REFLEKSI KASUS BEDAH THORAX

Anglea Mistralina Asa Ibrahin ZA Astika Cahya N Fajar Agung Prayogo Medha Paramitajati Winda Wahyuni

Bantul  Pendidikan :  Pekerjaan :  Tgl masuk RS : . S  Umur : 57 tahun  Jenis Kelamin : Laki-Laki  Alamat : Sedayu.IDENTITAS  Nama : Bp.

darah (-). BAB dbn. HMRS nyeri dada kiri meningkat terutama saat bernafas. demam (-). 5 HSMRS pasien batuk (+). makan minum dbn. sesak nafas (-). demam (-). mendapat terapi Renadinac. makan minum dbn. keringat malam (-). cefadroxil 2 x 500. keringat malam (+). BB turun (-). . dahak putih (+). tramadol 50 mg. dada kiri nyeri untuk nafas dalam.ANAMNESA  Keluhan Utama : Nyeri dada kiri  RPS : 2 MSMRS os mulai mengeluh batuk (+). dahak putih (+). codein 2 x ½. nyeri ulu hati – RSS. sesak (-). BAK dbn.

CM.. SI -/Leher : JVP ≠ .PEMERIKSAAN FISIK  KU : Sedang.  VS : TD : 140/80 mmhg RR : 28 x/m N : 88 x/m T : afebris Kepala : CA -/.

retraksi -/-. Ketinggalan gerak -/-. retraksi -/ P : simetris +/+. reguler. Thorax  Pulmo :  I : simetris +/+. Ketinggalan gerak -/-. bising (-) . fremitus taktil  P:  A:  Cardio :  I : Ictus cordis tak tampak  P : Ictus cordis teraba d SIC V LMCS  P : Cardiomegaly (-)  A : S1 2 murni.

fenektasi (-)  A : Bising Usus (+) N  P : Tympani  P : Nyeri tekan (-). massa (-). massa (-). Hepar/Lien tidak teraba. Abdomen  I : Dinding dada/Dinding perut .  Ektremitas : edema kuat. Nadi . WPK < 2 s. - akral hangat .

DIAGNOSIS KERJA  Pleuro pneumoni  Efusi Pleura Sinistra Diagnosi Banding .

AGD.PENATALAKSANAAN  O2 : 3 l/menit  Infus Nacl 0. APTT. PTT. KD. . GDS. Ceftriaxon 1g/12 jam  Amboxol 3 x 1  RO thorax  Cek DR. kultur sensitivitas darah.9% 20tpm  Inj.

RO THORAX .

.

.  Besar cor tidak bisa dinilai. KESAN :  Efusi pleura sinistra dengan kemungkinan adanya lesi massa.

7 AT : 574.4 MCH :29.31 RBC : 3.000 MCV : 96.60 Hct : 34.6 AL : 29.DARAH RUTIN  Tgl 11/6/2011         Hb : 10.7 .6 MCHC : 30.

 Pemasangan WSD .

.

. Kesan :  Efusi pleura sinistra dengan rim enhancement pada post kontras sangat mungkin emphyema  Efusi pleura dekstra minimal  Pneumonia dengan bronkiektasis pulmo sinistra lobus posterior segemn anterior.  Konfigurasi cor normal  Infiltrat pulmo dektra lobus inferior laterobasal dan posterobasal.  Ujung WSD pada hemithorax sinistra setinggi kosta VII sinistra aspek posterior.

.

aspek posterior . Kesan  Efusi pleura sinistra  Besar cor tidak valid dinilai  Ujung distal wsd di proyeksi paravertebra sinistra setinggi sic VII.