LAPORAN PRAKTIKUM MINYAK ATSIRI PENYULINGAN MINYAK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE

)

DISUSUN OLEH : MUJERIN 070 500 137 PROGRAM STUDY TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN POLITEKTIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA 2010

Setelah mempelajari laporan ini. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini. 15 januari 2010 Penyusun . Semoga laporan ini bermanfaat sebagaimana semestinya. Laporan ini disusun sebagai bukti bahwa kegiatan praktek telah dilaksanakan. Akhir kata. karena telah berhasil menyelesaikan laporan ini tepat waktu. Untuk itu saran dan keritik yang membangun. baik secara langsung maupun tidak langsung. diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu dalam kegiatan pelaksanaan praktiknya dan dapat lebih mengembangkan kemampuan dalam kegiatan praktek. Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. sangat diharapkan demi perbaikan untuk di waktu-waktu yang akan datang. Samarinda.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat tuhan yang YME.

Tujuan Praktikum. jahe kristal bubuk. yang dilakukan dengan penyulingan langsung dengan uap. Latar Belakang. PENDAHULUAN A. B. Masing-masing bahan memiliki manfaat yang berbeda. Sementara jahe olahan dapat berupa jahe kering. Tujuan dari praktikum ini adalah agar mahasiswa/i dapat mengetahui dan mempraktekkan bagaimana cara atau proses dari pengolahan minyak jahe. Tak heran bila masing-masing daerah memiliki nama yang berbeda untuk menyebut tanaman berkhasiat ini. .I. dan oleserin. Jahe sering digunakan sebagai rempah dan berbagai keperluan lain seperti obat tradisional. jahe dalam sirup. Tanaman ini dapat tumbuh di daerah terbuka sampai agak ternaungi. Di Indonesia jahe telah di akrabi oleh sebagian besar masyarakat. jahe asin. jahe minyak atsiri. Berbagai bentuk olahan jahe ternyata telah juga banyak di temukan sejak lampau.

Jahe (Zingiber officinale). menempati posisi yang sangat penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. maka jahe juga digunakan sebagai bahan minuman seperti bandrek. Rimpangnya sangat luas dipakai. diolah menjadi asinan dan acar. penggunaan komoditas jahe berkembang dari waktu ke waktu. sehingga tiap daerah di Indonesia mempunyai sebutan sendiri-sendiri bagi jahe. kepercayaan dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sifatnya majemuk dan terpencar-pencar di seluruh nusantara ini. Nama-nama daerah bagi jahe . baik sebagai bumbu dapur maupun obat-obatan.II. kembang gula dan berbagai minuman. satu dari sejumlah temu-temuan dari suku Zingiberaceae. Jahe. adat kebiasaan. Jahe merupakan salah satu rempah-rempah penting. karena peranannya dalam berbagai aspek kegunaan. jenis. kehidupan. sekoteng dan sirup. Walaupun tidak terlalu mencolok. Begitu akrabnya kita. perdagangan. Tanaman jahe telah lama dikenal dan tumbuh baik di negara kita. kegunaan maupun nilai ekonominya. Jahe juga termasuk komoditas yang sudah ada sejak ribuan tahun digunakan sebagai bagian dari ramuan rempah-rempah yang diperdagangkan secara luas di dunia. minyak wangi dan jamu tradisional. Jahe yang nama ilmiahnya Zingiber officinale sudah tak asing bagi kita. Disamping itu. TINJAUAN PUSTAKA A. pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti roti. baik jumlah. antara lain sebagai bumbu masak. biscuit. kue. Jahe juga digunakan dalam industri obat. karene dapat memberi efek rasa panas dalam perut. Jahe muda dimakan sebagai lalaban.

kosmetik. Sebagian besar minyak atsiri diperoleh dengan cara penyulingan atau hidrodestilasi. jhai (Madura). bahing (Batak karo). Biasanya. Rimpang bercabang tak teratur. Jahe Sebagai Penghasil Minyak Atsiri. Standar mutu minyak jahe. seperti industri parfum.tersebut antara lain halia (Aceh). Lama penyulingan dapat berlangsung sekitar 10 – 15 jam. B. minyak atsiri banyak digunakan dalam berbagai industri. farmasi dan flavoring agent. menjalar mendatar. minyak atsiri yang berasal dari rempah digunakan sebagai flavoring agent makanan.5 – 3 %. masih mengacu pada ketentuan EOA (Essential Oil Association). agar minyak dapat tersuling semua. essence. pese (Bugis) lali (Irian) Jahe tergolong tanaman herba. . sipadeh atau sipodeh (Sumatera Barat). dapat mencapai ketinggian 40 – 100 cm dan dapat berumur tahunan. Batangnya berupa batang semu yang tersusun dari helaian daun yang pipih memanjang dengan ujung lancip. Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap yang terdiri atas campuran zat yang mudah menguap dengan komposisi dan titik didih yang berbeda. Minyak atsiri yang disuling dari jahe berwarna bening sampai kuning tua bila bahan yang digunakan cukup kering. Bagian dalam berwarna kuning pucat. yaitu dengan menggunakan minyak atsiri yang berasal dari tanaman. Kadar minyak dari jahe sekitar 1. Akarnya sering disebut rimpang jahe berbau harum dan berasa pedas. Bunganya terdiri dari tandan bunga yang berbentuk kerucut dengan kelopak berwarna putih kekuningan. berserat kasar. tegak. jae (Jawa). Dewasa ini. Bahkan dewasa ini sedang dikembangkan penyembuhan penyakit dengan aromatheraphy. Jahe (sunda). Jahi (Lampung).

4. METODELOGI PRAKTIKUM. 6. 3. Sebelum melakukan penyulingan dengan uap. Setelah semuanya siap. lewat pipa yang berbentuk leher angsa uap tersebut disalurkan ke ketel penyulingan. Dalam fase ini telah terjadi penguapan didalam ketel uap.III. Alat dan Bahan. 2. Kemudian. di alirkan melalui lubang bawah alat pemisah kea lat pengumpul minyak. Cara Kerja. dan ketel uapnya. maka terjadilah penguapan minyak jahe. Tetapi uap minyak tersebut masih bercampur dengan air. 1. Jahe yang telah di potong-potong di masukkan kedalam ketel penyulingan sebanyak 5 kg. Alat dan bahan yang dilakukan pada praktikum kali ini ialah : Alat penyulingan dengan uap dan 5 kg jahe. api dibawah tungku dinyalakan dengan besarnya api harus terkontrol. 7. Selanjutnya adalah pemisahan minyak dan air. B. selanjutnya campuran cairan minyak dan air yang mempunyai suhu sekitar 40-45 derajat celcius ini dialirkan ke alat pemisah. . kita perlu menyediakan beberapa alat utama seperti ketel penyulingan. A. 5.

00 mnt.15 mnt. menghasilkan sebanyak 1 ml. menghasilkan sebanyak 0. Pembahasan. dan selain itu bahan yang kami gunakan juga berasal dari bahan-bahan yang berbeda yang kami dapat di berbagai penjual jahe di pasar. menghasilkan sebanyak 0. menghasilkan minyak yang berwarna kuning muda dengan hasil minyak : Kel 1 dengan lama penyulingan 23. B. Kel 5 dengan lama penyulingan 30.05 ml Kel 4 dengan lama penyulingan 30. HASIL DAN PEMBAHASAN A. menghasilkan sebanyak 0. Hasil. Ada jahe yang sudah agak tua.IV. setiap penyulingan berikutnya selalu mengalami kekurangan hasil dengan lama waktu penyulingan yang sama.00 mnt.05 ml.00 mnt. dan ada juga yang masih muda sehingga hasil yang kami perolehpun kurang optimal. Kel 2 dengan lama penyulingan 30. .45 mnt. Berdasarkan praktek penyulingan dengan uap minyak atsiri yang telah kami lakukan pada jahe sebanyak 5 kg. Minyak yang kami dapatkan sangat sedikit ini di karnakan bahan yang kami gunakan juga sedikit.03 ml. menghasilkan sebanyak 0. Kel 3 dengan lama penyulingan 30. sedang.

V. Semua ini di karnakan oleh beberapa factor yang satunya ialah dari bahan dan terbatasnya alat yang kami gunakan. selama melakukan praktikum sebaiknya mahasiswa harus selalu di dampingi oleh dosen dan teknisi agar tidak terjadi kesalahan dalam menggunakan alatalat yang di pergunakan sehingga bisa memperkecil kesalahan dalam melakukan praktikum. KESIMPULAN DAN SARAN A. Saran. B. antara lain. untuk dapat memenuhi harapan tersebut banyak factor yang harus di perhatikan. selain itu juga di harapkan agar keterbatasan alat-alat praktek agar dapat cepat teratasi. Untuk kedepannya kami harapkan praktikum dapat lebih baik dari praktikum yang terdahulu. Maka dari itu kami harap bapak / ibu dapat memaklumi hasil yang kami peroleh. . Dari praktikum yang kami lakukan dapat di simpulkan bahwa minyak yang di hasilkan selama praktikum ini sangatlah minim. Kesimpulan.

1993. 07/052/1/93) 2. Profil Komoditi Jahe. Anonim. 2002. Departemen Pertania. Departemen Pertanian (Dok. Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. . Jahe. Anonim.DAFTAR PUSTAKA 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful