P. 1
Endometriosis

Endometriosis

|Views: 52|Likes:
Published by Ratim Thea

More info:

Published by: Ratim Thea on Jun 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

1. Mengapa implan progestin dapat menurunkan endometriosis?

Sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa endometriosis adalah suatu keadaan dimana endometrium berada di luar tempat yang seharusnya, yaitu di dalam rongga rahim yang berupa pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai perambatan pembuluh darah, hingga menonjol keluar dari rahim (pertumbuhan ectopic) dan menyebabkan pelvic pain.

Meski penyebabnya tidak diketahui namun penyakit ini radang yang sangat berkaitan dengan hormon estrogen dalam darah. Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini, tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. Proses yang berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium, serta di sekitar fimbrie tuba. Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii terganggu atau tidak terlaksana. Selain itu, perlengketan juga bisa menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke rahim.

yang mengandung 36mg levonorgestrel yang dimasukkan ke dalam kulit lengan wanita. diantaranya lebih aman. tipis. yang berarti tidak terjadi pelepasan jaringan endometrium yang normal maupun jaringan endometriosis. sedang pengaruh progestin kontroversial. ring. Yang dapat melepaskan progestin ke dalam aliran darah secara perlahan. Dengan demikian dapat dihindari timbulnya sarang endometriosis yang baru karena transport retrograd jaringan endometrium yang lepas serta pencegahan pelepasan dan perdarahan jaringan endometriosis yang menimbulkan rasa nyeri karena rangsangan peritoneum. Ini bagus bagi banyak perempuan yang tidak dapat menggunakan pil KB. patch. Progestin sendiri mungkin merangsang pertumbuhan endometriosis. progestin. Keadaan yang asiklik mencegah terjadinya haid. prinsip pengobatan hormonal endometriosis adalah menciptakan lingkungan hormon rendah estrogen dan asiklik.Mengapa pemasangan endometriosis?? implan progestin dapat menurunkan Alat kontrasepsi bawah kulit atau dikenal juga dengan istilah implant progestin umumnya berupa kapsul plastik. Data laboratorium menunjukkan bahwa jaringan endometriosis pada umumnya mengandung reseptor estrogen. dan androgen. Setelah pemasangan ia bekerja sendiri . Anda dapat menggunakannya saat menyusui. patch. Di samping itu. dapat digunakan sebagai terapi pengobatan hormonal endometriosis.karena dapat mencegah kehamilan pada 99% wanita yang menggunakannya. namun progestin sintetik yang umumnya mempunyai efek andogenik tampaknya menghambat pertumbuhan endometrosis. atau cincin serta bekerja lebih baik daripada pil. fleksibel. Disamping sebagai alat kontrasepsi.Anda tidak perlu melakukan apapun. Implan yang mengandung hormon progestin ini juga. prinsi tinggi progestin juga menyebabkan keadaan rendah estrogen yang asiklik karena gangguan pada pertumbuhan folikel.. androgen menyebabkan atrofi. meski pemakaiannya jarang dilakukan di indonesia dikarenakan kurang populer dan harus ditangani oleh tenaga medis yang ahli namun alat kontrasepsi ini memiliki berbagai keunggulan. efektif. Kadar estrogen yang rendah menyebabkan atrofi jaringan endometriosis. dan mudah digunakan. . Estrogen merangsang pertumbuhan jaringan endometriosis. dan tembakan. Atas dasar tersebut diatas. Ataupun menciptakan lingkungan hormon tinggi progestin (progestin sintetik) yang secara langsung menyebabkan atrofi jaringan endometriosis..

jika suatu saat ingin diganti atau dicabut permanen. karena diinsersikan pada bagian subdermal dibagian dalam lengan atas serta akan mempermudah pasien. Berdasarkan data-data diatas. 3. disamping mempermudah bagi pembuluh darah untuk menyerap hormon progestin yang terkandung. Dosis yang diberikan adalah medroksiprogesteron asetat 30 – 50 mg per hari atau noretisteron asetat 30 mg per hari.Progestogen atau progestin ialah nama umum semua senyawa progesteron sintetik. Kenapa pemasangan implan dideltoid bisa berpengaruh pada endometrium? Dilihat dari tempat pemasangan dan cara kerjanya. . hal ini dikarenakan pemasangan didaerah ini memiliki berbagai keunggulan. hal ini menunjukan bahwa pemasangan implan progestin dapat menurunkan endometriosis 2. Dan bertahap Jadi. noretisteron asetat. Pemberian parenteral dapat menggunakan medroksiprogesteron asetat 150 mg setiap 3 bulan sampai 150 mg setiap bulan. implan ini akan berpengaruh pada endometrium karena akan mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit. alasan penting lainnya ialah tidak mengganggu kegiatan senggama. Pada pengobatan endometriosis progestin menyebabkan reaksi desidual sehingga endometrium dapat regresi. norgestrel asetat. Lama pengobatan dengan progestogen yang dianjurkan sama dengan lama pengobatan dengan pil kontrasepsi non-siklik yakni 6 – 9 bulan. Berbagai jenis progestogen tersebut (medoksiprogesteron asetat. Kenapa implan dipasang di deltoid? Pemasangan impan ini biasa dilakukan dibahu (deltoid) kiri.. Penghentian terapi parenteral dapat diikuti dengan anoulasi selama 6 – 12 bulan. Alasan lain kenapa dipasangkan dideltoid karena jika pemasangan dilakukan didada. hal akan menyebabkan tergangggunya ASI bagi ibu yang sedang menyusui. sehingga cara pengobatan ini tidak menguntungkan bagi mereka yang ingin segera mempunyai anak.. linestrenol) pernah digunakan sebagai obat tunggal untuk terapi endometriosis. konsep kerjanya menghalangi terjadinya ovulasi dan menghalangi migrasi sperma .

karena sesudah itu gejala-gejala endometriosis hilang sendiri. Endometriosis lebih sering ditemukan pada wanita yang tidak kawin pada umur muda dan yang tidak mempunyai banyak anak. (Hacker. Endometriosis selama kurang lebih 30 tahun terakhir ini menunjukan angka kejadian yang meningkat. Peran serta tenaga kesehatan termasuk bidan sangat besar dalam membantu wanita mendeteksi adanya gangguan pada sistem reproduksi. Angka kejadian antara 5-15% dapat ditemukan diantara semua operasi pelvik. Gejala-gejala endometriosis memang berkurang atau hilang pada waktu dan sesudah kehamilan karena regresi endometrium dalam sarang-sarang endometriosis. pada wanita yang dilakukan laparaskopi diagnostik. Pengobatan ekspektatif ini akan berguna bagi wanita-wanita dengan gejala dan kelainan fisik yang ringan. Misalnya. selain itu penanganan gangguan reproduksi harus dilakukan secara komprehensif guna pencegahan terhadap keganasan. Endometriosis paling sering terjadi pada usia reproduksi. 200:401-402 ). namun prevalensinya pada kelompok tertentu cukup tinggi. pengawasan itu bisa dilanjutkan sampai menopause. : Pengawasan : Pengawasan dapat dilakukan dengan observasi dan pemberian analgetika. separuhya merupakan penemuan yang tak diduga–duga. Penanganan endometriosis terdiri atas: pencegahan. Bagaimana managemen kebidanan fokus untuk endometriosis? Insidensi endometriosis tidak diketahui. (Depkes RI. Pendeteksian secara dini akan dapat memperkecil jumlah komplikasi yang mungkin timbul. Pencegahan ada berbagai sumber yang berpendapat bahwa kehamilan adalah cara pencegahan yang paling baik untuk endometriosis. pengawasan. Insidensi yang pasti belum diketahui. Endometriosis tercatat sekitar 20% dari laparatomi ginekologik. .4. ditemukan endometriosis sebanyak 0-53%. Pada wanita yang sudah berumur. terapi hormonal. 2002: 22-23). pembedahan dan radiasi. pada kelompok wanita dengan infertilitas yang belum diketahui penyebabnya ditemukan endometriosis sebanyak 70-80%. sedangkan pada wanita dengan infertilitas sekunder ditemukan endometriosis sebanyak 25%. dan dari kasus ini.

Jakarta: EGC ______. Jakarta: Widya Medika Saifuddin. Radiasi Referensi Badziad. Bandung: Sekeloa Publiser Wikjosastro. T dengan Endometriosis di RSUD Dr Moewardi Surakarta. 1998. Jenis pemebdahannya yaitu histerektomi total. baik alami maupun karena pembedahan. salpingi. Ilmu Kandungan. Y. Edisi 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiro Harjo Sofyan. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: Media Aesculapius Mohamad. dikontrol oleh hormon-hormon steroid. 1998. 1999. A. Jam 08. 2002. M. Jakarta: EGC Rayburn. 2009. Edisi 10.com. Jakarta: Media Aesculapius. Pembedahan definitif dilakukan pada pasien yang tidak ingin hamil atau beberapa gejala. 2009. dan eksisi tempat endometriosis. K. Pembedahan : Pembedahan konservatif dilakukan pada pasien dengan intentilitas dan sudah tua. Jakarta: PP–IBI ______. menopause. Asuhan Kebidanan Gangguan Sistem Reproduksi Pada Ny.Terapi hormonal: Dasar terapi hormonal endometriosis adalah pertumbuhan dan fungsi jaringan endometriosis. Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstetri Genikologi dan KB. seperti jaringan endometriosis yang normal. 50 Tahun IBI. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono . 2001. ooforektomi bilateral. Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. 2001. Hacker. 2009. 2003. : * Ultrasound Dapat membantu dalam mengidentifikasi endometrioma dengan sensitifitas 11% * MRI 90% sensitif dan 98% spesifik * Pembedahan Melalui laparoskopi dan eksisi. Jakarta: EGC Mansjoer. Karya Tulis Ilmiah. Obstetri dan Ginekologi. A. 1999. Indokrinologi Ginekologi. 2001. kecuali jika ada pemberian estrogen eksogen. http://www. Kapita Selekta Kedokteran. FKUI Diyoyen. Endometriosis dan Adenomiosis. yaitu dengan merusak seluruh endometriosis dan memperbaiki keadaan pelvis dengan cara neuroktomi presakral.majalahfarmacia. Esensial Obstetri dan Ginekologi. 10 April 2009. Llewellyn. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Hipokratus Jayanti. J. Jakarta: Hipokratus Manuaba.D.00 WIB. W.2009. biasanya menyebabkan kesembuhan. Dengan data klinik sebagai berikut: endometriosis sangat jaring timbul sebelum menarche. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. 2001. sangat jarang terjadi kasus endometriosis baru setelah menopause. Dasar-dasar Obstetri dan Gikenologi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->