EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

BAB I PENDAHULUAN
1. Pengertian Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi Pengukuran diartikan sebagai pemberian angka pada

status atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh orang, hal, atau obyek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas dan bersifat kuantitatif. Sehingga, mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran. Penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan instrumen test maupun non-test. Penilaian dimaksudkan untuk memberi nilai tentang kualitas hasil belajar (bersifat kualitatif). Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik buruk. Mengadakan Evaluasi adalah meliputi pengukuran dan penilaian ( meliputi kedua langkah di atas). contoh : Jika ada meteran, maka sebelum menentukan panjangnya kain maka kita ukur dahulu panjang kedua kain. Dan setelah mengetahui panjang dari kedua kain itu, kita mengadakan penilaian dengan melihat perbandingan panjang antara kedua kain tersebut. Dapatlah kita menyatakan bahwa “ Kain A panjang dan Kain B pendek”. Maka kain yang panjang, itulah yang kita ambil. 2. Penilaian Pendidikan Ralph merupakan 1 Tyler (1950) berpendapat bahwa data evaluasi untuk sebuah proses pengumpulan

Transformasi Umpan Balik

menentukan sejauh mana, dalam hal apa, dan bagian mana tujuan pendidikan sudah tercapai. Jika belum, bagaimana yang belum dan apa sebabnya. Lain halnya dengan Cronbach dan Stufflebeam, evaluasi merupakan tidak hanya mengukur sejauh mana tujuan tercapai, tetapi digunakan untuk membuat keputusan.

Input Input adalah bahan mentah yang dimasukkan kdalam transformasi. Didalam dunia pendidikan yang dimaksud dengan input adalah peserta didik yang baru memasuki sekolah. Sebelum masuk sekolah dinilai dahulu kemampuannya untuk mengetahui apakah ia mampu melaksanakan proses KBM. Output Output adalah kelauaan atau bahan jadi yang dihasilkan oleh transformasi. Contohnya : siswa lulusan sekolah yang bersangkutan. Untuk mengetahui lulus atau tidaknya siswa perlu diadakan penilaian pada siswa yang bersangkutan

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

Transformasi Transformasi adalah mesin yang bertugas mengubah bahan mentah menjadi bahan jadi. Dalm dunia pendidikan yang menjadi sistem transformasi adalah sekolah itu sendiri, Umpan Balik (Feed Back) Umpan balik adalah segala informasi baik menyangkut output maupun transformasi. Umpan balik diperluakn untuk untuk memperbaiki input maupun transformasi. 3. Mengapa Menilai? Dalam segi, yakni : dunia pendidikan penilaian memiliki makna khususnya bagi dunia persekolahan yang ditinjau dari beberapa

a. Siswa Siswa dapat mengetahui sejauh mana ia dapat mengikuti pelajaran yang diberikan oleh gurunya, hasil yang diperoleh kemungkinan 1. Memuaskan Kepuasan yang diperolehnya dapat menimbulkan motivasi untuk belajar lebih giat lagi sehingga ia berusaha untuk mempertahankannya dan berusaha untuk lebih memuaskan lagi. 2. Tidak Memuaskan Siswa akan berusaha agar lain kali keadaan itu terulang lagi dan berusaha belajar lebih giat lagi. b. Guru 1. Untuk mengetahui siswa-siswi mana yang berhak

3

melanjutkan pelajarannya (mana yang berhasil mana yang belum menguasi materi pelajaran). 2. Untuk mengetahui apakah materi yang di ajarkan kepada siswa sudah tepat atau belum. 3. Untuk mengetahui metode yang digunakan sudah tepat atau belum. c. Sekolah 1. Untuk mengetahui kondisi belajar yang diciptakan sekolah sesuai dengan harapan atau belum. 2. Kurikulum pada sekolah sudah tepa atau tidak berdasarkan informasi dari guru. 3. Pedoman bagi sekolah untuk menentukan standar dari suatu mata pelajaran. 4. Tujuan atau Fungsi Penilaian a. Penilaian berfungsi selektif Penilaian yang dilakukan dengan cara seleksi terhadap siswanya. Yang bertujuan untuk : • • • • Memilih siswa yang diterima disekolah tertentu. Memilih siswa yang naik kelas ke tingkat berikutnya. Memilih beasiswa. Memilikih siswa yang berhak meninggalkan sekolah. b. Penilaian bersifat diagnostik Penilaian yang dilakukan untuk mengetahui kebaikan dan kelemahan siswa, sehingga dengan diketahuinya kebaikan dan siswa yang mendapatkan

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

kelemahan tersebut memungkinkan mudah mencari cara untuk mengatasinya. c. Penilaian berfungsi sebagai penempatan Penilaian yang dilakukan untuk menempatkan siswa sesuai dengan perbedaan kemampuan, sekelompok siswa yang mempunyai hasil penilaian yang sama akan berada dalam kelompok yang sama dalam belajar. d. Penilaian berfungsi sebagai pengukur keberhasilan Penilaian yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana suatu program berhasil diterapkan. 5. Ciri-ciri Penilaian dalam pendidikan a. Penilaian dilakukan secara langsung Mengukur kepandaian siswa dengan kemampuan menyelesaikan soal-soal. b. Penggunaan ukuran kuantitatif Penilaian pendidikan simbol bersifat bilangan kuantitatif sebagai hasil artinya pertama menngunakan

pengukuran setelah itu dipresentasikan ke bentuk kualitatif. c. Penilaian pendidikan menggunakan unit-unit satuan yang tetap d. Penilaian pendidikan bersifat relatif Relatif artinya tidak sama atau tidak selalu tetap dari waktu ke waktu. e. Penilaian sering terjadi kesalahan Adapun sumber kesalahan yakni : 1. Alat ukurnya 2. Orang yang melakukan penelitian Dapat berupa : • Faktor subjektif yang berpengaruh pada

5

hasil pengukuran. • Kecenderungan mahal. • • • Adanya hallo-effect yakni adanya kesan penilai terhadap siswa. Pengaruh dari hasil yang diperolehnya terdahulu. Kesalahan kekeliruan penilaian. 3. Anak yang dinilai • • • Suasana hati seseorag akan berpengaruh terhadap hasil penilaian. Keadaan fisik siswa ketika sedang dinilai (sakit). Nasib siswa kadang-kadang mempunyai peranan terhadap hasil penilaian. 4. Situasi dimana penilaian berlangsung • Suasana maupun • yang gaduh, baik didalam akan diluar ruangan yang disebabkan oleh menjumlahkan angka-angka pada penilai untuk memberikan nilai secara murah atau

mengganggu konsentrasi siswa. Pengawasan dalam penilaian.

BAB II SUBJEK DAN SASARAN EVALUASI
1. Subjek Evaluasi Subjek evaluasi adalah orang yang melakukan pekerjaan

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

evaluasi. Yang disebut subjek evaluasi untuk setiap tes, ditentukan oleh suatu aturan ketentuan yang berlaku. Contoh : • • Untuk mengevaluasi tentang hasil belajar, subjek evaluasi adalah guru. Untuk melaksanakan evaluasi sikap yang menggunakan sebuahh skala, subjek evaluasinya adalah petugas yang ditunjuk. • Untuk mengevaluasi kepribadian menggunakan alat ukur maka subjek evaluasinya adalah ahli psikologi. 2. Sasaran Evaluasi Sasaran penilaian, unsur-unsurnya adalah : a. Input Calon siswa sebagai pribadi yang utuh yang ditinjau dari beberapa segi yang menghasilkan bermacam-macam bentuk tes sebagai alat pengukur. mencakup 4 hal : • Kemampuan Alat untuk mengukur kemampuan adalah tes kemampuan atau attitude test, biasanya digunakan untuk dapat mengikuti institusi. • Kepribadian Alat untuk mengukur kepribadian seseorang disebut tes kepribadian atau personality test. • Alat Sikap-sikap mengetahui keadaan sikap seseorang untuk • program dalam suatu lembaga/sekolah Aspek yang bersifat rohani

dinamakan tes sikap atau attitude test. Intelegensi

7

Untuk mengetahui tingkat intelegensi ini digunakan tes intelegensi yang sudah banyak diciptakan oleh para ahli. Tes yang terkenal adalh tes buatan Binet dan Simon yang dikenal dengan nama tes Binet-Simon. Tes lainnya adalah SPM,tintum,dan sebagainya. b. Transformasi Transformasi merupakan sasaran penilaian demi diperolehnya hasil pendidikan yang diharapkan. Unsur-unsur transformasi yang menjadi objek penilaian adalah : • • • • • c. Output Penilaian terhadap lulusan suatu sekolah dilakukan untuk mengetahui digunakan seberapa untuk jauh tingkat pencapaian/prestasi disebut tes belajar mereka selama mengikuti program. Alat yang mengukur pencapaian pencapaian atau achievment test. BAB III PRINSIP DAN ALAT EVALUASI 1. Prinsip Evaluasi Prinsip umum dan penting dalam kegiatan evaluasi, yaitu adanya triangulasi, yaitu 3 komponen yang berhubungan erat : a. Tuuan pembelajaran b. Kegiatan pembelajaran atau KBM, dan c. Evaluasi Kurikulum/Materi Metode dan cara penilaian Sarana pendidikan/media Sistem adminstrasi Guru dan personal lainyya.

KBM

Tujuan

Evaluasi RESUME

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

a. Hubungan antara tujuan dan KBM KBM mengacu pada tujuan, tetapi juga mengarah ke tujuan ke KBM, menunjukkan langkah dari tujuan dilanjutkan pemikirannya ke KBM. b. Hubungan antara tujuan dengan evaluasi Evaluasi adalah kegiatan pengumpulan data untuk mengukur sejauh mana tujuan sudah tercapai. Evaluasi berasal dari tujuan dan KBM yang telah dirumuskan. c. Hubungan antara KBM dengan Evaluasi KBM dirancang dan disusun mengacu pada tujuan yang telah dirumuskan dan evaluasi juga disusun dengan mengacu pada tujuan . selain pada tujuan evaluasi juga mengacu pada KBM yang ada (tengah dilaksanakan).

2. Alat Evaluasi Alat adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk mempermudah seseorang untuk melaksanakan tugas untuk mencapai suatu tujuan. Alat juga bisa disebut instrumen, maka alat evaluasi juga dikenal dengan nama instrumen evaluasi.

9

Evaluasi dikatakan baik apabila mampu mengevaluasi sesuatu yang dievaluasi dengan hasil sesuai dengan keadaan yang dievaluasi. Ada dua teknik evaluasi, yakni teknik nontes dan teknik tes. a. Teknik nontes Yang tergolong teknik nontes adalah : 1. Skala bertingkat, menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap sesuatu hasil pertimbangan. Angka yang digunakan mempunyai skala dengan jarak yang sama. Meletakkannya secara bertingkat dari rendah ke tinggi. 2. Kuesioner, sebuah daftar pertanyaan yang harus diisi orang lain yang akan di ukur (responden). Dengan kuesioner dapat mengetahui pengalaman, data diri, pengetahuan/sikap yang dimiliki seseorang. Daftar cocok, dereten pertanyaan (singkat) dimana responden yang akan di evaluasi tinggal membubuhkan tanda cocok ( ) ditempat yang ada. Wawancara, metode yang digunakan untuk mendapatkan jawaban dari responden dengan jalan tanya jawab sepihak (responden tidak diberikan kesempatan sama sekali untuk mengajukan pertanyaan, pertanyaan hanya diajukan oleh subyek evaluasi). wawancara ada 2 macam, yaitu : a. Interview bebas, responden mempunyai kebebasan untuk mengutarakan pendapatnya, tanpa dibatasi. b. Interview terpimpin, pertanyaan dari subyek evaluasi bersifat memimpin,mengarahkan dan penjawab sudah dipimpin oleh sebuah daftar cocok. 3. Pengamatan, tekni yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti serta pencatatan secara sistematis. Ada 3 macam observasi, yaitu : a. Observasi partisipan, pengamat mengikuti kelompok

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

yang sedang diamati. b. Observasi sistematik, observasi dimana faktor yang sudah diamati telah terdaftar secara pengamat sistematis tidak menurut kategorinya. c. Observasi eksperimental, berpartisipasi dalam kelompok. 4. Riwayat hidup, gambaran tentang keadaan seseorang selama masa hidupnya. Maka subyek evaluasi akan menarik kesimpulan dari kepribadian,kebiasaan dan sikap dari obyek yang dinilai. b. Teknik Tes Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi tetapi jika dibandingkan dengan alat-alat yang lain, tes ini lebih bersifat resmi karena penuh dengan batasan-batasan. Kaitannya dengan evaluasi yang dilakukan di sekolah, khususnya dikelas maka tes merupakan alat untuk mengukur siswa dan untuk mengukur keberhasilan siswa. Ada 3 macam tes menurut kegunaannya, yakni : 1. Tes diagnostik, berguna untuk mengetahui kelemahankelemahan siswa sehingga berdasarkan kelemahan – kelemahan tersebut dapat dilakukan pemberian perlakuan yang tepat. 2. Tes Formatif, dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah terbentuk setelah mengetahui sejauh mana siswa telah terbentuk setelah mengikuti program tertentu. Manfat bagi siswa a. Mengetahui sejauh mana ia menguasai suatu materi pembelajaran secara menyeluruh.

11

b. Penguatan bagi siswa c. Usaha perbaikan d. Sebagai diagnosis Manfaat bagi guru a. Mengetahui sejauh mana bahan yang diajarkan sudah dapat diterima oleh siswa. b. Mengetahui bagian-bagian mana bahan pelajaran yang yang belum menjadi milik siswa. c. Dapat meramalkan sukses dan tidaknya seluruh progra yang ia berikan. Manfaat bagi program a. Mengetahui apakah program yang telah diberikan sudah tepat b. Mengetahui apakah program membutuhkan pengetahuan prasyarat c. Mengetahui apakah program memerluakan sarana dan prasarana d. Apakah metode,pendekatan dan evaluasi sudah tepat 3. Tes sumatif, dilaksanakan setelah berakhirnya pemberian sekelompok program yang lebih besar. manfaat tes formatif : a. Untuk menentukan nilai b. Menentukan apakah seorang anak dapat menerima program berikutnya c. Mengisi catatan kemajuan siswa 4. Tes sumatif dan tes sumatif praktek, dalam sekolah tes formatif ini merupakan ulangan harian dan tes sumatif adalah ulangan umum yang diberika pada akhir semester. 5. Perbedaan antara tes diagnostik, tes formatif dan

EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA

RESUME

tes sumatif. a. Ditinjau dari fungsinya Tes diagnostik berfungsi untuk menentukan bahan prasyarat (materi) telah dikuasai atau belum, tingkat penguasaan siswa, mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan dalam menerima pelajaran, menemukan cara untuk mengatasi atau memberikan bimbingan. Tes formatif berfungsi sebagai umpan balik dalam menilai suatu unit program baik untuk siswa,guru maupun program (Sekolah). Tes sumatif, berfungsi untuk menentukan tingkat kemampuan siswa dengan temannya dalam kelas. b. Ditinjau dari waktu Tes diagnostik, pada waktu penyaringan pelajaran), calon selama siswa,membagi kelas(awal

pelajaran berlangsung bila guru akan memberikan bantuan kepada siswa. Tes formatif, pada waktu pelajaran berlangsung Tes sumatif, pada waktu semester akhir tahun atau akhir pendidikan. c. Ditinjau dari titik berat penilaian Tes diagnostik, menekankan pada tingkah laku kognitif,afektif dan psikomotor serta faktor-faktor fisik,psikologis dan lingkungan. Tes formatif, menekankan pada tingkah laku kognitif. Tes sumatif, menekankan pada tingkah laku kognitif (ada kalanya afektif dan psikomotor). d. Ditinjau dari alat evaluasi Tes diagnostik, tesnya sudah terstandarisaisi, tes

13

buatan guru, pengamatan dan daftar cocok (check list). Tes formatif, tes prestasi yang tersusun secara baik. Tes sumatif, tes ujian akhir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful