HUKUM ADAT DAN HUKUM KODRAT1

Oleh: Dalinama Telaumbanua, S.H2

Hukum adalah seperangkat norma dan aturan adat/kebiasaan yang berlaku di suatu wilayah. misalnya di perkampungan pedesaan terpencil yang masih mengikuti hukum adat. Definisi hukum adat ini berkaitan dengan keseluruhan aturan tingkah laku positif yang di satu pihak mempunyai sanksi dan di pihak lain dalam keadaan tidak dikodifikasikan. Sedangkan hukum kodrat adalah hukum yang dirumuskan dengan mengacu pada hakekat alamiah kita sebagai manusia. Hukum tersebut diketahui melalui pengalaman manusiawi setiap orang. Oleh sebab itu hukum kodrat berlaku universal, karena berbicara soal manusia pada umumnya Pada mulanya hukum adat (kebiasaan) ini hanya bisa berlaku melalui keputusan pengadilan, maka disini dapat kita ketahui adanya landasan yang jelas untuk peninjauan kembali tindakan legislatif sebagaimana yang kemudian terjadi di bawah ketentuan undang-undang tertulis Amerika Serikat. Akan tetapi dibalik pandangan umum, dapat ditemukan pendapat filosofis yang tidak boleh dicampuradukkan dengan hukum kodrat (alam). Karena hukum kodrat (alam) yang dikembangkan dalam abad ke-17 di Benua Eropa adalah sesuatu yang sangat berbeda dan pada kenyataannya didukung oleh James I dan Bacon.

1 2

Anotasi dari Buku Friedrich tentang Filsafat Hukum Advokat / Pengacara Magang dan Konsultan Hukum 2012

Jadi, hukum adat dan hukum kodrat sama-sama tidak memadai untuk mengatasi persoalan hukum yang ditimbulkan oleh konflik antara raja (eksekutif) dan parlemen (legislatif).