PEMERIKSAAN PLASENTA, UMBILIKUS, CAIRAN AMNION, DAN SERVIKS UTERI

Judi Januadi Endjun

DEPARTEMEN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD / FKUI 2012

AGENDA
INTRODUKSI ¨  PLASENTA ¨  UMBILIKUS ¨  CAIRAN AMNION ¨  SERVIKS UTERI ¨  PESAN DIBAWA PULANG ¨  KEPUSTAKAAN
¨ 

INTRODUKSI
KOMPARTEMEN DI LUAR JANIN JUGA BERPERAN PENTING DALAM TUMBUH KEMBANG JANIN ¨  KENALI STRUKTUR NORMAL PLASENTA, UMBILIKUS, DAN SERVIKS ¨  KENALI VOLUME NORMAL CAIRAN AMNION ¨  PATOLOGI PADA PLASENTA, UMBILIKUS DAN CAIRAN AMNION BERKAITAN DENGAN KESEJAHTERAAN JANIN
¨ 

PLASENTA
EMBRIOLOGI ¨  ANATOMI ¨  FISIOLOGI ¨  PATOLOGI ¨  GAMBARAN SONOGRAFIS NORMAL PLASENTA ¨  GAMBARAN SONOGRAFIS PATOLOGI PLASENTA
¨ 

PLASENTA : Embriologi
Organ ekstrakorporal : komponen maternal & fetal ¨  Berkembang dari khorion frondosum dan desidua basalis pada kehamilan 8 minggu ¨  Cakram khorion : permukaan fetal ¨  Cakram basalis : daerah pembatas dengan miometrium ¨  Villi khorialis ¨  Khorion frondosum
¨ 

ANATOMI PLASENTA
6

!

!

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

Gambar Skematis Plasenta
7

http://www.pnas.org/content/103/14/5478/F1.large.jpg

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

PLASENTA : Sonografis Normal
10 minggu : jelas berbeda dari jaringan sekitar è organ berbentuk cakram ¨  8 – 20 minggu : homogen, ekhogenitas moderat, granular, berbeda nyata dari miometrium ¨  Doppler : vaskularisasi plasenta ¨  > 20 minggu : danau-danau plasenta bertambah, peningkatan deposit kalsium ¨  Lokasi : tersering anterior uterus, perhatikan tepinya (PPT ?), posterior è vaskularisasi mirip solusio plasentae
¨ 

PLASENTA : Sonografis Normal
86% terdapat hubungan DMP dengan kematangan paru ¨  DMG : > 32 minggu, DMP 0 ¨  PJT : DMP 2 < 32 minggu, dan DMP 3 < 35 minggu (Kazzi dkk, 1983) ¨  BB < 2700 gram + DMP 3 è risiko 3x terkena PJT
¨ 

PLASENTA : Sonografis Normal
¨ 

¨  ¨ 

¨  ¨  ¨ 

Trimester 3 : seluruh plasenta sudah tidak dapat ditampakkan kecuali dg teknik siescape (Merz E dkk, 2005) Identifikasi insersi umbilikus Maturasi plasenta : Grannum dkk (1979) è berkaitan dg insufisiensi uteroplasenta è DMP 0,1,2, dan 3 DMP 0 : trimester 1 dan 2 DMP 1 dan 2 : > 26 minggu DMP 3 : > 35 minggu, 15% kasus

Sonografi Plasenta Normal
11

!

!

! HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

!

Derajat Maturasi Plasenta Grannum

Derajat Maturasi 0, 1, 2, & 3
13

0

1

!

!

2

3

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN !

JJE/2012-04-26

!

Plasenta Praevia Marginalis
14

!
HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Solusio Plasentae
15

!
HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

!

UMBILIKUS
EMBRIOLOGI ¨  ANATOMI ¨  FISIOLOGI ¨  PATOLOGI ¨  GAMBARAN SONOGRAFIS NORMAL ¨  GAMBARAN PATOLOGI UMBILIKUS
¨ 

UMBILIKUS : Embriologi
¨ 

Struktur terpilin terbentuk sejak 8 minggu

UMBILIKUS : Anatomi
2A dan 1V, berjalan melingkari umbilikus ¨  Bagian luar dilapisi oleh jeli Wharton
¨ 

!

!

UMBILIKUS : Fisiologi
Perubahan struktur anatomis berkaitan dengan morbiditas dan mortalitas janin ¨  1 A. Umbilikalis memperdarahi 1 lobus plasenta (sebagai end artery) ¨  Hyrtl anastomosis : terletak 3 cm dari insersi, penghubung antara A. Umbilikalis penting dalam menjaga keseimbangan tekanan darah umbilikus antar dua lobus plasenta (Raio L dkk, 2001)
¨ 

Hyrtl Anastomosis

!

UMBILIKUS : Sonografis Normal
¨ 

Area umbilikus
¤  Bertambah

secara progresif hingga 32 minggu kemudian menurun sedikit hingga kehamilan aterm ¤  Outer to outer, free floating UC, zooming ¤  Kecil : persentil < 10 è PJT, gawat janin, bedah obstetri ¤  Jeli Wharton berkurang

Diameter umbilikus ¨  Umbilical cord coilling index (UCI)
¨ 

Area Umbilikus

!

!

UMBILIKUS : Sonografis Normal
¨ 

Diameter Umbilikus
¤  Bertambah

dari kehamilan 8 – 15 minggu (korelasi dengan usia gestasi) è luaran perinatal ¤  Korelasi bermakna dengan CRL dan DBP ¤  <2SD : abortus (43%) dan Preeklampsia (37%) ¤  >95 Persentil : abnormalitas plasenta & kromosom (Ghezzi dkk, 2002)
¨ 

UCI

Diameter Umbilikus

!

!
!

UMBILIKUS : Sonografis Normal
¨ 

UCI (umbilical cord coiling index)
¤  8

minggu : terbentuk struktur heliks ¤  Jumlah pilinan (coil) vaskular trimester 1 = aterm ¤  UCI = jumlah total pilinan pada satu segmen dibagi panjang umbilikus pada segmen tsb ¤  > 0,3 coils/cm : hypercoiled ¤  < 0,1 coils/cm : hypocoiled

!

UMBILIKUS : Sonografis Normal
¨ 

UCI ¤  Pilinan hilang/berkurang IUFD, PJT, abnormalitas kromosom, partus dengan tindakan, dan abnormalitas DJJ saat partus (Degani S dkk, 2001; Georgia HM dkk, 2001) ¤  BELUM ADA KESEPAKATAN (Chudleigh T, Thilaganathan B, 2004)

Insersi Umbilikus
27

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

!

Suspek Lilitan Tali Pusat

!

!

!

CAIRAN AMNION
FISIOLOGI ¨  PATOLOGI ¨  GAMBARAN SONOGRAFIS NORMAL ¨  GAMBARAN PATOLOGI CAIRAN AMNION
¨ 

CAIRAN AMNION : Fisiologi
Sangat penting bagi tumbuh kembang janin ¨  Oligohidramnion & hidramnion è ìmorbiditas & mortalitas janin dan neonatus (AKP) ¨  Pelindung janin ¨  Stabilitas suhu tubuh janin ¨  Pembesaran kavum uteri ¨  Pembukaan serviks uteri saat persalinan ¨  Volume : keseimbangan dinamik
¨ 

CAIRAN AMNION : Fisiologi
¨ 

Pertukaran cairan amnion :
¤  Epitel

amnion ¤  Umbilikus ¤  Traktus digestivus, respiratorius & urogenitalis (Wallenburg HCS, 1977)
¨  ¨ 

Volume total diganti setiap 24 jam Volume
¤  12

minggu : 60 ml (Wallenburg HCS, 1977) ¤  34 minggu : 1000 ml ¤  Aterm : 840 ml ¤  42 minggu : 540 ml (Queenan JT, 1972)

CAIRAN AMNION : Fisiologi
¨ 

Volume amnion berkaitan dengan :
¤  Usia

gestasi ¤  Berat janin ¤  Berat plasenta

Trimester 2 & 3 : tampak partikel-partikel ekhogenik epitel tubuh janin & verniks kaseosa (G. Weber dkk, 2005) ¨  Produksi :
¨ 

¤  Teori

: belum memuaskan

CAIRAN AMNION : Fisiologi
¨ 

Produksi :
¤  Awal

: epitel selaput amnion ¤  Ginjal janin (Abramovich DR, 1970; Wallenburg HCS, 1977) ¤  Umbilikus & selaput amnion : sangat penting dalam proses pertukaran air & elektrolit yg berkesinambungan ¤  Proses menelan & berkemih : proses intermiten (Wallenburh HCS, 1977)
¨ 

Regulasi Volume

CAIRAN AMNION : Fisiologi
¨ 

Regulasi volume cairan amnion :
¤  Proses

menelan (penting !!), aspirasi, pertukaran melalui kulit & volume plasma ibu ¤  12 minggu : proses menelan (Abramovich DR dkk, 1979); 200 – 450 ml/hari pada kehamilan aterm
(Pritchard JA, 1969)
¤  50%

urin dieliminasi melalui proses menelan ¤  24 minggu : kulit mengalami proses keratinisasi è kapiler kulit tidak permeabel thd air & elektrolit

CAIRAN AMNION : Fisiologi
¨ 

Regulasi volume cairan amnion :
¤  Proses

transfer melalui pembuluh darah umbilikus (Genbrane-Youmes dkk, 1986) ¤  Goodlin dkk (1983) : pemberian cairan untuk meningkatkan volume plasma ibu è dapat mengatasi hidramnion pada kehamilan 29 – 36 minggu

Fisiologi Cairan Amnion
36

HANYA UNTUK KEGIATAN http://www.nature.com/jp/journal/v25/n5/images/7211290f1.jpg PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Dinamika Sirkulasi Cairan Amnion
37

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

http://www.glowm.com/resources/glowm/graphics/figures/v3/0760/001f.gif

JJE/2012-04-26

Volume Amnion Normal
38

http://img.medscape.com/pi/emed/ckb/radiology/336139-405914-8599tn.jpg

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

http://fetalanomalies.org/img48.gif

JJE/2012-04-26

Amniotic Fluid Volume
¨ 

Physiologic variation with stage of pregnancy should be considered in assessing the appropriateness of AF volume

CAIRAN AMNION : Sonografis Normal
Petunjuk adanya kelainan pada ibu dan atau janin (Wallenberg HCS dkk, 1977) ¨  Cara ukur volume : tidak ada standar baku emas
¨ 

¤  Subyektif ¤  Semikuantitatif

(indeks satu kantong) ¤  Empat kuadran (Phelan)

Pengukuran ICA Satu Kantong
41

http://www.advancedwomensimaging.com.au/files/imagecache/page-image-enlarged/img/page/AmnioticFluid.jpg HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Pengukuran ICA Empat Kuadran
42

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

http://www.perinatology.com/images/AFI.jpg

JJE/2012-04-26

Salah Cara Ukur ICA
43

http://medind.nic.in/ibn/t09/i3/IndianJRadiolImaging_2009_19_3_248_54876_u1.jpg HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Tabel Pengukuran volume amnion semikuantitatif
HASIL PENGUKURAN Ø > 2 cm - < 8 cm Ø > 8 cm Ø 8 – 12 cm Ø 12 – 16 cm Ø > 16 cm Ø ≥ 1 cm - ≤ 2 cm Ø < 1 cm
Sumber : Weber G, Merz E, 2005

