BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi
 

Beranda SINOPSIS

BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus sp.)
Pendahuluan Dalam kehidupan manusia jamur atau cendawan dapat mendatangkan keuntungan maupun kerugian. Manfaat langsung, misalnya beberapa jamur dapat dijadikan bahan makanan, seperti jamur merang, jamur kuping, jamur kancing, jamur sitake dsb. Manfaat tidak langsung yaitu banyak jamur yang menjadi bagian di dalam pembuatan obat-obatan tradisional (misalnya jamu) atau obat-obatan modern. Jamur yang tergolong bermanfaat tidak langsung, antara lain: bolets, supa kakabu didalam ramuan jamu ataupun obat gosok atau balur, sedangkan yang sudah popular sejak ribuan tahun adalah jamur ling-zhie dalam bentuk serbuk, pil, kapsul ataupun produk olahan didalam ramuan obat tradisional. Selain mendatangkan keuntungan, beberapa jenis jamur juga merugikan, misalnya sebagai penyebab penyakit pada tumbuhan, hewan maupun manusia. Pertumbuhan jamur pada bambu ataupun kayu yang dijadikan bahan bangunan juga merugikan karena dapat mengakibatkan kerusakan. Secara luas, cendawan diidentifikasi berdasarkan sifat fase seksualnya menjadi empat kelas utama, yaitu Ascomycetes, Basidiomycetes, Phycomycetes, dan fungi Imperfecti (cendawan tidak sempurna). Jamur adalah fungi berfilamen dengan Ascomycetes dan, Basidiomycetes. Perbedaan utama kelompok tersebut adalah bahwa spora seksual Ascomycetes berkembang dalam sebuah kantong asci dan tersebar ketika dinding asci pecah. Basidomycetes menghasilkan struktur yang berbeda, yaitu basidum tempat spora seksual terbentuk dan tersebar. Karena tidak mengandung klorofil, jamur tidak melakukan fotosintesis, dan karena itu tergantung pada sumber energi lain. Beberapa jenis jamur bersifat parasit, yang lain saprofit dan sebagian lagi hidup bersimbiosis dengan tanaman lain. Sebagian besar jamur membentuk fruiting bodies (tubuh jamur) di atas tanah (epigeal), pada jamur lain, fruiting bodies terbentuk di bawah tanah (hipogeal). Spesies saprofit memperoleh makanan dari bahan organik tak hidup. Umumnya, cendawan tersebut menghasilkan fruiting bodies (ascocarp dan basidiocarp), dan disebut jamur pada saat kondisi suhu, kelembaban, dan hara spesifik terpenuhi. Tidak semua jamur dapat dimakan, ada jamur yang tidak baik-santap dan atau beracun. Sebelum dimakan jamur harus diidentifikasi dan diperiksa keamanannya. Dari spesies yang baik-santap, sebagian dibudidayakan sedang yang lain dikumpulkan dari alam liar. Jamur yang ditemukan di alam liar telah dikonsumsi selama berabad-abad, dan hampir dimanapun dianggap sebagai makanan lezat yang mahal harganya. Karena ketidakpastian akan keberadaan dan produksinya di alam liar, jamur ini tidak dianggap sebagai sumber pangan pokok dan dapat diandalkan. Jamur umumnya merupakan pelengkap hidangan yang disukai karena tekstur dan aromanya.

Bergantung pada frekuensi dan jumlah yang dikonsumsi, jamur dapat merupakan sumber gizi yang penting. Dari 2000 spesies jamur yang dapat dimakan hanya sekitar 25 jenis yang dibudidayakan sebagai bahan pangan manusia. Jamur yang sudah dibididayakan dan dikembangkan manusia sebagai berikut: Nama Umum Jamur abalon Jamur kepala beruang Jamur tanah hitam Jamur kancing/ champignon Jamur bulan/ canterele Smut jagung Jamur gajih/ Enoki/enokitake Jamur kompos Jamur kepala monyet Morel Nameko Jamur tiram Jamur pinus Jamur gimbal Jamur kayu/shitake Jamur merang/padi Jamur stropharia Jamur kulit pernis/ Lingzhi Jamur kuping putih/ perak Jamur kuping kayu Spesies Pleurotus abalonus Hericium erinaceus Tuber melanosporum Agaricus bisporus/ A. bitorquis Cantharellus cibarius Ustilago maydis Flammulina velutipes Agaricus campestris Hericium coralloides Morchella hortensis/ M. esculenta, dll Pholiota nameko Pleurotus ostreatus dan spesies lain Tricholama matsutake Coprinus fumetarius Lentinula edodes Volvariella volvacea Stropharia rugoso-annualata Ganoderma lucidum Tremella fuciformis Auricularia polytricha

Sebagai bahan makanan jamur mengandung banyak vitamin, seperti tiamin (vitamin B1, riboflavin (vitamin B2) niasin, vitamin C, biotin dsb. Selain itu juga mengandung mineral seperti: K, P, Ca, Cu, Mg serta beberapa unsur mikro lainnya. Botani Jamur Tiram (kerang) Jamur tiram atau fruiting bodies cendawan, memiliki tudung (pileus) mirip kulit kerang dengan bilah lembaran-lembaran tipis pada permukaan bawahnya, tempat spora disebarkan, dan letaknya yang eksentrik pada batangnya (stipe). Bagian bawah yang berwarna putih dan melekat pada media adalah miselium. Pertumbuhan miselium optimum terjadi pada suhu sekitar 27ºC. namun respon perkembangan tubuh buah jamur terhadap suhu memang berbeda-beda menurut spesies dan strain. Kelompok strain suhu tinggi lebih menyukai suhu 25-30ºC dan kelompok strain suhu rendah optimum pada suhu 12-15ºC.

Miselium sangat toleran terhadap CO2 dan akan tumbuh pada lingkungan yang mengandung 1520% CO2, tetapi tubuh buah tidak toleran terhadap kondisi ini. Pada kadar CO2 lebih tinggi dari 0,06% batang jamur akan memanjang dan pertumbuhan tudung buah berkurang atau terhambat. Kelembaban udara juga mempengaruhi pertumbuhan bibit, miselium dan badan buah. Kelembaban udara berkisar antara 80-90, kalau kurang maka substrat akan mengering dan pertumbuhan badan buah akan terganggu atau terhambat. Cahaya kurang penting untuk pertumbuhan miselium, bahkan pertumbuhan miselium lebih baik pada kondisi gelap. Namun cahaya sekalipun dalam waktu singkat diperlukan dalam perkembangan primodia, absennya cahaya akan mengurangi besarnya tudung dan intensitas cahaya rendah akan menyebabkan tudung berwarna pucat.

Budidaya Jamur Tiram
Berdasarkan tingkat produksi di dunia, maka jamur tiram merupakan urutan nomor 6 setelah jamur kuping. Negara penghasil tiram adalah Cina, Taiwan, Jepang, Thailand, Pakistan, Indonesia, Singapura, Jerman, dan Nederland. Di Indonesia sejak awal tahun 1980 an perusahaan jamur telah berdiri yaitu jamur shitake, jamur kuping, dan jamur tiram. Dalam skala menengah ke atas dengan produksi rata-rata per hari antara 100-250 kg jamur segar. Walaupun kendala utama yang harus dihadapi adalah langkanya tenaga terampil, kurangnya bibit yang baik, penguasaan teknologi terbatas, modal yang terbatas serta pangsa pasar. Hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya jamur tiram menyangkut faktor penentu, antara lain lokasi dengan ketinggian dan persyaratan lingkungan tertentu, sumber bahan baku untuk media tanam atau substrat, dan sumber bibit (kalau mungkin bibit unggul), juga sarana dan prasarana yang memadai. Bagi para pemula sebaiknya tidak membuat log sendiri, karena membutuhkan investasi besar dan biasanya karena kurang terampil resiko kontaminasi pada saat penbuatan media tinggi, bisa lebih dari 5%. Padahal menurut ketentuan, nilai kontaminasi kurang dari 3%. Budidaya jamur ini umumnya menggunakan kantong silinder, tabung atau blok (batang kayu yang pres). Batang kayu alami kadang masih digunakan, meskipun jarang. Banyak macam produk limbah pertanian atau industri bisa digunakan antara lain: serbuk gergaji, jerami, limbah kapas, bagas tebu, daun pisang, tongkol jagung, dan koran bekas. Semua bahan tersebut sering digunakan dan biasanya ditambah nutrisi lain seperti dedak, jagung, kapur, dan pupuk. Bibit jamur yang ditanam pada media memerlukan waktu 3-4 minggu untuk menyempurnakan penetrasi. Dengan budidaya dalam plastik pembungkus biasanya dibuka dan medium diterangi. Penyiraman yang tepat sangat penting selama periode pertumbuhan jamur karena dapat menjadi banyak flush (panen raya atau bersamaan) Dalam pengendalian hama penyakit pada budidaya jamur ini banyak dilakukan secara preventif, dengan mengisolasi media yang terkontaminasi jamur lain pada tempat tersendiri. Sedangkan

dengan menjaga keberhasilan di dalam dan lingkungan sekitar kumbung jamur, maka hama akan terkontrol. Adapun hama yang sering dijumpai adalah rayap, lalat, siput tanpa cangkang (slug), nematoda, dan tungau. Panen jamur dilakukan sebelum tepi tudung mulai mengeriting, dengan dicabut dari medium, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati, agar tudumg tidak pecah dan media tidak terbawa. Jamur tiram sangat mudah keringdan umur pasca panennya pendek jika tidak disimpan pada suhu rendah dan kelembaban tinggi. Jamur yang tidak dikonsumsi segar diolah melalui pengeringan udara atau pengalengan dalam larutan garam. Keuntungan Komparatif Suatu keunggulan yang spesifik dari jamur bila dibandingkan tanaman lain maupun dalam mengubah selulosa atau lignin menjadi polisakarida dan protein yang bebas kolesterol. Jamur tersebut umumnya jamur kayu (jamur tiram) dan jamur merang. Oleh karena itu sebagian masyarakat tertentu memiliki jenis jamur tersebut sebagai variasi menu makanan sehari-hari untuk menghindari kadar kolesterol yang tingggi dalam darah, sehingga dapat mengurangi serangan darah tinggi (stroke) yang dapat muncul sewaktu-waktu. Aspek keuntungan lain yang nyata bila dibandingkan dengan bahan makanan dari makanan lain adalah nilai gizi, khususnya protein berkisar antara 10,5-30,4; lemak 1,6-2,2; serat 7,5-8,7; Thiamin 4,8 mg/100 g BK; Riboflavin 4,7mg; Niasin 105,8 mg; Calsium 33 mg; Fosfor 134,8 mg; Besi 15,2 mg dan Na 83,7 mg. Jamur-jamur tersebut dapat diolah sebagai makanan dalam bentuk segar atau kering ataupun makanan ringan, seperti kripik, krupuk, dan chiki jamur. Contoh bentuk olahan dalam bentuk segar adalah botok jamur, pepes jamur, soto, sup tumis, bakso, abon, bakwan dll. Sumber Pustaka: 1. Tahir Pasribu, dkk, 2002, Aneka Jamur Unggulan yang Menembus Pasar. PT Gramedia. Jakarta. 2. suriawiria U, 2000, Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu (Shitake, Kuping, Tiram). Penebar Swadaya. Jakarta. 3. Vincent E.R dan Mas Yamaguchi, 1999, Sayuran Dunia Jilid 3. ITB. Bandung.

Berbagai Macam Formula dalam Budidaya Jamur
1. Formula 1 Serbuk gergaji kayu …………………………………………… 10.000 g Bekatul ………………………………………………………….. Gipsum …………………………………………………………. 1.000 g 150 g

Kapur …………………………………………………………… TSP ……………………………………………………………… 2. Formula 2

50 g 50 g

Serbuk gergaji kayu …………………………………………… 10.000 g Bekatul ………………………………………………………….. Tepung jagung ………………………………………………… Magnesium sulfat ……………………………………………… Kalsium sulfat …………………………………………………… pH media ………………………………………………………. 3. Formula 3 50 g 4g 1g 10 g 5,0-5,5

Serbuk gergaji kayu …………………………………………… 10.000 g Sisa kapas atau sisa kertas ………………………………….. Bekatul ………………………………………………………….. pH media ……………………………………………………….. 4. Formula 4 50% 5% 4% 1% 50-60% 4,5-5,5 100 g 50 g 5,0

Serbuk gergaji kayu …………………………………………… Bekatul ………………………………………………………….. Tepung jagung ………………………………………………… Gips …………………………………………………………….. Air bersih ……………………………………………………….. Ph ………………………………………………………………..

Cara Perawatan Jamur Kayu

Media jamur yang dipenuhi dengan miselium siap ditumbuhkan untuk membentuk badan buah. Pembentukan tubuh buah dilakukan dengan membuka plastik pembungkus media, sehingga miselium cukup mendapatkan oksigen. Pembukaan plastik media dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya: Ø Ø Ø Ø Tutup plastik yang terdiri dari ring dan kapas/kertas dilepas dan plastik digulung ke bawah. Seluruh bagian atas plastik disayat dan dibuang. Pada beberapa sudut disayat untuk membuat lubang tanpa membuka tutup kertas. Tutup kertas dibuang tanpa membuka plastik dan ring.

Dua minggu setelah plastik dibuka biasanya akan terbentuk tubuh buah. Tubuh buah jamur yang telah berumur 2-3 hari siap untuk dipanen. Temperatur, jamur kayu membutuhkan suhu 25-30º C untuk pertumbuhan miselium dan 15-30º C untuk pertumbuhan badan buah. Temperatur 0º C akan menghentikan metabolisme jamur. Cahaya, cahaya yang dibutuhkan adalah cahaya baur atau tidak langsung, bukan cahaya langsung. Sinar matahari langsung menyebabkan pertumbuhan kurang baik, sinar ini mengandung UV, infra merah yang akan merusak sel jamur. Kelembaban udara, kelembaban dibutuhkan untuk pertumbuhan miselium dan buah sekitar 6080%. Sedang untuk pertumbuhan badan buah dikehendaki kelembaban lebih dari 80%. Apabila kelembaban terlalu rendah, penyerapan nutrisi dari media akan terganggu. Kondisi lingkungan yang diinginkan jamur pada berbagai fase tumbuh dapat dilihat pada tabel berikut. Kondisi Optimal Pertumbuhan Inkubasi Growing Suhu (ºC) rH (ºC) Suhu (ºC) rH (ºC) 20-25 90-95 18-24 95-100 22-28 90-98 16-22 95-100 20-25 80-90 28-30 95-100 21-27 95-100 16-18 95-100

Jenis Jamur

Pleurotus abalone
Pleurotus ostreotus Auricularia polytrica Lentinula edodes

Perawatan yang perlu dilakukan selama pertumbuhan buah adalah menjaga ruangan agar lembab dengan melakukan pengabutan.

Pembuatan Keripik Jamur
Bahan untuk bumbu Bawang putih halus 1 sdm

Garam 1 sdt Ketumbar halus 1 sdt Air 250 ml Bahan campuran tepung 500 g tepung beras 1 bungkus tepung hong kue 1 sdt baking powder 2 bungkus royco/masako Cara pembuatan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Jamur basah 1 kg dipotong-potong menjadi 2 bagian. Direndam dalam bumbu 2 menit. Ditiriskan dan diperas. Masukkan dalam campuran tepung sampai rata. Goreng setengah matang dalam minyak yang sudah panas. Ditiriskan selama 8 jam/1hari. Goreng lagi sampai matang/kering.

IKLAN CV ZAIF ILMIAH (BIRO JASA PEMBUATAN PTK, KARYA ILMIAH, PPT PEMBELAJARAN, RPP, SILABUS, DLL)) Ingin membuat PTK tapi merasa sulit???? Ingin membuat Karya Ilmiah tetapi kesusahan??? Ingin membuat presentasi powerpoint untu pembelajaran merasa sulit dan gaptek????? Ingin membuat RPP dan silabus serta perangkat pembelajaran tetapi susah????? Kini tidak usah bingung lagi ada Pak Zaif yang siap membantu berbagai kesulitan dan kesusahan yang anda hadapi di bidang pendidikan di CV Zaif Ilmiah semua masalah anda di bidang pendidikan akan dibantu, ingin membuat PTK saya bantu, membuat Karya Ilmiah saya bantu, membuat berbagai perangkat pembelajaran saya bantu untuk info lebih lanjut hubungi Contact Person 081938633462

INSYA ALLAH semua kesulitan dan kesusahan anda akan ada solusinya jangan lupa hubungi Pak Zaif di nomer 081938633462 ATAU lewat E-mail di zaifbio@gmail.com. DIJAMIN PTK ATAU KARYA ILMIAHNYA BARU LANGSUNG DIBIKINKAN BUKAN STOK LAMA ATAU COPY PASTE SEHINGGA DIJAMIN ORIGINALITASNYA TERIMA KASIH DAN SALAM GURU SUKSES PAK ZAIF 03/17/2012 Posted by zaifbio | Bioteknologi | 1 Komentar

TEKNOLOGI PERTANIAN di ERA BIOTEKNOLOGI
BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Tempe merupakan salah satu makanan yang sering di konsumsi oleh masyarakat. Tempe merupakan salah satu produk olahan berbasis bioteknologi. Bioteknologi merupakan bidang ilmu yang vital dan berhubungan dengan tekhnologi pertanian. Metode ini sebenarnya telah di lakukan sejak jaman dahulu, tetapi hal ini belum disadari oleh masyarakat umum. Perkembangan bioteknologi pada saat ini sudah semakin maju dan berkembang. Hal tersebut di tandai dengan semakin banyaknya produk bioteknologi di pasaran, diantaranya seperti yoghurt, kefir, dan lain sebagainya. Dengan semakin membanjirnya produk tersebut, maka pengetahuan tentang bioteknologi semakin diperlukan. 1.2 TUJUAN Makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca mengenai bioteknologi. Dengan adanya makalah ini, diharapkan pembaca dapat lebih memahami peranan bioteknologi dalam kehidupan, terutama dalam bidang teknologi pertanian.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Bioteknologi dan Peranannya Bioteknologi merupakan aplikasi untuk bidang industri yang dibuat dalam teknik dan instrumen dari penelitian biologis yang bertujuan untuk meningkatkan kegunaan tumbuhan dan hewan mikroorganisme untuk penggunaan yang spesifik (Encyclopedia Britannica, 2006). Dari pengertian diatas terdapat beberapa poin penting pada bioteknologi, yaitu :
  

Aplikasi untuk industri. Pendayagunaan penelitian biologis untuk mengembangkan makhluk hidup yang ada. Penggunaan yang spesifik.

Bioteknologi akan menghasilkan luaran yang disebut GMO ( Genetically Modified Organism ) yang berguna untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Menurut WHO, fungsi dari GMO adalah sebagai berikut:

Meningkatkan produktivitas pangan

Dengan adanya GMO maka produksi pangan seperti kecap dan yoghurt bisa berlangsung terus. Produktivitas pangan bisa berlanjut.

Meningkatkan nilai nutrisi pangan

GMO dapat meningkatkan nilai nutrisi pangan Lactobacillus acidophilus karena mampu menambahkan nutrisi pada pangan yang dijadikan substrat hidupnya. Mikroba non pathogen antara lain Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophillus, dan mikroba yang tergolong probiotik yaitu dan Bifidobacterium mampu memproduksi asam asetat dan beberapa asam amino serta vitamin-vitamin yang diproduksi oleh mikroba, dan merupakan prekursor pembentukan hemoglobin Asam asetat dan beberapa asam amino serta vitamin-vitamin yang diproduksi oleh mikroba, adalah merupakan precursor pembentukan hemoglobin (Adriani, diakses tanggal 16 Mei 2010).

Meningkatkan kesehatan manusia (konsumen)

Meningkatnya nilai nutrisi pada makanan/minuman, dapat meningkatkan kesehatan konsumennya. Seperti yang telah djelaskan pada poin sebelumnya bahwa dengan GMO nutrisi pangan bisa meningkat sehingga kesehatan konsumen bisa meningkat.

Mengurangi penggunaan bahan kimia pada pertanian

Dengan adanya GMO , produsen dapat beralih dari zat kimia dalam produksinya. Dengan itu , efek dari zat kimia juga dapat dikurangi.

Meningkatkan pendapatan petani

GMO bisa menumbuhkan potensi untuk berdirinya industri yang menggunakan GMO. Dengan berdirinya industri-industri tersebut maka bahan segar pertanian dibutuhkan. Dibandingkan bila bahan segar tersebut dijual biasa saja (dijual segar) dengan dijual untuk industri tersebut maka keuntungan petani akan lebih besar bila bahan segar tersebut dijual untuk industri yang menggunakan GMO. Dengan demikian secara tidak langsung GMO berperan dalam meningkatkan pendapatan petani.

Mempertahankan keberlangsungan dan ketahanan pangan.

GMO (Genetically Modified Organisms) sebagai contoh adalah bakteri Lactobacillus bulgaricus bisa melakukan proses metabolisme secara terus menerus tanpa lelah. Hal tersebut bisa menjadi keuntungan bagi produsen dimana produsen bisa melakukan proses produksi pangan tanpa berhenti. Dengan adanya proses produksi yang bisa terus menerus maka keberlangsungan pangan bisa terjamin. Contoh lainnya adalah penggunaan bakteri yang telah direkayasa dengan jalan rekombinan DNA. DNA virus berisi zat pestisida alami disisipkan pada bakteri tertentu, kemudian bakteri tersebut dibiakkan dalam tanaman padi (misalnya) sehingga padi tersebut bisa menghasilkan pestisida sendiri. Dengan terjaminnya pangan-pangan diatas karena peran GMO maka keberlangsungan dan ketahanan pangan bisa terjadi. 2.2 Permasalahan Pertanian di Indonesia dan Peranan Teknologi Pertanian Permasalahan pertanian di Indonesia, dikelompokkan menjadi 4 permasalahan menurut penulis. Berikut adalah permasalahan-permasalahan yang ada:
   

Minimnya Infrastruktur yang ada. Kurangnya pemberdayaan petani. Perkembangan posisi tawar petani yang kecil. Hasil pertanian yang tidak diolah dan langsung dijual.

Indonesia Expanding Horizons menyatakan beberapa poin yang perlu diperhatikan, yaitu: 1. Fokus dalam pendapatan para petani; titik berat di padi tidak lagi dapat menjamin segi pendapatan petani maupun program keamanan pangan; 2. Peningkatan produktifitas adalah kunci dalam peningkatan pendapatan petani, oleh karena itu pembangunan ulang riset dan sistem tambahan menjadi sangat menentukan; 3. Dana diperlukan, dan dapat diperoleh dari usaha sementara untuk memenuhi kebutuhan kredit para petani melalui skema kredit yang dibiayai oleh APBN;

4. Pertanian yang telah memiliki sistem irigasi sangat penting, dan harus dipandang sebagai aktifitas antar sektor. Pemerintah perlu memastikan integritas infrastruktur dengan keterlibatan pengguna irigasi secara lebih intensif, dan meningkatkan efisiensi penggunaan air untuk mencapai panen yang lebih optimal hingga setiap tetes air; 5. Fokus dari peran regulasi dari Departemen Pertanian perlu ditata ulang. Kualitas input yang rendah mempengaruhi produktifitas petani; karantina diperlukan untuk melindungi kepentingan petani dari penyakit dari luar namun pada saat yang bersamaan juga tidak membatasi masuknya bahan baku impor; dan standar produk secara terus menerus ditingkatkan di dalam rantai pembelian oleh sector swasta, bukan oleh pemerintah. Solusi diatas merupakan solusi umum untuk semua permasalahan. Namun untuk permasalahan yang disebutkan penulis, maka solusinya bisa ditemukann dengan penerapan teknologi pertanian (untuk poin1, 3 dan 4). Teknologi pertanian merupakan teknologi yang digunakan untuk menangani masalah pertanian baik pada waktu pra panen maupun pasca panen. Pada pra panen bisa digolongkan penyediaan alat-alat pertanian yang cukup, sedangkan pasca panen berperan dalam pengolahan dan penanganan hasil-hasil pertanian agar tetap segar dan kualitasnya tetap terjaga. Pada pembahasan kali ini penulis fokus terhadap permasalahan pasca panen dengan biteknologi. Di era bioteknologi seperti saat ini maka penanganan pasca panen (Teknologi Pertanian) lebih ditekankan pada penggunaan bioteknologi. Contohnya adalah tomat yang diperlambat pemasakannya seperti yang ada di Amerika Serikat, seperti yang dinyatakan oleh WHO. Contoh lainnya yaitu pengalihan produk segar pertanian menjadi produk lain yang lebih bermutu seperti kedelai hitam menjadi kecap dengan menggunakan bantuan dari Aspergillus wentii atau susu menjadi yoghurt dengan bantuan dari Lactobacillus bulgaricus. 2.3 Teknologi Pertanian di Era Bioteknologi Dengan berkembangnya bioteknologi, teknologi pertanian makin sering menggunakan bioteknologi untuk memudahkan konsumennya. Seperti diantaranya adalah produksi yoghurt sehingga konsumen yang menderita lactose intolerance tidak perlu lagi meminum lactacid, seperti yang dinyatakan oleh Prayogo pada tahun 2010.

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari pembahasan yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Luaran dari bioteknologi merupakan GMO (Genetically Modified Organisms) yang bisa membantu peningkatan produktivitas pertanian. 2. Teknologi pertanian yang berhubungan dengan bioteknologi lebih mengarah pada pengolahan pasca panen agar kualitas dan daya tahan bahan segar meningkat. 3. Teknologi pertanian pada era bioteknologi berperan untuk memudahkan kehidupan konsumen.

3.2 Saran Sebaiknya pembelajaran mengenai bioteknologi lebih digalakkan lagi agar pengetahuan mengenai bioteknologi dan penerapannya lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Adriani, Lovita. Komposisi dan Imbangan Bakteri Pada Pembuatan Yoghurt Terhadap Nilai Hematologik Mencit.http://www.pustaka.unpad.ac.id. Diakses tanggal 16 Mei 2010.

Assad, Mariana.2007. Biotechnology: A Reader’s Guide to Selected Sources. Bibliotheca Alexandrina. Food Safety Department World Health Organization.2005.Modern food biotechnology, human

health and development an evidence-based study. Department of Food Safety, Zoonoses and Foodborne Diseases.

Indonesia Expanding Horizons.Prioritas Masalah Pertanian di Indonesia. http://siteresources.worldbank.org. Diakses tanggal 16 Mei 2010.

Prayogo, Yissa L.2010.Lactose Intolerance.http://yissaprayogo.wordpress.com. Diakses tanggal 16 Mei 2010. 10/27/2011 Posted by zaifbio | Bioteknologi | 2 Komentar

SINOPSIS
BLOG INI BERISI SEMUA MATERI TENTANG BIOLOGI DAN PENDIDIKAN YANG DIBUAT OLEH ORANG YANG HAUS AKAN ILMU DAN BERCITA-CITA TINGGI UNTUK MENJADI DOSEN DAN MEMAJUKAN ILMU PENGETAHUAN DIMANAPUN DIA BERADA DAN MENGABDI

IKLAN CV ZAIF ILMIAH (BIRO JASA PEMBUATAN PTK, KARYA ILMIAH, PPT PEMBELAJARAN, RPP, SILABUS, DLL)) Ingin membuat PTK tapi merasa sulit???? Ingin membuat Karya Ilmiah tetapi kesusahan??? Ingin membuat presentasi powerpoint untu pembelajaran merasa sulit dan gaptek????? Ingin membuat RPP dan silabus serta perangkat pembelajaran tetapi susah????? Kini tidak usah bingung lagi ada Pak Zaif yang siap membantu berbagai kesulitan dan kesusahan yang anda hadapi di bidang pendidikan di CV Zaif Ilmiah semua masalah anda di bidang pendidikan akan dibantu, ingin membuat PTK saya bantu, membuat Karya Ilmiah saya bantu, membuat berbagai perangkat pembelajaran saya bantu untuk info lebih lanjut hubungi Contact Person 081938633462 INSYA ALLAH semua kesulitan dan kesusahan anda akan ada solusinya jangan lupa hubungi Pak Zaif di nomer 081938633462 ATAU lewat E-mail di zaifbio@gmail.com. DIJAMIN PTK ATAU KARYA ILMIAHNYA BARU LANGSUNG DIBIKINKAN BUKAN

STOK LAMA ATAU COPY PASTE SEHINGGA DIJAMIN ORIGINALITASNYA TERIMA KASIH DAN SALAM GURU SUKSES PAK ZAIF

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR

BLOG INDONESIA

Kategori
o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o

ANFISMAN Belajar Dan Pembelajaran BIOKIMIA Biologi Umum Bioteknologi BTR BTT CONTOH LKTM Contoh PKM Dasar-Dasar Ilmu Gizi Ekologi Hewan Ekologi Tumbuhan Evaluasi Pendidikan Evolusi Organik Fisiologi Hewan Fisiologi Tumbuhan Fitofarmaka Genetika Dasar KWD Metodologi Penelitian Biologi MIKROBIOLOGI MIKROTEKNIK Morfologi Tumbuhan PARASITOLOGI Pengetahuan Lingkungan

o o o o o o o  o o o o o  o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o  o o

PPD Profesi Kependidikan PTK SBB SBM Uncategorized Vertebrata Download Buku BSE PKN SMA Kelas 10, 11, dan 12 BAKTERI PROSEDUR MITIGASI LINGKUNGAN OKSIGEN TERLARUT (DO), ANALISIS OKSIGEN TERLARUT (DO), dan KEBUTUHAN OKSIGEN BIOLOGI (BOD BIOLOGI DASAR Juni 2012 April 2012 Maret 2012 Februari 2012 Januari 2012 Desember 2011 November 2011 Oktober 2011 Juli 2011 Juni 2011 Mei 2011 November 2010 Agustus 2010 Juni 2010 Mei 2010 April 2010 Februari 2010 Januari 2010 Desember 2009 November 2009 Oktober 2009 September 2009 Juli 2009 Juni 2009 Maret 2009 Februari 2009 Januari 2009 akhmadsudrajat.wordpress.… digilib.litbang.depkes.go…

Tulisan Terkini

Arsip

Klik tertinggi

o o o o o o o o  o o o o o o o o o o

id-id.facebook.com/people… delapanratus.blogspot.com… 209.85.175.104/search?q=c… zaifbio.files.wordpress.c… biology.arizona.edu/bioch… hadirukiyah.blogspot.com/… bioweb.wku.edu/courses/BI… siteresources.worldbank.o… RANAH PENILAIAN KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK Pertumbuhan dan Perkembangan SISTEM HORMON MANUSIA Ciri-ciri dan Masalah Pendidikan di Indonesia Sistem Respirasi Manusia Identitas Nasional dan Hakekat Bangsa SISTEM SARAF MANUSIA SISTEM GERAK MANUSIA Ciri-Ciri Makhluk Hidup teori-teori belajar behaviorisme, gestalt, kognitivisme, konstruktivisme, CBSA, Keterampilan Proses, sosial, CTL, pendekatan komunikatif, pendekatan tematikintegratif

Tulisan Teratas

Komentar Terakhir
robi on RANAH PENILAIAN KOGNITIF, AFEK… lili on GENETIKA POPULASI Usthr33 on RANAH PENILAIAN KOGNITIF, AFEK… hamid on RANAH PENILAIAN KOGNITIF, AFEK… laporan sistematika … on KLASIFIKASI MIKROBA KLASIFIKAS…

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR

Lisensi Artikel dan Informasi
Copyleft 2012 Hak Cipta Hanyalah Milik Allah SWT

Juni 2012 S S R K J S M « Apr 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Info Diri
Huzaifah Hamid Saya adalah seorang pria yang dilahirkan di sebuah pulau yang terletak di Flores Timur tepatnya di Desa Lohayong,lulusan S1 Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Pendidikan Biologi tahun 2011 dengan Predikat Lulusan Terbaik Tingkat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM, bercita-cita tinggi untuk menjadi seorang dosen dan membangun pendidikan doakan ya semoga berhasil, jika ingin berkenalan hubungi 081938633462

Anda Pengunjung Ke
Rent a Minivan

Blog Stats
o

2,260,301 hits

 

FB
Huzaifah Hamid

Buat Lencana Anda

Blogroll
o o o

Biologi-online Blog Biologi 0 WordPress.com 0 WordPress.org 0

BIOLOGI ONLINE Tema: Andreas04 oleh Andreas Viklund. Blog pada WordPress.com. Ikuti

Follow “BIOLOGI ONLINE”
Get every new post delivered to your Inbox. Bergabunglah dengan 118 pengikut lainnya.
Enter your

Powered by WordPress.com

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful