P. 1
akutansi-erlina5

akutansi-erlina5

|Views: 0|Likes:
Published by Momon Babune Katoex

More info:

Published by: Momon Babune Katoex on May 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2012

pdf

text

original

MANAJEMEN KEUANGAN ERLINA, SE. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Sumatera Utara A.

Pendahuluan Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsifungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri. B. Fungsi Manajemen Keuangan Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. Tugas pokok manajemen keuangan antara lain meliputi keputusan tentang investasi, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden suatu perusahaan, dengan demikian tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Kegiatan penting lainnya yang harus dilakukan manajer keuangan menyangkut empat aspek yaitu : 1. Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan. 2. Manajer keuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan pembiayaan, serta segala hal yang berkaitan dengannya. 3. Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer di perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin. 4. Manajer keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, di mana perusahaan dapat memperoleh dana dan surat berharga perusahaan dapat diperdagangkan. C. Tujuan Perusahaan Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara pemilik perusahaan dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jika perusahaan berjalan lancar, maka nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitias perusahaan. Berdasarkan alasan itulah, maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.

2002 digitized by USU digital library

1

E. Mutu dari arus dana yang diharapkan diterima di masa yang akan datang mungkin beragam. maka diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen. lease atau beli. 2. teknik penilaian surat berharga dan permasaahan biaya modal merupakan keputusan yang memerlukan pengetahuan tentang nilai waktu uang. Memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan berbagai resiko terhadap arus pendapatan perusahaan. Memaksimumkan nilai bermakna lebih luas daripada memaksimumkan laba. Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan yang mengatur perilaku perusahaan. pembayaran kembali obligasi. 2. karena memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan pengaruh waktu terhadap nilai uang. Faktor-faktor luar seperti pencemaran lingkungan. 4. dan sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut. 3. Fluktuasi di semua tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar. Perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas. 3. Future Value Future value (nilai akan datang) adalah nilai uang di masa yang akan datang dengan tingkat bunga tertentu. Jika manajemen keuangan menuju pada maksimalisasi harga saham. penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan. Future value dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : FV = PV ( 1 + r )n = (Future Value (Nilai Pada akhir tahun ke n) = (Nilai Sekarang (Nilai pada tahun ke 0) = Suku Bunga = Waktu (tahun) Rumus di atas mengasumsikan bahwa bunga digandakan hanya sekali dalam setahun. maka rumusnya menjadi : PV r n FV FV = PV ( 1 + r / 360)360n 2002 digitized by USU digital library 2 . D. sehingga menghasilkan produk baru. Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan nilai perusahaan dengan pertimbangan teknis sebagai berikut : 1. jaminan keamanan produk dan keselamatan kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. jika bunga digandakan setiap hari. Manfaat Nilai Waktu Uang Berbagai keputusan tentang struktur keuangan.Aspek penting lain dari tujuan perusahaan dan tujuan manajemen keuangan adalah pertimbangan terhadap tanggung jawab sosial yang dapat dilihat dari empat segi yaitu : 1.

2.000. 2. PV = Rp.000. Bunga dimajemukkan setahun sekali 2. dengan asumsi : 1. maka diberi contoh berikut ini : Pada tanggal 2 Januari 2000. maka rumusnya menjadi : PV = FV ( 1 + r / 360)-360n Untuk menggambarkan penggunaan rumus di atas. Anuiti Anuiti adalah rentetan pembayaran yang biasanya sama besar yang dibayarkan pada interval waktu yang sama.12/360) 360(2) = Rp. pembayaran bunga obligasi dan sebagainya.12/12) 12(2) = Rp.470 3. FV = Rp. 10. Tingkat bunga rata-rata 12% setahun. pembayaran sewa.000.508. 7.000 (1 + 0. pembayaran cicilan dalam pembelian angsuran. 7. 2.939 2. jika bunga digandakan setiap hari. 2. FV = Rp. Bunga dimajemukkan setiap hari Jawab : 1.661 G.000.000 (1 + 0. Hitung nilai tabungan Agung pada tanggal 2 Januari 2002. 2. maka diberi contoh berikut ini : Harga sepeda motor 2 tahun mendatang sebesar Rp. misalnya premi asuransi. Present value dan Future value anuitas dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :  1 − (1+ r )− n  PVanuiti = X   r   2002 digitized by USU digital library 3 . 2.000 (1 + 0.000 (1 + 0.000.971.12) 2 = Rp. Present value bisa dicari dengan menggunakan rumus future value atau dengan rumus berikut ini : PV = FV ( 1 + r )-n FV PV r n = Future Value (Nilai Pada akhir tahun ke n) = Nilai Sekarang (Nilai pada tahun ke 0) = Suku Bunga = Waktu (tahun) Rumus di atas mengasumsikan bahwa bunga digandakan hanya sekali dalam setahun.12/12) -12(2) = Rp.542.000.000 (1 + 0. dengan asumsi : 1. PV = Rp.F. Untuk menggambarkan penggunaan rumus di atas. Agung menabung uangnya ke Bank Mandiri sebesar Rp. Bunga dimajemukkan sebulan sekali 1.000.539. Bunga dimajemukkan sebulan sekali 3.12) -2 = Rp.000. Berapa yang harus ditabung Agung saat ini agar dapat membelinya dua tahun mendatang. Bunga dimajemukkan setahun sekali 2. 10. dengan tingkat bunga sebesar 12% pertahun.875.397 Present Value Present value adalah berapa nilai uang saat ini untuk nilai tertentu di masa yang akan datang.800 2. 2. 10. pelunasan hipotik. FV = Rp.000.

000.97 X X = 370. 10.01 ) 24 − 1  X   0. Rasio likuiditas yang sering digunakan dalah current ratio. Analisa yang dilakukan mempunyai tekanan yang berbeda antara kreditor jangka pendek. Kedua. Kedua. Di dalam praktek rasio ini dihitung dengan dua cara.01   10. maka keuntungan bagi pemilik modal sendiri akan menjadi lebih besar. Rasio Leverage. (1+ r ) n −1  FVanuiti = X   r   Untuk menggambarkan penggunaan kedua rumus di atas.000. Tingkat bunga rata-rata 12% setahun. apabila perusahaan mendapat keuntungan yang lebih besar dari beban bunga. Rasio Likuiditaas. Kedua. agar dapat membelinya dua tahun mendatang. kelompok rasio ini 2002 digitized by USU digital library 4 . Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu : 1. karena perusahaan memperoleh dana tetapi pemilik tidak kehilangan kendali atas perusahaan. Pertama.782 perbulan agar dapat membeli sepeda motor tersebut.000 =  ( 1 + 0. Alat analisa yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisa rasio dan proporsional. yaitu seberapa banyak beban tetap hutang bisa ditutup oleh laba operasi. Berapa yang harus ditabung Agung setiap bulan mulai tanggal 2 Januari 2000. 2. Rasio ini mempunyai beberapa implikasi. Ketiga. memberi dampak yang positif bagi pemilik.000 = 26. bisa dilakukan dengan analisa laporan keuangan. quick ratio (acid test ratio) dan cash ratio. Jawab : FVanuiti =  (1+ r ) n −1  X   r   10. para pemberi kredit akan melihat kepada modal sendiri untuk melihat batas keamanan pemberian kredit. Analisis Laporan Keuangan Untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan. dengan menggunakan hutang. pertama. diberikan contoh berikut ini : Harga sepeda motor 2 tahun mendatang sebesar Rp.782 Berarti Agung harus menabung sebesar Rp.000. dengan memperhatikan data yang ada dineraca. mengukur resiko hutang dari laporan laba rugi.000. 370. H. kreditor jangka panjang dan pemilik perusahaan. Ada yang lebih tertarik pada posisi likuiditas dan ada yang tertarik pada profitabilitaas. Rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya. Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang disupply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.

dan umumnya para analis menggunakan keduanya. Ringkasan analisis rasio keuangan tersebut di atas. 6. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta. Fixed Charger Coverage dan Debt Service Coverage. return on net worth. periode pengumpulan piutang. dan total asset turn over. Rasio ini terdiri dari profit margin on sales. Rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio resiko dengan rasio hasil pengembalian. dapat dilihat pada tabel berikut ini : Rasio Likuiditas : Rumus * Current Ratio Aktiva Lancar Hu tan g Lancar x 100 % * Acid Test Ratio Aktiva Lancar − Persediaan x 100% Hu tan g Lancar Leverage : * Debt Ratio Total Hu tan g x 100% Total Aktiva Laba Sebelum Bunga dan Pajak Beban Bunga Laba Sebelum Bunga .bersifat saling melengkapi. 5. 4. Times Interest Karned. return on total asset. Rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri. Rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan. Analisa ini terdiri dari Debt Ratio (rasio hutang). Rasio ini terdiri dari inventory turn over. Rasio Penilaian. Pajak. Rasio Pertumbuhan. dan Sewa Beban Bunga + Beban Sewa * Times Interest Earned * Fixed Charged Coverage Aktivitas : * Raw Material Turn Over Biaya Bahan yang Digunakan Persediaan Raw Material Rata − Rata 5 2002 digitized by USU digital library . Rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Rasio Profitabilitas. fixed asset turn over. 3. Rasio Aktivitas.

* WIP Turn Over H arg a Pokok Pr oduksi Persediaan WIP Rata − Rata H arg a Pokok Penjualan Persediaan Finished Good Rata − Rata Penjualan Net Aktiva Tetap Penjualan Total Aktiva Piu tan g Penjualan perhari * Finished Goods Turn Over * Fixed Assets Turn Over * Total Asset Turn Over * Periode Pengumpulan Piutang Profitabilitas : * Profit Margin (Net) Laba Setelah Pajak x 100% Penjualan Laba Bersih Setelah Pajak x 100% Total Aktiva Laba Sebelum Bunga dan Pajak x 100% Penjualan Laba Sebelum Bunga dan Pajak x 100% Total Aktiva Laba Setelah Pajak x 100% Modal Sendiri Laba Bersih Setelah Pajak x 100% Total Aktiva * Return on Total Assets * Profit Margin * Rentabilitas Ekonomi * Return on Net Worth * Return on Total Asset 2002 digitized by USU digital library 6 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->