INTERPRETASI Volume normal Polihidramnion Polihidramnion ringan Polihidramnion sedang Polihidramnion berat Volume meragukan
(borderline)

Oligohidramnion

Tabel Indeks Cairan Amnion Empat Kuadran

HASIL PENGUKURAN •  50 – 250 mm •  > 250 mm •  < 50 mm
Sumber : Weber G, Merz E, 2005

INTERPRETASI Normal Polihidramnion Oligohidramnion

Oligohidramnion
46

https://iame.com/online/oligohydramnios/figure7a.jpg HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Hidramnion : Satu Kantong
47

http://www.ultrasound-images.com/images/polyhydramnios-1c.jpg HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN JJE/2012-04-26

Hidramnion ec Hernia Diafragma
48

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

SERVIKS UTERI
ANATOMI ¨  GAMBARAN SONOGRAFIS NORMAL ¨  GAMBARAN PATOLOGI SERVIKS
¨ 

SERVIKS : Anatomi
3 Komponen : otot polos, kolagen, dan matriks jaringan ikat ¨  25% serviks bagian atas terdiri dari otot polos, 16% pada bagian tengah, dan 6% pada bagian bawah
¨ 

SERVIKS : Sonografis Normal

http://www.fetalmedicine.com/fmf/Normal%20cervix.jpg

SERVIKS : Sonografis Patologi
¨ 

INKOMPETENSIA SERVIKS
¤  Insidensi

0,2 – 2% ¤  Sering menjadi penyebab partus preterm ¤  Panjang serviks < 1,5 cm ¤  Lebar serviks > 3 mm ¤  Dilatasi kanalis servikalis > 8 mm ¤  Prolaps selaput ketuban
Merz, 2005

Trust Your Vaginal Ultrasound

Inkompetensia Serviks

http://images.radiopaedia.org/images/723/9833ad1cdc9d202d0107439cb04f61_gallery.jpg

SIMPULAN
55

Plasenta dan cairan amnion berperan sangat penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh kembang janin ¨  Lokasi dan kelainan plasenta berkaitan dengan manajemen obstetri dan prognosis ibu dan atau janin ¨  Kelainan cairan amnion berkaitan dengan abnormalitas pada ibu dan atau janin
¨ 

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

PESAN DIBAWA PULANG
56

Lakukan pemeriksaan plasenta dan cairan amnion secara sistematis. ¨  Tidak akan ada manusia bila plasenta dan amnion tidak ada ¨  Pemeriksaan umbilikus jangan dilupakan è fungsi sirkulasi ¨  Deteksi dini patologi serviks è cegah partus preterm
¨ 

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

KEPUSTAKAAN
57

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

Judi Januadi Endjun, dr. SpOG
58

1985: FK UNPAD, S1 1991: Postgraduate ultrasound Course University of Zagreb (Diploma Ultrasound) 1993: FKUI, S2 SpOG 1993: RSPAD, Divisi Fetomaternal 1993: Dosen FKUI, PPDS OBGIN 1993: Pengajar di PUSKI 1995: Dosen FK UPN Veteran, FK YARSI, FK UKRIDA 2009: Ketua PERISTI RSPAD 2009: Ketua Komite Medik KMC 2010: Anggota Komite Medik RSPAD 2010: Manajer Medik YMU Pav RSPAD 2010: PIC Tahap 2 PPDS OBGIN FKUI 2010: Dosen FK UPH 2011: POKJA Akreditasi Internasional & BLU RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad 2011: Pengajar Akbid Gunadarma 2011: Pengajar FIK UI 2012: Koyanmas Dep. OBGIN RSPAD 2012: Kodik Dep. OBGIN RSPAD Organisasi: IDI, POGI, ISUOG
HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26

Bandung, 7-1-1959

TERIMA KASIH
59

HANYA UNTUK KEGIATAN PENDIDIKAN

JJE/2012-04-26