 Batuan

Asam  Kuarsa > 10%  Alkali feldspar > 1/8 jumlah feldspar  Mineralogi : - Plagioklas (Albit – Andesin) - Soda Oligoklas - Feldspar Alkali - Kuarsa

Mineral Feromagnesia : - Hornblende (Diorit kuarsa & Granodiorit, Granit) - Biotit (Granit) → mengandung inklusi apatit, zirkon dan sphene - Piroksen (Diorit Kuarsa, Granodiorit, Batuan yang lebih basa) Mineral Lain : - Muskovit (Granit dan batuan yang lebih asam) - Topaz, fluorit dan turmalin - Epidot → biasanya ubahan dari plagioklas - Apatit, zirkon - Sphene - Apatit → inklusi dalam biotit & kuarsa - Monasit - Mineral opak : magnetit, ilmenit, hematit

Jenis yang berbutir halus :  Dasit  Rhyodasit  Rhyolit Jenis yang berbutir kasar :  Granodiorit  Adamelit  Granit

-

-

-

Fenokris : plagioklas (labradorit-oligoklas, kuarsa, ortoklas atau sanidin, mengandung sedikit piroksen (diopsid ,augit & hypersthene), hornblende atau biotit Massadasar : gelas (1/3 atau lebih), kuarsa >10%, sering mengandung tridimit dan k-feldspar atau plagioklas yang lebih asam daripada fenokrisnya Mineral asesoris : apatit, mineral bijih, kadang garnet dan kordierit

-

Batuan yang banyak mengandung gelas, sulit dibedakan dengan rhyolit Lebih banyak mengandung potas feldspar dan plagioklasnya lebih bersifat soda Mineral mafik : dominan hornblende dan biotit, piroksen Beberapa mengandung garnet

Potas Rhyolit
- terutama : biotit, ortoklas & sanidin, amfibol, piroksen, mikroklin & plagioklas jarang didapat - Topaz, fluorit & muskovit kadang dijumpai - Massadasar biasanya mengandung gelas - Mineral asesoris yang selalu ada : zirkon, sphene dan bijih (magnetit)

Soda Rhyolit - mudah dibedakan karena mengandung soda feldspar, soda sanidin, anortoklas atau albit, kuarsa ≈ 10% - Massadasar : banyak mengandung kuarsa, granular, tridimit, kristobalit, opal serta kalsedon - Mineral mafik : soda amfibol dan piroksen - Mineral asesoris : sphene, bijih Fe, apatit, aegirin

-

-

Plagioklas (andesin) 40% Kuarsa 21% Ortoklas 18% Hornblende 17% Mineral asesoris : biotit, apatit, sphene, augit

-

-

Alkali feldspar lebih banyak Biotit > hornblende Plagioklas (oligoklas 1/3, jarang andesin) Ortoklas 1/3 ; Kuarsa ¼ Mineral mafik : biotit, hornblende Mineral asesoris : apatit, zirkon, bijih Fe

-

Alkali feldspar > 2/3 feldspar Plagioklas (albit – oligoklas) Kuarsa 10 – 30% Mineral mafik : biotit (dengan inklusi apatit, zirkon, allanit dan bijih Fe), Amfibol, jarang piroksen Mineral asesoris : apatit, sphene, zirkon, magnetit, sphene Pada aplit & pegmatit dijumpai andalusit, silimanit dengan inklusi korundum, turmalin, topaz ‘Greisen’ → hampir terdiri dari kuarsa & mika saja.

BATUAN BEKU INTERMEDIER BERDASARKAN GENETIKNYA MENYEBUTKAN KARAKTERISTIK DARI MASING – MASING BATUAN BEKU KELOMPOK INTERMEDIER 3. LINGKUNGAN PEMBENTUKAN BATUAN BEKU INTERMEDIER 4. KETERDAPATAN BATUAN BEKU INTERMEDIER DI JAWA BARAT 5. KESIMPULAN: APA YANG MEMBEDAKAN ANTARA JENIS BATUAN BEKU INTERMEDIER YANG EKSTRUSIF DAN INTRUSIF
 1. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful