6.3.

1 Sifat Fisika dan Kimia Minyak Elettaria cardamomum Maton Jenis B-Mayor Thwaites v Sifat fisika kimia Minyak jenis ini merupakan cairan agak kental dengan aroma khas kapulaga Menurut Gildmeister dan Hoffman ,sifat-sifat minyak ini sebagai berikut: Berat jenis pada 200 : 0,923 – 0,932 Titik didih : 150 – 165 0C Rendemen minyak : 3,4 – 8 ml tiap 100 gram biji Kelarutan : keruh dalam 70 % alkohol dapat larut dalam 1-20 volume dan lebih dari 80 % alkohol. Menurut Sage,sifat-sifat minyak ini sebagai berikut: Berat jenis pada 15,50 : 0,909 Putaran optik pada 200 : +16030’ Indeks biaspada 250 : 1,474 Bilangan asam : 1,1 Bilangan ester :12 Kelarutan : Larut dalam 1-2,5 volume dari 70% alkohol v Komposisi kimia Sabiner: dalam fraksi t.d. 1650-1670 yang disamakan dengan oksidasi menjadi asam sarbinik t,l, 560- 570 Terpinen: melalui hidrogen dengan gas dan fraksi t.d. 1700- 1780 ,t,l, 520 t.d. 1780 - 1820 t,l, 1550 Terpin-4-ol: t.d. 2050- 2200 ,t,l, 590 Terpin-4-il Minyak Amomum cardamomum v Sifat fisika kimia Menurut Schimmel&co , sifat-sifat minyak ini sebagai berikut: Berat jenis pada 200 : 0,923 – 0,93 Titik didih : 150 – 164 0C Rendemen minyak : 6,6 – 11,2 ml tiap 100 gram biji Kelarutan : larut dalam 1,2 volume dari 80 % alkohol. Menurut Penelitian di Bogor, sifat-sifat minyak ini sebagai berikut: Berat jenis pada 260 : 0,909 Putaran optik pada : 0020’ Bilangan asam : 0,8 Bilangan penyabunan :14 Kandungan sineol :12% v Komposisi kimia Menurut Schimmel&co, minyak ini mengandung d-borneol yang sama denga d-kamfor. Masa yang berhablur halus jika dipisahkan dari minyak mengandung bagian yang sama denga d-borneol dan d-kamfor. (ABD Madyo Indo, 1989) 6.3.2 Komposisi Kimia Secara umum minyak kapulaga memiliki komponen – komponen kimia sebagai berikut:

1. Terpineol 2. Borneol 3. Monen 4. Sabinen 5. Sineol 6. β - Kamfer 7. Limonen 8. α – terpinen 9. Protein 10. Gula 11. Lemak 12. Silikat 13. Asetat 14. Oksalat 15. Mirkena 16. Mirtenal 17. Karvona

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful