MAN a. staffing Ada lima orang perawat tenaga honorer.

Yang dimaksud tenaga honorer adalah perawat yang bekerja < 2 tahun. Proses seleksi untuk menempatkan pegawai honorer di ruangan bougenvill diatur oleh peraturan rumah sakit. Kriteria pegawai yang akan di tempatkan di ruangan bougenvill juga ditetapkan oleh rumah sakit. Semua staff di ruangan bougenvill sudah pernah mengikuti pelatihan khusus yang dilakukan oleh rumah sakit sendiri yaitu pelatihan EKG, pemasangan NGT, pemasangan infuse, dan kateter. Namun belum pernah ada pelatihan keluar rumah sakit. Rumah sakit tidak memberikan pendidikan dan pelatihan dalam penggembangan bidang keperawatan tapi sedang direncanakan kedepannya. Rumah sakit juga tidak memberikan subsidi untuk peningkatan pendidikan staff di ruangan bougenvill. Juamlah pasien 15 orang dengan jumlah perawat di ruangan tersebut 12 orang. Perawar ruangan bougenvill mempunyai tugas rangkap selain mengerjakan askep mereka juga terkadang membersihkan ruangan bila cleaning service tidak datang. b. directing Kepala ruangan bougenvill baru dua bulan ditempatkan di ruangan ini dan baru satu kali mengikuti pelatihan CI selama dua hari. kepal ruangan tidak campur tangan dalam peningkatan SDM staff di ruangan bougenvill namun hal ini diurus oleh rumah sakit. Kepala ruangan memberikan teguran dan pujian kepada peratwat. c. Controlling Terdapat tiga system penilaian terhadap kinerja perawat di ruangan bougenvill yaitu tiap tiga bulan, per satu tahun dan per dua tahun. Yang dinilai dalam penilaian per bualan adalah 1) keterampilan dalam bekerja, 2) inisiatif, 3)kerjasama, 4) kejujuran dalam bekerja, 5) kedisiplinan, 6) sopan santun, 7) suka terhadap kritik atau nasehat, 8) kepian dalam berpakaian, 9) tanggung jawab dalam pekerjaan, 10) kerapian dalam bekerja, dan 11) kepatuhan terhadap peraturan. Dan hal yang dinilai pada penilaian per dua tahun adalah 1) pengetahuan, 2) skill dan 3) attitude. Yang melakukan penilaian adalah karu dan supervisor.

METODE a. Planning Visi : “

Di ruangan bougenvill juga terdapat kolaborasi dan koordinasi dengan tim kesehatan lain. Supervise secara langsung dilakukan jika ada masalah di ruangan sedangkan supervise tidak langsung melalui kepala ruangan. Kepala ruangan menyelesaikan konflik denagn melihat dokumentasi. Directing Gaya kepemimpinan kepala ruasngan di ruangan bougenvill adaln gaya kepemimpinan demokratis dan dijalankan dengan baik. Terdapat monitor terhadap harapan dan kepuasan pasien tentang pelayanan keperawatan di ruangan bougenvill dengan cara kotak saran dan adanya kuisioner yang dibagikan pada pasien ketika akan pulan dari ruangan tersebut. Controlling Pengendalian fungsi mutu di ruangan bougenvill dilakukan dan sesuai fungsi rumah sakit. Sistem pendidikan kesehatan di ruangan ini dilakukan secara lisan tanpa media bantuan. Sasaran pelayanan kesehatan di ruang bougenvill tidak ada klasifikasi spesifik. Setra dokter melakukan visit 5-10 menit.Misi: “ Ruangan bougenvill memiliki standar asuhan keperawatan per tindakan dan pendokumentasian askep lengkap yang telah dilakukan masih dengan tulis tangan. c. b. Kepala ruangan juga melakukan monitoring dokumentasi. Supervise bidang keperawatan melakukan controlling keruangan-ruangan baik secara langsung maupun tidak langsung. . Konflik yang biasa terjadi di ruangan adalah komunikasi yang tidak efektif antar perawat pelaksana serta tenaga kesehatan lain. Kendala yang dihadapi oleh kepala ruangan adalah tanggung jawab yang belum dikerjakan secara baik dan perbedaan pendapat sxetiap anggoto. d. Organizing Alasan digunakannya metode fungsional adalah ketetapan dari rumah sakit. supervise dapat dilakukan oleh kepala ruangan setiap hari pada saat dinas pagi. system pendelegasian tugas dilakukan oleh karu ke penanggung jawab dan pendelegasian tugas antar perawat dilakukan langsung pada saat operan serta perawat pelaksana belum bisa pulang kalau tugasnya belum selesai.

Planning Kelengkapan logistic di ruangan bougenvill No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Nama alat/barang Tensi meter Stethoscope dewasa Stethoscope kecil Temperature distal Temperature biasa Tromol kasa besar neirbeken Korentang Toungque spatel Gunting perban Arteri klem Giilingan obat Nebulizer Timbangan dewasa Bak injeksi Bak instrumen Suction Syring pump Tabung oksigen kecil Ambu bag dewasa Buli-buli air hangat Oksimetri Pen light Kom alkohol Ceret listrik stainless Pinset cirugis Pinset anatomis Gunting kecil Rostul Jumlah 2 2 1 1 1 1 3 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 Kondisi Baik 1 baik. . Cara perawatan dan pengamprahan dilakukkan oleh housekeeping. 1 rusak Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik a Jumlah bed yang tersedia ada 19 buah.MATERIAL a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful