P. 1
tugas SDM

tugas SDM

|Views: 172|Likes:
Published by Stephanus Luckyto

More info:

Published by: Stephanus Luckyto on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2012

pdf

text

original

DAFTAR ISI

Kata Pengantar i Daftar Isi ii BAB 1. PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang Masalah 1 1.2 Rumusan Masalah 1 1.3 Tujuan Pembahasan 1 BAB 11. PEMBAHASAN 2 11.1. Orientasi Karyawan 11.1.1 Pengertian Orientasi 2 11.1.2 Tujuan Orientasi 2 11.1.3 Tekhnik-tekhnik Orientasi 3 11.11. Penempatan Kerja 4 11.11.1.Faktor-faktor yang mempengaruhi Penempatan Karyawan 4 11.11.2. Promosi 4 11.11.3. Pengalihan 5 11.11.4. Penurunan Pangkat 5 11.11.5. Program Penempatan Kerja 6 BAB 111. KESIMPULAN 7 DAFTAR PUSTAKA 8

pendatang baru sudah masuk ke proses Investasi SDM. kebijakan kebijakan dankaryawan lainnya. program orientasi dan sosialisasi akan membuat mereka familiar antara lain dengan peran peranya. Mengetahui artidari penempatan kerja. dan pengalaman kerja serta untuk melakukan penilaian diri. Mereka perlu disiapkan sejak awal agar nantinya mampu melakukan sesuatu tugas yang dibebankan perusahaan kepada mereka dengan baik. Para psikolog mengatakan bahwa kesan awal pertama adalah begitu kuatnya dan wajar wajar saja karena karyawan baru masih memiliki sesuatu yang sedikit. untuk membantu karyawan menjadi anggota yang puas dan produktif. Mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penempatan kerja.1 Latar Belakang Masalah Ketika memulai pekerjaan baru banyak para karyawan yang merasa gugup ketika pertama kali bekerja. untuk membantu pendatang baru agar mereka merasa cocok. 1. seperti pengetahuan. Faktor apa saja yang mempengaruhi penempatan kerja? 1. BAB II PEMBAHASAN . manajer dan departemen SDM harus membuat kesan awal tersebut menjadi sesuatu yang menyenangkan para karyawan baru.BAB I PENDAHULUAN 1. namun hal itu dapat mengurangi kepuasan karyawan baru dan kemampuan untuk belajar kerja jika manajer SDM tidak mengantisipasinya lebih dini. Rumusan Masalah Program orientasi pada pegawai perlu dilakukan untuk karyawan baru. selain itu kami juga membahas tetntang penempatan kerja. Adapun beberapa rumusan masalah yang kami bahas yaitu : 1.3. jadi jangan menimbulkan kesan bahwa yang paling membutuhkan di perusahaan adalah karyawan dan perusahaan. Mengapa? karena sejak hari pertama. Apa arti dari penempatan kerja? 3. Mengetahui arti dari orientasi karyawan dan tujuan orientasi karyawan. Sekali proses seleksi telah diputuskan. Hal ini sangat tergantung pada keinginan kuat karyawan untuk mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan. 2.2 . 3. para manajer dan departemen SDM hendaknya membantu karyawan baru tersebut untuk merasa cocok dengan lingkungannya. perusahaan. Kegugupan hari pertama ini dasarnya bersifat alamiah. Apa arti dari orientasi karyawan dan tujuan orientasi karyawan? 2. Tujuan Pembahasan Adapun beberapa tujuan pembahasan masalah ini adalah: 1.

cara pembayaan gaji. karyawan baru biasanya diberi buku pegangan atau bahan cetakan yang berisi jam kerja. karyawan akan merasa sedikit waswas selama hari-hari pertama kerja. Tujuan Orientasi Pada umumnya. Dalam program formal. Alasan pertama adalah bahwa setiap situasi baru yang melibatkan perubahan dan perbedaan dalam beberapa hal. Informasi dasar ini mencakup fakta-fakta seperti jam kerja. Orientasi karyawan bertujuan untuk memperkecil masalah-masalah seperti itu. Orientasi pada dasarnya merupakan salah satu komponen proses sosialisasi pegawai baru. Dalam sebuah studi yang dilaksanakan di Perusahaan Texas Instrument. Maksud dari upaya ini adalah memperkenalkan karyawan baru dengan perusahaan. Program orientasi dan sosialisasi Program orientasi ini berawal dari perkenalan singkat secara informal sampai pada program-program formal dengan waktu yang lebih panjang. • Rasa cemas berangsur hilang dengan proses training • Karyawan baru yang berhenti bekerja terutama disebabkan oleh rasa cemas ini. b. • Karyawan baru enggan membicarakan masalah itu dengan supervisor mereka. peninjauan prestasi. Karyawan baru sering memiliki harapan tinggi yang tidak realistis tentang keuntungan yang akan diperolehnya dalam pekerjaan baru dan hal ini sering terbentur pada kenyataan bahwa yang akan mereka peroleh tidak seperti yang mereka harapakan semula. 11. 1. para peneliti menemukan hal-hal berikut tentang pegawai baru : • Hari-hari pertama di tempat kerja merupakan hari hari yang mencemaskan dan menganggu perasaan. 11.1. yaitu suatu proses penanaman sikap. ORIENTASI KARYAWAN 11. Alasan ketiga adalah kejutan yang dapat mengakibatkan kecemasan. Alasan kedua adalah harapan yang tidak realistis. Teknik-Teknik Orientasi Ada beberapa jenis teknik orientasi antara lain : a.1. cara pembayaran gaji dan orang-orang yang akan bekerja sama dengannya.1.11.1.3. membantu mereka untuk saling mengenal dan saling bekerjasama. cara memperoleh kartu pengenal. Kejutan dapat terjadi apabila harapan mengenai pekerjaan atau diri sendiri tidak terpenuhi. c. yaitu informasi yang mereka perlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara memuaskan. Setidaknya ada 3 alasan utama yang menyebabkan terjadinya kegugupan pada hari-hari pertama kerja (Meryl Reis Louis : 1980) antara lain : a. standar. • Praktek-praktek “prabakti karyawan baru” oleh teman sekerja turut meningkatkan rasa cemas. Pengertian Orientasi Orientasi berarti penyediaan informasi dasar berkenaan dengan perusahaan bagi pegawai baru. liburan dan penggunaan fasilitas serta pedoman . nilai. dan pola perilaku yang berlaku dalam perusahaan kepada pegawai baru. akan menyebabkan karyawan baru harus menghadapi ketidakpastian.2.

e. yang bertindak sebagai mentor. d. Selain itu catatan tersebut dapat membantu karyawan baru untuk memutuskan cara melaksanakan pekerjaan di masa mendatang.1.program formal. baik melalui promosi karyawan yang sudah ada atau yang baru sama sekali. Sebagai contoh beberapa perusahaan mendukung adanya program. Schein mengemukakan bahwa salah satu masalah terbesar yang dihadapi calon karyawan dan pimpinan dalam tahap awal kepegawaian adalah hal-hal yang mencakup perolehan informasi yang akurat dari kedua belah pihak.11.dan peraturan perusahaan lainnya. 11. Informasi prestasi kerja Sistem penilaian perusahaan juga memainkan perananan penting dalam proses sosialisasi. Sebagai contoh. Peninjauan pekerjaan secara realistis Aktivitas ini bertujuan untuk menunjukkan cakupan pekerjaan yang sebenarnya kepada calon karyawan. Catatan prestasi kerja secara formal dan informal dari supervisor yang disampaikan pada waktu yang tepat kepada karyawan baru dapat mengurangi tekanan akibat ketidakpastian karena “ tidak mengetahui prestasi yang dicapai”. Aktivitas ini biasanya dilakukan oleh supervisor si karyawan baru dan departemen personalia. Dengan kata lain para karyawan menangkap isyarat tentang perusahaan mereka misalnya sejauh mana mereka dinilai secara adil atau sejauh mana hubungan persahabatan yang diperlihatkan oleh pimpinan mereka. penilaian sebelumnya dapat digunakan sebagai upaya “penalaran” untuk memperbaiki persepsi yang keliru. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Penempatan Karyawan a) Pertumbuhan Perusahaan Pertumbuhan bisnis menyebabkan terjadinya pengisian posisi pekerjaan baru. Pereratan hubungan antar-karyawan Cara lain untuk membantu proses sosialisasi karyawan baru adalah dengan mempererat hubungan antar mereka dan dengan teman kerja baru atau dengan para supervisor mereka. Adanya pengaruh ekspansi bisnis yang mampu mencipatakan posisi pekerjaan baru. Pembinaan budaya organisasi Budaya organisasi dapat diartikan sebagai sikap dan persepsi yang dimiliki karyawan pada umumnya dalam suatu perusahaan tempat mereka berkerja. c.11 PENEMPATAN KERJA Kebutuhan penempatan staf dapat dipenuhi melalui dua cara. Cara ini efektif untuk memperkecil kejutan realitas. Seperti sistem sahabat dimana karyawan yang ditugasi sebagai mentor memberi training khusus dan bertindak sebagai pemandu bagi pendatang baru. 11. b. yaitu: menyewa dari pihak luar perusahaan dan penugasan kembali karyawan yang ada atau disebut sebagai penempatan dari dalam. .

11. 11. c) Kecenderungan Ekonomi Umum Satu konsekuensi dari pengaruh menurunnya pertumbuhan ekonomi adalah secara signifikan akan menurunkan ketersediaan pekerjaan. kedua sistem promosi diatas biasanya didasarkan pada dua aspek. Secara khusus program pensiun dini telah meningkat selama terjadinya penurunan aktivitas usaha dan kelambanan aktivitas ekonomi. Promosi memiliki manfaat. Pembelian /penjualan perusahaan merger dengan perusahaan lain akan mempengaruhi aktivitas departemen SDM. tanggung jawab. b. sehingga karyawan berada pada posisi tertekan dan terjadi pemangkasan kelebihan karyawan (rasionalisai). Sebaliknya. adil. Jadi semua karyawan yang beminatdan merasa kualifikasinya terpenuhi bebas untuk melamar. Penyelia harus memiliki catatan tentang kandidat. Resesi ekonomi akan mengakibatkan terjadinya pengangguran besar-besaran. yaitu: a. Promosi Sebuah promosi terjadi jika seorang karyawan dipindahkan dari satu pekerjaan ke posisi lain yang lebih tinggi baik dalam hal pembayaran gaji. hubungan pekerja. Pendekatan Tertutup Pendekatan yang lebih umum adalah pendekatan tertutup yang menempatkan unsur tanggung jawab untuk mengidentifikasi karyawan yang dapat dipromosikan. yaitu: 1. Pendekatan Terbuka Digunakan bagi karyawan yang paling berkualifikasi dan diumumkan lewat papan pengumuman dan buletin. dan meninggal. dan program pensiun dini. dan mencari informasi tentang kandidat di departemen lain yang memiliki kualifikasi tertentu. rekrutmen dan seleksi karyawan baru. Hal ini akan mempengaruhi keputusan penempatan karyawan. dan tngkat status keorganisasiannya.2. pengunduran diri.b) Reorganisasi Sebuah restrukturisasi dari perusahaan akan menghasilkan jenis yang beragm dalam hal kegiatan – kegiatan personal. seperti rancangan pekerjaan. dan tidak diskriminatif. misalnya jika terjadi merger dan reorganisasi perusahaan. jika kondisi ekonomi membaik maka departemen SDM akan proaktif melakukan kegiatannya. pengalihan keluar dari unit bisnis. Promosi dapat memungkinkan perusahaan memanfaatkan kemampuan karyawan untuk memperluas usahanya. baik bagi mereka/karyawan yang permanen dan temporer serta sekaligus bagi pencari kerja. manfaat. seperti promosi. . Dilihat dari sisi filosofi dengan sistem terbuka perusahaan telah bertindak secara transparan. 2. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam merekrut karyawan. d) Atrisi Atrisi merupakan pengurangan karyawan yang disebabkan terjadinya terminasi. Dalam praktiknya. Promosi dapat mendorong tercapainya kinerja karyawan yang baik c. kompensasi. baik bagi perusahaan maupun karyawan. Terdapat korelasi signifikan antara kesempatan untuk kenaikan pangkat dan tingkat kepuasan kerja.

Penurunan Pangkat Penurunan pangkat dapat pula dikatakan sebagai penugasan dari seorang karyawan ke posisi pekerjaan yang lebih rendah dengan gaji/upah yang lebih kecil serta kualifikasi ketrampilan dan tanggung jawab yang lebih rendah. . yaitu: 1. membantu perusahaan memenuhi rencana kegiatan yang telah disepakati dan menjadi sebuah kesempatan yang adil bagi karyawan. para karyawan yakin mereka diizinkan melamar melalui program tersebut. Pengumuman penempatan kerja mengundang karyawan/orang yang berkualifikasi untuk melamar. Oleh karena itu.11.5. 11. Apabila tingkat pekerjaan lebih rendah terisi tanpa diketahui. promosi yang gagal 2. Semakin tinggi tingkat pekerjaan yang ditempatkan. absensi) 4. reorganisasi) 5. Dalam serikat pekerja sering mencari promosi jenis ini untuk mencegah karyawan dari diskriminasi diantara anggota serikat pekerja. pengurangan kapasitas perusahaan (merger. Program Penempatan Kerja / Lowongan Pekerjaan Perusahaan menginformasikan para karyawan adanya kualifikasi dan pembukaan kesempatan kerja yang belum terisi. ketidak mampuan melaksankan pekerjaan yang ditugaskan kepada karyawn bersangkutan 3. begitu pula tanggung jawabnya dan tingkat dalam struktur organisasinya. Promosi berdasarkan Senioritas Dalam beberapa situasi tertentu. Ada lima alasan mengapa penurunan pangkat terjadi.3. karena pengalamannya dapat dialihkan kepada seseorang dengan ketrampilan baru dan perspektif berbeda yang membuat orang itu menjadi pekerja dan kandidat yang lebih baik untuk dipromosikan di masa depan. kapasitas karyawan yang kurang (kedisiplinan.yaitu: a. Pengalihan sangat bermanfaat bagi pemegang jabatan.Pengalihan Pengalihan terjadi manakala seorang karyawan dipindahkan dari satu pekerjaan ke posisi lain yang relatif pembayaran gajinya sama. b. departemen SDM dalam membuat aturan program penempatan pekerjaan penting untuk diketahui seluruh karyawan dan ditindaklanjuti secara taat asas.4. Senior dalam hal ini berarti karyawan yang memiliki masa kerja terlama dalam perusahaan.11. kesukarelaan yang diminta oleh pengusaha berdasarkan motif/alasan personal.11. 11. karyawan yang paling senior memperoleh promosi. 11. Pengalihan ini dapat memperbaiki motivasi dan kepuasan individual. Maksud dari program ini adalah mendorong karyawan untuk mencari promosi dan pengalihan kerja yang membantu departemen SDM mengisi posisi dari dalam dan memenuhi tujuan personal karyawan. Promosi berdasarkan Merit Terjadi ketika seseorang karyawan dipromosikan karena kinerja yang luar biasa dalam pekerjannya.

Informasi prestasi kerja Apakah anda ikut dalam sejenis acara “perkenalan kehidupan perguruan tinggi” yang terorganisir ketika anda mulai kuliah? Apabila demikian. akan menyebabkan karyawan baru harus menghadapi ketidakpastian. Alasan ketiga adalah kejutan yang dapat mengakibatkan kecemasan. prosedur kegiatan seperti permohonan . karyawan akan merasa sedikit waswas selama hari-hari pertama kerja. mungkin anda diberitahu tentang peraturan dan tata tertib kampus anda.BAB III KESIMPULAN Pada umumnya. Alasan pertama adalah bahwa setiap situasi baru yang melibatkan perubahan dan perbedaan dalam beberapa hal. Alasan kedua adalah harapan yang tidak realistis. Pereratan hubungan antar-karyawan e. b. Ada beberapa jenis teknik orientasi antara lain : a. Peninjauan pekerjaan secara realistis c. c. Program orientasi dan sosialisasi b. Setidaknya ada 3 alasan utama yang menyebabkan terjadinya kegugupan pada hari-hari pertama kerja (Meryl Reis Louis : 1980) antara lain : a. Pembinaan budaya organisasi d.

dan mungkin anda diperkenalkan dengan beberapa petugas perguruan tinggi itu. rekanrekan sekerja diperkenalkan. dan (3) penyajian terinci. organisasi menyelenggarakan program orientasi formal. Seperti daapat diprakirakan. dan mereka merasa bimbang sampai seberapa baik mereka akan daoat bekeja sama dengan rekan sekerja. prosedur pengajaran. prosedur dan pengaturan organisasi tersebut. (2) tinjauan tentang sejarah. ketidakpuasan akan timbul. dan agar mempermudah peralihan dari luar kedalam. Tanggung jawab dan tugas-tugas terperinci karyawan baru dijelaskan. riwayat. dan bagaimana kinerjanya akan dimulai. program sosialisasi efektif secara sengaja ditujukan untuk mengurangi kegelisahan para karyawan baru. unit kerjanya dan organisasi sebagai keseluruhan.bantuan keuangan atau menguangkan cek atau mendaftar untuk mengikuti sejumlah kuliah. Pengalaman kerja awal tampaknya memegang peranan dalam karier seseorang pada organisasi. tingkat perputaran karyawan hampir selalu paling tinggi di antara karyawan baru organisasi. adalah . Banyak penelitian menunjukkan bahwa para karyawan merasa gelisah ketika mereka pertama kali memasuki sebuah organisasi. Jenis-jenis orientasi Setelah memperkerjakan para karyawan. adalah memberitahu karyawan mengenai tujuan. operasi. untuk mengabrabkan karyawa-karyawan baru dengan pekerjaannya. riwayat. falasafah. perjalanan keliling fasilitas-fasilitas kerja organisasi itu sering kali merupakan bagian dari orientasi organisasi tersebut. prosedur penggajain. mengakrabkan karyawan itu dengan sasaran-sasaran unit itu dan mencakup sebuah perkenalan dengan rekan-rekan kerja barunya. Jika kedua harapan ini tidak bersesuaian. Orientasi organisasi memberitahu karyawan baru mengenai sasaran-sasaran. Selama kurun waktu awal inilah harapa individu dan harapan organisasi saling berhadapan. mungkin lewat brosur. Jadi orientasi adalah pengenalan pekerjaan baru dan orang pada pekerja baru dan pekerja lama. Mereka merasa waswas mengenai seberapa baik mereka akan berprestasi dalam pekerjaan. Orientasi atau sosialisasi dirancang untuk memberikan kepada karyawan baru informasi yang dibutuhkaannya agar daoat bekerja dengan enak daan efektif dalam organisasi. Seseorang yang memulai pekerjaan baru membutuhkan jenis perkenalan yang sama mengenai pekerjaan maupun organisasinya perkenalan itu disebut orientasi. Orientasi memilih kerja. mengenai kebijaksanaan organisasi. aturan kerja dan tunjangan untuk karyawan. Biasanya. serta bagaimana sumbangan kerja karyawan terhadap kebutuhan organisasi. filosofi. Hal ini juga merupakan saatnya menyelesaikan harapa-harapan yang tidak realitas yang barangkali dimiliki oleh karyawan-karyawan baru mengenai pekerjaan tersebut. dan para karyawan baru didorong untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan. syara-syarat lembur dan tunjangantunjangan tambahan selain itu. tuntutan lembur dan tunjangan tambahan. Karena alas an ini. tujuan. dan peraturan organisasi tersebut. orientasi biasanya diklasifikasikan menjadi 2 : ? Orientasi organisasi. mereka merasa tidak sebanding dengan karyawan yang telah lebih berpengalaman. Informasi tentang lingkungan pekerjaan dan tentang para penyelia disediakan. Berdasarkan tipe-tipe organisasi yang ada. dan produk atau jasa organisasi. Itu harus mencakup tunjangan kebijakan dan tunjangan SDM yang relevan seperti jam kerja. Ini harus mencakup tunjangan dan kebijakan-kebija kan SDM yang terkait seperti jam kerja. sosialisasi akan membawakan tiga macam informasi : (1) informasi umum tentang pekerjaan biasa sehari-hari. Orientasi pekerjaan memperluas informasi yang telah diterima karyawan selama perebutan dan tahap seleksi. ? Orientasi unit kerja. Sasaran-sasaran utama orientasi adalah mengulangi kecemasan awal yang dirasakan oleh semua pekerja baru untuk memulai pekerjaan baru. prosedur.

Sebaliknya. Kebutuhan pelatihan bagi karyawan seperti itu tidak selalu mudah ditentukan. Pelatihan dan pengembangan Program pelatihan dimaksudkan untuk mempertahankan dan memperbaiki prestasi kerja yang sedang berjalan. terutama yang besar-besar mempunyai program orientasi formal semacam itu dapat mencakup perjalana mengelilingi kantor atau pabrik.menggakrabkan karyawan itu dengan sasaran unit kerja tersebut. Para manajer mempunyai kewajiban mengintegrasikan karyawan baru ke dalam organisasi tersebut selancar dan sebebas mungkin dari kecemasan. memperjelas bagaimana pekerjaannya menyumbang pada sasaran unit itu dan mencakup perkenalan dengan rekan-rekan kerja barunya. Bukan-manajer perlu lebih banyak dilatih dalam ketrampilan teknis yang dibutuhkan untuk pekerjaan mereka yang sedang berjalan. tetapi berpadunya pengalaman cenderung berbeda-beda. Organisasi lain menggunakan program orientasi yang lebih informal dimana. Karena motivasi mereka cenderung tinggi. orang-orang yang bersangkutan mungkin akan tersinggung kalau diminta untuk mengubah cara-cara mereka yang sudah mapan. film yang menggambarkan program riwayat organisasi itu dan diskusi singkat dengan wakil departemen SDM yang menggambarkan program tunjangan di organisasi itu. Para karyawan seperti itu perlu mempelajari ketrampilan baru. kita akan membahas pelatihan secara singkat dan kemudian memusatkan pada pengembangan manajemen. pelatihan bagi karyawan yang berpengalaman untuk membuat prestasi mereka lebih efektif akan menimbulkan masalah. entah formal maupun informal menghasilkan peralihan dari orang luar ke orang dalam. 3. sehingga menurunkan kemungkian kinerja pekerjaan yang buruk dan mengurangi kemungkinan pengunduran diri mendapat karyawan baru hanya setelah satu atau dua minggu bekerja. kamar kecil. 2. Ada empat prosedur yang dapat digunakan manajer untuk menentukan kebutuhan pelatihan orang-orang di dalam organisasi atau sub-unitnya : 1. sedangkan program pengembangan berusaha untuk mengembangkan ketrampilan bagi pekerjaan di masa yang akan datang. Baik manajer maupun bukan-manajer dapat memperoleh bantuan dari program pelatihan dan pengembangan. Analisis organisasi – efekrivitas organisasi dan keberhasilannya mencapai tujuan dianalisis untuk menentukan di mana ada perbedaan. mesin kopi. Penilaian prestasi – setiap pekerjaan karyawan diukur berdasarkan standard prestasi atau sasaran yang ditetapkan untuk pekerjaannya. Orientasi yang berhasil. sementara manajer seringkali menerima bantuan dalam pengembangan keterampilan – terutama ketrampilan konseptual dan ketrampilan hubungan antarmanusia – yang dibutuhkan untuk pekerjaan mereka di masa yang akan datang. Para karyawan yang tidak memiliki ketrampilan atau pengetahuan yang diperlukan menjadi calon peserta program pelatihan. Yang membuat membuat karyawan tadi merasa kerasan dan teradaptasi dengan cukup baik. Membuat orang tersebut siap sedia menjalankan tugasnya merupakan kepentingan dari organisasi maupun karyawan baru itu. meisalnya manajer itu menyerahkan karyawan baru itu kepada rekan-rekan kerja dan menunjukkan kepadanya tempat ruangan foto copy. Dalam pembahasan kita mengenai pelatihan dan pengembangan. kaffetaria. Mereka perlu secara terbuka membahas pendapat karyawan mengenai kewajiban timbale bailk antara organisasi dan karyawannya. Program pelatihan Kebutuhan untuk melatih karyawan baru atau karyawan yang baru dipromosikan akan terbukti sendiri. Analisis persyaratan pekerjaan – ketrampilan atau pengetahuan yang disyaratkan dalam uraian pekerjaan yang bersangkutan dikaji. secara relatif kepada mereka dapat diperkenalkan dengan mudah ketrampilan dan perilaku yang diharapkan dalam jabatan mereka yang baru. Sebagai contoh anggota suatu . dan bila ditentukan. Banyak organisasi. dsb.

merupakan suatu konsep yang dapat menciptakan harmoni dalam bekerja dan sehingga dapat menyebabkan peningkatan kinerja karyawan secara individu dalam sebuah perusahaan. Orientasi Kerja menurut Ingham (1970): the concept formed the basis for the harmonious view of industrial relations in the small firm as orientation to work was said to cause individual self-selection to the small firm sector. 4.bagian dengan tingkat perputaran karyawan yang tinggi atau dengan catatan prestasi yang rendah mungkin memerlukan pelatihan tambahan. dan apabila orientasi yang dipersepsikannya ini dapat tercapai maka karyawan akan merasakan kepuasan kerja dan bekerja dengan maksimal. Setiap karyawan yang tergabung dalam suatu organisasi memiliki orientasi kerja masingmasing dan kemungkinan besar karyawan satu dengan lainnya mempunyai orientasi kerja yang berbeda pula. berdasarkan harapannya yang diwujudkan dalam pekerjaannya. Orientasi Kerja menurut Goldthorpe (1968): orientation to work adalah arti sebuah pekerjaan terhadap seorang individu. Survei sumberdaya manusia – para manajer dan bukan-manajer diminta untuk menguraikan apa masalah yang mereka hadapi dalam pekerjaan mereka dan tindakan apa yang mereka yakin perlu diambil untuk memecahkannya. . Yang kurang lebih memiliki arti: sikap dan tingkah laku karyawan.

Karyawan pada jenis orientasi ini menganggap pekerjaan ini hanya bersifat sementara saja. Biasanya karyawan jenis ini adalah dari golongan pelajar atau mahasiswa yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan waktu untuk belajar. melainkan segi yang dikedepankan adalah hubungan dan aktivitas sosial yang bisa didapat. Dimana karyawan-karyawan tersebut bekerja berdasarkan satu alasan yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. yaitu: . Karyawan yang memilih orientasi kerja jenis ini dalam memilih tempat bekerja. Long-term instrumentally orientation dibagi menjadi dua jenis. Gaya hidup yang dimaksud adalah kondisi-kondisi yang dialami atau dijalani oleh masing-masing karyawan. Instrumentally dibagi menjadi dua bagian yaitu: a. Solidaristic Dimana pada pendekatan orientasi kerja jenis ini. selain itu juga dari golongan wanita yang memiliki anak-anak yang masih berusia dibawah lima tahun. b. . ada juga karyawan yang memilih untuk bekerja dengan alasan untuk menunjang gaya hidup mereka secara spesifik. dan menjadikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan sekunder.Full-time employee atau karyawan tetap : Jenis karyawan ini merupakan jenis karyawan yang secara konsisten meluangkan secara penuh waktu yang dimiliki untuk melakukan suatu pekerjaan dengan menjadi karyawan tetap. Hubungan sosial disini yang dimaksudkan adalah komunikasi dan kerjasama yang terjalin antara individu baik itu antara sesama karyawan dalam satu departemen maupun antar departemen. dan tidak membagi waktu bekerja yang dimiliki untuk bekerja di tempat lain. alasan memilih untuk menjalani pekerjaan dengan cara ini biasanya berhubungan dengan keterbatasan waktu yang mereka miliki. Selain itu.Part-time employee atau karyawan paruh waktu : Untuk jenis karyawan paruh waktu. Menurut Lucas (1995) dan Kitching (1997) dikatakan bahwa bagi karyawan HI. Instrumentally Goldthorpe (1968) menjelaskan bahwa pada jenis pendekatan ini setiap karyawan memandang pekerjaan sebagai suatu tujuan akhir. dan ini dipandang sebagai bentuk emotionally rewarding. Long-term instrumentally orientation Long-term instrumentally orientation adalah upaya dari karyawan-karyawan untuk menjadikan sebuah pekerjaan sebagai pekerjaan primer. lebih memperhatikan suasana bekerja berdasarkan hubungan sosial yang kuat. adalah sisi sosial dari sebuah pekerjaan yang membuat para karyawan tersebut tetap merasa betah pada pekerjaan mereka dan juga membuat para karyawan tersebut untuk tetap mengoptimalkan diri dalam bekerja. hubungan sosial yang kuat yang karyawan jenis ini inginkan bukan hanya sebatas di .Jenis Orientasi Kerja Karyawan : Menurut Goldthorpe (1968) ada 3 jenis orientasi Kerja karyawan dalam bekerja yaitu : 1. Short-term instrumentally orientation Jenis orientasi kerja ini merupakan sebuah upaya yang dilakukan karyawan-karyawan untuk mendukung dan menambah pendapatan utama dengan cara bekerja di tempat lain. 2. Selain itu juga dalam orientasi ini. Goldthorpe (1968) menjelaskan bahwa setiap karyawan memandang sebuah pekerjaan bukan secara simple sebagai tujuan akhir saja.

para karyawan tersebut tetap mengoptimalkan diri dalam bekerja. Meskipun suasana sosial yang ada tidak mendukung. besar kecilnya gaji dan tunjangantunjangan yang ditawarkan. melainkan hubungan sosial ini harus juga dapat diteruskan di kehidupan diluar pekerjaan. penghargaan atas prestasi kerja. sampai ke peralatan-peralatan kerja yang canggih. jalan-jalan. 3. karena karyawan jenis orientasi ini lebih mementingkan self-development dan lebih bertujuan ke peningkatan jenjang karir. bimbingan dari perusahaan yang diberikan melalui atasan dan yang tidak kalah pentingnya adalah jenjang karir yang jelas. kegiatan lain dan bahkan saling berkunjung ke tempat tinggal masing-masing karyawan. modern dan mendukung. ruangan kerja yang nyaman untuk bekerja.lingkungan kerja. Hal-hal tersebut dapat berupa fasilitas-fasilitas yang diberikan seperti sarana transportasi. Bureaucratic Menurut Goldthorpe (1968) dijelaskan bahwa yang membuat seorang karyawan memilih pekerjaan dan mengoptimalkan diri pada pekerjaan yang dipilihnya itu adalah hal-hal yang disediakan oleh perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja. . kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh perusahaan. Misalnya dengan pergi makan.

Untuk Mengurangi Startup-Biaya Orientasi yang tepat dapat membantu karyawan mendapatkan "sampai dengan kecepatan" lebih cepat. dan daftar yang dapat Anda gunakan ketika orientasi staf baru. dan bagaimana untuk pergi tentang itu. perlu diingat bahwa orientasi ini juga penting bagi karyawan yang ada jika).Bantuan Untuk Manajer & SDM Berikut adalah artikel pendek untuk membantu manajer dan profesional sumber daya manusia berpikir lebih banyak tentang orientasi karyawan. Tujuan Orientasi Orientasi tidak sekecil-kecilnya! Hal ini digunakan untuk tujuan berikut: 1. ketika ditempatkan dalam situasi baru yang aneh. mereka tidak pernah menerima orientasi yang tepat atau b) telah terjadi banyak perubahan dalam organisasi dan tujuan itu dan fungsi. Dalam Tambahan PSM bulan ini kami menyajikan gambaran tentang proses orientasi.Sebuah Panduan Cepat Untuk Orientasi Karyawan . mengapa sangat penting bagi retensi karyawan dan produktivitas. tetapi hampir menjamin waktu yang sangat panjang tidak produktif bagi karyawan. sehingga mengurangi biaya yang berkaitan dengan belajar pekerjaan. Untuk Mengurangi Kecemasan Setiap karyawan. . Ketika Anda membaca artikel itu. 2. akan mengalami kecemasan yang dapat menghambat nya atau kemampuannya untuk belajar untuk melakukan pekerjaan. Kami tidak akan mengecilkan terjadi jika kita mengatakan bahwa orientasi karyawan untuk tempat kerja mereka dan pekerjaan mereka adalah salah satu fungsi yang paling diabaikan dalam pemerintahan. tanpa panduan lebih lanjut atau instruksi. Tidak hanya ini sangat menegangkan bagi karyawan. dan diarahkan ke posisi kantor nya. Cerita horor yang tak terhitung ada tentang bagaimana seorang karyawan baru telah menerima pembicaraan sepuluh menit dengan manajer.

dan berhubungan dengan informasi dasar seorang karyawan perlu memahami sistem yang lebih luas ia bekerja masuk Orientasi Tinjauan termasuk membantu karyawan memahami: • pemerintah secara umum. mereka akan membuat banyak kesalahan yang tidak perlu dan berpotensi merusak. dan membantu memberikan pedoman untuk perilaku dan perbuatan.Orientasi yang tepat membantu mengurangi kecemasan yang dihasilkan dari masuk ke dalam situasi yang tidak diketahui. Yang pertama akan kita sebut Orientasi Ikhtisar. 4. Sikap Positif dan Kepuasan Kerja Adalah penting bahwa karyawan mempelajari awal apa yang diharapkan dari mereka. selain belajar tentang nilai-nilai dan sikap organisasi. dan membantu menyediakan alat yang diperlukan untuk berhasil dalam pekerjaan. atau dimasukkan ke dalam posisi di mana mereka tidak mungkin melakukan pekerjaan mereka. Untuk Mengurangi Perputaran Karyawan Perputaran karyawan meningkat sebagai karyawan merasa mereka tidak dihargai. Untuk Mengembangkan Harapan Job Realistis. Untuk Hemat Waktu Untuk Pengawas & Co-Pekerja Secara sederhana. 3. Sementara orang dapat belajar dari pengalaman. Orientasi menunjukkan bahwa organisasi menghargai karyawan. Dua Jenis Orientasi Ada dua macam yang berhubungan dengan orientasi. dan apa yang diharapkan dari orang lain. departemen dan cabang • • penting kebijakan dan prosedur umum (nonpekerjaan tertentu) informasi tentang kompensasi dan manfaat . semakin baik orientasi awal. supervisor cenderung dan rekan kerja akan menghabiskan waktu mengajar karyawan. 5. sehingga karyawan tidak harus mengalami stres menebaknebak.

Job orientasi khusus paling baik dilakukan oleh atasan langsung. 4. aturan dan peraturan tata letak tempat kerja pengantar rekan kerja dan orang lain dalam organisasi yang lebih luas. 3. karena banyak konten akan khusus untuk individu. harapan. Jenis kedua disebut orientasi pekerjaan khusus Orientasi. Buddy karyawan untuk orang yang lebih berpengalaman. Orientasi harus menekankan orang serta prosedur dan hal. tanggung jawab) fasilitas fisik Seringkali. dan memiliki antar-pribadi keterampilan. dan merupakan proses yang digunakan untuk membantu karyawan memahami: • fungsi organisasi. dan / atau manajer. prosedur. karena banyak dari konten yang bersifat umum. Orientasi harus dimulai dengan informasi yang paling penting (survival pekerjaan dasar). Memperkenalkan karyawan terhadap informasi dan orang- . Orientasi Ikhtisar dapat dilakukan oleh departemen personalia dengan sedikit bantuan dari manajer cabang atau atasan langsung. Beberapa Tips 1. tapi pastikan orang yang lebih berpengalaman ingin teman. Ini memberikan dukungan yang berkelanjutan. Seringkali proses orientasi akan berlanjut. Karyawan harus memiliki kesempatan untuk mengenal orang dan pendekatan mereka dan gaya dalam pengaturan baik sosial dan bekerja. dengan supervisor dan rekan kerja memasok pembinaan. 2. dan bagaimana karyawan cocok • • • • pekerjaan tanggung jawab.• • • keselamatan dan pencegahan kecelakaan isu karyawan dan serikat masalah (hak. dan tugas kebijakan.

mereka yang akan dimasukkan dalam Tinjauan Orientasi. dan juga memiliki efek jangka panjang bagi organisasi. Seorang pegawai baru tidak bisa menyerap semuanya sekaligus. jadi jangan buang waktu Anda.orang dengan cara yang terkontrol. . Ruang keluar perkenalan. Kesimpulan Orientasi (atau kurangnya itu) akan membuat perbedaan yang signifikan dalam seberapa cepat seorang karyawan dapat menjadi lebih produktif. kami telah memasukkan sebuah daftar periksa untuk Orientasi pekerjaan Tertentu. Untuk membantu Anda dalam proses orientasi.. Perhatikan bahwa setiap program yang lengkap akan mencakup unsur-unsur lain ..

.

15 of 15 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->