Oleh: hasakona | 23 Maret 2010

Masalah Besi dan Mangan dalam Air
Kandungan besi atau mangan dalam air berbahaya bagi kesehatan. Jika zat tersebut berada dalam air maka dapat menyebabkan rasa tak enak, noda, dan masalah. Karena besi dan managan secara kimiawi serupa, mereka menyebabkan masalah yang sama. Besi akan menyebabkan noda berwarna coklat kemerahan pada cucian, porselen, piring, peralatan, dan bahkan barang pecah belah. Mangan bertindak dengan cara yang sama tetapi menyebabkan noda hitam kecoklatan. Sabun dan detergen tidak menghilangkan noda ini, dan penggunaan pemutih malah menambah noda. Besi dan mangan akan mengendap dalam pipa, tangki bertekanan, pemanas air, dan softener. Hal ini akan mengurangi debit dan tekanan air. Akumulasi besi dan mangan akan menjadi masalah ekonomi jika pipa-pipa dan peralatan harus diganti. Energi pun akan semakin boros, karena diperlukan energi ekstra untuk memompa melalui pipa yang mengecil akibat pengendapan besi atau mangan. Sumber Besi dan Mangan dalam Air Rumah Tangga Besi dan mangan terlarut dalam air melalui kontak dengan batu dan mineral, dan kadang-kadang akibat kontak dengan bahan buatan manusia seperti pipa besi dan baja. Biasanya air tanahlah yang memerlukan pengolahan untuk menghilangkan besi dan mangan. Secara umum, banyak sumber air memiliki tingkat kandungan besi dan mangan yang cukup tinggi, dan berpotensi menimbulkan masalah. Kadang-kadang pembuangan limbah industri atau tambang dapat meningkatkan besi atau mangan pada sumber air. Kelarutan Besi dan Mangan Besi dan mangan ada dalam berbagai bentuk senyawa kimia. Kehadiran senyawa dari besi atau mangan dalam bahan geologi atau air tergantung pada faktor lingkungannya. Kita dapat mengantisipasi masalah besi dan mangan dalam air dengan menerapkan prinsip-prinsip umum yang mempengaruhi senyawa kimia air. Sebuah prinsip penting untuk diingat tentang reaksi kimia adalah bahwa, pada sekian lama waktu, mereka akan mencapai keseimbangan dengan lingkungan sekitarnya. Ketika kondisi lingkungan berubah, seperti memompa air dari bawah tanah, kesetimbangan kimia akan terganggu. Ini akan merubah kandungan terlarut dari unsurunsur tertentu seperti zat besi dan mangan. Ada sebuah pedoman umum bahwa air beroksigen akan memiliki kadar zat besi dan mangan yang rendah. Alasannya zat besi dan mangan bereaksi dengan oksigen untuk membentuk senyawa yang tidak bisa dilarutkan dalam air. Air permukaan dan air tanah dangkal biasanya memiliki oksigen terlarut cukup untuk mempertahankan besi dan mangan dalam kondisi tidak larut . Pada air permukaan , besi dan mangan terjebak dalam partikel organik yang tersuspensi.

terutama klorin. dan sudah tentu ekonomis (Hoehn. Bakteri Besi dan Mangan Beberapa jenis bakteri memperoleh energi mereka dengan bereaksi dengan zat besi dan mangan yang terlarut. kontrol | Tag:Air. 1989). sehingga membuat lebih bermasalah. Besi dan mangan dalam lingkungan miskin oksigen. Organik ini adalah masalah besar dalam pengolahan air karena mereka bereaksi dengan bermacam desinfektan.Perairan yang tidak bersentuhan teratur dengan atmospher cenderung miskin oksigen. Lendir. dan pada pakaian. DBP ini yang bersifat karsinogenik oleh sebab itu sangat tidak diinginkan. pengendapan yang disebabkan oleh bakteri terjadi lebih cepat dan cenderung membuat noda. Mereka juga menanggalkan gumpalan yang menjadi noda besi atau mangan pada cucian. Undang- . dan menyebabkan pembentukan desinfeksi dengan produk DBP (Clark. Tinggalkan sebuah Komentar Ditulis dalam Air. pengolahan air. Kesetimbangan kimia diubah pada saat bersinggungan dengan atmosfer. maka kondisi jenis ini lebih cenderung terjadi di dalam sumur. dan peralatan. PLC. besi. Masalah terjadi ketika jenis air ini dipompa ke permukaan. dan dapat secara efektif menghilangkan partikel dan organik dari air. Salah satu alat yang membantu untuk mencapai tujuan tersebut adalah karbon aktif. Mengubah reaksi besi dan mangan yang larut ke dalam bentuk yang kurang larut.Reaksi bakteri dengan besi dan mangan tidak menyebabkan pengendapan yang berarti jika dibandingkan dengan terpapar oksigen. piring. akan larut dan menyebabkan tingginya kandungan besi dan mangan di air. 1996). dan / atau mangan dapat menyumbat pipa saluran air dan peralatan pengolahan air. Masalah ini telah tercantum di standar-standar baru yang dibuat dalam Undang-undang. serta memenuhi standar negara atau wilayah tertentu. Namun. Namun. jika dikaitkan dengan besi belerang sebagai sulfida besi bukan besi karbonat. sehingga menyebabkan pengendapan dan akumulasi lendir hitam atau cokelat kemerahan. Pengolah air. water Oleh: hasakona | 18 Maret 2010 Active Carbon Tujuan utama pengolahan air (water treatment) minum adalah untuk menghasilkan air berkualitas tinggi yang aman untuk dikonsumsi oleh manusia. mangan. Oksigen terlarut umumnya menurun dengan kedalaman tanah. Masalah besi dan mangan yang paling mungkin terjadi adalah dari air sumur dengan kandungan karbonat tinggi dan kadar oksigen rendah.. pada perlengkapan. maka besi terlarutnya masih rendah. Hasil akhirnya adalah pengendapan senyawa besi dan mangan di pipa. Karbon aktif berguna dalam water treatment karena bertindak sebagai adsorben. Kadang-kadang kondisi miskin oksigen juga dapat terjadi dalam sumur-sumur dangkal yang tergenang air dengan sirkulasi yang rendah. besi. Organisme ini biasanya ditemukan di perairan yang memiliki kadar besi dan mangan yang tinggi.

Menjerat zat ke bagian luar butiran karbon 2. Ini memberikan area permukaan yang relatif besar terhadap ukuran partikel karbon yang sebenarnya. Adsorpsi karbon aktif melalui 3 langkah dasar 1.undang ini. 1971). Setelah pemilihan sumber. dan residu minyak (AWWA. 1989). 1989). batubara. di mana absorpsi adalah substansi yang dikumpulkan atau dikeluarkan. Zat menyerap ke dinding interior karbon Efisiensi Adsorpsi menurun dari waktu ke waktu dan pada akhirnya karbon aktif perlu diganti atau diaktifkan kembali. 1996). Definisinya. Properti dari karbon aktif Proses pengaktifan karbon diawali dengan pemilihan sumber karbon mentah. Langmuir dan Linear. maka zat tersebut dianggap “disapu” dari air. Alasan bahwa karbon aktif adalah adsorben yang efektif adalah karena bentuk poriporinya yang besar. Begitu zat terlarut terikat pada karbon itu. lignit. gambut. cangkang kelapa. Persiapan ini termasuk dehidrasi.” Ini adalah proses di mana partikel-partikel tertentu terikat di permukaan partikel adsorben baik dengan kimiawi maupun ketertarikan fisik. Karakteristik penting dalam memilih jenis karbon mencakup struktur pori-pori. serbuk gergaji. Karbon aktif adalah salah satu alat terbaik yang dapat digunakan untuk mengurangi risiko bagi kesehatan manusia dengan biaya murah. menetapkan tingkat kontaminan maksimum di air untuk DBP sebagai bahan kimia organik yang mudah menguap dan trihalomethanes (Clark. karbonisasi. ukuran partikel. 1996). Adsorpsi dan cara kerjanya Adsorpsi adalah proses Activated Carbon menghilangkan zat-zat dari air. 1996). Dehidrasi dan karbonisasi melibatkan pemanasan lambat dalam kondisi . Adsorpsi sering tertukar dengan Absorpsi. dan aktivasi. dikenal sebagai Undang-undang Air Minum. Perkiraan rasionya adalah 1 gram = 100 m 2 luas permukaan (Hoehn. Activated Carbon menggunakan proses adsorpsi fisik dimana gaya van der Waals menarik zat terlarut dari larutan ke permukaan (Reynolds & Richards. Sumbersumber ini dipilih berdasarkan spesifikasi desain karena sumber baku yang berbeda akan menghasilkan karbon aktif dengan sifat-sifat yang berbeda. Beberapa sumber bahan baku yang umum meliputi kayu. lalu tahap persiapan . benar-benar menembus ke padatan lain (Reynolds & Richards. Zat pindah ke pori-pori karbon 3. Isotherms adalah hubungan empiris yang digunakan untuk memperkirakan berapa banyak zat terlarut dapat adsorbed oleh karbon aktif. Tiga isotherms paling terkenal adalah Freundlich. 1996). Dalam teknik lingkungan dan pengolahan air minum secara khusus aplikasi yang paling sering digunakan adalah isoterm Freundlich (Hoehn. total area permukaan dan ruang kosong antara partikel (Clark. adsorpsi adalah “penumpukan suatu zat padat ke permukaan adsorben .

Bahan kimia seperti seng klorida atau asam fosfat dapat digunakan untuk meningkatkan proses-proses ini. Tergantung pada spesifik dari proses dan sumber karbon. kekerasan.anaerobik. dan karakteristik lain (AWWA. . Tahap aktivasi membutuhkan tambahan bahan kimia atau agen oksidasi lain seperti campuran gas. 1971). karbon aktif yang baru dapat diklasifikasikan menurut kerapatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful