SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA LAPORAN MONITORING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN

PEMBANGUNAN (BPKP) PERWAKILAN ACEH

LAPORAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN

Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat untuk menyelesaikan studi bidang manajemen informatika

Oleh

FITRIADI 08014023043

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) INDONESIA BANDA ACEH TAHUN 2011

LEMBARAN PENGESAHAN

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA LAPORAN MONITORING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PERWAKILAN ACEH

Oleh

FITRIADI 08014023043

Disetujui

Pembimbing I

Pembimbing II

(Salman Yusuf, SE. Ak)

(Drs. Arsyad)

Mengetahui, Pembantu Direktur Bidang Akademik

(Salman Yusuf, SE. Ak)

i

LEMBARAN PENGESAHAN

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA LAPORAN MONITORING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PERWAKILAN ACEH

Oleh

FITRIADI 08014023043

Disetujui

Pembimbing I

Pembimbing II

(Salman Yusuf, SE. Ak)

(Drs. Arsyad)

Tim Penguji 1. Ketua 2. Sekretaris 3. Anggota 4. Anggota : Salman Yusuf, SE. Ak : Drs. Arsyad : Samsul Rizal, SE. MME : Saiful Amri, SE. M.Si T ( ( ( ( ) ) ) )

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah Nya serta shalawat dan salam kepangkuan nabi hidayah-Nya Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek dengan judul “Sistem Informasi Pengolahan Data Laporan Sistem Monitoring Pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat ” Penyusunan Laporan ini bertujuan untuk an melengkapi persyaratan dalam rangka menyelesaikan studi Diploma III pada Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Indonesia Banda Aceh. Dalam penyusunan Laporan Kerja Praktek ini, penulis dengan segala ni, kerendahan hati sang mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun gat dari semua pihak demi kesempurnaan laporan ini. Dan dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada : sebesar-besarnya 1. Kedua Orang tua dan Keluarga tercinta yang telah membesarkan, mendidik, memberi perhatian dan dorongan serta do’a yang tiada hentinya sehingga penulis mampu menyelesaikan jenjang studi Diploma III. 2. Bapak Hendri Purba, S.kom selaku Direktur Akademi Manajemen Informatika (AMIK Indonesia Banda Aceh. AMIK)

iii

3. Bapak Salman Yusuf, SE. Ak selaku Pudir Akademik pada Akademi Manajemen dan Informatika (AMIK) Indonesia Banda Aceh yang juga selaku pembimbing I (satu). 4. Bapak Drs. Arsyad selaku Pembimbing 2 (dua) yang telah meluangkan waktu dan kesempatan dalam Penyusunan Laporan ini. 5. Seluruh Dosen Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Indonesia Banda Aceh yang telah membantu penulis selama masa kuliah. 6. Bapak Supriyanto selaku Kabid PIPP, Ibu Malkaniar, Bapak Iben, Bapak Heru, Bapak Hasnawi dan semua karyawan BPKP yang senantiasa telah membimbing penulis dan memberi data dalam pelatihan kerja pada Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat di BPKP. 7. Teman-teman seperjuangan Andoni, Muklis, Alfi, Desy, Aan, Rara, Novi, Hendra, Suhelmi, Zul Akbari, Deki, Deni, Fahrul, dan semua leting 08 yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam

menyelesaikan LKP ini. Hanya kepada Allah SWT lah kita bersyukur, semoga Allah SWT memberikan balasan atas semua kebaikan mereka. Akhir kata penulis harapkan Laporan Kerja Praktek ini dapat memberi manfaat dan menambah wawasan bagi pembaca pada umumnya dan bagi penulis khususnya. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Banda Aceh, September 2011 Penulis

(Fitriadi) 08014023043 iv

ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa data memiliki arti yang sangat penting bagi manusia saat ini. Pada saat manusia memulai sesuatu kegiatan atau suatu pekerjaan akan diawali dengan mencari data atau informasi terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk mengurangi kesalahan saat memulai suatu pekerjaan yang tentunya data yang didapatkan haruslah benar-benar relevan, akurat dan uptudate. Sebuah Instansi atau Perusahaan yang mampu memanfaatkan komputer secara optimal akan mampu bersaing di era globalisasi ini. Pada Dinas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh, pemanfaatan teknologi belum dioptimalkan secara efektif dan efesien, karena software atau aplikasi yang digunakan sangat sederhana seperti microsoft excel dan microsoft word Selain itu kurangnya tenaga kerja yang mengerti dan bisa mengoperasikan program – program aplikasi yang ada dan selalu berkembang. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam melakukan proses pengolahan data laporan monitoring. Pengolahan data menggunakan database sangatlah diperlukan, karena dengan menggunakan database proses penyimpanan data akan lebih mudah untuk dikelola dan data yang dihasilkan akan lebih cepat dan akurat serta proses pencarian data akan membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat.

v

DAFTAR ISI

LEMBARAN PENGESAHAN ........................................................................ KATA PENGANTAR ...................................................................................... ABSTRAK ........................................................................................................ DAFTAR ISI ..................................................................................................... DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ BAB I

i iii v vi viii

PENDAHULUAN ............................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah ............................................................. 1 B. Batasan Masalah ......................................................................... 2 C. Tujuan Penulisan ........................................................................ 2 D. Metode Pengumpulan Data ........................................................ 2 E. Sistematika Penulisan ................................................................ 3

BAB II

LANDASAN TEORITIS ................................................................. 5 A. Pengertian Sistem ....................................................................... 5 B. Pengertian Informasi .................................................................. 5 C. Pengertian Pengolahan Data ...................................................... 7 D. Pengertian Database ................................................................... 7 E. F. Pengertian Monitoring ............................................................... 9 Pengertian PHP .......................................................................... 9

G. Pengertian MySQL .................................................................... 11 H. Pengertian Web Server ............................................................... 14 I. Pengertian Komputer ................................................................. 16

BAB III GAMBARAN UMUM BPKP PERWAKILAN ACEH DAN GAMBARAN UMUM SISTEM ..................................................... 18 A. Sejarah Singkat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh ................................................. 18 B. Tugas dan Fungsi Organisasi ...................................................... 20 C. Struktur Organisasi .................................................................... 21 D. Visi dan Misi .............................................................................. 23 E. Gambaran Umum Sistem Yang Sedang Berjalan ...................... 23 vi

BAB IV PEMBAHASAN ............................................................................... 30 A. Peraturan dan Prinsip Monitoring .............................................. 30 B. Proses Data Monitoring ............................................................. 30 C. Sistem Informasi Pengolahan Data Laporan Monitoring Menggunakan PHP dan MySQL Berbasis Web Server ............. 32 D. Perancangan Sistem ................................................................... 32 E. BAB V Demontrasi Program .................................................................. 38

PENUTUP ........................................................................................ 45 A. Kesimpulan ................................................................................ 45 B. Saran ........................................................................................... 46

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN I LAMPIRAN II

vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1. Diagram Konteks Sistem Berjalan ................................................ 24 Gambar 3.2. Diagram Berjenjang ...................................................................... 25 Gambar 3.3. Diagram Arus Data Level 0 .......................................................... 27 Gambar 3.4. Diagram Arus Data Level 1 Proses Nomor 2 ................................ 28 Gambar 3.5. Kamus Data ................................................................................... 29 Gambar 4.1. Perancangan Form Login .............................................................. 33 Gambar 4.2. Perancangan Form Input Data Monitoring .................................... 34 Gambar 4.3. Perancangan Form Input Data Artikel .......................................... 35 Gambar 4.4. Perancangan Form Laporan Monitoring ....................................... 35 Gambar 4.5. Perancangan Tabel Laporan .......................................................... 36 Gambar 4.6. Perancangan Tabel Proggres .......................................................... 36 Gambar 4.7. Perancangan Tabel Surat Tugas ..................................................... 37 Gambar 4.8. Perancangan Tabel Artikel ............................................................ 37 Gambar 4.9. Perancangan Tabel User ................................................................ 37 Gambar 4.10. Tampilan Halaman Utama ........................................................... 38 Gambar 4.11. Tampilan Halaman Login............................................................. 39 Gambar 4.12. Tampilan Halaman Admin ........................................................... 40 Gambar 4.13. Tampilan Halaman Input Data Laporan Monitoring.................... 41 Gambar 4.14. Tampilan Halaman Input Artikel ................................................. 42 Gambar 4.15. Tampilan Halaman Daftar Artikel................................................ 43 Gambar 4.16. Tampilan Halaman Laporan Monitoring...................................... 44

viii

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Masalah Seiring perkembangan jaman yang sangat maju, manusia di tuntut untuk

menguasai berbagai teknologi salah satunya adalah komputer, itu semua digunakan supaya manusia bisa bekerja dengan cepat dan optimal. Sejalan dengan era globalisasi maka Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menggunakan komputer untuk menyelesaikan berbagai program kerja di setiap kegiatan dalam pengolahan data. Oleh karena itu maka Komputer sangat di butuhkan dalam kehidupan sehari-hari baik itu berguna untuk melakukan proses pengolahan data ataupun untuk hal- hal yang lainnya. Pada saat ini, pengolahan atau pencatatan data pada Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh tepatnya pada Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat (PIPP) masih menggunakan sebatas aplikasi MS.Office, salah satunya adalah pengolahan data laporan monitoring, hal ini mengakibatkan lambannya proses informasi yang didapatkan, karena setiap orang yang membutuhkan informasi tersebut tidak bisa langsung mengakses dari komputer yang digunakan karena sifatnya masih stand-alone PC. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah suatu DBMS (DataBase Management System) yang terletak dalam suatu server sebagai pusat, sehingga dapat di akses oleh multi user secara bersamaan melalui jaringan local (LAN), Sehingga proses

1

2

penyimpanan dan pencarian data dapat berlangsung dengan mudah, tepat, cepat dan akurat.

B.

Batasan Masalah Berdasarkan uraian di atas maka penulis membatasi meluasnya masalah,

maka penulis hanya membahas bagaimana pembuatan Sistem Informasi Laporan Monitoring Menggunakan PHP dan MySQL Berbasis Web Server pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh.

C.

Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan yang penulis lakukan dalam penyusunan

laporan ini adalah untuk mengetahui pembuatan Sistem Informasi Laporan Monitoring Menggunakan PHP dan MySQL Berbasis Web Server pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh.

D.

Metode Pengumpulan Data Untuk memperoleh informasi yang tepat dan rinci penulis menggunakan

metode pengumpulan data sebagai berikut : a. Studi Lapangan (Field Reserch) Studi yang di lakukan secara langsung ke tempat Kerja Praktek tepatnya pada bagian bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat guna untuk mendapatkan data dan informasi yang di butuhkan.

3

Wawancara (interview) Yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan pendekatan langsung dengan mengajukan pertanyaan tanya jawab kepada karyawan/i pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Pengamatan (Observasi) Selain wawancara, penulis juga melakukan pengamatan langsung rutinitas yang di lakukan pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang berkaitan dengan laporan monitoring surat tugas dinas.

b. Studi Kepustakaan Yaitu studi yang di lakukan penulis dengan cara membaca buku-buku dan karya ilmiah yang berkaitan dengan judul Laporan dan Aplikasi yang akan dibuat oleh penulis.

E.

Sistematika Penulisan Sistematika penulisan ini terdiri dari beberapa bagian yang tersusun

dengan urutan-urutan sebagai berikut : Bab I : Merupakan Pendahuluan yang didalamnya meliputi Latar Belakang Masalah, Batasan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode Pengumpulan Data dan Sistematika Penulisan. Bab II : Merupakan Landasan Teoritis yang didalamnya meliputi, Pengertian Sistem, Pengertian Informasi, Pengertian Pengolahan Data, Pengertian

4

Database, Pengertian Monotoring, Pengertian PHP, Pengertian MySQL, Pengertian Web Server dan Pengertian Komputer. Bab III : Merupakan Gambaran Umum Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Gambaran Umum Sistem, yang didalamnya meliputi Sejarah Singkat Badan Pengawasan Keuangan dan

Pembangunan, Tugas dan Fungsi Organisasi, Struktur Organisasi, Visi dan Misi dan Gambaran Umum Sistem Yang Sedang Berjalan. Bab IV : Merupakan Pembahasan yang didalamnya meliputi Peraturan dan Prinsip Monitoring, Proses Data Monitoring, Sistem Informasi Pengolahan Data Laporan Monitoring Menggunakan PHP dan MySQL Berbasis Web Server, Perancangan Sistem dan Demontrasi Program. Bab V : Merupakan Penutup yang didalamnya meliputi Kesimpulan dan Saran

BAB II LANDASAN TEORITIS

A.

Pengertian Sistem Sebuah sistem terdiri dari beberapa bagian atau elemen yang saling

berhubungan yang beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran tertentu. Menurut buku Analisis dan Desain (Jogianto) Jerry fitGerald

mendefinisikan sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran/permasalahan tertentu. Menurut Buku Pengenalan Sistem Informasi (Abdul Kadir) Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Dari kedua pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah sekumpulan komponen-komponen atau bagian-bagian yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya untuk mencapai tujuan yang sama.

B.

Pengertian Informasi Pemakaian istilah informasi dalam sistem informasi sangatlah beraneka

ragam, beberapa ilmuan dalam pemakaian istilah ini banyak pula dipertentangkan mulai dari pesan seseorang yang disampaikan dan laporan yang dikeluarkan dari sistem komputer. Akan tetapi, dalam suatu organisasi bisnis, informasi mengarah pada output atau dari hasil cetakan dari sistem komputerisasi yang ditetapkan oleh

5

6

suatu sistem informasi pada organisasi ataupun perusahaan, kemudian informasi ini akan mempunyai nilai dalam pengambilan keputusan. Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam pengambilan keputusan. Informasi adalah data yang telah diolah dan bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kumpulan angka maupun karakter yang mempunyai arti tertentu dan diambil dari realita atau kenyataan yang terjadi pada suatu lokasi. Berikut adalah beberapa definisi mengenai informasi oleh beberapa penulis buku yaitu antara lain: Menurut Indrajit dalam Zubair (2005:9) ”Informasi adalah hasil pengolahan data yang secara prinsip memiliki nilai atau value yang dibandingkan dengan data mentah ” Menurut Krismiaji dalam Zabair (2005:15), “Informasi adalah data yang telah diorganisasi, dan telah memiliki kegunakan dan manfaat”. Berdasarkan devinisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Informasi adalah hasil proses data-data yang beragam yang telah dibentuk sedemikan rupa sehingga sesuai dengan permintaan pengguna. a. Ciri- ciri Informasi Informasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Data yang telah diolah. 2. Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima. 3. Menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan nyata. 4. Digunakan untuk mengambil keputusan

7

C.

Pengertian Pengolahan Data Data berasal dari kata “Datum” yang berarti fakta atau bagian dari fakta

yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan yang dapat digambarkan dengan simbol, angka, huruf dan sebagainya. Data menurut Drs.Jhon J.Longkutoy (Pengenalan Komputer, Mutiara Sumber Widya, Jakarta,1996: 69) mengatakan bahwa “Data adalah suatu istilah majemuk dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol, gambar, angka, huruf yang menunjukkan suatu ide, objek, kondisi atau situasi dan lainnya”. Menurut Jogiyanto H.M “Pengolahan Data adalah manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna atau berarti”. Dari beberapa pengertian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pengolahan Data merupakan kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan masukan berupa data dan menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk tujuan sesuai dengan yang direncanakan.

D.

Pengertian DataBase Menurut George M.Scott pengertian database didalam bukunya yang

berjudul Prinsip-prinsip Sistem Informasi Manajemen (1994:349): DataBase adalah sistem file komputer yang menggunakan cara pengorganisasian file tertentu, dimaksudkan untuk mempercepat pembaharuan masing-masing record, serta pembaharuan secara serempak atas record terkait, juga untuk mempermudah dan mempercepat akses terhadap seluruh record lewat program aplikasi, serta

8

akses yang cepat terhadap data yang disimpan yang harus digunakan secara bersama-sama untuk dibaca guna penyusunan laporan rutin atau khusus ataupun untuk penyelidikan. Menurut Buku Belajar Sendiri Menguasai MySQL 5 (Rahmad Priyanto), Database dapat diartikan sebagai suatu bentuk penyimpanan informasi yang terpusat agar data-data atau informasi yang ada didalamnya mudah dicari, dikelola dan digunakan kembali. Data yang ada pada database ini diorganisasikan sedemikian rupa agar tidak terjadi duplikasi yang tidak perlu, sehingga dapat diolah dan dieksplorasikan secara cepat dan mudah untuk menghasilkan informasi. Untuk mengelola dan mengorganisasikan database yang dibangun dalam sebuah sistem informasi, dibutuhkan suatu sistem pengelola database yaitu Database Management System (DBMS) Data adalah bagian penting dari pemograman sehingga keseluruhan bahasa pemograman menyediakan fungsi untuk mengakses database. Standar utama untuk bahasa database adalah Structured Query Language (SQL). SQL distandarisasi sebagai bahasa untuk menciptakan database, menyimpan informasi ke dalam database dan mendapatkan informasi kembali darinya.

9

E.

Pengertian Monitoring Menurut Casley and Lury (1981), monitoring adalah suatu bagian integral

dari siklus manajemen dimana di dalamnya dilakukan pengecekan dan pencatatan kondisi dan situasi proyek serta faktor-faktor luar yang mempengaruhi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sehingga secara dini dapat diketahui apakah kegiatan telah dilaksanakan. Dengan demikian, monitoring adalah suatu aktivitas internal dari proyek, suatu bagian integral dari manajemen, yang merupakan tugas dari bagian laporan dan informasi yang meliputi laporan administrasi, laporan keuangan, dan laporan teknis tentang pelaksanaan. a. Tujuan Monitoring Berdasarkan definisi tersebut diatas, monitoring bertujuan untuk: • Mengumpulkan dan mengkompilasi data. • Menyediakan umpan balik secara kontinu. • Mengidentifikasi masalah-masalah penghambat secara dini. • Menentukan apakah kegiatan proyek berjalan sesuai jadwal kegiatan yang direncanakan.

Kegunaannya dari monitoring adalah agar dapat diambil tindakan yang tepat sehingga tujuan proyek dapat tercapai sesuai rencana.

F.

Pengertian PHP PHP adalah singkatan dari PHP Hipertext Preprocessor yang digunakan

sebagai bahasa scribt server-side dalam pengembangan Web yang disisipkan pada dokumen HTML.

10

Penggunaan PHP memungkinkan Web dapat di buat dinamis sehingga maintenance situs Web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien. PHP merupakan software Open-Source yang disebarkan dan dilisensikan secara gratis serta dapat di download secara bebas dari situs resminya http://php.net a. Sejarah Singkat PHP PHP pertama kali di ciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Awalnya PHP di gunakan untuk mencatat jumlah serta untuk mengetahui siapa saja pengunjung pada homepage-nya. Rasmus Lerdorf adalah salah seorang pendukung Open-Source. Oleh karena itu, ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis, kemudian menambah kemampuan PHP 1.0 dan meluncurkan PHP 2.0 dan kemudian terus berkembang sampai sekarang sudah mencapai versi 5.x.x. b. Kelebihan-kelebihan PHP PHP memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa script sejenis. PHP difokuskan pada pembuatan script server-side, yang bisa melakukan apa saja yang dapat dilakukan oleh CGI, seperti mengumpulkan data dari form, menghasilkan isi halaman web dinamis, dan kemampuan mengirim serta menerima cookies. PHP dapat digunakan pada semua sistem operasi, antara lain Linux, Unix (termasuk variannya HP-UX, Solaris, dan Open BSD), Microsoft Windows, Mac OS X, RISC OS. PHP juga mendukung banyak Web Server, seperti Apache, Microsoft Internet Information Server(MIIS), Personal Web Server (PWS) dan lain-lain.

11

c. Struktur dan Format Penulisan PHP Dalam penulisan perintah-perintah didalam editor text dan fungsi-fungsi yang telah ada didalam php bersifat Case Sensitive, yang artinya penulisan huruf besar (capital) dan huruf kecil dalam fungsi-fungsi php dibedakan. Kode php diawali dengan tanda lebih kecil ( < ) dan diakhiri dengan tanda lebih besar ( > ). Adapun format penulisan script Php tersebut adalah : 1. <? Script Php yang akan ditulis ?> 2. <?php Script akan ditulis ?> 3. <Script=”php”> Script yang akan ditulis </script> Cara pertama adalah cara yang sering digunakan didalam penulisan script Php, tetapi cara format penulisan script kedua yang lebih dianjurkan, sedangkan cara ketiga digunakan untuk mengantipasi editor-editor yang tidak dapat menerima cara pertama dan kedua.

G.

Pengertian MySQL MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational

Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yang bernama MySQL AB, dimana

12

perusahaan tersebutlah yang memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan dari konsep basisdata yang telah ada sebelumnya, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya.

a.

Kelebihan-kelebihan MySQL MySQL memiliki banyak kelebihan, diantaranya adalah : 1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi. 2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.

13

3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 4. Performance Tuning. MySQL memiliki kecepatan yang

menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. 5. Ragam Tipe Data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain. 6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query). 7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi. 8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. 9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT). 10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. 11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface). 12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis

14

data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online. 13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

H.

Pengertian Web Server Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang

berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Hubungan antara Web Server dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking protocol) yg memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yang merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yang digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangan mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://… anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di passing dari browser ke Web server disebut sebagai HTTP request yg meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yang ada dan di kemas dalam TCP protocol dan

15

di kirim kembali ke browser. Data yang dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yg diminta oleh browser tidak ditemukan oleh Web server maka akan menimbulkan error yang sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found. Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu. Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya. a. Web Server Apache Apache merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi dilingkungan UNIX. Namun demikian, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan di Windows. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya. Beberapa dukungan Apache : • Kontrol Akses. Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP. • CGI (Common Gateway Interface)

16

Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl) • PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor) Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik • SSI (Server Side Includes) SSI adalah adalah sistem server-side scripting yang berguna untuk menampilkan isi scrib didalam halaman webside (tidak di terjemahkan oleh apache) b. Kelebihan-Kelebihan Apache • • Apache termasuk dalam kategori freeware. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain. • • Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.

I.

Pengertian Komputer Kata Komputer berasal dari bahasa inggris “to compute” yang berarti

menghitung. Sedangkan “Computer” berarti alat penghitung. Namun, setelah

17

melalui beberapa fase perkembangan, komputer telah menjadi alat yang mempunyai fungsi yang sangat luas dan kemampuan yang luar biasa. Banyak pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer. Menurut buku Ketrampilan Dasar Pengoprasian Komputer (Drs. Daryanto), Menyatakan komputer dapat didefinisikan sebagai peralatan elektronik yang bekerja secara koordinatif dan integrative. Menurut buku Dasar Informatika dan Ilmu Komputer (Bambang Hariyanto) komputer adalah Media yang melakukan kalkulasi dan mengolah inforamasi. Secara umum dapat disimpulkan bahwa komputer merupakan alat bantu manusia dalam melakukan berbagai macam tugasnya. Komputer dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data yang dapat menyimpan data instruksi-instruksi dalam jumlah besar, dapat diprogram untuk melakukan pekerjaan tertentu dengan cepat dan efisien serta dapat mengkoreksi, meng-edit dan memodifikasi teks.

BAB III GAMBARAN UMUM BPKP PERWAKILAN ACEH DAN GAMBARAN UMUM SISTEM

A.

Sejarah Singkat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan BPKP Provinsi Aceh tidak dapat terlepas dari dinamika BPKP

pusat secara keseluruhan. Cikal bakal Perwakilan BPKP Provinsi Aceh bermula dari didirikannya Kantor Pengawasan Anggaran Negara (KPAN) Banda Aceh pada tahun 1970. KPAN Banda Aceh secara struktural berada di bawah Direktorat Pengawasan Anggaran Negara (DPAN) salah satu Direktorat pada Direktorat Djenderal Pengawasan Keuangan negara (DDPKN) pada Departemen keuangan. Pada masa itu, KPAN Banda Aceh hanya bertugas melaksanakan pemeriksaan terhadap Anggaran Negara, sedangkan perusahaan negara/daerah diperiksa oleh Kantor Akuntan Negara (KAN) Sumatra Utara. Kepala Kantor Pengawasan Anggaran Negara (KPAN) Banda Aceh pertama kali dipimpin oleh H. Mohammad Djamil, SH. Beliau menjabat dari tanggal 22 Mei 1970 sampai dengan 10 Agustus 1972. Pada masa itu, Kantor KPAN Banda Aceh terletak dijalan Cut Mutia yaitu menempati Gedung NV. Pengelolaan Niaga (sekarang Gedung eks Bank Bumi Daya). Kantor KPAN Banda Aceh menempati gedung tersebut sampai dengan 1980. Mulai tahun 1981, Kantor KPAN Banda Aceh pindah ke gedung sendiri yang terletak di jalan Daud Beureueh atau didepan gedung DPRD Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam saat ini. Pada masa Kepala KPAN Banda Aceh kedua yaitu Drs. Abdullah Mahmud (menjabat mulai tanggal 10 Agustus 1972 sampai dengan 12 Desember 1979), gedung tersebut direnovasi menjadi dua lantai. 18

19

Pada masa itu juga dirintis Pengelolaan Gedung Keuangan negara yang terletak dijalan Tgk. Chik Di Tiro. Drs. Abdullah Mahmud selain menjabat sebagai Kepala Kantor Pengawasan Anggaran Negara, beliau juga merangkap sebagai Kepala Perwakilan Departemen Keuangan Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Kepala KPAN Banda Aceh ketiga adalah Drs. Muhammad Gade, SH.MBA. Beliau menjabat sebagai Kepala KPAN Banda Aceh dari tanggal 12 Desember 1979 sampai dengan 22 Maret 1984. Pada masa beliaulah Kantor KPAN diubah menjadi Perwakilan Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Drs. Muhammad Gade, SH.MBA menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP provinsi Di Aceh mulai tanggal 22 Maret 1989 sampai dengan 22 Maret 1986. Pada periode 22 Maret 1986 sampai dengan 21 Desember 1989 yang menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Aceh adalah Drs. Maulana Sarika, selanjutnya beliau digantikan oleh Atjeng Sastrawidjaya yang menjabat sampai dengan tanggal 20 Desember 1991. Pada masa Drs. Syeh Ahmad Mahmud menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Aceh (20 Desember 1991 sampai dengan 31 Maret 1995) mulai dirintis Pengelolaan gedung BPKP Perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Aceh yang terletak di Jln. Tgk. Panglima Nyak Makam. Gedung inilah yang sampai saat ini digunakan sebagai sebagai kantor Perwakilan BPKP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

20

Setelah Drs. Sjeh Ahmad Mahmud, yang menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DI Aceh berturut-turut adalah sebagai berikut: Drs. Kuswandi menjabat dari tanggal 31 Maret 1995 sampai dengan 5.April 1997, Drs. Ii Baihaqi Mustafa menjabat dari tanggal 5 April 1997 sampai dengan 22 September 2000, Drs. Sarbini menjabat dari tanggal 22.September 2000 sampai dengan 30 Juni 2003, Drs. Syukri, MM menjabat mulai tanggal 30 Juni 2003 sampai dengan 20 Desember 2006 dan Abd. Racman Datjong dari tanggal 20 Desember 2006 sampai dengan saat ini.

B.

Tugas dan Fungsi Organisasi • Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan dibidang pengawasan penyelenggaraan bidang keuangan daerah. • Perumusan kebijakan teknis pengawasan dan penyusunan rencana pengawasan dibidang penyelenggaraan keuangan daerah. • Penyusunan pedoman teknis pemeriksaan dan pemberian bimbingan teknis pengawasan dibidang penyelenggaraan keuangan daerah terhadap kegiatan pengawasan BPKP dan APIP lainnya. • Pengawasan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah, pengurusan barang milik/kekayaan pemerintah daerah, serta

penyelenggaraan tugas pemerintahan yang bersifat strategis. • Pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan dibidang

penyelenggaraan keuangan daerah.

21

Evaluasi dan penyusunan laporan hasil pengawasan dibidang penyelenggaraan daerah

Analisis,

evaluasi

dan

penyusunan

laporan

hasil

bidang

penyelenggaraan keuangan daerah dilingkungan BPKP dan APIP lainnya.

C.

STRUKTUR ORGANISASI Adapun uraian tentang struktur organisasi pada Badan Pengawasan

Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh adalah sebagai Berikut : • Kepala Perwakilan • Sekretaris • Bagian Tata Usaha a. Ka. Subbag Prog dan Pol b. Ka. Subbag Kepegawaian c. Ka. Subbag Keuangan d. Ka. Subbag Umum • Kabid Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat • Kabid Investigasi • Kabid Akuntabilitas Pemerintah Daerah • Kabid Akuntan Negara • Kelompok Jabatan Fungsional.

22

D.

Visi dan Misi Visi Visi dari BPKP adalah “Auditor Presiden yang responsive, interaktif dan

terpercaya untuk mewujudkan akuntabilitas keuangan Negara yang berkualitas.”

Misi Adapun Misi dari BPKP adalah sebagai berikut : 1. Menyelenggarakan pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan Negara yang mendukung tata kelola kepemerintahan yang baik dan bebas KKN. 2. Membina secara efektif penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. 3. Mengembangkan Kapasitas pengawasan intern pemerintah yang profesional dan kompeten. 4. Menyelenggarakan system dukungan pengambilan keputusan yang handal bagi Presiden / Pemerintah.

E.

Gambaran Umum Sistem Yang Sedang Berjalan Analisis sistem memberikan gambaran mengenai sistem yang ada pada

saat ini. Melalui analisis terhadap sistem yang sedang berjalan memungkinkan untuk menemukan kelebihan ataupun kekurangan dalam sistem tersebut sehingga akan mempermudah dalam membangun sistem baru yang lebih baik, yang

23

diharapkan mampu mengatasi segala kelemahan ataupun kekurangan yang ada pada sistem sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pada BPKP Perwakilan Aceh sistem pembuatan laporan monitoring telah memanfaatkan komputer. Tapi penggunaan komputer di sini masih terbatas pada paket pemrograman Excel. Dengan demikian system pembuatan laporannya kurang efisien dan efektif. a. Kelemahan Sistem Yang Ada Berdasarkan analisa yang penulis lakukan dalam penelitian pada Dinas BPKP Perwakilan Aceh dapat dilihat beberapa kelemahan pada system yang telah ada diantaranya yaitu : a) Sulitnya melakukan pencarian data laporan tertentu dengan cepat. Sehingga apabila suatu saat dibutuhkan data mengenai laporan monitoring pada tanggal yang telah lama, proses pencarian data akan memakan waktu yang lama. b) Tidak adanya media penyimpanan yang baik sehingga keamanan data tidak bisa terjamin, yang mengakibatkan tingginya resiko kehilangan data laporan monitoring. b. Analisis Input Data masukan yang digunakan pada system pengolahan laporan montoring pada BPKP Perwakilan Aceh adalah sebagai berikut : a) Data Laporan, datanya tediri dari : id laporan, nomor bidang, nama laporan, no laporan, tanggal laporan, tahun laporan dan keterangan.

24

b) Data Proggres, datanya terdiri dari : id proggres, tim proggres, sp, dl1, dl2, dl3, dl4, kaper, dan cetak. c) Data ST, datanya terdiri dari : id st, nomor st, tanggal st, dan nama tim. d) Data Artikel, datanya terdiri dari :id, tanggal, judul, isi, type artikel dan penulis. c. Analisis Proses Proses pembuatan laporan monitoring pada Dinas BPKP Perwakilan Aceh sudah menggunakan computer, tapi masih terbatas dengan aplikasi MS.Excel. Data-data laporan monitoring dibuat secara sederhana, ini disebabkan karena keterbatasan kemampuan manusia dan kurangnya pengetahuan terhadap teknologi yang berkembang pada saat ini. Agar lebih jelas tentang proses pengolahan data laporan monitoring tersebut dapat dilihat dalam diagram konteks berikut ini :
Dt.Artkl/Pggm Ketua Tim Dt.lap Dt.Prog Dt.St

0
Sistem Informasi Laporan Monitoring

Lap. Monitoring

Kepala Bidang

Inf. Lap dan artkl / pggm

Mengakses Informasi User / Staff

Gambar 3.1. Diagram konteks sistem berjalan

25

Berdasarkan diagram konteks (Gambar 3.1) diatas dapat di jelaskan bahwa sistem laporan monitoring tersebut mempunyai tiga kesatuan luar / eksternal entity yaitu Ketua Tim, User dan Kepala Bidang. User atau Staff mengakses informasi pada sistem informasi tersebut Sehingga user akan menerima informasi yang sesuai dengan yang dibutuhkannya. Dari sistem ini akan menghasilkan satu laporan yaitu laporan monitoring Setelah diagram konteks (Gambar 3.1) kita peroleh, maka kita dapat melihat proses pengolahan data yang terjadi pada didalam diagram berjenjang berikut ini.

0 Sistem Informasi Laporan Monitoring

1.0P Penerimaan data

2.0 Pencatatan data

3.0P Memproses Informasi User

4.0P Pembuatan laporan

2.1P Pencatatan data Monitoring

2.2P Pencatatan Artikel / Pengumuman

Gambar 3.2. Diagram berjenjang

26

Dari diagram berjenjang (Gambar 3.2) diatas dapat dilihat bahwa terdapat beberapa proses dalam sistem informasi tersebut, yaitu penerimaan data, pencatatan data, memproses informasi user dan pembuatan laporan. Data yang diterima akan dicatat berdasarkan data yang bersangkutan yang nantinya akan menghasilkan laporan sebagai output dari sistem. Dengan adanya diagram berjenjang (Gambar 3.2), kita dapat melihat proses yang terjadi dalam sistem yang sedang berjalan. Proses pada diagram berjenjang dapat kita pecahkan lagi menjadi proses yang terkecil, pada jenjang diagram arus data level 0, seperti terlihat pada (gambar 3.3)

27

Ketua Tim

Dt.lap, Dt.Prog Dt.St, Dt.Artkl/Pggm

1.0P Penerimaan data
Dt.lap, Dt.Prog Dt.St, Dt.Artkl/Pggm Dt.lap, Dt.St, Dt.Prog

D1 F. Monitoring

Request informasi

2.0 Pencatatan data

Dt.Artkl/Pggm

D2 F. Artkl/Pggm

User / Staff

3.0P Memproses Informasi User
Inf.user / pggm F.Monitoring

F. Artkl/Pggm F. Monitoring

Kepala bidang

Lap. Monitoring

4.0P Pembuatan laporan

Gambar 3.3. Diagram Arus Data level 0

Berdasarkan diagram arus data level 0 (Gambar 3.3) dapat dijelaskan bahwa user mencari informasi yang sebelumnya sudah diinput dan kemudian user akan mendapatkan informasi yang yang diinginkan apabila informasi yang di cari itu ada.

28

Diagram arus data level proses nomor 2 berikut ini menggambarkan proses pencatatan data yang diterima seperti data monitoring, dan data artikel atau pengumuman. Berikut adalah diagram arus data tersebut. 2.1P Pencatatan data Monitoring

Dt. Monitoring

D1 F. Monitoring

2.2P Pencatatan Artikel / Pengumuman

Dt. Artkl/Pggm

D2 F. Artkl/Pggm

Gambar 3.4. Diagram Arus Data level 1 proses nomor 2

Pada gambar 3.4. diatas dapat dijelaskan bahwa setelah data diterima, lalu data tersebut dicatat. Data yang dicatat itu adalah data monitoring, dan data artikel/pengumuman dan data tersebut akan disimpan ke dalam masingmasing file dengan nama file monitoring dan file artikel/pengumuman. d. Analisis output Hasil dari proses akan menjadikan informasi yang berupa laporan dan artikel atau pengumuman.

29

e.
No

Kamus Data
Nama Arus Data Sumber Data Ketua Tim Ketua Tim Tujuan Staf Bag Administrasi Staf Bag Administrasi Frekuensi Penjelasan

1 Dt.lap 2 Dt.St

3 Dt.Artkl/Pggm Ketua Tim

4 Reg.Inf

User/Staf Staf Bag Administrasi Staf Bag Administrasi

5 Inf.user/pggm 6 Lap.Monitoring

Setiap Ada Data Laporan pendataan Baru Setiap Ada Data Surat pendataan Baru Tugas Data Staf Bag Setiap Ada Artikel/Pengu Administrasi pendataan Baru muman Setiap ada yang Staf Bag Reques meminta Administrasi Informasi informasi Informasi Setiap ada User/Staf User / Permintaan Pengumuman Laporan Kepala Bidang Setiap 1 tahun Monitoring

Gambar 3.5. Kamus Data

BAB IV PEMBAHASAN

A.

Peraturan dan Prinsip Monitoring Peraturan dan prinsip monitoring merupakan hal yang paling prinsipil

dalam pelaksanaan monitoring, acuan dasar dalam melaksananakan kegiatan monitoring meliputi ketentuan-ketentuan yang disepakati dan diberlakukan, selanjutnya sustainability kegiatannya harus terjaga, dalam pelaksanaannya objektivitas sangat diperhatikan dan orientasi utamanya adalah pada tujuan program itu sendiri. Adapun peraturan dan prinsip monitoring sebagai berikut: a) Monitoring harus dilakukan secara terus-menerus b) Monitoring harus menjadi umpan terhadap perbaikan kegiatan program organisasi c) Monitoring harus memberi manfaat baik terhadap organisasi maupun terhadap pengguna produk atau layanan. d) Monitoring harus dapat memotifasi staf dan sumber daya lainnya untuk berprestasi e) Monitoring harus obyektif f) Monitoring harus berorientasi pada tujuan program.

B.

Proses Data Monitoring Proses dasar dalam monitoring ini meliputi tiga tahap yaitu: a) menetapkan standar pelaksanaan b) pengukuran pelaksanaan

30

31

c) menentukan kesenjangan (deviasi) antara pelaksanaan dengan standar dan rencana. Menurut William N Dunn, monitoring mempunyai empat fungsi, yaitu: a) Ketaatan (compliance). Monitoring menentukan apakah tindakan

administrator, staf, dan semua yang terlibat mengikuti standar dan prosedur yang telah ditetapkan. b) Pemeriksaan (auditing). Monitoring menetapkan apakah sumber dan layanan yang diperuntukkan bagi pihak tertentu (target) telah dicapai oleh mereka. c) Laporan (accounting). Monitoring menghasilkan informasi yang

membantu “menghitung” hasil perubahan sosial pada masyarakat sebagai akibat implementasi kebijaksanaan sesudah periode waktu tertentu.

d) Penjelasan (explanation). Monitoring menghasilkan informasi yang membantu menjelaskan bagaimana akibat kebijaksanaan dan mengapa antara perencanaan dan pelaksanaannya tidak cocok. Penilaian (Evaluasi) merupakan tahapan yang berkaitan erat dengan kegiatan monitoring, karena kegiatan evaluasi dapat menggunakan data yang disediakan melalui kegiatan monitoring. Dalam merencanakan suatu kegiatan hendaknya evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan, sehingga dapat dikatakan sebagai kegiatan yang lengkap. Evaluasi diarahkan untuk

mengendalikan dan mengontrol ketercapaian tujuan. Evaluasi berhubungan dengan hasil informasi tentang nilai serta memberikan gambaran tentang manfaat suatu kebijakan

32

C.

Sistem Informasi Laporan Monitoring Menggunakan PHP dan MySQL berbasis Web Server Sistem ini dibuat dengan mempertimbangkan aspek kemudahan

penggunaan oleh pemakai. Aplikasi pengolahan data laporan monitoring ini dikendalikan melalui Sistem Menu yang mudah dimengerti, untuk mengantisipasi kemungkinan kesalahan dalam penggunaannya serta dirancang sebagai interaktif sistem, dimana user dapat langsung berkomunikasi dengan komputer untuk mengakses data monitoring dan response yang diberikan oleh komputer dalam bentuk suatu tampilan sebagai tanggapan terhadap input yang dimasukkan. Sistem informasi laporan monitoring ini berbasis webserver, yang bisa diakses melalui jaringan Local Area Network (LAN). Pengaksesan data laporan monitoring bisa menggunakan kabel UTP yang terhubung dalam jaringan local maupun menggunakan perangkat nirkabel yang terhubung pada bidang PIPP. Dengan sistem informasi yang interaktif ini diharapkan user akan mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Hasil informasi ini dapat terakumulasi dalam suatu bentuk laporan dan grafik, dimana bentuk laporan yang dihasilkan dapat ditampilkan melalui media layar.

D.

Perancangan Sistem Berdasarkan dari proses analisis data laporan monitoring pada Badan

Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat (PIPP) maka penulis akan merancang

33

sistem pengolahan data laporan monitoring yang baru guna untuk melengkapi sistem pengolahan data laporan monitoring yang lama dan memudahkan user ataupun karyawan dalam mengakses informasi yang ada pada sistem pengolahan data laporan monitoring tersebut. a. Perancangan Input Perancangan Masukan (input) merupakan awal proses informasi. Bahan mentah dari informasi adalah data yang akan diproses yang nantinya akan berguna bagi yang membutuhkan. Adapun bentuk desain input adalah sebagai berikut: a) Perancangan Input Login Login Username : Password :

Login Admin Gambar 4.1. Perancangan Form Login

34

b) Perancangan Input Data Monitoring

Input Data Monitoring
No ST Tanggal ST Nama Tim

Proggress No Bidang Nama Laporan

SP

DL1

DL2

DL3

DL4

Kaper

Cetak

No Laporan Tanggal Laporan Tahun Keterangan Input Gambar 4.2. Perancangan Form Input Data Monitoring

35

c) Perancangan Input Data Artikel Input Artikel Judul Artikel

Isi Artikel

Input Gambar 4.3. Perancangan Form Input Data Artikel

b. Perancangan Output LAPORAN DATA MONITORING
ST No x x No Tgl Tim Nm Tim x x SP Proggres DL1 DL2 DL3 DL4 Kaper X X X X x x x x X X Cetak No Bdg x x x x Laporan Nama Laporan Xxxx xxx Xxxx xxx No xx xx Tgl Thn Ket

xxx X x x xxx xxx X x x xxx

X x x xxxx xxx X x x xxxx xxx

Gambar 4.4. Perancangan Form laporan monitoring

36

c. Perancangan Database a) Perancangan Tabel Laporan Nama Field Idlap Nobid Namalap Nolap Tgllap Tahun keterangan int(11) varchar(6) Text varchar(4) Date int(4) varchar(10) Gambar 4.5. Perancangan Tabel Laporan Type Extra Auto_increment Primary Key 

b) Perancangan Tabel Proggres Nama Field Idprog Sp dl1 dl2 dl3 dl4 Kaper Cetak int(11) varchar(1) varchar(1) varchar(1) varchar(1) varchar(1) varchar(1) varchar(1) Gambar 4.6. Perancangan tabel proggres Type Extra Auto_increment Primary Key 

37

c) Perancangan Tabel Surat Tugas Nama Field Idst Nost Tglst Namatim int(11) varchar(10) Date varchar(250) Gambar 4.7. Perancangan Tabel Surat Tugas Type Extra Auto_increment Primary Key 

d) Perancangan Tabel Artikel Nama Field Id Tanggal Judul Isi Type Penulis int(11) Date varchar(250) Text varchar(25) varchar(25) Gambar 4.8. Perancangan Tabel Artikel Type Extra Auto_increment Primary Key 

e) Perancangan Tabel User Nama Field id_user Nama Password Level Int(2) varchar(50) varchar(50) varchar(20) Gambar 4.9. Perancangan tabel User Type Extra Auto_increment Primary Key 

38

E.

Demontrasi Program a. Tampilan Menu Utama

Gambar 4.10. Tampilan Halaman Utama

Halaman utama (Gambar 4.10) merupakan form yang pertama tampil saat mengakses sistem informasi pengolahan data laporan monitoring. Pada form ini user tidak mempunyai hak akses penuh, jadi user hanya bisa melihat informasi tanpa bisa menginput, mengedit dan menghapus data.

39

b. Tampilan Menu Login

Gambar 4.11. Tampilan Halaman Login

Form Login (gambar 4.11) di atas berfungsi untuk mengidentifikasi user yang sudah terdaftar namanya di dalam database, jadi hanya user – user tertentu yang bisa masuk kedalam form admin untuk menginput data.

40

c. Tampilan Form Admin

Gambar 4.12. Tampilan Halaman Admin

Setelah user memasukkan nama user dan password pada form login (gambar 4.11) dengan benar, maka user akan diredireck pada halaman admin. Pada form halaman admin user di berikan hak akses penuh seperti manginput data, mengedit dan menghapus data yang sudah dimasukkan sebelumnya.

41

d. Tampilan Menu Input Data Monitoring

Gambar 4.13. Tampilan Halaman Input Data Monitoring

Form input data monitoring (gambar 4.13) berfungsi untuk menginput data – data monitoring. Setelah data di input maka data akan tersimpan ke dalam sebuah database yang nantinya akan ditampilkan kembali ketika ada user yang mencari informasi tersebut.

42

e. Tampilan Form Input Artikel atau Input Pengumuman

Gambar 4.14. Tampilan Halaman Input Artikel

Form input artikel berfungsi untuk menginput artikel atau pengumuman yang nantinya akan berguna untuk informasi yang dibutuhkan oleh user atau karyawan yang ada pada Dinas BPKP tepatnya pada bidang PIPP.

43

f. Tampilan Form Daftar Artikel

Gambar 4.15. Tampilan Halaman Daftar Artikel

Pada form daftar artikel (gambar 4.15) kita bisa melihat semua judul – judul artikel yang sudah kita input dan pada form ini kita bisa juga menghapus isi artikel atau mengeditnya.

44

g. Tampilan Form Laporan Monitoring

Gambar 4.16. Tampilan Halaman Laporan Monitoring.

Form diatas (gambar 4.16) merupakan form laporan monitoring, pada form diatas kita bisa melihat semua data monitoring yang sudah berbentuk menjadi sebuah laporan yang nantinya akan direkap menurut tahun.

BAB V PENUTUP

A.

Kesimpulan
Setelah dilakukan penulisan hingga akhir laporan ini maka penulis dapat

menyimpulkan bahwa dengan penerapan aplikasi bahasa pemograman Php pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat (PIPP), maka diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: 1. Kesalahan – kesalahan yang terjadi akibat kesalahan manusia dalam melakukan proses pengimputan data dapat dihindari. Jika semua proses yang terjadi dengan proses komputer sehingga hasil yang dihasilkan akan lebih akurat dan tingkat ketelitian nya lebih tinggi. 2. Efisiensi kinerja dapat ditingkatkan, karena pekerjaan yang selama ini dilakukan secara semi komputerisasi dengan waktu yang relatif lama dibandingkan dengan sistem yang baru yang akan diterapkan. 3. Penyimpanan data yang dilakukan dengan baik dan rapi serta media penyimpanan data yang digunakan akan lebih kecil dengan kapasitas media penyimpanan yang lebih besar. 4. Penyajian laporan dapat dilakukan dengan cepat, karena sistem software yang digunakan telah melakukan pengaturan format pelaporan itu sendiri.

45

46

B.

Saran
Untuk lebih meningkatkan kualitas Karyawan Pada Badan BPKP bidang

PIPP maka penulis mengajukan beberapa saran yang dianggap perlu : 1. Guna kelancaran penerapan sistem yang baru diharapkan adanya pelatihan pada karyawan dalam penggunaan sistem informasi yang baru. 2. Perlunya pengawasan langsung dari kepala bidang PIPP untuk pengawasan jalannya sistem informasi baru yang akan diterapkan, agar tujuan penerapan sistem baru ini tercapai dengan yang diinginkan. 3. Perubahan sistem manual dengan menggunakan komputer sedikit banyaknya akan mempengaruhi kegiatan karyawan BPKP. Maka sebelum penerapan sistem baru ini berjalan dengan optimal, maka sebaiknya sistem lama tetap diterapkan seperti biasa. 4. Sistem yang baru dikembangkan belum tentu cocok dengan keadaan sebenarnya dilapangan, selama masa percobaan diperlukan

pemeliharaan terhadap sistem baru.

47

DAFTAR PUSTAKA
Daryanto (2004), Keterampilan Dasar Pengoprasian Komputer, Penerbit CV Yrama Widya, Bandung. F. Suryatmo dan Dedi Rusmady (2000), Pengetahuan Dasar Komputer, PT Rineka Cipta, Jakarta. Jogyianto.HM (1999), Pengenalan Komputer : Pendekatan Terstruktur Penerbit Andi Offset, Edisi Kedua, Cetakan Ketiga, Yogyakarta. J.Longkutoy (1996), Pengenalan Komputer, Penerbit Mutiara Sumber Widya, Jakarta. Kasiman Paranginangin (2006), Aplikasi Web Dengan PHP dan MySQL, Penerbit CV. Andi Offset, Yogyakarta Rahmat Priyanto (2007), Belajar Menguasai MySQL 5, Penerbit PT Alex Media Komputindo, Jakarta. Syafi’i. M (2006), Membangun Aplikasi Berbasis PHP dan MySql, Penerbit Andi, Yogyakarta. Syafi’i. M (2004), Membangun Aplikasi Program PHP & MySql Untuk Membuat Website Interaktif, Penerbit Andi, Yogyakarta. Werimon A. (1992), Diktat Monitoring dan Evaluasi APP Yogyakarta (tidak diterbitkan) William N Dunn (2003) , Pengantar Analisis Kebijakan Publik (terjemahan), Yogyakarta, Gajahmada University press http://www.bpkp.go.id/index.php?idunit=32&idpage=717 (tgl 2 juli 2011) http://id.wikipedia.org/wiki/PHP (tgl 2 juli 2011) http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL (tgl 2 juli 2011)

LAMPIRAN I

SUSUNAN ORGANISASI BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN ACEH
Kepala Perwakilan Drs. Rizal Sihite Tata Usaha Indra Khaira Jaya

Prog dan Pol Zulhanafi

Kepegawaian Darwin Sos. E

Umum M. Ahlal

Keuangan Tubagus Syahputra

Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat Suprianto, Ak

Akuntabilitas Pemerintah Daerah Drs. Fadhli Nasri

Investigasi Rizal. Ak.MBA

Akuntan Negara Ahmad Akib SE

Kelompok Jabatan Fungsional

Struktur organisasi BPKP Perwakilan Aceh

LAMPIRAN II

Biodata 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Nama Tempat Tanggal Lahir Jenis Kelamin Agama Kebangsaan Kawin / Belum Kawin Pekerjaan Nim Alamat E-mail Orang Tua a. Nama Ayah b. Pekerjaan Ayah c. Nama Ibu d. Pekerjaan Ibu e. Alamat : Fitriadi : Sigli, 09-07-1985 : Laki-laki : Islam : Indonesia : Belum Kawin : Mahasiswa : 08014023043 : Jln T.Nyak Arief nNo.123 Kuta Baro, Banda Aceh : adiscsi@gmail.com

: Syarifuddin : Nelayan : Syamsiah : Ibu rumah tangga : Jln. Cot Jaja, Gigieng Mesjid, Kec. Simpang Tiga, Kab. Aceh Pidie

12.

Pembimbing 1) 2) Pendidikan Tahun 1999 Tahun 2002 Tahun 2005 Tahun 2011 No Hp

: Salman Yusuf, SE.Ak : Drs. Arsyad

13.

: SD Negeri 10 Langsa : SLTP Negeri 4 langsa : SLTA Negeri 2 Langsa : AMIK Banda Aceh : 085260789923

14.

Demikianlah biodata riwayat hidup ini penulis susun untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Banda Aceh, September 2011

Fitriadi

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful