Kelompok 15 : Melissa Putri M.

Napitupulu Rhys Sophie Irene Sihite Merryl Esther Juliana Wantah Christman Maruli Tua Jares Clinton Leonardho Bayu Wijayanto Monalisa Marcedes Michael Tambunan

(1161050 123) (1161050 124) (1161050 125) (1161050 126) (1161050 127) (1161050 128) (1161050 129) (1161050 130)

TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mengetahui dan menjelaskan definisi,

jenis-jenis, penyebab dan gejala dari leukemia. 2. Mengetahui dan menjelaskan patofisiologi dan patogenesis dari leukemia. 3. Mengetahui dan menjelaskan cara menegakkan diagnosis dan DD. 4. Mengetahui dan menjelaskan cara penatalaksanaan leukemia.

SHARE .

DEFINISI KATA-KATA SULIT Petechie Echimosis Limpa S II Sel muda (blast) .

LEUKEMIA DEFINISI : Proliferasi sel leukosit yang abnormal. . ganas. sering disertai bentuk leukosit yang tidak normal. jumlahnya berlebihan. dan diakhiri dengan kematian. dapat menyebabkan anemia. trombositopenia.

NYERI TULANG DAN PERSENDIAN 5. ANEMIA 2. PERDARAHAN 3.GEJALA-GEJALA LEUKEMIA 1. PEMBENGKAKAN KELENJAR LIMPA 7. TERSERANG INFEKSI 4. KESULITAN BERNAPAS (DYSPNEA) . NYERI PERUT 6.

.

PATOFISIOLOGI LEUKEMIA .

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA LEUKEMIA 1. VIRUS . HEREDITER 4. RADIASI 2. FAKTOR LEUKEMOGENIK 3.

LEUKEMIA KRONIS II. MENURUT SEL YANG PREDOMINAN .LEUKEMIA AKUT .JENIS-JENIS LEUKEMIA I. MENURUT MATURITAS .MYELOTIC / MYELOGENUS LEUKEMIA .LYMPHOTIC LEUKEMIA .

LEUKEMIA MIELOGENUS AKUT  DEFINISI  INSIDENSI  PATOGENESIS  MANIFESTASI KLINIS  PEMERIKSAAN FISIK  PENATALAKSANAAN  PROGNOSIS .

LEUKEMIA MIELOGENUS KRONIS  DEFINISI  INSIDENSI  MANIFESTASI KLINIS  PEMERIKSAAN FISIK  PEMERIKSAAN LABORATORIUM  PENATALAKSANAAN  PROGNOSIS .

LEUKEMIA LIMFOSITIK AKUT  DEFINISI  INSIDENSI  MANIFESTASI KLINIS  PEMERIKSAAN FISIK  PEMERIKSAAN LABORATORIUM  PENATALAKSANAAN  PROGNOSIS .

LEUKEMIA LIMFOSITIK KRONIS  DEFINISI  INSIDENSI  MANIFESTASI KLINIS  PEMERIKSAAN FISIK  PEMERIKSAAN LABORATORIUM  PENATALAKSANAAN  PROGNOSIS .

CARA PEMERIKSAAN PASIEN PADA SKENARIO INI 1.SUHU .TEKANAN DARAH .NADI .FREKUENSI PERNAFASAN  KULIT  KONJUNGTIVA  LIMPA  HATI  KELENJAR GETAH BENING . PEMERIKSAAN FISIK  VITAL SIGN : .

PEMERIKSAAN LABORATORIUM  HEMOGLOBIN  HEMATOKRIT  ERITROSIT  LEUKOSIT  TROMBOSIT  SEL BLAST .2.

3. PEMERIKSAAN PENUNJANG  HEMATOLOGI RUTIN DAN HITUNG DARAH LENGKAP  APUS DARAH TEPI  ASPIRASI DAN BIOPSI SUMSUM TULANG  KARYOTIPIK  IMMUNOPHENOTYPING  SITOKIMIA  ANALISIS SITOGENIK  BIOLOGI MOLEKULER  BIOPSI  CYTOGENESIS LAB  SPINAL TAP  X-RAY .

.DIAGNOSA Berdasarkan gejala-gejala klinis dan hasil pemeriksaan laboratorium yang ada . pasien dalam skenario ini mengalami leukemia.

Ada hubungan antara keluhan. 2. Ada hubungan antara faktor penyebab dengan diagnosa leukemia.HIPOTESIS 1. pemeriksaan fisik dan laboratorium dengan diagnosa leukemia. .

THANK YOU  .