LAPORAN LAPORAN PRAKTIKUM BK KARIR DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA KELAS X AKUNTANSI B

DOSEN PEMBIMBING:

KADEK SURANATA, S.PD.,M.PD.,KONS

OLEH NI KETUT SUDANI NI PUTU RIMA INDRAYANI NI WAYAN ESA APRIANI 0911011014 0911011015 0911011016

JURUSAN BIMBINGAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

2012
1

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nyalah kami dapat menyelesaikan Laporan “Pratikum BK Karir di SMK Negeri 1 Singaraja” tepat pada waktunya. Dalam melaksanakan penulisan laporan ini, kami banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak antara lain adalah : 1. Bapak Kadek Suranata, S.Pd, M.Pd.,Kons selaku dosen pembimbing mata kuliah pratikum BK karir. 2. Bapak Drs. I Nengah Sariada,M.Si selaku kepala SMK Negeri 1 Singaraja 3. Bapak Drs. Ketut Samiada selaku guru Bimbingan Konseling di SMK Negeri 1 Singaraja. Beserta teman-teman di Jururasan Bimbingan Konseling yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada

semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan ini. Mudah-mudahan dengan sumbangsih yang telah diberikan, saya dapat mewujudkan suatu laporan yang bermutu dan bermanfaat bagi pembaca. Kami menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam penyajian laporan ini. Oleh karena itu kami harapkan saran, kritik dan masukan-masukan yang bersifat konstruktif dari para pembaca laporan penyempurnaan laporan kami ini. Akhirnya kepada pihak yang telah membaca dan ikut berpartisipasi selama penyusunan makalah ini, kami mengucapkan terima kasih. ini sehingga dapat kami pergunakan dalam

Singaraja, 26 Februari 2011

Penulis

2

DAFTAR ISI

Halaman Cover ........................................................................................................................................ i Kata Pengantar ......................................................................................................................... ii Daftar Isi .................................................................................................................................. iii BAB I PENDAHULUAN 1.1 1.2 Masalah-masalah karir yang terjadi di sekolah yang bersangkutan ........................ 4 Latar belakamg perlunya layanan karir yang anda lakukan di sekolah atau instansi bersangkutan ....................................................................................... 4 1.3 Pendekatan/model/ layanan yang akan digunakan dan alasan penggunaannya ........................................................................................................ 6

BAB II TEORI YANG MELANDASI DAN PERANGKAT YANG DIGUNAKAN 2.1 2.2 Teori yang digunakan, konsep dan langkah-langkahnya ........................................ 7 Instrument yang diguanakan dalam kegiatan layanan (jelaskan, dan uraikan tujuan kegunaan dan cara analisis) ............................................................. 8 2.3 2.4 RPBK yang digunakan serta perangkat media yang menyertainya ........................ 11 Proses Konseling ..................................................................................................... 23

BAB III PEMBAHASAN 3.1 3.2 Uraikan hasil-hasil apa saja yang dicapai dalam praktik ........................................ 30 Uraikan kelemahan, kelebihan kegiatan layanan yang sudah dilakukan ................ 31

BAB IV PENUTUP 4.1 4.2 Kesimpulan.............................................................................................................. 32 Saran ........................................................................................................................ 32

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Masalah-masalah tentang karir yang terjadi di sekolah yang bersangkutan, terhadap siswa sasaran layanan. Di SMK Negeri 1 Singaraja, masalah-masalah karir yang terjadi tidak begitu kompleks. Hal ini dapat dilihat dari sebagian besar siswa memilih jurusan sesuai dengan apa yang diharapkan dan dicita-citakan. Namun tidak dapat dipungkiri dari sekian jumlah siswa dari berbagai jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Singaraja ada beberapa masalah yang menjadi sorotan penting, khususnya pada jurusan Akutansi (AK). Permasalahan yang terjadi pada jurusan Akuntansi kelas B1 yaitu : 1. Bingung mencari pekerjaan setelah lulus dari SMK bagi siswa yang tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini diakibatkan karena siswa kurang mengetahui peluang kerja yang sesuai dengan jurusannya. 2. Siswa kebingungan melanjutkan ke perguruan tinggi karena minimnya pengetahuan siswa mengenai perguruan tinggi yang memiliki jurusan akuntansi. 3. Motivasi belajar yang rendah akibat mendengar isu-isu persaingan dalam dunia kerja.

1.2

Latar belakang perlu layanan BK Karir yang anda lakukan di sekolah/instansi yang bersangkutan

Era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, telah berdampak kepada munculnya bidangbidang baru dalam dunia pekerjaan. Bidang pekerjaan semakin terdiferensiasi atau terspesifikasi sehingga disamping dirasakan semakin banyak juga mempersyaratkan kemampuan yang lebih tinggi. Sementara itu, persaingan untuk memasuki dunia kerja juga semakin ketat dan kompetitif. Di sisi lain, sistem penerimaan kerja yang dulu berorientasi pada formasi kini cenderung berubah ke arah kualifikasi. Akibatnya, apabila seseorang tidak

mempersiapkan diri secara baik dan maksimal sebagai sumber daya yang
4

handal, dikhawatirkan akan kalah dalam percaturan di dunia pekerjaan yang akhirnya akan menjadi pengangguran. Mencermati hal di atas, agar individu dapat memperoleh jabatan atau pekerjaan yang memuaskan sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya, maka diperlukan perencanaan karir secara matang. Dalam konteks pendidikan upaya membantu siswa dalam merencanakan pemilihan jabatan atau pekerjaan di masa mendatang secara tepat merupakan aspek yang sangat krusial, sehingga telah menempatkan pentingnya layanan bimbingan karir bagi siswa sebagai bagian integral dari layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Bahkan, apabila ditinjau dari perspektif sejarah lahirnya bimbingan dan konseling tidak lepas dari upaya untuk membantu siswa-siswa mendapatkan lapangan kerja yang cocok sesudah mereka meninggalkan bangku sekolah, melalui gerakan bimbingan jabatan atau masalah karir. Perkembangan karier merupakan salah satu segi dari keseluruhan proses perkembangan orang muda dan pilihan yang menyangkut jabatan dimasa depan berlangsung selaras dengan perkembangan karier. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan memberikan gambaran mengenai perkembangan karir tersebut layanan ini penting diberikan. Melalui layanan ini diharapkan siswa mampu meningkatkan motivasi belajarnya dan mempunyai gambaran mengenai dunia kerja dan dunia pendidikan ke depannya. Selain itu juga, siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan dan keterampilannya, karena pada saat memasuki dunia kerja tidak saja kemampuan yang dilihat melainkan, keterampilan juga menjadi faktor penting dalam dunia kerja.

5

1.3

Pendekatan/model/layanan yang akan digunakan dan alasan penggunaanya. Pendekatan/model/ layanan yang diberikan di SMK Negeri 1 Singaraja adalah pemberian layanan informasi dan himpunan data menggunakan kuesioner dalam rangka mengetahui perkembangan siswa. Alasan menggunakan layanan informasi adalah agar siswa menjadi tahu mengenai peluang kerja dan perguruan tinggi yang menerima jurusan akuntansi karena yang menjadi pokok permasalahan di SMK tersebut adalah kebingungan siswa dalam merencanakan studi lanjut dan bingung memilih pekerjaan yang sesuai. Di samping itu, pemberian layanan informasi bagi siswa dimaksudkan untuk menambah motivasi bagi siswa kurang memiliki motivasi belajar akibat kurangnya akses siswa mengenai informasi peluang dunia kerja dan dunia pendidikan setelah lulus dari SMK. Layanan himpunan data diberikan di jurusan akuntansi tersebut dimaksukan untuk mengumpulkan data siswa mengenai pilihan karir siswa. Selain itu, layanan himpunan data juga berfungsi untuk mengevaluasi pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikn layanan informasi di bidang karir.

6

BAB II TEORI YANG MELANDASI DAN PERANGKAT YANG DIGUNAKAN

2.1

Teori yang digunakan, konsep dan langkah-langkahnya Teori yang digunakan dalam pemberian layanan ini adalah teori perkembangan karir oleh GIZBERG. Melalui teori ini diharapkan siswa mampu mengetahui setiap perkembangan yang terjadi pada dirinya, baik itu mengenai kemampuan atau intelegensi, bakat, minat, serta tugas-tugas atau tanggung jawab perkembangan yang harus dijalani sesuai dengan umur yang dimiliki oleh siswa bersangkutan. Konsep dari teori ini yaitu : 1) Proses, bahwa pilihan pekerjaan itu merupakan suatu proses yang berlangsung secara terus-menerus. 2) Irreversibilitas, bahwa pilihan pekerjaan itu tidak bisa diubah atau dibalik. Adanya pembatasan pilihan pekerjaan itu bersifat menentukan. Jadi umur akan mempengaruhi karir seseorang dan kesediaan kesempatan bisa saja menyebabkan orang berubah dalam pilihan pekerjaannya. 3) Kompromi, bahwa pilihan pekerjaan itu merupakan kompromi antara faktor-faktor yang lainyaitu minat, kemampuan, dan nilai. Dalam unsure kompromi ini seseorang mulai mencari kesempurnaanya lagi melalui perkembangan sehingga muncullah konsep optimism. 4) Optimisme, bahwa setiap orang mencari kecocokan paling baik antara minatnya yang terus mengalami perubahan, tuuan-tujuannya, dan keadaan yang terus berubah. Langkah-langkah dalam teori ini yang harus disampaikan adlaah ada tiga tahap yang harus dilalui oleh setiap individu yaitu Tahap Fantasi (masa sekolah dasar dengan rentangan umur 10-12 tahun. Pada masa ini, proses pemilihan pekerjaan masih

bersifat sembarangan atau asal pilih, tanpa didasarkan pada pertimbangan yang masak (rasional dan objektif) mengenai kenyataan yang ada.). Tahap
Tentatif ( masa SMP/SMA /SMK rentangan umur 11-18 tahun, pada masa ini individu sudah mulai mengenal minat, bakat, transisi, nilai, dan kapasitas kemampuan). Tahap Realistik (Masa perkuliahan dan bekerja rentangan umur 18-24 tahun. Pada tahap ini terjadi tiga tahapan yaitu tahap spesifikasi, tahap eksplorasi, dan tahap kristalisasi).

7

Jadi pada masa SMK ini, dapat digolongkan ke dalam masa tentatif, dimana siswa-siwa diharapakan sudah mampu menghubungkan antara potensi, minat, dan bakat dalam menentukan pilihan karirnya sehingga bisa menggambil keputusan yang tepat. Seperti menentukan sekolah serta jurusan yang dipilih secara tepat agar nantinya tidak salah jalan sehingga membuat diri kita menjadi gagal.

2.2

Instrumen yang digunakan dalam layanan Instrumen yang digunakan dalam layanan ini adalah kuesioner. Kuesioner diberikan melalui 2 tahap yaitu sebelum dilaksanakannya pemberian informasi dan setelah dilaksanakannya pemberian informasi. Kuesiner yang diberikan sebelum dilasanakannya layanan informasi adalah sebagai berikut :

Nama

: …………………

Kelas Sekolah

: ……...............…. : …....…………….

No. Absen : ………………...

JAWABLAH ANGKET DI BAWAH INI SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA!!!

1. Apa cita-cita yang ingin Anda capai?.............(tulislah jawaban sesuai keinginan Anda beserta alasannya) 2. Setelah Anda lulus dari SMK dengan jurusan Akutansi ini, kemana Anda akan melanjutkan karir/study? a. Melanjutkan karir/study ke Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan Akutansi. b. Tidak melanjukan study melainkan langsung bekerja. c. Melanjutkan karir/study ke Perguruan Tinggi sambil bekerja.

8

Kuesiner yang diberikan setelah dilaksanakannya pemberian layanan informas adalah sebagai berikut: Nama : ………………… Kelas Sekolah : ……...............…. : …....…………….

No. Absen : ………………...

JAWABLAH ANGKET DI BAWAH INI SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA!!!

1. Setelah Anda menyimak penjelasan mengenai perkembangan karir yang akan Anda geluti dari penyaji dan narasumber, Apakah anda dapat mengerti dan memahami penjelasan tersebut? a. b. Saya sangat memahami dan mengerti penjelasan tersebut Saya belum memahami dan mengerti penjelasan tersebut

2. Pada saat Anda memilih jurusan Akutansi, Atas keinginan siapakah Anda memilih jurusan ini? c. Atas keinginan Anda sendiri d. Atas paksaan dari orang tua Anda

Hasil jawaban yang diberikan pada siswa kelas B1 jurusan Akutansi SMK Negeri 1 Singaraja (terlampir).
Cara menganalisis hasil kuesioner : Cara yang ditempuh dalam menganalisis hasil kuesioner 1 dan 2 adalah sebagai berikut : 1. Menghitung jumlah siswa yang menjawab kuesioner. 2. Menghitung jumlah siswa yang menjawab pilihan jawaban a, b, atau c. 3. Mempresentasekan jawaban siswa dengan jumlah siswa di kelas B 1 akuntansi. 4. Menganalisis siswa yang memiliki permasalahan karir berdasarkan jawaban yang tertera pada lembar kuesioner.

9

HASIL ANALISIS KUESIONER

1.

KUESIONER I  Dari 39 siswa yang ada di kelas X B AK, 97,5% siswa memiliki cita-cita untuk bisa bekerja sesuai dengan jurusan yang dipilih. Hanya ada 2,5% persen siswa yang memiliki cita-cita menyimpang dari jurusan yang dipilih. Siswa tersebut memiliki citacita untuk menjadi Pramugari.  Dari 39 siswa yang ada di kelas X B AK, 65% siswa memilih untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sambil bekerja, 20% siswa memilih untuk melanjutkan ke perguruan tinggi saja, 15% siswa memilih untuk tidak melanjutkan melainkan langsung berkerja.

2.

KUESIONER II  Dari 39 siswa yang ada di kelas X B AK, 100% siswa mengerti dengan penjelasan karir yang diberikan oleh penyaji dan narasumber.  Dari 39 siswa yang ada di kelas X B AK, 20% siswa memilih jurusan atas kehendak diri sendiri, 2,5% siswa memilih jurusan atas kehendak orang tua, 77,5 % siswa memilih jurusan atas kehendak diri sendiri dan kehendak orang tua.

Jadi dari hasil Kuesioner tersebut di dapatkan data bahwa, ada 1 siswa dikelas X B AK yang memilih jurusan tidak sesuai dengan apa yang di cita-citakan. Sebenarnya siswa tersebut ingin menjadi seorang pramugari, akan tetapi orang tua tidak setuju. Jadi dengan paksaan orang tua siswa bersangkutan akhirnya memilih jurusan akutansi demi memenuhi keinginan orang tua.

10

2.3

RPBK beserta media yang digunakan

SATUAN LAYANAN RENCANA PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING (RPBK) A. Topik B. Bidang Bimbingan C. Jenis Layanan D. Fungsi Layanan E. Sekolah F. Jurusan G. Tugas Perkembangan (TP) 1. Mencapai kematangan dalam pilihan karir. 2. Cara pengambilan keputusan dan pengembangan diri. H. Tujuan Layanan / Hasil yang Diinginkan : : Pemilihan karir : Bimbingan Karir : Informasi : Pemeliharaan dan Pengembangan : SMK Negeri 1 Singaraja : Akutansi

Setelah menyelesaikan kegiatan ini siswa diharapkan : 1. Siswa mengetahui perguruan tinggi yang memiliki jurusan Akutansi dan syarat pendaftaran. 2. Siswa Mengetahui perusahaan-perusahaan yang menggunakan lulusan Akutansi. 3. Siswa mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang cocok sesuai dengan jurusan yang dipilih yaitu Akutansi 4. Siswa mengetahui lowongan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang di pilih yaitu Akutansi 5. Siwa mengetahui syarat-syarat dan kriteria yang harus dimiliki untuk bisa bekerja menjadi karyawan atau pegawai dalam suatu perusahaan. I. Uraian Kegiatan dan Materi Layanan Kegiatan Mahasiswa Praktek 1. Memberikan penjelasan secara ringkas mengenai jenis-jenis pekerjaan, lowongan pekerjaan, syarat-syarat dan kriteria dalam bekerja serta memberikan pengarahan mengenai perusahaan yang menerima lulusan Akutansi. 11

2. Memberikan kesempatan kepada narasumber untuk menyampaikan informasi mengenai dunia akuntansi dan peluang kerjanya. 3. Memberikan Tanya jawab terkait topik yang dibahas. Kegiatan Siswa 1. Menyimak penjelasan materi dan mencermati serta mengkaji berbagai contoh yang ada kaitannya dengan topik karir yang di bahas. 2. Menggali dan mampu mengenali kemampuan sehingga mampu mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. 3. Mengajukan pertanyaan apabila masih menemukan keraguan / kurang mengerti.

J. Uraian Materi Teori yang Mendasari :

:

Pekerjaan (occupation, vocation, career) merupakan salah satu aspek

terpenting dalam

kehidupan setiap individu untuk dapat melangsungkan kehidupannya. Dalam hal ini, setiap individu diharapkan dapat mencapai kematangan dalam pilihan karir serta mampu mengambil keputusan dan mengembangkan dirinya melalui karir yang digeluti. Menurut Gizberg proses pemilihan karir diklasifikasikan menjadi 3 tahap yaitu • Tahap Fantasi (masa sekolah dasar dengan rentangan umur 10-12 tahun) • Tahap Tentatif ( masa SMP/SMA /SMK rentangan umur 11-18 tahun) • Tahap Realistik (Masa perkuliahan dan bekerja rentangan umur 18-24 tahun) Jadi pada masa SMK ini, dapat digolongkan ke dalam masa tentatif, dimana siswa-siwa diharapakan sudah mampu menghubungkan antara potensi, minat, dan bakat dalam menentukan pilihan karirnya sehingga bisa menggambil keputusan yang tepat. Seperti menentukan sekolah serta jurusan yang dipilih secara tepat agar nantinya tidak salah jalan sehingga membuat diri kita menjadi gagal. Agar siswa mampu mengambil keputusan yang tepat mengenai arah karirnya, maka berikut ini akan dijelaskan lebih jauh mengenai perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan

12

yang menerima lulusan akutansi sebagai gambaran awal bagi siswa dalam menentukan karirnya. 1. Perguruan tinggi yang memiliki jurusan Akutansi a. Universitas Indonesia di Jakarta b. Universitas Gajah Mada di Jogjakarta c. Universitas Air Langga di Surabaya d. Universitas Brawijya di Malang e. Universitas Udayana di Denpasar f. Universitas Pendidikan Ganesha di Singaraja g. STAN (Sekolah Tinggi Akutansi)  Syarat-syarat pendaftaran untuk melanjutkan perguruan tinggi Secara umum setiap perguruan tinggi memiliki syarat-syarat pendaftaran yang sama baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Salah satu syarat-syarat pendaftaran di perguruan tinggi yaitu: • STAN (Sekolah Tinggi Akutansi) 1. Berijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau yang sederajat untuk semua bidang keahlian/jurusan. 2. Nilai rata-rata pada ijazah tidak kurang dari 7,00 (tujuh koma nol nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan. 3. Nilai Bahasa Inggris pada ijazah minimal 7,00 (tujuh koma nol nol). 4. Sebelumnya adalah nilai ujian tertulis (bukan praktik)]. 5. Bagi pendaftar yang menggunakan ijazah dari sekolah di luar negeri, ijazah yang bersangkutan harus disahkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Apabila nilai dalam ijazah tidak berupa angka, ijazah tersebut harus dilampiri surat keterangan dari sekolah yang bersangkutan tentang nilai rata-rata dalam angka dengan skala 10. 6. Usia berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah tidak kurang dari 17 tahun pada tanggal 30 September 2011 dan tidak lebih dari 20 tahun pada tanggal 1 September 2011.

13

7. Berbadan sehat, tidak cacat badan, dan bebas dari narkoba (narkotika dan obat terlarang). 8. 9. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan. Khusus untuk Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai, ditambahkan persyaratan sebagai berikut: a. Berjenis kelamin laki-laki; b. Tinggi badan minimal 165 cm c. Tidak buta warna; d. Bagi yang memiliki mata minus, tingkat minus mata yang

diperbolehkan maksimal adalah minus 3. 10. Menyetor biaya pendaftaran USM sebesar Rp150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).  Tata Cara Pendaftaran 1. Tahapan pendaftaran meliputi: a. Pengisian formulir pendaftaran online (e-registrasi); b. Pengiriman berkas pendaftaran; c. Penyetoran biaya pendaftaran lolos seleksi administrasi. setelah calon peserta dinyatakan

d. Pengambilan Bukti Peserta Ujian (BPU).

2. Perusahaan yang menerima lulusan akutansi baik swasta maupun negeri a. b. c. d. e. Perusahaan jasa Operator komputer Perusahaan dagang Operator mesin TIK Perusahaan manufaktur Perusahaan persero Perusahaan Perbankan

3. Jenis-jenis pekerjaan lulusan Akutansi a. Perpajakan b. Mengelola transaksi keuangan c. Mengerjakan jurnal 14

d. Mengerjakan buku besar e. Mengerjakan siklus akuntansi f. Mengoperasikan komputer akuntansi g. Analisis keuangan h. Audit i. Manajemen akutansi 4. Lowongan pekerjaan bagi lulusan Akutansi a. lowongan pekerjaan bagi siswa SMK Akutansi yang tidak dapat melanjutkan perguruan tinggi dapat bekerja dalam bidang yaitu: 1. Karyawan koperasi 2. Karyawan LPD 3. Karyawan perusahaan swasta seperti • Mengerjakan pembukuan mengenai barang masuk, barang keluar, dan barangbarang habis di sebuah toko, mini market, dan supermarket. • Menjadi kasir di sebuah toko, mini market, dan supermarket. b. lowongan pekerjaan bagi siswa SMK Akutansi yang dapat melanjutkan perguruan tinggi dan lulus dengan gelar D3, S1, S2, dan S3 dapat bekerja dalam bidang yaitu: 1. Pegawai Bank baik swasta maupun negeri. 2. Pegawai Perpajakan 3. Guru dan Dosen Akutansi 4. Pegawai dalam bidang mengoperasikan komputer akutansi pada setiap perusahaan baik swasta maupun negeri seperti perusahaan PDAM, Pegadaian, pabrik-pabrik makanan dan minuman, kantor Bupati, kantor camat, dan lain-lain. 5. Skretaris 6. Mengerjakan jurnal 5. Syarat-syarat dan kriteria menjadi pegawai atau karyawan akutansi a. Syarat-Syarat dan kriteria menjadi karyawan bagi lulusan SMK akutansi yang tidak mampu melanjutkan perguruan tinggi sebagai berikut :  Syarat-syarat menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta yang memanfaatkan lulusan SMK akutansi yaitu: 1. Surat lamaran yang dilengkapi dengan: 15

a. Copy KTP yang masih berlaku (sesuai domisili) b. Copy Ijazah SMK+Transkrip yang dilegalisir dengan nilai akutansi dirapot minimal 7 c. Copy Akte Kelahiran d. Foto berwarna seluruh badan ukuran postcard 1 lembar e. Pasphoto berwarna terbaru ukuran 4X6 1 lembar  Kriteria menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta yang memanfaatkan lulusan SMK akutansi yaitu: 1. Pendidikan minimal SMK dengan jurusan Akutansi 2. Usia : laki-laki maksimal 25 tahun wanita maksimal 25 tahun

3. Belum menikah 4. Bisa berpenampilan menarik 5. Memiliki kemampuan bekerja sama, jujur, disiplin, bertanggung jawab pada hasil kerja dan memiliki motivasi untuk sukses. 6. Ramah tamah dan murah senyum 7. Bisa berkomunikasi dengan baik 8. Tidak cacat fisik maupun mental 9. Mengerti cara mengoperasikan komputer akutansi 10. Mengerti cara pembuatan jurnal, mengerjakan buku besar

b. Syarat-Syarat dan kriteria menjadi karyawan bagi lulusan SMK akutansi yang mampu melanjutkan perguruan tinggi dengan gelar D3, S1, S2 adalah sebagai berikut :  Syarat-syarat menjadi pegawai di sebuah perusahaan negeri maupun swasta yang memanfaatkan gelar D3, S1, S2 Akutansi yaitu: 1. Surat lamaran yang dilengkapi dengan: a. b. c. Copy KTP yang masih berlaku (sesuai domisili) Copy Ijazah+Transkrip yang dilegalisir Copy Surat Keterangan Akreditasi dari PT

16

d. e. f. g.

Copy Surat Pengalaman Kerja (bila ada) Copy Akte Kelahiran Foto berwarna seluruh badan ukuran postcard 1 lembar Pasphoto berwarna terbaru ukuran 4X6 1 lembar

 Kriteria menjadi pegawai di sebuah perusahaan negeri maupun swasta yang memanfaatkan gelar D3, S1, S2 Akutansi yaitu: 2. Pendidikan minimal D3 dengan jurusan Akutansi 3. IPK min 2.75 4. Usia : D3 maksimal 23 tahun S1 maksimal 25 tahun

5. Belum menikah 6. Bisa berpenampilan menarik 7. Memiliki kemampuan bekerja sama, jujur, disiplin, bertanggung jawab pada hasil kerja dan memiliki motivasi untuk sukses. 8. Ramah tamah dan murah senyum 9. Bisa berkomunikasi dengan baik 10. Tidak cacat fisik maupun mental 11. Mengerti cara mengoperasikan komputer akutansi 12. Mengerti cara pembuatan jurnal, mengerjakan buku besar 13. Mengerti dan bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris.

 Tips untuk mencari pekerjaan Akutansi Lulusan akuntansi memang memiliki banyak pilihan dalam hal mencari pekerjaan. Akuntansi memerlukan suatu ketrampilan dalam hal bisnis, apabila anda seorang lulusan akuntansi mungkin bisa diterapkan disemua jenis perusahaan yang membutuhkan keahlian khusus dalam akuntansi seperti bagian perpajakan, analisis, audit, analisis keuangan dan manajemen akuntansi.

17

Hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah melamar jenis pekerjaan yang cocok dengan kemampuan dan keahlian serta minat anda. Banyak sekali lulusan akuntansi yang telah sukses dalam melakoni karirnya tersebut. Jika anda adalah seorang lulusan akuntansi yang memenuhi maka pekerjaan yang sesuai dengan posisi anda adalah staf pajak, konsultan akuntansi, jasa manajemen. Dengan pekerjaan yang seperti ini anda akan dapat menerapkan ilmuilmu akuntansi di perusahaan-perusahaan tersebut. Setelah anda memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang akuntansi, anda bisa meningkatkan karir anda ke level yang lebih tinggi seperti internal audit, akuntansi pajak, akuntansi manajemen, dan anda bisa meningkatkannya lagi setelah enam tahun berikutnya ke level manajer pajak, manajer internal audit, dan akuntansi keuangan. Anda juga bisa menempatkan ke posisi tingkat tinggi seperti staf perencanaan keuangan, manajemen kas dan analisis kredit dapat anda raih setelah anda mendapatkan pengalaman yang cukup banyak. Pekerjaan dibidang akuntansi ini bukanlah suatu satu-satunya pekerjaan bagi anda yang lulusan akuntansi, namun hal ini hanyalah rekomendasi yang cocok untuk anda lakukan karena sesuai dengan aspek pendidikan yang anda tempuh yakni seorang akuntan, sambil mencari pengalaman dan pengetahuan dan meningkatkan karakter diri anda untuk melangkah lebih maju dalam meniti karir Anda. K. Langkah Kegiatan Layanan : Rincian Kegiatan Layanan KEGIATAN (WAKTU) Pengantar KEGIATAN SISWA 1 2 3 4

FASE

1. Menyampai 1. Siswa kan tujuan mendengarkan 18

(10 menit )

pelaksanaan kegiatan pemberian layanan karir.

penyampaian penyaji dan membaca pada media pada slide power point.

2. Mengabsen siswa.

EGIATAN (WAKTU) FASE

KEGIATA N SISWA 1 2 3 4

Inti (30 menit )

Diagnosis

1. Siswa mengisi kuesioner/ang ket 1 sebelum mendapatkan penjelasan materi mengenai karir yang sesuai dengan jurusan siswa. Siswa mengikuti kegiatan inti 19

Inti

yang berupa:

bisa

1. Mendengark an penjelasan penyaji dan narasumber serta membaca dan melihat media berupa power point dan gambargambar yang terkait dengan karir. 2. Tanya jawab mengenai materi yang disampaikan penyaji dan narasumber.

Evaluasi

1. Siswa menjawab kuesioner 2 20

setelah penyajian meteri berakhir. 2. melakukan kegiatan konseling apabila ada ketidaksesuai an antara keinginan dengan jurusan yang dipilih.

L. Metode M. Tempat/kelas/semester N. Hari/tgl, alokasi waktu O. Penyelenggara layanan

: Ceramah, diskusi, tanya jawab : Ruang kelas /X AK B/semester II (genap) : Sabtu/ 4 Mei, 1X45menit : Mahasiswa Praktikum BK Karir.

P. Alat dan Sumber Bahan : Papan tulis, spidol, materi karir, LCD dan Laptop. Rencana penilaian/evaluasi (Laiseg,Laijapen,Laijapang) 1. Proses :Mencermati dan memperhatikan kesungguhan, keantusiasan siswa dalam mengikuti pelajaran melalui pengamatan langsung/observasi. 2. Hasil : Mengevaluasi tentang : 1. Memahami tentang karir. yang sesuai dengan jurusan yang dipilih baik itu karir dalam lingkungan studi lanjut maupun dunia kerja. P. Analisis :

............................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................

21

P. Tindak Lanjut

:

............................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................ ................................................................................

Q. Catatan Khusus

:

............................................................................................................................ ................................................................................................................................ ............................................................................................................................ Mengetahui Guru Pembimbing, Singaraja, 20 April 2012 Mahasiswa,

Drs. Ketut Samiada NIP.19550929 198303 015

Ni Ketut Sudani, dkk NIM. 0911011014

Mengetahui Dosen Pembimbing,

Kadek Suranata, S.Pd, M.Pd,.Kons NIP. 19820816 200812 1 002 Media yang digunakan dalam pemberian layanan informasi berupa power point dan gambar. (Terlampir)

22

2.4

Proses Konseling Verbatim adalah skenario wawancara (dalam hal ini wawancara konseling) terpadu antara teknik, keterampilan dan langkah-langkah konseling secara sistematis. Wawancara berikut adalah sebuah wawancara konselor dengan konseli tentang masalah karir, dimana siswa tersebut ingin bersekolah dengan jurusan pramugari, namun orang tua menyuruh siswa ini bersekolah untuk mencari jurusan akutansi.

No 1.

Langkah Pernyataan Respon Konseling Klien Konselor Langkah analisis Selamat pagi Selamat pagi (menganalisis Kak. juga... oh.. masalah konseli mari silahkan dari beberapa masuk... sumber terkait) Silahkan duduk dik.

Teknik yang Digunakan Raport (membangun hubungan)

Keterampilan Menerima (rapport)

Tujuan Untuk membang un hubungan yang hangat antara konselor dengan klien, sehingga akan tercipta rasa saling percaya diantara klien dengan konselor Untuk mendoro ng siswa bercerita & adanya pembatas an waktu untuk mendoro ng konseli agar

Terima kasih Begini, kakak kak, kalau memanggil boleh saya adik kesini tahu ada apa untuk kakak berbincangmemanggil bincang sedikit, adik saya? tidak keberatan kan?

Membangun hubungan

Memperhatika n (Attending)

23

Diagnosa

Tentu saja Begini Dik, tidak kak. dari hasil Kuesioner yang kakak sebar kemarin di kelas adik, kakak mendapat hasil bahwa sebenarnya adik ingin melanjutkan kejurusan pramugari, namun orang tua adik menyuruh adik untuk memilih jurusan akutansi, apa betul begitu dik? Oh jadi adik Betul kak.
memiliki masalah mengenai pemilihan jurusan ya, karena kehendak orang tua?

Menerima apa adanya (acceptance)

Merespon

menggun akan waktu secara efisien Untuk mendoro ng konseli mengungk apkan hambatan yang dirasakan. Dalam hal ini konselor menunjuk kan sikap hangat.

Konseling

Iya kak. Jujur Apa alasanya saja orang tua sebenarnya adik tidak saya ingin setuju kalau sekali menjadi adik memilih seorang jurusan 24

Pertanyaan terbuka

bertanya

Untuk mendapat kan informasi yang lebih komprehe

pramugari, pramugari? karena dengan menjadi pramugari saya bisa jalan keliling dunia. Akan tetapi orang tua saya tidak setuju kak. Begini kak, Ow... jadi itu orang tua alasan orang saya memiliki tua adik. banyak alasan Tetapi kak. Pertama pernahkan karena orang adik tua saya takut menjeaskan akan kepada keselamatan orang tua, saya menjadi bahwa citapramugari, cita adik karena menjadi banyak sekali pramugari, kapal terbang masalah yang jatuh. kapal jatuh Kedua, yang sekolah yang menyebabka memiliki n orang meninggal jurusan itu semua pramugari hanya ada di adalah luar Bali, kehendak karena di Bali tuhan. belum ada kak. Ketiga, biaya untuk menjadi seorang pramugari sangatlah mahal. Sudah kak, Terus selama akan tetapi adik berada 25

nsif.

Pertanyaan terbuka

Bertanya

Untuk mendapat kan informasi yang lebih komprehe nsif.

Pertanyaan terbuka

Bertanya

Untuk mendapat

tetap saja di jurusan orang tua akutansi ini, saya tidak apakah adik mengijinkan. mengalami Selain itu, hambatan Orang tua karena saya pernah jurusan yang berkata, apa adik pilih pun yang saya tidak sesuai minta akan degan diberikan, keinginan asalkan saya adik? tidak memilih jurusan pramugari. Untuk itulah saya merasa kasihan kepada orang tua, jika saya memaksakan kehendak saya. Jadi demi orang tua, saya memilih jurusan akutansi ini. Ada sih kak. Wah bagus Tapi tidak sekali jalan terlalu pikiran Adik. menghambat Terus belajar saya, bagaimana karena saya nilai yang juga suka adik peroleh dengan di jurusan peajaran akutansi ini? menghitung. Di samping itu saya juga berusaha untuk melupakan keinginan 26

kan informasi yang lebih komprehe nsif.

Membreri penguatan bertanya

&

Merespon

saya menjadi pramugari, karena melihat keadaan orang tua yang benarbenar tidak setuju. Saya menjalani semua ini dengan iklas, karena saya merasa tuhan sudah menentukan jalan saya untuk berada di jurusan ini. Jujur saja nilai Hmm.. bagus yang saya sekali kalau peroleh di begitu dik... Ternyata jurusan akutansi ini, tidak ada sangat masalah yang besar memuaskan, meskipun dengan pada awalnya pilihan karir saya sempat adik. Justru bingung, adik namun menerima setelah saya dan menjalani jalani beberapa dengan iklas. bulan saya merasa senang di jurusan ini. Selain itu saya ingin sekali membuat orang tua saya bangga kepada saya 27

Memberi penguatan

Merespon

dengan nilai yang saya peroleh. Meskipun saya tidak menjadi pramugari, mudahmudahan nanti saya dapat pekerjaan yang lebih baik. Iya kak, saya Wah..,, jalan menjalani pikiran adik semua ini bener-bener dengan iklas. bagus. Jadi Saya juga dari apa yang merasa orang adik sampaikan tua memilihkan tadi, jalan buat ternyata saya, agar tidak ada nantinya saya masalah bisa berhasil. yang Orang tua menggau tidak akan belajar adik. mungkin Apa betul memilihkan begitu dik? jalan yang dapat menjerumusk an anaknya. Betul kak. Baiklah kalau begitu dik, mudahmudahan apa yang adik pilih membawa adik kedalam keberhasilan. 28

Iya kak. Tentu saja ini demi saya sendiri dan orang tua tercinta.

Iya kak, samasama. Saya juga berterima kasih karena kakak mau mendengar keluh kesah saya. Karena sudah waktu, saya permisi dulu kak, untuk masuk kelas.

Kakak tahu adik anak cerdas pasti bisa menjalani semua ini. Baiklah kalau begitu dik, konseling ini kita akhiri. Kakak mengucapka n terima kasih kepada adik karena adik sudah mau meluangkan waktunya dan menceritaka n semuanya pada kakak. Baiklah dik, selamat belajar. Sampai berjumpa di lain kesempatan. Semangat ya!

Penutup

Menutup

Untuk mengakhi ri proses konseling

29

BAB III HASIL-HASIL PEMBAHASAN

3.1

Hasil-hasil yang di dapat setelah memberikan layanan Setelah layanan ini diberikan hasil-hasil yang di dapat oleh siswa adalah para siswa menjadi mengetahui peluang-peluang kerja yang di dapat setelah lulus dari SMK. Bagi siswa yang tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi, maka mereka menja dan persyaratan untuk bisa memasuki dunia kerja. Selain itu, siswa juga mengetahui perguruanperguruan tinggi yang memiliki jurusan Akutansi dan persyaratan yang harus dimiliki oleh masing-masing siswa agar mampu melanjutkan ke perguruan tinggi. Disamping itu juga, siswa uan tjuga medapat informasi mengenai peluang kerja yang juga memberikan peluang untuk bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Melalui layanan ini, siswa mendapatkan gambaran secara luas mengenai perkembangan karirnya sesuai dengan jurusan yang dipilih yaitu akutansi, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menghilangkan kebingungan siswa mengenai informasi-inforamasi peluang kerja yang tidak benar. Peluang-peluang kerja dan study lanjut bagi siswa jurusan akutansi dalam rangka perkembangan karirnya memiliki peluang yang sangat besar di dunia kerja. Saat ini teragantung dari masing-masing individu tersebut yang mampu memanfaatkan peluang tersebut, dan memiliki keterampilan yang lebih dalam bidang yang dituju. Kedatangan kami di SMK Negeri 1 Singaraja mendapat sambutan yang positif dari guru dan siswa. Terutama sambutan yang positif dari guru BK di sekolah tersebut. Selain itu, penerimaan siswa di kelas sangat baik. Siswa begitu disiplin dan sangat memperhatikan kami pada saat kami menjelaskan materi mengenai layanan informasi perkembangan karir. Dalam pemberian layanan informasi di SMK Negeri 1 Singaraja, khususnya di jurusan Akutansi di kelas AK B1 terdapat satu siswa yang terpaksa memilih jurusan akutansi akibat paksaan dari orang tua. Akan tetapi, setelah siswa ini menjalani kurang lebih 10 bulanan berada di jurusan ini hasil yang diperoleh cukup bagus, ini dikarenakan kesadaran siswa bersangkutan yang semata-mata ingin membahagiakan orang tua meskipun apa yang dia cita-citakan tidak bisa di penuhi oleh oarang tua. Kesadaran siswa

30

tersebut telah mampu merubah dirinya dan persepsinya bahwa pilihan orang tua adalah demi kebahagiaan kita sendiri nantinya, tidak ada orang tua yang menjerumuskan anaknya.

3.2

Kelemahan dan kelebihan dari kegiatan yang dilakukan 3.2.1 Kelemahan 1. Waktu pelaksanaan yang tergolong singkat karena terbentur jadwal ujian dan ulangan umum, sehingga guru BK hanya memberikan kesempatan untuk satu kali pertemuan saja karena para guru harus mengejar materi. 2. Tidak bisa memberikan layanan secara berkesinambungan. Padahal layanan ini harus dilakukan secara kontinu untuk melihat perkembangan siswa.

3.2.2

Kelebihan 1. Penerimaan dari pihak sekolah yang cukup baik, terutama penerimaan dari guru BK, yang sangat mendukung dalam memberikan layanan informasi ini. Selain itu, guru bk juga berterima kasih karena mahasiswa sudah praktek di sekolah tersebut. 2. Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan layanan. Siswa-siswa yang mengikuti layanan informasi ini sangat senang terbukti dari sikap dan prilaku yang ditampilkan oleh setiap siswa sangat disiplin, tertib, dan sangat memperhatikan apa yang kami jelaskan. Selain itu juga, setiap kami menampilkan media gambar yang ada pada powerpoint kami, banyak siswa yang berkata “WAH SAYA INGIN MENJADI SEPERTI ITU”. Di samping itu juga para siswa bertanya mengenai apa yang kami jelaskan. 3. Layanan yang kami berikan mencakup ruang lingkup yang cukup luas baik itu mengenai karir siswa yang tidak dapat melanjutkan study maupun yang mampu melanjutkan study. 4. Mendatangkan narasumber yang memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam bidang akutansi tersebut.

31

BAB IV PENUTUP

4.1

Simpulan 1. Pemberian layanan informasi mengenai perkembangan karir siswa dengan menggunakan teori Ginzberg mampu mnyadarkan siswa mengenai perkembangan-perkembangan karir yang dilalui dari sejak kecil sampai menginjak dewasa nantinya. Pada saat ini, siswa yang mendapat layanan informasi karir inimenjadi tahu dan sadar bahwa masa SMK ini adalahh masa-masa siswa untuk mampu mengetahui apa yang menjadi bakat, minat, dan kemampuan serta keterampilan yang dimiliki sehingga nantinya dapat memilih baik itu karir dalam dunia kerja maupun studi lanjut tepat pada sasarannya.

2.

Layanan informasi yang diberikan pada siswa jurusan akutansi di SMK Negeri 1 Singaraja telah mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar dan mengasah

keterampilan mengingat persaingan yang sangat ketat dalam dunia kerja dan dunia pendidikan serta mampu menghilangkan kebingungan mengenai peluang-peluang kerja khususnya bagi siswa yang tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi.

4.2

Saran 1. Bagi Guru Bimbingan Konseling di sekolah, agar terus mampu mengoptimalkan layanan informasi pengembamgan karir dalam rangka membantu siswa memilih karirnya secara tepat sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minat agar nantinya di kemudian hari tidak ada penyesalan dalam diri siswa. 2. Bagi para siswa, agar mampu mengakses informasi dengan tepat dan melihat segala peluang yang berkaitan dengan karir. Selain itu, para siswa harus mampu mengembangkan kemampuan dan terus mengasah keterampilan dengan jalan selalu giat belajar agar nantinya mendapat karir yang baik dan dapat hidup lebih di baik di masa depan.

32

DAFTAR PUSTAKA

Corey, Gerald. 2003. Koseling dan Psikoterapi. Bandung : Retika Aditama Dharsana.2010. Diktat Konseling Karir dan Problematik Konseling. Singaraja: Undiksha
http://herlianto89felix.blogspot.com/2010/10/teori-ginzberg-dan-implikasinya.html http://lembahgurah.multiply.com/journal/item/14/TEORI_PERKEMBANGAN_DAN_PEMILIHAN_KA RIER_GINZBERG?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem http://bruderfic.or.id/h-62/perencanaan-karier-sejak-dini.html

33

LAMPIRAN-LAMPIRAN

INSTRUMENT

34

35

36

37

38

39

3.

40

41

42

43

44

45

46

47

48

49

50

51

52

53

54

55

56

57

58

59

60

61

62

63

64

65

66

67

68

69

4.

70

71

MEDIA YANG DIGUNAKAN Power Point

72

73

74

75

76

77

Media gambar

78

79

80

81

82

83

84

85

SURAT-SURAT

86

ABSEN SISWA

87

SURAT KETERANGAN

88

89

DOKUMENTASI

90

91

92