P. 1
Aqua

Aqua

|Views: 35|Likes:
Published by Mustaqiem Isda

More info:

Published by: Mustaqiem Isda on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2012

pdf

text

original

Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh Aqua Golden Mississipi

di Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di Singapura. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Di Indonesia, terdapat 14 pabrik yang memroduksi Aqua. Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki pula oleh perusahaan multinasional dari Perancis, Danone, hasil dari penggabungan Aqua Golden Mississippi dengan Danone. AQUA didirikan oleh Tirto Utomo, warga asli Wonosobo yang setelah keluar bekerja dari Pertamina mendirikan usaha air minum dalam kemasan (AMDK). Tirto berjasa besar atas perkembangan bisnis atau usaha AMDK di Indonesia, karena sebagai seorang Pioneer maka Almarhum berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis AMDK di Indonesia.

Awal Pendirian
PT Aqua Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 di Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK [1] timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai pertamina pada awal tahun 1970-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalami diare yang disebabkan karena mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan. Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai [1] mesin pencuci botol serta pengisi air. Tirto mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu Golden Mississippi [1] dengan kapasitas produksi enam juta liter per tahun. Tirto sempat ragu dengan namaGolden Mississippi yang meskipun cocok dengan target pasarnya, ekspatriat, namun terdengar asing di telinga [2] orang Indonesia. Konsultannya, Eulindra Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan harga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga [1] bensin yang ketika itu bernilai Rp.46 untuk 1.000 ml. [sunting]Perkembangan
[1]

dan akuisisi

Pada tahun 1982, Tirto mengganti bahan baku (air) yang semula berasal dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) karena dianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi seperti kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan sodium. Willy Sidharta, sales dan perakit mesin pabrik pertama Aqua, merupakan orang pertama yang [1] memperbaiki sistem distribusi Aqua. Ia memulai dengan menciptakan konsep delivery door to doorkhusus yang menjadi cikal bakal sistem pengiriman langsung Aqua. Konsep pengiriman menggunakan kardus-kardus dan galon-galon menggunakan armada yang didesain khusus membuat

2002 Banjir besar yang melanda Jakarta pada awal tahun menggerakkan perusahaan untuk membantu masyarakat dan juga para karyawan Aqua sendiri yang terkena musibah tersebut. Pabrik AQUA kedua didirikan di Pandaan. minuman bernutrisi yang merupakan produk dari Danone. jenis air dalam kemasan yang diberi esens rasa buah strawberry dan orange-mango. 2004 Peluncuran logo baru Aqua. Pada tahun 1995. Akusisi tersebut dianggap tepat setelah beberapa cara pengembangan tidak cukup kuat menyelamatkan Aqua dari ancaman pesaing baru. Pada tahun 2004 Aqua melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal untuk seluruh pabrik. orange lime dan passion fruit. Pemrosesan air dan pembuatan kemasan AQUA dilakukan bersamaan. Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua. Upaya mengintegrasikan proses kerja perusahaan melalui penerapan SAP (System Application and Products for Data Processing) dan HRIS (Human Resources Information System). terjadi pengembangan produkAqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml. AQUA memproduksi Mizone. depo dan termasuk kantor pusat 2005 Danone membantu korban tsunami di Aceh. Pada tanggal 27 September.penjualan Aqua Secara konsisten menanjak hingga akhirnya angka penjualan Aqua mencapai dua triliun [1] rupiah di tahun 1985. Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in line di pabrik Mekarsari. Sayangnya. Aqua menghadirkan kemasan botol kaca baru 380 ml pada 1 November 2001. karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan AQUA sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. sehingga Danone kemudian menjadi pemegang saham mayoritas Aqua Group. menjual sahamnya kepadaDanone pada 4 September 1998. Aqua menang telak di ajang Indonesian Best Brand Award. . Peluncuran produk ini awalnya ingin memperkuat posisi Aqua sebagai produsen minuman. Hasil sistem inline ini adalah botol AQUA yang baru dibuat dapat segera diisi air bersih di ujung proses produksi. Sehingga di dalam penjualannya tidak boleh dijemur seperti produk air mineral. Aqua menghadirkan kemurnian alam baik dari sisi isi maupun penampilan luarnya. Sebenarnya AQUA Splash Of Fruit bukanlah air mineral biasa. Aqua meluncurkan varian baru Aqua Splash of Fruit. sehingga proses produksi menjadi lebih higienis. Mizone hadir dengan dua rasa. [sunting]Pasca Akuisisi DANONE meningkatkan kepemilikan saham di PT Tirta Investama dari 40 % menjadi 74 %. namun harus dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau cooling box. Lisa Tirto sebagai pemilik Aqua Golden Mississipi sepeninggal suaminya Tirto Utomo. Mulai diberlakukannya Kesepakatan Kerja Bersama [KKB 2002 2004] pada 1 Juni 2002. Pada tahun 1998. Jawa Timur sebagai upaya mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut. bertepatan dengan pergantian milenium. 2003 Perluasan kegiatan produksi Aqua Group ditindaklanjuti melalui peresmian sebuah pabrik baru di Klaten pada awal tahun. hal ini tidak terlalu diperhatikan oleh konsumen dikarenakan kurangnya sosialisasi oleh pihak Aqua. Pada thaun 2000. Pada 1984. Pengembangan ini membuat produk Aqua menjadi lebih berkualitas dan lebih aman untuk dikonsumsi. Setahun kemudian. namun masuk dalam kategori beverages.

" Intan menjabarkan. Dijelaskan pula untuk menyediakan air putih yang baik itu kepada para konsumen. Sebenarnya Danone bisa berhasil membuat pabrik di Serang seandainya Danone mau membuatkan fasilitas umum yaitu Air Bersih bagi warga sekitar. serta terlebih lagi kasus ini sudah sampai Gubernur Banten yang bukan menjadi rahasia merupakan Putri dari 'penguasa' Banten maka Danone dengan terpaksa 'kalah' atau membatalkan atau mundur dari pembuatan Pabrik di Serang.2006-2008 Danone berupaya untuk membuat pabrik di Serang. DPRD dan LSM. serta pelestarian." ujar Intan. "Kami juga melakukan inovasi di bidang kemasan. terjaga seutuhnya. Inovasi tersebut bertujuan mengoptimalkan perlindungan terhadap air minum kemasan Aqua. Danone meluncurkan Mizone rasa Apple-Guava AQUA Berkomitmen Jaga Kualitas Produk Perusahaan air mineral Danone Aqua berkomitmen untuk memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan manfaat kesehatan dari kebaikan alam yang terkandung di dalam produknya. ini merupakan pengalihan dari Pabrik Serang yang pembangunannya sementara ditunda. Marketing Manager Danone Aqua. para pakar di Aqua telah bekerja sama dengan pakar-pakar dari luar menghasilkan kualitas terbaik dengan tiga pendekatan terpadu. Hal itu dinyatakan pada saat acara talkshow di Jakarta. "Kami tak henti mengomunikasikan bahwa hidup sehat dapat diawali dengan minum air putih yang baik sebanyak 2 liter sehari. 2009 Danone akan mulai membuat pabrik baru di Cianjur. Bupati. Rabu (24/8). yakni seleksi." katanya. namun karena Danone didemo oleh warga sekitar. Keadaan inilah yang sayangnya justru dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mencari 'keuntungan' pribadi. terjaga seutuhnya menjaga kebaikan di setiap tetes Aqua dengan adanya sistem menyeluruh di semua pabrik. menghadirkan tutup dua warna kemasan galon Aqua. . karena sebenarnya yang dibutuhkan warga sekitar itu hanyalah Air Bersih bukannya hanya sekedar survey atau malah penghijauan. "Seleksi secara saksama sumber air yang terpilih. Intan Ayu Kartika menyampaikan pihaknya terus mengkampanyekan hidup sehat melalui konsumsi air putih sepanjang tahun ini. dan melakukan serangkaian upaya pelestarian di sekitar sumber air.

Menurut R&D Packaging Director Danone Aqua. perlu memiliki sejumlah program-program dalam jangka panjang. tutur Sonny." Aqua. CSR Director Danone Aqua sendiri berkata. basisnya adalah plastik polyethilene. dan pemberdayaan ekonomi lokal sejak tahun 2006. (Gloria Samantha) . yang berhubungan erat dengan kesehatan. kemasan tutup baru didesain menerapkan teknologi dua kali injeksi menggunakan kombinasi dua material yang berbeda. Sonny Sukada. mengembangkan program meliputi pertanian berkelanjutan. "Kami percaya kesehatan ataupun kesejahteraan tidak dapat terwujud tanpa lingkungan yang sehat. pembangunan sarana akses air bersih. Perusahaan seperti Aqua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->