You are on page 1of 7

Teori Kuantum Hidrogen

Persamaan Schrodinger pada sistem atom hidrogen


By : Paian Tamba
E-mail :
paian_6tamba@yahoo.co.id
Atom hidrogen merupakan atom paling
sederhana yang terdiri dari satu proton sebagai
nukleus dan satu elektron yang mengitarinya.
Persamaan Schrodinger untuk mendiskripsikan
gerak elektron relatif terhadap proton sehingga
energi potensial sistem adalah energi potensial
elektron yang terikat pada inti.
Karena elektron mengorbit inti pada kulit yang
berbentuk bola maka fungsi gelombang dan tingkat-
tingkat energi elektron ditentukan berdasarkan
penyelesaian persamaan Schrodinger dengan
koordinat bola.
Hasil dari penyelesaian persamaan Schrodinger
untuk atom Hidrogen dapat digunakan untuk
menjelaskan teori atom menurut Bohr dan sebagai
dasar teori atom secara umum.
1. Persamaan Schrdinger pada sistem Atom Hidrogen
Persaman Schrodinger untuk atom Hidrogen adalah
persamaan Schrodinger untuk sebuah partikel yang
berupa elektron yang bergerak dalam medan potensial
Coulomb yang dihasilkan oleh gaya tarik-menarik antara
elektron dengan inti.
Potensial coulomb yang mempengaruhi gerak sistem
berbentuk:




Fungsi Potensial V(r) mempunyai kesetangkupan
(simetri) bola, karenanya persamaan Schrodinger kita
nyatakan dalam koordinat bola.

1)
1
4
= V(r)
0
2
r
e
tc

Persamaan Schrodinger bebas waktu




Dimana Operator hamiltonnya



Dengan .
Dalam Koordinat Bola, Operator laplace berbentuk



Sehingga dalam koordinat bola operator hamilton,
) , , ( ) , , (

u u r E r H =
2) ) (
2

2
0
2
r V
m
H + V =

Laplace Operator :
2
V
2
2
2 2 2
2
2
2
sin r
1
sin
sin r
1
r
r
r
1
u u
u
u u c
c
+
|
.
|

\
|
c
c
c
c
+
|
.
|

\
|
c
c
c
c
= V
r
r
e
r m
H
0
2
2
2
2 2 2
2
2
0
2
4

sin r
1
sin
sin r
1
r
r
r
1
2

tc
u u
u
u u

|
|
.
|

\
|
c
c
+
|
.
|

\
|
c
c
c
c
+
|
.
|

\
|
c
c
c
c
=

Dengan demikian Di dalam koordinat bola ,
persamaan 3 menjadi:

3)

Pemecahan persamaan Schrodinger di atas, dilakukan
dengan teknik pemisahan variabel sebagai berikut :

(r,u,|) = R(r) Y(u,|) 4)

Bagian R(r), dinamakan fungsi radial. Dan Y(u,|),
dinamakan fungsi anguler. Substitusikan ke persamaan
3), kemudian keseluruhan dikalikan dengan :


mengasilkan

5)








tc

u u

u
u u

E
r
e
r
r
r r m
e
=
|
|
.
|

\
|

)
`

c
c
+
|
.
|

\
|
c
c
c
c
+

|
.
|

\
|
c
c
c
c

1
4 sin
1
sin
sin
1 1
2
0
2
2
2
2
2
2
2

(
(

RY
1
r m 2
2
2
o

(
(

| c
c
u
+ |
.
|

\
|
u c
c
u
u c
c
u
= + |
.
|

\
|
c
c
c
c
2
2
2 2
2
o 2
Y
sin
1 Y
sin
sin
1
Y
1
)] r ( V E [
r m 2
r
R
r
r R
1

Ruas kiri hanya bergantung pada variabel r, sedangkan


ruas kanan bergantung pada variabel u dan |.
Jika kedua ruas harus sama, maka masing-
masing ruas sama dengan suatu tetapan, misalkan ,
diperoleh persamaan

6)

disebut persamaan radial.
Dan persamaan angulernya,


7)



( ) R R r V E
r m
dr
dR
r
dr
d
o
= +
|
.
|

\
|
) (
2
2
2
2

Y
Y
sin
1 Y
sin
sin
1
2
2
2
=
| c
c
u
+ |
.
|

\
|
u c
c
u
u c
c
u