x 0 f ( x + ∆x ) − f ( x ) f ( 0 + ∆x ) − f ( 0 ) = lim ∆x ∆x ∆x → 0 = lim ∆x →0 Dan lim ∆x → 0 ∆x ∆x limit kiri limit kanan untuk ∆x → 0. Bambang Hutomo.3) 5. Didiferensir di titik tersebut. maka f (x) = -1 dan f (x) = -1 x x Untuk x > 0. (Perhatikan !) 4. Tetapi jelas fungsi kontinu di titik x = 0. Carilah koordinat titik puncak parabola y = x2 – 4x + 1.

hitunglah kecepatan sesaat waktu t = 2 Jawab : ds 2t + 3 dt  ds  →    dt  t =2 = 2( 2 ) + 3 = 7 6. Hitunglah condong lengkung y = 4 di titik x = 1 x +1 −4 ∆x →0 ( x + 1 + ∆x )( x + 1) −4 = ( x + 1) 2 = Jawab : ∆y = y ( x + ∆x) − y ( x) 4 4 ∆y = − ( x + ∆x ) + 1 ( x + 1) 4( x + 1) − 4( x. MATEMATIKA TEKNIK I 8 .4 V = πr 3 → V + ∆V 3 4 3 = π ( r + ∆r ) 3 4 4 2 3 ∆V = π r 3 + 3r 2 ∆r + 3r ( ∆r ) + ( ∆r ) − πr 3 3 3 4 2 3 ∆V = π 3r 2 ( ∆r ) + 3r ( ∆r ) + ( ∆r ) 3 4 2 = π 3r 2 + 3r ( ∆r ) + ( ∆r ) ( ∆r ) 3 { } { } { } 6. TT. ∆t = 3 − 2 = 1 ∆t ∆s = 6( 2) + 3(1) = 15m / det ik ∆t 7. Jawab : ∆s = s ( t + ∆t ) − s( t ) = 3( t + ∆t ) + 5 − 3t 2 + 5 2 = 3t 2 + 6t ( ∆t ) + 3( ∆t ) + 5 − 3t 2 + 5 2 = 6t ( ∆t ) + 3( ∆t ) { { } ( } ( ) ) 2 ∆s = 6t + 3( ∆t ) . Hitunglah kecepatan rata-rata . t 0 = 2. Bc. Bambang Hutomo. Latihan dengan persamaan s = t2 + 3t. Lintasan dengan kecepatan persamaan s = (3t2 + 5) m dan t berubah dari 2 sampai 3 detik. + 1 + ∆x ) = ( x + 1 + ∆x )( x + 1) − 4( ∆x ) = ( x + 1 + ∆x )( x + 1) ∆y −4 = ∆x ( x + 1 + ∆x )( x + 1) ∆y dy = lim dx ∆x→0 ∆x = lim  dy     dx  x =1 (1 + 1) 2 −4 −4 4 = −1 = PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful