Laporan Pendahuluan Klien dengan Gangguan Citra Tubuh

Anin Shofial Muharromi, 1006672125

I.

Kasus (masalah utama): Ibu X umur 45 tahun seorang pembantu rumah tangga, mengalami cacat pada wajah karena disiram air panas oleh majikannya. Sejak kejadian itu dia tidak mau keluar kamar dan berinteraksi dengan orang lain. Hasil wanwancara dengan perawat diperoleh data, bahwa klien merasa malu dengan kondisi wajahnya dan takut akan dibicarakan orang. Selain itu, klien berkata kalau dia menyesal tidak mendengar nasehat suaminya supaya berhenti dari pekerjaannya itu. Berdasarkan pengamatan, klien lebih banyak melamun, diam dan tidak mau melihat wajahnya di cermin.

II.

Proses terjadinya masalah Ibu X tersiram air panas takut jadi bahan pembicaraan tidak mau melihat wajah di cermin menyalahkan diri sendiri cacat wajah malu dengan kondisi wajah

tidak mau berinteraksi dengan orang lain dan lebih banyak melamun dan diam

III. A. Pohon Masalah

gangguan isolasi sosial

Gangguan citra tubuh

perubahan bentuk tubuh:cacat wajah

B.
No. 1

Masalah keperawatan dan data yang perlu dikaji
Data DO:  Cacat pada wajah Masalah Keperawatan Gangguan citra tubuh

Klien dapat membina hubungan saling percaya Klien dapat mengungkapkan perasaannya. Klien mau duduk berdampingan. Tidak mau melihat wajahnya di cermin DS:  merasa malu dengan kondisi wajahnya  merasa menyesal dengan kejadian tersebut 2 DO:  Tidak mau bertemu dan berinteraksi dengan orang lain  Melamun  Lebih banyak diam DS:  Merasa takut dibicarakan orang lain Gangguan isolasi sosial IV. Ada kontak mata. Tanya nama lengkap dan nama panggilan yang disukai klien. Menunjukkan rasa senang. Ekspresi wajah bersahabat. Bina hubungan saling percaya dengan memperkenalkan diri dengan sopan dan ramah. Diagnosa keperawatan Diagnosa keperawatan prioritas: Gangguan citra tubuh berhubungan dengan perubahan bentuk tubuh V. Jelaskan tujuan pertemuan dan beri perhatian pada klien Hubungan saling percaya akan menimbulkan kepercayaan klien pada perawat sehingga akan memudahkan dalam pelaksanaan tindakan selanjutnya. . Rencana tindakan keperawatan Diagnosa keperawatan Gangguan citra tubuh dengan perubahan bentuk tubuh Rencana tindakan Tujuan Kriteria evaluasi TUM: Klien dapat mengembalikan citra tubuh yang positif dan sesuai Tindakan keperawatan Rasional TUK: 1.

5.Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakannya Kebutuhan klien terpenuhi Klien dapat melakukan aktivitas terarah Diskusikan kemampuan klien yang masih dapat digunakan selama sakit Diskusikan juga kemampuan yang dapat dilanjutkan penggunaan di rumah sakit dan rumah nanti Peningkatan kemampuan mendorong klien untuk mandiri 3. Klien dapat memanfaatkan sistem pendukung yang ada Klien dapat dukungan dari keluarganya Beri pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang cara merawat klien dengan gangguan citra tubuh Bantu keluarga memberikan dukungan selama klien dirawat Perhatian dan pengertian keluarga akan membantu meningkatkan percaya diri klien . keluarga dan orang lain Memberi kesempatan kepada klien mengekplorasi dirinya Kesempatan yang diberikan dapat membuat klien menemukan semangat.Klien mau mengutarakan masalah yang dihadapinya 2. Klien dapat mengungkapkan perasaannya Klien bercerita dengan terbuka kepada perawat Ketika klien bercerita perawat mendengarkan dan menunjukkan sikap empati Pengungkapan perasaan dengan terbuka dapat membuat klien merasa dihargai 4. Klien dapat menetapkan dan merencanakan kegiatan sesuai dengan kondisi sakit dan kemampuan yang dimiliki Klien beraktivitas sesuai dengan kondisinya Tingkatkan kegiatan sesuai kondisi klien Beri conoth kegiatan yang boleh klien lakukan Dengan aktifitas klien akan mengetahui kemampuannya 6. Klien menerima perubahan pada anggota tubuhnya Klien mau berinteraksi dengan perawat.

Klien dapat membina hubungan saling percaya b. Memberi kesempatan kepada klien mengekplorasi dirinya e. Beri pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang cara merawat klien dengan gangguan citra tubuh B. Diskusikan kemampuan klien yang masih dapat digunakan selama sakit c. Saya suster yang akan menemani Ibu selama dirawat di rumah sakit ini. Klien dapat menetapkan dan merencanakan kegiatan sesuai dengan kondisi sakit dan kemampuan yang dimiliki f. Tindakan Keperawatan a. Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakannya c. malu. Tujuan Khusus a. Klien dapat memanfaatkan sistem pendukung yang ada 4. Nama Ibu siapa?Ibu senangnya dipanggil apa? . Diagnosa Keperawatan Gangguan citra tubuh berhubungan dengan perubahan bentuk tubuh 3. Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan ORIENTASI 1. diam. Ketika klien bercerita perawat mendengarkan dan menunjukkan sikap empati d. Anin shofial. Kondisi Klien Klien terlihat melamun. perkenalkan nama saya Ns. Salam terapeutik Selamat pagi Bu. tidak mau bertemu dengan orang lain 2. Bina hubungan saling percaya b. saya senang dipanggil Anin. Klien dapat mengungkapkan perasaannya d. Tingkatkan kegiatan sesuai kondisi klien f. Klien menerima perubahan pada anggota tubuhnya e.Strategi Pelaksanaan Tindakan Komunikasi Keperawatan Klien dengan Gangguan Citra Tubuh A. Proses Keperawatan 1.

Tindak lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang telah dilakukan): Nah. Kontrak: Topik : bagaimana kalau kita ngobrol mengenai apa yang ibu rasakan? Waktu : Mau berapa lama kita ngobrolnya? Baiklah. ketika ibu mengingat kembali masalah yang ibu alami. silahkan ibu alihkan dengan menyulam. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan Evaluasi subjektif Bagaimana perasaan Ibu setelah ngobrol? Evaluasi objektif Apa saja hal yang bisa Ibu lakukan jika mengingat masalah yang ibu alami? iya. Evaluasi/ validasi Bagaimana perasaan Ibu pagi ini? 3. Kemudian urutkan kemampuan tersebut dari yang paling ibu sukai hingga terakhir. apakah ibu mau saya ajarkan cara agar ibu tidak terlalu mengingat-ingat masalah yang telah ibu alami? Coba ibu ceritakan kepada saya kemampuan apa yang dapat ibu lakukan? Apakah ibu suka memasak? Atau ibu suka menjahit? Coba ibu sebutkan semua kemampuan yang ibu miliki. 15 menit saja ya bu Tempat: Ibu mau kita ngobrolnya dimana? Baiklah. silahkan ibu alihkan dengan menyulam. Coba ibu ceritakan kepada saya mengapa ibu malu? apa yang ibu rasakan setelah kejadian yang menimpa ibu? Jadi ibu malu dan takut kalau tetangga ibu membicarakan kondisi ibu ini? Ibu juga takut melihat wajah ibu dicermin? Baiklah. TERMINASI 1. ibu bisa melakukan kemampuan-kemampuan lain yang tadi sudah ibu tulis.2. Bagus sekali. Jika masih kurang. Bu. Jadi ibu paling suka menyulam? Nah. ibu bisa melakukan kemampuankemampuan lain yang tadi sudah ibu tulis. Dengan begitu. Jika masih kurang. ibu tidak akan terlalu mengingat-ingat dan tidak malu . disini saja ya Bu KERJA: (langkah-langkah tindakan keperawatan) Tadi Ibu mengatakan bahwa ibu malu dengan kondisi wajah yang seperti ini. ketika ibu mengingat kembali masalah yang ibu alami.

Nanti kita ngobrol lagi.dengan hal telah menimpa ibu. Bu Tempat: Tempatnya dimana?Bagaimana kalau disini aja?Sampai nanti ya bapak. selanjutnya coba Ibu ingat-ingat kegiatan yang sering ibu lakukan bersama keluarga. Kontrak yang akan datang Topik : Nanti kita akan ngobrol mengenai kegiatan yang sering ibu lakukan bersama bapak dan anak Waktu : Bagaimana kalau nanti sore kita ketemu lagi jam 5. . 2. Baiklah Bu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful