DEFINISI TANAH

Tanah adalah Kumpulan dari benda alam di permukaan bumi yang tersusun dalam horison-horison, terdiri dari campuran bahan mineral, bahan organik, air dan udara, dan merupakan media untuk tumbuhnya tanaman Pembentuk : bahan induk, topografi, organisme, dan waktu iklim, Komposisi Tanah yang ideal : • Fase cair : 25% • Fase udara/gas : 25%

• Fase partikel/minarel : 45%
• Fase bahan organik : 5%

Fungsi : Sebagai media tumbuh tanaman 1. Tempat melekatnya akar tanaman dan menyerap unsur hara (nutrisi) 2. Menyediakan air dan penampungan air 3. Tempat hidupnya mikroba tanah 4. Menyediakan udara untuk pernafasan akar dan mikroba

KOMPOSISI TANAH

KOMPOSISI TANAH

DEFINISI TANAH SEHAT & TIDAK SEHAT
TANAH tidak SEHAT Suatu kondisi tanah dimana sifat fisik, kimia, dan biologi tanah tidak lagi optimal dalam mendukung produktivitas tanaman. • • • • • Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan Penggunaan mesin pertania Pertanian monokultur Penggunaan varietas unggul berproduksi tinggi Kurang diperhatikannya usaha perbaikan lahan & pengelolaan bahan organik

TANAH SEHAT
Suatu kondisi tanah yang secara fisik, kimia dan biologi mampu memberikan hara tanaman secara optimal bagi tumbuh tanaman dengan pengelolaan yang lebih baik
Pengelolaan yang lebih baik: -Daur ulang BO -Pertanian terpadu (pertanian, peternakan, dll) -Rotasi tanaman -Pengembangan sumber daya lokal

CIRI TANAH SEHAT
Penambahan bahan organik
Peningkatan aktifitas biologi (dan beragam)

Dekomposisi
Berkurangnya penyakit cacing tanah, parasit nematoda

Peningkatan agregasi Memperbaiki pori struktur Humus dan zat pengembanganPelepasan unsur pertumbuhan hara lain

Memperbaiki lapisan olah dan penyimpanan air

Zat berbahaya tidak beracun Tanaman sehat

Gambar 2. Penambahan bahan organik menghasilkan banyak perubahan. Dimodifikasi dari Oshins dan Drinkwater. 1999 dalam Magnof F. dan vans Es, H., 2009.

CIRI TANAH tidak SEHAT

Pengolahan intensif, tanah tererosi, dan tidak cukupnya penambahan residu Agregat rusak

Bahan organik berkurang
Permukaan menjadi membentuk kerak padat,
Bahan organik tanah lebih banyak yang hilang

Erosi oleh angin dan air meningkat
Penyimpanan air tanah kurang, keanekaragaman mikroorganisme tanah berkurang hara untuk tanaman berkurang.

Hasil tanaman berkurang
Akhirnya malnutrisi kelaparan dan

Tanaman kurang sehat

Gambar 1.1. Degradasi tanah menurun seperti spiral. Dimodifikasi dari Topp et.al. (1995) dalam Magdoff dan van Es, H. (2009)

TANAH SEHAT & TIDAK SEHAT

TANAH SEHAT & TIDAK SEHAT

KARAKTERISTIK TANAH & KUALITAS TANAH
Karakteristik Tanah adalah sifat lahan yang dapat diukur atau diestimasi. Sifat Fisik : Temperatur tanah, kelembaban tanah (kandungan air), lamanya masa kering, drainase, tekstur, bahan kasar, kedalaman tanah, ketebalan gambut. Sifat Kimia : kapasitas tukar kation liat, kejenuhan basa, pH H20, C-organik, salinitas, alkalinitas, kedalaman bahan sulfidik. Sifat Biologi : Jenis dan Jumlah mikroorganisme, dan bakteri penambat N.
Sebagai Contoh : Tekstur merupakan gabungan komposisi fraksi tanah halus (diameter < 2mm), yaitu pasir, debu dan liat.
Pengelompokan kelas tekstur : o Halus (h) : liat berpasir, liat, liat berdebu o Agak halus (ah) : lempung berliat, lempung liat berpasir, lempung liat berdebu o Sedang (s) : lempung berpasir sangat halus, lempung, lempung berdebu, debu o Agak kasar (ak) : lempung berpasir o Kasar (k) : pasir, pasir berlempung o Sangat halus (sh) : liat

Kualitas Tanah adalah sifat-sifat pengenal atau attribute yang bersifat kompleks dari sebidang lahan. Sifat Fisik : Rejim temperatur, Ketersediaan air, Terrain (bentuk bentang lahan) .Sifat Kimia : Retensi hara, Ketersediaan hara Sifat Biologi : Makro, meso, mikro (flora dan fauna) Kesesuaian Lahan : 1. Tanaman Jarak Pagar S1 untuk tekstur agak kasar 2. Tanaman Kelapa S2 untuk tekstur agak kasar

Pengertian tanah sehat dan tidak sehat harus dilihat berdasarkan kebutuhan tanaman

KARAKTERISTIK TANAH & KUALITAS TANAH
Tanah\Air Tanah berpasir Tanah liat Tanah lempung Tanah muck Serapan Air Baik Buruk Baik Berlebihan Pegang Air Buruk Baik Baik Berlebihan Air Drainase Baik Buruk Baik Buruk

KARAKTERISTIK TANAH
Tekstur, struktur, densitas dan porositas tanah mempengaruhi aerasi, penetrasi air, kapasitas memegang air, semua perlu untuk kesehatan fisika tanah dari sudut pertanian, dan terkait pada Kimia Tanah. Misalnya: Atraksi antarbutir (interparticle attraction), reaksi pembentuk struktur, dipengaruhi adsorpsi, kejenuhan basa, dll. Sebagai contoh disajikan tanah Oksisol Oksisol memiliki struktur teguh, membuat tanahnya bisa dicangkul dibawah hujan deras tanpa bahaya menjadi lekat dan merusak struktur, walaupun % liat tinggi. Ini disebabkan adsorpsi Fe, membentuk selaput mengelilingi agregatagregat tanah. Beda dengan Ultisol, yang memiliki struktur lemah, karena %Fe lebih rendah. Di USA Ultisol dikenal bertekstur berat, berat diolah.

KARAKTERISTIK TANAH
Umumnya tanah kaya bahan organik lebih subur dari tanah miskin bahan organik. Kadar bahan organik membentuk struktur tanah baik, dan juga berhubungan erat dengan kandungan N. Semua N tanah ada dalam bentuk organik, dan suatu korelasi positif terdapat antara N dan Bahan Org. sbb.: Corg = a + bN % C-org = 0.5% sering dijumpai di Oksisol dan Ultisol, sedangkan % C-org bisa 3-5% di Mollisol, Andosol dan > 18 % C-org pada Gambut. Inilah sebabnya mengapa Mollisol+Andosol lebih subur daripada Oksisol+Ultisol. Tetapi selama Oksisol+Ultisol masih tertutup hutan lebat, kesuburan tanahnya cukup tinggi akibat akumulasi “litter,” yang memelihara kesuburan tanah melalui siklus unsur hara (nutrient cycling).

ORGANISME & PERTANIAN ORGANIK

Organisme

Mati

BO
Dekomposisi

Pembentukan horison berwarna gelap pada profil tanah

Asam-asam organik

Mempercepat proses pelapukan batuan

BAHAN ORGANIK & PERTANIAN ORGANIK
 Warna gelap pada tanah  Retensi air  Agregasi tanah  Porositas pH, KTK tanah & ketersediaan Unsur Hara dalam tanah

FISIK

Bahan Organik

KIMIA

BIOLOGI

Sumber energi & sumber karbon bagi makro, meso dan mikroorganisme tanah

Bahan Organik (BO) Penyangga Kesuburan, Kesehatan Dan Produktivitas Tanah : 1. Sifat Dasar BO : - Komponen utama BO : C, H, O, N, S, dan P. - BO mengandung 58 % C-org., sehingga kandungan BO (%) = C-Organik (%) X 100/58 atau C-Org.(%) x 1,724. - Di daerah beriklim tropika yang berdrainase baik: kandungan BO umumnya rendah, karena siklus pembentukannya tidak sebanding dengan kecepatan dekomposisinya (Dekomposisi/Mineralisasi BO > Pembentukan/Penambahan BO). - Temperatur dan kelembaban yang tinggi mendorong aktivitas organisme tanah dalam mempercepat proses dekomposisi.

2. Fungsi Utama BO
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. BO memasok N, S dan P melalui proses dekomposisi dan mineralisasi dan sebagai pelepas lambat unsur tsb. Meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK) disebabkan muatan negatif gugus karboksil dan hidroksil. Karena itu kandungan BO yang rendah akan menurunkan KTK dan sifat penyangga terhadap kation-kation tanah dan nutrisi tanaman. Senyawa organik dg Fe dan Al membentuk khelat menghindari kristalisasi dan fiksasi fosfat oleh oksida/ hidroksida Fe dan Al. Pembentukan khelat organik-logam dengan Al, Fe, dan Mn akan mengurangi konsentrasinya dalam larutan tanah dan mengurangi efek racun bagi tanaman. BO dapat membentuk kompleks khelat dengan unsur mikro, sehingga dapat mencegah terjadinya kehilangan akibat pencucian; ketersediaan unsur hara mikro diperbaiki. BO dapat memperbaiki struktur melalui agregasi tanah, memperbaiki aerasi tanah dan infiltrasi tanah dan mengurangi tingkat erodibilats tanah. BO dapat meningkatkan ketersediaan air bagi tanaman melalui pengikatan air dengan kontak bipolar sehingga dapat menahan air lebih banyak beberapa kali bobotnya. BO dapat mencegah peningkatan temperatur yang tinggi dengan efek kelembaban tanah dan mencegah penguapan yang berlebihan. Bahan organik dapat meningkatkan aktivitas mikro, meso dan makro organisme tanah dan berefek terhadap agregasi serta aerasi tanah yang baik, proses immobilisasi dan minerlisasi hara N, S, P.

Kontak Bipolar
• H H O • R---C---C---C Gugus karboksil • NH2 H OH • Gugus amida Disosiasi Air • H H O H2O H+ + OH• R---C---C---C • NH3+ H O- dapat mengikat kation • dapat mengikat anion

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful