5. Bersifat reversible. TTX (tetrodotoxin) merupakan jenis neurotoxin.

Toxin ini memblokir

saluran-saluran tegangan pada permukaan sel saraf. Pemblokiran saluran tegangan pada permukaan sel saraf ini dilakukan dengan cara TTX (tetrodotoxin) ini meniru kation natrium saat terhidrasi dan kemudian dapat masuk melalui mulut komplek chanel peptida Na+ lalu dia mengikat ke sisi glutamat peptide yang lain dan selanjutnya ikatan itu dikencangkan ketika konformasi peptide mengalami perubahan. Setelah perubahan konformasi tersebut TTX (tetrodotoxin) secara elektrostatis melekat pada saluran gerbang dari Na+. TTX yang telah berada di komplek chanel Na+ lebih lanjut ditunjukkan pada saat hunian TTX v terhidrasi di komplek natrium saat terhidrasi. Pada saat seperti itulah reversibel mengikat pada skala waktu sepersekian detik. Sabagian besar TTX molekul natrium menolak kesempatan untuk memasuki saluran natrium. TTX (tetrodotoxin) ini yang merupakan racun berasal dari ikan buntal hanya mengeblok atau menghambat voltage-gated sodium chanel. Dan TTX ini tidak mempengaruhi potasium channel. Selain itu TTX (tetrodotoxin) ini adalah racun yang tahan panas (kecuali dalam suasana alkali) dan merupakan racun nonprotein yang larut dalam air. TTX adalah molekul organik, kecil, heterosiklik yang bekerja langsung pada pompa natrium aktif pada jaringan saraf. racun ini menghambat difusi natrium melalui pompa natrium, sehingga mencegah depolarisasi dan terbentuknya potensial aksi dari jaringan saraf tersebut. Racun ini bekerja pada sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful