P. 1
Copy of Denisi Tauhid

Copy of Denisi Tauhid

|Views: 7|Likes:
Published by Abie Zar Loka

More info:

Published by: Abie Zar Loka on May 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2014

pdf

text

original

A. Denisi Tauhid Tauhid secara bahasa berasal dari kata Wahid (‫ )وا حد‬yang berarti satu.

Tauhid artinya mempersatukan. Menurut Istilah, tauhid adalah keyakinan tentang satu atau Esanya Tuhan, dan segala pikiran dan teori berikut dalil-dalilnya serta soal-soal kepercayaan dalam Agama Islam. Sebagai pembanding, para ulama mendefiniskan tauhid adalah ilmu yang membahas segala kepercayaan keagamaan dengan menggunakan dalil-dalil yang meyakinkan.

Dari definisi di atas, dapatlah kiranya disimpulkan bahwa Tauhid adalah Ilmu yang mengajarkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada sekutunya. Ilmu Tauhid dalam Agama Islam sama seperti Theologi dalam agama Kristen (Katholik dan Protestan), yakni kedua-duanya mempersoalkan zat Tuhan. Bedanya ialah, kalau Ilmu Tauhid mengajarkan Tuhan itu Esa, baik zat-Nya maupun sifat dan perbuatan-Nya, maka Theologi mengajarkan trinitas. Artinya Theologi mengajarkan bahwa Tuhan itu tiga dalam satu dan satu dalam tiga oknum. Yang dimaksud dengan tiga oknum ialah Tuhan Bapak, Tuhan Anak (Yesus) dan Ruhul Kudus. Ketiga oknum itu bersatu dalam ke-Esaan Tuhan. Dengan lain perkataan: Tuhan yang satu itu tiga, dan Tuhan yang yang tiga itu satu. B. Nama-Nama Lain Ilmu Tauhid 1. Ilmu ‘Aqa’id atau ‘Aqa’idul Iman ‘Aqa’id artinya ikatan kepercayaan. Karena dalam pengetahuan ini ada bagian-bagian yang harus diikat, dibuhulkan erat-erat dalam hati manusia yang harus menjadi kepercayaan yang teguh. 2. Ilmu Kalam Ilmu Kalam artinya ilmu pembicaraan, karena pembahasannya yang paling berat dan paling banyak menjadi bahan diskusi dan musyawarah ialah masalah sifat Kalam pada Allah SWT. 3. Ilmu Ushuluddin Ilmu Ushuluddin ialah ilmu yang membahas pokok-pokok agama, karena soal kepercayaan itu betul-betul menjadi dasar pokok daripada soal-soal yang lain dalam agama. 4. Ilmu Hakikat Ilmu Hakikat ialah ilmu sejati, karena ilmu ini menjelaskan hakikat segala sesuatu, sehingga dapat meyakini akan kepercayaan yang benar (hakiki). 5. Ilmu Ma’rifat

ujub. Buat kerana fadhilat. kesalahan dan kesilapan. Kalau syariat lahir merupakan kulit. berpakaian yang haram. barulah isi buah baik dan dapat dimakan. Banyak menceritakan tentang fadhilat tidak mampu mengubah seseorang. Bukan kerana Allah tapi kerana hendak hadiah daripada Allah. Akal juga perlu bersyariat. Kalau tidak bersyariat batin tidak ada erti.Disebut Ilmu Ma’rifat karena dengan pengetahuan ini dapat mengetahui benar-benar akan Allah dan segala sifat-sifat-Nya dan dengan keyakinan yang teguh. Oleh sebab itu tasawuf patut diambil berat dan dipelajari sungguh-sungguh. Menghidupkan rasa kehambaan. kalau isinya busuk tak ada ertinya kulit buah itu walaupun nampaknya cantik. Bersih di luar: Maksudnya bersih daripada membuat yang haram. Kalau tiada tasawuf maka Islam tiada seni dan tiada keindahan. Artinya bersih luar dan bersih di dalam. Walaupun kulit tidak dimakan tapi ia perlu dijaga supaya baik. lebih-lebih lagi daripada syirik. Bukan senang hendak syariatkan nafsu. Tasawuf membantu syariat batin.   Bersih di dalam: Maksudnya membersihkan hati daripada riyak. Menanamkan rasa keikhlasan. bercakap yang haram. Nafsu perlu bersyariat. Menghidupkan rasa bertuhan. Peranan Tasawuf 1. Tasawuf Merupakan Intipati atau Isi Ajaran Islam Tamsilannya ibarat buah. tasawuf itu adalah isi buah. Menghidupkan rasa kehambaan . 3. 2. TASAWUF Definisi tasawuf ialah "membersihkan hati dan anggota-anggota lahir daripada dosa-dosa. Hendak membangunkan syariat batin ini amat sulit. Membersihkan hati dan jawarih (anggota) daripada dosa. Syariat lahir perlu dibangunkan supaya dengan itu mudah pula dibangunkan syariat batin. telinga daripada melihat dan mendengar yang haram serta lain-lain. menjaga mata. Sembahyang dibuat bukan kerana Syurga dan Neraka. Contohnya: Sembahyang dibuat bukan kerana pahala. pendendam dan lain-lain mazmumah. 4. Tasawuf Dikatakan Juga Syariat Batin Batin juga perlu bersyariat. Kulit perlu ada sebagai pengawal atau pelindung isi. kesalahan dan kesilapan". akal dan hati. Syariat lahir macam kulit buah.

barulah rasa kehambaan itu diperolehi. Menghidupkan rasa bertuhan Hati sentiasa sedar Allah melihat. Inilah kunci kita tidak melakukan dosa. mazmumah akan hilang dengan sendiri. FIQIH Pengertian ilmu fikih Ilmu menurut bahasa artinya : pengertian atau pengetahuan Ilmu menurut pengertian istilah syara’ adalah : Sifat yang bisa membuka sesuatu ( yang diinginkan) secara sempurna. ilmu fikih yaitu : Pengetahuan untuk membuka ( memahami ) berbagai hal yang bisa menjadikan sahnya ibadah dan mu’amalah. Rasa kehambaan ini bila dihidupkan. Orang yang terlalu sombong. Rasa bertuhan mesti bertapak di hati. Contohnya dalam majlis raja. Kesimpulannya. Menghidupkan rasa takut pada Allah yang mesti ada di mana-mana.Ilmu tasawuf dapat menghidupkan rasa kehambaan. Maka di hadapan Raja segala raja sepatutnya lebih-lebih lagilah kita malu hendak buat dosa. Kita amat jaga tingkah laku kerana kita sedar raja yang berkuasa sedang melihat kita. ego. kita tidak akan buat salah sekalipun menguap. Al Quran menganjurkan ilmu ini yaitu: Maksudnya: “Beruntunglah orang yang mensucikan hatinya dan rugilah orang-orang yang mengotorinya. selain dari Aqidah dan Syariat. Rasa malu mesti dihidupkan kerana Allah melihat. Ilmu tasawuf adalah ilmu tentang rohaniah.” (Asy Syam: 9 . ujub itu adalah disebabkan tidak ada rasa kehambaan. Menghidupkan rasa hina diri di hadapan Tuhan. Untuk kita terasa hamba. Pengertian Madzhab Madzhab menurut bahasa : Keluar . Ilmu rohaniah ertinya ilmu yang berkait rapat dengan roh (hati nurani manusia).10) Ilmu tasawuf adalah salah satu ilmu dasar dalam Islam. mengetahui dan Allah sentiasa ada bersama kita. Fikih menurut tata bahasa artinya : Pemahaman Fikih menurut istilah syara’ adalah : Memahami sesuatu yang bisa menjadikan sahnya ibadah dan mu’amalah. Allah memerhati.

Hukum mempelajari ilmu fikih tergantung dari amal yang akan dilakukan/dijalankan /diamalkan:  Kalau amal yang akan dijalankan itu wajib ( fardhu ). Ilmu yang diajarkan ( dikeluarkan ) oleh seorang mujtahid. amal sunnah yang akan dilakukan hukum mencari ilmunya menjadi wajib. Sebagaimana sabda Nabi . maka hukum mempelajari ilmunya menjadi wajib. contoh shalat rawatib . maka hukum mencari/mempelajari ilmunya juga wajib.rukun dll ) shalat lima waktu menjadi wajib.Madzhab menurut istilah syara’ yaitu. mencari ilmunya pun sunnah. walaupun amal sunnah kalau itu akan dijalankan. amal sunnah kalau tidak akan dilakukan.  Kesimpulannya. ” Mencari ilmu itu hukumnya fardhu bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan “. berarti madzhab sayafi’i yaitu Ilmu atau pemahaman yang telah diajarkan oleh Imam syafi’i Hukum Mempelajari Ilmu Fikih Hukum mempelajari/mencari ilmu fikih adalah wajib atau fardhu ‘ain bagi setiap individu baik laki-laki maupun perempuan. . Kalau amalnya sunnah. akan tetapi. Dalam hal ini mujtahid yang dianut disini adalah Imam Syafi’i. hukum mempelajari ilmu yang membahas tata cara atau peraturan (syarat. mencari ilmunya hukumnya sunnah. Seperti shalat lima waktu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->