P. 1
Booklet SP Triwulan 1-2012 v4

Booklet SP Triwulan 1-2012 v4

|Views: 1,476|Likes:
Published by fantau

More info:

Published by: fantau on Jun 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

 Perkembangan Sektor Riil

 Perkembangan Neraca Pembayaran
 Perkembangan Sistem Perbankan
 Perkembangan Investasi
 Perkembangan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
 Perkembangan APBN
 Perkembangan Utang Luar Negeri
 PerkembanganEkonomi Negara Mitra Dagang Utama
 Perkembangan Indikator Ekonomi Global


KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
STATISTIK PEREKONOMIAN
Volume 2 Nomor 1 – Triwulan I - 2012 Kedeputian Ekonomi Makro dan Keuangan

ISSN 2088-5512














Triwulan I -2012
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Redaksi Statistik Perekonomian
Kedeputian Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Gedung Sjafruddin Prawiranegara (d.h. Ged. PAIK II) Lantai 4
Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta, 10710
Telepon. 021-3521843, Fax. 021-3521836, email: tinjauan.ekon@gmail.com
Statistik Perekonomian dapat didownload pada website www.ekon.go.id
Statistik Perekonomian diterbitkan dalam rangka meningkatkan pemahaman pimpinan daerah terhadap perkembangan indikator
ekonomi makro dan APBN, sebagai salah satu Direktif Presiden pada retreat di Bogor, Agustus 2010
















DAFTAR ISI
Hal
Tinjauan Perkembangan Ekonomi Triwulan I-2012 1

I. Perkembangan Sektor Riil
Perkembangan Ekonomi Makro Domestik Triwulan I-2012 2
Tabel I-1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
5
Tabel I-2. PDB atas dasar harga konstan 2000
6
Tabel I-3. PDB atas dasar harga berlaku
7
Tabel I-4. Perkembangan inflasi
8
Tabel I-5. Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan
8

II. Perkembangan Neraca Pembayaran
Neraca Pembayaran Triwulan I-2012 9
Tabel II-1. Neraca Pembayaran: Ringkasan 11
Tabel II-2. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan:
Barang 13
Tabel II-3. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan:
Ekspor Barang Menurut Sektor 14
Tabel II-4. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan: Impor
Barang Menurut Kategori Ekonomi

15
Tabel II-5. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan: Jasa-
Jasa 16
Tabel II-6. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan:
Pendapatan 17
Tabel II-7. Neraca Pembayaran: Transaksi Berjalan:
Transfer Berjalan

18
Tabel II-8. Neraca Pembayaran: Transaksi Finansial:
Investasi Langsung 19

Hal
Tabel II-9. Neraca Pembayaran: Transaksi Finansial:
Investasi Portofolio
20
Tabel II-10. Neraca Pembayaran: Transaksi Finansial:
Investasi Lainnya
21
Tabel II-11. Posisi Cadangan Devisa 22
Tabel II-12. Nilai Ekspor Menurut Sektor 23
Tabel II-13. Nilai Ekspor Menurut Negara Tujuan 25
Tabel II-14. Nilai Ekspor Non Migas Menurut Sektor 27
Tabel II-15. Nilai Impor Menurut Negara Asal 29
Tabel II-16. Nilai Impor Non Migas Menurut Sektor 31
Tabel II-17. Investasi Langsung di Indonesia Menurut
Negara Asal 33
Tabel II-18. Aliran Investasi Asing Langsung di Indonesia
Menurut Sektor Ekonomi 35

III. Perkembangan Sistem Perbankan
Perkembangan Sistem Perbankan Triwulan I-2012 36
Tabel III-1. Kinerja Bank Umum 38
Tabel III-2. Aktiva Produktif Bank Umum 39
Tabel III-3. Kredit dan Non Performing Loan Bank
Umum Berdasarkan Sektor Ekonomi 40
Tabel III-4. Kredit dan Non Performing Loan Bank
Umum Berdasarkan Jenis Penggunaan 41
Tabel III-5. Komposisi DPK Bank Umum 42
Tabel III-6. Suku Bunga Rata-Rata DPK Bank Umum 43
Tabel III-7. Suku Bunga Rata-Rata Kredit Bank Umum
Berdasarkan Jenis Penggunaan 44

Laporan Triwulan I - 2012
















Hal
Tabel III-8. Suku Bunga Rata-Rata Kredit Bank Umum
Berdasarkan Sektor Ekonomi 45
Tabel III-9. Kredit MKM Menurut Sektor Ekonomi 46
Tabel III-10. Kredi MKM Menurut Jenis Penggunaan 46

IV. Perkembangan Investasi
Perkembangan Investasi Triwulan I-2012 47
Tabel IV-1. Sektor-Sektor yang Menonjol dari Hasil
Realisasi Investasi PMDN 49
Tabel IV-2. Sektor-Sektor yang Menonjol dari Hasil
Realisasi Investasi PMA 49
Tabel IV-3. Berdasarkan Lokasi Proyek, Hasil Realisasi
Investasi PMDN 50
Tabel IV-4. Berdasarkan Lokasi Proyek, Hasil Realisasi
Investasi PMA 50
Tabel IV-5. Berdasarkan Negara Asal Penanaman Modal
yang Paling Menonjol Merealisasikan
Investasi 51
Tabel IV-6. Berdasarkan Koridor Ekonomi
51
Tabel IV-7. Perkembangan Realisasi Investasi
52
Tabel IV-8. Perkembangan Realisasi Investasi PMDN
Menurut Sektor 53
Tabel IV-9. Perkembangan Realisasi Investasi PMDN
Menurut Lokasi 55
Tabel IV-10. Perkembangan Realisasi Investasi PMA
Menurut Sektor 57
Tabel IV-11. Perkembangan Realisasi Investasi PMA
Menurut Lokasi 59
Tabel IV-12. Perkembangan Realisasi Investasi PMA
Menurut Negara Asal 61

Hal

Tabel IV-13 Kepemilikan SBN dan SBI
65
Tabel IV-14 Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia
65
Tabel IV-15 Komposisi Kepemilikan Efek di Bursa Efek
Indonesia 66
Tabel IV-16 Perbandingan Investasi Proyek dan
Portofolio 67

V. Perkembangan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Perkembangan Penyaluran KUR Hingga Maret 2012
68
Tabel V-1. Plafon KUR Menurut Bank Pelaksana
70
Tabel V-2. Outstanding KUR Menurut Bank Pelaksana
71
Tabel V-3. Debitur KUR Menurut Bank Pelaksana
72
Tabel V-4. Rata-Rata dan NPL KUR Menurut Bank
Pelaksana
73
Tabel V-5. Plafon KUR Menurut Sektor Ekonomi
74
Tabel V-6. Outstanding KUR Menurut Sektor Ekonomi
75
Tabel V-7. Debitur KUR Menurut Sektor Ekonomi
76
Tabel V-8. Plafon KUR Menurut Provinsi
77
Tabel V-9. Outstanding KUR Menurut Provinsi
78
Tabel V-10. Debitur KUR Menurut Provinsi
79


VI. Perkembangan APBN

Perkembangan Realisasi Sementara APBN 2011 dan 2012
80
Tabel VI-1. Ringkasan APBN
82
Tabel VI-2. Penerimaan Perpajakan
83

Laporan Triwulan I - 2012










































Hal
IX. Perkembangan Indikator Ekonomi Global
Tabel IX-1. Perkembangan Suku Bunga Internasional 108
Tabel IX-2. Perkembangan Harga Komoditas 109
Tabel IX-3. Indeks Harga Saham Utama 110

DAFTAR GRAFIK
Grafik I-1. PDB Menurut Penggunaan
3
Grafik I-2. PDB Menurut Lapangan Usaha
3
Grafik I-3. Perkembangan Net Ekspor
3
Grafik I-4. Perkembangan Inflasi
3
Grafik I-5. Inflasi Menurut Komponen
4
Grafik I-6. Tingkat Kemiskinan
4
Grafik I-7. Tingkat Pengangguran
4
Grafik II-1. Perkembangan Neraca Pembayaran dan
Cadangan Devisa 10
Grafik II-2. Perkembangan Transaksi Berjalan dan
Ekspor-Impor 10
Grafik III-1. NPL Bank Umum Berdasarkan Jenis
Penggunaan 37
Grafik III-2. Komposisi DPK Bank Umum
37
Grafik III-3. Kredit Bank Umum Berdasarkan Sektor
Ekonomi 37
Grafik III-4. Kredit Bank Umum Berdasarkan Jenis
Penggunaan 37
Grafik IV-1. Perkembangan Realisasi PMDN
48
Grafik IV-2. Perkembangan Realisasi PMA
48
Grafik V-1. Realisasi Penyaluran KUR Bank Penyalur
Hingga Maret 2012 69

Hal

Tabel VI-3. Penerimaan Negara Bukan Pajak 84
Tabel VI-4. Belanja Pemerintah Pusat 85
Tabel VI-5. Subsidi 86
Tabel VI-6. Transfer ke Daerah 87
Tabel VI-7. Pembiayaan Anggaran 88

VII. Perkembangan Utang Luar Negeri
Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia 89
Tabel VII-1. Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Menurut
Kelompok Peminjam 90
Tabel VII-2. Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Menurut
Sektor Ekonomi 91
Tabel VII-3. Penarikan Utang Luar Negeri Indonesia
Menurut Kreditur 92
Tabel VII-4. Penarikan Utang Luar Negeri Indonesia 93
Tabel VII-5. Pembayaran Utang Luar Negeri Indonesia
Pokok dan Bunga 94

VIII. Perkembangan Ekonomi Negara Mitra Dagang Utama
Perkembangan Ekonomi Negara Mitra Dagang Tw I-2012 95
Tabel VIII-1. Pertumbuhan Ekonomi Negara Mitra
Dagang Utama 96
Tabel VIII-2. PDB Riil Negara Mitra Dagang Utama 97
Tabel VIII-3. PDB Nominal Negara Mitra Dagang Utama 98
Tabel VIII-4. Laju Inflasi Negara Mitra Dagang Utama 99
Tabel VIII-5. Pengangguran Negara Mitra Dagang Utama 100
Tabel VIII-6. Pertumbuhan Ekspor dan Impor Negara
Mitra Dagang Utama 101
Tabel VIII-7. Cadangan Devisa Negara Mitra Dagang
Utama 102
Tabel VIII-8. Nilai Tukar Negara Mitra Dagang Utama 103

Laporan Triwulan I - 2012
Hal
Grafik V-2. Debitur dan Realisasi KUR Menurut Provinsi
Hingga Maret 2012 69
Grafik V-3. Debitur KUR Sektoral Hingga Maret 2012
69
Grafik VI-1. Penerimaan Perpajakan
80
Grafik VI-2. Perkembangan Defisit Anggaran
80
Grafik VI-3. Perkembangan Transfer Daerah 81
Grafik VI-4. Perkembangan Belanja Subsidi 81
Grafik IX-1. Pertumbuhan Ekonomi Eropa 104
Grafik IX-2. Tingkat Pengangguran dan Inflasi Eropa 104
Grafik IX-3. Indikator Produksi Kawasan Eropa 105
Grafik IX-4. Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 105
Grafik IX-5. Indikator Produksi Amerika Serikat 106
Grafik IX-6. Tingkat Pengangguran dan Inflasi Amerika
Serikat 106
Grafik IX-7. Keseimbangan Transaksi Berjalan dan Utang
Pemerintah Amerika Serikat 107
Grafik IX-8. Neraca Perdagangan Barang dan Jasa
Amerika Serikat 107











Laporan Triwulan I - 2012
TINJAUAN PERKEMBANGAN EKONOMI TRIWULAN I-2012










































 Pertumbuhan ekonomi triwulan I-2012 sebesar 6,3% yoy
menurun kondisi sebelumnya, 6,5% yoy. Meskipun
demikian, secara qtq, perekonomian masih tumbuh 1,4%
karena kontribusi pertumbuhan sektor pertanian sebesar
20,9% qtq paling menonjol dari sektor lain. Sektor jasa,
keuangan, persewaan, pertambahan melambat. Dari
sektor riil, konsumsi rumah tangga dan investasi paling
besar memberikan sumbangan pertumbuhan, masing-
masing sebesar 2,8% dan 2,3% qtq.
 Pada sektor perdagangan, ekspor triwulan I-2012
menurun menjadi US$ 48,223 juta dari US$ 51,382 juta
pada triwulan IV-2011 karena penyusutan permintaan
pasar global akibat berbagai krisis di dunia. Akibatnya,
total transaksi berjalan pada triwulan I-2012 minus US$
2,894 juta. Kontraksi ini sangat signifikan dibandingkan
triwulan IV-2010 yang masih sebesar US$ 870 juta,
 Inflasi sebesar 0.07% (mtm) pada Maret 2012 dari
komponen harga diatur Pemerintah dan inflasi inti.
Komponen barang bergejolak mengalami deflasi sebesar
0.41% (mtm). Secara keseluruhan, inflasi triwulan I-2012
sebesar 0.88% (yoy).
 Hasil survey BPS Februari 2012 menjelaskan jumlah
angkatan kerja Indonesia mencapai 120.4 juta orang dan
jumlah penduduk bekerja sebesar 112.8 juta orang.
Jumlah penduduk yang menganggur menjadi 7.6 juta
orang atau turun sekitar 90 ribu orang dari kondisi 2011.
 Kredit Bank Umum pada posisi Maret 2012 meningkat
dari 2011. Peningkatan kredit terbesar terserap di
sektor listrik, gas, dan air bersih sebesar 77,3% (yoy).
Sementara sektor lainnya menikmati rata-rata kenaikan
kredit sebesar 27,4% (yoy).
 Realisasi investasi PMDN-PMA triwulan I-2012 mencapai
Rp 71,2 trilyun atau naik pesat sebesar 32 % dari periode
yang sama tahun 2011 atau meningkat 1,5% dari
triwulan IV-2011. Investasi PMDN terealisasi Rp 19,7
trilyun dan PMA sebesar Rp 51,5 trilyun. Penyerapan
tenaga kerja dari investasi mencapai 358.385 orang.
Secara total penyerapan tenaga kerja meningkat 82%.
 Utang luar negeri Indonesia triwulan I-2012 meningkat
menjadi US$ 228,5 miliar di mana utang luar negeri
swasta naik dari US$ 85.5 miliar pada triwulan I-2011
menjadi US$ 110.1 miliar pada triwulan I-2012. Utang
luar negeri Pemerintah dan Bank Sentral turun US$ 6.2
miliar dari US$ 124.6 miliar menjadi US$ 118.4 miliar.
Namun demikian, posisi utang luar negeri Pemerintah
dan Bank Sentral masih lebih besar dibandingkan dengan
utang luar negeri swasta.
 Negara mitra dagang utama di Eropa mengalami
perlambatan ekonomi. Amerika Serikat dan Jepang justru
mengalami peningkatan pertumbuhan. Negara Asia lain
mulai terpapar krisis Eropa, sehingga berdampak terhadap
pertumbuhan ekonomi negaranya.
Laporan Triwulan I - 2012 1




















I. PERKEMBANGAN SEKTOR RIIL






















PERKEMBANGAN SEKTOR RIIL TRIWULAN I-2012










































 Ekonomi Indonesia mengalami ekspansi pada
triwulan I-2012 sebesar 1.4% (qtq). Ekspansi
terutama didorong oleh sektor pertanian yang
tumbuh paling tinggi dibandingkan sektor lainnya
yaitu 20.9% (qtq).

 Dibandingkan tahun sebelumnya, ekonomi Indonesia
tumbuh 6.3% pada triwulan I-2012 dengan nilai
nominal PDB sebesar Rp. 1,972.4 triliun. Realisasi
pertumbuhan ini merupakan penurunan
pertumbuhan pertama sejak satu tahun terakhir.
Secara sektoral, semua sektor ekonomi mengalami
pertumbuhan positif pada triwulan I-2012 dengan
pertumbuhan tertinggi pada sektor pengangkutan
dan komunikasi yaitu 10.3% (yoy); melambat jika
dibandingkan tahun sebelumnya. Perlambatan
pertumbuhan juga terjadi pada sektor jasa-jasa;
keuangan, persewaan dan jasa; serta pertambangan.
Sedangkan sektor pertanian tumbuh sedikit lebih
tinggi dari 2.9% (yoy) pada triwulan I-2011 menjadi
3.9% (yoy) pada triwulan I-2012.

 Konsumsi dan investasi yang cukup tinggi mendorong
pertumbuhan ekonomi triwulan I-2012. Konsumsi
masyarakat menjadi sumber pertumbuhan tertinggi,
yakni 2.8% dan diikuti oleh investasi sebesar 2.3%.

 Inflasi sebesar 0.07% (mtm) tercatat pada Maret
2012, yang disebabkan oleh inflasi pada komponen
harga diatur Pemerintah dan inflasi inti. Sedangkan
komponen barang bergejolak mengalami deflasi
sebesar 0.41% (mtm). Secara keseluruhan, inflasi
triwulan I-2012 sebesar 0.88% (yoy). Kondisi ini
terutama bersumber dari tingginya inflasi inti dan
harga diatur Pemerintah, yaitu 0.97% (yoy) dan
0.92% (yoy). Pada April 2012, inflasi tercatat sebesar
0.21% (mtm) yang disebabkan oleh inflasi harga
diatur Pemerintah sebesar 0.32% (mtm).

 Pada Februari 2012, jumlah angkatan kerja Indonesia
mencapai 120.4 juta orang dengan jumlah penduduk
bekerja sebesar 112.8 juta orang. Dengan demikian,
jumlah penduduk yang menganggur tercatat
sebanyak 7.6 juta orang atau turun sekitar 90 ribu
orang dibandingkan Agustus 2011. Tingkat
Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2012 pun
turun menjadi 6.32%, lebih rendah dibandingkan TPT
Agustus 2011 sebesar 6.56%.

Laporan Triwulan I - 2012 2















































Grafik I.1 - PDB Menurut Penggunaan
Grafik I-3. Perkembangan Net Ekspor






Laporan Triwulan I - 2012 3
Grafik I-2. PDB Menurut Lapangan Usaha
Grafik I-4. Perkembangan Inflasi












































Laporan Triwulan I - 2012 4



Grafik I-7. Perkembangan Pengangguran

Grafik I-5. Inflasi Menurut Komponen

Grafik I-6. Tingkat Kemiskinan

Grafik I-7. Perkembangan Pengangguran

TABEL I-1. PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA (% YOY)

Uraian 2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. PDB Total 6.10 4.50 6.10 6.50 6.50 6.50 6.50 6.50 6.30
2. Menurut Migas & Non Migas
a. Migas 0.20 -0.70 -0.40 0.15 -0.30 -1.30 0.28 2.26 -0.28
b. Non Migas 6.50 4.90 6.60 6.90 6.90 7.00 6.95 7.10 6.73
3. Menurut Lapangan Usaha
a. Pertanian 4.80 4.10 2.90 3.00 3.60 3.90 2.70 1.90 3.90
b. Pertambangan & penggalian 0.50 4.40 3.50 1.40 4.30 0.80 0.30 -0.30 2.90
c. Industri Pengolahan 3.70 2.10 4.50 6.20 5.00 6.10 6.60 6.70 5.70
d. Listrik, Gas dan Air Bersih 10.90 13.80 5.30 4.80 4.30 3.90 5.20 5.80 6.10
e. Bangunan 7.30 7.10 7.00 6.70 5.30 7.40 6.40 7.80 7.30
f. Perdagangan, Hotel dan Restoran 7.20 1.10 8.70 9.20 7.90 9.60 10.10 10.20 8.50
g. Pengangkutan dan Komunikasi 16.70 15.50 13.50 10.70 13.70 10.70 9.50 9.20 10.30
h. Keuangan, Persewaan dan Jasa 8.20 5.00 5.70 6.80 7.30 6.90 7.00 6.70 6.30
i. Jasa-jasa 6.40 6.40 6.00 6.70 7.00 5.70 7.80 6.50 5.50
4. Menurut Jenis Penggunaan
a. Konsumsi Rumah Tangga 5.30 4.90 4.60 4.70 4.50 4.60 4.80 4.90 4.90
b. Konsumsi pemerintah 10.40 15.70 0.30 3.20 2.80 4.50 2.50 2.80 5.90
c. Investasi (PMTB) 11.70 3.30 8.50 8.80 7.30 9.20 7.10 11.50 9.90
d. Ekspor 9.50 -9.70 14.90 13.60 12.30 17.40 18.50 7.90 7.80
e. Impor 10.00 -15.00 17.30 13.30 15.60 16.00 14.20 10.10 8.20
Sumber: BPS









Laporan Triwulan I - 2012 5
TABEL I-2. PDB ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000 – TRILIUN RP

Uraian 2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. PDB Total 2,082.50 2,177.70 2,310.70 2,463.20 595.20 611.10 632.50 624.00 632.80
2. Menurut Migas & Non
Migas
a. Migas 142.90 141.80 141.20 141.40 35.10 34.80 35.70 34.90 35.00
b. Non Migas 1,939.60 2,035.90 2,169.50 2,321.80 560.10 576.30 596.80 589.10 597.80
3. Menurut Lapangan Usaha
a. Pertanian 284.60 295.90 304.40 313.70 79.00 81.60 85.60 67.90 82.10
b. Pertambangan & penggalian 172.50 180.20 186.40 189.20 46.90 46.40 47.80 47.90 48.20
c. Industri Pengolahan 557.80 569.80 595.30 634.20 152.00 156.10 160.90 163.90 160.60
d. Listrik, Gas dan Air Bersih 15.00 17.10 18.10 18.90 4.50 4.70 4.80 4.90 4.80
e. Bangunan 131.00 140.30 150.10 160.10 37.80 39.40 40.70 42.20 40.50
f. Perdagangan, Hotel dan
Restoran 363.80 368.60 400.60 437.20 103.20 108.30 113.00 114.10 112.00
g. Pengangkutan dan
Komunikasi 165.90 191.60 217.40 241.30 57.90 58.80 61.00 63.00 63.90
h. Keuangan, Persewaan dan
Jasa 198.80 208.80 220.60 236.10 57.90 58.40 59.50 60.20 61.60
i. Jasa-jasa 193.10 205.40 217.80 232.50 56.00 57.40 59.20 59.90 59.10
4. Menurut Jenis
Penggunaan
a. Konsumsi Rumah Tangga 1,191.20 1,249,00 1,308,30 1,369.90 334.60 339.00 346.70 349.50 351.20
b. Konsumsi Pemerintah 169.30 195,80 196,40 202.60 36.30 45.70 50.50 70.00 38.40
c. Investasi (PMTDB) 493.80 510,10 553,40 602.10 140.40 146.00 153.70 162.10 154.30
e. Ekspor 1,032.30 932,30 1,071,40 1,220.40 280.00 300.00 315.80 325.30 301.90
f. Impor 833.30 708,50 830,90 942.20 218.80 234.40 238.50 252.40 236.70
Sumber: BPS




Laporan Triwulan I - 2012 6
TABEL I-3. PDB ATAS DASAR HARGA BERLAKU – TRILIUN RP

Uraian 2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. PDB Total 4,948.70 5,603.90 6,422.90 7,427.10 1,750.90 1,811.10 1,923.60 1,921.60 1,972.40
2. Menurut Migas & Non
Migas
a. Migas 521.10 464.90 498.90 632.70 147.00 156.50 163.40 156.10 164.50
b. Non Migas 4,427.60 5,139.00 5,924.00 6,794.40 1,603.90 1,654.60 1,760.20 1,765.50 1,807.90
3. Menurut Lapangan
Usaha
a. Pertanian 716.70 857.30 985.10 1,093.50 274.80 280.10 301.30 241.80 300.20
b. Pertambangan &
penggalian 541.30 591.90 716.40 886.30 208.80 211.80 219.40 239.90 251.00
c. Industri Pengolahan 1,376.40 1,477.70 1,594.30 1,803.50 422.70 440.20 460.40 470.60 465.80
d. Listrik, Gas dan Air Bersih 40.90 47.20 50.00 55.70 13.10 14.00 14.60 14.60 14.80
e. Bangunan 419.70 555.20 661.00 756.50 173.80 183.80 194.80 204.30 198.50
f. Perdagangan, Hotel dan
Restoran 691.50 744.10 881.10 1,022.10 237.50 252.10 267.70 268.20 266.50
g. Pengangkutan dan
Komunikasi 312.20 352.40 417.50 491.20 116.90 116.60 122.20 129.30 130.20
h. Keuangan, Persewaan dan
Jasa 368.10 404.00 462.80 535.00 128.70 131.00 134.70 139.00 143.40
i. Jasa-jasa 481.90 574.10 654.70 783.30 174.60 186.40 208.50 213.90 202.00
4. Menurut Jenis
Penggunaan
a. Konsumsi Rumah Tangga 3,000.00 3,290.80 3,642.00 4,053.40 964.40 983.70 1,042.20 1,063.10 1,085.10
b. Konsumsi Pemerintah 416.90 537.60 581.90 667.40 118.30 149.30 176.00 223.90 137.40
c. Investasi (PMTDB) 1,370.70 1,744.40 2,065.20 2,378.30 543.80 573.30 612.50 649.30 628.00
e. Ekspor 1,475.10 1,354.20 1,580.80 1,955.40 441.90 495.10 509.00 511.70 489.40
f. Impor 1,422.90 1,197.10 1475.80 1,850.50 407.80 455.50 479.50 507.00 488.20
Sumber: BPS


Laporan Triwulan I - 2012 7
TABEL I-4. PERKEMBANGAN INFLASI (%)

Uraian
2011 2012
Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr
A. Inflasi Umum
1. Bulanan (m-t-m) -0.32 -0.31 0.12 0.55 0.67 0.93 0.27 -0.12 0.34 0.57 0.76 0.05 0.07 0.21
2. Tahunan (y-o-y) 6.65 6.16 5.98 5.54 4.61 4.79 4.61 4.42 4.15 3.79 3.65 3.56 3,97 4.50
B. Inflasi Inti
1. Bulanan (m-t-m) 0.25 0.25 0.27 0.33 0.42 1.09 0.39 -0.12 0.31 0.28 0.44 0.33 0.20 0.23
2. Tahunan (y-o-y) 4.45 4.62 4.64 4.63 4.50 5.15 4.93 4.43 4.44 4.34 4.29 4.31 4,25 4.24
C. Inflasi Harga Diatur Pemerintah
1. Bulanan (m-t-m) 0.21 0.17 0.20 0.32 0.21 0.29 0.32 0.16 0.15 0.14 0.43 0.24 0.24 0.32
2. Tahunan (y-o-y) 5.48 5.42 5.47 5.61 4.54 2.69 2.83 2.91 2.83 2.78 2.96 2.88 2,92 3.08
D. Inflasi Barang Bergejolak
1. Bulanan (m-t-m) -2.28 -2.31 -0.44 1.42 2.05 1.00 -0.20 -0.37 0.72 1.92 2.02 -0.94 -0,41 0.07
2. Tahunan (y-o-y) 15.17 12.14 11.00 8.57 5.07 5.64 5.14 5.78 4.76 3.37 2.97 2.49 4,45 6.99
Sumber: BPS


TABEL I-5. TINGKAT PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN (%)


Uraian
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Feb Aug Feb Aug Feb Aug Feb Aug Feb Aug Feb
Tingkat Pengangguran 9.75 9.11 8.46 8.39 8.14 7.87 7.41 7.14 6.80 6.56 6.32
Tingkat Kemiskinan 16.58 15.42 14.15 13.33 12.36 12.36
Sumber: BPS









Laporan Triwulan I - 2012 8




















II. PERKEMBANGAN NERACA PEMBAYARAN
















NERACA PEMBAYARAN TRIWULAN I-2012

























 Transaksi berjalan (current account) triwulan I-2012
masih mengalami defisit pertama kali sejak triwulan IV-
2008. Tercatat total transaksi berjalan pada triwulan I-
2012 adalah minus US$ 2,894 juta, terkontraksi sangat
signifikan dari triwulan IV-2010 yang masih tercatat
positif sebesar US$ 870 juta, dan juga bila dibandingkan
dengan triwulan III-2011 yang masih tercatat positif
US$468 juta.

 Adanya perbaikan defisit transaksi berjalan pada
triwulan I-2012 antara lain dikarenakan transaksi modal
dan keuangan mengalami surplus sehingga mampu
menutupi sebagian defisit transaksi berjalan yang
membesar. Ekspor triwulan I-2012 menurun menjadi
US$ 48,223 juta dari yang tercatat pada triwulan IV-2011
US$ 51,382 juta sebagai imbas negatif krisis keuangan di
Eropa yang memukul permintaan dunia serta tren harga
komoditas yang naik, sebaliknya impor terus meningkat
sejalan dengan masih relatif kuatnya permintaan
domestik.


 Arus masuk investasi portofolio asing, investasi
langsung asing ke Indonesia, serta penarikan utang luar
negeri swasta berbalik naik cukup signifikan seiring
dengan stabilitas pertumbuhan ekonomi yang terjaga
pada 6,3%.



Laporan Triwulan I - 2012 9


























Laporan Triwulan I - 2012 10
Grafik II-1. Perkembangan Neraca Pembayaran dan Cadangan Devisa



Grafik II-2. Perkembangan Transaksi Berjalan dan Ekspor-Impor


Sumber: Bank Indonesia

TABEL II-1. NERACA PEMBAYARAN: RINGKASAN (JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
I, Transaksi Berjalan 10,628 5,144 2,070 2,072 473 468 -944 -2,894
A, Barang 30,932 30,627 35,347 8,684 9,637 9,586 7,440 3.480
- Ekspor 119,646 158,074 201,472 45,818 51,797 52,476 51,382 48,223
- Impor -88,714 -127,447 -166,125 -37,134 -42,160 -42,890 -43,941 -44,743
1, Non migas 25,560 27,395 35,276 8,628 10,551 9,085 7,013 4,528
a, Ekspor 99,030 129,416 163,193 37,092 42,307 42,168 41,626 38,419
b, Impor -73,470 -102,021 -127,917 -28,464 -31,756 -33,084 -34,613 -33,891
2, Minyak -4,016 -8,653 -16,310 -3,439 -5,098 -4,060 -3,712 -5,443
a, Ekspor 10,790 15,691 20,283 4,856 5,000 5,189 5,239 4,683
b, Impor -14,806 -24,344 -36,593 -8,295 -10,098 -9,249 -8,952 -10,127
3, Gas 9,388 11,886 16,381 3,495 4,184 4,562 4,140 4,395
a, Ekspor 9,826 12,968 17,996 3,870 4,490 5,119 4,517 5,120
b, Impor -438 -1,082 -1,615 -375 -306 -557 -377 -725
B, Jasa-jasa -9,741 -9,324 -11,823 -2,122 -3,379 -2,818 -3,503 -2,030
1, Ekspor 13,155 16,766 20,532 4,456 4,530 5,400 6,146 5,823
2, Impor -22,896 -26,089 -32,354 -6,578 -7,909 -8,218 -9,649 -7,852
C, Pendapatan -15,140 -20,790 -25,667 -5,518 -6,747 -7,344 -6,058 -5,335
1, Penerimaan 1,921 1,890 2,477 579 635 653 610 808
2, Pembayaran -17,061 -22,680 -28,144 -6,097 -7,382 -7,997 -6,668 -6,143
D, Transfer Berjalan 4,578 4,630 4,212 1,028 963 1,044 1,177 990
1, Penerimaan 7,241 7,571 7,636 1,830 1,841 1,908 2,057 1,868
2, Pembayaran -2,663 -2,941 -3,423 -802 -878 -864 -880 -878
II, Transaksi Modal dan
Finansial 4,852 26,620 14,018 6,646 12,849 -4,107 -1,370 2,182
A, Transaksi Modal 96 50 1 1 0 0 0 0
B, Transaksi
Finansial 4,756 26,571 14,017 6,645 12,849 -4,107 -1,370 2,182
- Aset -14,395 -6,901 -16,480 -3,298 -1,228 -4,399 -7,554 -6,407
- Kewajiban 19,151 33,471 30,497 9,943 14,076 292 6,185 8,589
1, Investasi
Langsung 2,628 11,106 10,437 3,461 3,249 1,661 2,066 2,010
a, Ke luar negeri -2,249 -2,664 -7,722 -1,529 -2,526 -1,350 -2,317 -2,567
b, Di Indonesia
(PMA) 4,877 13,771 18,160 4,990 5,775 3,011 4,383 4,567
Sumber: Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 11
TABEL II-1. NERACA PEMBAYARAN: RINGKASAN (JUTA USD) -- LANJUTAN

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
2, Investasi Portofolio 10,336 13,202 4,198 3,588 5,537 -4,665 -261 2,769
a, Aset -144 -2,511 -1,416 -521 -731 154 -318 -408
b, Kewajiban 10,480 15,713 5,614 4,109 6,268 -4,819 57 3,177
1) Sektor Publik 9,578 13,526 827 4,383 2,964 -4,270 -2,250 1.303
2) Sektor Swasta 902 2,187 4,788 -274 3,304 -549 2,306 1,875
3, Investasi Lainnya -8,208 2,262 -618 -404 4,062 -1,103 -3,174 -2,597
a, Aset -12,002 -1,725 -7,341 -1,248 2,029 -3,203 -4,919 -3,432
b, Kewajiban 3,794 3,987 6,723 844 2,033 2,101 1,745 836
1) Sektor Publik 1,526 1,756 -2,258 95 -1,402 -712 -240 -220
2) Sektor Swasta 2,268 2,231 8,981 749 3,435 2,813 1,985 1,056
III, Total (I+II) 15,481 31,765 16,088 8,718 13,322 -3,639 -2,313 -712
IV, Selisih Perhitungan
Bersih -2,975 -1,480 -4,232 -1,052 -1,446 -321 -1,413 -321
V, Neraca Keseluruhan (III +
IV) 12,506 30,285 11,856 7,666 11,876 -3,960 -3,726 -1,034
VI, Cadangan Devisa dan
Yang Terkait -12,506 -30,285 -11,856 -7,666 -11,876 3,960 3,726 1,034
A, Transaksi Cadangan
Devisa -12,506 -30,285 -11,856 -7,666 -11,876 3,960 3,726 1,034
B, Pinjaman IMF 0 0 -11,856 -7,666 -11,876 3,960 3,726 0
1, Penarikan 0 0 0 0 0 0 0 0
2, Pembayaran 0 0 0 0 0 0 0 0
Memorandum
Posisi Cadangan Devisa 66,105 96,207 110,123 105,709 119,655 114,502 110,123 110,493
dalam bulan impor dan
pembayaran utang luar
negeri pemerintah 6,5 7,2 6,4 7,4 7,2 7,1 6,4 6,2
Transaksi Berjalan (% PDB) 1,95 0,72 0,24 1,05 0,22 0,21 -0,44 -1,33
Rasio Pembayaran Utang (%) 23,2 21,7 22,5 18,0 22,5 21,5 27,3 30,7
a,l, Rasio Pembayaran
Utang Pemerintah &
Otoritas Moneter 7,5 5,8 4,7 4,5 5,3 3,7 5,4 2,1
Sumber: Bank Indonesia



Laporan Triwulan I - 2012 12
TABEL II-2. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN: BARANG
(JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Barang 30,932 30,627 35,347 8,684 9,637 9,586 7,440 3,480
- Ekspor 119,646 158,074 201,472 45,818 51,797 52,476 51,382 48,223
- Impor -88,714 -127,447 -166,125 -37,134 -42,160 -42,890 -43,941 -44,743
A, Barang dagangan umum 31,150 29,449 31,734 7,633 8,779 8,949 6,373 2,731
1, Ekspor 111,515 147,629 188,229 42,603 48,446 49,177 48,003 46,827
a,l, Minyak dan Gas 19,994 27,772 36,948 8,438 9,134 9,921 9,455 9,324
2, Impor -80,365 -118,179 -156,495 -34,971 -39,667 -40,228 -41,630 -44,096
a,l, Minyak dan Gas -15,115 -25,264 -37,904 -8,614 -10,328 -9,724 -9,238 -10,767
B, Barang untuk diolah -1,172 -216 1,018 602 76 26 314 91
1, Ekspor 6,307 8,043 9,606 2,565 2,349 2,416 2,276 256
2, Impor -7,479 -8,260 -8,588 -1,963 -2,273 -2,390 -1,962 -166
C, Barang yang diperbaiki -184 -159 -133 -34 -28 -30 -41 -252
1, Ekspor 72 65 74 11 9 25 29 27
2, Impor -256 -224 -207 -45 -37 -55 -70 -279
D, Barang yang diperoleh
dipelabuhan oleh sarana
pengangkut 307 538 1,128 257 339 321 212 418
1, Ekspor 898 1,238 1,887 398 506 528 455 610
a,l, Minyak dan Gas 622 886 1,331 288 356 387 301 479
2, Impor -591 -700 -759 -141 -167 -207 -244 -192
a,l, Minyak dan Gas -130 -162 -304 -56 -76 -82 -90 -85
E, Emas nonmoneter 831 1,016 1,601 227 471 320 583 493
1, Ekspor 854 1,099 1,676 241 487 330 619 503
2, Impor -23 -83 -76 -14 -16 -10 -36 -10
Sumber: SEKI, Bank Indonesia









Laporan Triwulan I - 2012 13
TABEL II-3. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN:
EKSPOR BARANG MENURUT SEKTOR (JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Ekspor 119,646 158,074 200,587 45,818 51,797 52,476 50,633 48,222
Produk Pertanian 4,347 4,991 5,145 1,268 1,294 1,210 1,373 1,245
Biji Kopi 823 812 1,030 281 286 247 216 173
Teh 144 150 136 35 33 35 33 31
Rempah-rempah 239 409 430 106 119 95 110 115
Tembakau 102 77 61 10 21 18 12 11
Biji Coklat 1,077 1,187 617 207 147 124 139 113
Udang 784 851 1,065 239 260 269 297 283
Hasil pertanian lainnya 1,179 1,506 1,806 390 429 422 566 517
Produk Manufaktur 76,355 101,740 126,653 29,459 33,544 32,457 31,317 29,891
Tekstil & Produk Tekstil 9,304 11,292 13,353 3,364 3,433 3,395 3,161 3,188
Produk kayu olahan 2,226 2,821 3,246 717 820 805 903 847
Minyak Sawit 10,254 13,423 19,424 3,422 5,894 4,753 5,356 5,117
Bahan Kimia 2,278 3,426 4,655 1,084 1,312 1,218 1,042 871
Produk logam dasar 7,173 9,877 11,853 3,128 3,260 3,082 2,384 2,527
Peralatan listrik, alat ukur dan
optic 8,569 10,948 11,546 2,749 2,803 3,093 2,901 2,784
Semen 158 109 58 17 12 16 14 5
Kertas dan barang dari kertas 3,429 4,134 4,155 985 1,114 1,073 983 993
Karet olahan 4,682 9,240 14,128 3,566 3,903 3,601 3,059 2,594
Produk Minyak 2) 2,160 3,586 4,067 1,132 1,122 1,292 924 972
Gas elpiji 3) 48 0 294 83 103 90 16 95
Produk manufaktur lainnya 26,074 32,885 39,870 9,296 9,872 10,131 10,571 9,990
Produk Pertambangan dan Hasil
Sektor Lainnya 37,732 49,733 66,451 14,584 16,354 18,164 17,349 16,409
Biji Tembaga 5,380 6,325 4,706 1,373 1,188 1,660 486 561
Biji Nikel 292 575 1,333 226 333 375 399 339
Batubara 13,765 17,801 26,924 5,406 6,469 7,165 7,885 6,782
Bauksit 240 454 767 151 206 189 220 215
Minyak mentah 2) 8,008 11,219 14,167 3,435 3,522 3,510 3,699 3,232
Gas alam 3) 9,778 12,968 17,996 3,870 4,490 5,119 4,517 5,120
a,l, gas alam cair 3) 7,189 9,432 6,292 1,123 1,265 1,303 2,601 3,686
Hasil tambang lainnya 259 382 540 117 144 141 139 154
Hasil sektor lainnya 11 10 16 5 2 5 4 3
Ekspor yang tidak dapat
diklasifikasikan 1,211 1,610 2,336 507 604 645 592 678
Sumber: SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 14
TABEL II-4. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN:
IMPOR BARANG MENURUT KATEGORI EKONOMI (JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Impor 88,714 127,447 166,647 37,135 42,160 42,890 44,200 45,335
Barang konsumsi 10,621 16,826 23,258 5,565 5,641 6,217 5,791 6,616
Makanan dan minuman, baku, untuk rumah tangga 966 1,179 1,858 390 394 653 421 481
Makanan dan minuman, olahan, untuk rumah 1,369 2,443 3,599 1,063 728 785 1,023 797
Mobil penumpang 327 702 879 215 196 274 193 301
Alat angkutan bukan untuk industri 440 573 558 164 121 150 124 65
Barang konsumsi tahan lama 823 1,132 1,284 290 300 380 314 362
Barang konsumsi semi-tahan lama 922 1,351 1,754 350 468 443 494 467
Barang konsumsi tidak tahan lama 1,173 1,491 1,689 378 433 453 426 460
Bahan bakar dan pelumas, olahan, produk minyak 4,462 7,748 11,465 2,651 2,982 3,044 2,745 3,666
Barang yang tidak dirinci secara spesifik
139 207
169
63 17 36 52 15
Bahan baku dan bahan penolong 63,243 92,098 120,300 26,789 31,666 30,340 31,036 31,215
Makanan dan minuman, baku untuk industri 2,670 3,144 4,121 886 1,104 1,103 1,027 835
Makanan dan minuman, olahan untuk industri 1,551 2,251 3,264 755 871 836 801 760
Bahan pasokan, baku untuk industri 2,874 4,439 6,723 1,416 2,039 1,657 1,610 1,361
Bahan pasokan, olahan untuk industri 29,266 41,701 52,838 11,894 13,886 13,253 13,804 14,202
Suku cadang dan perlengkapan untuk barang 10,953 14,786 16,777 3,731 4,212 4,344 4,490 4,204
Suku cadang dan perlengkapan untuk alat 3,990 6,181 7,129 1,636 1,668 1,893 1,931 2,067
Bahan bakar dan pelumas, baku 5,188 8,360 10,923 2,229 3,362 2,391 2,901 2,878
a.l: minyak mentah 1) 5,167 8,337 10,905 2,226 3,358 2,386 2,896 2,874
Bahan bakar dan pelumas, olahan 6,750 11,237 18,522 4,241 4,524 4,862 4,467 4,902
a.l: produk minyak 1) 6,118 9,854 16,589 3,795 4,138 4,220 4,016 4,081
a.l: gas elpiji 2) 484 1,196 1,708 395 322 587 398 767
Barang modal 19,408 24,983 32,401 6,717 7,178 8,658 9,849 9,093
Barang modal (kecuali alat angkutan) 13,291 18,722 23,504 5,098 5,524 6,069 6,813 6,314
Mobil penumpang
327 702
879
215 196 274 193 301
Alat angkutan lainnya, untuk industri 5,789 5,559 8,018 1,404 1,457 2,315 2,842 2,477
Impor yang tidak dapat diklasifikasikan 3) 515 1,417 921 186 204 262 274 470
Sumber: Bank Indonesia






Laporan Triwulan I - 2012 15
TABEL II-5. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN: JASA-JASA
(JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Jasa-Jasa -9,741 -9,324 -11,823 -2,122 -3,379 -2,818 -3,503 -2,030
- Ekspor 13,155 16,766 20,532 4,456 4,530 5,400 6,146 5,823
- Impor -22,896 -26,090 -32,354 -6,578 -7,909 -8,218 -9,649 -7,852
A, Transportasi -4,083 -6,007 -8,714 -1,805 -2,393 -2,206 -2,310 -2,053
1, Ekspor 2,439 2,665 3,425 728 743 918 1,037 939
2, Impor -6,522 -8,673 -12,139 -2,533 -3,136 -3,124 -3,347 -2,991
B, Perjalanan 282 563 674 366 -5 396 -84 680
1) Ekspor 5,598 6,958 7,953 1,907 1,738 2,086 2,221 2,121
2) Impor -5,316 -6,395 -7,279 -1,541 -1,743 -1,690 -2,305 -1,440
C, Jasa Komunikasi 578 579 618 134 170 162 151 106
1) Ekspor 1,031 1,126 1,421 282 383 385 371 290
2) Impor -452 -547 -804 -148 -213 -223 -220 -185
D, Jasa Konstruksi -213 -72 60 20 20 24 -5 -19
1) Ekspor 586 520 549 112 118 134 184 212
2) Impor -798 -592 -489 -92 -98 -110 -189 -231
E, Jasa Asuransi -1,298 -1,131 -1,267 -288 -307 -323 -349 -172
1) Ekspor 21 22 23 2 4 5 12 2
2) Impor -1,318 -1,153 -1,290 -290 -310 -328 -361 -175
F, Jasa Keuangan -227 -118 -228 21 -164 -53 -31 -60
1) Ekspor 178 332 407 102 95 95 114 48
2) Impor -405 -450 -635 -82 -259 -149 -145 -108
G, Jasa komputer dan
informasi -516 -471 -512 -83 -79 -116 -234 -144
1) Ekspor 126 114 203 26 75 56 46 51
2) Impor -642 -585 -715 -109 -154 -172 -280 -195
H, Royalti dan imbalan lisensi -1,492 -1,557 -1,709 -346 -427 -517 -420 -549
1) Ekspor 38 60 78 22 30 12 14 14
2) Impor -1,530 -1,616 -1,786 -368 -457 -528 -433 -563
I, Jasa bisnis lainnya -2,998 -1,147 -746 -166 -222 -180 -179 166
1) Ekspor 2,527 4,309 5,725 1,083 1,147 1,525 1,970 1,926
2) Impor -5,525 -5,456 -6,471 -1,249 -1,368 -1,704 -2,149 -1,760
J, Jasa personal, kultural dan
rekreasi -51 -29 -55 -8 -1 -15 -32 -7
1) Ekspor 75 104 157 31 43 37 46 54
2) Impor -126 -133 -212 -38 -44 -53 -78 -61
K, Jasa pemerintah yang tidak
dicatat di tempat lain 277 65 56 32 27 9 -12 22
1) Ekspor 537 555 591 161 154 147 130 166
2) Impor -260 -490 -535 -129 -127 -137 -141 -144
Sumber: Bank Indonesia



Laporan Triwulan I - 2012 16
TABEL II-6. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN: PENDAPATAN
(JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Pendapatan -15,140 -20,790 -25,667 -5,518 -6,747 -7,344 -6,058 -5,335
- Penerimaan 1,921 1,890 2,477 579 635 653 610 808
- Pembayaran -17,061 -22,680 -28,144 -6,097 -7,382 -7,997 -6,668 -6,143
A, Kompensasi tenaga kerja -778 -781 -884 -201 -209 -230 -245 -239
1, Penerimaan 175 181 188 47 53 44 44 48
2, Pembayaran -953 -962 -1,073 -247 -262 -274 -289 -287
B, Pendapatan Investasi -14,362 -20,009 -24,782 -5,317 -6,538 -7,114 -5,814 -5,096
1, Penerimaan 1,746 1,709 2,289 533 582 609 566 760
2, Pembayaran -16,108 -21,717 -27,072 -5,850 -7,120 -7,723 -6,380 -5,856
a, Pendapatan investasi langsung -8,635 -12,705 -16,928 -3,876 -4,468 -4,630 -3,954 -3,725
1) Pendapatan ekuitas -8,485 -12,461 -16,682 -3,847 -4,411 -4,591 -3,834 -3,674
a) penerimaan 198 120 181 47 40 40 53 87
b) pembayaran -8,682 -12,582 -16,863 -3,894 -4,451 -4,631 -3,887 -3,762
2) Pendapatan utang (bunga) -151 -243 -246 -29 -58 -39 -120 -51
a) penerimaan 15 19 14 2 4 4 4 5
b) pembayaran -165 -262 -260 -31 -62 -43 -124 -56
b, Pendapatan investasi portofolio -3,260 -4,905 -5,767 -1,133 -1,286 -2,201 -1,149 -956
1) Pendapatan ekuitas -1,814 -2,232 -2,601 -178 -741 -1,104 -578 -25
a) penerimaan 288 358 285 80 79 57 69 216
b) pembayaran -2,102 -2,590 -2,886 -258 -820 -1,161 -647 -241
2) Pendapatan utang (bunga) -1,447 -2,673 -3,166 -954 -544 -1,097 -570 -942
a) penerimaan 961 1,002 1,376 317 370 382 307 353
b) pembayaran -2,407 -3,675 -4,542 -1,271 -914 -1,480 -877 -1,295
c, Pendapatan investasi lainnya -2,466 -2,399 -2,087 -309 -784 -284 -711 -405
a) penerimaan 285 209 434 87 89 126 133 98
b) pembayaran -2,751 -2,608 -2,521 -395 -873 -409 -843 -503
Sumber : Bank Indonesia









Laporan Triwulan I - 2012 17
TABEL II-7. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI BERJALAN: TRANSFER BERJALAN
(JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Transfer Berjalan 4,578 4,630 4,212 1,028 963 1,044 1,177 990
- Penerimaan 7,241 7,571 7,636 1,830 1,841 1,908 2,057 1,868
- Pembayaran -2,663 -2,941 -3,423 -802 -878 -864 -880 -878
A, Pemerintah 89 287 322 4 44 49 224 2
1, Penerimaan 89 287 329 6 44 51 227 2
2, Pembayaran 0 0 -7 -2 0 -2 -3 0
B, Sektor lainnya 4,488 4,344 3,890 1,023 919 996 953 989
1, Remitansi Tenaga Kerja 4,869 4,857 4,645 1,185 1,163 1,174 1,122 1,146
a, Penerimaan 6,618 6,735 6,736 1,668 1,674 1,708 1,685 1,707
b, Pembayaran -1,748 -1,877 -2,091 -483 -511 -534 -563 -560
2, Transfer lainnya -381 -514 -754 -162 -245 -179 -169 -157
a, Penerimaan 534 550 571 155 122 149 145 160
b, Pembayaran -915 -1,063 -1,325 -317 -366 -327 -314 -317
Memorandum
- Jumlah TKI (ribu orang) 4,385 4,201 4,088 4,180 4,122 4,122 4,088 4,035
- Jumlah TKA (ribu orang) 46 51 60 51 54 56 60 60
Sumber : Bank Indonesia















Laporan Triwulan I - 2012 18
TABEL II-8. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI FINANSIAL: INVESTASI LANGSUNG
(JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Investasi Langsung 2,628 10,706 10,437 3,461 3,249 1,661 2,066 2,010
A, Ke luar negeri -2,249 -2,664 -7,722 -1,529 -2,526 -1,350 -2,317 -2,567
1, Modal ekuitas dan laba ditanam kembali -1,524 -1,041 -3,471 -982 -1,488 -593 -408 -433
2, Modal lainnya -725 -1,623 -4,251 -548 -1,037 -757 -1,909 -2,134
B, Di Indonesia (PMA) 4,877 13,371 18,160 4,990 5,775 3,011 4,383 4,576
1, Modal ekuitas dan laba ditanam kembali 4,982 12,468 14,793 4,171 4,809 2,793 3,020 3,912
2, Modal lainnya -104 1,302 3,367 820 966 218 1,363 664
a, Penerimaan 8,536 14,368 19,298 4,206 4,591 4,126 6,374 5,899
b, Pembayaran
-8,640
-
13,066
-
15,931 -3,387 -3,625 -3,908 -5,012 -5,235
Sumber : Bank Indonesia

























Laporan Triwulan I - 2012 19
TABEL II-9. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI FINNSIAL: INVESTASI PORTOFOLIO
(JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Investasi Portofolio 10,336 13,202 4,198 3,588 5,537 -4,665 -261 2,769
A, Aset -144 -2,511 -1,416 -521 -731 154 -318 -408
1, Sektor Publik 0 -2,021 218 -293 -34 337 209 -113
a, Saham 0 0 0 0 0 0 0 0
b, Surat utang 0 933 218 -293 -34 337 209 -113
2, Sektor Swasta -144 -490 -1,634 -228 -697 -183 -527 -295
a, Saham -363 -96 -341 -17 -245 -76 -3 -88
b, Surat utang 219 -394 -1,294 -211 -452 -107 -524 -207
1) Obligasi dan wesel -50 -257 -1,388 -166 -423 -315 -484 -42
2) Lainnya 269 -137 94 -45 -29 208 -40 -164
B, Kewajiban 10,480 15,713 5,614 4,109 6,268 -4,819 57 3,177
1, Sektor Publik 9,578 13,526 827 4,383 2,964 -4,270 -2,250 1,303
a, Saham 0 0 N/ A N/ A N/ A N/ A N/ A N/ A
b, Surat utang 9,578 13,526 827 4,383 2,964 -4,270 -2,250 1,303
1) Otoritas moneter 3,558 1,281 -5,371 2,577 -1,869 -2,412 -3,666 -399
2) Pemerintah 6,020 12,245 6,197 1,806 4,833 -1,858 1,416 1,702
a) denominasi valuta asing 3,888 2,594 2,980 0 2,100 0 880 1,488
b) denominasi rupiah 2,132 9,651 3,217 1,806 2,733 -1,858 536 215
2, Sektor Swasta 902 2,187 4,788 -274 3,304 -549 2,306 1,875
a, Saham 787 2,132 -326 -802 805 -1,072 743 1,089
b, Surat utang 115 56 5,114 528 2,499 524 1,563 786
1) Obligasi dan wesel 50 126 3,106 -142 1,637 225 1,386 525
2) Lainnya 65 -70 2,008 670 862 299 177 260
Sumber : Bank Indonesia









Laporan Triwulan I - 2012 20
TABEL II-10. NERACA PEMBAYARAN: TRANSAKSI FINANSIAL: INVESTASI LAINNYA
(JUTA USD)

2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Investasi lainnya -8,208 2.262 -618 -404 4,062 -1,103 -3,174 -2,597
A, Aset -12,002 -1.725 -7,341 -1,248 2,029 -3,203 -4,919 -3,432
1, Sektor publik 101 1 -2 -2 0 0 0 -1
2, Sektor swasta -12,103 -1.726 -7,340 -1,246 2,029 -3,203 -4,919 -3,431
a, Pinjaman -188 -224 -377 -32 -138 -237 29 -50
b, Uang dan simpanan -9,033 1.103 -753 -344 3,815 -1,251 -2,973 -837
c, Aset lainnya -2,882 -2.606 -6,210 -871 -1,648 -1,716 -1,975 -2,545
B, Kewajiban 3,794 3.987 6,723 844 2,033 2,101 1,745 836
1, Sektor publik 1,526 1.756 -2,258 95 -1,402 -712 -240 -220
a, Pinjaman -1,195 -264 -2,040 -198 -1,436 -375 -31 -334
1) Otoritas moneter -68 -48 -94 -17 -22 -24 -31 -23
a) Penarikan 0 0 0 0 0 0 0 0
b) Pembayaran -68 -48 -94 -17 -22 -24 -31 -23
2) Pemerintah -1,127 -215 -1,946 -181 -1,414 -351 0 -310
a) Penarikan 5,529 5.375 3,428 672 363 575 1,818 623
(1) Program 2,962 3.174 1,559 216 7 119 1,217 244
(2) Proyek 2,567 2.200 1,869 456 356 456 600 378
(3) Lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0
b) Pembayaran -6,656 -5.590 -5,374 -853 -1,777 -926 -1,818 -933
b, Kewajiban lainnya 2,721 2.020 -218 293 34 -337 -209 113
2, Sektor swasta 2,268 2.231 8,981 749 3,435 2,813 1,985 1,056
a, Utang dagang -32 230 804 193 330 118 164 426
b, Pinjaman 3,068 366 7,523 1,600 2,049 2,065 1,808 808
1) Penarikan 13,477 13.430 24,356 4,394 6,693 6,802 6,467 7,972
2) Pembayaran -10,409 -13.064 -16,833 -2,794 -4,644 -4,737 -4,659 -7,164
c, Uang dan simpanan -767 1.635 654 -1,044 1,057 629 12 -179
d, Kewajiban lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0
Sumber : Bank Indonesia



Laporan Triwulan I - 2012 21
TABEL II-11. POSISI CADANGAN DEVISA
(JUTA USD)


Uraian 2008 2009 2010
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Cadangan dalam valuta asing 49,164 60,369 89,751 99,130 112,850 107,461 103,380 103,118
Surat Berharga 45,476 57,100 82,979 90,293 103,555 94,304 90,795 87,718
Uang Kertas Asing (UKA) dan
Simpanan 3,687 3,269 6,772 8,837 9,295 13,157 12,585 15,400
Reserve Position in the Fund (RPF) 225 227 224 230 232 261 223 225
Special Drawing Rights (SDRs) 34 2,753 2,714 2,784 2,814 2,761 2,696 2,722
Emas Moneter 2,041 2,552 3,299 3,346 3,531 3,786 3,593 3,890
Tagihan lainnya 175 203 219 220 228 234 231 538
Jumlah 51,639 66,105 96,207 105,709 119,655 114,502 110,123 110,493
Sumber : Bank Indonesia

























Laporan Triwulan I - 2012 22
TABEL II-12. NILAI EKSPOR MENURUT SEKTOR (JUTA USD)

2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Total Nilai Ekspor 139,606 119,646 158,074 201,472 45,818 51,797 52,476 51,382 48,222
Produk pertanian 4,667 4,347 4,991 5,157 1,268 1,294 1,210 1,385 1,245
Biji Kopi 990 823 812 1,030 281 286 247 216 173
Teh 125 144 150 136 35 33 35 33 31
Rempah-rempah 279 239 409 430 106 119 95 110 115
Tembakau 82 102 77 61 10 21 18 12 11
Biji Coklat 849 1,077 1,187 617 207 147 124 139 113
Udang 992 784 851 1,073 239 260 269 305 283
Hasil pertanian lainnya 1,349 1,179 1,506 1,809 390 429 422 568 517
Produk manufaktur 92,299 76,355 101,740 127,269 29,459 33,544 32,457 31,808 29,891
Tekstil dan produk tekstil 10,243 9,304 11,292 13,353 3,364 3,433 3,395 3,161 3,188
Produk kayu olahan 2,789 2,226 2,821 3,260 717 820 805 918 847
Minyak sawit 11,859 10,254 13,423 19,577 3,422 5,894 4,753 5,508 5,117
Bahan kimia 2,765 2,278 3,426 4,651 1,084 1,312 1,218 1,038 871
Produk logam dasar 9,920 7,173 9,877 11,875 3,128 3,260 3,082 2,406 2,527
Peralatan listrik, alat ukur
dan optik 8,793 8,569 10,948 11,546 2,749 2,803 3,093 2,901 2,784
Semen 155 158 109 58 17 12 16 14 5
Kertas dan barang dari
kertas 3,879 3,429 4,134 4,155 985 1,114 1,073 983 993
Karet olahan 7,464 4,682 9,240 14,128 3,566 3,903 3,601 3,059 2,594
Produk minyak 2) 3,326 2,160 3,586 4,786 1,132 1,122 1,292 1,239 972
Gas elpiji 3) 79 48 0 0 0 0 0 0 95
Produk manufaktur lainnya 31,028 26,074 32,885 39,880 9,296 9,872 10,131 10,580 9,990
Produk pertambangan dan
hasil sektor lainnya 41,575 37,732 49,733 66,719 14,584 16,354 18,164 17,617 16,409
Biji tembaga 2,316 5,380 6,325 4,800 1,373 1,188 1,660 579 561
Biji nikel 504 292 575 1,390 226 333 375 456 339
Batubara 10,305 13,765 17,801 27,044 5,406 6,469 7,165 8,004 6,782
Bauksit 202 240 454 766 151 206 189 220 215
Minyak mentah 2) 11,442 8,008 11,219 14,167 3,435 3,522 3,510 3,699 3,232
Gas alam 3) 16,254 9,778 12,968 17,996 3,870 4,490 5,119 4,517 5,120
a.I: Gas alam cair 3) 12,785 7,189 9,432 6,292 1,123 1,265 1,303 2,601 3,686
Hasil pertambangan lainnya 541 259 382 542 117 144 141 139 154
Hasil sektor lainnya 4) 10 11 10 16 5 2 5 4 3
Ekspor yang tidak dapat
diklasifikasikan 5) 1,065 1,211 1,610 2,327 507 604 645 571 678
Sumber : SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 23
TABEL II-12. NILAI EKSPOR MENURUT SEKTOR (JUTA USD) – LANJUTAN


2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Produk pertanian 4,667 4,347 4,991 5,157 1,268 1,294 1,210 1,385 1,245
Biji Kopi 990 823 812 1,030 281 286 247 216 173
Teh 125 144 150 136 35 33 35 33 31
Rempah-rempah 279 239 409 430 106 119 95 110 115
Tembakau 82 102 77 61 10 21 18 12 11
Biji Coklat 849 1,077 1,187 617 207 147 124 139 113
Udang 992 784 851 1,073 239 260 269 305 283
Hasil pertanian lainnya 1,349 1,179 1,506 1,809 390 429 422 568 517
Produk manufaktur 92,299 76,355 101,740 127,269 29,459 33,544 32,457 31,808 29,891
Tekstil dan produk tekstil 10,243 9,304 11,292 13,353 3,364 3,433 3,395 3,161 3,188
Produk kayu olahan 2,789 2,226 2,821 3,260 717 820 805 918 847
Minyak sawit 11,859 10,254 13,423 19,577 3,422 5,894 4,753 5,508 5,117
Bahan kimia 2,765 2,278 3,426 4,651 1,084 1,312 1,218 1,038 871
Produk logam dasar 9,920 7,173 9,877 11,875 3,128 3,260 3,082 2,406 2,527
Peralatan listrik, alat ukur
dan optik 8,793 8,569 10,948 11,546 2,749 2,803 3,093 2,901 2,784
Semen 155 158 109 58 17 12 16 14 5
Kertas dan barang dari
kertas 3,879 3,429 4,134 4,155 985 1,114 1,073 983 993
Karet olahan 7,464 4,682 9,240 14,128 3,566 3,903 3,601 3,059 2,594
Produk minyak 2) 3,326 2,160 3,586 4,786 1,132 1,122 1,292 1,239 972
Gas elpiji 3) 79 48 0 0 0 0 0 0 95
Produk manufaktur lainnya 31,028 26,074 32,885 39,880 9,296 9,872 10,131 10,580 9,990
Produk pertambangan dan
hasil sektor lainnya 41,575 37,732 49,733 66,719 14,584 16,354 18,164 17,617 16,409
Biji tembaga 2,316 5,380 6,325 4,800 1,373 1,188 1,660 579 561
Biji nikel 504 292 575 1,390 226 333 375 456 339
Batubara 10,305 13,765 17,801 27,044 5,406 6,469 7,165 8,004 6,782
Bauksit 202 240 454 766 151 206 189 220 215
Minyak mentah 2) 11,442 8,008 11,219 14,167 3,435 3,522 3,510 3,699 3,232
Gas alam 3) 16,254 9,778 12,968 17,996 3,870 4,490 5,119 4,517 5,120
a.I: Gas alam cair 3) 12,785 7,189 9,432 6,292 1,123 1,265 1,303 2,601 3,686
Hasil pertambangan lainnya 541 259 382 542 117 144 141 139 154
Hasil sektor lainnya 4) 10 11 10 16 5 2 5 4 3
Ekspor yang tidak dapat
diklasifikasikan 5) 1,065 1,211 1,610 2,327 507 604 645 571 678
Sumber : SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 24
TABEL II-13. NILAI EKSPOR MENURUT NEGARA TUJUAN (JUTA USD)


2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Total nilai ekspor 139,606 119,646 158,074 200,587 45,818 51,797 52,307 50,633 48,222
Amerika 16,014 13,375 18,160 21,556 5,318 5,360 5,510 5,366 4,757
Amerika Utara 13,522 11,303 14,955 17,697 4,440 4,345 4,490 4,420 3,931
Amerika Serikat 12,876 10,802 14,238 16,733 4,202 4,084 4,245 4,199 3,732
Kanada 642 499 716 964 237 261 245 221 198
Amerika Tengah
dan Selatan 2,492 2,072 3,205 3,859 879 1,014 1,020 946 825
Argentina 193 157 280 353 79 96 95 83 75
Brasil 1,017 904 1,517 1,698 426 448 412 412 337
Meksiko 453 398 487 609 111 167 184 148 132
Amerika Tengah
dan Selatan lainnya 830 613 922 1,198 262 303 329 303 282
Eropa 17,663 15,235 19,306 23,500 5,546 6,409 6,023 5,522 5,400
Uni Eropa 15,277 13,596 16,812 20,308 4,844 5,568 5,115 4,780 4,493
Belanda 3,829 2,957 3,717 5,041 1,071 1,428 1,274 1,269 1,122
Belgia 1,358 1,048 1,186 1,376 331 354 355 337 327
Inggris 1,560 1,415 1,635 1,699 406 429 433 431 413
Italia 1,917 1,659 2,360 3,155 659 1,067 797 632 543
Jerman 2,463 2,379 3,035 3,289 828 909 790 762 784
Perancis 932 857 1,031 1,279 332 338 325 283 255
Spanyol 1,593 1,793 2,120 2,370 703 520 660 486 550
Uni Eropa lainnya 1,625 1,487 1,729 2,099 514 522 483 580 497
Rusia 347 313 598 856 215 200 233 208 204
Turki 880 680 1,066 1,429 346 377 373 332 402
Eropa lainnya 1,160 647 830 907 140 264 301 201 298
Asia dan Timur
Tengah 97,340 83,819 111,347 142,599 32,395 36,948 37,166 36,063 34,495
ASEAN 28,046 25,621 33,646 39,624 10,318 9,985 10,282 9,035 9,969
Brunei
Darussalam 58 57 61 77 15 22 20 19 17,276
Filipina 1,926 2,446 3,171 3,716 957 840 1,063 856 862
Kamboja 175 199 217 266 62 77 63 65 64
Laos 4 5 6 11 2 2 2 5 812
Malaysia 6,675 6,848 9,332 10,892 2,959 2,746 2,562 2,622 2,941
Myanmar 237 181 282 360 66 72 99 122 125
Sumber : SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 25
TABEL II-13. NILAI EKSPOR MENURUT NEGARA TUJUAN (JUTA USD) -- LANJUTAN


2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Singapura 13,470 11,173 14,098 16,409 3,906 4,326 4,529 3,644 3,736
Thailand 3,802 3,262 4,547 5,560 1,850 1,268 1,386 1,055 1,667
Vietnam 1,700 1,450 1,933 2,332 500 631 557 645 553
Hong Kong SAR 1,804 2,116 2,485 3,179 696 814 746 924 657
India 7,011 7,561 9,662 13,474 2,651 4,056 3,639 3,128 3,067
Irak 277 41 55 154 84 44 13 14 8,644
Jepang 28,237 19,300 25,487 32,418 7,668 8,649 8,500 7,589 7,733
Korea Selatan 9,283 8,226 12,522 14,620 3,605 3,545 3,611 3,852 3,976
Pakistan 938 656 681 935 144 281 211 298 320
Republik Rakyat
Cina 11,944 11,573 15,575 23,325 4,059 5,646 6,295 7,322 5,248
Saudi Arabia 1,204 932 1,117 1,398 323 317 397 360 463
Taiwan, Provinsi
China 3,058 3,358 4,784 6,474 1,332 1,744 1,660 1,737 1,565
Asia dan Timur
Tengah lainnya 5,538 4,437 5,332 6,995 1,514 1,868 1,811 1,802 1,483
Australia dan Oceania 5,101 4,000 5,084 6,540 1,261 1,338 2,051 1,885 1,725
Australia 4,288 3,354 4,339 5,656 1,075 1,159 1,738 1,679 1,558
New Zealand 572 352 404 575 86 82 201 205 166
Afrika 2,423 2,006 2,567 4,053 791 1,137 923 1,202 1,167
Afrika Selatan 624 468 670 1,434 250 412 325 447 416
Afrika lainnya 1,798 1,538 1,897 2,619 541 725 598 755 751
Ekspor yang tidak
dapat diklasifikasikan 1,065 1,211 1,610 2,336 507 604 633 592 678
Sumber : SEKI, Bank Indonesia













Laporan Triwulan I - 2012 26
TABEL II-14. NILAI EKSPOR NON MIGAS MENURUT SEKTOR (JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Total Nilai Ekspor Non
Migas 99,030 129,416 162,720 37,092 42,307 42,168 41,153 38,419
Hasil pertanian 4,347 4,991 5,145 1,268 1,294 1,210 1,373 1,244
Biji coklat 1,077 1,187 617 207 147 124 139 113
Udang 784 851 1,064 239 260 269 296 282
Biji kopi 823 812 1,030 281 286 247 216 173
Ikan dan lain-lain 642 804 971 191 230 220 330 272
Rempah-rempah 239 409 430 106 119 95 110 115
Teh 144 150 136 35 33 35 33 31
Bahan nabati 90 138 160 41 43 35 42 35
Buah-buahan 105 131 173 33 44 46 50 58
Tembakau 102 77 61 10 21 18 12 11
Sayur-sayuran 67 72 58 11 10 21 16 10
Damar dan getah damar 42 68 88 33 22 16 17 32
Karet alam 12 36 31 13 7 7 5 6
Hasil pertanian lainnya 221 258 327 69 73 76 108 104
Hasil industri 74,148 98,154 122,291 28,327 32,422 31,165 30,377 28,919
Minyak sawit 10,254 13,423 17,294 2,921 5,290 4,237 4,846 4,659
Tekstil dan produk tekstil 9,304 11,292 13,353 3,364 3,433 3,395 3,161 3,187
Peralatan listrik, alat ukur
dan optik 8,569 10,948 11,546 2,749 2,803 3,093 2,901 2,784
Produk logam dasar 7,173 9,877 11,853 3,128 3,260 3,082 2,384 2,527
Karet olahan 4,682 9,240 14,128 3,566 3,903 3,601 3,059 2,594
Kertas dan barang dari
kertas 3,429 4,134 4,155 985 1,114 1,073 983 994
Makanan olahan 2,946 3,607 4,747 1,020 1,131 1,182 1,414 1,269
Bahan kimia 2,278 3,426 4,655 1,084 1,312 1,218 1,042 870
Produk kayu olahan 2,226 2,821 3,246 717 820 805 903 848
Alas kaki 1,759 2,509 3,293 750 862 779 903 810
Damar tiruan, bahan
plastik 1,747 2,154 2,495 591 655 645 603 624
Furnitur 1,657 1,825 1,741 453 443 387 458 474
Kapal laut dan sejenisnya 1,443 1,443 1,381 689 189 304 198 105
Bahan kertas 859 1,442 1,538 396 354 413 376 400
Suku cadang kendaraan 993 1,399 1,387 380 268 351 387 440
Kendaraan bermotor
roda 4 dan lebih 643 1,102 1,542 344 312 471 415 646
Emas batangan 712 1,090 1,524 241 487 330 466 486
Suku cadang mesin 1,137 906 1,008 262 218 288 241 214
Sumber : SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 27
TABEL II-14. NILAI EKSPOR NON MIGAS MENURUT SEKTOR (JUTA USD) – LANJUTAN


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Asam berlemak 547 905 1,654 481 469 372 332 404
Komputer dan bagiannya 867 878 715 189 188 175 163 177
Sabun mandi dan cuci 520 582 741 171 182 179 209 206
Minyak atsiri dan lainnya 339 472 585 135 150 149 151 145
Gelas dan barang dari gelas 392 431 442 109 110 111 112 116
Pupuk 199 389 415 49 97 188 81 106
Perlengkapan olahraga 253 372 363 81 86 107 88 80
Produk keramik 256 365 376 90 95 94 98 86
Makanan ternak 247 347 510 126 134 131 119 122
Margarin dan lemak lainnya 262 345 926 186 279 252 210 155
Produk farmasi 254 316 429 72 152 104 101 98
Barang dari logam mulia 302 299 1,053 187 213 358 295 52
Kulit dan barang dari kulit 174 206 229 57 60 57 54 52
Preparat pembasmi kuman 162 203 247 66 64 54 62 56
Pesawat udara dan
bagiannya 205 132 163 15 73 24 51 37
Bahan celup organik sintetik 94 113 134 34 36 33 30 33
Semen 158 109 58 17 12 16 14 6
Kendaraan bermotor roda 2
dan 3 42 58 109 21 21 33 34 47
Barang anyaman 40 44 58 12 16 14 17 23
Rotan olahan 29 34 42 8 10 10 14 243
Peti kemas 6 8 16 7 3 3 4 3
Gliserol dan larutan alkali 9 6 23 5 3 6 9 5
Hasil industri lainnya 6,977 8,904 12,118 2,573 3,115 3,044 3,384 2,971
Hasil pertambangan dan
sektor lainnya 19,946 25,547 34,288 7,278 8,342 9,535 9,133 8,056
Batubara 13,765 17,801 26,924 5,406 6,469 7,165 7,884 6,782
Biji tembaga 5,380 6,325 4,706 1,373 1,188 1,660 486 561
Biji nikel 292 575 1,333 226 333 375 399 340
Bauksit 240 454 767 151 206 189 220 215
Granit 23 43 36 9 8 10 9 11
Hasil pertambangan lainnya 236 339 505 108 136 131 130 143
Hasil sektor lainnya 2) 11 10 16 5 2 5 4 4
Ekspor yang tidak dapat
diklasifikasikan 3) 588 724 995 219 248 259 270 199
Sumber : SEKI, Bank Indonesia




Laporan Triwulan I - 2012 28
TABEL II-15. NILAI IMPOR MENURUT NEGARA ASAL (JUTA USD)


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Total nilai impor 88,714 127,447 166,125 37,135 42,160 42,890 44,200 44,765
AMERIKA 10,215 12,536 16,769 3,397 4,109 4,706 4,557 3,655
Amerika Utara 7,700 9,144 12,052 2,628 3,098 3,098 3,243 2,805
Amerika Serikat 6,587 7,878 10,027 2,217 2,575 2,601 2,655 2,449
Kanada 1,113 1,265 2,019 411 523 497 588 356
Amerika Tengah
dan Selatan 2,515 3,392 4,717 769 1,011 1,608 1,313 850
Argentina 671 942 1,585 218 439 623 305 236
Brasil 1,057 1,693 1,861 363 317 534 626 385
Meksiko 140 212 409 72 104 107 127 120
Amerika Tengah
dan Selatan
lainnya 648 545 862 116 151 345 255 106
EROPA 10,059 12,550 15,731 3,487 4,062 3,882 4,300 4,521
Uni Eropa 7,865 9,672 12,244 2,638 3,077 3,084 3,446 3,096
Belanda 548 664 850 144 215 193 301 208
Belgia 438 540 592 129 136 149 178 153
Inggris 632 885 1,120 189 343 296 293 301
Italia 737 901 1,200 262 308 328 298 319
Jerman 2,345 2,996 3,374 785 920 850 823 821
Perancis 1,181 1,272 1,869 443 364 469 592 329
Spanyol 222 309 435 103 96 101 131 107
Uni Eropa lainnya 1,761 2,091 2,805 584 695 698 827 856
Rusia 554 1,063 1,287 256 359 317 355 446
Turki 510 289 434 177 84 88 86 496
Eropa lainnya 1,130 1,526 1,765 416 543 393 413 482
ASIA TIMUR DAN
TENGAH 67,290 101,436 133,011 30,257 33,998 33,642 35,403 36,797
ASEAN 27,292 39,303 52,519 12,423 13,463 13,116 13,470 13,963
Brunei
Darussalam 585 685 921 299 224 202 212 312
Filipina 552 670 6,440 1,106 1,592 1,459 228 224
Kamboja 3 5 12 3 1 5 3 2
Laos 1 1 15,878 3,984 4,494 3,932 128 1
Sumber : SEKI, Bank Indonesia



Laporan Triwulan I - 2012 29
TABEL II-15. NILAI IMPOR MENURUT NEGARA ASAL (JUTA USD) – LANJUTAN


2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Malaysia 5,554 8,764 5,910 1,287 1,504 1,390 3,383 3,213
Myanmar 27 32 70 14 32 17 7 17
Singapura 15,358 20,527 10,714 2,472 2,614 2,982 6,392 6,633
Thailand 4,553 7,459 10,225 2,585 2,603 2,664 2,384 2,911
Vietnam 645 1,156 2,358 673 398 465 859 646
Hong Kong SAR 1,492 1,835 2,868 648 811 709 576 446
India 2,203 3,309 4,937 1,273 1,304 1,127 1,091 1,108
Irak 1 1 53 12 16 13 0 0
Jepang 9,743 16,785 24,260 5,511 5,841 6,549 5,569 5,724
Korea Selatan 4,606 7,709 7,380 1,723 1,785 1,853 2,768 4,320
Pakistan 63 93 1,092 139 367 348 53 70
Republik Rakyat
Cina 2) 13,777 20,661 30,174 6,402 7,782 7,758 7,017 7,125
Saudi Arabia 2,909 4,572 1,469 315 494 241 1,786 1,650
Taiwan, Provinsi
China 2,317 3,225 5,213 1,164 1,282 1,179 1,213
1,099
Asia dan Timur
Tengah lainnya 2,886 3,942 2,510 500 593 621 1,857 1,289
AUSTRALIA DAN
OCEANIA 4,153 4,996 5,798 1,211 1,505 1,587 1,515 1,413
Australia 3,385 4,215 5,561 1,185 1,549 1,508 1,332 1,247
New Zealand 558 725 2,615 516 567 959 174 162
AFRIKA 1,555 2,389 3,274 555 810 1,247 900 537
Afrika Selatan 349 530 1,161 290 176 320 171 167
Afrika Lainnya 1,206 1,859 1,212 180 263 465 728 370
Impor yang tidak
dapat
diklasifikasikan 2) 515 1,417 947 186 204 262 274 471
Sumber : SEKI, Bank Indonesia










Laporan Triwulan I - 2012 30
TABEL II-16. NILAI IMPOR NON MIGAS MENURUT SEKTOR (JUTA USD)

2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Total Nilai Ekspor Non
Migas 92,755 73,470 102,021 127,930 28,464 31,756 33,084 34,628 33,891
Hasil pertanian 5,663 4,743 6,227 9,314 2,055 2,653 2,477 2,129 2,003
Biji coklat 60 76 89 63 20 20 12 12 17
Udang 14 14 19 50 9 13 13 14 7
Biji kopi 13 21 30 39 10 8 7 14 59
Ikan dan lain-lain 75 107 150 175 78 32 36 29 21
Rempah-rempah 6 10 17 398 8 8 235 147 112
Teh 10 11 17 25 5 5 6 9 7
Bahan nabati 2 2 2 2 0 1 0 0 0
Buah-buahan 445 595 647 804 212 195 229 168 220
Tembakau 72 51 66 135 24 26 31 54 36
Sayur-sayuran 284 297 422 572 152 167 167 86 128
Damar dan getah damar 2 1 8 5 1 2 1 1 0
Karet alam 15 14 29 27 7 5 8 8 9
Hasil pertanian lainnya 4,664 3,544 4,728 7,023 1,528 2,173 1,732 1,589 1,385
Hasil industri 93,811 71,548 99,539 124,740 27,709 30,770 32,145 34,116 33,200
Minyak sawit 5 13 38 25 0 25 0 0 0
Tekstil dan produk tekstil 4,150 3,267 5,013 6,688 1,605 1,907 1,492 1,683 1,576
Peralatan listrik, alat ukur
dan optik 15,793 11,969 16,256 18,830 4,201 4,576 4,904 5,148
4,740
Produk logam dasar 15,272 9,612 13,792 17,139 3,779 4,397 4,413 4,549 5,355
Karet olahan 922 763 1,069 1,349 311 324 357 357 421
Kertas dan barang dari
kertas 1,560 1,330 1,677 2,051 474 539 528 512 479
Makanan olahan 2,031 2,039 3,316 5,269 1,417 1,205 1,203 1,443 1,197
Bahan kimia 6,942 5,144 7,042 8,711 1,986 2,348 2,147 2,230 2,266
Produk kayu olahan 328 224 305 389 76 98 102 113 98
Alas kaki 174 130 230 339 73 90 83 93 94
Damar tiruan, bahan plastik 4,059 3,256 4,824 6,725 1,572 1,790 1,634 1,730 1,660
Furnitur 177 127 209 275 58 64 73 80 72
Kapal laut dan sejenisnya 1,445 2,731 1,879 2,165 238 415 736 777 419
Bahan kertas 976 622 1,050 1,182 290 306 305 281 230
Suku cadang kendaraan 3,212 1,561 2,660 3,164 770 729 858 807 875
Kendaraan bermotor roda 4
dan lebih 3,196 2,195 4,461 5,856 1,342 1,163 1,810 1,540 1,888
Emas batangan 3 3 14 44 7 8 4 26 4
Suku cadang mesin 2,351 1,395 1,651 1,943 423 517 466 573 582
Sumber : SEKI, Bank Indonesia

Laporan Triwulan I - 2012 31
TABEL II-16. NILAI IMPOR NON MIGAS MENURUT SEKTOR (JUTA USD) -- LANJUTAN

2008 2009 2010 2011
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Asam berlemak 40 34 39 67 19 17 19 12 18
Komputer dan bagiannya 1,849 1,414 2,320 2,830 649 700 660 820 603
Sabun mandi dan cuci 185 163 212 272 63 79 68 62 71
Minyak atsiri dan lainnya 550 509 632 742 157 199 211 174 190
Gelas dan barang dari gelas 279 178 295 333 74 86 82 89 88
Pupuk 2,626 1,101 1,645 2,588 493 656 666 773 675
Perlengkapan olahraga 168 108 165 203 45 61 48 50 43
Produk keramik 210 152 215 268 52 62 69 85 79
Makanan ternak 1,742 1,678 1,871 2,220 451 565 666 538 417
Margarin dan lemak lainnya 11 15 19 28 6 7 7 7
2

Produk farmasi 330 374 481 514 104 138 147 124 122
Barang dari logam mulia 13 7 16 32 7 9 10 6 7
Kulit dan barang dari kulit 380 220 364 485 105 140 119 120 99
Preparat pembasmi kuman 161 163 221 281 68 72 68 73 66
Pesawat udara dan
bagiannya
2,148 2,256 2,049 2,694 525 434 595 1,140
895
Bahan celup organik sintetik 278 254 300 351 88 105 83 75 86
Semen 62 80 88 97 23 39 18 17 42
Kendaraan bermotor roda 2
dan 3
58 41 68 139 27 24 63 25
34
Barang anyaman 2 1 2 5 1 1 2 1 0
Rotan olahan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Peti kemas 7 21 12 26 6 6 4 9 2
Gliserol dan larutan alkali 3 0 3 3 2 0 0 0 0
Hasil industri lainnya 20,115 16,401 23,037 28,422 6,118 6,870 7,424 8,010 7,688
Hasil pertambangan dan
sektor lainnya
1,279 748 1,005 1,235 240 261 358 376
330
Batubara 38 19 14 13 3 3 3 4 5
Biji tembaga 0 15 1 104 0 0 0 103 66
Biji nikel 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Bauksit 1 1 1 0 0 0 0 0 0
Granit 11 7 7 10 2 3 2 2 2
Hasil pertambangan lainnya 1,217 690 971 1,100 232 253 350 264 255
Hasil sektor lainnya 2) 12 17 11 9 3 2 2 2 2
Impor yang tidak dapat
diklasifikasikan 3)
784 385 1,255 647 130 128 180 207
385
Sumber : SEKI, Bank Indonesia


Laporan Triwulan I - 2012 32
TABEL II-17. INVESTASI LANGSUNG DI INDONESIA MENURUT NEGARA ASAL (JUTA USD)

Sumber : SEKI, Bank Indonesia



Negara 2008 2009 2010
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Jumlah Investasi Langsung 9,318 4,877 13,303 2,911 3,280 2,808 4,305 4,990 6,321 3,300 4,295 4,576
Amerika Utara 1,041 174 678 -127 193 320 292 77 113 -85 47 229
Amerika Serikat 1,040 159 572 -146 175 299 243 51 89 -115 22 202
Kanada 1 15 106 19 19 21 49 26 24 29 25 27
Amerika Tengah dan
Selatan
1 0 -1 1 -0 -2 0 - - - - -
Argentina - - - - - - - - - - - -
Brazil - - 0 - 0 0 0 - - - - -
Meksiko - - 0 - - 0 - - - - - -
Amerika Tengah dan
Selatan Lainnya
1 0 -1 1 -0 -2 - - - - - -
Eropa 1,969 675 279 350 307 -107 -271 1,850 1,878 -201 492 385
Uni Eropa 1,737 299 17 155 290 -127 -301 1,796 1,826 -264 453 307
Austria -12 1 0 -0 0 0 0 -1 - - - -
Belgia 5 0 67 7 18 15 27 1 -19 -1 2 -
Denmark 6 -1 -4 -1 -1 -1 -2 -1 -1 -1 -1 -1
Finlandia - 1 3 1 0 0 2 - 1 1 1 1
Perancis 418 257 117 52 -72 49 87 33 49 5 44 70
Jerman 199 -89 -825 -89 -144 -238 -354 -191 -162 -217 -150 -180
Yunani - - - - - - - - - - - -
Irlandia 1 -1 6 - - - 6 2 2 -1 5 1
Italia 2 -1 -0 0 -1 0 0 22 2 -7 1 -
Luxemburg 4 382 835 193 345 157 141 150 236 112 283 162
Belanda 755 -646 -534 -78 59 -190 -325 52 6 -372 13 45
Portugis - - - - - - - - - - - -
Spanyol 18 2 9 2 4 3 -1 2 -1 - 1 -
Swedia 50 -10 -1 -3 -1 1 1 - -1 -1 3 9
Inggris 291 402 344 70 81 77 116 1,726 1,713 217 251 201
UE Lainnya - - - - - - - - - - - -
Rusia - - - - - - - - - - - -
Turki - - - - - - - 2 2 3 2 7
Laporan Triwulan I - 2012 33
TABEL II-17. INVESTASI LANGSUNG DI INDONESIA MENURUT NEGARA ASAL (JUTA USD) – LANJUTAN

SUmber : SEKI, Bank Indonesia


Negara 2008 2009 2010
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Eropa Lainnya 231 377 262 195 17 20 30 51 50 60 37 71
Asia 4,170 2,694 6,773 1,797 1,480 1,276 2,222 2,805 3,954 3,410 4,288 3,699
Jepang 1,144 896 3,729 637 643 995 1,453 931 1,714 979 1,692 1,534
RRC 531 359 354 71 83 76 124 74 101 61 91 124
Korea Selatan 186 81 341 96 25 108 113 56 68 78 72 166
India 1 6 6 1 1 1 3 -1 2 -2 2 1
Hong Kong SAR 45 59 84 -17 26 32 43 38 79 28 27 43
Taiwan, Provinsi China 16 16 24 -1 6 2 18 9 10 10 25 40
Arab Saudi - - - - - - - - - - - -
ASEAN 3,398 1,380 5,903 1,638 1,329 1,046 1,891 1,685 1,955 2,222 2,345 1,774
Brunei Darussalam - - - - - - - - - - - -
Kamboja - - - - - - - - - - - -
Laos - - - - - - - - - - - -
Malaysia 1,018 313 341 231 192 37 -120 5 13 -104 53 -53
Myanmar - - - - - - - - - - - -
Philipina 3 1 2 1 1 0 0 1 1 4 6 -
Singapura 2,298 1,015 5,479 1,387 1,117 988 1,987 1,636 1,920 2,274 2,273 1,783
Thailand 79 51 82 19 19 21 23 40 22 49 13 43
Vietnam 0 - - - - - - 2 -1 - - 1
Asia Lainnya -7 793 61 9 10 11 30 12 25 33 35 17
Australia dan Oseania 399 263 894 209 216 235 235 143 221 65 104 67
Australia 399 263 894 209 216 235 235 143 221 65 105 67
Selandia Baru 0 - 0 - 0 - - - - - - -
Afrika - - - - - - - 2 2 3 2 2
Afrika Selatan - - - - - - - 2 2 3 2 2
Lainnya 594 175 951 45 441 91 373 113 152 108 -639 194
Bermuda -67 -8 82 -53 27 86 21 11 21 13 10 11
Kepulauan Cayman -11 5 308 6 278 7 17 9 8 9 8 9
Negara Lainnya 672 177 561 92 136 -2 335 93 124 87 -657 174
Laporan Triwulan I - 2012 34
TABEL II-18. ALIRAN INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA MENURUT SEKTOR EKONOMI (JUTA USD)
Uraian 2008 2009 2010
2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 197 -52 267 71 23 15 171 158
Perikanan -24 9 50 17 14 19 11 13
Pertambangan dan Penggalian 3,609 1,301 1,718 1,429 2,279 1,019 462 609
Industri Pengolahan 2,323 1,574 4,612 1,343 2,111 1,820 2,331 1,761
Listrik, Gas, dan Air -55 53 204 174 25 -20 59 88
Konstruksi 24 6 -49 81 196 7 88 32
Perdagangan Besar dan Eceran; Perbaikan Kendaraan
Bermotor; Barang-Barang Rumah Tangga 1,160 74 2,465 879 545 434 508 554
Hotel dan Restoran 16 0 1 - - - -1 -
Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 133 1,800 2,386 560 684 342 722 634
Lembaga Perantara Keuangan 1,926 148 408 153 122 161 123 134
Real Estate, Persewaan, dan Jasa Bisnis -201 -25 22 156 -39 -7 495 415
Administrasi Pemerintahan dan Pertahanan; Jaminan Sosial 0 0 0 - - - - -
Pendidikan 0 0 0 - - - -0 -
Kesehatan dan Pekerjaan Sosial 0 0 0 1 1 2 1 1
Jasa Kemasyarakatan, Sosial, dan Perseorangan Lainnya 0 0 0 4 1 -86 6 9
Rumah Tangga 0 0 0 - - -
Organisasi dan Badan Ekstrateritorial 0 0 0 - - -
Lainnya 212 -11 652 122 99 106 -680 168
Jumlah 9,318 4,877 12,737 4,990 6,051 3,741 4,295 4,576
Sumber : SEKI, Bank Indonesia









Laporan Triwulan I - 2012 35




















III. PERKEMBANGAN SISTEM PERBANKAN






















PERKEMBANGAN PERBANKAN TRIWULAN I-2012










































 NPL Bank Umum pada Maret 2012 secara umum
meningkat dari tahun 2011 seiring dengan
peningkatan kredit. Akan tetapi, rasio NPL mengalami
penurunan dari 3,24% pada Maret 2011 menjadi
2,56% pada Maret 2012. Rasio NPL terbesar berada
pada sektor perikanan dan jasa perorangan yang
melayani rumah tangga masing-masing sebesar
10,21% dan 8,86%.

 Menurut jenis penggunaan, rasio NPL untuk modal
kerja mengalami penurunan dari 3,48% pada Maret
2011 menjadi 2,77% pada Maret 2012. Rasio NPL
untuk investasi turun dari 2,68% pada Maret 2011
menjadi 2,07% pada Maret 2012, sedangkan rasio NPL
untuk konsumsi turun dari 1,87% pada Maret 2011
menjadi 1,66% pada Maret 2012.








 Kredit Bank Umum pada Maret 2012 secara umum
meningkat dari tahun sebelumnya. Dari 18 sektor
ekonomi, hanya satu sektor yang mengalami
penurunan kredit yaitu kegiatan yang belum jelas
batasannya. Peningkatan kredit terbesar berada pada
sektor listrik, gas, dan air bersih dengan peningkatan
sebesar 77,3% (yoy). Sedangkan sektor lain memiliki
rata-rata kenaikan kredit sebesar 27,4% (yoy).

 Total penempatan dana pihak ketiga di perbankan
hingga triwulan I-2012 naik sebesar 20,2% (yoy).
Semua jenis penempatan dana di perbankan
mengalami kenaikan. Kenaikan terbesar terjadi pada
tabungan sebesar 23,1% (yoy). Sedangkan giro dan
deposito masing-masing naik 21,4% (yoy) dan 17,8%
(yoy).




Laporan Triwulan I - 2012 36











































Laporan Triwulan I - 2012 37
Grafik III-1. NPL Bank Umum Berdasarkan Jenis Penggunaan (Rp Miliar)

Grafik III-2. Komposisi DPK Bank Umum (Rp Miliar)

Grafik III-3. Kredit Bank Umum Berdasarkan Sektor Ekonomi (Rp Miliar)

Sumber: SPI, Bank Indonesia
Grafik III-4. Kredit Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan (Rp Miliar)

TABEL III-1. KINERJA BANK UMUM
(Miliar Rp)

Keterangan
2012
Jan Feb Mar
CAR (%) Termasuk Risiko Operasional 18.41 18.41 18.28
- Modal 450,319 456,022 453,764
- ATMR 2,445,705 2,477,670 2,482,748
Rasio Modal Inti terhadap ATMR (%) 16.65 16.62 16.42
- Modal Inti (Tier I) 407,197 411,679 407,780
- ATMR 2,445,705 2,477,670 2,482,748
ROA (%) 3.70 3.62 3.05
- Laba sebelum pajak 118,265 117,457 107,765
- Rata-rata total aset 3,194,096 3,247,910 3,529,662
BOPO (%) 91.78 85.96 76.68
- Biaya Operasional 37,682 62,036 84,843
- Pendapatan Operasional 41,057 72,167 110,645
NIM (%) 6.06 5.40 5.15
- Pendapatan bunga bersih 183,471 169,889 176,666
- Rata-rata total aset produktif 3,028,268 3,143,660 3,429,746
LDR (%) 78.57 79.43 79.89
- Total Kredit kepada pihak ketiga bukan Bank 2,078,493 2,120,633 2,181,181
- Total Dana Pihak Ketiga 2,645,395 2,669,949 2,730,265
Rasio Aset Likuid (%) 21.27 20.76 20.45
- Aset Likuid Primer 620,497 601,098 602,860
- Aset Likuid Sekunder 120,482 128,268 131,574
- Total Aset 3,483,251 3,513,645 3,592,089
Sumber :SPI, Bank Indonesia







Laporan Triwulan I - 2012 38
TABEL III-2. AKTIVA PRODUKTIF BANK UMUM
(Miliar Rp)

Indikator
2011 2012
Des Jan Feb Mar
Aktiva Produktif Neraca 2,878,450 2,820,670 2,879,431 2,965,809
a. Lancar 2,745,968 2,678,793 2,730,426 2,818,767
b. DPK 81,809 88,314 94,656 92,326
c. Kurang Lancar 679 9,839 8,837 933
d. Diragukan 7,913 7,348 7,853 8,133
e. Macet 3,597 36,376 37,658 37,253
Aktiva Produktif Transaksi Rekening Administratif 2,136,989 2,097,445 2,138,799 2,201,043
a. Lancar 2,006,373 1,957,874 1,992,215 2,056,726
b. DPK 81,102 87,595 93,778 91,189
c. Kurang Lancar 6,676 9,275 8,255 8,765
d. Diragukan 6,869 6,326 6,893 7,109
e. Macet 3,597 36,376 37,658 37,253
Non Performing Earning Aset (Nominal) 100,187 10,554 107,155 107,843
Kredit kepada Bank Lain
a . Lancar 16,329 15,835 14,815 16,397
b. DPK 13 13 12 43
c. Kurang Lancar 0 0 - 1
d. Diragukan 1 1 - -
e. Macet 102 103 107 107
Non Performing Loan kepada Bank Lain (Nominal) 102 104 107 108
Sumber :SPI, Bank Indonesia










Laporan Triwulan I - 2012 39
TABEL III-3. KREDIT DAN NON PERFORMING LOAN BANK UMUM BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
(Miliar Rp)

Keterangan
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL
Penerima Kredit Lapangan Usaha

1. Pertanian, Perburuan dan Kehutanan 86,938 1,637 92,182 1,474 96,549 1,693 109,790 1,523 115,084 1,761
2. Perikanan 4,721 240 4,868 244 4,943 308 4,935 291 4,750 485
3. Pertambangan dan Penggalian 65,526 382 70,759 1,081 78,743 728 87,780 302 88,052 589
4. Industri Pengolahan 278,298 11,615 300,141 11,276 324,930 12,761 344,597 11,746 358,950 12,281
5. Listrik, Gas dan Air 34,123 143 40,584 175 54,155 178 45,841 247 60,508 204
6. Konstruksi 65,045 2,514 69,107 2,956 74,916 3,130 75,395 2,865 79,326 3,621
7. Perdagangan Besar dan Eceran 309,001 13,379 330,580 13,897 351,833 14,717 375,017 125 381,444 13,341
8. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 22,781 656 24,975 656 27,677 730 30,425 629 32,260 598
9. Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi 79,659 3,824 85,689 3,677 88,300 3,131 97,966 2,400 99,493 2,369
10. Perantara Keuangan 87,080 431 91,583 460 103,393 334 105,184 309 116,327 176
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa 97,889 2,374 108,698 2,305 112,433 2,249 116,201 1,767 122,859 2,033
12. AdPem., Pertahanan dan Jamsos wajib 1,917 8 2,135 11 2,759 17 3,014 15 2,159 15
13. Jasa Pendidikan 3,450 180 3,755 185 3,728 70 4,064 63 4,128 82
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 6,359 470 6,456 449 6,983 490 7,611 334 7,456 359
15. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,
Hiburan, dan Perorangan Lainnya
32,786 1,079 34,598 996 38,056 984 39,294 774 39,788 919
16. Jasa Perorangan yang Melayani RT 1,349 92 944 36 713 38 691 37 587 52
17. Badan Internasional dan Ekstra
Internasionall Lainnya
1,114 5 2,065 52 2,747 62 3,305 53 3,010 39
18. Kegiatan yang belum jelas batasannya 68,471 1,321 78,295 1,794 71,294 1,714 81,689 1,339 64,710 1,491
Sumber :SPI, Bank Indonesia









Laporan Triwulan I - 2012 40
TABEL III-4. KREDIT DAN NON PERFORMING LOAN BANK UMUM BERDASARKAN JENIS PENGGUNAAN
(Miliar Rp)

Keterangan
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL Kredit NPL
Jenis Penggunaan

1. Modal Kerja 870,605 30,297 940,339 31,674 1,014,741 32,747 1,068,676 28,279 1,090,190 30,240
2. Investasi 375,849 10,058 407,063 10,051 429,404 10,587 464,262 8,917 490,874 10,174
3. Konsumsi 568,394 10,615 603,325 11,734 635,116 12,171 667,155 10,499 685,112 11,398
Total Kredit 1,814,848 50,970 1,950,727 53,459 2,079,261 55,505 2,200,094 47,695 2,266,175 51,813
Orientasi Penggunaan

1. Ekspor 43,734 1,887 47,869 1,674 49,071 1,672 41,876 1,602 44,707 1,741
2. Impor 18,406 425 21,626 431 21,508 494 26,525 733 29,699 811
3. Lainnya 1,730,022 47,711 1,863,397 49,995 1,987,187 51,156 2,131,118 45,245 2,191,769 49,261
Total Kredit 1,814,848 50,969 1,950,727 53,458 2,079,261 55,505 2,200,094 47,694 2,266,175 51,813
Sumber : SPI, Bank Indonesia












Laporan Triwulan I - 2012 41
TABEL III-5. KOMPOSISI DPK BANK UMUM
(Miliar Rp)


Jenis
Mar 2011 Jul 2011 Sep 2011 Des 2011 Mar 2012
Nominal
Komposisi
thd DPK
(%)
Nominal
Komposisi
thd DPK
(%)
Nominal
Komposisi
thd DPK
(%)
Nominal
Komposisi
thd DPK
(%)
Nominal
Komposisi
thd DPK
(%)
Giro 540,462 23.00 567,277 23.02 580,558 22.81 652,646 23.44 656,036 23.21
Rupiah 377,130 16.05 411,578 16.70 425,895 16.74 485,692 71.44 483,154 17.10
Valas 163,332 6.95 155,700 6.32 154,663 6.08 166,954 5.99 172,882 6.12
Deposito 1,087,570 46.28 1,133,324 45.99 1,167,294 45.87 1,233,967 44.31 1,281,011 45.33
Rupiah 944,747 40.20 992,082 40.26 1,017,894 40.00 1,072,665 38.52 1,109,396 39.26
Valas 142,823 6.08 141,241 5.73 149,401 5.87 161,302 5.79 171,616 6.07
Tabungan 722,165 30.73 763,482 30.98 797,009 31.32 898,299 32.26 888,928 31.46
Rupiah 666,149 28.34 705,811 28.64 739,636 29.06 840,118 30.17 827,682 29.29
Valas 56,016 2.38 57,672 2.34 57,373 2.25 58,181 2.09 61,246 2.17
Total DPK 2,350,197 100.00 2,464,083 100.00 2,544,862 100.00 2,784,912 100.00 2,825,975 100.00
Rupiah 1,988,026 84.59 2,109,470 85.61 2,183,424 85.80 2,398,474 86.12 2,420,232 85.64
Valas 362,171 15 354,613 14.39 361,437 14.20 386,437 13.88 405,743 14.36
Sumber :SPI, Bank Indonesia




















Laporan Triwulan I - 2012 42
TABEL III-6. SUKU BUNGA RATA-RATA DPK BANK UMUM
Persen (%)

Keterangan
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
Giro
- Rupiah 2.49 2.52 2.56 2.41 2.36
- Valas 0.30 0.31 0.32 0.37 0.35
Tabungan

- Rupiah 2.74 2.79 2.62 2.44 2.13
- Valas 0.32 0.46 0.35 0.35 0.34
Simpanan Berjangka

- Simpanan Berjangka 1 bln

Rupiah 6.82 6.80 6.86 6.41 5.76
Valas 1.21 1.26 1.39 1.59 1.57
- Simpanan Berjangka 3 bln

Rupiah 7.06 7.06 7.20 6.91 6.33
Valas 1.36 1.39 1.57 2.00 2.00
- Simpanan Berjangka 6 bln

Rupiah 7.17 7.21 7.22 7.29 6.74
Valas 1.52 1.59 1.82 2.10 2.34
- Simpanan Berjangka ≥ 12 bln

Rupiah 7.17 7.07 7.01 6.87 6.68
Valas 2.00 1.65 1.58 1.71 1.92
Sumber : SPI, Bank Indonesia
Ket. Data tersedia mulai Januari 2008









Laporan Triwulan I - 2012 43
TABEL III-7. SUKU BUNGA RATA-RATA KREDIT BANK UMUM BERDASARKAN JENIS PENGGUNAAN
Persen (%)

Jenis Penggunaan
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
1. Jenis Penggunaan

- Modal Kerja

Rupiah 13.57 12.24 12.39 12.18 12.02
Valas 3.91 3.91 3.90 4.11 4.06
- Investasi

Rupiah 12.19 12.13 12.06 12.04 11.63
Valas 5.17 4.98 4.92 5.46 5.19
- Konsumsi

Rupiah 15.70 14.78 14.25 14.15 14.13
Valas 5.09 4.67 3.71 3.81 4.29
2. Orientasi Penggunaan

- Ekspor

Rupiah 10.71 10.71 10.49 11.39 10.50
Valas 4.50 4.59 4.29 4.88 4.63
- Impor

Rupiah 10.42 10.47 10.12 9.55 10.00
Valas 3.58 3.83 4.01 4.73 4.44
- Lainnya

Rupiah 14.15 13.14 13.02 12.87 12.72
Valas 4.36 4.29 4.25 4.52 4.41
Sumber :SPI, Bank Indonesia








Laporan Triwulan I - 2012 44
TABEL III-8. SUKU BUNGA RATA-RATA KREDIT BANK UMUM BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
Persen (%)

Keterangan
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
Rupiah Valas Rupiah Valas Rupiah Valas Rupiah Valas Rupiah Valas
1. Pertanian, perburuan dan Kehutanan 11.85 4.51 11.25 4.53 11.38 4.35 11.46 5.27 11.35 4.74
2. Perikanan 13.20 7.71 12.98 7.59 13.56 7.17 13.95 7.70 14.01 7.66
3. Pertambangan dan Penggalian 11.76 - 11.79 - 11.51 - 12.03 - 11.38 -
4. Industri Pengolahan 10.89 4.35 10.83 4.23 10.65 4.31 10.68 4.51 10.31 4.37
5. Listrik, gas dan air 9.79 4.26 9.95 3.83 8.79 4.01 9.77 4.89 8.12 4.82
6. Konstruksi 12.28 5.72 12.22 5.81 12.17 5.86 12.05 5.96 11.82 5.95
7. Perdagangan Besar dan Eceran 14.28 4.56 13.45 4.60 13.50 4.64 13.32 4.93 13.26 4.96
8. Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan 13.70 6.07 13.50 6.77 13.25 6.07 13.06 6.46 12.82 6.50
9. Transportasi, pergudangan dan komunikasi 11.26 5.39 11.19 5.40 11.15 5.24 10.76 5.29 10.28 5.09
10. Perantara Keuangan 10.82 2.15 10.94 2.04 10.65 2.16 10.50 2.38 10.05 2.44
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 13.10 5.65 13.07 5.46 13.01 5.56 12.84 5.71 12.62 5.60
12. Admistrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jamsos Wajib 11.14 3.44 11.03 3.60 10.97 3.38 10.68 3.25 10.79 3.38
13. Jasa Pendidikan 14.85 5.49 14.66 5.86 14.44 5.76 14.28 5.64 14.16 5.75
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 13.33 5.13 13.31 5.10 12.89 5.01 12.62 5.05 12.52 4.95
15. Jasa Kemasy, Sosbud, Hiburan dan Perorangan Lainnya 14.77 5.14 14.36 5.30 14.00 5.47 13.72 5.61 13.52 5.47
16. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 16.38 6.75 14.99 - 16.19 - 16.46 - 16.86 -
17. Badan Internasional dan Badan Ekstra Int’l Lainnya 12.03 6.61 12.59 2.94 12.93 3.73 13.44 3.76 13.23 4.18
18. Kegiatan yang belum jelas batasannya 26.42 5.87 10.41 2.33 15.19 3.95 13.84 3.32 15.14 3.29
Sumber :SPI, Bank Indonesia










Laporan Triwulan I - 2012 45
TABEL III-9. KREDIT MKM MENURUT SEKTOR EKONOMI
(Miliar Rp)

SEKTOR EKONOMI
2011 2012
Mar Jun
Sep
Des Mar
1. Pertanian 17,920 18,560 21,001 26,285 28,302
2. Pertambangan 6,538 7,200 9,526 9,020 9,769
3. Perindustrian 56,780 61,102 65,348 70,380 69,044
4. Listrik 1,047 980 1,159 1,316 1,045
5. Konstruksi 21,420 23,690 25,924 25,834 24,436
6. Perdagangan 196,560 206,320 220,029 235,105 237,441
7. Pengangkutan 14,834 16,117 17,447 11,293 11,703
8. Jasa Dunia Usaha 39,255 42,840 44,993 78,206 66,340
9. Jasa Sosial 78,933 86,466 86,761 86,867 86,143
10. Lain-lain 541,875 571,837 602,607 607,085 626,509
Total 975,161 1,035,111 1,094,794 1,151,391 1,160,732
Sumber :SPI, Bank Indonesia
*) Data Sementara



TABEL III-10. KREDIT MKM MENURUT JENIS PENGGUNAAN
(Miliar Rp)
JENIS PENGGUNAAN
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar
Total Modal Kerja 363,729 386,096 408,748 427,154 410,220
Total Investasi 92,262 100,149 107,584 117,247 124,184
Total Konsumsi 519,170 548,867 578,462 606,991 626,328
Total 975,161 1,035,113 1,094,794 1,151,392 1,160,732

Sumber :SPI, Bank Indonesia
*) Data Sementara




Laporan Triwulan I - 2012 46



















IV. PERKEMBANGAN INVESTASI























PERKEMBANGAN INVESTASI PROYEK DAN PORTOFOLIO TRIWULAN I-2012










































Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari
perusahaan PMDN-PMA, realisasi investasi PMDN-PMA triwulan I-
2012 sebesar Rp 71,2 trilyun atau naik dengan signifikan sebesar
32 % dibandingkan kuartal 1 tahun 2011 dan meningkat 1,5%
dibandingkan kuartal IV tahun 2011. Rincian realisasi investasi
adalah sebagai berikut:
 Investasi PMDN sebesar Rp 19,7 trilyun
 Investasi PMA sebesar Rp 51,5 trilyun

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Rencana
Strategis 2010-2014 menargetkan total investasi sepanjang tahun
2012 sebesar Rp 283,5 trilyun dengan rincian Rp 76,7 trilyun
PMDN dan Rp 206,8 trilyun PMA.

Data realisasi investasi yang dikeluarkan oleh BKPM berbeda
dengan data investasi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia
(investasi asing langsung pada Neraca Pembayaran) dan Biro Pusat
Statistik (Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto). Realisasi
investasi PMDN dan PMA yang dikeluarkan oleh BKPM berasal dari
catatan perusahaan yang terdaftar di BKPM dan hanya mencatat
aktivitas dan realisasi investasi diluar sektor minyak dan gas,
perbankan, lembaga keuangan, lembaga keuangan non bank,
asuransi, leasing, investasi portofolio, investasi pasar modal,
investasi yang izinnya dikeluarkan oleh kementerian teknis, serta
investasi rumah tangga. Sedangkan investasi asing langsung yang
dicatat oleh BI mencakup semua sektor dan menggunakan metode
neraca pembayaran (BOP) yang mencatat aliran dana yang masuk
dan keluar Indonesia. Realisasi investasi yang dicatat oleh BKPM
adalah bagian kecil dari data investasi yang dikeluarkan BPS
(PMTDB dalam PDB).
Laporan Triwulan I - 2012 47
 Sektor pertambangan sama seperti triwulan sebelumnya
menjadi sektor yang paling diminati investor domestik pada
triwulan I-2012 dengan persentase nilai investasi sebesar
29,4% terhadap total investasi PMDN. Hal yang sama juga
terjadi pada investasi asing dengan dominasi minat investor
juga pada sektor tersebut dan mencapai 18,9% dari total nilai
investasi PMA. Sektor lainnya yang juga menarik minat
investor baik dari dalam maupun luar negeri adalah sektor
transportasi, gudang dan telekomunikasi, yang baik pada
realisasi PMA maupun PMDN menempati lima besar sektor
yang dominan.

 Realisasi proyek PMDN tertinggi di triwulan I-2012 terjadi di
provinsi Jawa Timur dengan nilai sebesar 19,4% dari total
investasi PMDN. Sementara untuk PMA, realisasi tertinggi
terjadi di provinsi DKI Jakarta yang mencapai 21,6 dari total
nilai realisasi investasi PMA. Walaupun di awal tahun ini Pulau
Jawa masih mendominasi namun realisasi investasi triwulan
pertama menunjukkan bahwa di beberapa provinsi yang
berada di luar Pulau Jawa realisasi investasi juga tergolong
tinggi, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah,
Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu, jika
dibandingkan triwulan I-2011, proporsi Jawa mengalami
penurunan dari yang sebelumnya masih 55,8% menjadi 52%
pada triwulan I ini.

































 Untuk triwulan I-2012, Singapura masih menjadi investor
asing terbesar bagi Indonesia, diikuti Jepang dan Korea
Selatan. British Virgin Islands juga menjadi salah satu
negara investor terbesar dengan proporsi realisasi
investasi mencapai 5,7% dari total realisasi PMA.

 Penyerapan tenaga kerja dari investasi pada periode
Januari hingga Maret 2012 mencapai 358.385 orang.
Penyerapan ini terdiri dari proyek PMDN yang menyerap
107.674 orang dan proyek PMA yang menyerap 250.771
orang. Jika membandingkan dengan data yang sama pada
rentang waktu Januari hingga Maret 2011, maka secara
total penyerapan tenaga kerja meningkat sebesar 82%
dengan kenaikan tertinggi pada penyerapan tenaga kerja di
PMA yang tumbuh sebesar 102,4%

 Dari sisi investasi portofolio, kepemilikan SBI hingga Maret
2012 masih didominasi oleh pihak bank , sebaliknya untuk
kepemilikan SBN didominasi oleh pihak non bank.
Kepemilikan di bursa efek hingga akhir Maret 2012
menunjukkan bahwa pihak asing masih mendominasi
dengan kepemilikan aset sebesar 54,9%.

Laporan Triwulan I - 2012 48
Grafik IV-1. Perkembangan Realisasi Investasi PMDN



Grafik IV-2. Perkembangan Realisasi Investasi PMA


Sumber: BKPM

TABEL IV.1. SEKTOR-SEKTOR YANG MENONJOL DARI HASIL REALISASI INVESTASI PMDN TRIWULAN I-2012
Nilai Realisasi Jumlah Proyek % thd total Inv. PMDN
Sektor (Rp trilyun) (unit) (%)
Pertambangan 5.79 21 29.4
Industri Kimia dan Farmasi 2.48 34 12.6
Ind. Kertas dan Percetakan 1.56 22 8
Transportasi, Gedung dan Komunikasi 1.41 10 7.2
Ind. Tekstil 1.36 21 6.9
Sumber: BKPM



TABEL IV.2. SEKTOR-SEKTOR YANG MENONJOL DARI HASIL REALISASI INVESTASI PMA TRIWULAN I-2012


Sektor
Nilai Realisasi
(US$ milyar)
%thd total Inv. PMA
(%)
Pertambangan 1.1 18.9
Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi 0.8 13.4
Tanaman Pangan dan Perkebunan 0.5 9.0
Ind. Logam Dasar, Barang Logam,Mesin dan elektronik 0.5 8.7
Ind. Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya 0.4 7.8
Sumber: BKPM









Laporan Triwulan I - 2012 49
TABEL IV.3. BERDASARKAN LOKASI PROYEK, HASIL REALISASI INVESTASI PMDN TRIWULAN I-2012


Lokasi Proyek
Nilai Realisasi
(Rp trilyun)
% thd total Inv. PMDN
(%)
Provinsi Jawa Timur 3.8 19.4
Provinsi DKI Jakarta 3.1 15.5
Provinsi Kalimantan Timur 2.3 11.7
Provinsi Sumatera Utara 1.4 7.2
Provinsi Kalimantan Tengah 1.4 7.2
Sumber: BKPM


TABEL IV.4. BERDASARKAN LOKASI PROYEK, HASIL REALISASI INVESTASI PMA TRIWULAN I-2012


Lokasi Proyek
Nilai Realisasi
(US$ milyar)
% thd total investasi PMA
(%)
Provinsi DKI Jakarta 1.2 21.6
Provinsi Jawa Barat 1.1 19.2
Provinsi Banten 0.6 9.7
Provinsi Sulawesi Selatan 0.4 7.3
Provinsi Nusa Tenggara Barat 0.4 6.2
Sumber: BKPM















Laporan Triwulan I - 2012 50

TABEL IV.5. BERDASARKAN NEGARA ASAL PENANAMAN MODAL YANG PALING MENONJOL MEREALISASIKAN INVESTASI
TRIWULAN I-2012


Negara
Nilai Realisasi
(US$ milyar)
% thd total investasi PMA
(%)
Singapura 1.2 20.2
Jepang 0.6 11.0
Korea Selatan 0.5 8.9
British Virgin Islands 0.3 5.7
Belanda 0.3 4.8
Sumber: BKPM


TABEL IV.6. BERDASARKAN KORIDOR EKONOMI, JANUARI-MARET 2012
Koridor Ekonomi
PMDN
(Rp.Triliun)
Jan-Mar 2012
PMA
(US$.Miliar)
Jan-Mar 2012
Total
s.d Mar
2012
(Rp.Triliun)
%
Sumatera 3.50 0.95 12.1 17.0
Jawa 8.56 3.22 37.6 52.8
Kalimantan 6.02 0.49 10.5 14.7
Sulawesi 1.26 0.44 5.2 7.4
Bali-Nusa Tenggara 0.29 0.53 5.1 7.2
Papua-Maluku 0.05 0.06 0.7 0.9
Sumber: BKPM




Laporan Triwulan I - 2012 51
TABEL IV.7. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI 2005-TRIWULAN I 2012

2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011
2012
Tw-I
PMDN
Proyek 215 162 159 239 248 875 1476 363
Nilai (Miliar Rp) 30,724.20 20,649.00 34,878.70 20,363.40 37,799.80 60,626.30 75,998.40 19,700.00
PMA
Proyek 907 869 982 1,138 1,221 3,081 4,894 1,454
Nilai (Juta US$) 8,911.00 5,991.70 10,341.40 14,871.40 10,815.20 16,214.80 19,473.60 5,727.00
Sumber: BKPM
























Laporan Triwulan I - 2012 52
TABEL IV.8. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMDN MENURUT SEKTOR 2008-TRIWULAN I 2012
(Miliar Rp)

2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
SEKTOR PRIMER 13 1,757.70 32 4,415.90 253 12,131.40 363 6,526.30 90 8,111.00
Tanaman Pangan & Perkebunan 4 1,184.10 16 2,309.20 166 8,727.30 255 9,367.30 59 2,283.30
Peternakan 2 50.4 7 288 59 156.5 62 247.20 10 28.90
Kehutanan 1 4 - - 8 171.6 11 12.50 - -
Perikanan - - 2 24.7 2 1 5 0.10 - -
Pertambangan 6 519.2 7 1,794.00 18 3,075.00 30 6,899.20 21 5,798.80
SEKTOR SEKUNDER 189 15,914.80 158 19,434.40 419 25,612.60 706 38,533.80 210 8,120.50
Industri Makanan 49 8,192.90 34 5,768.50 166 16,405.40 258 7,940.90 57 1,361.10
Industri Tekstil 20 719.6 23 2,645.70 26 431.7 52 999.20 21 216.40
Ind. Barang Dari Kulit & Alas Kaki 2 10.1 1 4 4 12.5 3 13.50 2 15.90
Industri Kayu 4 306.6 2 33.5 6 451.3 14 514.90 1 50.60
Ind. Kertas dan Percetakan 14 1,797.70 8 1,000.80 25 1,102.80 53 9,296.30 22 1,596.60
Ind. Kimia dan Farmasi 23 503.7 15 5,850.10 64 3,266.00 106 2,711.90 34 2,487.30
Ind. Karet dan Plastik 27 797.8 31 1,532.80 48 522.8 81 2,295.70 34 757.30
Ind. Mineral Non Logam 7 845.3 4 786.1 13 2,264.60 39 7,440.50 11 1,242.30
Ind. Logam, Mesin & Elektronik 31 2,381.10 31 1,466.80 50 789.6 76 6,787.00 22 396.40
Ind. Instru. Kedokteran, Presisi & Optik
& Jam
2 7 - - - - 1 - - -
Sumber: BKPM




Laporan Triwulan I - 2012 53
TABEL IV.8. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMDN MENURUT SEKTOR 2008-TRIWULAN I 2012
(Miliar Rp) - Lanjutan


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Ind. Kendaraan Bermotor & Alat
Transportasi Lain
6 314.7 3 66.5 15 362.2 16 529.10 4 22.1
Industri Lainnya 4 38.4 6 279.5 2 3.7 7 4.80 2 1.4
SEKTOR TERSIER 37 2,690.80 58 13,949.50 203 22,882.20 244 20,490.60 63 3,470.40
Listrik, Gas dan Air 3 519.8 4 3,442.70 31 4,929.80 49 9,134.70 24 584.60
Konstruksi 8 881.2 8 2,765.70 7 67.6 8 598.20 3 263.3
Perdagangan & Reparasi 14 594.8 16 1,441.90 32 116.4 31 328.60 7 22.4
Hotel & Restoran 3 238.6 10 357.2 27 390.3 26 394.40 5 139.6
Transportasi, Gudang & Komunikasi 4 429.2 10 809.1 34 13,787.70 27 8,130.10 10 1,413.50
Perumahan, Kawasan Ind &
Perkantoran
1 0.8 1 122.8 3 261.7 8 732.70 2 -
Jasa Lainnya 4 26.4 9 5,010.10 69 3,328.60 95 1,621.90 12 1046.4
JUMLAH 239 20,363.40 248 37,799.80 875 60,626.30 1,313 76,000.70 363 19,701.90
Sumber: BKPM









Laporan Triwulan I - 2012 54
TABEL IV.9. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMDN MENURUT LOKASI 2008-TRIWULAN I 2012
(Miliar Rp)


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Sumatera 34 4,840.10 39 7,819.60 222 4,224.20 370 16,334.30 60 3,501.40
Nanggroe Aceh Darussalam 1 79.7 5 40.9 16 259.40 5 21.80
Sumatera Utara 12 382.7 11 2,060.80 41 662.7 79 1,673.00 8 1,424.10
Sumatera Barat 2 459 11 73.8 24 1,026.30 6 3.20
Riau 8 1,966.80 4 3,386.60 52 1,037.10 56 7,462.60 9 351.90
Jambi 3 1,300.60 3 213.8 17 223.3 30 2,134.80 7 356.10
Sumatera Selatan 5 378.5 4 580.3 29 1,738.40 48 1,068.90 10 922.20
Bengkulu 2 8.5 2 -
Lampung 3 735.2 5 549.9 32 272.3 58 824.50 5 34.60
Bangka Belitung 1 2 3 249.3 5 0.4 7 514.40 2 365.70
Kepulauan Riau 2 74.4 6 240 28 166.9 50 1,370.50 8 21.80
Jawa 183 12,230.70 174 25,766.50 397 35,140.30 601 37,176.20 195 8,566.50
DKI Jakarta 34 1,837.30 35 9,693.80 86 4,598.50 84 9,256.50 26 3,045.00
Jawa Barat 64 4,289.50 58 4,724.80 103 15,799.80 170 11,194.20 51 1,068.80
Jawa Tengah 14 1,336.30 8 2,642.60 40 795.4 100 2,737.90 40 381.70
D.I Yogyakarta 2 32.9 3 10 7 195.80
Jawa Timur 40 2,778.30 48 4,290.70 89 8,084.10 157 9,687.50 64 3,817.60
Banten 31 1,989.10 23 4,381.70 76 5,852.50 83 4,104.40 14 253.50
Bali & Nusa Tenggara 2 29 5 50.8 39 2,119.30 32 356.70 9 297.60
Bali 2 29 5 50.8 19 313.4 18 313.50 5 257.60
Nusa Tenggara Barat 16 1,805.80 11 42.40 3 31.90
Sumber: BKPM

Laporan Triwulan I - 2012 55
TABEL IV.9. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMDN MENURUT LOKASI 2008-TRIWULAN I 2012
(Miliar Rp) – Lanjutan


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Nusa Tenggara Timur 4 0.1 3 1.00 1 8.10
Kalimantan 12 1,821.40 22 2,934.40 149 14,575.60 198 13,467.30 81 6,024.10
Kalimantan Barat 2 248.1 5 517.1 43 1,171.70 56 1,404.00 24 903.40
Kalimantan Tengah 2 681.9 7 1,464.20 34 3,507.70 55 3,376.00 28 1,424.00
Kalimantan Selatan 4 592.7 4 870.9 26 2,015.00 39 2,118.30 9 1,399.40
Kalimantan Timur 4 298.7 6 82.2 46 7,881.30 48 6,569.10 20 2,297.30
Sulawesi 5 1,147.50 7 1,187.40 58 4,337.60 82 7,227.50 16 1,261.70
Sulawesi Utara 1 42.2 1 49.5 13 95.8 11 331.60 2 30.10
Sulawesi Tengah 7 153.6 12 2,620.20 1 311.90
Sulawesi Selatan 4 1,105.20 6 1,137.90 23 3,212.30 42 3,986.10 9 765.90
Sulawesi Tenggara 5 19.2 8 59.10 2 18.40
Gorontalo 3 16.7 3 11.80 1 19.40
Sulawesi Barat 7 840 6 218.70 1 116.00
Maluku 2 4 13.60
Maluku 1 2 0.10
Maluku Utara 1 2 13.50
Papua 3 294.7 1 41 8 229.3 26 1,424.90 2 50.60
Papua 3 294.7 1 41 7 178 21 1,378.40 2 50.60
Irian Jaya Barat 1 51.3 5 46.50
Jumlah Investasi
PMDN
239 20,363.40 248 37,799.80 875 60,626.30 1,313 76,000.70 363 19,701.90
Sumber: BKPM


Laporan Triwulan I - 2012 56
TABEL IV.10. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT SEKTOR 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$)


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
SEKTOR PRIMER 55 335.6 49 462.6 420 3,042.30 842 4,870.30 244 1,618.20
Tanaman Pangan &
Perkebunan
10 147.4 6 122.3 158 750.9 324 1,236.00 95 516.20
Peternakan 1 4.5 4 2.5 8 4.7 6 2.10 4 13.60
Kehutanan - - - - 12 39.4 18 14.20 2 0.20
Perikanan 3 2.4 3 5.1 19 18 29 10.00 8 5.60
Pertambangan 41 181.4 36 332.7 223 2,229.30 465 3,608.00 135 1,082.60
SEKTOR SEKUNDER 495 4,515.20 474 3,831.10 1,096 3,357.10 1,861 6,779.50 570 2,312.70
Industri Makanan 42 491.4 49 552.1 194 1,025.90 330 1,097.80 103 384.80
Industri Tekstil 67 210.2 66 251.4 112 154.8 196 498.30 60 161.90
Ind. Barang Dari Kulit & Alas
Kaki
20 145.8 21 122.6 31 144.1 70 249.70 32 69.40
Industri Kayu 19 119.5 18 62.1 31 43.1 32 51.00 10 10.10
Ind. Kertas dan Percetakan 15 294.7 18 68.7 33 46.4 53 258.20 15 95.10
Ind. Kimia dan Farmasi 42 627.8 41 1,183.10 159 798.4 257 1,466.10 73 373.90
Ind. Karet dan Plastik 50 271.6 42 208.1 97 105 170 371.20 46 217.90
Ind. Mineral Non Logam 11 266.4 8 19.5 8 28.4 52 137.20 16 41.80
Sumber: BKPM


Laporan Triwulan I - 2012 57
TABEL IV.10. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT SEKTOR 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$) – Lanjutan


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Ind. Logam, Mesin &
Elektronik
141 1,281.40 121 654.9 274 589.6 436 1,773.40 133 500.10
Ind. Instru.
Kedokteran, Presisi &
Optik & Jam
7 15.7 5 5.1 3 1.4 9 41.90
Ind. Kendaraan
Bermotor & Alat
Transportasi Lain
47 756.2 52 583.4 98 393.8 164 770.20 62 448.90
Industri Lainnya 34 34.7 33 120.1 56 26.2 92 64.50 20 8.80
SEKTOR TERSIER 588 10,020.50 698 6,521.20 1,565 9,815.30 2,191 7,824.80 640 1,796.20
Listrik, Gas dan Air 4 26.9 6 349.2 42 1,428.40 75 1,864.70 23 167.20
Konstruksi 21 426.7 14 512.7 70 619.9 75 282.50 18 17.80
Perdagangan &
Reparasi
375 582.2 424 706.1 772 784.7 975 821.00 280 157.40
Hotel & Restoran 22 156.9 42 306.5 144 312.1 237 240.40 81 202.00
Transportasi, Gudang
& Komunikasi
35 8,529.90 51 4,170.30 123 5,046.20 130 3,865.60 31 764.80
Perumahan, Kawasan
Ind & Perkantoran
19 174.9 33 315.1 67 1,050.20 130 265.80 53 72.10
Jasa Lainnya 112 123.1 128 161.2 347 573.8 569 484.90 154 414.90
JUMLAH 1.1 14,871.40 1.2 10,815.00 3,081 16,214.80 4,894 19,474.50 1,454 5,727.10
Sumber: BKPM


Laporan Triwulan I - 2012 58
TABEL IV.11. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT LOKASI 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$)


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Sumatera 95 1,009.90 123 776.2 362 747.1 667 2,076.60 194 956.10
Nanggroe Aceh Darussalam - - 2 0.4 14 4.6 40 22.50 18 67.80
Sumatera Utara 18 127.3 13 139.7 79 181.1
115 753.70
30 154.80
Sumatera Barat 4 28.1 1 0.2 10 7.9
43 22.90
4 8.30
Riau 8 460.9 8 251.6 45 86.6
64 212.30
25 139.20
Jambi 1 36.1 2 40.5 12 37.2
31 19.40
9 49.00
Sumatera Selatan 7 114.6 4 56.8 51 186.3 99 557.30 33 295.80
Bengkulu 2 13 1 1.1 11 25.1 18 43.00 4 5.80
Lampung 2 67 3 32.7 31 30.7
54 79.50
11 55.60
Bangka Belitung 2 1.7 2 22.4 22 22
48 146.00
9 14.00
Kepulauan Riau 51 161.2 87 230.7 87 165.7
155 219.70
51 165.90
Jawa 947 13,566.80 946 9,370.60 1,976 11,498.80 2,632 12,324.50 894 3,229.50
DKI Jakarta 434 9,927.80 459 5,510.80 886 6,429.30 1,094 4,824.10 320 1,237.50
Jawa Barat 293 2,552.10 293 1,934.40 597 1,692.00 825 3,839.40 288 1,098.60
Jawa Tengah 42 135.3 30 83.1 83 59.1 122 175.00 41 92.70
D.I Yogyakarta 6 16.6 5 8.1 20 4.9 22 2.50 3 -
Jawa Timur 73 457.3 67 422.1 110 1,769.20 208 1,312.10 93 244.80
Banten 99 477.8 92 1,412.00 280 1,544.20 361 2,171.70 149 555.80
Bali & Nusa Tenggara 59 95.5 100 233.8 374 502.7 474 952.70 156 531.80
Bali 50 80.8 92 227.2 279 278.3 337 482.10 88 170.40
Nusa Tenggara Barat 7 12.8 5 2.7 83 220.5 113 465.10 61 357.40
Nusa Tenggara Timur 2 1.9 3 4 12 3.8 24 5.50 7 4.00
Sumber: BKPM


Laporan Triwulan I - 2012 59
TABEL IV.11. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT LOKASI 2008-Triwulan I 2012
(Juta US$) – Lanjutan


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Kalimantan 19 115.2 31 284.4 253 2,011.40 331 1,918.80 135 496.40
Kalimantan Barat 3 39.8 4 27.8 50 170.4 47 500.60 13 120.70
Kalimantan Tengah 7 62.7 3 4.9 61 546.6 91 543.60 37 110.00
Kalimantan Selatan 1 0.2 5 171.8 44 202.2 47 272.10 13 16.10
Kalimantan Timur 8 12.5 19 79.9 98 1,092.20 146 602.40 72 249.50
Sulawesi 14 65.4 16 141.6 81 859.1 146 715.20 60 444.90
Sulawesi Utara 2 35.5 6 57.7 25 226.8 40 220.20 14 3.10
Sulawesi Tengah 1 1.5 1 3.3 7 138.5 18 370.30 13 13.30
Sulawesi Selatan 10 27.9 6 77 34 441.8 36 89.60 6 415.50
Sulawesi Tenggara 1 0.5 3 3.6 10 14 28 17.00 16 12.70
Gorontalo - - - - 1 0.8 19 12.50 8 -
Sulawesi Barat - - - - 4 37.3 5 5.70 3 0.20
Maluku - - 2 5.9 8 248.9 31 141.50 5 30.00
Maluku - - - - 5 -2.9 15 11.60 2 5.60
Maluku Utara - - 2 5.9 3 246 16 129.80 3 24.20
Papua 4 18.7 3 2.8 27 346.8 61 1,345.10 10 38.40
Papua 2 17.8 2 1.8 17 329.6 36 1,312.00 5 11.50
Irian Jaya Barat 2 0.9 1 1 10 17.2 25 33.00 5 26.90
Jumlah PMA 1.1 14,871.40 1.2 10,815.20 3,081 16,214.80 4,342 19,474.50 1454 5,727.10
Sumber: BKPM






Laporan Triwulan I - 2012 60
TABEL IV.12. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT NEGARA ASAL 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$)


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
ASIA 688 3871.5 717 6003.4 1,627 7,418.60 2,311 9,135.20 773 2,694.30
ASEAN 267 1855.7 272 4536.6 637 5,572.60 994 5,841.70 339 1,410.70
Brunei Darrussalam - - - - 2 - 5 11.80 2 -
Filipina 4 1.5 4 14.9 9 49.6 9 1.60
Kamboja - - - - - - -
Laos - - - - - - -
Malaysia 74 363.3 75 129.3 198 472.1 275 618.30 83 247.80
Thailand 5 3.7 4 51.4 14 45.2 26 87.20 4 3.80
Myanmar - - - - - - -
Singapura 184 1487.3 189 4341 414 5,005.70 679 5,123.00 250 1,159.20
Vietnam - - - - - - -
ASIA Diluar ASEAN 421 2015.8 445 1466.8 990 1,845.90 1,317 3,293.40 434 1,283.80
Arab Saudi - - 2 0.8 2 - 5 0.10 2
Bahrain - - 1 0.3 - - -
Bangladesh - - - - - - -
Emirat Arab 3 0.8 3 15.5 6 6.2 6 6.80 2 12.10
Hong Kong 18 120.2 18 21 62 566.1 104 135.00 43 62.10
India 20 17.8 31 26.2 44 8.9 58 41.90 24 30.20
Irak - - 1 0.2 - - 1 0.50 1 0.40
Iran 2 0.5 2 0.5 1 - 3 -
Israel - - - - - - -
Jepang 130 1365.4 124 678.9 323 712.6 421 1,516.10 128 629.50
Korea Selatan 182 301.1 186 624.6 356 328.5 456 1,218.60 160 510.50
Kuwait - - - - - - 1 -
Libanon - - 1 0.9 - - 4 0.10 1 -
Makao - - - - 2 - -
Mongolia - - - - - - - 1 0.30
Nepal - - - - 1 1.4 3 1.40
Oman - - - - 1 0.1 1 0.10
Pakistan 4 1 3 0.8 5 1 2 0.40
Sumber: BKPM

Laporan Triwulan I - 2012 61
TABEL IV.12. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT NEGARA ASAL 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$) – Lanjutan

2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Palestina - - - - - - -
R. R. China 27 139.6 37 65.5 113 173.6 160 128.00 42 26.60
Srilangka - - - - - - 2 -
Suriah - - - - 1 - -
Syria - - - - - - -
Taiwan 35 69.4 36 31.7 72 47.5 87 243.20 28 11.50
Yaman - - - - - - -
Yordania - - - - - - 1 1.10 1 0.40
Qatar - - - - 1 - 2 - 1
EROPA 159 1091.5 172 2109.1 559 2,918.20 689 2,697.10 201 719.20
UNI EROPA 149 1018.7 154 1972.6 521 2,776.50 647 2,675.30 183 690.10
Austria 1 0.2 1 0.3 4 0.1 11 19.70 4 0.30
Belanda 34 89.9 32 1198.7 107 608.3 118 1,354.40 30 271.70
Belgia 2 23.2 5 1.8 14 15.9 16 11.70 2 0.50
British Virgin Islands - - - - 99 151 517.10 63 328.40
Isle Of Man - - - -
Bulgaria - - - - - - 1 3.50 1
Czech Republik - - - - 2 33.4 2 -
Denmark 3 1.1 2 1.1 3 0.2 2 0.10 1 0.10
Finlandia - - 1 0.8 3 0.3 3 0.40 1
Hungaria - - - - 2 0.3 1 0.30 1
Inggris 57 513.4 61 587.7 133 1,892.10 156 419.00 28 19.50
Irlandia - - 2 0.6 2 - 2 -
Italia 9 5.9 11 41.1 18 23.4 31 5.90 7 0.40
Jerman 22 198.3 18 103.9 51 157.6 63 158.10 18 19.30
Luxembourg 1 22.1 1 5.6 5 - 7 48.30 5 5.80
Perancis 18 164 12 29 58 3.3 59 134.30 18 43.60
Polandia - - 2 0.4 2 1.5 -
Portugal - - - - - - -
Rumania - - - - - - -
Sumber: BKPM

Laporan Triwulan I - 2012 62
TABEL IV.12. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT NEGARA ASAL 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$) – Lanjutan

2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Siprus - - - - - - -
Slovakia - - - - 2 - 5 0.20
Spanyol 2 0.5 4 1.2 8 39.2 10 1.10 3 0.60
Swedia - - 2 0.6 7 0.9 9 1.00 1
Yunani - - - - 1 - -
EROPA LAINNYA 10 72.8 18 136.5 38 141.7 42 21.80 18 29.10
Channel Islands - - - - 1 - 1 -
Islandia - - - - - - -
Jibraltar - - - - - - -
Norwegia 2 0.4 4 2.9 8 6.6 1 -
Rusia - - 1 0.3 4 0.2 3 1.50 2 0.30
Scotlandia - - - - 2 0.1 2 - 1
Swiss 7 72.2 11 132.1 20 129.6 29 9.40 11 27.10
Turki 1 0.3 2 1.3 3 5.2 6 10.80 4 1.70
Yugoslovia - - - - - - -
AMERIKA 50 175.8 33 173.2 135 1,099.00 151 1,501.70 53 44.90
Amerika Serikat 35 151.3 27 171.5 100 930.8 112 1,487.80 33 17.90
Argentina - - - - - - -
Bahamas - - 1 0.3 2 8.4 3 4.40 1
Bermuda - - - - - - 1 -
Brasil 1 0.6 1 0.3 1 0.1 1 - 1
Cayman Island 9 22.1 - - 12 11.6 16 7.20 16 27.00
Costa Rika - - - - - - -
Dominika - - 2 0.9 - - -
Kanada 4 0.9 2 0.4 15 147.9 12 2.30 1
Meksiko - - - - - - 1 -
Panama 1 0.9 - - 5 0.2 5 0.10
AUSTRALIA 36 40.1 29 81.1 105 239.2 142 112.00 44 14.50
Australia 34 36 26 79.7 95 214.2 123 89.70 39 13.10
Samoa Barat 2 4.1 - - 4 22 10 22.40 4 1.40
Sumber: BKPM

Laporan Triwulan I - 2012 63
TABEL IV.12. PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA MENURUT NEGARA ASAL 2008-TRIWULAN I 2012
(Juta US$) – Lanjutan


2008 2009 2010 2011
2012
Tw I
P I P I P I P I P I
Selandia Baru - - 3 1.3 6 3 9 - 1
Vanuatu - - - - - - -
AFRIKA 10 6542.8 14 496.1 45 709.3 57 202.20 11 24.70
Afrika Selatan - - - - - - 3 1.20

Aljazair - - - - - - -
Bukina Faso - - - - - - -
Gambia - - - - - - -
Guinea - - - - - - -
Kamerun - - - - - - -
Kenya - - - - - - -
Kongo - - - - - - -
Liberia - - 1 12.6 3 - 2 0.40
Libya - - - - - - -
Mali - - 1 1.5 2 0.6 4 0.20
Maroco - - - - 1 - 3 - 1
Mauritania 4 117.4 2 47.90
Mauritius 5 6477.9 6 159.5 20 582.6 20 72.50 5 11.20
Mesir - - - - - - 2 0.10 2 0.40
Nigeria - - 2 0.3 - - -
Seychel 4 63.9 4 322.2 12 8.4 19 79.70 3 13.00
Siera Leone 1 1.1 - - - - -
Somalia - - - - - - -
Sudan - - - - 1 0.2 1 -
Tanzania - - - - 2 - 1 -
Togo - - - - - - -
Tunisia - - - - - - -
GABUNGAN NEGARA 195 3149.7 256 1952.2 610 3,830.40 992 5,826.20 372 2,229.50
Jumlah 1,138 14,871 1,221 10815.2 3,081 16,214.80 4,342 19,474.50 1,454 5,727.10
Sumber: BKPM

Laporan Triwulan I - 2012 64
PERKEMBANGAN INVESTASI PORTOFOLIO
TABEL IV.13. KEPEMILIKAN SBN DAN SBI
(Triliun Rp)
SBN
Kepemilikan SBN
SBI
Kepemilikan SBI
Sep
2011
Des
2011
Mar
2012
Sep
2011
Des
2011
Mar
2012
Bank 239.19 265.03 293.16 Bank 102.74 110.43 90.47
Non-Bank 440.34 450.75 464.3 Non-Bank 46.49 9.35 4.03
+Resident 222.25 227.89 239.58 +Resident 5.66 1.55 0.00
+Non Resident 218.09 222.86 224.72 +Non Resident 40.83 7.80 4.03
Bank Indonesia*) 17.03 7.84 3.12 Others 0.00 0.00 0.00
TOTAL 696.56 723.61 760.58 TOTAL 149.23 119.78 94.50
Sumber: DJPU, IRU, Bank Indonesia
*) Sejak 8 Februari 2008, termasuk transaksi repo SUN kepada Bank Indonesia


TABEL IV.14.KAPITALISASI PASAR MODAL INDONESIA
(Triliun Rp)

2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011
2012
Mar
Saham 801.3 1,249.10 1,988.30 1,076.50 2,019.40 3,247.10 3,537.29 3,877.54
Obligasi Korporasi 62.9 67.8 84.7 72.9 88.3 115.3 141.91 147.93
Obligasi Pemerintah 399.9 418.8 475.6 525.7 574.7 641.2 723.6 749.72
Sumber: Bapepam-LK







Laporan Triwulan I - 2012 65
TABEL IV.15.KOMPOSISI KEPEMILIKAN EFEK DI BURSA EFEK INDONESIA s.d. 31 Maret 2012
(Miliar Rp)
Jenis Pemegang Efek
Equity Corporate Bond Gov.Bond Warrant SBSN SUKUK Lainnya* Jumlah
Nilai (IDR) Nilai (USD) Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai %
Asing
Corporate 355,322.02 570.61 0 15 283.11 4 1 4.44 356,200.18 14.09
Individual 28,229.37 41.8 0 16.7 119.57 7.58 0 1,185.00 29,600.02 1.17
Mutual Fund 237,054.33 992.11 0 0 18.8 0 0 0.01 238,065.25 9.42
Securities Company 55,440.68 30 0 0 3.92 0 0 0.37 55,474.97 2.19
Insurance 13,022.31 63 0 0 0 0 0 0.00 13,085.31 0.52
Pension Fund 67,927.48 0 0 24.38 0.23 0 0 0.00 67,952.09 2.69
Financial Institution 249,458.09 4,985.60 0 0 703.4 0 1 1,917.46 257,065.55 10.17
Fondation 1,710.26 0 0 0 0 0 0 0.00 1,710.26 0.07
Others 366,243.63 1,556.79 9.18 295.5 243.47 360 8 576.61 369,293.18 14.61
Kepemilikan Efek 1,374,408.18 8,239.91 9.18 351.58 1,372.51 371.58 10 3,683.87 1,388,446.81 54.92
Lokal
Corporate 584,978.64 7,306.90 4.59 400.8 2,441.08 1109.51 297.8 4,658.56 601,197.88 23.78
Individual 161,244.82 2,720.96 9.54 6,756.12 583.42 8,528.71 30.8 233.79 180,108.16 7.12
Mutual Fund 81,628.28 33,221.19 341.96 664.55 26.51 252.78 813.7 1,325.18 118,274.15 4.68
Securities Company 12,790.00 547.92 29.38 28.76 21.67 84.55 0 22.36 13,524.64 0.53
Insurance 70,510.54 38,700.83 36.72 256.09 41.05 103.53 1,474.10 1,285.06 112,407.92 4.45
Pension Fund 24,061.99 31,608.41 0 307.81 3.56 206.61 626.1 308.85 57,123.33 2.26
Financial Institution 15,658.31 26,027.93 302.94 126.74 53.42 538.03 2,096.50 6,546.14 51,350.01 2.03
Fondation 1,945.91 1,847.29 0 48.21 0.22 16.57 60 345.20 4,263.40 0.17
Others 1,434.86 5.5 0 0.93 1.13 0 0 189.36 1,631.78 0.06
Kepemilikan Efek 954,254.86 141,986.94 725.22 8,590.00 3,172.05 10,840.26 5,399.00 14,912.93 1,139,881.26 45.08
*Lainnya terdiri dari Right,MTN,Mutual Fund,EBA
Sumber: BapepamLK







Laporan Triwulan I - 2012 66
TABEL IV.16.PERBANDINGAN INVESTASI PROYEK DAN PORTOFOLIO
(Triliun Rp)


Tw III-2011 Tw IV-2011 Tw I-2012
Investasi Proyek

Investasi PMDN 19.0 24.02 19.7
Investasi PMA 46.4 46.2 51.5
Investasi Portofolio
SBN 696.56 723.61 760.58
SBI 149.23 119.78 94.5
Total Kapitalisasi 4047.27 4402.8 4755.19
Saham 3,210.81 3537.29 3877.54
Obligasi Pemerintah 705.70 723.6 749.72
Obligasi Korporasi 130.76 141.91 147.93
Kepemilikan Efek
Asing 1165.79 1265.40 1388.44
Lokal 871.25 1020.78 1139.88
Sumber: Bursa Efek Indonesia dan IRU, Bank Indonesia











Laporan Triwulan I - 2012 67

















V. PERKEMBANGAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR)
























PERKEMBANGAN PENYALURAN KUR HINGGA MARET 2012 (KUMULATIF DARI TAHUN 2007)




































 Jumlah dana KUR yang disalurkan dari November
2007 hingga Maret 2012 berjumlah Rp. 69,9 T.
Sebagian besar disalurkan melalui BRI yaitu dengan
skema BRI KUR Mikro senilai Rp 32 triliun (47%),
dan BRI KUR Ritel sebesar Rp10,3 triliun (14,7%).
Realisasi penyaluran KUR melalui 14 BPD
mengalami peningkatan dibandingkan triwulan
sebelumnya yaitu mencapai sekitar 9,57% senilai Rp
6,7 triliun masih dapat dioptimalkan.

 Debitur pada sektor perdagangan besar dan eceran
sebanyak 4.329.323 debitur dengan plafon Rp 41,2
triliun merupakan yang terbesar dibandingkan
sektor lain. Debitur dan plafon terbanyak kedua
pada sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan
sebanyak 826.398 debitur dengan plafon Rp 11
triliun.


Laporan Triwulan I - 2012 68
 Hingga Maret 2011, penyaluran KUR terbesar
pada provinsi Jawa Timur yaitu sekitar Rp 9,8
triliun kepada 993.585 debitur. Sedangkan
penyaluran KUR terendah pada provinsi Bangka
Belitung sekitar Rp 168 miliar kepada 12.167
debitur.









Laporan Triwulan I - 2012 69
Grafik V-1. Realisasi Penyaluran KUR Menurut
Bank Hingga Maret 2012

Grafik V-2. Debitur dan Realisasi KUR Menurut Provinsi Hingga Maret 2012

Grafik V-3. Debitur KUR Menurut Sektor Hingga Maret 2012 (orang)
Sumber: KomiteKebijakan KUR, Menko Perekonomian
TABEL V-1. PLAFON KUR MENURUT BANK PELAKSANA, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP MILIAR)

Bank Pelaksana
Plafon (Rp miliar)
2011 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
BNI 5,046.80 5,390.60 5,682.30 5,910.60 6,113.15 6,506.92 6,693.37 7,024.77 7,416.54
BRI (KUR Ritel) 8,360.70 8,615.80 8,762.70 9,014.00 9,280.74 9,571.66 9,780.50 10,036.54 10,308.76
BRI (KUR Mikro) 24,617.70 25,828.20 26,625.90 27,725.20 28,780.70 29,945.40 30,884.50 32,008.10 33,167.50
Bank Mandiri 5,672.30 6,275.60 6,477.80 6,653.50 6,797.03 7,002.09 7,042.96 7,104.85 7,244.36
BTN 1,352.20 1,435.10 1,508.10 1,602.00 1,724.10 1,907.42 1,976.13 2,079.65 2,213.58
BUKOPIN 1,031.90 1,046.50 1,070.90 1,077.40 1,083.01 1,084.56 1,086.77 1,090.01 1,096.37
Bank Syariah
Mandiri
1,278.00 1,372.90 1,430.40 1,455.50 1,477.30 1,494.51 1,582.20 1,668.53 1,771.69
Bank Nagari 267.5 306.8 327.1 357.9 392.72 424.25 451.88 451.88 520.17
Bank DKI 126.4 133.9 141.6 148.5 157.23 163.21 166.50 173.58 183.23
Bank Jabar Banten 1,338.20 1,429.10 1,477.60 1,547.30 1,607.90 1,660.88 1,700.19 1,700.19 1,793.00
Bank Jateng 567.4 616.5 638.8 678.4 715.93 756.11 789.66 842.14 896.53
BPD DIY 38.2 41.2 42.5 45.5 46.66 47.16 47.87 48.99 51.14
Bank Jatim 1,747.00 1,906.90 1,971.70 2,078.30 2,166.04 2,281.86 2,357.10 2,470.37 2,578.44
Bank NTB 43.7 50 49.6 52.4 54.16 56.24 57.69 59.84 62.85
Bank Kalbar 108.7 118.5 123.4 131.1 137.07 141.93 145.58 157.54 157.54
Bank Kalteng 53.4 58.9 62.3 65.5 67.84 70.07 72.13 77.43 83.96
Bank Kalsel 90.6 98.6 104.9 111 118.19 128.29 132.92 142.39 160.52
Bank Sulut 44.8 46.1 46.8 47.8 47.84 47.76 47.76 48.59 48.59
Bank Maluku 32.2 35.4 37.4 39.8 43.61 48.98 53.51 58.96 62.30
Bank Papua 67.3 70.5 72.2 80.9 81.04 81.77 82.85 82.85 88.99
Total 51,885.30 54,877.00 56,654.30 58,822.60 60,892.25 63,421.07 65,152.07 67,327.20 69,906.07
Total 6 Bank
Pelaksana
47,359.80 49,964.60 51,558.20 53,438.30 55,256.02 57,512.56 57,464.23 59,343.92 61,447.11
Total BPD 4,525.50 4,912.40 5,096.20 5,384.40 5,636.23 5,908.51 6,105.64 6,314.75 6,687.27
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian





Laporan Triwulan I - 2012 70
TABEL V-2. OUTSTANDING KUR MENURUT BANK PELAKSANA, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP Miliar)
Bank Pelaksana
Outstanding KUR menurut Bank Pelaksana (Rp Milliar)
2011 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
BNI 3,013.00 3,168.10 3,230.80 3,356.50 3,516.64 3,618.13 3,659.38 3,875.51 3,984.98
BRI (KUR Ritel) 4,221.80 5,019.90 4,334.10 4,387.30 4,493.35 4,661.74 4,626.18 4,734.46 4,859.32
BRI (KUR Mikro) 9,675.80 10,147.40 10,099.80 10,302.20 10,453.53 10,550.35 10,717.93 10,915.42 11,097.42
Bank Mandiri 3,816.70 4,063.10 4,470.80 4,547.80 4,577.46 4,706.66 4,706.66 4,603.57 4,711.26
BTN 775.5 842.4 905.4 959.8 1,044.49 1,184.74 1,202.68 1,286.23 1,381.24
BUKOPIN 434.2 436.9 445.9 439.7 432.37 419.79 419.79 401.80 392.80
Bank Syariah
Mandiri
843.3 907.7 926 954.7 989.02 1,036.67 1,036.67 1,196.93 1,254.80
Bank Nagari 226.4 254.4 264.1 282.3 303.36 318.73 327.96 339.37 352.81
Bank DKI 104.7 108.3 123.4 118.3 124.56 129.59 129.19 134.65 143.72
Bank Jabar Banten 1,038.30 1,095.20 1,103.40 1,130.80 1,142.22 1,132.45 1,119.33 1,119.33 1,122.15
Bank Jateng 443.6 476 479.3 497.3 512.41 527.96 538.22 564.04 589.65
BPD DIY 33 34.5 34.9 37 37.72 37.07 35.74 34.18 34.02
Bank Jatim 1,493.30 1,599.10 1,615.80 1,666.30 1,693.11 1,736.61 1,746.61 1,793.07 1,826.96
Bank NTB 35.9 41.4 39.6 41.2 43.43 44.08 44.08 44.28 45.11
Bank Kalbar 78.8 86.2 92.1 95.5 96.48 100.09 91.97 98.51 98.51
Bank Kalteng 44.1 46.8 47.1 48.2 47.97 47.75 47.52 47.52 53.64
Bank Kalsel 77 82.5 85.8 89.2 93.42 100.81 102.38 108.73 124.20
Bank Sulut 37.6 38.5 37.8 37.6 36.4 35.02 35.02 33.58 33.58
Bank Maluku 25 25.9 26.2 28.5 32.36 37.74 31.87 34.45 36.76
Bank Papua 53.8 55.7 55.7 59.7 60.53 60.4 58.52 58.52 64.17
Total 26,471.60 28,530.00 28,418.20 29,079.90 29,730.82 30,486.37 30,677.73 31,424.17 32,207.09
Total 6 Bank
Pelaksana
22,780.30 24,585.50 24,412.90 24,948.10 25,506.86 26,178.09 26,369.30 27,013.92 27,681.82
Total BPD 3,691.40 3,944.50 4,005.40 4,131.90 4,223.96 4,308.29 4,308.43 4,410.24 4,525.27
Sumber: Komite Kebijakan KUR Menko Perekonomian





Laporan Triwulan I - 2012 71
TABEL V-3. DEBITUR KUR MENURUT BANK PELAKSANA, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (ORANG)

Bank Pelaksana
Debitur
2011 2012
Juli Aug Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
BNI 51,538 62,465 64,441 66,946 71,654 77,140 78,975 88,037 97,946
BRI (KUR Ritel) 58,463 59,821 60,565 61,792 63,049 64,373 65,232 66,443 67,721
BRI (KUR Mikro) 4,683,473 4,833,439 4,930,363 5,060,153 5,184,896 5,319,572 5,427,528 5,553,044 5,679,513
Bank Mandiri 122,148 154,589 149,818 150,461 150,851 151,188 151,432 151,555 153,950
BTN 7,936 8,567 8,960 9,528 10,208 11,029 11,493 12,048 12,862
BUKOPIN 7,233 7,350 7,518 7,558 7,606 7,610 7,639 7,695 7,762
Bank Syariah Mandiri 11,789 13,034 13,841 14,739 15,787 16,792 17,987 19,475 20,854
Bank Nagari 7,824 9,069 9,767 10,790 11,866 12,871 13,859 13,859 16,115
Bank DKI 1,166 1,252 1,298 1,347 1,411 1,446 1,457 1,501 1,560
Bank Jabar Banten 13,877 14,777 15,244 15,920 16,469 16,922 17,309 17,309 18,063
Bank Jateng 9,499 10,266 10,607 11,165 11,715 12,290 12,772 13,459 14,165
BPD DIY 404 431 445 473 487 492 501 517 533
Bank Jatim 15,811 17,327 18,003 18,930 19,818 20,776 21,525 22,610 23,704
Bank NTB 580 638 700 708 728 795 795 862 896
Bank Kalbar 999 1,062 1,105 1,161 1,211 1,243 1,267 1,333 1,333
Bank Kalteng 1,217 1,370 1,465 1,546 1,611 1,671 1,722 1,835 1,974
Bank Kalsel 1,324 1,439 1,500 1,592 1,686 1,786 1,864 1,984 2,118
Bank Sulut 1,736 1,695 1,724 1,760 1,781 1,777 1,777 1,790 1,790
Bank Maluku 1,126 1,259 1,211 1,324 1,420 1,565 1,464 1,756 1,810
Bank Papua 953 1,005 1,019 1,123 1,116 1,132 1,155 1,155 1,230
Total 4,999,096 5,200,855 5,299,594 5,439,016 5,575,370 5,722,470 5,837,753 5,978,267 6,125,899
Total 6 Bank
Pelaksana
4,942,580 5,139,265 5,235,506 5,371,177 5,504,051 5,647,704 5,760,286 5,898,297 6,040,608
Total BPD 56,516 61,590 64,088 67,839 71,319 74,766 77,467 79,970 85,291
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian







Laporan Triwulan I - 2012 72
TABEL V-4. RATA-RATA DAN NPL KUR MENURUT BANK PELAKSANA, KUMULATIF DARI TAHUN 2007

Bank Pelaksana
Rata-rata KUR (Rp. Juta/Debitur) NPL KUR (%)
2011 2012 2011 2012
Okt Nov Des Jan Feb Mar Okt Nov Des Jan Feb Mar
BNI 88.3 85.31 84.35 84.75 79.79 75.72 1.29 1.24 1.42 1.63 1.48 1.48
BRI (KUR Ritel) 145.9 147.2 148.69 149.93 151.05 152.22 3.4 3.2 2.42 3.06 3.24 3.24
BRI (KUR Mikro) 5.5 5.55 5.63 5.69 5.76 5.84 2.21 2.19 1.84 2.33 2.47 2.47
Bank Mandiri 44.2 45.06 46.31 46.51 46.88 47.06 1.11 1.24 0.99 0.99 1.27 1.27
BTN 168.1 168.9 172.95 171.94 172.61 172.10 4.59 4.52 3.16 5.02 5.1 5.1
BUKOPIN 142.6 142.39 142.52 142.27 141.65 141.25 9.23 9.45 9.45 9.45 9.45 9.45
Bank Syariah Mandiri 98.8 93.58 89 87.96 85.68 84.96 3.27 3.47 3.46 3.99 3.64 3.64
Bank Nagari 33.2 33.1 32.96 32.61 32.61 32.28 0.72 0.8 0.77 1.12 1.12 1.12
Bank DKI 110.2 111.43 112.87 114.28 115.64 117.45 0.35 0.61 1.08 1.08 1.16 1.16
Bank Jabar Banten 97.2 97.63 98.15 98.23 98.23 99.26 3.6 4.24 2.72 3.33 3.33 3.33
Bank Jateng 60.8 61.11 61.52 61.83 62.57 63.29 2.01 2.2 2.2 2.89 2.89 2.89
BPD DIY 96.3 95.81 95.85 95.54 94.75 95.94 2.79 3.14 3.94 3.94 3.94 3.94
Bank Jatim 109.8 109.3 109.83 109.51 109.26 108.78 3.68 4.44 4.16 4.79 5.28 5.28
Bank NTB 74 74.39 70.74 72.56 69.42 70.14 2.77 8.77 1.35 1.36 1.36 1.36
Bank Kalbar 112.9 113.19 114.18 114.90 118.18 118.18 - - - 0 0 0
Bank Kalteng 42.4 42.11 41.93 41.89 42.20 42.53 2.4 2.77 2.36 3.21 3.21 3.21
Bank Kalsel 69.7 70.1 71.83 71.31 71.77 75.79 0.3 0.65 0.17 0.17 0.76 0.76
Bank Sulut 27.2 26.86 26.88 26.88 27.14 27.14 - - - 0 0 0
Bank Maluku 30 30.71 31.3 36.55 33.57 34.42 - - - 0 0 0
Bank Papua 72.1 72.62 72.24 71.73 71.73 72.35 3.21 2.44 2.1 2.39 2.39 2.39
Total 10.8 10.9 11.1 11.20 11.4 11.4 2.43 2.5 2.1 2.56 2.69 2.69
Total BPD 79.4 79 79 78.8 78.4 78.4 2.9 3.47 2.86 3.4 3.61 3.59
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian









Laporan Triwulan I - 2012 73
TABEL V-5. PLAFON KUR MENURUT SEKTOR EKONOMI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP MILIAR)

Sektor Ekonomi
Plafon 2011 Plafon 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Pertanian, perburuan dan kehutanan 8,698.00 9,126.80 9,502.50 9,872.90 9,602.51 10,067.76 10,322.22 10,704.04 11,089.78
Perikanan 63.9 68.2 71.6 79.9 681.2 725.64 741.60 756.55 745.40
Pertambangan dan penggalian 33.5 37.9 34.8 37.1 40.01 42.2 49.39 44.93 46.87
Industri pengolahan 1,244.30 1,309.00 1,359.80 1,423.70 1,500.78 1,583.13 1,590.21 1,644.80 1,735.34
Listrik, gas dan air 18.6 19.6 19.7 23.5 22.19 26.44 48.48 27.64 27.86
Konstruksi 945.4 995.6 1,044.00 1,093.60 1,146.63 1,235.86 1,321.62 1,288.52 1,336.39
Perdagangan besar dan eceran 32,107.00 33,697.50 34,465.40 35,545.50 37,078.56 38,376.62 38,636.06 39,844.47 41,268.04
Penyediaan akomodasi dan penyediaan mamin 219 300.2 281.2 285.5 314.53 317.92 346.87 329.43 341.18
Transportasi, pergudangan dan komunikasi 493 514.9 545.6 567.8 583.78 607.84 2,480.38 2,531.32 2,645.07
Perantara keuangan 257.9 276.8 284.8 294.7 524.75 549.32 549.05 565.28 583.58
Real estate, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 2,143.20 2,288.10 2,408.60 2,471.60 1,767.11 1,867.37 1,931.34 1,966.03 2,061.49
Adm. pemerintahan, pertahanan & jaminan sos. wajib 7.7 7.9 7.9 8.6 8.56 8.56 8.56 8.36 8.36
Jasa pendidikan 10.9 11.1 11.1 11.6 19.75 19.6 19.72 23.12 22.99
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 141.8 59.7 63.3 67.5 115.51 118.73 120.25 126.77 129.25
Jasa kemasy, sosbud, hiburan & perorangan lainnya 856.2 1,012.80 1,033.50 1,070.30 1,214.61 1,268.71 1,264.16 1,362.98 1,412.08
Jasa perorangan yang melayani rumah tangga 6.5 7.4 7.5 7.8 33.53 33.4 33.55 27.04 30.75
Badan internasional & badan ekstra inter. lainnya - - - - - - - - -
Kegiatan yang belum jelas batasannya 4,613.50 5,117.20 5,486.10 5,934.00 6,238.25 6,571.97 7,554.16 7,963.23 8,395.33
Rumah tangga 14.1 15 15.1 15.3 - - - - -
Bukan lapangan usaha lainnya 10.6 11.3 11.8 11.9 - - - - -
Total 51,885.30 54,877.00 56,654.30 58,822.60 60,892.25 63,421.07 65,152.07 67,327.20 69,906.07
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian











Laporan Triwulan I - 2012 74
TABEL V-6. OUTSTANDING KUR MENURUT SEKTOR EKONOMI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP MILIAR)

Sektor Ekonomi
Outstanding 2011 Outstanding 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Pertanian, perburuan dan kehutanan 4,790.40 5,065.60 5,162.40 5,391.50 5,207.88 5,398.90 5,502.99 5,677.08 5,716.15
Perikanan 50 53.6 55.6 62.6 408.21 421.69 422.81 432.15 423.36
Pertambangan dan penggalian 22.9 26.8 22.3 23.8 25.62 26.44 32.43 29.43 29.45
Industri pengolahan 745.50 816.50 804.10 844.50 895.59 934.36 941.04 964.45 1,009.95
Listrik, gas dan air 14.2 15 14.2 17.1 16.22 18.45 19.43 18.85 17.63
Konstruksi 455.1 486.2 502.50 533.50 561.55 618.91 676.26 622.09 641.64
Perdagangan besar dan eceran 15,612.20 16,796.20 16,362.20 16,682.60 17,226.69 17,454.10 17,294.41 17,518.11 17,898.61
Penyediaan akomodasi dan penyediaan mamin 179.9 199.3 223.8 216.1 224.18 217.28 226.07 210.45 222.48
Transportasi, pergudangan dan komunikasi 346.2 359.4 368.9 382.2 387.47 396.51 1,571.68 1,579.03 1,630.03
Perantara keuangan 206.7 215.9 215.1 214.9 340.21 350.1 344.95 343.62 342.55
Real estate, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 1,389.50 1,495.90 1,519.60 1,544.20 1,157.35 1,128.14 1,226.73 1,235.41 1,287.48
Adm. pemerintahan, pertahanan & jaminan sos. wajib 1.7 1.9 2.2 2.9 2.46 2.44 2.43 2.12 2.13
Jasa pendidikan 8.6 8.5 8.4 8.8 13.71 13.81 13.08 17.38 17.22
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 95.2 47.9 49.7 52.1 78.79 79.48 79.32 83.88 84.50
Jasa kemasy, sosbud, hiburan & perorangan lainnya 368.3 449.70 455.30 475.10 561.27 683.36 576.51 711.39 714.06
Jasa perorangan yang melayani rumah tangga 5.4 6.4 5.7 5.5 23.7 23.17 22.75 16.75 18.10
Badan internasional & badan ekstra inter. lainnya - - - - - - - - -
Kegiatan yang belum jelas batasannya 2,159.60 2,463.70 2,624.80 2,602.00 2,599.92 2,719.24 2,895.05 3,130.14 3,360.34
Rumah tangga 11.2 11.7 11.6 10.9 - - - - -
Bukan lapangan usaha lainnya 9.2 9.8 9.7 9.5 - - - - -
Total 26,471.60 28,530.00 28,418.20 29,079.90 29,730.82 30,486.37 30,677.73 31,424.17 32,207.09
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian











Laporan Triwulan I - 2012 75
TABEL V-7. DEBITUR KUR MENURUT SEKTOR EKONOMI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (ORANG)

Sektor Ekonomi
Debitur 2011 Debitur 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Pertanian, perburuan dan
kehutanan
655,787 682,628 698,970 720,201 739,530 766,244 785,229 805,499 826,398
Perikanan 1,166 1,197 1,226 1,263 5,816 6,029 6,120 6,108 6,061
Pertambangan dan penggalian 487 538 520 557 583 610 707 660 682
Industri pengolahan 68,164 70,818 72,729 75,080 77,591 80,142 81,851 84,401 87,262
Listrik, gas dan air 209 222 235 255 267 297 457 333 350
Konstruksi 4,915 5,153 5,358 5,572 5,831 6,071 6,839 6,323 6,546
Perdagangan besar dan eceran 3,780,562 3,884,642 3,924,980 3,985,297 4,050,317 4,123,892 4,177,025 4,251,037 4,329,323
Penyediaan akomodasi dan
penyediaan mamin

11,390

17,017

14,926

14,977

15,167

15,221

15,447

15,306

15,392
Transportasi, pergudangan dan
komunikasi

10,777

11,469

12,008

12,630

13,277

13,826

93,746

96,670

100,187
Perantara keuangan 1,374 1,507 1,541 1,603 1,832 1,929 1,933 3,797 2,056
Real estate, usaha persewaan, dan
jasa perusahaan

81,883

84,664

87,047

89,199

86,413

89,510

91,813

92,873

98,131
Adm. pemerintahan, pertahanan &
jaminan sos. wajib

28

28

28

30

30

30

30

30

30
Jasa pendidikan 84 92 94 98 131 134 135 154 155
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 783 625 665 719 870 920 951 1,003 1,050
Jasa kemasy, sosbud, hiburan &
perorangan lainnya

72,910

75,769

75,806

76,763

81,749

82,554

83,087

84,018

84,436
Jasa perorangan yang melayani
rumah tangga

83

93

98

101

311

311

319

214

245
Badan internasional & badan ekstra
inter. lainnya
-

-

-

-

-

-

-

-

-
Kegiatan yang belum jelas
batasannya

308,140

364,058

403,002

454,298

495,655

534,750

571,702

611,775

652,635
Rumah tangga 83 90 91 95 - -
Bukan lapangan usaha lainnya 271 245 270 278 - -
Total 4,999,096 5,200,855 5,299,594 5,439,016 5,575,370 5,722,470 5,760,286 5,898,297 6,040,608
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian




Laporan Triwulan I - 2012 76
TABEL V-8. PLAFON KUR MENURUT PROVINSI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP MILIAR)

Provinsi
Plafon
2011 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Aceh 1,217.30 1,219.50 1,291.00 1,324.90 1,355.94 1,412.75 1,440.82 1,464.84 1,489.59
Sumatera Utara 2,714.00 2,862.30 2,931.10 3,033.40 3,133.18 3,245.59 3,350.12 3,468.59 3,606.77
Sumatera Barat 1,358.40 1,463.80 1,535.00 1,623.70 1,707.54 1,812.93 1,877.12 1,931.01 2,057.72
Riau 1,537.90 1,433.00 1,758.80 1,803.40 1,872.85 1,963.72 2,042.65 2,160.05 2,255.14
Jambi 1,056.80 887.2 1,134.60 1,174.60 1,227.18 1,269.74 1,302.52 1,344.75 1,389.03
Sumatera Selatan 1,412.00 1,505.00 1,541.50 1,611.60 1,686.31 1,758.91 1,812.62 1,877.32 1,959.12
Bengkulu 384.3 405.9 413.7 425.9 440.62 458.31 470.48 486.28 509.40
Lampung 1,143.50 1,101.50 1,230.60 1,271.00 1,306.49 1,418.27 1,449.11 1,480.20 1,518.43
Kepulauan Riau 408.7 837.5 435.1 444.5 454.52 468.4 432.93 495.50 467.69
Bangka Belitung 133 140.5 143.5 150.3 158.33 168.29 221.25 179.41 239.66
DKI Jakarta 2,346.30 2,239.70 2,589.10 2,680.50 2,795.51 2,903.34 2,965.14 3,083.02 3,206.30
Jawa Barat 6,882.80 7,227.50 7,493.90 7,792.90 8,045.44 8,347.69 8,554.75 8,782.47 9,120.27
Jawa Tengah 7,564.70 8,050.50 8,276.50 8,585.30 8,884.31 9,279.49 9,560.98 9,937.29 10,392.98
D,I, Yogyakarta 887.1 947.5 984 1,026.90 1,068.17 1,124.49 1,161.48 1,203.59 1,251.72
Jawa Timur 7,980.30 8,398.10 8,759.40 9,113.20 9,435.15 9,837.13 10,098.07 10,437.52 10,835.41
Banten 1,152.60 1,209.00 1,238.10 1,270.90 1,317.76 1,367.98 1,416.57 1,431.23 1,475.48
Bali 1,159.10 1,218.90 1,266.50 1,319.90 1,359.93 1,406.37 1,443.86 1,480.94 1,534.02
NTB 600.4 685.9 652.8 674.2 693.77 722.45 738.73 763.51 788.83
NTT 553.4 587.4 604.3 631.2 657.58 687.09 702.82 723.65 750.29
Kalimantan Barat 1,270.40 1,120.90 1,346.00 1,387.70 1,428.56 1,468.09 1,491.66 1,529.74 1,555.20
Kalimantan Tengah 923.9 878.7 977.5 1,005.60 1,032.77 1,056.15 1,088.38 1,110.15 1,143.39
Kalimantan Selatan 1,412.40 1,654.70 1,492.00 1,540.40 1,585.66 1,633.48 1,664.10 1,719.14 1,776.91
Kalimantan Timur 1,337.00 1,414.80 1,509.30 1,565.20 1,613.47 1,666.18 1,692.81 1,740.18 1,794.04
Sulawesi Utara 578.7 610.2 625.4 647.2 668.33 691.44 700.67 715.13 735.90
Sulawesi Tengah 634.3 668.7 689.3 719.2 743.54 774.34 791.33 815.91 838.25
Sulawesi Selatan 2,850.30 3,020.60 3,150.00 3,303.00 3,424.96 3,575.86 3,694.60 3,872.51 4,008.02
Sulawesi Tenggara 401.6 425.3 435.1 455 473.05 492.34 509.18 525.62 551.61
Gorontalo 328.5 610.7 352.4 364.3 375.06 384.1 394.83 407.60 418.93
Sulawesi Barat 289.8 547 318.6 326 334.41 345.75 358.23 378.16 395.90
Maluku 419.3 532.8 447.5 462.9 481.19 500.1 512.74 529.27 541.26
Maluku Utara 226.7 245 244.9 257.5 268.78 282.5 287.81 300.23 307.48
Irian Jaya Barat 260.7 284.8 283.7 298.8 314.74 319.53 314.44 338.83 351.24
Papua 459 442.2 503.3 531.7 547.15 578.27 603.13 613.57 643.12
Total 51,885.30 54,877.00 56,654.30 58,822.70 60,892.25 63,421.07 65,152.07 67,327.20 69,906.07
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian




Laporan Triwulan I - 2012 77
TABEL V-9. OUTSTANDING KUR MENURUT PROVINSI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (RP MILIAR)

Provinsi
Outstanding
2011 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Aceh 596.00 617.10 606.00 609.40 607.46 601.92 595.31 591.36 585.38
Sumatera Utara 1,372.20 1,480.40 1,461.90 1,502.90 1,552.29 1,597.40 1,601.23 1,648.44 1,706.18
Sumatera Barat 799.20 863.90 886.80 927.50 968.89 1,003.44 1,018.12 1,049.65 1,085.24
Riau 961.40 898.50 1,050.00 1,111.40 1,144.03 1,198.31 1,163.60 1,247.04 1,273.19
Jambi 627.10 482.1 660.70 681.30 713.15 725.94 734.75 757.37 772.02
Sumatera Selatan 719.10 763.40 781.00 781.20 820.61 862.54 896.22 930.08 970.68
Bengkulu 178.8 191.8 189 192.5 198.21 205.02 207.25 213.07 226.48
Lampung 599.40 581.60 627.10 645.30 658.51 730.35 734.81 747.11 750.41
Kepulauan Riau 192.5 420.5 200.8 200.9 200.84 203.9 238.89 267.58 252.17
Bangka Belitung 60.1 62.7 61.5 63.5 68.97 71.73 98.96 74.11 102.90
DKI Jakarta 1,259.70 1,230.30 1,396.10 1,412.30 1,466.34 1,499.44 1,528.22 1,642.86 1,710.49
Jawa Barat 3,476.40 3,694.80 3,690.50 3,768.80 3,818.96 3,868.11 3,837.02 3,874.35 3,980.15
Jawa Tengah 3,333.20 3,667.30 3,563.00 3,612.10 3,669.63 3,775.04 3,811.84 3,939.48 4,105.86
D,I, Yogyakarta 438.6 472.8 481.5 495.40 507.33 528.95 539.61 549.37 568.21
Jawa Timur 4,217.00 4,534.90 4,550.10 4,639.60 4,699.64 4,787.54 4,798.38 4,895.75 5,000.00
Banten 535.10 593.60 561.70 562.30 570.64 590.41 611.26 608.37 607.94
Bali 575.00 604.50 621.20 639.10 647.66 701.63 662.55 665.90 680.09
NTB 264.8 329.7 283.1 285.1 288.47 303.57 295.18 301.44 311.63
NTT 260 287.8 281.4 292.1 303.21 261.19 312.22 316.50 324.04
Kalimantan Barat 662.60 595.80 729.30 753.00 770.21 801.11 793.49 807.05 807.18
Kalimantan Tengah 617 547.7 629.5 638.30 650.42 646.47 650.36 659.51 667.44
Kalimantan Selatan 753.30 770.60 787.80 810.10 826.64 849.14 856.40 874.26 906.76
Kalimantan Timur 633.30 827.20 759.70 796.50 821.50 839.63 834.74 853.96 813.53
Sulawesi Utara 263.7 291.3 287.4 295.6 299.72 349.67 305.73 305.09 312.95
Sulawesi Tengah 331.9 351.2 353.3 367.5 374.97 383.15 380.77 382.54 388.04
Sulawesi Selatan 1,508.30 1,647.00 1,622.60 1,663.50 1,705.61 1,688.21 1,762.04 1,792.21 1,831.58
Sulawesi Tenggara 183.8 194.8 192.7 198.8 206.79 245.3 214.67 223.15 233.50
Gorontalo 175.1 382.3 180.5 180 180.73 138.22 178.43 178.57 176.99
Sulawesi Barat 149.8 332.4 161.4 162.7 166.35 167.27 168.34 177.08 188.31
Maluku 241.7 309.6 244.5 248.1 255.62 260.07 246.59 247.20 243.61
Maluku Utara 125.7 131.9 129.5 136.8 141.23 146.79 145.62 152.08 152.42
Irian Jaya Barat 136.5 151.4 145.6 151.8 166.92 170.58 157.85 168.36 175.48
Papua 223.2 218.9 241.4 254.5 259.43 284.23 280.89 283.25 299.26
Total 26,471.60 28,530.00 28,418.20 29,080.00 29,730.82 30,486.37 30,677.73 31,424.17 32,207.09
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian



Laporan Triwulan I - 2012 78
TABEL V-10.DEBITUR KUR MENURUT PROVINSI, KUMULATIF DARI TAHUN 2007 (ORANG)

Provinsi
Debitur
2011 2012
Juli Agustus Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar
Aceh 102,358 105,275 107,177 109,480 111,401 113,484 115,137 116,903 118,390
Sumatera Utara 206,957 214,954 218,515 224,086 229,968 236,354 240,876 246,681 253,091
Sumatera Barat 102,601 108,024 111,141 115,642 118,921 124,101 128,051 131,559 136,979
Riau 79,867 81,187 85,989 88,679 91,373 94,246 96,158 98,815 101,284
Jambi 74,616 73,855 78,904 80,904 82,986 85,377 87,351 89,539 91,758
Sumatera Selatan 87,938 92,306 92,942 95,387 97,762 100,387 102,947 105,791 108,538
Bengkulu 36,236 37,767 38,251 39,109 39,941 41,115 41,896 42,973 44,221
Lampung 108,542 106,895 119,025 122,392 125,825 129,689 132,815 136,368 140,002
Kepulauan Riau 15,917 19,496 16,780 17,092 17,422 17,704 18,179 18,704 19,054
Bangka Belitung 10,886 11,238 11,321 11,575 11,812 12,167 12,414 12,708 13,230
DKI Jakarta 105,617 114,544 116,443 119,056 124,206 126,616 128,875 131,690 134,984
Jawa Barat 730,995 760,208 770,574 790,317 809,027 827,881 844,194 861,806 879,634
Jawa Tengah 1,143,888 1,179,401 1,212,903 1,243,749 1,273,886 1,311,205 1,338,026 1,376,581 1,417,158
D,I, Yogyakarta 123,151 128,025 130,191 133,662 136,882 140,957 144,010 147,695 151,517
Jawa Timur 869,992 907,655 921,960 946,240 969,174 993,585 1,013,150 1,035,267 1,059,683
Banten 78,037 80,596 81,505 83,164 84,883 86,747 88,414 90,088 92,077
Bali 126,403 130,072 133,002 136,286 138,858 141,350 143,718 146,015 148,830
NTB 72,454 75,178 76,622 78,307 80,053 82,377 84,103 86,564 88,234
NTT 52,359 54,267 55,523 57,184 58,974 60,774 61,841 63,167 64,439
Kalimantan Barat 60,318 57,887 63,637 65,210 66,701 68,008 69,124 70,438 71,705
Kalimantan Tengah 49,049 48,584 51,611 52,784 53,933 54,914 55,859 57,051 58,254
Kalimantan Selatan 97,643 107,127 102,475 105,019 107,456 109,715 111,934 114,384 116,922
Kalimantan Timur 88,330 95,691 94,112 96,710 99,011 101,232 103,088 105,397 107,560
Sulawesi Utara 51,642 53,233 54,222 55,304 56,369 57,612 58,028 58,824 59,611
Sulawesi Tengah 65,593 68,014 69,410 71,295 72,953 74,775 76,230 77,876 79,401
Sulawesi Selatan 274,500 285,562 292,066 301,660 310,575 321,092 328,477 337,265 345,956
Sulawesi Tenggara 46,858 48,609 49,263 50,330 51,437 52,416 53,280 54,364 55,491
Gorontalo 36,834 38,826 38,775 39,765 40,712 41,480 42,150 42,989 43,928
Sulawesi Barat 26,794 30,305 28,052 28,706 29,325 30,029 30,659 31,433 32,238
Maluku 23,913 35,342 25,452 26,273 27,263 28,193 28,590 29,382 30,074
Maluku Utara 12,028 12,694 12,858 13,439 13,983 14,515 14,818 15,284 15,675
Irian Jaya Barat 9,291 9,707 9,850 10,184 10,465 10,656 10,862 11,352 11,764
Papua 27,489 28,331 29,043 30,026 30,788 31,716 32,498 33,313 34,255
Total 4,999,096 5,200,855 5,299,594 5,439,016 5,575,370 5,722,470 5,760,286 5,898,297 6,040,608
Sumber: Komite Kebijakan KUR, Menko Perekonomian




Laporan Triwulan I - 2012 79














VI. PERKEMBANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA
PERKEMBANGAN REALISASI SEMENTARA APBN 2011 DAN APBN 2012








































Laporan Triwulan I - 2012 80
• Penerimaan perpajakan masih menjadi penyumbang
terbesar dalam total penerimaan dalam negeri di tahun 2011.
Penerimaan perpajakan dan PNBP masing-masing
memberikan kontribusi 73% dan 27% dari total penerimaan
dalam negeri.
• Penerimaan perpajakan dan PNBP tumbuh sebesar 20,6% di
tahun 2011 dari tahun 2010. Namun di tahun 2012,
pertumbuhan PNBP diprediksi akan lebih lambat 14,3%.
PNBP direncanakan sebesar 277,9 triliun rupiah di tahun
2012, lebih rendah dari realisasi sementara tahun 2011 yang
mencapai 324,3 triliun rupiah.
• Sebagian besar penerimaan perpajakan masih disumbang
oleh Penerimaan PPH dan PPN. Di tahun 2011, penerimaan
PPH mencapai Rp 430,8 triliun, dan penerimaan PPN
mencapai Rp 277 triliun. Di tahun 2012, penerimaan PPH
dan PPN direncanakan meningkat, masing-masing menjadi
520 triliun rupiah dan 352,9 triliun rupiah.
• Realisasi penerimaan perpajakan di tahun 2011 mencapai
11,7% dari PDB, dan direncanakan kembali meningkat
menjadi 12,7% dari PDB di tahun anggaran 2012.
• Defisit anggaran meningkat di tahun 2011 menjadi 1,2%
terhadap PDB. Defisit direncanakan kembali meningkat di
tahun 2012 menjadi 1,5% terhadap PDB.

2011 :Realisasi sementara, 2012 : APBN
Sumber : Kementerian Keuangan
Grafik VI.1. Penerimaan Perpajakan
Grafik VI.2. Perkembangan Defisit Anggaran











































Laporan Triwulan I - 2012 81


• Porsi transfer daerah terhadap belanja negara di tahun 2011
terealisasi lebih rendah dibanding tahun 2010. Transfer
daerah mencapai 31,9% di tahun 2011, sedangkan di tahun
2010 mencapai 33,1% dari belanja negara. Di Tahun 2012,
porsi transfer daerah direncanakan akan ditingkatkan
menjadi 32,8% dari belanja negara.
• Realisasi sementara belanja subsidi 2011 naik 53% dari
tahun 2010. Kenaikan terbesar disumbang oleh subsidi
energi, yakni subsidi BBM yang naik 100,6% dari tahun 2010.
Dalam upaya pengendalian subsidi energi ini, presiden telah
menetapkan 5 Kebijakan Penghematan Energi Nasional,
antara lain: 1)pengendalian sistem distribusi di setiap SPBU;
2)pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan pemerintah,
baik pusat maupun daerah, juga untuk kendaraan BUMN dan
BUMD; 3)pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan
perkebunan dan pertambangan; 4)konversi dari penggunaan
BBM ke BBG untuk kebutuhan transportasi; 5)penghematan
penggunaan listrik dan air di kantor-kantor pemerintah,
pemerintah daerah, BUMN dan BUMD
• Realisasi sementara transfer daerah tahun 2011 secara
nominal meningkat 19,4% dari tahun 2010. Transfer daerah
di tahun 2011 mencapai 411,4 triliun rupiah, dan
direncanakan akan meningkat 14,3% di tahun 2012 menjadi
470,4 tirliun rupiah. Peningkatan tersebut terjadi di seluruh
jenis transfer daerah.
• Secara nominal, peningkatan terbesar terjadi pada Dana
penyesuaian dan Dana Alokasi Umum yang meningkat
masing-masing sebesar 34,8 dan 24,9 triliun rupiah.
2011 Realisasi sementara, 2012 APBN
Sumber : Kementerian Keuangan
Grafik VI.4. Perkembangan Belanja Subsidi
Grafik VI.3. Perkembangan Transfer Daerah

TABEL VI-1. RINGKASAN APBN 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
A, Pendapatan Negara dan Hibah 637,9 707,8 981,6 848,8 995,3 1199,5 1311,4
I, Penerimaan Dalam Negeri 636,2 706,1 979,3 847,1 992,3 1196,9 1310,6
1, Penerimaan Perpajakan 409,2 491,0 658,7 619,9 723,3 872,6 1032,6
2, Penerimaan Negara Bukan Pajak 227,0 215,1 320,6 227,2 268,9 324,3 277,9
II, Hibah 1,83 1,70 2,3 1,7 3,0 2,6 0,8
B, Belanja Negara 667,1 757,7 985,7 937,4 1042,1 1289,6 1435,4
I, Belanja Pemerintah Pusat 440,0 504,6 693,4 628,8 697,4 878,3 964,9
II, Transfer Ke Daerah 226,2 253,3 292,4 308,6 344,7 411,4 470,4
C, Keseimbangan Primer 49,9 29,9 84,3 5,2 41,5 3,1 -1,8
D, Surplus/ Defisit Anggaran (A-B) -29,1 -49,8 -4,1 -88,6 -46,8 -90,1 -124,0
E, Pembiayaan 29,4 42,5 84,1 112,6 91,5 129,3 124,0
I, Pembiayaan Dalam Negeri 56,0 69,0 102,5 128,1 96,1 148,5 125,9
II, Pembiayaan Luar Negeri (neto) -26,7 -26,6 -18,4 -15,5 -4,6 -19,2 -1,9
Sumber :Kementerian Keuangan














Laporan Triwulan I - 2012 82
Grafik VI.4

TABEL VI-2. PENERIMAAN PERPAJAKAN 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Penerimaan Perpajakan 409,2 491,0 658,7 619,9 723,3 872,6 1032,6
% thd PDB 12,26 12,4 13,3 11,0 11,3 11,7 12,7
a, Pajak Dalam Negeri 395,97 470,1 622,4 601,3 694,4 818,6 989,6
i, Pajak Penghasilan 208,83 238,4 327,5 317,6 357,0 430,8 520,0
1, PPh Migas 43,19 44,0 77,0 50,0 58,9 73,1 60,9
2, PPh Non-Migas 165,65 194,4 250,5 267,6 298,2 357,7 459,0
ii, Pajak Pertambahan Nilai 123,04 154,5 209,6 193,1 230,6 277,0 352,9
iii, Pajak Bumi dan Bangunan 20,86 23,7 25,4 24,3 28,6 29,9 35,6
iv, BPHTB 3,18 6,0 5,6 6,5 8,0 0,0 0,0
v, Cukai 37,77 44,7 51,3 56,7 66,2 77,0 75,4
vi, Pajak Lainnya 2,29 2,7 3,0 3,1 4,0 3,9 5,6
b, Pajak Perdagangan Internasional 13,23 20,9 36,3 18,7 28,9 54,0 42,9
i, Bea Masuk 12,14 16,7 22,8 18,1 20,0 25,2 23,7
ii, Pajak/ Pungutan Ekspor 1,09 4,2 13,6 0,6 8,9 28,8 19,2
Sumber :Kementerian Keuangan















Laporan Triwulan I - 2012 83
TABEL VI-3. PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Penerimaan Negara Bukan Pajak 226,95 215,1 320,6 227,2 268,9 324,3 278,0
a, Penerimaan SDA 167,47 132,9 224,5 139,0 168,8 215,3 177,3
i, Migas 158,09 124,8 211,6 125,8 152,7 194,7 159,5
- MinyakBumi 125,15 93,6 169,0 90,1 111,8 142,5 113,7
- Gas Alam/ Gas Bumi 32,94 31,2 42,6 35,7 40,9 52,2 45,8
ii, Non Migas 9,39 8,1 12,8 13,2 16,1 20,6 17,8
- Pertambangan Umum 6,78 5,9 9,5 10,4 12,6 16,7 14,5
- Kehutanan 2,41 2,1 2,3 2,3 3,0 3,2 3,0
- Perikanan 0,2 0,1 0,1 0,1 0,1 0,2 0,2
- PanasBumi - - 0,9 0,4 0,3 0,6 0,2
b, Bagian Laba BUMN 21,45 23,2 29,1 26,0 30,1 28,2 28,0
c, PNBP Lainnya 38,03 56,9 63,3 53,8 59,4 66,6 53,5
d, Pendapatan BLU - 2,1 3,7 8,4 10,6 14,1 19,2
Sumber :Kementerian Keuangan










Laporan Triwulan I - 2012 84
TABEL VI-4. BELANJA PEMERINTAH PUSAT 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Belanja Pemerintah Pusat 440,0 504,6 693,4 628,8 711,8 878,3 964,9
1, Belanja Pegawai 73,2 90,4 112,8 127,7 147,8 175,5 215,9
2, Belanja Barang 47,2 54,5 56,0 80,7 96,0 121,0 188,0
3, Belanja Modal 55,0 64,3 72,8 75,9 77,0 115,9 152,0
4, Pembayaran Bunga Utang 79,1 79,8 88,4 93,8 88,3 93,3 122,2
i, Utang Dalam Negeri 54,9 54,1 59,9 63,8 61,5 66,8 88,5
ii, Utang Luar Negeri 24,2 25,7 28,5 30,0 26,9 26,5 33,7
5, Subsidi 107,4 150,2 275,3 138,1 214,1 294,9 208,9
i, Subsidi Energi 94,6 116,9 223,0 94,6 140,0 255,6 168,6
ii, Subsidi Non Energi 12,8 33,3 52,3 43,5 74 2 39,3 403,0
6, Belanja Hibah - - - - 0,1 0,3 1,8
7, Bantuan Sosial 40,7 49,8 57,7 73,8 68,4 70,9 47,8
8, Belanja Lain-lain 37,4 15,6 30,3 38,9 20,1 6,5 28,5
Sumber :Kementerian Keuangan










Laporan Triwulan I - 2012 85
TABEL VI-5. SUBSIDI 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Subsidi 107,4 150,2 275,3 138,1 192,7 294,9 208,9
I,Subsidi Energi 94,6 116,9 223,0 94,6 140,0 255,6 168,6
- Subsidi BBM 64,2 83,8 139,1 45,0 82,4 165,2 123,6
- Subsidi Listrik 30,4 33,1 83,9 49,5 57,6 90,4 45,0
ii, Subsidi Non Energi 12,8 33,3 52,3 43,5 52,8 39,3 40,3
- Subsidi Pangan 5,3 6,6 12,1 13,0 15,2 16,5 15,6
- Subsidi Pupuk 3,2 6,3 15,2 18,3 18,4 15,9 16,9
- Subsidi Benih 0,1 0,5 1,0 1,6 2,2 0,1 0,3
- PSO 1,8 1,0 1,7 1,3 1,4 1,8 2,0
- Subsidi Kredit Program 0,3 0,3 0,9 1,1 0,8 1,5 1,2
- Subsidi Minyak Goreng (OP) - 0,0 0,1 - - - -
- Subsidi Pajak 1,86 17,1 21,0 8,2 14,8 3,4 4,2
- Subsidi Bahan Baku Kedelai - - 0,2 - - - -
- Subsidi Lainnya 0,3 1,5 - - - - -
Sumber :Kementerian Keuangan









Laporan Triwulan I - 2012 86

TABEL VI-6. TRANSFER KE DAERAH 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Transfer Ke Daerah 226,18 253,3 292,4 308,6 344,73 411,4 470,4
1, Dana Perimbangan 222,13 244,0 278,7 287,3 316,71 347,2 400,0
A, Dana Bagi Hasil 64,90 62,9 78,4 76,1 92,77 96,9 100,1
a, Pajak 28,23 35,0 37,9 40,3 47,02 42,9 54,4
1) Pajak Penghasilan 6,05 8,0 10,0 10,2 10,93 13,2 19,0
2) PBB 18,99 22,6 22,3 23,1 27,11 28,3 34,0
3) BPHTB 3,18 4,4 5,6 6,0 7,78 - -
4) Cukai - - - 1,1 1,20 1,4 1,4
b, SDA 36,67 28,0 40,7 35,8 45,17 54,0 45,7
1)Minyak Bumi 18,8 12,2 18,9 14,6 N,A 19,5 18,1
2)Gas Bumi 12,8 9,7 14,2 11,5 N,A 15,4 14,2
4) Pertambangan Umum 3,62 4,2 6,2 1,1 7,79 14,5 11,6
5) Kehutanan* 1,21 1,7 1,4 1,3 1,75 1,5 1,5
6) Perikanan 0,20 0,2 0,1 0,1 0,12 0,1 0,1
3)Pertambangan Panas Bumi - - - 7,2 0,31 0,5 0,2
B, Dana Alokasi Umum 145,66 164,8 179,5 186,4 203,57 225,5 273,8
C, Dana Alokasi Khusus 11,57 16,2 20,8 24,7 20,96 24,8 26,1
2, Dana Otonomi Khusus dan Penyesuaian 4,05 9,3 13,7 21,3 28,02 64,1 70,4
a, Dana Otonomi Khusus 3,49 4,0 7,5 9,5 9,10 10,4 12,0
b, Dana Penyesuaian 0,56 5,3 6,2 11,8 18,92 53,7 58,5
Sumber :Kementerian Keuangan









Laporan Triwulan I - 2012 87
TABEL VI-7. PEMBIAYAAN ANGGARAN 2006-2012
(triliun rupiah)

URAIAN
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
LKPP LKPP LKPP LKPP LKPP
Realisasi
APBN*
APBN
Pembiayaan 29,4 42,5 84,1 112,6 91,6 129,3 124,0
I, Pembiayaan Dalam Negeri 56,0 69,0 102,5 128,1 96,1 148,5 125,0
1, Perbankan Dalam Negeri 18,9 11,1 16,2 41,1 22,2 49,0 8,9
a. Rekening Pemerintah 11,6 11,6 4,8 16,2 22,2 41,0 5,1
b. Rekening Dana Investasi 2.00 4.00 0.30 3.71 0.00 7,9 3,9
2, Non-perbankan Dalam Negeri 37,1 57,9 86,3 87,1 73,9 99,5 117,0
a, Privatisasi (neto) 2,4 0,3 0,1 - 2,1 0,4 -
b, Hasil Pengelolaan Aset 2,7 2,4 2,8 -0,3 1,1 1,2 0,3
c, Surat Berharga Negara (neto) 36,0 57,2 85,9 99,5 91,1 119,9 134,6
d, Pinjaman Dalam Negeri - - - - 0,4 0,3 0,9
e, Dana Invest, Pmrth & Restruk, BUMN *) -4,0 -4,7 -2,5 -12,1 -12,3 -19,6 -17,1
f, Kewajiban Penjaminan - - - - - - -0,6
g, Dana pengembangan Pendidikan Nasional - - - - -1,0 -2,6 -1,0
h, Pemberian Pinjaman Kepada PT. PLN - - - - -7,5 - -
II, Pembiayaan Luar Negeri (neto) -26,6 -26,6 -18,4 -15,5 -4,6 -19,2 -1,9
1, Penarikan Pinjaman LN (bruto) 29,7 34,1 50,2 58,7 54,8 31,7 54,3
a, Pinjaman Program 13,6 19,6 30,1 28,9 29,0 13,6 15,3
b, Pinjaman Proyek 16,1 14,5 20,1 29,7 25,8 18,1 39,0
2, Penerusan Pinjaman -3,6 -2,7 -5,2 -6,2 -8,7 -3,6 -8,9
3, Pembyr, Cicilan pokok Utang LN -52,7 -57,9 -63,4 -68,0 -50,6 -47,3 -47,3
Sumber :Kementerian Keuangan












Laporan Triwulan I - 2012 88











VII. PERKEMBANGAN UTANG LUAR NEGERI INDONESIA
























PERKEMBANGAN UTANG LUAR NEGERI INDONESIA







































Laporan Triwulan I - 2012 89
 Posisi utang luar negeri Indonesia triwulan I-
2012 terus meningkat hingga mencapai US$
228,5 miliar. Kontribusi kenaikan utang luar
negeri ini bersumber dari peningkatan utang luar
negeri swasta sebesar US$ 24.6 miliar, dari US$
85.5 miliar pada triwulan I-2011 menjadi US$
110.1 miliar pada triwulan I-2012. Untuk periode
yang sama, utang luar negeri Pemerintah dan
Bank Sentral justru turun US$ 6.2 miliar dari US$
124.6 miliar menjadi US$ 118.4 miliar. Namun
demikian, posisi utang luar negeri Pemerintah
dan Bank Sentral masih lebih besar
dibandingkan dengan utang luar negeri swasta.

 Tidak berbeda dengan tahun sebelumnya,
berdasarkan sektor ekonomi, utang luar negeri
Indonesia paling besar disalurkan pada sektor
keuangan, persewaan dan jasa keuangan yaitu
mencapai 39.7% pada triwulan I-2012. Diikuti
oleh sektor industri pengolahan (10.8%) dan
sektor listrik, gas dan air (9.1%). Peningkatan
penyaluran utang luar negeri terbesar terjadi
pada sektor pertambangan dan penggalian
sebesar 50,4% (yoy).

 Sedangkan penggunaan utang luar negeri pada
sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan
perikanan hanya 3% yang dimungkinkan karena
risiko sektoral.
 Berdasarkan negara kreditur, triwulan I-2012,
utang luar negeri Indonesia terbesar masih
berasal dari Jepang (19.1%) diikuti Singapura
(16.6%) dan Amerika (12.5%). Dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan
utang luar negeri terutama yang berasal dari
negara kawasan Eropa, diantaranya Austria,
Belanda, Inggris, Jerman, dan Perancis. Krisis
Eropa membuat negara di kawasan ini lebih
memfokuskan anggaran mereka pada kondisi
internal. ADB masih menjadi organisasi yang
memberikan pinjaman terbesar dengan
persentase sebesar 4.9%.

 Terjadi peningkatan nilai penarikan utang luar
negeri Indonesia yang signifikan sebesar
151.9% (yoy) dari US$ 17.3 miliar pada triwulan
I-2011 menjadi US$ 43.7 miliar pada triwulan I-
2012. Peningkatan penarikan utang luar negeri
dilakukan baik oleh pemerintah dan bank
sentral serta swasta yang masing-masing
meningkat signifikan sebesar 296.7% (yoy) dan
148.2% (yoy).

TABEL VII-1. POSISI UTANG LUAR NEGERI INDONESIA MENURUT KELOMPOK PEMINJAM
(JUTA USD)


2007 2008 2009 2010
2011 2012
Mar Jun Sep Des Mar*
1. Pemerintah dan Bank
Sentral 80,615 86,600 99,265 118,624 124,605 128,109 123,234 118,642 118,383
1.1 Pemerintah 76,920 85,136 90,853 106,860 109,705 114,887 112,962 112,427 112,502
1.2 Bank Sentral
1
3,695 1,465 8,412 11,764 14,900 13,222 10,272 6,215 5,880
2. Swasta 60,565 68,480 73,606 83,789 85,475 94,708 101,270 106,732 110,075
2.1 Bank
2
9,934 11,583 9,530 14,382 12,817 16,129 18,299 18,466 19,189
2.2 Bukan Bank 50,631 56,897 64,075 69,407 72,658 78,579 82,971 88,266 90,886
2.2.1 LKBB 2,114 3,891 3,066 3,575 3,915 5,462 6,138 6,103 6,431
2.2.2 Perusahaan
Bukan Lembaga
Keuangan 48,517 53,005 61,009 65,833 68,743 73,117 76,834 82,162 84,454
Total (1+2) 141,180 155,080 172,871 202,413 210,080 222,816 224,504 225,375 228,457

Sumber: Bank Indonesia

1
Sejak Agustus 2010 Posisi Pinjaman Luar Negeri Bank Sentral sudah memperhitungkan kewajibancash collateral terkait
transaksi securities landing
2
Sejak Januari 2010, data kas dan simpanan serta kewajiban lainnya bank masih merupakan angka sementara


















www.ekon.go.id
Laporan Triwulan I - 2012 90
TABEL VII-2. POSISI UTANG LUAR NEGERI INDONESIA MENURUT SEKTOR EKONOMI
(JUTA USD)

Sektor Ekonomi
2008 2009 2010 2011 Mar 2012*
Jumlah % Jumlah
%
Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Pertanian, Peternakan,
Kehutanan dan Perikanan 5,286 3.4 5,847 3.4 6,654 3.3 6,916 3.0 7,162 3.1
Pertambangan & Penggalian 8,813 5.7 12,879 7.4 11,679 5.8 17,703 7.7 17,499 7.7
Industri Pengolahan 22,801 14.7 21,627 12.5 21,690 10.7 24,684 11.0 24,768 10.8
Listrik, Gas & Air 14,050 9.1 15,180 8.8 18,958 9.4 20,773 9.2 20,797 9.1
Bangunan 11,354 7.3 12,542 7.3 13,192 6.5 13,504 6.0 13,212 5.8
Perdagangan, Hotel &
Restoran 4,096 2.6 4,565 2.6 3,935 1.9 5,606 2.5 6,285 2.8
Pengangkutan & Komunikasi 6,864 4.4 7,106 4.1 8,498 4.2 10,419 4.6 10,909 4.8
Keuangan, Persewaan dan
Jasa Keuangan 47,040 30.3 58,948 34.1 81,208 40.1 89,100 39.7 90,792 39.7
Jasa-jasa Sosial/ Masyarakat 15,581 10.0 15,863 9.2 17,516 8.7 18,241 8.1 18,236 8.0
Lain-lain 19,194 12.4 18,314 10.6 19,084 9.4 18,430 8.2 18,796 8.2
Total 155,080 100 172,871 100 202,413 100 225,375 100 228,457 100
Sumber: Bank Indonesia


















Laporan Triwulan I - 2012 91
TABEL VII-3. POSISI UTANG LUAR NEGERI INDONESIA MENURUT KREDITUR
(JUTA USD)

Negara/ Organisasi
Pemberi Pinjaman
2007 2008 2009 2010 2011 Mar 2012*

%

%

%

%

% %
1. Negara Pemberi Pinjaman 103,907 73.6 117,792 76 125,993 72.9 135,261 66.8 160,505 71.1 163,308 71.5
Amerika 13,084 9.3 16,834 10.9 20,247 11.7 21,422 10.6 26,812 12.0 28,484 12.5
Australia 1,271 0.9 1,324 0.9 1,430 0.8 1,398 0.7 1,609 0.7 1,688 0.7
Austria 1,828 1.3 1,602 1 1,534 0.9 1,279 0.6 1,136 0.5 1,146 0.5
Belanda 13,841 9.8 13,365 8.6 15,781 9.1 15,372 7.6 13,509 6.0 13,670 6.0
Belgia 629 0.4 409 0.3 464 0.3 621 0.3 746 0.4 910 0.4
Cina 828 0.6 1,167 0.8 1,569 0.9 2,488 1.2 3,701 1.6 4,347 1.9
Hongkong 2,993 2.1 3,424 2.2 3,312 1.9 2,060 1 2,802 1.3 2,697 1.2
Inggris 3,178 2.3 2,460 1.6 3,218 1.9 3,096 1.5 2,931 1.3 3,092 1.4
Jepang 32,230 22.8 37,825 24.4 35,780 20.7 41,638 20.6 44,998 20.0 43,628 19.1
Jerman 5,380 3.8 4,631 3 4,072 2.4 3,604 1.8 3,658 1.6 3,687 1.6
Korea Selatan 1,685 1.2 1,605 1 1,485 0.9 1,624 0.8 1,855 0.9 1,985 0.9
Perancis 2,759 2 2,821 1.8 3,183 1.8 3,056 1.5 2,747 1.2 3,175 1.4
Singapura 15,806 11.2 20,016 12.9 22,338 12.9 24,724 12.2 38,497 16.8 37,923 16.6
Spanyol 562 0.4 553 0.4 533 0.3 500 0.2 469 0.2 474 0.2
Swiss 812 0.6 844 0.5 983 0.6 968 0.5 1,133 0.5 1,261 0.6
Amerika Lainnya 1,460 1 2,116 1.4 2,351 1.4 2,078 1 2,697 1.2 2,799 1.2
Eropa Lainnya 869 0.6 950 0.6 1,098 0.6 2,422 1.2 3,298 1.5 3,566 1.6
Asia Lainnya 1,895 1.3 2,369 1.5 2,571 1.5 2,989 1.5 4,014 1.8 4,256 1.9
Afrika 729 0.5 1,040 0.7 556 0.3 642 0.3 666 0.3 824 0.4
Oceania 54 0 45 0 52 0 43 0 46 0.0 46 0.0
Sindikasi - Negara-negara 2,014 1.4 2,391 1.5 3,436 2 3,236 1.6 3,182 1.4 3,653 1.6
2. Organisasi Pemberi
Pinjaman 19,342 13.7 20,676 13.3 24,970 14.4 26,667 13.2 27,033 12.0 27,192 11.9
A.D.B. 10,464 7.4 11,206 7.2 11,233 6.5 11,636 5.7 11,436 5.1 11,226 4.9
I.B.R.D 6,822 4.8 6,964 4.5 7,871 4.6 9,052 4.5 9,606 4.3 9,928 4.3
I.D.A. 1,552 1.1 2,001 1.3 2,231 1.3 2,315 1.1 2,274 1.0 2,282 1.0
I.D.B. 232 0.2 256 0.2 315 0.2 405 0.2 465 0.2 467 0.2
I.F.A.D. 79 0.1 78 0.1 77 0 81 0 119 0.1 123 0.1
I.M.F. - - - 0 3,093 1.8 3,050 1.5 3,031 1.3 3,060 1.3
N.I.B. 91 0.1 77 0 64 0 51 0 33 0.0 40 0.0
E.I.B. 102 0.1 94 0.1 86 0 77 0 68 0.0 66 0.0
3. Lainnya / Others 1 17,931 12.7 16,612 10.7 21,907 12.7 40,485 20 37,837 16.8 37,957 16.6
TOTAL (1+2+3) 141,180 100 155,080 100 172,871 100 202,413 100 225,375 100 228,457 100
Sumber: Bank Indonesia




Laporan Triwulan I - 2012 92
TABEL VII-4. PENARIKAN UTANG LUAR NEGERI INDONESIA
(JUTA USD)

2006 2007 2008 2009 2010 2011 Q1-2012*
1. Pemerintah dan Bank Sentral 5,421 5,434 9,068 11,429 6,593 5,338 1,706
1.1 Pemerintah 5,421 5,434 9,068 8,305 6,593 5,338 1,706
1.2 Bank Sentral - - - 3,124 - - -
2. Swasta 23,256 27,833 37,081 35,915 47,033 105,480 41,953
2.1 Bank 9,300 10,611 16,022 10,637 16,913 45,097 15,966
2.2 Bukan Bank 13,955 17,222 21,059 25,277 30,120 60,383 25,987
2.2.1 LKBB 1,434 1,623 2,284 1,513 2,646 7,939 2,973
2.2.2 Perusahaan Bukan
Lembaga Keuangan 12,521 15,599 18,776 23,764 27,473 52,445 23,014
Total (1+2) 28,677 33,267 46,149 47,343 53,625 110,818 43,659
Sumber: Bank Indonesia

1
Tidak termasuk surat berharga domestik, kas dan simpanan yang dimiliki bukan penduduk serta
kewajiban lainnya kepada bukan penduduk
2
Belum termasuk realisasi penarikan PLN Pemerintah sebesar USD607,1 juta




















Laporan Triwulan I - 2012 93
TABEL VII-5. PEMBAYARAN UTANG LUAR NEGERI INDONESIA POKOK DAN BUNGA
(JUTA USD)

2007 2008 2009 2010 2011 Q1-2012*
1. Pemerintah dan Bank Sentral 10,007 9,215 9,510 8,147 5,796 1,184
- Pokok 6,367 6,405 6,742 5,405 3,482 590
- Bunga 3,640 2,810 2,768 2,743 2,315 594
1.1 Pemerintah 9,925 9,114 9,430 8,091 5,687 1,158
- Pokok 6,322 6,334 6,674 5,356 3,388 567
- Bunga 3,603 2,780 2,755 2,734 2,299 591
1.2 Bank Sentral 82 101 80 56 110 26
- Pokok 45 71 68 48 94 23
- Bunga 37 30 12 8 16 3
2. Swasta 27,463 35,710 31,869 46,200 87,040 39,580
- Pokok 25,082 33,781 30,245 44,089 84,824 39,031
- Bunga 2,381 1,929 1,624 2,112 2,216 549
2.1 Bank 9,673 15,196 10,377 16,639 41,095 15,965
- Pokok 9,574 15,090 10,286 16,580 41,033 15,937
- Bunga 99 106 91 59 61 27
2.2 Bukan Bank 17,790 20,514 21,493 29,561 45,945 23,615
- Pokok 15,508 18,691 19,960 27,508 43,791 23,094
- Bunga 2,282 1,823 1,533 2,053 2,155 522
2.2.1 LKBB 1,642 1,743 2,071 2,392 6,562 2,684
- Pokok 1,531 1,639 1,979 2,322 6,485 2,664
- Bunga 111 104 92 70 76 20
2.2.2 Perusahaan Bukan
Lembaga Keuangan 16,148 18,771 19,421 27,170 39,384 20,931
- Pokok 13,977 17,052 17,980 25,186 37,305 20,430
- Bunga 2,171 1,719 1,441 1,983 2,079 501
Total (1+2) 37,471 44,925 41,379 54,347 92,836 40,764
- Pokok 31,450 40,187 36,988 49,493 88,306 39,621
- Bunga 6,021 4,739 4,391 4,854 4,531 1,143
V
1
Tidak termasuk surat berharga domestik, kas dan simpanan yang dimiliki bukan penduduk
serta kewajiban lainnya kepada bukan penduduk




Laporan Triwulan I - 2012 94













VIII. PERKEMBANGAN EKONOMI NEGARA MITRA DAGANG






















PERKEMBANGAN EKONOMI NEGARA MITRA DAGANG TRIWULAN I-2012


 Negara-negara maju mitra dagang utama di wilayah
Eropa mengalami perlambatan ekonomi. Jerman
mengalami perlambatan menjadi 1,2% dan Inggris
mengalami resesi pada triwulan I-2012. Negara-negara
maju di luar Eropa, yaitu Amerika Serikat dan Jepang
justru mengalami peningkatan pertumbuhan. Negara-
negara Asia lain mulai merasakan dampak krisis Eropa
khususnya yang memiliki hubungan perdagangan kuat
dengan Eropa sehingga berdampak terhadap
pertumbuhan ekonomi negaranya.

 Perkembangan inflasi Negara-negara mitra dagang
pada umumnya mengalami penurunan. Inflasi Jepang
dan Thailand meningkat seiring dengan peningkatan
output pasca bencana di kedua Negara tersebut.
Sedangkan China, India, dan Indonesia merupakan
Negara-negara yang mengalami penurunan tingkat
inflasi yang cukup signifikan pada triwulan I-2012
dibandingkan triwulan I-2011.

 Pemulihan ekonomi Amerika Serikat diikuti oleh
penurunan tingkat pengangguran. Negara lain yang
mengalami penurunan tingkat pengangguran antara
lain Malaysia, Inggris, dan Indonesia. Negara-negara
yang mengalami peningkatan pengangguran antara lain
Singapura, Thailand, dan Korea. Sedangkan tingkat
pengangguran Jepang, China, dan Jerman masih berada
pada level yang sama dengan triwulan sebelumnya.
 Negara-negara Eropa menurunkan impornya sehingga
berdampak terhadap ekspor Negara-negra Asia. Jepang
belum dapat keluar dari permasalahan defisit
perdagangan karena masih tingginya kebutuhan impor
energi. Di Indonesia, selain karena penurunan ekspor
ke China, larangan ekspor bahan baku cukup signifikan
dalam meningkatkan ekspor barang jadi tetapi belum
optimal karena menurunkan ekspor total. Negara-
negara yang mengalami peningkatan ekspor antara lain
Jepang, Singapura, Thailand, dan Korea selatan.
Sedangkan Negara-negara yang mengalami penurunan
impor antara lain Amerika Serikat, Malaysia, Jerman,
dan Indonesia.

 Tingginya kebutuhan impor Jepang membuat cadangan
devisa Negara tersebut berkurang. Sementara itu,
cadangan devisa India juga mengalami penurunan
akibat intervensi terhadap mata uang yang dilakukan
Bank Sentral India. Krisis Eropa membuat investor
mengalihkan dana ke Negara-negara yang dianggap
sebagai safe haven. Cadangan devisa Amerika Serikat
meningkat seiring dengan perbaikan ekonomi dan
penurunan impor yang lebih besar daripada penurunan
ekspor. Kebijakan investasi China yang ekspansif untuk
menarik investor juga berbanding positif dengan
peningkatan cadangan devisa.


Laporan Triwulan I - 2012 95
TABEL VIII-1. PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(% yoy)


Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang 4.9 4.4 5.5 3.1 -0.2 -1.7 -0.4 -0.5 2.7
2. China 12.1 10.3 9.6 9.8 9.7 9.5 9.1 8.9 8.1
3. India 12.6 9.5 8.9 10.1 9.2 8.0 6.7 6.1 5.3
4. Amerika Serikat 2.2 3.3 3.5 3.1 2.2 1.6 1.5 1.6 2.1
5. Singapura 16.7 19.7 10.6 12.7 9.0 1.1 6.1 3.6 1.5
6. Malaysia 10.1 9.0 5.2 4.8 5.1 4.3 5.7 5.2 4.7
7. Thailand 12.0 9.2 6.6 3.8 3.2 2.7 3.7 -8.9 0.3
8. Jerman 2.4 4.1 4.0 3.8 4.7 2.9 2.7 2.0 1.2
9. Korea Selatan 8.6 7.4 4.5 5.0 4.0 3.5 3.7 3.4 3.0
10. Inggris 1.2 2.5 3.0 1.7 1.5 0.4 0.3 0.5 -0.1
11. Indonesia 5.9 6.3 5.8 6.8 6.4 6.5 6.5 6.5 6.3
Sumber: CEICdan Biro Statistik masing-masing negara








Laporan Triwulan I - 2012 96
TABEL VIII-2. PDB RIIL NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(Miliar Mata Uang Nasional Masing-masing Negara)



Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang 126,401 124,610 128,434 131,915 126,186 122,457 127,873 131,199 129,573
2. China
3. India 13,640 12,088 12,268 13,538 14,693 13,120 13,093 14,389 -
4. Amerika Serikat 12,938 13,059 13,140 13,216 13,228 13,272 13,332 13,429 13,502
5. Singapura 68 74 72 72 74 75 76 75 75
6. Malaysia 162 167 171 175 170 174 181 184 178
7. Thailand 1,180 1,113 1,114 1,189 1,217 1,143 1,156 1,084 1,220
8. Jerman 572 587 608 602 600 605 623 612 610
9. Korea Selatan 257 261 262 264 267 270 272 273 275
10. Inggris 346 350 353 351 352 351 353 352 351
11. Indonesia 559,279 574,539 594,069 585,951 595,227 611,625 632,430 623,960 632,773
Sumber: CEICdan Biro Statistik masing-masing negara







Laporan Triwulan I - 2012 97
TABEL VIII-3. PDB NOMINAL NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(Miliar USD)


Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang 117,956 119,498 118,677 125,653 115,483 114,643 115,580 122,647 117,120
2. China 8,261 17,488 27,263 40,151 9,710 20,578 32,122 47,156 10,800
3. India 18,819 17,173 17,610 20,157 22,245 20,192 20,352 23,051 -
4. Amerika Serikat 3,569 3,617 3,651 3,689 3,717 3,753 3,794 3,830 3,865
5. Singapura 74 77 77 81 82 80 81 84 84
6. Malaysia 190 193 201 211 211 217 224 230 224
7. Thailand 2,560 2,471 2,490 2,583 2,745 2,653 2,688 2,454 2,798
8. Jerman 605 617 623 627 636 640 646 646 652
9. Korea Selatan 285 292 294 302 305 306 310 317 -
10. Inggris 360 365 369 370 374 375 378 381 381
11. Indonesia 1,503,019 1,586,462 1,668,246 1,678,544 1,750,865 1,823,554 1,931,108 1,921,560 1,972,357
*) Miliar mata uang masing-masing negara
Sumber: CEICdan Biro Statistik masing-masing negara







Laporan Triwulan I - 2012 98
TABEL VIII-4. LAJU INFLASI NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(% yoy)


Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang -0.9 -0.7 -0.9 -0.4 -0.5 -0.4 0.0 -0.2 0.4
2. China 2.4 2.9 3.6 4.6 5.4 6.4 6.1 4.1 3.6
3. India 10.4 10.3 9.0 9.4 9.7 9.5 10.0 7.7 6.9
4. USA 2.3 1.1 1.1 1.4 2.6 3.5 3.9 3.0 2.6
5. Singapore 1.5 2.8 3.6 4.6 4.9 5.2 5.5 5.6 5.3
6. Malaysia 1.4 1.6 1.8 2.1 3.0 3.5 3.4 3.0 2.1
7. Thailand 3.4 3.3 3.0 3.0 3.1 4.1 4.0 3.5 3.4
8. Jerman 0.8 0.7 0.8 1.0 1.1 1.4 1.5 1.3 1.6
9. Korea Selatan 2.5 2.7 3.4 3.0 4.1 4.2 3.8 4.2 2.6
10. Inggris 3.4 3.2 3.1 3.7 4.0 4.2 5.2 4.2 3.5
11. Indonesia 3.4 5.0 5.8 7.0 6.7 5.5 4.6 3.8 4.0
Sumber: CEICdan Biro Statistik masing-masing negara







Laporan Triwulan I - 2012 99
TABEL VIII-5. PENGANGGURAN NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(% yoy)


Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang 5.1 5.1 5.1 4.9 4.6 4.6 4.2 4.5 4.5
2. China 4.2 4.2 4.1 4.1 4.1 4.1 4.1 4.1 4.1
3. India 3.8 3.8 3.8 3.8 - - - - -
4. USA 9.8 9.4 9.5 9.4 8.9 9.1 9.0 8.5 8.2
5. Singapore 2.2 2.2 2.1 2.2 1.9 2.1 2.0 2.0 2.1
6. Malaysia 3.6 3.7 3.1 3.2 3.0 3.0 3.1 3.1 2.9
7. Thailand 1.0 1.2 0.9 0.7 0.7 0.4 0.8 0.4 0.7
8. Jerman 8.0 7.7 7.5 7.4 7.2 7.0 6.9 6.8 6.8
9. Korea Selatan 3.8 3.6 3.7 3.5 4.0 3.3 3.3 3.1 3.4
10. Inggris 7.9 7.8 7.9 7.9 7.7 7.9 8.3 8.4 8.3
11. Indonesia 7.4 7.4 7.1 7.1 6.8 6.8 6.6 6.6 6.3
Sumber: CEICdan Biro Statistik masing-masing negara







Laporan Triwulan I - 2012 100
TABEL VIII-6. PERTUMBUHAN EKSPOR DAN IMPOR NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(% yoy)

Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
a. Pertumbuhan Ekspor
1. Jepang 35.1 30.4 21.4 13.5 6.4 -5.5 1.2 -2.4 0.8
2. China 28.7 40.9 32.2 24.9 24.9 26.4 22.1 - 26.5
3. India 10.6 10.7 16.7 28.1 25.0 23.2 23.3 13.1 -
4. USA 10.7 13.5 12.5 8.8 8.9 7.3 6.0 4.7 4.1
5. Singapore 21.2 24.5 19.0 12.6 8.1 1.1 0.8 0.9 2.2
6. Malaysia 21.2 15.6 8.1 2.6 1.9 4.6 4.8 5.5 2.8
7. Thailand 16.6 22.3 11.7 9.5 16.0 12.0 17.3 -6.4 -3.2
8. Jerman 7.9 16.7 15.1 13.9 12.5 7.5 8.2 5.6 5.2
9. Korea Selatan 16.3 15.0 11.7 15.9 16.8 8.3 9.4 4.4 5.0
10. Inggris 2.6 8.7 8.7 9.4 11.1 3.9 3.2 0.7 -0.6
11. Indonesia -3.6 2.7 4.3 12.8 -7.1 7.2 4.9 3.3 -7.2
b. Pertumbuhan Impor
1. Jepang 5.3 15.9 12.6 10.6 9.1 3.5 5.3 5.8 6.6
2. China 64.9 44.1 27.5 29.6 29.9 32.7 23.1 - 32.6
3. India 21.1 17.5 14.9 14.2 10.3 20.8 6.9 17.3 -
4. USA 6.9 16.9 15.9 10.7 9.6 4.8 2.1 3.6 2.6
5. Singapore 17.5 21.7 15.7 10.5 5.9 2.5 0.7 1.0 4.9
6. Malaysia 28.5 23.2 11.6 3.9 9.3 4.0 3.9 7.8 6.8
7. Thailand 33.3 24.6 21.3 10.5 16.8 15.1 20.1 3.3 4.5
8. Jerman 3.4 16.1 12.2 14.7 9.8 6.9 8.5 6.3 5.0
9. Korea Selatan 22.3 18.1 14.6 14.8 10.8 7.8 6.2 1.5 4.6
10. Inggris 4.3 8.5 11.9 9.7 5.5 1.8 -0.9 -1.3 0.9
11. Indonesia -2.3 5.7 3.3 9.8 -4.6 6.5 2.2 6.1 -6.2
Sumber : CEIC dan Bank Indonesia


Laporan Triwulan I - 2012 101
TABEL VIII-7. CADANGAN DEVISA NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
(Miliar USD)

Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q4
1. Jepang 1,042,715 1,050,235 1,109,591 1,096,185 1,116,025 1,137,809 1,200,593 1,295,840 1,288,703
2. China 2,447,084 2,454,275 2,648,303 2,847,338 3,044,700 3,197,490 3,201,683 3,181,148 3,304,971
3. India 279,057 275,710 292,870 297,334 304,818 315,715 311,482 296,688 294,398
4. USA 127,505 124,970 132,375 132,737 135,413 146,481 146,312 146,665 148,445
5. Singapore 197,112 199,960 214,662 225,754 234,205 242,287 233,621 237,737 246,107
6. Malaysia 95,292 94,773 100,725 106,498 113,838 134,326 130,978 133,642 135,676
7. Thailand 144,094 146,759 163,235 172,129 181,584 184,894 180,113 175,123 178,962
8. Filipina 45,600 48,704 53,754 62,373 65,983 68,996 75,174 75,302 76,538
9. Korea Selatan 272,331 274,219 289,775 291,571 298,618 304,485 303,384 306,403 315,952
10. Inggris 95,358 96,968 102,369 106,567 114,575 114,180 123,481 121,926 125,693
11. Indonesia 71,823 76,321 86,551 96,207 105,709 119,655 114,502 110,123 110,493
Sumber : CEIC dan Bank Indonesia







Laporan Triwulan I - 2012 102

TABEL VIII-8. NILAI TUKAR NEGARA MITRA DAGANG UTAMA
1)

(National Currency/USD)


Uraian
2010 2011 2012
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1
1. Jepang 93.50 88.40 83.50 81.10 83.13 80.56 77.06 76.91 82.14
2. China 6.80 6.80 6.70 6.60 6.55 6.46 6.38 6.30 6.30
3. India* 45.9 45.6 46.4 44.8 45.2 44.7 45.8 50.8 50.2
4. USA 1.43 1.43 1.67 1.67 1.61 1.61 1.56 1.56 1.59
5. Singapore 0.70 0.70 0.60 0.60 0.63 0.62 0.64 0.65 0.65
6. Malaysia 3.30 3.20 3.10 3.10 3.03 3.02 3.19 3.17 3.07
7. Thailand 32.30 32.50 30.40 30.10 30.28 30.73 31.19 31.55 30.84
8. Euro 0.70 0.80 0.70 0.70 0.71 0.69 0.75 0.77 0.75
9. Korea Selatan 1,131.30 1,221.80 1,140.20 1,126.00 1,096.93 1,067.65 1,178.10 1,152.45 1,135.15
10. Inggris 0.70 0.70 0.60 0.60 0.62 0.62 0.64 0.64 0.63
11. Indonesia 9,100.00 9,074.00 8,908.00 8,996.00 8,708.00 8,579.00 8,875.00 9,069.00 9,192.00
*) USD terhadap poundsterling

1)
End of Period
Sumber : Bloomberg
















Laporan Triwulan I - 2012 103













IX. PERKEMBANGAN INDIKATOR EKONOMI GLOBAL

















































Laporan Triwulan I - 2012 104
INDIKATOR EKONOMI EROPA
Grafik IX.2. Tingkat Pengangguran dan Inflasi Eropa

Sumber: CEIC
Tingkat pengangguran di kawasan Eropa cenderung menurun
dalam semester I 2011, namun tetap pada level yang relatif tinggi di
atas 9%. Namun, sejak Maret 2011 hingga Desember 2011, tingkat
pengangguran Kawasan Eropa terus meningkat hingga mencapai
10,2% pada bulan Maret 2012.
Tingkat inflasi kawasan Eropa yang sempat menurun sejak April
2011, kembali meningkat hingga 3% pada September-November
2011 lalu kembali turun menjadi 2,64% pada Maret 2012.

Grafik IX.1. Pertumbuhan Ekonomi Eropa


Sumber: CEIC
Seiring dengan permasalahan krisis di berbagai negara kawasan
Eropa, pertumbuhan ekonomi Eropa selama triwulan I-2012
mengalami hanya mencapai 0,1% (yoy).












































Laporan Triwulan I - 2012 105
INDIKATOR EKONOMI AMERIKA SERIKAT
Grafik IX.3. Indikator Produksi Kawasan Eropa


Sumber: CEIC
Indeks produksi industri Kawasan Eropa mengalami tren
meningkat sejak triwulan II-2009, tetapi mengalami perlambatan
sejak triwulan I-2011 dan bahkan mengalami penurunan hingga
triwulan I-2012. Indeks sentimen ekonomi dan indeks
kepercayaan industry yang mengalami penurunan sejak triwulan
I-2011 sempat menunjukkan peningkatan pada Februari 2012
tapi kembali turun pada Maret 2012.

Grafik IX.4. Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat


Sumber: CEIC
Pertumbuhan ekonomi Amerika yang mulai pulih paska krisis
global 2008 kembali melambat setelah menyentuh level 3,5%
pada triwulan III-2010. Namun, ekonomi Amerika menunjukkan
kinerja positif sejak triwulan III-2011 dan mampu tumbuh 2,1%
pada triwulan I-2012.

































Laporan Triwulan I - 2012 106
Grafik IX.5. Indikator Produksi Amerika Serikat


Sumber: CEIC
Produksi industri Amerika Serika terus menunjukkan
peningkatan sejak tahun 2009. Meskipun mengalami penurunan
pada Maret 2012, tetapi tren produksi masih menunjukkan
peningkatan. Sektor manufaktur memang masih belum bangkit
sejak triwulan II-2011, akan tetapi masih berada pada level di
atas 50 yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat masih
melakukan ekspansi di sektor manufaktur. Sedangkan sektor
non manufaktur kembali mengalami peningkatan, khususnya
didorong oleh sektor jasa.
Grafik IX.6. Tingkat Pengangguran dan Inflasi Amerika Serikat


Sumber: CEIC
Pada triwulan I-2012, tingkat pengangguran Amerika Serikat
terus mengalami penurunan menjadi 8,2%. Hal ini disebabkan
oleh semakin banyaknya tenaga kerja di Amerika Serikat yang
keluar dari angkatan kerja sehingga tidak tercakup dalam survey
ketenagakerjaan.
Pada triwulan I-2012, tingkat inflasi Amerika Serikat sebesar
2,6% atau turun dibandingkan kuartal IV-2011 sebesar 3%.

































Laporan Triwulan I - 2012 107
Grafik IX.7. Keseimbangan Transaksi Berjalan dan Utang
Pemerintah Amerika Serikat (USD Juta)


Sumber: CEIC
Defisit transaksi berjalan Amerika Serikat terus menunjukkan
penurunan. Hal ini disebabkan oleh penurunan impor yang lebih
besar dari penurunan ekspor. pada kuartal I-2012. Sedangkan
utang pemerintah Amerika Serikat juga mengalami peningkatan
hingga karena dianggap sebagai safe haven di tengah
ketidakpastian global akibat krisis Eropa.
Grafik IX.8. Neraca Perdagangan Barang dan Jasa Amerika
Serikat (USD Juta)


Sumber: CEIC
Defisit neraca perdagangan barang dan jasa Amerika Serikat
hingga bulan Maret 2012 mencapai sebesar US$ 51,8 milyar.
Defisit Maret 2012 lebih tinggi dibandingkan defisit Februari
2012, akan tetapi masih lebih rendah dibandingkan defisit Januari
2012.




















INDIKATOR PASAR GLOBAL
Laporan Triwulan I - 2012 108
Tabel IX.1. Perkembangan Suku Bunga Internasional


30 Maret 2012 52 Minggu Lalu
Prime Rates

Amerika Serikat 3.25 3.25
Kanada 3.00 3.00
Jepang 1.48 1.48
Inggris 0.50 0.50
ECB 1.00 1.00
Swiss 0.51 0.55
Australia 4.25 4.75
Hongkong 5.00 5.00

Libor 30 Maret 2012 52 Wks Ago
1 Bulan 0.24 0.24
3 Bulan 0.47 0.30
6 Bulan 0.73 0.46
1 Tahun 1.05 0.78

Euro Libor
30 Maret 2012 52 Wks Ago
1 Bulan 0.36 0.92
3 Bulan 0.68 1.18
6 Bulan 1.02 1.50
1 Tahun 1.39 1.95


Euribor 30 Maret 2012 52 Wks Ago
1 Bulan 0.42 0.97
3 Bulan 0.78 1.24
6 Bulan 1.09 1.55
1 Tahun 1.43 2.00

Hibor 30 Maret 2012 52 Wks Ago
1 Bulan 0.30 0.21
3 Bulan 0.40 0.26
6 Bulan 0.55 0.33
1 Tahun 0.84 0.65


30 Maret 2012 52 Wks Ago
US Discount 0.75 0.75
Fed-fuds Target 0-0.25 0-0.25
Call Money 2.00 2.00
Sumber: Wall Street Journal






















Laporan Triwulan I - 2012 109
Tabel IX.2. Perkembangan Harga Komoditas

Komoditas
Unit
30 Maret
2012

Harga
Tertinggi

Harga
Terendah

Pertanian
Corn cents/ bu. 616.00 675.75 599.25
Soybeans cents/ bu. 1,368.75 1,388.50 1,160.00
Wheat cents/ bu. 622.00 696.00 612.5
Live Cattle cents/ lb. 122.43 130.68 122.30
Cocoa $/ ton 2,222.00 2,499.00 2,030.00
Coffee cents/ lb. 177.95 241.10 174.45
Sugar cents/ lb. 24.41 26.20 22.43
Cotton cents/ lb. 93.61 99.54 87.00
Rapeseed euro/ ton 483.50 489.00 423.00
Cocoa pounds/ ton 1,474.00 1,633.00 1,356.00
Robusta Coffee $/ ton 2,045.00 2,099.00 1,743.00

Logam Unit
30 Maret
2012
Harga
Tertinggi

Harga
Terendah

Copper $/ lb. 3.79 4.00 3.40
Gold
$/ troy
oz.
1,650.60 1,795.10 1,576.90
Silver
$/ troy
oz.
31.79 37.58 28.17
Aluunium $/ ton 2,146.50 2,349.00 2,028.50
Tin $/ ton 22,425.00 25700 19,450.00
Copper $/ ton 8,335.00 8,647.00 7,485.50
Lead $/ ton 1,978.00 2,318.00 1,963.50
Zinc $/ ton 1,993.00 2,195.50 1,843.00
Nickel $/ ton 17,480.00 21,880.00 17,480.00

Minyak Unit
30 Maret
2012
Harga
Tertinggi

Harga
Terendah

Crude Oil $/ bbl. 103.43 110.95 96.26
Heating Oil $/ gal. 3.19 3.31 2.90
RBOB Gasoline $/ gal. 3.35 3.41 2.80
Natural Gas $/ mmBtu 2.17 3.26 2.16
Brent Crude $/ bbl. 122.99 127.07 107.41
Gas Oil $/ ton 1,016.25 1,045.75 912.75
Sumber: Wall Street Journal




























Laporan Triwulan I - 2012 110
Kawasan Indeks
30 Maret
2012
YTD %
chg
52 wks
% chg
EROPA Stoxx Europe 600 260.74 6.60 -5.50
Stoxx Europe 50 2,439.73 3.00 -5.50
Euro Zone Euro Stoxx 50 2,452.74 5.90 -15.70
Euro Stoxx 244.46 8.30 14.00
Denmark OMX Copenhagen 402.40 12.80 -7.10
Finlandia OMX Helsinki 5,939.06 10.90 21.00
Prancis CAC 40 3,381.12 7.00 -15.20
Jerman DAX 6,875.15 16.60 -2.40
Italia FTSE MIB 15,908.85 5.40 26.80
Belanda AEX 321.09 2.80 12.20
Rusia RTS Index 1,613.41 16.80 21.10
Spanyol IBEX 35 7,911.00 -7.60 -25.20
Swiss Swiss Market 6,176.26 4.00 -2.90
Turki Istanbul National 100 61,544.94 20.00 -4.50
Inggris FTSE 100 5742.03 3.00 -2.80

Kawasan Indeks
30 Maret
2012
YTD %
chg
52 wks
% chg
AMERIKA DJ Americas 364.28 10.60 1.20
Brazil Sao Paulo Bovespa 64,391.33 13.50 -6.10
Argentina Merval 2,676.70 8.70 -21.00
Meksiko IPC All-Share 38,752.83 4.50 3.50

Sumber: Wall Street Journal


Tabel IX.3. Indeks Harga Saham Utama

Kawasan Indeks
30 Maret
2012
YTD %
chg
52 wks
% chg
ASIA-PASIFIK DJ Asia-Pacific 130.79 11.10 -6.50
Australia S & P/ ASX 200 4,337.90 6.90 -10.30
China DJ CBN China 600 20,307.92 4.30 -25.70
Hong Kong Hang Seng 20,609.39 11.80 -12.40
India Bombay Sensex 17,058.61 10.40 -12.30
Indonesia Jakarta Composite 4,105.17 7.40 11.60
Jepang Nikkei Stock Avg 10,114.79 19.60 3.70
Topix Index 857.74 17.70 -1.30
Malaysia Kuala Lumpur Comp. 1,585.44 3.60 2.60
Selandia Baru NZSX-50 3,495.44 6.70 1.60
Pakistan KSE 100 13,559.10 19.50 14.80
Filipina Manila Composite 5,085.24 16.30 25.40
Singapura Straits Times 2,994.09 13.10 -3.60
Korea Selatan Kospi 2,014.41 10.30 -4.40
Taiwan Weighted 7,872.66 11.30 -9.30
Thailand SET 1,203.91 17.40 14.90





PENYUSUN

Pengarah
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan
Koordinator
Bobby H. Rafinus
Kontributor
Edy Yusuf
Edi Prio Pambudi
Mamay Sukaesih.
Tri Kurnia Ayu S
Rista Amallia
Windy Pradipta
Arin Puspa Nugrahani
Ruth Nikijuluw
Ahmad Fikri Aulia
Alexcius Winang
Andi
Komite Kebijakan KUR



Semua data yang terdapat dalam laporan ini berasal dari beberapa sumber terkait.
Hanya dilakukan perubahan dalam penyusunan analisa grafik dan komparasi.
















Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
Redaksi Statistik Perekonomian
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Gedung Sjafruddin Prawiranegara (d.h. Ged. PAIK II) Lantai 4
Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta, 10710
Telepon. 021-3521843, Fax. 021-3521836
Email :tinjauan.ekon@gmail.comwww.ekon.go.id

ISSN 2088-5512

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->