Kebijakan Harga Pasar Bawang Merah

Al fath Mubin Mubarak Rr. Astrie Septianing A Dian Anggorowati Ayu Yunita Wardhani Mahanani Kusuma Wijaya

yaitu tercapai kesejahteraan petani . dikawal serta dilakukan pemantauan dan evaluasi. sehingga tepat sasaran. • Kebijakan pemerintah di bidang pertanian tidak hanya dijadikan pedoman dalam proses perencanaan pembangunan pertanian tetapi pelaksanaannya perlu tindakan nyata. Kebijakan pertanian ditujukan untuk mensejahterakan petani.Upaya Pemberdayaan Petani Bawang Merah melalui Kebijakan Harga di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta • Kebijakan pemerintah adalah diarahkan untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.

Rendahnya harga bawang merah di tingkat petani ini lebih disebabkan karena petani tidak memiliki akses pasar. sehingga pembiayaan lebih besar dari penerimaan.Permasalahan • Salah satu problem mendasar yang selalu dialami oleh petani adalah turunnya harga hasil pertanian pada saat panen raya. . akibatnya petani merugi yang pada gilirannya mengganggu keberlanjutan usahanya. Daerah Istimewa Yogyakarta yang selalu mengalami masalah mendasar ini pada saat panen raya. • Bawang merah adalah salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Bantul.

• Pengambilan petani sampel dilakukan secara simple random sampling sehingga setiap unit sampling yang terdapat dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terambil sebagai sampel.I. . Desa Srigading sebagai daerah sentra produksi bawang merah di Kabupaten Bantul. Pemilihan daerah penelitian dilakukan secara purposive karena kabupaten inilah satu-satunya di Provinsi D. Yogyakarta yang melakukan secara nyata pembelian hasil panen bawang merah dari para petani bawang merahnya. Sejumlah 33 orang petani bawang merah terambil sebagai sampel. Diambil dari petani bawang merah yang ada di Kecamatan Sanden.Metode Penelitian • Metode pelaksanaan penelitian menggunakan survei.

700.168.600 Harga Terendah (Rp/Kg) 1.700.00 1.450 21.300.037.800.300 14.667.Hasil dan Pembahasan • Produksi bawang merah dan harga terendah yang terjadi pada saat panen raya dari tahun ke tahun berfluktuasi.000.00 Periode panen bulan April Mei April April Sumber : Tim Pasca Panen.00 1.100 21.00 1. Tabel 1 : Produksi dan Harga Terendah Bawang Merah di Kabupaten Bantul Tahun 2002 -2005 Tahun 2002 2003 2004 2005 Produksi (kg) 23. Tahun 2002-2005 .

• Kegiatan pembelian melalui tahapan sebagai berikut : – Memasuki masa panen raya. tim melakukan pengeceka harga bawang merah di lapangan. – Rapat koordinasi di tingat kabupaten untuk pengambilan keputusan harga beli bawang merah. – Adanya laporan dari pihak petani bawang merah. – Melakukan pembelian kepada petani bawang merah. pemerintah melaksanakan kebijakan harga dengan melakukan pembelian bawan merah langsung kepada petani. bahwa harga turun.• Pada saat terjadi harga terendah. . melalui Tim Pasca Panen.

750 59. Jumlah Pembelian dan Dana yang Dikeluarkan oleh Tim Pasca Panen Tahun 2002-2005 Tahun 2002 2003 2004 2005 Harga Beli (Rp/Kg) 2.Tabel 2 :Harga Beli.000.500.950.00 2.100.00 131.706.000.100.000 Dana yang dikeluarkan (Rp) 145. • Pemantauan hasil survei kepada petani bawang merah.000.00 134.000.860 67.500 65.00 2.000.000.00 Jumlah Pembelian (kg) 69. selain penentuan titik impas juga menunjukkan pembelian bawang merah di tingkat petani sesuai dengan harga beli yang ditetapkan pada periode yang bersangkutan.000.00 Sumber : Tim Pasca Panen. Tahun 2002-2005.00 125.00 2. .

000. 3.896.100.10 1.100.000.Tabel 3 : Harga Titik Impas. 4.00 2.10 1965.994.20 1.708.00 Sumber: Data terolah dan Tim Pasca Panen Kabupaten Bantul • Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan harga yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul. Harga Keseimbangan dan Harga Beli yang dilakuka oleh Tim Pasca Panen Tahun 2002-2005 No.659. 2002 2003 2004 2005 1. dan pada gilirannya petani dapat melangsungkan usahanya serta tujuan untuk pemberdayaan petani bawang merah dapat tercapai.65 2.22 1.892. dapat meningkatkan harga di pasar sehingga petani bawang merah dapat menikmati harga jual bawang merah yang baik.18 1.00 2. 2.891.00 2.944.75 1.84 1. . Tahun Harga Titik Impas (Rp/Kg) Harga Keseimbangan (Rp/Kg) Harga Beli (Rp/Kg) 1.

. • Upaya pemberdayaan petani bawang merah melalui kebijakan harga oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul dapat lebih meningkat kinerjanya bila dilanjutkan dengan peramalan guna penentuan masa depan kebijakan.Penutup • Kinerja kebijakan harga bawang merah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul mencapai sasarannya yaitu memberikan pemberdayaan kepada petani bawang merah. sehingga dapat secara mandiri melanjutkan usahanya. dengan merujuk pada informasi kinerja yang telah ada.

T E R I M A K A S I H .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful