You are on page 1of 8

hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

1. Sifat-sifat gangguan pembekuan kecuali


a. Retraksi bekuan abnormal
b. Pendarahan tidak segera timbul
c. Pendarahan bersifat merembes
d. Jarang peteki
e. Waktu pendarahan normal
2. Gejala-gejala yang sesuai dengan Hemofilia A
1. Penyakit keturunan
2. Bersifat X – linked resesif
3. Hematrosis
4. Gangguan pembekuan

Bayi laki-laki umur 3 hari, berat badan lahir 2000 gram, lahir tidak cukup bulan, dirawat di RS karena
mengalami pendarahan tali pusat sudah berlangsung 6 jam disertai melena. Kadar Hb 7 g/dl dan
leukosit 10,000/mm3

3. Gambaran hasil pemeriksaan laboratorium yang paling mungkin pada kasus tersebut adalah :
a. Thrombositopenia + PT memanjang + APTT memanjang
b. PT memanjang + APTT normal + trombosit normal
c. APTT memanjang + PT normal + trombosit normal
d. Trombositopenia + PT normal + APTT memanjang
e. Trombosit normal + PT memanjang + APTT memanjang
4. Pemeriksaan fisik yang perlu dilengkapkan pada kasus tersebut adalah
1. ikterus
2. pernapasan
3. splenomegali
4. nadi
5. Penyakit yang dialamai oleh bayi ini berhubungan dengan masa gestasinya SEBAB flora usus pada bayi
ini masih steril.
6. Untuk penanganan kasus tersebut akan diberikan
1. corticosteroid
2. transfusi darah
3. suspensi thrombosit
4. vitamin K

batch 2003 1
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

7. Ciri-ciri trombositopenia
1. peteki
2. uji torniket positif
3. ekimosis
4. hemartrosis
8. Gangguan pembentukan aktifator protrombin dapat disebabkan karena
1. gangguan mekanisme pembekuan instrinsik
2. defisiensi factor VIII
3. gangguan mekanisme pembentukan ekstrinsik
4. defisiensi fibrin
9. Ciri penyakit pendarahan karena gangguan vaskuler
1. peteki
2. PT normal
3. uji torniket positif
4. APTT memanjang
10. Sindrom Shoenlein Henoch merupakan penyakit pendarahan yang terjadi melalui proses imunologik
SEBAB manifestasi pendarahan yang terjadi pada sindrom Shoenlein Henoch karena thrombositopenia.
11. ITP merupakan penyakit pendarahan dengan hasil pemeriksaan waktu pendarahan yang normal SEBAB
ITP terjadi gangguan kualitas thrombosit.
12. Penyakit pendarahan dapat timbul bila terjadi
1. defisiensi faktor VII
2. thrombopati
3. trombositopenia
4. kerusakan endotel vaskuler luas

a. PTT meningkat
b. APTT meningkat
c. A + B
d. Bukan A atau B

13. Penyakit pendarahan bayi baru lahir


14. DIC
15. Hemofilia A
16. Defisiensi factor VII

batch 2003 2
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

17. Sindrom Schoelein Henoch


18. ITP
19. Pansitopenia terjadi pada leukemia adalah akibat pendesakan komponen normal sumsum tulang SEBAB
aplasia sumsum tulang menyebabkan pansitopeni.
20. Pada anak dengan leukemia akut ditemukan manifestasi
1. Anemia
2. Limfodenopati
3. Splenomegali
4. Pendarahan
21. Pada penderita DIC, terjadi abnormalitas di bawah ini:
1. produksi trombosit sangat menurun
2. produksi fibrinogen sangat menurun
3. adanya trombin yang beredar di sirkulasi darah
4. adanya plasma yang beredar di sirkulasi darah
22. Pada penderita DIC terlihat gangguan kogulasi /trombosit yang jelas bila :
a. Jumlah trombosit <<
b. Kadar fibrinogen <<
c. Aktivitas koagulasi lebih dominan dari aktivitas fibrinolisis
d. Aktivitas homeostasis primer lebih dominan dari aktivitas koagulasi
23. Pada penderita DIC ditemukan kelainan lab sebagai berikut KECUALI :
a. Jumlah trombosit menurun secara bermakna
b. Kadar finrinogen menurun secara bermakna
c. PT memendek secara berrmakna
d. FDP meningkat secara bermakna
24. Pada DIC, seringkali terlihat manifestasi pendarahan akibat dari
a. sangat tingginya kadar FDP dalam darah
b. sangat pendeknya protromvin time (PT)
c. defisiensi faktor koagulasi akibat penggunaan yang sangat meningkat
d. defisiensi trombosit dan fibrinogen akibat destruksi/kerusakan yang terjadi
25. Berikut adalah penatalaksanaan bagi DIC, kecuali:
a. transfusi konsentrat trombosit
b. transfusi plasma segar beku
c. transfusi darah lengkap
d. transfusi cryopresipitate

batch 2003 3
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

26. Perkara berikut boleh berlaku pada multiple myeloma:


1. gangguan pada proses hematopoiesis
2. didapatkan gambar osteolitik pada tulang
3. peningkatan kadar protein abnormal
4. jumlah sel plasma yang sangat meninggi
27. Gambaran lab pada multiple myeloma
1. anemia
2. LED sangat tinggi
3. hiperkalsemia
4. Bence Jones protein pada urin positif
28. High tumour burden pada multiple myeloma adalah
1. spike Ig G >7g/dl
2. hematokrit >25%
3. Ca serum >12mg/dl
4. lesi osteolitik <3 lokasi
29. Hal dibawah ini benar untuk limfoma maligna :
a. Tumor primer KGB
b. Adanya sel Reed Sternberg diagnosis untuk LNH
c. Tergolong dalam limfoproliferatif
d. Tidak bisa mengenai organ extra-medullar
30. Staging II B pada limfoma maligna adalah :
a. Pembesaran KGB pada 1 sisi diafragma tanpa gejala
b. Pembesaran KGB pada 1 sisi diafragma dengan gejala
c. Pembesaran KGB pada 2 sisi diaframa tanpa gejala
d. Pembesaran KGB pada 2 sisi diafragma dengan gejala
31. Radioterapi maligna limfoma pada staging :
1. IA
2. IIB
3. IIA
4. IIIA
32. Hal ini benar untuk kryoprecipitate
1. Isi utama adalah faktor VII , IX , X, XI
2. Diberi pada pada penderita DIC
3. Adanya fibrinogen, faktor VIII dan vWf

batch 2003 4
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

4. Cocok untuk meningkatan Hb


33. Yang termasuk reaksi transfuse adalah
a. reaksi hemolitik
b. reaksi leukoagglutinin
c. reaksi anafilaktik
d. reaksi pyrogenic
34. Adanya sel Auer rod merupakan ciri khas pada:
a. CML
b. ALL
c. AML
d. CLL
35. Sel tear drops pada penyakit
a. Myelodisplasia
b. AML
c. Myelofibrosis
d. ALL
36. Apabila pemeriksaan aspirasi SST didapatkan sel blast lebih dari 30% bila dibandingkan dengan sel
yang berinti maka penderita itu di didiagnosis dengan
a. CML
b. leukemia akut
c. AML
d. CLL

a. troussure syndrome
b. liver coagulopathy
c. heparin injeksi
d. transfusi konsentrat thrombosit
37. Merupakan salah satu diagnosis banding untuk DIC
38. Penggunaannya pada DIC masih menimbulkan kontroversial
39. Harus diberikan bersama dengan replacement therapy
40. Sering disertai iskemia jari, gangrene dan pendarahan atau nekrosis korteks ginjal.
41. Obat yang benar untuk anti koagulan oral
1. Antagonis protamin
2. Lewati plasenta

batch 2003 5
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

3. Dapat diberi pada kehamilan


4. Hambat Vit K
42. Faktor yang meningkatkan absorpsi besi adalah
1. Vitamin C
2. Antasida
3. HCL
4. Fosfat
43. Antithrombosit yang urikosurik
a. Aspirin
b. Dipiradamol
c. Sulfinpirazon
d. Diklopidin
e. Dextran
44. Obat yang meningkatkan respon tubuh terhadap antikoagulan oral
1. Fenilbutazon
2. Asam mefenamat
3. Asam salisilat
4. Barbiturat
45. Anti-trombosit yang mempunyai efek vasodilatasi :
a. Aspirin
b. Dextran
c. Streptokinase
d. Dipiridamol
e. Sulfipirazon
46. Yang termasuk anti-trombosit :
1. Aspirin
2. Dipiridamol
3. Tiklopidin
4. Klopidrogel
47. Yang benar untuk aspirin :
a. Efektif untuk cegah stroke/ IM berulang
b. Menghambat cyclooxygenase secara irreversible
c. Sering mengiritasi lambung
d. Dosis efektif anti-trombosit 500 mg/hr

batch 2003 6
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

Tranfusi darah lengkap tidak dapat dilakukan untuk mendapatkan faktor-faktor koagulasi yang labil iaitu
faktor …………………. (48) dan faktor ……………….(49)
Yang membezakan golongan darah A dan golongan darah B adalah gugus molekul pada hujung terminal
iaitu …………………(50) pada golongan darah A dan ………………..(51) pada golongan darah B.
52. Indikasi pemberian tranfusi trombosit konsentrat adalah:
1. Pasien tanpa pendarahan dengan trombosit kurang atau sam dengan 20000/ul
2. Pasien pendarahan akibat gangguan fungsi trombosit
3. Pasien dengan trombosit < 50000/ul disertai dengan tanda-tanda pendarahan
4. Pasien tanpa tanda-tanda pendarahan dengan trombosit 50000/ul yang akan dilakukan tindakan
invasif
53. Direct antiglobin test positif ditemukan pada
1. newborn disease
2. anemia hemolitik autoimun
3. reaksi transfuse hemolitik
4. anemia hemolitik karena obat
54. Yang berhubungan dengan antibodi alamiah
1. antibody Rhesus
2. belum pernah ditranfusi
3. multipars
4. anti A dan anti B
55. Pada anemia aplastik, akan tampak tanda-tanda sebagai berikut kecuali
a. polidactacly
b. hipoplasia tulang radius
c. 25% penderita menunjukkan adanya osteoporosis
d. 25% menunjukkan adanya anomaly ginjal bersifat herediter
56. Thalassemia major
1. pada tulang tengkorak akan tampak gambaran hair-on-end
2. sum-sum yang hyperplasia akan terlihat sebagai bayangan radiolusen setempat
3. terlihat massa paravertebral pada foto thorax
4. biasanya tidak terjadi perubahan bentuk pada tulang panjang
57. Thalassemia major:
1. Ada penutupan prematur dari epiphysis tulang yang memberikan deformitas tulang
2. Pada segmen posterior iga akan terlihat ekspansi berbentuk bola

batch 2003 7
hematology system pre-final paper 3rd semester 2004 (consist of objective and subjective questions)

3. Perubahan pada tulang tengkorak yang terjadi pada masa kanak-kanak dapat berlangsung sampai usia
dewasa
4. Terlihat splenomegali
58. Pada anemia sickle cell:
1. Ada deformitas bikonkav pada corpus vertebra
2. Perubahan bentuk pada vertebra berlangsung hingga usia dewasa
3. Gambarannya beda dengan osteomyelitis
4. Pada foto thorax akan tampak kardiomegali
59. Polisitemia:
1. 50% penderita polisitemia primer mempunyai splenomegali
2. Pada polisitemia yang berlangsung lama tulang akan menjadi osteolisis
3. Terdapat kardiomegali pada foto thorax
4. Gambaran radiologinya mirip sekali dengan thalassemia major
60. Anemia defisiensi besi:
1. Anemia defisiensi besi yang berlangsung lama akan memberikan pembesaran jantung
2. Lebih sering kali pembesaran ini mengenai ventrikel kiri
3. Kelainan radiologi pada tulang jarang ditemukan
4. Sering disertai tanda-tanda pembesaran atrium kiri.

batch 2003 8