TERAPI REFLEXI

Refleksi adalah ilmu pengobatan yang berasal dari daratan Cina ribuan tahun yang lalu, pengobatan ini menggunakan tekanan-tekanan agak keras ke telapak dan jari-jari kaki untuk menyembuhkan organorgan tubuh yang bermasalah / sakit terutama di bagian dalam tubuh.

Ini adalah pengobatan alternatif yang ampuh, aman dan praktis serta murah tanpa efek samping yang berarti. Selain mencegah dan menyembuhkan secara total, pengobatan ini juga dapat mendeteksi atau mengetahui apakah salah satu organ tubuh anda sudah terganggu atau masih sehat. Misalkan anda menekan titik refleksi jantung apabila ada yang mengganjal seperti kristal dan rasa sakit seperti tertusuk jarum maka dapat dipastikan bahwa organ anda sudah terganggu karena ada hambatan aliran darah ke organ tersebut. Apabila kristal ini tidak anda hancurkan maka lama kelamaan anda akan mendapatkan serangan jantung yang mematikan dll. Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 1

Seperti biasa sifat manusia, cara pengobatan yang murah sering kali diabaikan walaupun manfaatnya begitu besar untuk kesehatan, anda mungkin malas membaca peta refleksi atau kurang begitu paham tentang ilmu ini. Zona di dalam tubuh manusia adalah garis khayal yang membentang di seluruh tubuh, yang digunakan sebagai batas dan letak reflek-reflek yang berhubungan langsung dengan organ tubuh. Zona pada tubuh manusia, terbagi atas 10 letak batas lintas sesuai jumlah jari jemarinya. Ke-10 zona itu, membentang mulai dari ujung jari-jari, kemudian naik ke punggung. telapak kaki, betis depan, lutut, paha depan, lipat perut, perut, dada, leher, wajah, dahi, dan kepala.

Kemudian, melintas ke tubuh bagian belakang mulai dari kepala belakang, tengkuk, leher belakang, punggung, pinggang, pantat, paha belakang, lipat lutut, betis belakang, tumit, telapak kaki dan berakhir pada ujung jari-jari kaki. Pada zaman dahulu, orang Cina beranggapan bahwa kedua telapak kaki manusia yang dirapatkan merupakan cerminan (gambaran atau bentuk) orang yang sedang duduk sambil memegang lututnya. Berdasarkan anggapan tersebut, mereka kemudian menggunakan pencerminan itu untuk memetakan tata letak reflek organ tubuh manusia, dan kemudian meramunya dalam ilmu pengobatan/perawatan yang disebut refleksiologi Jadi yang disebut refleksi adalah tempat berpantulnya saraf dan darah yang berfungsi langsung pada organ-organ tubuh. Sedangkan refleksiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang magnetik (saraf) tubuh manusia.

Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 2

TERAPI GURAH

Gurah itu proses mengeluarin slem (dahak/lendir) yang ada di rongga hidung dan tenggorokan. Untuk membersihkan, agar nafasnya tidak sulit terutama buat yang sering pilek/sinus/mungkin juga asma. Tapi ada juga yang melakukan gurah, dengan tujuan memperindah suara. Mengenai keampuhannya, sepertinya individual sifatnya, sama jika ditanya sakit atau tidak , ada yang bilang sakit sekali, ada juga yang bilang, sakit tapi masih bisa ditolerir. Pada saat gurah, pasien diminta tidur telentang, kemudian cairan (konon berasal dari tumbuhan tertentu) dimasukkan melalui lubang hidung. Setelah beberapa saat pasien disuruh tengkurap, nah disinilah proses pengeluaran slem berlangsung, lamanya tergantung banyak tidaknya slem. Setelah selesai rasanya lega sekali, hidung yang mampet bisa lega kembali. Gurah adalah cara tradisional mengeluarkan produksi lendir dan dahak. Cara ini sangat populer dikalangan profesi pesinden, qari, penceramah, dalang, biduan dan sebagainya. Selain untuk menyaringkan suara, Gurah bermanfaat untuk mengobati : Asma, sinusitis, kepala sering pusing, sulit konsentrasi dan keluhan lain akibat polusi udara, rokok dan makanan siap saji. Gurah pada umumnya dilakukan dengan bahan dari pohon Srigunggu yang dikenal memiliki daya pencahar sangat kuat karena memiliki unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid, flavonoid flavon, glikosida fenol, manitol, sitosterol, triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam seratogenat. Gurah dilakukan dengan meneteskan sari daun atau kulit akar ke hidung atau dalam bentuk kapsul. Tetapi Gurah cor (memasukkan cairan ke hidung) agak sedikit pedih, tetapi hasilnya lebih nampak karena langsung mengeluarkan lendir dan dahak dimana bakteri terbawa keluar sehingga napas terasa lebih ringan, otak lebih rileks dan suara jernih

Menjernihkan Suara Dengan Akar Sirgunggu

Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 3

Istilah gurah dikenal kalangan pesinden, penyanyi, qori, ataupun qoriah untuk merujuk proses menyaringkan suara dengan akar tumbuhan sirgunggu (Clerodendron serratum). Selain oleh mereka yang memang memerlukan suara bagus, gurah juga dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, batuk kering, dan batuk berdahak banyak. Benarkah akar tanaman obat itu secara ilmiah berkhasiat seperti yang dipercayai masyarakat ? Gurah merupakan cara pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Dulu praktek pengobatan ini dijalani pesinden atau dalang yang menginginkan suaranya nyaring. Namun, belakangan gurah juga ditujukan untuk mengobati asma dan menghilangkan dahak di tenggorokan. Di Yogyakarta para tabib gurah menggunakan tumbuhan sirgunggu yang ada di sekitar Giriloyo, dekat makam raja-raja Mataram. Mereka percaya, hanya sirgunggu dari sana saja yang berkhasiat. Padahal sebenarnya tanaman obat ini bisa tumbuh di mana saja, bahkan di seluruh Indonesia, sehingga dikenal dengan berbagai nama, antara lain kertase, pinggir tosek (Madura), simar baungkudu (Toba), tinjau handak (Lampung), segunggu (Sunda) dan sagunggu, sirgunggu (Jawa). Banyak khasiatnya Tumbuhan sirgunggu berupa perdu yang tingginya 3 m. Daunnya bertangkai pendek, berbentuk bulat telur sampai memanjang, tebal dan kaku. Tepi daun beringgit. Bunganya berwarna putih-violet tersusun dalam malai. Buah yang berwarna hijau kehitaman berupa buah batu berbentuk bulat telur. Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 4

Tumbuhan obat yang satu ini ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat sejak dulu. Akarnya diremas-remas halus dan ditelan untuk mendapatkan suara nan jernih. Seduhan akarnya merupakan obat asma, bronkhitis, atau sebagai peluruh air seni (kencing batu). Di daerah Imogiri, Yogyakarta, sirgunggu untuk gurah, yaitu kulit akar ditumbuk dan diseduh dengan air, kemudian diteteskan pada hidung guna mengobati berbagai penyakit yang berkaitan dengan lendir, seperti asma, batuk, atau untuk memperoleh suara yang jernih. Efeknya berupa pengeluaran lendir dari hidung dan mulut. Daunnya bermanfaat untuk menyegarkan kondisi wanita yang sedang nifas. Sebagai obat luar, daun ditumbuk dengan adas pulosari untuk encok dan nyeri atau kelelahan pada sendi. Daun mudanya diremas-remas dan ditambah sedikit kapur menjadi obat gosok. Seduhan daun dengan garam serta temulawak dapat diminum untuk perut yang membusung dan sebagai obat cacing. Infus daun tumbuhan ini sudah diteliti secara in vitro mampu menghancurkan batu ginjal. Di lampung buah masak atau yang masih mentah dikunyah bersama sirih untuk obat batuk berat. Penelitian di National Cancer Institut, Washington menyatakan, ekstrak air tumbuhan ini aktif sebagai anti-HIV in vitro. Kandungan kimia tumbuhan sirgunggu pada bagian-bagian tubuhnya berbeda-besa. Daunnya mengandung unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid, dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat glikosida fenol, manitol, dan sitosterol. Sementara kulit batangnya mengandung senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam seratogenat. Praktek Tabib Gurah

Proses pengobatan gurah dilakukan dengan meneteskan cairan rendaman kulit akar ke hidung. Kulit akar ditumbuk, diseduh dalam air panas, diendapkan semalam lalu diteteskan ke hidung kemudian ditelan. Cairan akar itu setelah diendapkan berwarna cokelat kemerahan. Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 5

Akhir-akhir ini para tabib gurah sudah mengemas bahan obat dalam bentuk serbuk atau kapsul. Penggunaannya lebih praktis dari pada gurah tetes. Di samping bahan pokok sirgunggu, juga ditambah ramuan bahan tetumbuhan berkhasiat lainnya. Tentang bahan tambahan ini, masing-masing tabib punya resep rahasia tersendiri. Bila “obat” sudah dimasukkan ke lubang hidung (red: pada gurah tetes), pasien yang menjalani gurah tetes diminta tengkurap. Ia lantas mengeluarkan lendir dan dahak. Dengan demikian, suaranya diharapkan bisa lebih jernih. Eksperimen Awal di Laboratorium Praktek gurah menarik dikaji secara ilmiah. Untuk itu disiapkan akar sirgunggu dari lokasi yang sama. Sebagai langkah penelitian awal, bahan aktifnya diisolasi dan diuji daya antibakterinya. Dalam hal ini digunakan baktreri Streptococus beta haemolyticus, salah satu jenis pencetus penyakit radang tenggorokan. Dari hasil isolasi diperoleh komponen utama dalam kulit akar berupa senyawa flavonoid dengan 3-OH. Sedangkan pengujian antibakteri memang menunjukkan, senyawa itu mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. beta haemolyticus. Namun, daya hambatnya terbilang kecil Hal ini mungkin disebabkan khasiat pengeluaran lendir sembari pesien tengkurap, sehingga bakterinya ikut keluar bersama lendir. Mekanismenya sendiri masih belum ditemukan. Dengan demikian, penggunaan sari akar sirgunggu untuk pengobatan radang tenggorok perlu dikaji lebih lanjut. (Drs. Wahyono, Apt. SU, Fakultas Farmasi UGM) Disadur dari Majalah Trubus 339 - TH XXIX - FEBRUARI 1998, hal. 72-73 GURAH MAMPU ATASI RINOSINUSITIS KRONIS Prof. dr. Soepomo Soekardono, Sp. THT-KL(K) pada hari ini, Selasa 6 Desember 2005 bertempat di Balai Senat mengucapkan Pidato Pengukuhan selaku Guru Besar Ilmu Penyakit Telinga Hidung Tenggorok pada Fakultas Kedokteran UGM. Dalam pidato berjudul “Rinosinusitis Kronis Ditinjau Dari Pengobatan Modern dan Tradisional Di Indonesia Khususnya Di Yogyakarta” Prof. Soedomo mengatakan bahwa di Indonesia khususnya Yogyakarta ramai dengan pengobatan alternative dan tradisional untuk berbagai macam penyakit jasmani dan rohani. Satu diantaranya yang sedang ramai dikunjungi masyarakat atau bahkan para selebritis (penyanyi lagu Pop atau Dangdut), peserta Tilawatil, para pejabat sipil atau militer, pesinden yang ingin menjernihkan suaranya atau menyembuhkan penyakit hidung dan tenggorok dengan apa yang disebut Gurah. Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 6

Guru besar kelahiran Magetan, 27 Juli 1940 ini mengemukakan, Gurah dalam bahasa Jawa berarti membersihkan dan yang dibersihkan adalah hidung dan tenggorok. Cara gurah ini pertama kali diperkenalkan oleh Marzuki tahun 1900 di Giriloyo, Wukirsari, Imogiri Bantul. Menurut Kiai Hisyam dari Imogiri Bantul, bahan yang dipakai untuk pengobatan gurah tersebut adalah akar pohon srigunggu yang basah lalu dikeringkan selanjutnya digilas sampai keluar busa, kemudian disaring dengan kain bersih sampai cairan yang diperoleh jernih lalu ditambah dengan air masak. “Cara pengobatan dengan tanaman srigunggu selain digunakan akar, juga digunakan daun dan batangnya untuk dibuat ekstrak atau kapsul untuk diminum”, ungkap Prof. Soedomo. Menurut Ketua Program Spesialis Ilmu Kesehatan THT-KL UGM, gurah membuktikan dengan jelas mengurangi keluarnya ingus dan frekuensi bersin pada hari kedua setelah digurah, sedangkan pada hari kesepuluh mulai berkurang efeknya. “Penelitian pada rhinitis khronis dengan memakai gurah, menunjukkan bahwa sesudah digurah transport mukosilia melambat disbanding sebelum digurah dari hari kedua sampai hari kesepuluh, yang berarti sebenarnya merugikan”, ujar Prof. Soedomo.. Penelitian terhadap pemakaian gurah tersebut, lanjut Prof. Soedomo, untuk menilai (evaluasi) pengaruh gurah terhadap simtom dan gejala rhinitis (rinosinusitis) kronis yang menunjukkan adanya pengurangan simtom dan gejala antara lain banyaknya ingus, frekuensi bersin dan keluhan tersumbat. “Akan tetapi pada penelitian tersebut dijumpai beberapa komplikasi antara lain tuber kataralis, otitis media, rinosinusitis akut berat, tonsilofa-ringitis akut dan peritonsilitis akut,” terang ayah dua putra ini.. Dari pidatonya tersebut, Ketua Pania Audit Medik RS. Dr. Sardjito ini menjelaskan sementara ini dapat dikatakan bahwa gurah dapat mengatasi keluhan, gejala dan penyebab rinosinusitis kronis. “Tetapi masih diperlukan pemurnian kandungan zat berkhasiat di dalam tanaman srigunggu dan diuji klinis maupun eksperimental dengan mengikuti kaidah Ilmu Farmasi dan Ilmu Kedokteran”, tukas suami dari dr. Retno Hastuti ini.. “Penyakit rinitis atau rinosinusitis kronis, merupakan penyakit yang perlu diperhatikan dan diatasi dengan seksama mengingat komplikasinya, sulit menyembuhkannya dan memerlukan biaya yang sangat besar. Oleh karena itu, penanganannya sebaiknya ditinjau dari aspek pengobatan modern dan tradisional dengan mengingat batasan-batasannya masing-masing”, ujar Penasehat Pengurus IDI Portal Universitas Gadjah Mada © Universitas Gadjah Mada Kontak webmaster: webugm@ugm.ac.id Referensi: http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=263

Thibbun Nabawi ABU AULIA’ Terapi Bekam, Reflexi dan Gurah Jl. Mandor Hasan No. 40,41, Rt 10, Rw 01, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur 13890 Contact : 081932128246, 081284887535 www,pengobatan-bekam.blogspot.com Page 7

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful