SILABI ETIKA 1. Pengertian 2. Perlunya etika dan moral 3. Diskusi 4. Macam-macam norma 5.

Kaidah Mekanisme hubungan kerja yg dikaitkan dengan Norma 6. Diskusi 7. Norma umum dalam Administrasi Negara 8. Norma pertanggung jawaban administrasi 9. Diskusi 10. Masalah penyimpangan administrasi
11.

Etika Administrasi Dalam Praktek dan etos kerja

12. Diskusi 13. Azaz umum birokrasi 14. Sistem nilai dan kebijaksanaan negara 15. Diskusi Etika Administrasi Negara Pengertian Asal kata: Etika : Ethos (bahasa Yunani) menjadi Ethics (inggris) dan di Indonesia Etika berarti kebiasaan/ Watak Moral : Mos/ Mores (bhs latin), cara hidup, filsafat moral  etika Norma : Normus: Penyiku/ pengukur (pembatas perilaku) Nilai : suatu kesepakatan umum mengenai st perilaku yang diperbolehkan/ tdk dalam suatu masyarakat. Etika muncul ketika setiap orang berhubungan dengan orang lain. Etika tidak terbatas, namun penghayatan atau penerapannya ada disetiap ilmu pengetahuan terapan yang menyangkut orang lain. Beda Etiket dan Etika • • Etika Etiket : Ethics (inggris): Etis; landasan etika adalah filsafat moral; hal yang : Ettiquette (prancis): Estetika; landasan filsafat seni/ estetika; mungkin kasat mata tetapi lebih mendalam dan bermakna mempelajari sesuatu yang menarik dan untuk keperluan sesaat

Etika adalah cabang ilmu filsafat. membahas etika berarti membahas moralitas • • Moral : konsep yang membicarakan tentang karakter dan sifat individu manusia. tentang tingkah laku spontan (tingkah laku yang menurut umum baik) Moralitas : konsep tentang prinsip-prinsip hidup (tingkat pemahaman orang tentang nilai yang berlaku) . mengandung pengertian • • Sebagai disiplin ilmu: adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai-nilai hidup dan hukum yang mengatur tingkah laku manusia Sebagai persoalan nilai hidup dan perilaku: etika adalah permasalahan dalam ilmu moral mengenai nilai hidup dan perilaku manusia Etika berbicara moral.

dokter yang baik pastilah dokter yang manjur bila mengobati pasien. belum tentu dokter manjur tersebut bermoral baik. seberapa besar penghayatan terhadap moral? . Cth krisis moral menjadikan pemimpin rezim jatuh.Mengapa berbicara moral? Dari kondisi obyektif dalam suatu bentuk masyarakat/ negara. Etika penting karena dalam sistem sosial manapun perlu 2 aspek penilaian yaitu profesionalitas/ obyektif dan juga nilai moral/ etika. Hukum moral bersifat rasional dan obyektif. berarti membicarakan manusia dalam kedudukannya sebagai manusia tersebut. Fir’oun 2. Hk moral bersifat universal. dipastikan moral penting untuk berlangsungnya peradaban manusia sebab moral sebagai landasan dasar bertindak yang bersifat naluriah dari setiap individu manusia. Jika membicarakan moral. Jika sepakat terhadap moral tertentu maka menganggap orang lain setuju (butuh penghayatan terhadap moral) 3. berlaku diseluruh sistem sosial. Contoh mencuri. Cth: dokter. Hukum moral/ norma etika vital atau penting bagi kehidupan manusia. Mengapa hukum moral/ norma etika penting bagi kehidupan manusia? 1. Karena menentukan kelestarian peradaban manusia. tetapi dalam membicarakan moral.

agama paling ndak jelas. Hukum paling jelas.cth. Cth. Beda Norma susila dan Norma Sopan Santun: 1. hukum Norma Agama Ada keyakinan bahwa ada sesuatu yang mengatur/ menciptakan keberadaan sesuatu (kekuatan supra manusia di dunia). N. Norma/ kaidah yang terkait dengan etika adalah st moral yang mempertanyakan kewajiban manusia sebagai manusia. banyak yang tak setuju. 2. sopan santun. Ciri norma hukum (kaidah hukum adalah explisitas) bahwa norma kaidah tersebut tertulis dalam hukum/ uu. dalam sebuah st sosial biasanya beda.Norma ada: Norma Agama. Cth orang yang berada di posisi administrasi keuangan hrs jujur dan pintar. dokter + profesional (kedudukan dokter dalam manusia) atau pejabat kantor. etika. Susila > n sopan santun. Bagaimana menurut sanksi yang dijatuhkan oleh norma tersebut? Ada sanksi yang jelas dan tak jelas. susila. N. Susila lebih luas daripada sopan santun. Tingkat Universalitas. Norma sopan santun makan. Susila seperti kumpul kebo. . dlm etikanya harus beda jika bawahannya adalah ketua Rtnya. cth zina 3. Tingkat sanksi sosial. susila lebih serius daripada sopan santun. norma sopan santun lebih cepat berubah daripada n. Tingkat perubahan. susila. Kepercayaan timbul kaidah perilaku. Dalam Administrasi Publik perlu dilakukan penghayatan etika. Tetapi jika N.

Kaitan dengan kekuasaan (legitimasi) Legitimasi dari bahasa latin Lex yang berarti hukum. Baik atu buru? .Norma/ kaidah yang melandasi mekanisme hubungan kerja: Administrasi Publik mentaati kaidah HAM Komponen ham menurut Rawls komponennya adalah hak hidup.Legalitas-rasional Authority Power Tradisi karena pengaruh tertentu. atas bawah dll. seperti bicara. khususnya etika AN adalah legitimasi kekuasaan (power&authority) Weber. Administrasi Publik melihat mekanisme antar rakyat jelata. Legal-rasional adalah adanya pemimpin berdasarkan aturan hukum yang dipakai bersama. Legitimasi dalam Administrasi Publik. sumber kekuasaan berasal dari dasar: .Kharisma . berpendapat dan sebagainya). diakuinya atau dipilihnya seseorang menjadi pemimpin/ orang yang punya kewenangan Legalitas etis adalah cara seseorang menjadi pemimpin.Tradisi . hak milik (bisa berujud dan tidak) dan hak bebas (hak yang secara normatif dibawa manusia sejak lahir sampai mati. Indonesia bagaimana? Legitimasi etis sama pentingnya dengan legitimasi sosiologis Legalitas Sosiologis adalah legalitas absah. berkehendak. Bagaimana melihat keabsahan/ legitimasi kekuasaan yang ada. pimpinan dan yang dipimpin. cth raja-raja dahulu Kharisma sumber pengaruhnya/ kekuatannya berasal dari watak/ kekaguman seseorang terhadap perilaku atau konsep pemimpin. berserikat.

bukan satu generasi saja. Layanan Umum Pegawai negeri dikungkung etos kerja dan elit. dari dan untuk rakyat. .Norma Umum dalam Administrasi Negara Norma Keadilan Keadilan disini adalah bukan hanya keadilan kumutatif tapi keadilan distribusi. St ini penting karena merupakan sistem yang paling penting terhadap ampera. harkat dan martabat manusia dan mengontrol pemerintahan yang lebih baik. Kesinambungan Pembangunan Proses pembangunan merupakan proses antar generasi. Alasan demokrasi: karena sistem ini merupakan satu-satunya sarana/ mekanisme untuk menjamin ham. Partisipasi WN (demokrasi) Demokrasi adalah kekuasaan yang dijalankan oleh. Menjadi buruk ketika budaya buruk dan tidak adanya keterkaitan antara kompensasi dan kinerja orang. Adil (menurut Plato) adalah memberikan segala sesuatu kepada orang lain sesuai haknya.

antara lain karena pengawasan atau pemeriksaan hanya terbatas pada pemeriksaan formal tanpa melibatkan pemeriksaan material.Norma Pertanggungjawaban Administrasi Mekanisme pertanggungjawaban administrasi dapat berarti Responsibility (apakah cukup bertanggungjawab / punya komitmen kuat mengenai pekerjaan seharihari) . Accountability (melihat sisi sehari-hari. cth kerja disiplin dan sebagainya). St pertanggungjawaban itu ialah: 1. Cth: formal hanya lihat angka2 kuintansi tanpa melihat angka fisik yang senyatanya. Hirarki dalam birokrasi (senioritas atasan-bawahan) . tindakan dan perbuatan seseorang (hak dan kewajiban). Akuntabilitas formal dan material Ada penyelewengan dalam akuntabilitas. memiliki aspek cognitif). Ada 4 sistem pertanggungjawaban dalam kegiatan administrasi publik yang perlu diperhatikan oleh aparat publik. Harusnya pengawasan ke material yaitu pemeriksaan yang berkaitan dengan tujuan dan manfaat pemeriksaan yang menghasilkan feedback sebagai penyempurnaan sistem tersebut. ada aspek profesionalisme. dan Responsiveness/ daya tanggap (apakah yang dilakukan sesuai dengan pengguna jasa/ masyarakat yang semestinya dilayani oleh aparat publik/ pemerintahan. Kuitansi ada pembelian tersebut. Satuan yang melakukan pengawasan hanya ke formal (sesuai peraturan yang ada. tetapi kurang terkait dengan : tujuan pengawasan dan apa manfaat pengawasan. Pengawasan formal terkait dengan ketetapan/ kententuan dalam mekanisme kebijakan/ ketetapan. Ketiga rumusan pertanggungjawaban merupakan proses pribadi yang menyangkut kepentingan. Contoh beli semen 70 sak. tetapi secara material perlu dicek barangnya apakah sesuai dengan kuitansi tersebut dan sebagainya.

Legal. Politis.2. Profesionalitas. merupakan pengatur-pelaksana 3. pakar-awam . pemilih-wakil / pimpinan 4.

efisiensi merosot (bicara cuap bicara tipu2) Yang penting dalam memahami korupsi adalah pada penghayatan internal. suap korupsi politis: nepotisme. sosiologis. karena hrs bayar uang ekstra 2. bukan pengetahuan/ hafalan. Korupsi merupakan tindakan yang tak ada bedanya dengan penyelewengan/ penggelapan. ekonomi. com arti bersama-sama & rumpere: tindakan yang merusak/ destruktif). Korupsi jika telah menggejala akan dapat menghancurkan kekuatas sbdy dan dana & dlm negara akan merusak sistem Gunnar Myrdal: 1. Kategori Korupsi korupsi material : manipulasi. Disiplin kendur. kolusi karena korupsi dilakukan penguasa. Korupsi intinya merupakan penyelewengan/ penyalahgunaan kepercayaan rakyat/ khalayak/ orang banyak 3. Penafsiran orang terhadap korupsi semakin melebar. Yang menjadi kaidah kenapa korupsi tak benar secara norma ( alasannnya): 1. berkait dengan orang yang punya kekuasaan & menyalahgunakan utk kept yang lebih sempit.Masalah penyimpangan administrasi Korupsi. martabat pemerintah turun. penipuan dan pencurian 2. mk orang cenderung tak bisa mengkritik & kekuasaan tanpa kritik (tak ada batas) cenderung korup. sistem famili. 3. Korupsi melemahkan semangat investasi. hk. . ethis Korupsi berasal dr kata com + rumpere (bhs latin. Kesatuan negara melemah. pol. Kemudian berkembang menjadi corumperecorruptus corrupt  corruptie (bld)  korupsi berkembang menjadi: perbuatan yang tidak baik/ sesuatu yang buruk. Pungli.

dan sebagainya. Abolisionistik. budaya yang korup d. Hal yang mendorong korupsi adalah: a. Moralistik : penataran.Manipulasi: to manipulate. (persuasif) Substansi: pengendalian diri (korupsi banyak terjadi karena kecenderungan watak . memodifikasi. mengubah. etika. penegakan hukum yang lemah c. peningkatan pengawasan b. struktur kekuasaan & mekanisme pengawasan yang buruk b. moralitas manusia yang rendah Cara menangkal korupsi: a. memainkan berkait dengan sumber dana dan daya. menyalurkan kejalur lain. Dari segi manajemen pembangunan (administrasi neg) ada beberapa aspek yang sebetulnya disebabkan oleh aspek manajerial/ hukum. hk perdana (represif) c. Sistematik-struktural (manangkal butir a&b diatas): menyempurnakan sistem administrasi.

--. Etos adalah aspek evaluatif.Etika Administrasi Dalam Praktek menyangkut kepentingan umum yang ada kepentingan masyarakat banyak atau sebagian besar masyarakat. etos kerja: penilaian pribadi terhadap nilai pekerjaan. tp juga moral. Mampu menjadi anggota kelompok yang baik . 3. selalu memiliki gagasan yang lebih baik. status ekonomi. etos kerja etos: penilaian abstrak mengenai penilaian sehari-hari. Selalu memberi saran dan perbaikan 4. Menyangkut penilaian individu terhadap pekerjaan sehari-hari ketaatan pada kode etik ETOS KERJA Geertz: etos adalah sikap yang mendasar terhadap diri dan dunia yang dipancarka hidup.  motivasi seseorang untuk berbuat (religi. Selalu bekerja dengan rencana tanpa lupa jadwal waktunya 5. yang bersifat menilai. perut dan lain-lain) Beberapa pedoman Paul Mali agar bekerja lebih baik: 1. kehormatan. 2. Selalu berpikiran positif terhadap pekerjaannya 6. Dan kepentingan yang tidak masuk dalam kepentingan pribadi kearifan dalam membuat policy tak tergantung profesionalitas semata. Penyelesaian tugas yang lebih baik.

kerja hanya sesuai aturan berfikir kognitif tidak berani) . Usnsur hukum itu:  keutamaan aturan hukum. sistem referendum 2.Asas-asas umum Birokrasi Pemerintah yang Baik 1. atau boleh dihukum bila telah terbukti bersalah sesuai hukum. standar hidup. 5.  Ketimpangan antara wilayah geografis (PDB. tingkat harapan hidup 3. tak ada kekuasaan yang sewenang-wenang. Mewujudkan negara hukum Asas pokok tercipta negara hukum bila ditaati hukum. sistem pemisahan kekuasaan c. Dinamika dan Efisiensi Muncul karena ada persoalan birokrasi:  daur kekakuan aturan (aturan kaku.  Kedudukan yang sama dalam hukum. Mengusahakan kesejahteraan umum Dua elemen kebutuhan pokok:  persyaratan minimum keluarga untuk konsumsi sendiri  layanan esensial bagi masyarakat.  Terjaminnya ham bagi undang-undang dan peradilan. sistem parlementer b. tingkat melek huruf. Prinsip Demokrasi a. Keadilan sosial dan Pemerataan equity (keadilan) dan pemerataan (even distribution/ fair distribution) Masalah ketimpangan:  Ketimpangan antara kelompok sosial yang berbeda. Plus masalah ketenagaan dan kependudukan 4.

karena biasanya personil melihat perspektif sendiri)  Sistem kewenangan berganda (kewenangan struktural dan fungsional  tugas dikerjakan sesuai yang benar? Atau sesuai kemauan atasan?) . pengalihan sasaran (sasaran utk kept umum. tetapi malah aturan yang dilayani)  Kurang personel terlatih (dalam melihat tugas secara utuh. tetapi malah disesuaikan tujuan aturan yang ada  kerja bukan untuk pelayanan.

Sehingga perlu pemahaman konsep sebagai berikut: a. . energi. uang. Pancasila sebagai pemimpin falsafah yang mampu memadukan nilai tradisional dan nila modernisasi barat. sehingga pemerintah harus memilih nilai yang terbaik. alam dan sebagainya) harus berdasarkan nilai tersebut. Yaitu perlu adanya keselarasan. Penggunaan sumber (manusia. norma-norma dan tujuan yang telah mapan yang terdapat dalam masyarakat. Harus lihat kept banyak  syarat moral. Masyarakat ada bermacam nilai. Fungsi nilai sebagai stimulus (pendorong) dan limitation (pembatas) tindakan manusia. hubungan dengan masyarakat. Sehingga pembuat kebj harus menciptakan keseimbangan antara kepentingan yang berbeda dan juga penilai. b. tuhan maupun dalam mengejar kebutuhan jasmani dan rohani. Sehingga Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa  dasar negara  sumber segala sumber hukum. Perumus kebijakan berkaitan dengan pengidentifikasian dan penganalisaan nilai yang relevan dalam masyarakat. keseimbangan dan keserasian. Nilai berasal dari keyakinan. Pembuat keputusan harus bisa melihat personal value (nilai perorangan/ individu) dan policy value (nilai kebijakan). Kepemimpinan Indonesia dalam melaksanakan pembangunan harus bersumber falsafah pancasila. alam. baik dalam hidup manusia pribadi. aspirasi dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan dan menyejahterakan kehidupan fisik dan jiwa. Pancasila dan Perumusan Kebijaksanaan Negara di Indonesia Pancasila sebagai pandangan hidup sudah dicanangkan menjadi moral kepribadian bangsa.SISTEN NILAI DAN KEBIJAKSANAAN NEGARA Peranan Sistem Nilai dalam Perumusan Kebijaksanaan Negara Sistem nilai: kaitan dan kebulatan nilai-nilai.

g. antara lain: a. f. sebutkan aturan demokrasi itu. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dan kaitan dengan bidang lain sesuai falsafah pancasila. d. c. dalam pasal dan berbutir berapa? 2. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. e. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan keputusan musyawarah. Sebutkan penyelewengan itu dan berilah solusi untuk mengatasi penyelewengan tersebut! . Di dalam birokrasi ada beberapa penyelewengan etika.c. mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Di dalam pancasila ada beberapa aturan berdemokrasi. Soal: 1. b. terdapat beberapa aturan demokrasi. Musyawarah untuk mufakat diliputi semangat kekeluargaan. Dalam Pancasila. Kepemimpinan harus mampu memahami dan meyakini tujuan. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful