+

CASE PRESENTATION TUMOR MAMMAE
Pembimbing: dr. Danny Ganiarto S., Sp.B.

+ IDENTITAS UMUM
        

Nama Umur Alamat Jenis kelamin Pekerjaan Agama Pendidikan Status Pernikahan Kewarganegaraan

: Nn. E : 24 tahun : Pasir Impun, Bandung : Perempuan : Pegawai swasta : Islam : S1 : belum menikah : Indonesia

00 : Tumor Mammae susp.+    No. Benign (DD/  D/ post-operasi Hyperplasia Epitel :Fibroadenoma Mammae dengan . Rekam Medis Ruang Tanggal Masuk : 059389 : Poliklinik Bedah : 8 Mei 2012   Jam masuk D/ pre-operasi Maligna) : 08.

+ ANAMNESIS  Keluhan utama:  benjolan di payudara kanan sebelah kanan atas  Pasien datang dengan keluhan benjolan di payudara kanan sebelah kanan atas kurang lebih sejak 4 tahun yang lalu. dapat digerakkan. Ukuran kurang lebih 1 cm. Benjolan teraba kenyal.   . maupun gatal. Pasien juga menyangkal adanya nyeri apabila benjolan digerakkan atau ditekan. maupun saat menstruasi. tidak membesar sejak awal. Benjolan payudara ini tidak terasa nyeri. Pasien menyangkal adanya kemerahan. Pasien juga menyangkal benjolan terasa membesar saat menstruasi. panas.

Pasien menyangkal adanya demam. Pasien tidak sedang hamil maupun menyusui. Pasien menyangkal adanya riwayat trauma pada payudara.   .+  Pasien menyangkal keluarnya darah ataupun nanah dari puting.

Menarche : 12 tahun   R.+  Riw. siklus 28 hari. . Pasien sedang tidak menstruasi. Menstruasi: teratur. Pengobatan: pasien menyangkal pernah minum obat-obatan hormonal. kurang lebih 5 hari.

sudah konsul ke dokter spesialis kandungan dan diberitahu bahwa kista tidak perlu diangkat. Usaha berobat: ke dokter umum.   Alergi obat : tidak ada.+ RPK : tidak ada keluarga yang menderita penyakit serupa maupun riwayat keganasan pada payudara RPD : kista ovarium kanan ± 3-4 tahun yang lalu. Pasien juga sedang dalam pengobatan TB bulan pertama. dirujuk ke dokter spesialis bedah. .

+ PEMERIKSAAN FISIK          Keadaan umum Keadaan umum Kesan sakit Kesadaran Tanda Vital Tekanan darah Nadi Respirasi Suhu : 36.7oC : 110/70 mmHg : 87 x/menit : 20 x/menit : baik : sakit ringan : compos mentis. GCS 15 .

sekret (-/-). pupil bulat.+  Status Generalis  Kepala Mata THT Leher : Bentuk dan ukuran simetris : Conjunctiva anemis (-/-). trachea letak sentral  . sclera ikterik (-/-). epistaksis (-/-) : KGB dan kelenjar tiroid tidak teraba membesar. isokor. refleks cahaya (+/+) : PCH (-/-).

murmur (-) . regular.+    Thorax Pulmo Cor : Bentuk dan pergerakan simetris : VBS kanan = kiri. ronkhi (-/-). wheezing (-/-) : bunyi jantung murni.

dapat digerakkan.+  Mammae: benjolan pada mammae dextra kuadran lateral atas. panas (-) nyeri tekan (-). discharge dan darah (-) dari benjolan maupun puting. tidak melekat pada dinding dada. permukaan rata. hiperemis (-). konsistensi kenyal. peau d’orange (-). single. batas tidak tegas. diameter ± 1 cm. ulcerasi (-). retraksi puting (-)  .

nyeri tekan (-). Bising Usus (+). darm contour (-). oedema (-) . soepel. hepar/lien tidak teraba membesar : tidak ada kelainan  Genital   Anus Ekstremitas : tidak ada kelainan : akral hangat. darm steifung (-). CRT < 2 detik.+ Abdomen : Datar.

+ PEMERIKSAAN PENUNJANG   Pemeriksaan laboratorium: tidak dilakukan USG : benjolan pada mammae dextra. batas tidak tegas. ukuran ± 1 cm. .

+ TINDAKAN    Nama tindakan Tanggal tindakan Saran post-operasi : Excision Biopsy – One Day Surgery : 8 Mei 2012 : Pemeriksaan PA dari jaringan yang dibiopsi .

ikterik (-). kesadaran compos mentis (GCS 15).+ RESUME  Seorang pasien perempuan berusia 24 tahun datang ke RSB Sartika Asih dengan keadaan umum sakit ringan. . datang pada tanggal 8 Mei 2012 dengan keluhan utama benjolan di payudara kanan sebelah kanan atas sejak kurang lebih 4 tahun yang lalu. anemis (-). sianosis (-).

. banyak.+  Dari anamnesis lebih lanjut diketahui bahwa benjolan tidak terasa sakit. Riwayat menstruasi teratur. Tidak ditemukan adanya peau d’orange. retraksi putting susu maupun discharge dan darah dari puting susu. Benjolan dirasakan semakin mengecil jika dibandingkan dengan beberapat tahun yang lalu. tidak nyeri jika ditekan. ukuran benjolan tidak dipengaruhi siklus menstruasi.

Tidak ada keluarga yang memiliki riwayat keganasan pada payudara.+  Pasien belum menikah dan belum mempunyai anak. Sekitar sejak 4 tahun yang lalu juga ditemukan kista pada ovarium kanan pasien. Usaha berobat: ke dokter umum. dirujuk ke dokter spesialis bedah.  . namun setelah konsul ke dokter kandungan tidak disarankan untuk diangkat.

7oC : 110/70 mmHg : 87 x/menit : 20 x/menit : baik : sakit ringan : compos mentis. GCS 15 .+ PEMERIKSAAN FISIK          Keadaan umum Keadaan umum Kesan sakit Kesadaran Tanda Vital Tekanan darah Nadi Respirasi Suhu : 36.

permukaan rata.+    Status Generalis Status Lokalis : dalam batas normal : Mammae : benjolan pada mammae dextra kuadran lateral atas. ulcerasi (-) nyeri tekan (-). dapat digerakkan. discharge dan darah (-) dari benjolan maupun puting. peau d’orange (-). batas tidak tegas. konsistensi kenyal. single. tidak melekat pada dinding dada. diameter ± 1 cm. retraksi puting (-)  .

Optional (atas indikasi) Bone scanning atau dan bone survey (bilamana sitologi + atau klinis sangat mencurigai pada lesi > 5 cm). USG Abdomen (hepar). CT scan . 2.+ PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan Radiodiagnostik / Imaging : 1. Diharuskan (recommended) USG payudara dan Mamografi untuk tumor ≤ 3 cm. Foto Toraks.

+ Pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsy sitologi Dilakukan pada lesi yang secara klinis dan radiologik curiga ganas Catatan : belum merupakan Gold Standard. Bila mampu. dianjurkan untuk diperiksa TRIPLE DIAGNOSTIC .

Bahan pemeriksaan histopatologi diambil melalui : Core Biopsy.+ Pemeriksaan Histopatologi (Gold Standard Diagnostic)  Pemeriksaan histopatologi dilakukan dengan potong beku dan/atau parafin. cathepsin-D. c-erb B-2 (HER-2 neu). Biopsi Insisional untuk tumor :       operable ukuran >3 cm sebelum operasi definitif inoperable   Spesimen mastektomi disertai dengan pemeriksaan KGB Pemeriksaan imunohistokimia : ER. p53. (situasional) . Biopsi Eksisional untuk tumor ukuran <3 cm. PR.

+  Laboratorium : Pemeriksaan laboratorium rutin dan pemeriksaan kimia darah sesuai dengan perkiraan metastasis. antara lain:      darah lengkap faal hemostatik urin lengkap protein serum tes fungsi hati     alkali fosfatase tes fungsi ginjal elektrolit serum gula darah    LDH asam urat serum Igm . Beberapa pemeriksaan yang perIu dilakukan.

NSE (Neuron-spesific enolase). prognosis. hormon yang dalam keadaan normal tidak atau sedikit sekali diproduksi oleh sel tubuh.+  Tumor Marker  Penanda tumor (PT) atau tumor marker ialah molekul protein berupa enzim. pemantauan hasil pengobatan dan juga deteksi. menegakkan diagnosis. Beberapa tes yang dipakai adalah CEA (Carcinoma Embryonic Antigen ). baik untuk screening. PT merupakan salah satu penunjang pemeriksaan kanker. Cyfta 21-1 (Cytokeratin fragments 19).   .

Fibroadenoma Mammae Diagnosis post-operasi: Fibroadenoma Mammae dengan Hiperplasia Epitel .+ DIAGNOSIS   Diagnosis pre-operasi : susp.

+ PROGNOSIS   Quo ad vitam Quo ad functionam : ad bonam : ad bonam .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful