Penyearah Terkendali

Click to edit Master subtitle style

6/16/12

11

Penggunaan Penyearah Terkendali
• •

Membuat tegangan DC terkendali Aplikasi :

UPS (Batere charger dan inverter) DC motor drive mengatur kecepatan motor DC AC motor drive mengatur kecepatan motor AC High power HVDC transmission

6/16/12

Komponen switching : Thyristor 22

Simbol

Kharakteristik Thyristor

Model

6/16/12

Kharakteristik Tegangan 33 - Arus

Efek Gate Sinyal

Semakin tinggi IG, V A-K semakin rendah sehingga thyristor semakin cepat menyala .
6/16/12 44

Penyearah Satu Phase Terkendali Beban R

Tegangan Beban Rerata Arus Vm beban Io= id ax 2 = R

( 1 + cos  )

Tegangan dan aliran daya dapat diatur dengan mengatur  (firing pulse). 6/16/12 55

Penyearah Satu Phase Terkendali Beban RL

Tegangan Induktor saat Thy ON

Tegangan Resistan

Arus Beban,id

VR = Id. R

Saat VS > VR , arus beban naik, sebaliknya saat VS < VR , arus beban turun. • Arus beban Id sama dengan nol saat luas A1 = A2, dan menjaga Thy tetap ON 6/16/12 66 meskipun Vs < 0.

Penyearah Satu Phase Terkendali Beban L Aktif

Thy ON bila VS > Ed , dan sinyal gate diaktifkan. meskipun Vs <

Thy akan tetap ON saat A1 = A2, 0.
• •

Saat Thy OFF, maka Vs = Ed .
77

6/16/12

Brigde Rectifier Satu Phase Terkendali Penuh Beban R

T1 dan T2 ON bersamaan saat Vs positif.

T3 dan T4 ON bersamaan saat Vs negatif.

T1 dan T2 harus dicatu dari gate yang sama.

6/16/12

Arus Input , Is = IT1 88 – IT4

Brigde Rectifier Satu Phase Terkendali Penuh Beban RL v
d

Diasumsikan L tak berhingga dan berfungsi sebagai filter arus.

Rectifier seperti sumber arus (current source).

Karena Id kontinu, T1 dan T2 on state Tegangan beban di luar 6/16/12rerata , Vd: vs positif.

99

Analisis Arus Input
Arus input, is , brigde controlled rectifier berupa gelombang kotak bila arus beban difilter sempurna. is bergeser sebesar sudut  terhadap vs.

Bila Is dinyatakan dalam deret fourier maka, Is harmonik rms :

Arus, Is fundamental 6/16/12

1010

Analisis Faktor Daya
• •

Faktor pergeseran: Daya aktif : Daya Semu : Faktor daya :
6/16/12 1111

Komutasi Thyristor

Perubahan keadaan Thyristor dari kondisi ON ke OFF atau sebaliknya. Idealnya terjadi sesaat (instantaneous), tetapi kenyataannya tidak karena adanya L.

vd = 0 6/16/12

Proses komutasi rangkaian dan bentuk gelombang. komutasi Selama proses
1212

Komutasi Thyristor

Selama proses komutasi : Pengintegralan selama komutasi : Dari pengintegralan di atas diperoleh : Terlihat bahwa bila L diperbesar atau arus makin besar maka sudut komutasi  makin besar. Proses komutasi memperkecil tegangan output rerata, Vd: 6/16/12 1313

Operasi Mode Inveter

Bila  90o , diperoleh Vd negatif, sehingga daya > mengalir dari beban ke sumber. Energi ditranfer dari beban ke sumber, arus Id tetap positif.

 : sudut pemadaman (extinction)
6/16/12 1414

Triggering Gate Thyristor
Proses sinkronisasi
§

Zero cross detection
§ §

IC : TCA780 Firing angle  : vcon  o= trol 180o V st

§

vsinkro nisasi

6/16/12

Gate signal trigger

1515

Aplikasi

UPS satu phase, rating daya < 10 kVA.
Invert er

Fully/half controlled rectifier menghasilkan Vdc

Filte r Mode operasi : i) Normal : critical load disupplay melalui skema rectifier-inverter. ii) Outage mode : Batere memberikan energi ke inverter iii) By-pass operation : Saat beban over current , static by-paas switch ON dan beban disambung langsung ke 1616 sumber.

6/16/12

Kesimpulan

Penyearah terkendali dan inverter digunakan untuk mentranfer daya antara sumber AC dan DC terkendali magnitudnya. Sisi tegangan DC dapat berubah polaritasnya tetapi arus DC tetap (unidirectional) Konverter Kendali Phase meng-inject arus harmonik yang cukup besar ke 6/16/12 1717 sistem.