Lampiran

:

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi DKI Jakarta Nomor Tentang : : Rancangan Pedoman Penyusunan AD/ART Komite Sekolah SMA dan SMK Provinsi DKI Jakarta

ANGGARAN DASAR KOMITE SMK/ SMA………. KOTA/ KAB ADMINISTRASI………… MUKADIMAH
Dengan nama Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual

keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Dalam penyelenggaraannya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.

Sekolah Menengah Kejuruan SMK/SMA…… Jakarta adalah salah satu satuan pendidikan yang diselenggarakan di lingkungan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi ( Dikmenti ) Provinsi DKI Jakarta. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka SMK/SMA…… Jakarta membentuk suatu lembaga yang mandiri, yang menjadi mitra sekolah, beranggotakan perwakilan orang tua/ wali murid, komunitas sekolah dan juga tokoh-tokoh

1

masyarakat yang perduli terhadap pendidikan yang selanjutnya disebut sebagai Komite Sekolah. Sebagai dasar acuan operasional kegiatan, maka komite sekolah menyusun dan menetapkan Anggaran Dasar ( AD ) dan Anggaran Rumah Tangga ( ART ) Komite SMK/SMA…… Jakarta. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan Rahmat dan Petunjuk dalam merealisasikan AD / ART tersebut

2

ANGGARAN DASAR
KOMITE SMK/SMA…… JAKARTA BAB I NAMA, TEMPAT DAN KEDUDUKAN Pasal 1 NAMA Organisasi ini bernama Komite Sekolah ………Jakarta Disebut dalam Anggaran Dasar dengan istilah Komite Sekolah SMK/SMA…… Jakarta …………… Pasal 2 TEMPAT KEDUDUKAN Komite Sekolah bertempat di SMK/SMA…… Jakarta ….. Alamat. ………….. …………………Jakarta…………, Komite Sekolah berkedudukan di satuan pendidikan SMK/SMA………..Jakarta BAB II AZAS, VISI, MISI, TUJUAN, FUNGSI, DAN PERANAN Pasal 3 AZAS Komite Sekolah berazaskan Pancasila

3

Pasal 6 TUJUAN Menyesuaikan dengan tujuan sekolah dengan memperhatikan lingkungan internal dan eksternal Pasal 7 FUNGSI Komite Sekolah berfungsi : a. 4 . Melakukan kerja sama dengan masyarakat ( perorangan / organisasi dunia usaha/ dunia industri) dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. b.Pasal 4 VISI Menyesuaikan dengan visi sekolah dengan memperhatikan lingkungan internal dan eksternal Pasal 5 MISI Menyesuaikan dengan misi sekolah dengan memperhatikan lingkungan internal dan eksternal.

Hal. Menggalang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelengaraan pendidikan di satuan pendidikan. Pemberi pertimbangan (Advisory Agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan di suatu pendidikan. Kriteria tenaga kependiidkan. Kriteria fasilitas pendidikan: dan 6. f. Menampung dan menganalisis aspirasi. dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diharapkan oleh masyarakat. Mendorong orang tua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan guna mendukung peningkatan mutu dan pemeratan pendidikan. g. Kebijakan dan program pendidikan: 2. Pasal 8 PERANAN Komite Sekolah berperan : a. dan keluaran pendidikan di suatu pendidikan. ide. Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan. 5 .c. tuntutan. pertimbangan dan rekomendasi kepada satuan pendidikan mengenai: 1. Rencana angaran pendidikan dan belanja sekolah (RAPBS): 3. d. 5. Memberi masukan. e. program. penyelenggaran.hal lain yang berkaitan dengan pendidikan. Kriteria kinerja satuan pendidikan: 4.

Tokoh masyarakat (Ketua RT / RW/ RK. maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di suatu pendidikan. Kepolisian. d. Pendukung (Supporting Agency) baik yang berwujud finansial. Depnaker. ulama. Pengontrol (Controlling Agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilasi penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di suatu pendidikan. BAB III KEANGGOTAN DAN KEPENGURUSAN Pasal 9 KEANGGOTAAN Keanggotaan Komite Sekolah terdiri dari : 1. pemikiran.b. Mediator antara pemerintah dan masyarakat di suatu pendidikan.budayawan. Anggota masyarakat yang mempunyai perhatian atau dijadikan figure untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pejabat pemerintahan setempat ( Lurah. Unsur Masyarakat dapat berasal dari : a. dan Instansi lain ) 6 . d. Korem I. dll) c. Pewakilan orang tua / wali peserta didik b. c.

a. b. 7 . profesi tenaga pendidikan (PGRI. dan bidang – bidang terntentu sesuai dengan kebutuhan. jasa.ISPI. Perwakilan forum alumni SMA/SMK/MA yang dewasa dan mandiri. Pengurus Komite sekurang-kurangnya terdiri dari 9 orang dengan susunan sebagai berikut : 1. f. g. Pasal 10 KEPENGURUSAN 1. yayasan/lembaga penyelenggara pendidikan. Bendahara 4. Ketua 2. asosiasi. dan lain-lain). Dunia usaha/ industri ( Pengusaha Industri. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota secara demokratis dan terbuka dalam musyawarah komite sekolah. Organisasi h. 2. Unsur dewan guru.BMPS). Masa bakti Kepengurusan Masa bakti kepengurusan komite sekolah selama 2 tahun dan dapat diperpanjang satu periode. Kepengurusan Komite Sekolah. Sekretaris 3. c. Pakar pendidikan yang mempunyai perhatian pada peningkatan mutu pendidikan.e.

Sekolah swasta diketahui oleh kepala sekolah dan ketua yayasan dengan tembusan disampaikan kepada instansi terkait. b. Sekolah negeri diketahui oleh Kepala sekolah dengan tembusan disampaikan kepada instansi terkait. 2. Anggota Komite Sekolah mempunyai hak : a. e. Hak bicara untuk menyalurkan pendapat dan mengajukan pertanyaan c. Surat Keputusan Tentang Komite Sekolah a. 2. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Komite Sekolah 8 . Jika diperlukan dapat menunjuk atau dibantu oleh tim ahli sebagai konsultan sesuai dengan bidang keahliannya. Hak suara yaitu hak memilih dan hak dipilih serta dalam pemungutan suara untuk pengambilan keputusan b. BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA DAN PENGURUS Pasal 11 HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA 1. Anggota berkewajiban untuk : a. Hak untuk mengikuti kegiatan baik formal maupun non formal.d. Ketua bukan berasal dari kepala satuan pendidikan/ketua yayasan sekolah yang bersangkutan. Mentaati semua ketentuan AD/ART b.

9 . Pasal 13 PENGGUNAAN ANGGARAN Penggunaan Anggaran Komite Sekolah dana masyarakat yang dihimpun oleh komite sekolah digunakan untuk : 1. dan/atau 4. 3. 2. Kegiatan – kegiatan yang didasarkan pada perencanaan investasi dan/ atau operasi yang jelas dan dituangkan dalam rencana strategis.BAB V KEUANGAN Pasal 12 SUMBER KEUANGAN Sumber keuangan diperoleh dari : 1. Sumber lainnya yang sah. serta anggaran tahunan yang mengacu pada standard pendidikan nasional. Bantuan dari pemangku kepentingan satuan pendidikan diluar peserta didik atau oran tua/walinya. rencana kerja tahunan. Pengutan/ iuran dari peserta didik atau orang tua/ walinya yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bantuan pihak asing yang tidak mengikat.

Sekurang – kurangnya 20 % (dua puluh persen) dari total dana pengutan peserta didik atau orang tua/walinya digunakan untuk peningkatan mutu pendidikan. 4. penilaian hasil belajar peserta didik dan/atau kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 9. Menerapkan sistem subsidi silang yang diatur sendiri oleh satuan pendidikan. Dana yang diperoleh disimpan dalam rekening atas nama Komite Sekolah. 10 . 1 8. 5. 6. 3. sesuai dengan sumber dana. Tidak dialokasikan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk kesejahteraan anggota komite sekolah/madrasah atau lembaga representasi pemangku kepentingan satuan pendidikan. 10. Tidak dipungut dari peserta didik atau orang tua/wali yang tidak mampu secara ekonomis. Digunakan sesuai perencanaan yang dimaksud pada point.2. Tidak dikaitkan dengan persyaratan akademik untuk penerimaan peserta didik. Dana yang diperoleh dibukukan secara khusus oleh satuan pendidikan terpisah dari dana yang diterima dari penyelenggara satuan pendidikan. Perencanaan investasi dan/ atau operasi sebagaimana yang dimaksud pada point 1 diumumkan secara transparan kepada pemangku kepentingan satuan pendidikan. 7.

dan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan. 2. Pasal 14 BIAYA PERSONALIA Penggunaan anggaran yang bersumber dari masyarakat yang dihimpun oleh komite sekolah digunakan untuk pendanaan tambahan biaya pendidik dan tenaga kependidikan yang diperlukan guna pemenuhan rencana pengembangan satuan pendidikan atau program pendidikan yang diselenggarakan pemerintah menjadi bertaraf internasional dan/atau berbasis keunggulan lokal. Pengumpulan. dan penggunaan dana dipertanggungjawabkan oleh Komite Sekolah secara transparan kepada pemangku kepentingan pendidikan terutama orang tua/wali peserta didik. Pasal 15 DANA PENGEMBANGAN 1.11. 11 . Pokok dana pengembangan tidak boleh digunakan kecuali jika : a. Satuan pendidikan dapat memiliki dana pengembangan yang terdiri atas pokok dana pengembangan dan hasil pengelolaan pokok dana pengembangan. dan penyelenggara satuan pendidikan. penyimpanan. Pengelolaan dana pengembangan mengalami kerugian.

Dana pengembangan dibukukan terpisah dari dana lain. Dana pengembangan disimpan dalam rekening khusus dana pengembangan atas nama satuan pendidikan. 6. dan/atau tenaga kependidikan pada satuan pendidikan yang bersangkutan. 4. 12 . b. Pokok dan hasil dana pengembangan tidak boleh digunakan untuk : a. Dana pengembangan dikelola berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dan tidak boleh diinvestasikan pada usaha yang beresiko tinggi atau melanggar peraturan perundang-undangan. Hasil pengelolaan pokok dana pengembangan dapat digunakan untuk : a. pendidik. b. 3. Bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik. atau c. Dipinjamkan sebagai piutang baik langsung maupun tidak langsung dan/ atau . Pendanaan investasi dan/atau biaya operasi satuan pendidikan. Dijadikan jaminan utang baik langsung maupun tidak langsung. 5. 7. Dana pengembangan digunakan untuk menyelamatkan eksistensi pendidikan ketika mengalami kesulitan keuangan yang menjurus pada kepailitan.b. Digunakan untuk menyelamatkan satuan pendidikan ketika terkena bencana.

Dana satuan pengembangan dipertanggungjawabkan oleh pimpinan pendidikan kepada pemangku kepentingan pendidikan secara periodik. sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan penyelenggara atau satuan pendidikan. tahunan. Rapat Pleno 4. BAB VI MEKANISME KERJA DAN RAPAT-RAPAT Pasal 16 MEKANISME KERJA Mekanisme kerja diatur kemudian dalam bentuk tata laksana/pembagian tugas Pasal 17 RAPAT-RAPAT Rapat-rapat terdiri dari : 1. Rapat Kerja 3. Rapat pengurus harian BAB VII PERUBAHAN AD/ART DAN PEMBUBARAN KOMITE SEKOLAH 13 .8. Rapat Anggota 2.

Pasal 19 PEMBUBARAN ORGANISASI Pembubaran organisasi komite sekolah dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku. Keputusan perubahan AD/ART dapat dilakukan apabila cukup alasaan yang kuat serta disetujui oleh anggota dalam rangka peningkatan efisiensi dan kewajiban usaha komite sekolah. Pasal 20 Apabila Komite Sekolah secara resmi dinyatakan bubar.Pasal 18 PERUBAHAN AD/ART 1. BAB VIII PENUTUP Pasal 21 14 . maka seluruh asset organisasi komite sekolah dalam bentuk apapun diserahkan kepada satuan pendidikan yang akan digunakan untuk kepentingan kependidikan. Perubahan AD/ART Komite sekolah dilakukan melalui Rapat yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 anggota dan disetujui oleh lebih dari separoh jumlah yang hadir. 2.

kerja keras yang tulus komite sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.1. Anggaran dasar komite sekolah berlaku sejak ditetapkan. Kepala SMA/SMK. Dengan berlakunya AD ini maka segala ketentuan yang terdahulu dengan sendirinya tidak berlaku... 3. Pasal 22 Hal-hal yang belum diatur dalam AD akan diatur lebih lanjut dalam ART Ditetapkan di : Jakarta Pada Tanggal : ………………… Ketua Komite Sekolah Sekretaris Komite Sekolah ……………………………… ………………………………….. 15 . Keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi komite sekolah ditentukan oleh niat baik... 2.. Mengetahui..

5. ANGGARAN RUMAH TANGGA KOMITE SMK/SMA…… JAKARTA ========================================================== BAB I PEMILIHAN DAN KOMPOSISI ANGGOTA DAN PENGURUS Pasal 1 SYARAT – SYARAT MENJADI ANGGOTA/PENGURUS KOMITE SEKOLAH 1. 6. perwakilan orang tua 16 . Tidak cacat hukum. Pemilihan anggota diawali dengan pembentukan panitia persiapan yang dibentuk oleh kepala satuan pendidikan dan/atau oleh masyarakat. Tidak menuntut imbalan (Honor). Memiliki komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan. Sehat jasmani dan rohani. Panitia persiapan berjumlah sekurang-kurangnya 5 (lima) orang dan berjumlah gasal yang terdiri dari unsur guru. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kepala sekolah/penyelenggara pendidikan /Yayasan. 2. 2. Menyatakan bersedia menjadi anggota komite sekolah secara tertulis.…………………………………. Pasal 2 PEMILIHAN ANGGOTA 1. 4. 3.

tokoh masyarakat/tokoh agama. Memfasilitasi pemilihan pengurus dan anggota berdasarkan suara terbanyak Pasal 3 PEMILIHAN PENGURUS 1. 4. menyeleksi serta menyusun nama-nama anggota. Menyampaikan nama pengurus dan anggota komite sekolah kepada kepala sekolah untuk diteruskan ke Sudin Dikmenti Kotamadya Jakarta …………….peserta didik berdasarkan jenjang kelas yang dipilih secara demokratis. pemerhati pendidikan/alumni. kalangan dunia usaha dan industri. Ketentuan lebih lanjut tentang proses pemilihan diatur dalam tata tertib tentang pemilihan pengurus. Pemilihan pengurus ditentukan dengan suara terbanyak 3. mengumumkan caloncalon anggota. 17 . pejabat pemerintah setempat.. Panitia persiapan bertugas menyusun kriteria calon anggota. 3. 5. organisasi profesi tenaga kependidikan. serta Dewan Pendidikan Kotamadya Jakarta …………. Panitia persiapan mengadakan forum sosialisasi kepada masyarakat (termasuk majelis sekolah dan komite sekolah yang sudah ada) tentang komite sekolah menurut keputusan ini. Pemilihan pengurus dilakukan dalam forum musyawarah anggota 2. dan unsur pengurus komite sekolah yang sudah ada. 4..

bidang jaringan kerjasama dan sistem informasi. Pemilihan kepengurusan dilakukan dalam rapat forum musyawarah anggota yang dipimpin oleh salah satu anggota atas persetujuan anggota terpilih. Calon anggota komite sekolah yang disepakati dalam musyawarah atau mendapat dukungan suara terbanyak melalui pemungutan suara secara langsung menjadi anggota komite sekolah sesuai dengan jumlah anggota yang disepakati dari masing-masing unsur. bidang pengelolaan sumber dana sekolah. 3. dan bidang Usaha. sekretaris. Kepengurusan dipilih dari dan oleh anggota komite sekolah 5. yakni unsur masyarakat dan unsur dewan guru dan atau yayasan/lembaga penyelenggara pendidikan. bendahara dan bidangbidang sesuai dengan kebutuhan. bidang pengendalian kualitas pelayanan pendidikan. 2. Pengurus terdiri seorang ketua. Pasal 5 Ayat 1 STRUKTUR KEPENGURUSAN 18 .Pasal 4 KOMPOSISI ANGGOTA PENGURUS 1. Bidang-bidang antara lain terdiri dari : bidang penggalian sumber daya sekolah. 4. bidang sarana dan prasarana.

........... Bidang Pengelolaan Sumber Dana Sekolah a... Sekretaris : : 3... 8.. ........ b...... ..... Bidang Pengendalian Kualitas Pelayanan Pendidikan a. ..... 19 ...... – .. Bendahara I : Anggota / bidang .... .... Bidang Sarana Prasarana a. ................ ........bidang : 4.. ...... . ..... b..... Bidang Penggalian Sumber Daya Sekolah a....... 6. Ketua 2....... adalah : 1....Struktur Kepengurusan Komite SMK/SMA…… Jakarta Periode .............. 5........... 7... Bidang Jaringan Kerja sama dan Sistem Informasi a......... b...... b....

Melanggar ketentuan organisasi BAB II RINCIAN TUGAS KOMITE SEKOLAH Pasal 6 1.. 20 ... Berakhirnya masa bakti b. 9.... Meninggal dunia c.... Ayat 2 MEKANISME PERGANTIAN PENGURUS Keputusan pergantian pengurus dilakukan dalam rapat pleno anggota yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota dan disetujui oleh sekurangkurangnya lebih dari 50 % anggota yang hadir. .... ..b. Ayat 3 SEBAB – SEBAB PENGGANTIAN PENGURUS a.. ......... Mengundurkan diri d.... Bidang Usaha a.......... Menyelenggarakan rapat rapat sesuai dengan program yang telah ditentukan......... b.

serta mengembangkan sekolah sebagai wawasan wiyata mandala. serta APBS bersama-sama dengan pihak sekolah. menumbuhkan.2. meningkatkan. Menyusun program kerja bersama-sama dengan sekolah. seperti (akhlak dan budi pekerti luhur. 9. 21 . dan dasar filosofi lainnya bersama-sama pihak sekolah. 8. Bersama-sama dengan pihak sekolah . 10. 4. Berperan serta dalam usaha peningkatan kesejahteraan sekolah. misi. Menetapkan standar pelayanan pengajaran dan pembelajaran sekolah bersama-sama dengan pihak sekolah. seni dan olah raga. Berperan serta memelihara. guru. Membantu merumuskan dan menetapkan program sekolah. 5. dan ujian akhir sekolah) maupun bidang non akademis. bahasa. tujuan. Menggali. 6. baik dalam bidang akademis (Nilai tes harian. kerajinan tangan. 3. catur wulan. Membantu merumuskan dan menetapkan visi. 7. dan ketrampilan untuk hidup). Mengembangkan potensi ke arah prestasi unggulan. Berperan serta kelancaran penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah. menghimpun dan megelola sumber dana dari masyarakat untuk mengembangkan dana abadi sekolah dan peningkatan mutu sekolah. staf tata usaha dan penjaga sekolah.

15. Memberi otonomi professional kepada guru dalam melaksanakan pengajaran dan pembelajaran. bimbingan serta penilaian pendidikan. Menghimpun dan mengelola saran. BAB III MEKANISME RAPAT Pasal 7 22 . masukan. Memberi motivasi dan penghargaan kepada guru dan kepada seseorang yang memiliki dedikasi yang tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Mengidentifikasi permasalahan dan pemecahannya bersama-sama pihak sekolah. 14. 16. 12. baik kurikulum nasional maupun lokal. Melaksanakan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan penggunaan keuangan sekolah. bahan pemikiran dan tenaga yang berasal dari masyarakat peduli pendidikan. 18. 13. 17. Membuat laporan pertanggungjawaban dalam pelaksanan tugas dan program kerja sekolah kepada warga sekolah dan stakeholder. Membangun kerjasama dengan pihak lain dalam rangka upaya meningkatkan mutu pendidikan.11. Memberikan masukan terhadap pelaksanaan dan pengembangan kurikulum.

Apabila dalam tenggang waktu tersebut jumlah Anggota yang hadir belum juga memenuhi quorum.. Apabila dalam rapat pleno anggota jumlah anggota yang hadir belum mencapai quorum.1. rapat di anggap syah dan dapat dilanjutkan.. 2. Sudin Dikmenti Kotamadya Jakarta . 3. maka dapat di tangguhkan selama 2 (dua ) kali 30 (tiga puluh ) menit.. Pengurus komite sekolah memiliki hubungan tata kerja dengan sekolah lainnya . Keputusan dinyatakan syah jika disetujui lebih dari 50 % anggota yang hadir.. Kasi Dikmenti Kecamatan. 2. Pengurus komite sekolah melaksanakan rapat kerja pengurus sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam satu tahun..... 4. BAB IV KERJASAMA Pasal 8 1. Pengurus komite sekolah dapat menjalin kerjasama dengan pihak instansi terkait dalam rangka upaya pencapaian tujuan kerja program kerja komite sekolah atas sepengetahuan pihak kepala sekolah/ penyelenggaraan pendidikan/ yayasan... organisasi profesi asosiasi dunia usaha dan industri dan 23 ...

Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan di atur dan ditetapkan kemudian. 4. 3. SMK/SMA…… Jakarta Komite Sekolah 24 . Apabila dalam Anggaran Rumah Tangga ini terdapat ketentuan yang dianggap bertentangan dengan Anggaran Dasar maka yang berlaku adalah ketentuan Anggaran Dasar. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan. Anggaran Rumah Tangga ini disesuaikan oleh satuan pendidikan masing-masing berdasarkan karakteristik. 2.kemasyarakatan dengan tetap harus memperhatikan dan mengedepankan ciri kemandirian demi menjaga kredibilitas Komite Sekolah. BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 9 1. kondisi dan kemampuan sekolah. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : Ka.

...................... DEWAN PENDIDIKAN KODYA JAKARTA ……………............ – ............... ........................................................ KETUA KOMITE KEPALA SEKOLAH BENDAHARA SEKRETARIAT Bidang A Bidang B Bidang C Bidang D Bidang E Bidang F BIDANG A : Penggalian Sumber Daya Sekolah BIDANG B : Pengelolaan Sumber Dana Sekolah BIDANG C : Pengendalian Kualitas Pelayanan Pendidikan BIDANG D : Jaringan Kerja Sama dan Sistem Informasi BIDANG E : Sarana Prasarana BIDANG F : Usaha 25 ... STRUKTUR ORGANISASI KOMITE SMK/SMA…… JAKARTA PERIODE ..........

. 26 . ……………………………. Mengkomunikasikan hasil rapat komite sekolah kepada kepala sekolah. 8. 5. 7. 2.Ketua Komite Sekretaris ………………………………. 4. Bersama – sama pengurus lain dan anggota menyusun rencana program kerja komite sekolah. Menerima klarifikasi persoalan yang dihadapi sekolah. Melaksanakan keputusan hasil musyawarah yang ditetapkan oleh anggota melalui rapat – rapat. 9. 6. 3. Mengundang rapat – rapat harian komite sekolah kepada kepala sekolah. Menghadiri rapat dinas sekolah atas undangan kepala sekolah. Mengundang rapat pihak sekolah atas undangan kepala sekolah. Menerima klarifikasi sumber pembiayaan sekolah yang berasal pemerintahan dan kebutuhan sekolah. JOB DISCRIPTION ( RINCIAN TUGAS ) PENGURUS KOMITE SEKOLAH KETUA KOMITE 1. Mengesahkan rencana program kerja komite sekolah.

SEKRETARIS KOMITE 1. Memberikan edaran. melalui penandatanganan yang disyahkan dengan cap resmi. sarana dan prasarana) serta hal yang dipandang penting. Menyusun administrasi ( personil. Mengesahkan pemberian penghargaan komite sekolah kepada kepala sekolah. 3. 27 . Membuat agenda kerja bersama – sama ketua dan bidang yang ada. Mengesahkan segala keputusan komite sekolah dan atau keputusan bersama dengan sekolah. Mengevaluasi program kerja komite sekolah. 4.10. guru. 12. Mengadakan pertanggungjawaban keuangan yang dititipkan masyarakat kepada sekolah 13. staf TU yang berprestasi. 15. Membuat laporan – laporan kepada pihak yang terkait. 2. Memberikan perintah kepada bendahara untuk mengeluarkan / memberikan sejumlah dana atas pengajuan sekolah. Memberikan sanksi kepada anggota pengurus yang tidak dapat menunaikan tugas dengan baik. 16. himbauan dan atau bentuk lain kepada stakeholders 11. 14. Membuat dan mengedarkan undangan rapat – rapat dibantu oleh staf yangdi tunjuk.

Membuat notulen rapat – rapat. Mengeluarkan dan membukukannya pengeluaran dana kepada sekolah atas persetujuan komite sekolah 3. Mengklarifikasi hasil analisis masyarakat sekolah menyangkut SDM dan bentuk lain yang dianggap sebagai potensi yang diduga kuat dapat membantu sekolah. Mengagendakan surat masuk dan keluar dibantu oleh staf yang ditunjuk. sosial ekonomi masyarakat.5. mengamankan dana yang diperoleh dari bantuan masyarakat setelah memperoleh pengesahan komite sekolah 2. 2. BIDANG PENGGALIAN SUMBER DAYA SEKOLAH 1. Melaporkan keadaan keuangan kepada anggota komite sekolah dan masyarakat atas persetujuan ketua komite sekolah BIDANG – BIDANG C. membukukan. 3. Melaksanakan penarikan dana dan menyerahkan kepada pengelola dana 28 . 6. BENDAHARA KOMITE 1. Menerima . 4. Mendaftar dan memetakan potensi yang diduga kuat dapat membantu sekolah. Bersama – sama pihak sekolah menganalisa potensi sumber daya sekolah. pada lingkup kewilayahan . instansi diwilayah setempat.

3. Melaksanakan penarikan SDM kependidikan yang dianggap strategis dan dibayar oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah’ B. Atas persetujuan ketua komite sekolah menyerahkan dana masyarakat kepada bendahara untuk dibukukan. 6. Atas persetujuan ketua komite memberikan laporan keadaan keuangan kepada stakeholders C. Mendistribusikan perolehan dana masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang diajukan oleh pihak sekolah. seperti jumlah guru. kurikulum dan ekstrakurikuler 29 . fasilitas / sarana dan prasarana. BIDANG PENGENDALIAN KULITAS PELAYANAN PENDIDIKAN 1.masyarakat. Bersama – sama sekolah menyusun standar pelayanan pendidikan. Bersama – sama bendahara membukukan penerimaan dan pengeluaran dana masyarakat. 5. BIDANG PENGELOLAAN DANA MASYARAKAT 1. ide dan gagasan masyarakat untuk dijadikan bahan pertimbangan kebijakan komite sekolah untuk kepentingan sekolah. Melaksanakan pemikiran. 4. 2.

4. Mengundang pengawas sekolah untuk melakukan dialog dan tindak lanjut hasil pengawasan professional yang dapat dijadikan bahan pertimbangan komite sekolah 6. mencarikan informasi yang dapat mendukung rencana dan program sekolah. Bersama – sama sekolah mengangkat tenaga ahli yang dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan 5. SLTP dengan SMA / SMK dalam satu wilayah atau luar wilayah D. Bersama – sama sekolah ikut membantu memberikan. Bersama – sama sekolah menetapkan salah satu unggulan prestasi sekolah baik yang bersifat akademis maupun non akademis. misalnya SD dengan SLTP. Bersama – sama sekolah menyusun program kerjasama dengan pihak luar masyarakat sekolah ( Instansi non pendidikan . harian semester dan akhir tahun dan ujian nasional 3. 30 . Bersama – sama sekolah melaksanakan kerjasama dengan pihak luar sekolah. 3.2. 2. Bersama – sama komite sekolah lain melakukan kolaborasi system pengendalian kualitas pelayanan baik sekolah sejenis setingkat maupun tidak sejenis dan tidak setingkat. Bersama – sama sekolah menyusun target pencapaian hasil belajar siswa. dunia usaha dan dunia industri ). BIDANG JARINGAN KERJASAMA DAN SISTEM INFORMASI 1.

BIDANG SARANA DAN PRASARANA 1.... Bersama – sama dengan pengurus lain menyusun program kerja komite sekolah........E. 200. : Jakarta : Desember 2008 KEPALA DINAS DIKMENTI 31 ... F.............. Ditetapkan di Pada tanggal ........ ..... Jakarta. Pengurus Komite Sekolah Ketua Sekretaris ................. 3....... BIDANG USAHA 1. Bersama – sama dengan pengurus lain menyusun program kerja komite sekolah........... 2.. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua komite atau hasil keputusan musyawarah komite sekolah.. Memberikan saran terobosan cara mencari sumber dana sekolah.. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua komite atau hasil keputusan musyawarah komite sekolah........ 2....

MARGANI M. MUSTAR NIP. 470026943 32 .PROVINSI DKI JAKARTA H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful