Nur Alia NUR ALIA (08-022), TUGAS POLIN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Konflik korea pada dasarnya merupakan perjuangan antara kedua bagian dari Negara yang terpecah. Korea utara yang berada di bawah pengaruh paham komunis sebagai akibat perang dunia II, sedangkan Korea Utara mendapat pengaruh dari Amerika Serikat. Masalah korea merupakan masalah yang menyangkut kepentingan dunia karena letak yang strategis dari Negara yang terpecah ini. Semenanjung Korea adalah jembatan atau koridor yang strategis antara China daratan dan Jepang. Sejarah mencatat kedua Negara tersebut di pisahkan dari garis lintang 38 derajat sebagai garis pembatas tanda gencatan senjata akibat perang korea yang terjadi selama tahun 1950-1953. Karena gencatan senjata merupakan penyelesaian militer dan bukan penyelesaian politik, maka perimbangan militer antara kedua korea menjadi salah satu perimbangan militer yang paling kritis hingga saat ini. Memasuki tahun 2001, Korea Utara menjadi Negara yang patut di awasi dan di masukan sebagai salah satu Negara yang mengembangkan persenjataan pemusnah missal serta di juluki sebagai Axis of Evil bersama Iran dam Irak oleh Amerika Serikat. disinyalir ketiga Negara tersebut telah mengembangkan program persenjataan nuklir nya secara diam-diam serta menjual persenjataan rudal di pasaran gelap internasional. Seperti di ungkapan oleh Barry R. Schneider mengenai Korea Utara dimana ia mengatakan, “ State like North Korea, Iran, Iraq, syiria for example have a history of aidining International terrorist organization, attacking their neughbours, and a growing ability to deliver these of warheads by ballistic missile.(korea utara, iran, irak, siria, memiliki senjata dalam membantu organisasi teroris internasional, menyerang Negara tetangga mereka, memperoleh banyak jenis nuklir baik biologi dan kimia dan mengembangkan kemampuan membuat rudal untuk perangkat perang nuklir). Pertengahan tahun 2002, intelejen Amerika Serikat melaporkan bukti-bikti bahwa korea utara memperoleh sejumlah besar bahan-bahan yang di perlukan untuk konstruksi gas sentrifugal dari pakistan sepanjang tahun 1997-998 dan menukarnya dengan rudal No dong. Menurut CIA, korut juga membuat semacam fasilitas yang mampu memproduksi Weapons-grade uranium untuk dua bom dalam satu tahun. Atas bukti-bukti tersebut, pada 3 oktober 2002 Amerika Serikat mengirimkan perwakilan khusus yaitu Asisten Sekretaris Negara untuk Asia Timur dan hubungan Pasifik, James A. Kelly untuk membicarakan temuan Amerika Serilakat dan mencoba mencari terobosan mengenai penungkatan hubungan antara Amerika Serikat dengan Korea Utara yang mengalami kemunduran selama hampir dua tahun. Ironisnya, pihak korut mengakui hal tersebut dan berusaha menyalahkan AS dan menyatakan untuk membatalkan kesepakatan yang telah dilaksanakan (Agreed Framework 1994). Posisi Pyongyang dalam pengembangan senjata nuklir tersebut terungkap melalui pernyataan wakil perdana mentri luar negeri, kang Sok Ju yang menyatakan bahwa keamanan nasional Korut sedang terancam akibat kebijakan “strategy of pre-emptive Stikes” Amerika Serikat. Hubungan Amerika Serikat dan korea Utara sempat membaik, dimana pada tanggal 21 oktober 1994 terjadi suatu kesepakatan tentang pembekuan fasilitas-fasiltas reactor yang berada di Korea Utara, dan memberikan kompensasi atas penutupan tersebut oleh Ammeruka Serikat melalui KEDO (korea peninsula Energy Development organization) yaitu organisasi yang terbentuk sebagai hasil disepakati kerjasama Agreed Framework 1994 antara Amerika Serikat–korUtara yang beranggotakan dari beberapa Negara. Melalui organisasi tersebut dilakukan pengiriman suplai minyak mentah, bantuan pangan serta proyek pembangkitan tenaga nuklir ringan (Light Water Reactors). Kesempatan ini terjadi di sebabkan keinginan Korea Utara untuk membatalkan keanggotaanya dalam Non Proliferation Treaty (NPT) pada 12 Maret 1993 karena Korea Utara menilai telah terjadi peningkatan kerjasama dan pelatihan militer yang dilakukan Amerika Serikat kepada Korea Selatan. Namun situasi yang dialami pada bulan oktober 2002 tersebut di pandang berbeda dengan kejadian pada tahun 1993. Situasi masalah yang terjadi tahun 2002 disebabkan oleh pengakuan Korea Utara berada pada posisi bertahan terhadap program nuklirnya. Di samping itu, korut berada pada posisi bertahan terhadap kekuatan tekanan Amerika Serikat yang bertindak secara ofensive terhadap korut. Perbedaan kasus yang terjadi di tahun 1994 dengan tahun 2001-2003 ini juga terlihat dari perubahan strategi Korea Utara melalui „strategy brinkmanship‟ yang pernah digunakan pada masa lampau. Keberanian mengakui telah memiliki persenjataan strategi atau nuklir mengindikasikan Korea Utara siap untuk berkonfrontasi dengan rival-rivalnya. Serangan Amerika Serikat kepada Irak sebagai salah satu Negara yang di kategorikan saman dengan korut pada tahun 2003 menambah Korea Utara bersikap ekstra hati-hati dengan menuntut agresi dan pemulihan ekonomi. Serangan Amerika Serikat kepada irak sebagai salah satu Negara yang dikategorikan sama dengan Korea Utara pada tahun 2003 menambah Korea Utara bersikap extra hati-hati dengan menuntut traktat non agresi dan pemulihan ekonomi. Pemecahan masalah terhadap isu nuklir tersebut masih dihadapkan pada media diplomasi yang lebih bersifat pasifis dan moderat. Pemecahn tersebut melibatkan Negara-negara seperti jepang, china, rusia, korsel dan juga Amerika Serikat. Namun terdapat pula kemungkinan, bahwa penyelesaian masalah akan mengalami ketidakpastian arah penyelesaian yang damai jika Amerika Serikat tetap meneruskan ”hard line policy‟ kepada korut. Menjadi hal yang perlu dicermati secara mendalam mengenai masalah krisis nuklir Korea Utara ini, bahwa keamanan semenanjung korea di pengaruhi oleh empat hal yaitu: a. Rivalitas global antara AS-Uni Soviet b. Keseimbangan kekuatan regional (Cina, Russia, Jepang, AS) c. Konfrontasi local antara korut dan korsel d. Politik dalam negeri yang berkembang di dua dunia. Bagi Korea Utara, tindakan Amerika Serikat menginvasi Irak pada bulan Maret 2003 mengimplikasikan bahwa suatu saat korea Utara pun akan di perlakukan sama seperti Irak. Pengalaman bertempur dengan Amerika Serikat dan sekutu bagi Korea Utara sudah pernah dialami pada masa perang korea(1950). Akibat peristiwa tersebut masih dirasakan sampai sekarang, sebab upaya penyelesaian perang tersebut masih dirasakan sampai sekarang, sebab upaya

tergeletak dalam konsep fundamen yang diterangkan. namun dapat menjamin perdamaian itu sendiri. Senjata nuklir masih tetap merupakan suatu opsi terbuka. 14 Konsep power dan kepentingan (interest) sangatlah berhubungan erat. berkali-kali telah mengalami peninjauan ulang. Dalam konteks ini keberhasilan strategi keamanan berkaitan dengan kemampuan meyakinkan lawan. Kerangaka teori Dalam karya ilmiah ini. Dan walaupun di dalam sasaran dari tugas ini tetap tinggal. tambahan lagi seringkali sangat radikal. Pokok masalah Bagaimana keamanan di semenajung ketika Korea utara mengeluarkan pernyataan kelar dari NPT C. (Jakarta:Erlangga. Dalam format resmi tulisan orang amerika mengatakan bahwa mengenai keamanan adalah “ menawarkan pertahanan AS sebagai negara yang bebas. kekuatan) menjadi konsep umum seperti yang dijelaskan oleh Couloumbis dan Wolve. Pilihan penggunaan senjata nuklir seringkali merupakan suatu pilihan yang lebih murah di bandingkan dengan penggelaran senjata Konvensional. pengembangan senjata nuklir memainkan peranan penting sebagai pengimbang strategi(Strategic Equalizer). menyatakan bahwa perlombaan persenjataan nuklir sama sekali tidak sia-sia melainkana suatu sistem seimbang( balance) yang secara hati-hati di rancang bukan untuk menghancurkan perdamaian.138 BAB II ANALISA Semenjak lahirnya korea utara dan korea utara tidak bisa di lepaskan dari tindakan Amerika Serikat yang telah menjatuhkan bom atom ke . Strategi dan politik keamanan tidak dapat dipisahkan dari konteks budaya dan sejarah masyarakat Amerika”..asp?vnomor=38&mnorutisi=5 Masing-masing pihak dipaksa berusaha untuk menjaga sikap dan tindakan agar kemungkinan terjadinya perang nuklir terbuka sebagai suatu tindakan yang maha dahsyat dapat dielakan. 1998). Karena itu ancaman serangan balasan tidak hanya harus membuat ketakutan pihak lawan. Dalam kasus korea utara. 13 http://warta. tapi juga harus meyakinkan lawan bahwa ancaman itu serius. Holsti.go. dimana manusia secara alamiah kecenderungan untuk memperbesar kekuasaannya. B. Pada ahli strategi nuklir yang meyakini keamanan nuklir secara ketat sebagai kunci keamanan nasional. politik dan identitas budaya dari jajahan oleh Negara lain. Inilah yang dinamakan dengan tindakan yang serba salah dari Negara-negara yang memilki persenjataan nuklir. maka Negara B menilai perlu untuk mengimbangi agar potensi ancaman Negara A dapat diredam. sama sebagai sebuah prinsip. Tahir Azhary (tej). Konsep kedua dalam pembahasan karya ilmiah ini adalah konsep kepentingan nasional (national interest) dari Hans J. Sebab Korea Utara memerlukan sarana keamanan untuk mampu menghadapi rival-rivalnya yang juga memiliki kekuatan yang sama atau bahkan lebih besar.id/index1.hal. Untuk itu keamanan di semenanjung korea merupakan contoh yang tepat untuk mempelajari sejauh mana efek dari kedua Negara tersebut yang bersitegang dalam studi Hubungan internasional. yaitu suatu senjata atau kemampuan untuk keunggulan konvensional korea selatan yang masih mendapatkan bantuan banyak dari Amerika Serikat. pada hakikatnya merupakan cara untuk meminimalisasikan biaya dan memaksimalisasikan keuntungan. dengan tidak merubah pokok serta nilai-nilai dan kelembagaan yang seharusnya. Pengaruh kehadiran kekuatan militer Amerika Serikat di Korea Selatan dan Jepang dengan teknologi persenjataan yang canggih. memaksa korut tetap mengembangkan dan bahkan menjual senjata-senjata strategis agar dapat survive. “ power merujuk pada apa saja yang bisa menciptakan dan mempertahan kan penegendalian actor A terhadap actor B” Berseterunya Negara Adidaya Amerika Serikat – Uni Soviet pasca Perang Dunia II di karenakan persaingan ideologi membuat sistem Internasional pada saat itu menjadi dua kutub yang ketat dimana hal ini juga sangat mempengaruhi terbentuknya Korea menjadi dua Negara yang berbeda ideologi. M.penyelesaian perang hanya disepakati dengan gencatan senjata(crease fire) sebagai penyelesaian militer ketimbang penyelesaian secara politik. Kemampuan untuk membuta senjata nuklir di manfaatkan sebagai keamanan di semenanjung korea. penulis menggunakan Power (kekuasaan.dephan. keamanan di bilang gagal jika pihak lawan beranggapan bahwa serangan pertama akan jauh lebih menguntungkan dari pada melakukan serangan balasan. Analoginya. 14 K. embargo ekonomi dan krisis pangan yang dialami Korea Utara. Korea Utara pada perkembangannya juga mampu membuat persenjataan yang mematikan. Dasar Pemikiran Politik Morgenthau adalah sifat manusia. Negara-negara tersebut tidak akan mau menghilangkan kemampuannya di bidang persenjataan itu. 13 Dengan demikian terlihat betapa stratategi keamanan. Poltik International:Kerangka Untuk Analisis. Persaingan dua Negara adidaya di kawasan Semenanjung Korea adalah untuk mencapai keunggulan atas Negara atau sekelompok Negara lain dengan cara mengimbangi kekuatan lawan (Balance of Power) sehingga Korea Utara di pengaruhi oleh kekuatan komunis Uni Soviet dan Cina menjadi seteru Korea Selatan yang di pengaruhi kekuatan kapitalisme Amerika Serikat. Morgenthau mengungkapkan konsep kepentingan nasional di jabarkan bahwa kebutuhan minimum dari suatu Negara adalah melindungi dirinya atau negaranya secara fisik. jalan yang kongkrit dalam merealisasikannya dalam bentuk praktek. Sebagai Negara yang di pengaruhi oleh kekuatan Negara-negara penghasil nuklir.J. Selama Negara A memiliki senjata nuklir. perubahan haluan Negara-negara komunis sekutu Korea Utara seperti Rusia dan China yang condong pro Amerika Serikat serta belum jelasnya gencatan tahun 1953 ke arah perdamaian resmi. seperti politisi dan negarawan harus menyamakan kepentingan mereka dan kepentingan negaranya dengan pencarian dan pemakaian kekuasaan. baik karena pertimbangan ekonomi maupun politik. Mourgenthau. Pandangan ini mengharuskan dimilikinya potensi kemampuan dari masing-masing pihak (yang bermusuhan) untuk saling menghancurkan agar minat untuk keterlibatan dalam pertempuran menjadi kecil.

korea Utara memperlihatkan kembali kemampuannya dalam memperkuat nuklir yaitu dengan melakukan uji coba nuklir di kota Gilju. Ketika Jepang kalah dalam Perang dunia II maka Amerika Serikat dan Uni Soviet mendarat di semenanjung Korea. Sementara Korea Utara berpendapat bahwa Korea Utara harus di komuniskan. Berdasarkan garis lintang 380 maka semenanjung korea di bagi menjadi dua. kemarahan Korea utara semakin menjadi lagi pasca kunjungan Hillary Mentri Luar Negeri Amerika serikat yang di utus oleh presiden Barack Obama sebagai pengganti presiden dr Bush Jr. Hal ini dirasakan juga oleh Negara Jepang dan Korea Selatan yang memiliki persinggungan sejarah yang sama. Pada tahun itu juga korea utara keluar dari NPT (nuclear non proliferation treaty). maka upaya untuk menuju kawasan bebas nuklir perlu adanya pengusahakan rekonsiliasi antara kedua Negara korea. kebijakan Hillary yang kental dengan aroma militer dalam mewujudkan latihan gabungan bersama antara tentara korea selatan dan amerika Serikat selama sebelas hari di semenanjung korea hanya akan mampu menyulutkan kembali terjadinya perang terbuka antara dua saudara tersebut. Selain itu. Dalam penyelasaian konfik dan mewujudkan keamann di semenanjung korea . Pada tahun 1992. Untuk itu dalam menghadapi korea Utara yang di anggap telah menggembangkan senjata Nuklir. adalah Amerika Serikat sebagai Negara yang mengusungkan Demokrasi dan Uni Soviet mengusungkan Komunis akibatnya perang ideologi ini memunculkan perseteruan yang tidak mudah di selesaikan. Dengan demikian Nuklir korea utara menjadikan Keamanan Semenanjung Korea terancam. Bahkan tahun 2006. Implementasi dari Agreed Fremework 1994 yag tidak berjalan dengan maksimal adalah akibat sikap dan tindakan Korea Utara yang Provikatif. bagi Amerika serikat Korea utara telah melakukan pelanggaran dari perjanjian tahun 1994 mengenai program pembekuan nuklir dan ini merupakan masalah dunia internasional. Hal ini di sebabkan pihak Amerika Serikat dan Korea Selatan akan mengadakan latihan gabungan bersama dengan sandi “Key Resolve/Foal Eagle” yang berlangsung 9-20 maret 2009 di wilayah semenjung korea. dan sikap Ameriaka yang memblokade perdagangan ke korea mengakibatkan keamanan Semenanjung Korea menjadi terganggu. BAB V KESIMPULAN korea utara menilai implementasi Agreed Framework 1994 yang ditujukan untuk membangun dua fasilitas reactor pembangkit tenaga air sebagai ganti atas penutupan reactor yang lama dan pemulihan perekonomian yang tidak berjalan maksimal. ke Korea Selatan. Akibatnya dari perseteruan kedua Negara ini terjadi konflik antara korea selatan dan korea utara. Pada tahun 1985. Akibat sikap Korea utara yang berani ini telah menyebabkan krisis. sehingga ini menjadikan Out put yang harus di capai demi terciptanya keamanan di semenanjung korea Namun saat ini konflik yang terjadi di semenanjung korea tidak mudah untuk di selesaikan dengan begitu saja dan tentunya kawasan di semenanjung akan semakin bertambah tegang khususnya hubungan kawasan Asia Timur. Jepang. Amerika serikat di bawah Bush Jr tentunya melibatkan Negara-negara yang ada di kawasan tersebut yaitu dengan melakukan perundingan guna untuk membicarakan krisis yang terjadi. Korea Selatan. Sementara embargo ekonomi masih menerpa Korea Utara. Korut juga menjadi anggota IAEA (International Atomic Energy Agency). Korea Selatan di duduki oleh Amerika Serikat sementara korea Utara diduduki oleh Uni Soviet. Nuklir Korea Utara hanya untuk sumber Energi tetapi sekarang beralih fungsi menjadi Ancaman keamanan di semenanjung Korea. Jepang tahun 1945. Pada saat itu kedua Negara Adidaya tersebut di selimuti perang dingin (cold war) dan hasil yang didapat dari perang Ideologi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. serta pengaruh kebijakan hard Line policy atau kebijakan keras Amerika Serikat yang memembergo perekonomian di Korea Utara sehingga Korea Utara menyikapi hal-hal tersebut dengan mengaktifkan Nuklir kembali. Dalam mempertahankan negara dari ancaman Negara terdekatnya maupun Amerika Serikat maka korea Utara melanggar perjanjia 1994 dan tetap melakukan Pembuatan nuklir. memaksa Negara komunis tersebut menjadi persenjataan rudal di pasaran gelap internasional untuk memperoleh pendapatan. Untuk mendukung rencana Korea Utara tersebut maka Uni Soviet pada tahun 1950 telah memberikan training pembuatan nuklir yang kemudian dilanjutkan pada tahun 1965 dengan pembangunan reaktor nuklir di Yongbyon. Hal ini terbukti pada tahun 2006 korea Utara melakukan uji coba nuklir di kota Gilju. propinsi Hamgyong sehingga menimbulkan gempa berkekuatan enam sekala richter. China. Hal ini terjadi karena Korea Selatan mengklaim bahwa Korea Utara adalah bagian dari wilayahnya yang hilang dan harus di kembalilkan ke Korea Selatan. Selain masuk NPT (nuclear non proliferation treaty).Hirosima dan Nagasaki. dalam pada itu antara Amerika Serikat dan Korea Utara sama-sama menunjukan arogansinya. Namun hasil dari pembentukan Six Party talks ini tidak menjawab adanya pengurangan atau pemberhentian dalam membuat nuklir. Dulu. Luluh lantaknya Hirosima dan Nagasaki menandai kekalahan Jepang dan akhirnya Jepang tunduk terhadap tentara sekutu. Rusia dan Amerika Serikat. propinsi Hamgyong sehingga menimbulkan gempa berkekuatan enam sekala richter. Dan untuk itu tahun 2003 terbentuklah Six Party Talks yang beranggotakan Korea Utara. Namun pada tahun 2002 korea Utara kembali mengaktifkan program nuklir dengan pengayaan Uranium (Uranium enrichment) dan program nuklir ini di ketahui oleh Amerika Serikat. .. namun pembutan nuklir dapat di hentikaan yaitu dengan masuk menjadi anggota NPT (nuclear non proliferation treaty) ini membuktikan bahwa Korea Utara taat pada perdamain dunia. Terciptanya stabilitas keamanan dan keseimbangan militer di kawasan tersebut. Selain itu Negara-negara yang memiliki konflik dengan korea Utara juga merasa tida aman.

Ekonomi-Politik Internasional dan Tatanan Dunia 2. Semenanjung Korea dan Keamanan Asia Timur.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. CSIS.Byung joon Ahn. Korea Utara menyerang Pulau Yeonpyeong milik Korea Selatan pada hari Selasa lalu. Sehubungan dengan serangan militer oleh Korea Utara.DAFTAR PUSTAKA .go.1992 .html . Sementara itu AS meminta China untuk dapat menjernihkan suasana dengan membujuk Korea Utara untuk tidak melakukan tindakan provokasi lebih lanjut. hlm. Dalam serangan ini tercatat dua orang prajurit Korea Selatan dan dua orang warga sipil tewas. Admiral Mike Mullen dari AS menyatakan bahwa China adalah satu-satunya negara yang memiliki pengaruh pada Korea Utara sehingga peranannya sangat penting untuk menyelesaikan konflik ini.com/2009/03/hillary-menyulut-konflik-korea-tanggal. Logika Hubungan INternasional : Kekuasaan.asp?vnomor=38&mnorutisi=5 (Vibiznews – Business) – Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak mengadakan pertemuan genting pada hari ini (25/11). Jakarta.http://warta.8% sementara di Hong Kong terjadi penurunan 2. Mochtar. Ini adalah kali pertamanya serangan Korea Utara menewaskan warga sipil sejak tahun 1987. Jakarta:LP3ES.158 . Ilmu Hubungan International : Disiplin dan Metodologi.Mas‟oed. Imbas serangan ini masih terasa hingga hari Rabu kemarin. Hari Selasa lalu bursa saham Korea Selatan ditutup melemah 0.http://fatkurrohman. (Ed) Robert Scalapino dan Seizaburo Sato. Serangan Korea Utara terhadap Korea Selatan ini sempat menimbulkan kepanikan di pasar saham. presiden ingin mendiskusikan dampak ekonomi yang menyertai serang tersebut.Jones. 1994 . Pertemuan antara presiden dengan para staff-nya ini ditujukan untuk mencegah meluasnya ketegangan antara Korea Selatan dengan Korea Utara. artikel dan masalah Masalah Keamanan Asia.id/index1. Akan tetapi mata uang Korea Selatan won tetap berada dalam tekanan seiring dengan masih was-wasnya kondisi pasar. Kondisi ini dikhawatirkan membawa dampak serius bagi ekonomi Korea Selatan yang saat ini bergantung kepada pertumbuhan konsumsi dalam negeri. AS telah menyatakan bahwa China seharusnya dapat mencegah provokasi lebih lanjut oleh Korea Utara.blogspot. Walter S.dephan. China Pegang Peranan Penting dalam Penyelesaian Konflik Korea China merupakan sekutu paling dekat Korea Utara yang diyakini dunia memegang peranan penting dalam penyelesaian konflik di Semenanjung Korea ini. Akan tetapi pada pembukaan perdagangan hari Kamis ini imbas serangan tersebut mulai berkurang dan bursa saham Korea Selatan dibuka dan bergerak pada kisaran sebelum terjadinya serangan.7%. Ekspor Korea Selatan sedang berada dalam kondisi yang kurang baik disebabkan penurunan permintaan global akibat krisis. .

Apabika sampai terjadi perang di Semenanjung Korea maka China sendiri akan mengalami kerugian besar. Kondisi ini dianggap justru bagai menyiram bensin ke nyala api dan akan memperkeruh suasana di Semenanjung Korea. Saat ini USS George Washington telah berada di Laut Kuning dekat Semenanjung Korea yang ditujukan untuk membentuk pasukan gabungan dengan militer Korea Selatan. Dilaporkan bahwa AS telah mengirimkan bantuan militer kepada pihak Korea Selatan. Dengan kondisi saat ini perang hanya akan mengakibatkan kesengsaraan yang makin besar. China sendiri dipercaya memiliki kepentingan kuat untuk mencegah terjadinya bentrokan yang berpotensi perang antara kedua negara ini. Juru bicara China Hong Lei menegaskan bahwa China menanggapi insiden ini dengan sangat serius dan merasa sangat menyesal dan turut sedih akibat kehilangan nyawa dan kerusakan yang terjadi akibat insiden tersebut. Semoga saja semua pihak dapat memperoleh kesepakatan sehingga tidak akan terjadi pertempuran yang tidak bermakna. juga akan mengakibatkan ketegangan antara AS dan China. Kondisi ini menjadi sangat pelik dan berpotensi pecah menjadi perang besar apabila keempat negara ini tidak dapat menyepakati sebuah gencatan senjata. Beijing sebelumnya telah mengatakan bahwa pasukan gabungan antara AS dan Korea Selatan di perairan antara Semenanjung Korea dan China merupakan ancaman bagi kemanan dalam negeri China sekaligus stabilitas keamanan regional.China sendiri telah menanggapi insiden ini dan menteri luar negeri China telah berkomentar bahwa kedua Korea harus menenangkan dan menahan diri serta mengadakan pembicaraan secepat mungkin untuk menghindari ketegangan lanjutan. (Ika Akbarwati/IA/vbn) . Akan tetapi China tampaknya tidak senang dengan adanya campur tangan AS dalam insiden ini. Langkah pasukan AS ini diperkirakan akan menyulut kemarahan pihak Korea Utara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful