ERP II

6.3. Sistem Informasi Akuntansi Sistem informasi akuntansi adalah sistem informasi yang paling tua dan dipergunakan secara luas di dalam sistem informasi bagi bisnis. Sistem ini merekam dan melaporkan transaksi bisnis dan kejadian-kejadian ekonomis. Sistem informasi akuntansi didasarkan kepada konsep double-entry bookkeeping (yang telah berumur ratusan tahun), konsep akuntansi terkini seperti responsibility accounting dan aktivitas berbasis biaya (activitybased costing). Sistem informasi akuntansi berbasis komputer merekam dan melaporkan aliran dana di dalam organisasi pada hisctorical basis dan menghasilkan pernyataan keuangan yang penting seperti balance sheets dan income statements. Sistem ini juga menghasilkan prakiraan dari kondisi yang akan datang seperti projected financial statements dan financial budget. Kinerja keuangan perusahaan diukur terhadap beberapa prakiraan berdasarkan laporan analisis akuntansi. Sistem operasional akuntansi menekankan legal dan historical recordkeeping dan produksi statements keuangan yang akurat. Biasanya, sistem-sistem ini meliputi sistem proses transaksi seperti proses order, inventori kontrol, account receivable, payroll, dan sistem general ledger. Sistem ini menekankan laporan akuntansi biaya, pengembangan anggaran keuangan dan projected financial statements, dan laporan analisis yang mengkomparasikan kinerja aktual terhadap yang diprediksi. Gambar 6-11 memperlihatkan beberapa sistem informasi akuntansi yang penting yang secara umum terkomputerisasi baik untuk bisnis skala besar maupun kecil. Banyak paket software akuntansi yang tersedia untuk aplikasi-aplikasi ini. Order Processing: Disebut juga proses pemesanan penjualan (sales order processing), adalah suatu sistem proses transaksi yang penting yang menangkap dan memproses order pelanggan dan menghasilkan data yang diperlukan analisis penjualan dan kontrol inventori. Dalam banyak perusahaan, ia juga menjaga track order palanggan sampai barang dikirimkan. Sistem proses pemesanan penjualan berbasis komputer menyediakan metoda yang cepat, akurat dan efisien untuk merekam dan menyaring order pelanggan dan transaksi penjualan. Ia juga menyediakan sistem kontrol inventori pada oder yang disetujui sehingga sistem ini dapat sesegera mungkin diisi, seperti ditunjukkan pada gambar 6-12.

1 Nikko Riestian Putra W.S.kom

statement pelanggan bulanan. Sekali data tentang order pelanggan diterima dari sistem pemrosesan pemesanan.kom . Sistem Sales Order Processing Inventory Control (Stok Gudang): Sistem inventori kontrol memproses data yang mereflesikan perubahan terhadap item di dalam inventori. Kemudian ia akan mengingatkan kepada manajer tentang item yang diperlukan untuk di order kembali dan menyediakannya dengan bermacam-macam laporan status inventori. Account Receivable (Penerimaan): Sistem account receivable menjaga rekaman dari jumlah yang dimiliki oleh pelanggan dari data yang dibuat oleh pembayaran dan pembelian.ERP II Gambar 6-12. Sistem kontrol inventori berbasis komputer akan membantu bisnis menyediakan layanan berkualitas tinggi untuk pelanggan sementara meminimumkan investasi di dalam inventori dan biaya untuk membawa inventori. Sistem account receivable berbasis komputer memacu kepastian pembayaran pelanggan dengan cara menyiapkan invoice yang cepat dan akurat dan 2 Nikko Riestian Putra W.S. sistem kontrol inventori berbasis komputer merekam perubahan terhadap level inventori dan mempersiapkan dokumen pengiriman yang tepat. laporan manajemen kredit. Sistem ini akan menghasilkan invoice untuk pelanggan.

pembelian.ERP II statement bulanan terhadap kredit pelanggan. account pengeluaran karyawan. laporan rugi-laba (income statement) dan neraca (balance sheet) suatu perusahaan dan bermacam-macam laporan pengeluaran dan penerimaan bagi manajemen. Payroll (Penggajian): Sistem payroll menerima dan memelihara data dari kartu karyawan (time cards) dan jumlah kerja yang lainnya. Sistem ini juga menyediakan manajemen dengan laporan untuk menganalisa biaya tenaga kerjad dan produktivitasnya. Pada setiap akhir periode akuntansi. dan lain-lain. Sistem penggajian berbasis komputer membantu bisnis membuat kepastian dan pembayaran secara akurat terhadap karyawannya. pengeluaran. General Ledger (Buku Besar): Sistem mengkonsolidasikan data yang diterima dari account receivable. laporan penggajian. Sistem account payable berbasis komputer membantu menyakinkan kepastian dan pembayaran secara lebih akurat dari pemasok untuk menjaga hubungan baik. Sistem ini akan menyediakan laporan bagi manajer untuk membantu mengontrol jumlah kredit dan pengumpulan uang yang dihutangkan. seperti juga laporan untuk manajemen. laporan analisis tenaga kerja. menjamin kredit (good credit standing). pajak. Sistem ini menyiapkan check di dalam pembayaran dari invoice beredar (outstanding invoices) dan menghasilkan laporan manajemen kas. dan mengamankan discount (potonga harga) yang ditawarkan untuk pembayaran (prompt payment).S. Sistem ini juga menyediakan manajemen dengan informasi yang diperlukan untuk analisa pembayaran. payroll dan sistem informasi akuntansi yang lain. Aktivitas ini membantu memaksimalkan keuntungan kredit penjualan sementara meminimumkan kehilangan dari utang yang tak terbayar. accaount payable. Sistem general ledger 3 Nikko Riestian Putra W. agen pemerintah berkenaan dengan pendapatan. Account Payable (Pengeluaran): Sistem ini akan menjaga perjalanan (track) berkenaan dari data form pembelian dan pembayaran kepada pemasok.kom . Sistem ini menyediakan kontrol keuangan yang ketat pada pembayan model cash disbursement suatu bisnis. Laporan pemesanan juga dipersiapkan untuk manajemen dan agen pemerintahan (kantor pajak). Sistem ini akan menghasilkan paycheck dan dokumen lain seperti statement pendapatan. Sistem akan menutup buku dari suatu bisnis dan menghasilkan buku besar (general ledger trial balance). dan keperluan kas. karyawan.

anggaran modal (capital budgeting). Jadi akan meningkatkan pendapatan yang dibuat oleh deposito atau dana yang diinvestasikan. Sistem yang mengumpulkan informasi dari semua slip pembayaran (cash receipts) dan disbursements di dalam suatu perusahaan pada satuan waktu yang periodik. yang diilustrasikan pada gambar 6-13. 6. disebut juga cash flow forecasts (proyeksi aliran uang) yang digunakan menentukan kelebihan uang (surplus) atau kekurangan uang (cash deficits). Sistem ini menyediakan kontrol keuangan dan laporan manajemen secara lebih baik dan melibatkan personil yang sedikit dan biaya yang murah daripada metoda akuntansi manual. Portofolio saham dapat dikelola dengan menggunakan paket software manajemen 4 Nikko Riestian Putra W. Invesment Management (Manajemen Investasi): Banyak pelaku bisnis yang menginvestasikan kelebihan keuangan di dalam jangka waktu yang pendek dengan risiko pasar yang rendah seperti misalnya deposito. surat berharga dan obligasi ataupun yang mempunyai tingkat pengembalian yang tinggi (high return) dengan risiko yang tinggi (high risk). Beberapa informasi mengijinkan pelaku bisnis untuk untuk melakukan deposit (penyimpanan) dan invest kelebihan dana secara lebih cepat. Sistem Manajemen Keuangan Suatu sistem informasi yang mendukung manajer keuangan di dalam memutuskan: (1) pembiayaan bisnis (2) mengalokasikan dan mengontrol sumberdaya keuangan di dalam bisnis.4. Model matematika seringkali dapat menentukan program pengumpulan keuangan yang optimal (optimal cash) dan menentukan alternatif pembiayaan (financing) atau strategi investasi untuk deal terhadap surplus dan defisit keuangan yang diproyeksikan.S. Cash Management (Manajemen Kas): Manajemen pembayaran (cash management). proyeksi keuangan (financial forecasting) dan perencanaan keuangan (financial planning). atau bulanan dari slip pembayaran atau piutang (disbursements).kom . mingguan.ERP II berbasis komputer ini membantu bisnis melengkapi tugas-tugas akuntansi di dalam cara yang hemat waktu dan akurat. sehingga akan diperoleh pendatapan dari investasi ketika dana yang disimpan itu diperlukan. Sistem ini juga akan menghasilkan proyeksi harian. Sistem manajemen keuangan yang utama seperti manajemen investasi dan pembayaran (cash and investment management).

operasional bisnis. Jawaban untuk pertanyaan what-if dan goal-seeking dapat dieksplorasi sebagai analisa keuangan dan manajer mengevaluasi pembiayaannya dan alternatif investasinya. Ia juga akan membantu menentukan pembiayaan yang diperlukan suatu bisnis dan menganalisa metoda alternatif dari pembiayaan. suku bunga (interest rate) dan harga saham untuk membangun rencana pembiayaan yang optimal bagi bisnis. Analisa keuangan akan menggunakan proyeksi keuangan berkenaan dengan situasi ekonomi. atau menahan keputusan untuk membeli ataupun menjual sehingga diperloleh campuran yang optimum yang akan meminimalkan risiko dan memaksimalkan pendapatan ivestasi. Analisa keuangan secara khusus menggunakan spreadsheet elektronik dan software perencanaan keuangan lainnya untuk mengevaluasi kinerja keuangan sekarang dan yang akan datang (present and projected financial performance) dari suatu bisnis. Financial Forecasting and Planning: Perencanaan dan proyeksi keuangan. Aplikasi ini menggunakan model spreasheet yang menggabungkan analisis nilai sekarang (present value) dari aliran dana yang diharapkan dan analisa keuntungan dari risiko yang ada untuk menentukan campuran nilai optimum dari modal proyek suatu bisnis. Capital budgeting (Anggaran modal): yaitu proses yang terdiri dari evaluasi keuntungan dan dampak keuangan dari pengeluaran modal yang diajukan.S. Layanan manajemen investasi online membantu manajer keuangan melakukan pembelian. Proposal pengeluaran jangka panjang untuk pabrik dan peralatan dapat dianalisa dengan menggunakan berbagai macam teknik. software DSS. 5 Nikko Riestian Putra W.kom . penjualan. jenis pembiyaan yang tersedia. Paket spreadsheet elektronik.ERP II portofolio. groupware berbases web dapat digunakan untuk membuat dan memanipulasi model keuangan.

S.ERP II Gambar 6-13. Sistem Informasi Keuangan 6 Nikko Riestian Putra W.kom .

pelanggan dapat cepat menerima hasilnya dan risiko kesalahan yang ditimbulkan semakin kecil. ERP terkadang juga disebut sebagai suatu sistem back-office (back-end). tetapi akan membuatnya selalu up-to-date dengan informasi dari sistem ERP yang ada. Seorang customer service tidak lagi hanya sekadar memasukan data ke komputer. Dengan adanya sistem ini maka proses order akan dapat diproses dengan cepat dalam perusahaan. tetapi ERP lebih pada menangani suatu order dan memberikan suatu solusi untuk mempermudah alur proses penyelesaian suatu order yang melalui berbagai macam tahap tadi. Mengapa demikian? ERP tidak menangani proses penjualan di sisi depan front-end (upfront). Ini membuat 7 Nikko Riestian Putra W. ERP ini bisa memecahkan banyak masalah pada proses bisnis yang lain juga seperti pada masalah sumberdaya manusia dalam perusahaan dan juga masalah pelaporan keuangan.kom . terutama pada sistem dan alur kerja. Jika sewaktu-waktu ingin mengetahui status dari order atau sesuatu.ERP II ERP meningkatkan proses bisnis Seperti telah dijelaskan diatas bahwa sistem ERP harus meningkatkan kinerja perusahaan dengan mempercepat semua proses dan akhirnya bisa meningkatkan pendapatan perusahaan. semua orang bekerja sendiri-sendiri pada departemennya. Disini terlihat bahwa semua departemen punya tanggungjawab terhadap informasi yang dimilikinya. Jika suatu departemen sudah menyelesaikan bagiannya dengan baik maka secara otomatis sistem ERP akan melanjutkan ke departemen berikutnya. Ini semua tentunya berkat saling terhubungnya informasi dari berbagai departemen dalam perusahaan. maka hanya tinggal masuk kedalam sistem ERP dan bisa melakukan pelacakan status terakhirnya. Dengan ERP tidak lagi begitu. Ketika ERP belum diimplementasikan. Semua orang dalam perusahaan dapat mengakses informasi yang sama dan juga bisa melakukan perubahan terhadap informasi tersebut. Jika terjadi pada derpatemen lain maka akan terjadi masalah pada departemen tersebut. Masalahnya adalah orang sangat sulit untuk berubah mengikuti perubahan dan sistem ERP mengharuskan suatu perubahan terjadi dalam perusahaan. Dia bisa secara cepat mengambil keputusan dan juga memberi jawaban yang akurat kepada pelanggan.S. Staf customer service akan bisa menentukan apakah order bisa ditangani dengan cepat setelah melihat status material yang ada pada bagian gudang dan sebaliknya orang bagian gudang harus selalu mengupdate informasinya.

Ini sebenarnya hanya masalah kebiasaan dengan menggunakan sistem lama dan mereka tidak memahami apa nilai tambah yang ditawarkan dalam sistem ERP ini. Berapa lama sistem ERP diimplementasikan? Ini pertanyaan yang sangat sulit bagi perusahaan-perusahaan yang akan atau sedang mengimplementasikan sistem ERP. • Mengintegrasikan informasi keuangan dengan keharusan seorang CEO untuk mengetahui performa dari perusahaan maka dia harus mendapatkan informasi yang akurat mengenai hal ini. Untuk mengimplementasikan ERP dengan benar maka ubah dulu cara melakukan proses bisnis ini. atau perusahaan yang hanya membeli suatu modul ERP tertentu seperti modul keuangan. Jika perusahaan menggunakan ERP untuk meningkatkan proses bisnis yang ada. Enam bulan masih bisa dikatakan sebagai waktu yang sangat pendek untuk implementasi sistem ERP pada perusahaan enterprise. Dari sisi aplikasi sendiri sebenarnya tidak ada masalah justru pada perusahaan itu sendiri dimana mereka harus merubah cara mereka dalam melakukan proses bisnis dengan menggunakan sistem ERP. Jika tetap fokus pada implemetasi maka setidaknya perlu sekitar satu sampai tiga tahun dalam implementasi secara komprehensif dan teruji dengan benar. Apa yang ditingkatkan dengan pengguanaan ERP? Berikut ini merupakan alasan-alasan yang mengharuskan kenapa suatu perusahaan menerapkan sistem ERP. mulai dari manajemen sampai dengan eksekutif harus mau berubah dalam melakukan pekerjaannya. tetapi fokuslah dengan mengapa Anda membutuhkan dan bagaimana anda menggunakannya untuk meningkatkan bisnis perusahaan. Seringkali mendapatkan informasi yang berbedabeda dan juga 8 Nikko Riestian Putra W. maka barulah terlihat nilai tambah dari aplikasi ERP ini.S. Mungkin pendapat itu bisa benar jika ERP hanya diterapkan pada perusahaan kecil. Fokus utama justru berapa lama sistem ERP diimplementasikan. Sebaliknya jika perusahaan menginstall atau mengimplementasikan sistem ERP tanpa ada perubahan mengenai bagaimana orangorang dalam perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaannya.ERP II sistem ERP sulit diimplementasikan. maka ERP akan menjadi sistem yang sia-sia belaka bahkan sistem ERP akan dianggap sangat menganggu dan memperlambat pekerjaan. Jangan mudah percaya dengan kata-kata pembuat solusi ERP yang mengatakan bahwa sistem ini bisa diimplementasikan hanya dalam waktu tiga bulan atau enam bulan.kom .

Namun demikian ERP juga bisa membantu meskipun tidak optimal tanpa solusi tambahan tersebut. Sebagian besar paket-paket modul ERP sifatnya umum dan komprehensif. inventori dan juga shipping. dengan sistem ERP maka proses manufaktur bisa berjalan dengan lebih mulus dan bisa melihat dengan jelas mengenai suatu proses order yang sedang ditangani dalam perusahaan tersebut.ERP II • • • • jauh dari kebenaran. pada kasus perusahaan dengan banyak unit bisnis maka sumberdaya manusianya biasanya terbagi dalam sistem yang berbeda-beda. Dengan ERP masalah ini bisa terpecahkan. Dengan ini semua bisa dipertanggungjawabkan karena semua pihak dalam perusahaan menggunakan sistem yang sama. Standarisasi ini akan menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Minimalisasi inventori. Untuk hal ini sebenarnya dibutuhkan solusi tambahan yaitu Supply Chain Management. Menstadarisasi dan mempercepat proses manufakatur. maksudnya disini adalah dengan sistem ERP akan memudahkan dalam melacak semua order yang dilakukan pelanggan dengan cepat juga berbagai macam koordinasi dengan departemen lain misalnya dengan departemen manufaktur. Bagian keuangan mungkin punya versi angka sendiri. Standarisasi dalam informasi sumberdaya manusia. Sistem ERP mengeliminasi semua ini dan mengintegrasikan informasi yang akurat yang didapat dari konsolidasi semua departemen. Sistem ERP datang dengan menggunakan metode standar untuk melakukan otomatisasi dalam proses manufaktur. Semuanya dilakukan dengan menggunakan sistem yang sama dan komputer yang terintegrasi. Dengan demikian akan mampu untuk mengurangi inventori yang ada untuk membuat suatu produk dan akan mampu untuk melakukan proses pengiriman ke pelanggan dengan baik dan mengurangi stok barang dari gudang. Banyak sistem ERP 9 Nikko Riestian Putra W. Mengintegrasikan informasi pelanggan. Semuanya bisa diketahui dengan cepat dan akurat.kom . Dalam memecahkan masalah-masalah tersebut terkadang perusahaan lupa bahwa faktanya sistem ERP itu sebenarnya adalah representasi dari suatu perusahaan yang melakukan bisnis secara normal. tetapi beberapa tipe industri memiliki keunikan tersendiri.S. Sedangkan bagian penjualan juga memilki versinya sendiri. pada perusahaan manufaktur sering kali terjadi misalnya dalam banyak unit bisnis dalam menghasilkan sesuatu menggunakan metode yang berbeda dan juga sistem komputerisasi yang berbeda pula.

Apakah ERP sudah sesuai dengan cara bisnis perusahaan? Ini adalah suatu bagian yang kritis bagi suatu perusahaan untuk mengetahui apakah segala proses bisnis dan bagaimana cara menjalankan proses bisnis tersebut sudah sesuai dengan sistem ERP standar yang diimplementasikan. Cara lainnya yang lebih moderat adalah dengan melakukan modifikasi pada aplikasi ERP yang ada untuk bisa lebih sesuai dengan proses bisnis yang sudah ada. process rework. bukan suatu unit individu). Dengan kata lain.kom . risiko terhadap kemungkinan bug baru dalam sistem ERP dan juga apabila penyedia solusi ERP melakukan update pada versi ERP berikutnya maka perusahaan ini akan sulit menyesuaikan. kimia dan perusahaan utilitas yang mengukur produk mereka dengan suatu aliran. Tapi hal ini dibarengi dengan risiko seperti mengorbankan proses bisnis yang sudah dibangun lama dan juga justru sudah menjadi competitive advantage dibandingkan perusahaan lain. Risiko lainnya adalah adanya gejolak dari sisi sumberdaya manusia dalam menghadapi perubahan ini dimana ini juga menyangkut posisi dan jabatan yang mungkin bisa berubah atau dihilangkan. Ini juga akn menimbulkan risiko seperti semakin memperlambat proyek implementasinya.S. Pada posisi ini ada dua hal yang dapat dilakukan yaitu mereka harus merubah proses bisnis agar bisa mengakomodasi aplikasi ERP yang ada. Semua hal harus diperhitungkan dan perusahaan juga harus memiliki orang-orang yang mengerti akan seluruh proses bisnis perusahaan agar bisa mengevaluasi jalannya peralihan menuju ke sistem ERP. Selain biaya yang harus dikeluarkan untuk aplikasinya maka departemen keuangan harus menganggarkan biaya untuk melakukan konsultasi. Ini disebabkan karena proses modifikasi tadi harus disesuaikan lagi dengan versi paling akhir. Maksudnya adalah perusahaan-perusahaan yang menghasilkan sesuatu yang nyata dan dapat dihitung. testing terhadap integrasi dan pengeluaran-pengeluaran lainnya sebelum nantinya sistem ERP benar-benar bisa mengembalikan semua itu dan bahkan bisa membawa keuntungan 10 Nikko Riestian Putra W.ERP II saat ini didesain untuk suatu proses manufaktur secara diskrit. Solusi ERP yang harganya bisa miliaran rupiah ini gara-gara menemukan bahwa aplikasi ERP-nya tidak dapat mendukung proses bisnis utama dalam perusahaan tersebut. Industri-industri spesifik inilah yang akan berjuang dengan penyedia solusi ERP untuk memodifikasi sistem ERP menjadi sesuai kebutuhan mereka. berganti ke sistem ERP lebih merupakan langkah berani dan harus dilakukan dengan hati-hati dan terencana. Ini akan berbeda dengan perusahaan manufaktur yang berbasis proses (seperti minyak.

Fatal akibatnya jika mereka sampai tidak memahami alur kerja dengan menggunakan sistem ERP.S. Karena bisa jadi akan mengganggu proses dan fatal lagi jika sampai melanggar apa yang sudah disyaratkan demi integritas data ke dalam datawarehouse. tetapi semua setuju bahwa ada hal-hal yang terkadang perlu pembiayaan lebih ketika implementasi ERP. semua itu harus terhubung dengan sempurna ke dalam sistem ERP. karena manfaatnya akan besar sekali bagi perusahaan secara tidak langsung. Banyak kasus di perusahaan manufaktur memiliki aplikasi add-on yang mempunyai fungsi khusus seperti supply chain.ERP II yang besar bagi perusahaan. bar coding dan lain sebagainya. Ingat bahwa dengan ERP semua pihak menggunakan sistem yang sama dan ini berarti semua orang dalam perusahaan harus mempunyai pengetahuan yang lebih luas mengenai semua proses bisnis dalam perusahaan termasuk juga kaitan antara departemen yang terjadi di dalamnya. perhitungan pajak. • Integrasi dan Uji Coba. Persiapan materi sendiri untuk kepentingan internal yang bisa menjelaskan perubahan yang harus terjadi dari cara melakukan bisnis dengan sistem ERP yang baru ini. Kenapa? Mereka seringkali hanya mengajarkan bagaimana caranya menggunakan interface programnya tetapi tidak mengajarkan bagaimana cara melakukan bisnis dengan solusi ERP ini. disini sering terjadi pengeluaran yang tidak diperkirakan sebelumnya. apa itu? • Training atau pelatihan. dimana dalam melatih staf untuk menggunakan sistem ERP tidaklah mudah. Uji coba terhadap integrasi ERP harus dilakukan dalam perspektif 11 Nikko Riestian Putra W. Jika hanya memanfaatkan jasa training dari luar seringkali menimbulkan masalah. aktivitas uji coba antara aplikasi ERP dengan aplikasi lain dalam perusahaan yang dibangun dengan solusi kasus-per-kasus di sisi lain akan menimbulkan biaya yang tidak terlihat. Jangan lupa untuk melakukan edukasi melalui training kepada staf atau karyawan mengenai proses baru yang harus dihadapi dengan menggunakan sistem EDP. Mereka tidak hanya harus belajar menggunakan interface dari aplikasi yang baru tetapi lebih dari itu mereka harus belajar akan proses yang baru dari sebelumnya. Kesimpulannya jangan takut untuk investasu di area training ini. Anda juga bisa sebenarnya membeli fitur-fitur tadi dalam bentuk add-on yang disediakan penyedia jasa ERP.kom . Apa ada hidden cost dalam implementasi ERP? Meskipun setiap perusahaan memiliki kebijakan sendiri dalam hal budget implementasi sistem ERP. e-commerce.

Konversi data. Jika Anda melakukan upgrade ke versi yang lebih baru maka akan membuat Anda tambah pusing karena harus melakukan modifikasi kembali. Efek dari modifikasi ini tentunya akan mempengaruhi semua modul yang ada pada sistem ERP. Ini akan memberikan hasil yang komprehensif terhadap sistem ERP ini. Ini terjadi karena aplikasi ERP tidak bisa menghandle proses bisnis yang ada pada perusahaan dan Anda mengambil keputusan untuk memodifikasi aplikasinya. Suatu sistem yang sangat keras dan melelahkan. hal ini menimbulkan biaya tersendiri dalam penggunaan sistem ERP. Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah berpikir bahwa melakukan perubahan dalam perusahaan dianggap lebih mudah 12 Nikko Riestian Putra W. Selain itu proses modifikasi terhadap modul ERP yang sudah ada juga akan membawa risiko tersendiri dan apabila tidak dilakukan denga hati-hati maka akan membuat sistem semakin sulit untuk dipelihara. Karena sistem ERP merupakan suatu sistem terintegrasi maka apabila sampai terjadi kesalahan maka proses bisnis perusahaan akan terganggun dan yang paling parah malah bisa berhenti total. Mengapa Implementasi ERP gagal? Solusi ERP diciptakan memang untuk menjawab pekerjaan yang berbeda yang ada pada suatu perusahaan. Untuk melakukannya maka terkadang diperlukan suatu aktivitas custom programming dan ini memakan biaya tambahan. Kustomisasi. Dimana semua data yang ada pada sistem yang lama (legacy system) harus dimigrasi ke sistem ERP. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnynya bahwa sistem ERP ini membutuhkan perubahan dari sisi cara melakukan bisnis oleh sumberdaya yang ada di dalamnya.ERP II • • • proses bisnis yang akan dilakukan. Analisis data. Anda sebaiknya melakukannya dengan data yang nyata dan dilakukan pula oleh orang-orang yang nantinya akan melalukan tugas tersebut. Jika orang-orang dalam perusahaan tidak mau mematuhi proses kerja yang baru yang sesuai dengan sistem ERP maka akan percuma saja.S. ini adalah hal yang sebaiknya dihindari ketika proses implementasi ERP berjalan karena akan menimbulkan biaya tambahan tersendiri.kom . Ini juga memerlukan orang-orang yang mengerti secara teknis mengenai data apa saka yang harus dimigrasi dan bagaimana caranya menyesuaikan data yang lama dengan data yang baru. terkadang data dari sitem ERP harus dibandingkan dengan data eksternal lain demi kepentingan analisa data.

Oracle. Implementasinya biasanya fokus pada satu bisnis unit dahulu yang dijadikan pilot project. Perusahaan mengganti sistem lama mereka dengan sistem ERP. Jika perusahaan sulit untuk melakukan perubahan maka dengan sendirinya implementasi ERP akan percuma dan dianggap gagal. atau Everest. PeopleSoft. Di 13 Nikko Riestian Putra W. Seringkali proses implementasi akan berjalan lambat karena proses tidak dilakukan secara bertahap per departemen dahulu. dan terorganisir. Compiere Smart ERP Bila kita mengenal JBOPS yang merupakan singkatan dari J.7. Ada beberapa alternatif cara menerapkan ERP dalam perusahaan diantaranya adalah: • Melakukan instalasi aplikasi ERP secara langsung dan menyeluruh. cara ini dilakukan dengan cara mengimplementasi beberapa sistem ERP yang berbeda pada setiap unit bisnis pada tersebut. Semua sistem ini juga saling terhubung dengan modul-modul yang umum seperti module keuangan. Produk-produk ERP dari JBOPS tadi merupakan ERP kelas wahid. dan SAP.1. yang memang ditargetkan untuk perusahaan-perusahaan multi-nasional (MNC.kom .S. Dukungan manajemen juga sangat pentingdan sebaiknya CEO perusahaanlah yang berperan aktif untuk ikut memantau jalannya proses implementasi ERP pada perusahaan. 6. Edwards. ada juga ERP kelas menengah sampai level UKM (usaha kecil menengah). sehingga lebih rapi. terstruktur. D. Di luar itu. Sistem ERP sendiri diciptakan untuk membantu operasional perusahaan. Ini mengurangi risiko kegagalan sambil menguji sistem ERP di unit bisnis itu apakah bisa berjalan dengan baik.ERP II daripada mengubah aplikasi ERP-nya sendiri. maka kita mengetahui bahwa perusahaan-perusahaan tersebut cukup dikenal dengan produk ERP (enterprise resource planning)-nya. seperti AccPac. Cara ini tentunya juga mengandung risiko seperti kesiapan perusahaan tersebut dengan sistem yang baru. Platinum. Aplikasi ERP 6. Exact. Apakah sumberdaya yang ada di dalamnya sudah siap mengoperasikan sistem ERP atau belum. Apabila hasilnya ternyata memuaskan maka tim implementasi kemudian akan melakukan implementasi ERP ke unit bisnis yang lain secara bertahap berdasarkan referensi pilot project tadi. muti-national company).7. • Melakukan strategi franchise. Baan. Menerapkan ERP dalam Perusahaan.

Account Payable. Compiere telah dikembangkan sejak tahun 1988. Jorg adalah mantan direktur Oracle (1992-1997). Order Management. Di era merger dan akuisisi perusahaan-perusahaan ERP seperti saat ini-bisa dilihat bagaimana J. Semula. Saat itu. dengan posisi terakhir sebagai Director of Enterprise System yang mengurusi solusi multi-currency. akuisisi atau penghentian pengembangan yang mengancam kelangsungan hidupnya. ERP Open Source Menarik untuk disimak adalah bahwa compiere sebenarnya merupakan ERP open source yang berbasis java. jauh sebelum Java lahir dan menjadi populer.D. Oracle Application 11. Edwards dan PeopleSoft sudah diakuisisi oleh Oracle.0 didonasikan oleh pembuatnya menjadi produk ERP yang open source. Sebelumnya. hadirlah Compiere.kom . Account Recievable. Jorg Janke. yang sangat dekat dengan perusahaan-perusahaan ERP kelas dunia. dan Material Management (Inventory). Baan saat ini sudah menjadi bagian dari CA. Jorg adalah pengembang modul akuntansi dimana software buatannya dilisensikan oleh SAP pada tahun 1982. adalah sejarah pembuatnya. compiere merupakan sebuah teknologi GoodYear Germanwalau kantor pusatnya sendiri masih menggunakan SAP. Sejak tahun 1999.S. GoodYear masih tetap menggunakan Compiere sebagai salah satu solusi ERP-nya. Purschasing. Tidak ada merger.ERP II penghujung tahun 90-an. Compiere 2. Selain itu. utamanya yang open source.. sebuah ERP siap pakai yang diposisikan untuk UKM. Compiere berkampanye sebagai solusi ERP manapun. Jorg mengembangkan menggunakan SmallTalk diatas Orcale 5. Fitur Lengkap dan dapat di kustomisasi 14 Nikko Riestian Putra W. dan fitur Euro pada Oracle ERP (1997. Masa lalu Compiere Yang menarik dari Compiere apabila dibandingkan dengan ERP lainnya. yaitu Oracle Implementation Wizard. yang secara umum dapat dikatakan memiliki modul General Ledger. Compiere menjadi pilihan yang menjanjikan. Dalam mepromosikan dirinya.03). Salah satu karyanya yang sangat powerful di lingkungan Oracle ERP adalah kontribusinya terhadap tool kritis dalam implementasi Orcale ERP. Sampai hari ini. dan kerjanya belum sebaik saat ini.

apa adanya saja. trading. Produk ERP lainnya masih menggunakan sistem akuntansi tradisional. sebenarnya mudah sekali dan hanya diperlukan pemahaman dasar dari ERP dan core business process (proses bisnis inti). Compiere menawarkan customization karena arsitekturnya berbasiskan model drive architecture. Compiere membawa persepsi baru terhadap ERP. akan terupgrade secara otomatis saat kita melakukan upgrade terhadap Compierenya sendiri. modul manufacturing dan supply chain management dari Compiere masih dalam tahap pengembangan. Dimana proses pemahaman ini umum bagi 15 Nikko Riestian Putra W. seperti dukungan multi-currency.kom . dimana perusahaan disarankan agar menerima modul-modul yang tersedia. Parameter-parameter dalam Compiere sangat mudah dimodifikasi. dimana fitur-fitur seperti ini sebelumnya hanya didapat dari ERP kelas atas. Modul General Ledger-nya terintegrasi penuh dengan Material Management.S. ada multi-dimesional accounting. Selain itu. tanpa perlu kemampuan permrograman. kecuali untuk kebutuhan interaksi yang terlalu spesifik. dengan engine yang bernama Compiere Data Dictionary-sebuah generator aplikasi yang dapat menghasilkan form-form transaksi. General Ledger ataupun modul buatan sendiri. sampai franchiser. Compiere lebih ideal untuk perusahaan-perusahaan tipe UKM. Saat ini. Sales Order. sehingga berani memposisikan dirinya sebagai business process platform. multi-company. dan apabila ada fitur yang dirasa kurang terintegrasi dengan baik. Business Process Platform Modul-modul Compiere sangatlah terintegrasi. Compiere meiliki fitur-fitur yang sangat bagus. sebagai Purchase Order. Sebagai ERP yang sangat terbuka untuk dimodifikasi. Anda dapat melakukan modifikasi seperlunya. Dimana saat ini di pasaran sering kita dengarkan “petuah” dari para konsultan ERP yang mengatakan bahwa ERP sebaiknya jangan dimodifikasidengan mengatasnamakan solusi Best Practices. dan multi-platform. Untuk memahami Compiere. yang dapat dikatakan solusi akuntansi modern. apakah Window atau form. yang stabil dan sampai hari ini terus melakukan penyempurnaan.ERP II Selain sebagai ERP siap pakai. dan kita harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli software performance measurement berbasiskan ABC-umumnya sangat mahal. toko-toko. Sehingga sementara waktu ini. dimana kita dimungkinkan untuk mendrill-down secara langsung setiap transaksi financial-sangat menarik bagi yang ingin menerapkan ABC (Activity-based Costing).

Customer Relationship Management. Asset Management ini berbeda tetapi mirip dengan solusi pemeliharaan aset berkala. mulai dari ERP kelas dunia sampai ERP modular. Semua proses dengan spesifikasi seperti ini dalam Compiere disebut sebagai modul tambahan dari lima fungsi business process dasar Compiere. pembelian (purchasing). Dalam implementasinya.kom . sampai MacOS. Bagi berbagai pihak yang keberatan membayar lisensi ke Oracle atau Sybase (Sybase gratis di lingkungan linux). seperti implementasi Kanban. Compiere berjalan baik di lingkungan Java 1. yang sering juga disebut sebagai business process untuk manufacturing. dan manajemen pergudangan (inventory dan material management). Compiere dapat berjalan di atas Sybase 12. tetapi masih dalam tahap beta. Pemahaman terhadap business process umumnya dibagi menjadi proses pembukuan (general ledger). atau MRP. vendor yang bersangkutan mau mendanai proyek porting database Compiere dari Oracle ke solusi DBMS yang dimilikinya. disebut sebagai Asset Managementumumnya diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan yang perlu dipelihara dan bersifat aset.4. saat ini Compiere berjalan baik di Oracle Database 9i dan 10g. MPS. mulai dari linux. penjurnalan (account receivable dan account payable) . tetapi rasanya akan memakan waktu cukup lama. ada banyak sekali praktik business process yang spesifik. yang terdiri dari Quote-to-Cash. solaris. Jboss. unix.ERP II perusahaan-perusahaan yang hendak mengimplementasikan ERP di dalam perusahaannya. dengan mengusung middleware J2EE populer.0. windows. yang berarti dapat berjalan dengan baik dihampir semua OS (operating system) yang ada dimuka bumi ini. dapat menggunakan PostgreSQL. Requisition-to-pay. 16 Nikko Riestian Putra W. Teknologi Java dan Database dibalik Compiere Compiere Data Dictionary-engine utama dari Compiere-dapat berjalan sebagai aplikasi standalone dengan menggandeng teknologi swing. Usaha memport Compiere agar dapat berjalan dengan baik diatas IBM Websphere. pemesanan (order). Kecuali. Khusus untuk ini. seperti refrigeration/AC dan penyewaan mobil. mulai 2005. Seperti metode manajemen pelayanan asset. ataupun berjalan diatas web. Lima proses tersebut sering disebut lima proses inti ERP. dan Supply Chain Management. Banyak sekali modul tambahan selain lima modul tersebut. kestabilan dalam pengoperasiannya menjadi tanggungjawab pemakai dan implementornya. FreeBSD.S. ataupun dukungan terhadap IBM Java sedang dilakukan. Oracle OCJ. Secara resmi.2 dan Java 5. dan umumnya memiliki merk dagang sendiri. Sun Java Application Server.

terhadap pelanggan dan supplier. proses-proses operasional dan financial. Elemen-elemen ERP II Menurut Gartner. kemudian diperbaharui tahun 2003. Financial. Mereka memerlukan ERP yang tidak hanya untuk efisiensi internal.kom .ERP II ERP Generasi Baru Enterprise Resource Planning sudah menjadi solusi yang wajib digunakan oleh perusahaan-perusahaan skala enterprise agar menjalankan bisnisnya secara efisien dan efektif. Software ini disebut ERP (Enterprise Resource Planning) atau ERM (Enterprise Resource Management). tetapi berkaitan juga dengan proses eksternal. Logistic dan Human Resource. Sedikitnya ada 3 resources/sumberdaya di dalam perusahaan yang perlu dikelola secara benar. aplikasi dan teknologi. ERP terdiri dari enam elemen yang berkaitan dengan strategi bisnis. Elemen-elemen adalah: • Peran dari ERP II 17 Nikko Riestian Putra W. Pada tahun 2001. Dewasa ini orang berpikir bahwa perusahaan memerlukan lebih lebih dari sekadar fungsi ERP yang biasa. gartner menamakan ERP II.S. Inilah mengapa software ERP kebanyakan mempunyai 3 modul utama. Definisi ERP II Gartner mendefinisikan ERP II sebagai sebuah aplikasi dan penjabaran strategi sebuah aplikasi dan penjabaran strategi yang memperluas fungsi-fungsi tradisional ERP untuk mencapai integrasi perusahaan. Dari sini lahir ERP generasi baru. Tapi seiring dengan perkembangan bisnis maka perusahaan saat ini juga memerlukan solusi yang terintegrasi baik secara internal maupun eksternal. kolaborasi internal dan eksternal. yaitu: • • • Financial/Fund Resources Material Resources Human Resources Untuk melakukan ini banyak perusahaan memerlukan sebuah software yang membantu mereka mengelola sumberdaya itu dan menjalankan perusahaan secara efisien dan efektif.

Fungsi-fungsi yang terkait melampaui area produksi/manufacture. 18 Nikko Riestian Putra W. mereka harus memakai aplikasi yang dapat memenuhi persyaratan proses internal. akan secara terus-menerus mengarahkan perbedaan diantara para vendor. menyediakan fungsi-fungsi vertical-spesifik dan mampu memenuhi persyaratan proses-industri global. designed-to-integrated dari produk-produk ERP II sangat berbeda dari rancang bangun ERP untuk memungkinkan trasformasi yang lengkap. distribusi dan area financial. vendors dipaksa untuk memberikan produk-produk yang secara kultural netral mengenai unsur bahasa.S. mata uang dan perundang-undangan. seperti disajikan dalam ERP II. Ketika perusahaan-perusahaan menjadi lebih terpusat pada kompetensi inti dan menjadi bagian dari perusahaan virtual.kom . menuju penangan distribusi data ke seluruh komunitas trading. semua elemen tersebut adalah pengembangan dari ERP yang lama. Peran ERP II merupakan perluasan dari disain ERP untuk mengoptimalkan resources perusahaan. ke menjabarkan informasi yang menyangkut resource tersebut sebagai bagian dari usaha perusahaan untuk bekerja sama dengan perusahaan sejenis. tetapi meluas termasuk fungsi-fungsi spesifik&khusus di dalam sektor industri tersebut. Akhirnya. Persyaratan proses spesifik-vertikal ini. membuka rancang bangun aplikasi. Rancang bangun yang web-centric. kecuali struktur rancang bangunnya. Data ERP II meluas dari ERP yang enterprice-centric yang berusaha menyimpan seluruh data perusahaan. ERP II adalah sebuah evolusi dari ERP yang memperluas proses bisnis. sekaligus mampu menyediakan akses proses terintegrasi. aplikasi-aplikasi juga harus diubah untuk mempermudah integrasi dan akses informasi.ERP II • • • • • Domain bisnisnya Fungsi-fungsi yang terkait dengan domain tersebut Jenis-jenis proses yang diperlukan oleh fungsi-fungsi tersebut Struktur system yang dapat menunjang proses-proses tersebut Dan cara penanganan data di dalam struktur tersebut Untuk ERP II. Sebagai tambahan dari proses konektivitas teknik yang disajikan oleh ERP II. self-service dan manajemen kinerja kepada partner bisnis. seperi perusahaan-perusahaan yang ditantang untuk beroperasi sebagai perusahan global di dalam pasar dunia. Untuk mendukung proses lanjutan ini. Domain ERP II berkembang melebihi ERP juga pada industri yang non-manufacturing. pengguna secara berkala mencari aplikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Human Capital/Resources. apapun industrinya dan dimanapun lokasinya. sedangkan ERP (yang lama) biasanya hanya menangani sistem informasi untuk level operasional dan sebagian level tactical. Karenanya. Contoh ERP II Salah satu contoh ERP II yang tersedia saat ini adalah MySAP ERP dari SAP. 19 Nikko Riestian Putra W.kom . menyediakan fungsi-fungsi lengkap untuk analitics. ERP generasi baru (ERP II) menangani hal inti dan kebutuhan software bisnis yang berkembang. yang memberikan proses ERP yang terbaik untuk kebutuhan industri khusus Sebelumnya sistem ERP seluruhnya didisain dengan fokus bisnis backend. Maka new generation of ERP (ERP II) akan menangani seluruh kebutuhan sistem informasi di semua level. Finance. Operations dan Corporation Services yang terintegrasi dengan dukungan SAP NetWeaver. tetapi juga solusi untuk eksternal process yang menyangkut kolaborasi dengan customer. Operation & Corporate Services. Human Capital Management.ERP II ERP dalam Piramida Sistem Informasi Kalau kita lihat piramida sitem informasi. namun jumlah perusahaan yang mulai menyadari kebutuhan akan efisiensi di dalam bidang administrative dan lingkungan operatif mingkat. Dimana penggunaan sistem informasi dikelompokan kedalam 3 kelompok. ERP generasi baru akan memberikan pada perusahaan kontrol yang lebih baik atas aset & business process. supplier & partner business lainnya. Hal ini disebabkan karena: • MySAP ERP memiliki kemampuan Analitis. yaitu operational. finance. yang berlandaskan Service Oriented Aschitecture Technology • Memberikan solusi tidak hanya untuk kebutuhan internal business process perusahaan. hingga meluas ke hampir seluruh karyawan. adanya pertumbuhan kebutuhan solusi ERP yang lebih maju yang akan memungkinkan perusahaan-perusahaan berkolaborasi dan meningkatkan proses ERP mereka. Tactical&Startegic. • Mempunyai 25 jenis solusi industri yang spesifik.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful