You are on page 1of 3

BAB V GAMBARAN ABNORMAL PADA PEMERIKSAAN OMD

A. VARISES OESOPHAGUS Penelanan barium dengan posisi pasien tengkurap pada meja fluoroskopi, dapat memperlihatkan multipel defek pengisian (filling defects) mukosa serpiginosa vertikal yang disebabkan oleh varises.4

Gambar 5. Varises oesophagus. B. TUMOR OESOPHAGUS Memperlihatkan tumor di dalam lumen oesophagus. Tumor tersebut menyita tempat (space occupying lesion/SOL atau luput isi). Pinggir yang rata menandakan benignitas, sedangkan pinggir tidak rata menandakan malignitas.1

13

Kelainan ini memiliki penampakan dengan spektrum yang luas. menuju toraks.2.4 Gambar 6. mulai dari seluruh lambung yang berada intratoraks hingga hanya herniasi kecil yang mudah dikembalikan ke posisi normal. HERNIA HIATUS Hiatus hernia berasal dari penonjolan bagian lambung. melalui hiatus oesophagus pada diafragma. Hernia hiatus.C. namung sambungan esofagogastrik tetap berada dalam posisi anatomis yang normal. 14 . Rolling hernia atau hernia paraesofagus adalah terjadinya herniasi dinding lambung disekitar sfingter yang masuk ke dalam toraks. Sliding hiatus hernia merupakan jenis yang paling umum di mana sambungan gastroesofageal dan lambung bergeser ke atas diafragma.

1 Gambar 7. TUMOR LAMBUNG Tumor secara radiologik adalah merupakan sebuah lesi yang menyita ruangan (space occupying lesion atau SOL). Ulkus peptik. Suspensi sebenarnya hanya memperlihatkan dinding bagian dalam. E. Bila ulkus yang berada di dalam dinding itu terisi suspensi barium sulfat. maka seolah-olah terlihat sebuah bayangan di luar gambar normal. sedangkan dinding bagian luar tidak tampak. maka dengan sendirinya kontras tidak dapat mengisinya.D. sehingga biasa disebut bayangan tambahan atau additional shadow. sehingga pada pengisian lambung olehnya. tempat tersebut merupakan tempat yang luput dari pengisian kontras (filling defect). ULKUS PEPTIK Prinsip pemeriksaan ulkus peptik ialah suspensi yang diminum pasien memasuki ulkus di dalam dinding lambung.1 15 . Bila ada tumor lambung.